Anda di halaman 1dari 6

No : SOP-00-HSE-012

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

INSPEKSI K3 PERALATAN Revisi :

Halaman : 1 dari 6

TUJUAN : 1. Untuk mengidentifikasi adanya bahaya pada peralatan dan tindakan


yang perlu diambil guna mencegah timbulnya cidera akibat
pekerjaan ataupun kerugian terhadap properti perusahaan.
2. Untuk memberi panduan pelaksanaan inspeksi K3 peralatan yang
dilakukan secara teratur dan terjadual oleh orang – orang yang
memiliki kompetensi yang sesuai terhadap suatu peralatan tertentu.

RUANG LINGKUP : 1. Prosedur ini mencakup pelaksanaan inspeksi K3 yang dilakukan


oleh orang – orang yang memiliki kompetensi yang sesuai terhadap
suatu peralatan tertentu, tidak termasuk dalam cakupan prosedur ini
adalah peralatan/unit – unit yang digunakan untuk kegiatan
produksi.
2. Inspeksi yang dilakukan meliputi unsur Keselamatan (Safety),
Kesehatan (Health) dan Lingkungan (Environment).
3. Peralatan yang dicakup dalam prosedur inspeksi ini adalah:
 Tangga Portabel
 Tangga Permanen
 Peralatan Pemotong Gas/Welding Equipment
 Peralatan Listrik Ringan
 Hook dan Shackle pengangkat
 Sling anyaman
 Sling kawat baja
 Rantai pengangkat
 Crane
 Perkakas bertenaga angin
 Peralatan P3K
 Chainblock
 Safety Harness
 Eye Wash.
 Peralatan pemadam kebakaran

REFERENSI : 1. Kepmen Tamben No : 555K/26/MPE/1995 Pasal 12,13,14


2. ISO 14001, Klausul 4.5.1 tentang pemantauan dan pengukuran
kinerja
3. OHSAS 18001; Klausul 4.5.1 tentang pemantauan dan pengukuran
kinerja
4. Permen ESDM No.38 Tahun 2014 Tentang Penerapan Sistem
Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP).
No : SOP-00-HSE-012

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

INSPEKSI K3 PERALATAN Revisi :

Halaman : 2 dari 6

1. DEFINISI
1.1 Inspeksi, adalah pemeriksaan secara sistematis dan mendetail terhadap suatu obyek.
1.2 Bahaya (Hazard), suatu keadaan yang memungkinkan atau dapat menimbulkan
kerugian beberapa cidera, penyakit, kerusakan ataupun kemampuan melaksanakan fungsi
yang telah ditetapkan atau suatu kondisi yang berpotensi untuk terjadi kecelakaan/kerugian
dalam hal ini termasuk aspek lingkungan.
1.3 Risiko adalah kemungkinan terjadinya kerugian pada periode waktu tertentu/siklus
operasi tertentu atau kesempatan untuk terjadi kerugian/kecelakaan dalam hal ini dampak
terhadap lingkungan.
1.4 Inspektor adalah orang yang melaksanakan inspeksi suatu peralatan yang sesuai
dengan kompetensinya.

2. TANGGUNG JAWAB, AKUNTABILITAS DAN KEWENANGAN

2.1 Project Manager


2.1.1 Memastikan bahwa setiap Peralatan yang berada di site yang menjadi tanggung
jawabnya diinspeksi sesuai dengan prosedur yang berlaku.
2.1.2 Menunjuk Inspektor/orang yang memiliki kompetensi yang sesuai, untuk melakukan
inspeksi terhadap suatu peralatan tertentu sesuai dengan jadual yang telah ditentukan.
2.1.3 Memberikan persetujuan atas jadual inspeksi yang disusun oleh HSE Officer untuk
setiap periode waktu tertentu

2.2 Inspektor
2.2.1 Melakukan Inspeksi Peralatan sesuai dengan jadual yang telah ditetapkan dan jenis
peralatan yang sesuai dengan kompetensinya.
2.2.2 Melakukan inspeksi dengan form-form standar yang telah ditentukan.
2.2.3 Melaporkan setiap temuan dibawah standar dari peralatan-peralatan yang diinspeksi.

2.3 HSE Officer


2.3.1 Memastikan setiap inspeksi yang dilakukan oleh masing – masing Inspector dilakukan
dengan baik dan benar sesuai dengan Peralatan dan jadual yang telah ditentukan.
2.3.2 Mengikuti dan berperan serta dalam kegiatan Inspeksi yang dilakukan oleh masing-
masing Inspector.
2.3.3 Mencatat setiap rekomendasi tindakan perbaikan yang dihasilkan dari inspeksi dalam
form register tindakan perbaikan.
2.3.4 Memastikan setiap tindakan perbaikan yang telah dicatat dalam register tindakan
perbaikan dilakukan oleh masing – masing penanggung jawab dengan baik dan benar.
No : SOP-00-HSE-012

