Anda di halaman 1dari 6

No : SOP-00-HSE-011

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

IZIN KERJA Revisi : 00

Halaman : 1 dari 6

TUJUAN : 1. Untuk menetapkan suatu sistem ijin kerja dalam melaksanakan


suatu pekerjaan yang mempunyai nilai risiko yang tinggi.
2. Untuk memastikan setiap karyawan yang akan melakukan
pekerjaan yang membutuhkan surat ijin kerja dilaksanakan sesuai
dengan prosedur ini.

RUANG LINGKUP : Prosedur ini mengatur tentang ijin kerja di seluruh Project/Site PT
Dinamika Sejahtera Mandiri termasuk sub kontraktor yang bekerja
dalam wilayah kerja PT Dinamika Sejahtera Mandiri

REFERENSI : 1 Kepmen Tamben No : 555K/26/MPE/1995 Pasal 12,13,14


2 ISO 14001, Klausul 4.5.1
3 OHSAS 18001; Klausul 4.5.1
4 Permen ESDM No.38 Tahun 2014 Lampiran 1, Bab V Tentang Inspeksi
Keselamatan Pertambangan.

1. DEFINISI
1.1 Ijin bekerja adalah suatu sistem yang digunakan sebelum seseorang melaksanakan suatu
pekerjaan tertentu yang dikarenakan pekerjaan tersebut memiliki risiko yang cukup tinggi.
Jenis pekerjaan yang dimaksud contohnya adalah pekerjaan di ketinggian >5 meter, bekerja di
ruang tertutup, pekerjaan penggalian, pengelasan di dekat area bahan mudah
meledak/terbakar, dan lain-lain sesuai hasil IBPR.
1.2 Petugas khusus adalah personil yang ditunjuk untuk mengawasi penerapan keselamatan
selama pelaksanaan pekerjaan. Contohnya: pada saat pekerjaan Hot Work ditunjuk siapa
yang menjadi Fire Warden dan Fire Watcher, kemudian dalam Confined Space siapa yang
ditunjuk sebagai Emergency Responder, dll.

2. TANGGUNG JAWAB, AKUNTABILITAS DAN KEWENANGAN

2.1 Project Manager.


2.1.1 Memastikan bahwa setiap pekerjaan yang memiliki risiko dan bahaya yang cukup
tinggi, harus mendapatkan persetujuan dari atasannya (minimal supervisor) sesuai
dengan prosedur yang telah ditentukan.

2.2 Pengawas Lapangan (Foreman, Supervisor, Superintendent)


2.2.1 Membuat identifikasi bahaya dan penilaian risiko beserta dengan
pengendaliannya guna mengetahui jenis pekerjaan/daerah mana saja yang
memerlukan ijin kerja.
2.2.2 Memastikan bahwa setiap karyawan yang akan melakukan pekerjaan tertentu
yang membutuhkan ijin kerja adalah orang yang terlatih dan berkompeten.
No : SOP-00-HSE-011

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

IZIN KERJA Revisi : 00

Halaman : 2 dari 6

2.2.3 Mengeluarkan surat ijin bekerja dengan memastikan terlebih dahulu bahwa
persiapan yang aman telah dilakukan.

2.3 Pelaksana Pekerjaan


2.3.1 Melakukan persiapan sebelum memulai bekerja untuk memastikan bahaya yang ada
telah dilakukan langkah pencegahan dan pengendalian.
2.3.2 Mengisi form ijin kerja yang disediakan di tempat kerja dan mengajukan kepada
masing-masing pihak sebelum memulai pekerjaan
2.3.3 Menyimpan salinan form ijin kerja di area kerjanya dan memberikan form yang asli
kepada HSE Officer

2.4 HSE Officer


2.4.1 Memantau tempat-tempat/pekerjaan yang memerlukan ijin kerja dan
memastikan bahwa prosedur ini dilaksanakan dengan benar.
2.4.2 Memberikan pelatihan/pengarahan kepada karyawan baru ataupun pelatihan penyegaran
mengenai aplikasi dari prosedur ini.
2.4.3 Menginformasikan/mengkomunikasikan area-area yang memerlukan ijin kerja
atau pekerjaan yang memerlukan ijin kerja kepada pihak-pihak yang terkait.
No : SOP-00-HSE-011