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

INSPEKSI K3 PERALATAN Revisi :

Halaman : 3 dari 6

3. DIAGRAM ALIR
HSE
HSE
No : SOP-00-HSE-012

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

INSPEKSI K3 PERALATAN Revisi :

Halaman : 4 dari 6

4. URAIAN
4.1 Project Manager/penanggung jawab setiap project/site/tempat kerja akan menunjuk orang
sebagai inspektor yang memiliki kualifikasi serta kompetensi yang mencukupi
terhadap suatu peralatan tertentu sebagaimana tertulis dalam ruang lingkup prosedur ini.
Nama-nama inspektor akan dituliskan dalam formulir penugasan inspeksi peralatan.
4.2 Inspektor mendaftar dan membuat jadual inspeksi setiap peralatan yang menjadi tanggung
jawabnya ke dalam formulir register peralatan
4.3 Inspektor akan melaksanakan inspeksi peralatan sesuai dengan jadual yang
telah ditentukan untuk masing-masing peralatan. Jadual atau schedule pemeriksaan
untuk masing-masing peralatan adalah sebagaimana tertulis di bawah ini atau disesuaikan
dengan ketentuan dari pabrik pembuat peralatan tersebut.

No Uraian Frekuensi Catatan


Pemeriksaan
D W M Q 4 6 Y
1. Tangga Portabel √
2. Tangga Permanen √
Peralatan Pemotong Gas/Welding √
3.
Equipment
4. Hook dan Shackle pengangkat √
5. Peralatan Listrik Ringan √
6. Sling anyaman √
7. Sling kawat baja √
8. Rantai pengangkat √
9. Crane √
10. Perkakas bertenaga angin √
11. Peralatan P3K √
12. Chainblock √
13. Safety Harness √
14. Eye Wash √
15. APAR √
16. Fire Supression √

Keterangan :

D = Daily
Q = Quarterly
Y = Yearly
W = Weekly 6 = per 6 (enam) bulan
M = Monthly 4 = per 4 (empat) bulan
4.4 Berdasarkan jadual dan register peralatan, inspektor melaksanakan inspeksi dengan
menggunakan form checklist yang telah ditentukan.
4.5 Inspektor akan memberikan tanda atau label pada peralatan yang telah selesai
diinspeksi. Tanda atau label ini akan selalu diperbaharui setiap periode tertentu.
4.6 Inspektor akan mencatat semua penyimpangan atau ketidaksesuaian yang
ditemukan selama pelaksanaan inspeksi yang berupa kondisi tidak standar dari peralatan-
No : SOP-00-HSE-012

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

INSPEKSI K3 PERALATAN Revisi :

Halaman : 5 dari 6

peralatan tersebut dalam formulir inspeksi.


4.7 Inspektor mengusulkan tindakan perbaikan yang sesuai dari setiap penyimpangan yang
dikeluarkan.
4.8 HSE Officer akan memasukkan usulan tindakan perbaikan tersebut dalam Form register
tindakan perbaikan dan pencegahan. Dalam form tersebut diisi tindakan perbaikan
yang harus dilakukan disertai dengan target waktu dan penanggung jawab
(PIC/person in charge).
4.9 HSE Officer akan membagikan tindakan perbaikan kepada masing -masing PIC untuk
ditindak lanjuti.
4.10 PIC tindakan perbaikan akan melaksanakan perbaikan sesuai dengan tanggung jawab
dan jadual yang telah ditentukan.

5. DOKUMEN TERKAIT

5.1 FM-00 -HSE-020 Checklist Inspeksi Tangga Permanen.


5.2 FM-00- HSE-021 Checklist Inspeksi Peralatan Pengelasan dan Pemotongan Gas
5.3 FM-00- HSE-022 Checklist Inspeksi Peralatan Listrik Portabel
5.4 FM-00- HSE-023 Checklist Inspeksi Hook dan Shackle Pengangkat
5.5 FM-00- HSE-024 Checklist Inspeksi Sling Anyaman atau Serat (Fibre)
5.6 FM-00- HSE-025 Checklist Inspeksi Sling Kawat Baja
5.7 FM-00- HSE-026 Checklist Inspeksi Rantai Pengangkat
5.8 FM-00- HSE-027 Checklist Inspeksi Peralatan Pemadam Kebakaran
5.9 FM-00- HSE-002 Daftar Bahan Beracun Dan Berbahaya (B3)
5.10 FM-00- HSE-051 KIP
No : SOP-00-HSE-012

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

INSPEKSI K3 PERALATAN Revisi :

Halaman : 6 dari 6

Kolom Pengesahan
Diperiksa Oleh Disetujui Oleh
Dibuat Oleh

Gunawan Arie AP Tarub Arinto Pramudyo


HSE Corporate General Manager Operation Management Representatif

Riwayat Revisi

Tanggal Penjelasan Perubahan Diajukan Disetujui


No Revisi
Oleh Oleh