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

IZIN KERJA Revisi : 00

Halaman : 3 dari 6

3. DIAGRAM ALIR
No : SOP-00-HSE-011

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

IZIN KERJA Revisi : 00

Halaman : 4 dari 6

4. URAIAN
4.1 Setiap Project/Site harus melakukan penelitian secara mendalam untuk
mengidentifikasi daerah atau tugas yang memerlukan “ijin bekerja”. Dalam menentukan
daerah atau proses kerja yang memerlukan Ijin Kerja tersebut harus mempertimbangkan
hasil Identifikasi bahaya dan penilaian risiko.
4.2 HSE Officer akan membuat daftar daerah- daerah, situasi dan tugas yang memerlukan
“ijin bekerja” sesuai dengan hasil identifikasi yang telah dilakukan, catatan ini akan
dikomunikasikan kepada setiap pengawas dari masing-masing departemen.
4.3 “Ijin bekerja” diperlukan (tapi tidak dibatasi) untuk hal-hal berikut:
4.3.1 Pada pekerjaan apapun (misal inspeksi/perawatan, dll) yang perlu dilakukan di
dalam ‘ruang tertutup” dimana terdapat lingkungan kurang oksigen, gas berbahaya
(beracun, mudah meledak).
4.3.2 Pada “pekerjaan dengan panas” (las potong/penyambungan) perlu dilakukan
didekat bahan yang berbahaya (mudah terbakar, mudah meledak) atau di dalam
ruang tertutup.
4.3.3 Bekerja di ketinggian (lebih dari 5 meter)
4.3.4 Bekerja di dekat sumber radiasi.
4.3.5 Pada pekerjaan yang dilakukan di instalasi listrik tegangan tinggi.
4.3.6 Pada pekerjaan penggalian dimana terdapat kemungkinan adanya pipa air, pipa
gas, kabel tanam, kabel optik, dan sebagainya.
4.3.7 Pada tugas-tugas jenis tertentu “yang luar biasa” dimana ada kemungkinan
terkena risiko serius.
4.4 Ijin kerja khusus akan diterapkan untuk pekerjaan – pekerjaan yang membutuhkan Ijin
kerja : Ijin Kerja Panas/Hot Work Permit, Ijin Kerja Penggalian dimana ada kemungkinan
terdapat Pipa atau Kabel, Ijin Kerja Ruang Tertutup. Pada area-area memerlukan
ijin kerja tersebut akan diberikan Safety Sign bahwa area-area tersebut membutuhkan ijin
kerja.
4.5 Pelatihan tentang Sistem Ijin Kerja yang sesuai dan sosialisasi prosedur ini harus
diberikan kepada setiap karyawan dan karyawan Sub kontraktor yang akan terlibat
dalam pekerjaan yang membutuhkan Ijin Kerja seperti : para Mekanik, Welder, petugas
Konstruksi Sipil, bagian IT, HSE Officer, Foreman Plant, dan siapa saja yang terkait dengan
pekerjaaan yang mebutuhkan Ijin kerja.
4.6 Pelatihan tentang Sistem Ijin bekerja akan dapat dilakukan secara internal perusahaan
atau oleh badan pelatihan yang bersertifikasi.
4.7 Sebelum melaksanakan pekerjaan yang membutuhkan ijin bekerja maka karyawan
harus mempersiapkan semua peralatan dan alat pelindung diri yang dibutuhkan sesuai
dengan pekerjaan yang akan dilakukan sebelum mengajukan Surat Ijin kerja. Termasuk
kebutuhan untuk melakukan isolasi dengan prosedur LOTO (Lock Out dan Tag Out).
4.8 Formulir Surat Ijin Kerja akan disediakan oleh HSE Officer untuk diisi dan diajukan
oleh karyawan kepada masing-masing Supervisor/Superintendent terkait, HSE Officer
dan Project Manager untuk mendapatkan persetujuan. Apabila membutuhkan ijin kerja
khusus maka Form Ijin Kerja khusus harus diisi, dan sebelumnya dilakukan pemeriksaan
bersama antara HSE Officer, Atasan (Supervisor/Superintendent) terkait dan pekerja
yang akan bekerja.
4.9 Persetujuan oleh Atasan (Supervisor/Superintendant), HSE Officer dan Project
Manager hanya akan diberikan jika telah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan sesuai
No : SOP-00-HSE-011

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

IZIN KERJA Revisi : 00

Halaman : 5 dari 6

dengan jenis pekerjaan masing-masing dan bahaya yang ada di tempat kerja telah
dilakukan langkah pencegahan.
4.10 Surat ijin bekerja ini hanya berlaku untuk satu shift. Bila seseorang akan
melaksanakan pekerjaan yang sama pada shift berikutnya, maka orang tersebut harus
mengajukan ijin kembali.
4.11 Pada saat pelaksanaan pekerjaan, Pengawas (Supervisor/Superintendent) dan HSE
Officer harus melakukan pengawasan atau monitoring secara langsung dan
kontinyu untuk memastikan bahwa pekerjaan tersebut dilakukan dengan benar.
4.12 HSE Officer atau pengawas dapat menghentikan pekerjaan apabila ditemukan
bahaya yang berpotensi menimbulkan kecelakaan selama aktivitas dilakukan.
4.13 Pengawas bersama dengan pekerja terkait harus melakukan langkah perbaikan
sebelum melanjutkan pekerjaan tersebut.
4.14 Apabila ditemukan kondisi darurat selama pelaksanaan segera hubungi personil
HSE terkait dan lakukan langkah penanganan yang sesuai sebagaimana diatur dalam
SOP Persiapan Penanganan Keadaan Darurat.

5 DOKUMEN TERKAIT
5.1 FM-00-HSE-016 Form Surat Izin Bekerja
5.2 FM-00-HSE-017 Form Ijin Kerja Pada Ruang Tertutup/Confanspace
5.3 FM-00-HSE-018 Form Ijin Kerja Penggalian
5.4 FM-00-HSE-019 Form Ijin Kerja Panas/Hot Permit
No : SOP-00-HSE-011

SOP Tgl terbit : 01-10-2015

IZIN KERJA Revisi : 00

Halaman : 6 dari 6

Kolom Pengesahan

Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Disetujui Oleh

Gunawan Arie AP Tarub Arinto Pramudyo


HSE Corporate General Manager Operation Management Representatif

Riwayat Revisi

Tanggal Penjelasan Perubahan Diajukan Disetujui


No Revisi
Oleh Oleh