Anda di halaman 1dari 6

BAB III

ANALISA MASALAH

A. Identifikasi Masalah
Identifikasi Masalah Gizi
Di Wilayah UPTD Puskesmas Langensari 1
TAHUN 2016

No Upaya Target Pencapaian Masalah


(%) (%) (%)
1 Cakupan balita ditimbang N/S 85 61,7 2,3

2 Cakupan balita ditimbang N/D 85 60,9 24,1

3 Cakupan BGM/D 5 1,2 -

4 Prepalensi gizi buruk 0,5 0,8 0,3

5 Prepalensi gizi kurang 10 4,5 -

6 Cakupan distribusi kapsul vit A bagi bayi (6-11 bln) 90 97,7 -

7 Cakupan distribusi kapsul vit A bagi balita (12-59 90 98,9 -


bln)

8 Cakupan ASI Ekslusif 80 73,3 6,7

9 Cakupan distribusi kapsul vit A bagi ibu nifas 90 96,2 -

10 Cakupan tabel distribusi tsblet fe3 90 91,9 -


B. Prioritas Masalah
Prioritas Masalah Gizi
Di wilayah UPTD Puskesmas Langensari 1
Tahun 2017

Kriteria

Perkembang
Urgensi (U)
NO Prioritas Masalah

Keseriusan

Ranking
U+S+G
an (G)
(S)
1 Cakupan balita ditimbang (D/S) 5 4 4 13 2

2 Cakupan ASI Eksklusif 4 3 3 10 3

3 Prevalensi Gizi Buruk 3 3 3 9 4

4 Cakupan N/D 5 4 5 14 1

Cakupan Distribusi Vitamin A Bagi Ibu


5 1 2 2 5 5
Nifas

Cakupan Distribusi Tablet Fe 90 Tablet pada


6 1 2 2 5 5
Ibu Hamil

Menggunakan metode USG untuk penentuan prioritas masalah ditentukan bahwa 3


masalah gizi terbesar adalah D/S yang semakin turun,cakupan N/D cakupan ASI eksklusif
yang masih dibawah target.
Sedangkan masalah yang saling terkait satu sama lain adalah cakupan D/S, N/D,
prevalensi Gizi kurang dan cakupan distribusi MP-ASI baduta GAKIN. Karena keterkaitan
tersebut maka penanganan pada satu pokok masalah akan berdampak pada masalah-masalah
lainnya.

C. Analisa Masalah
Analisa Masalah Gizi
Di Wilayah Puskesmas langensari 1
Tahun 2017

No Masalah Metode Manusia Sarana Dana Lingkungan


1 Cakupan Kegiatan posyandu Kapasitas,beban Kurangnya Dana Rendahnya
Balita hanya rutinitas, kerja kader belum inovasi sarana posyandu pendapatan
Ditimbang merata posyandu, masih terbatas masyarakat yang
Kurangnya inovasi di
(D/S) dan belum mempengaruhi
posyandu (APE minim)
merata masalah
perbaikan gizi
Kurangnya Kurangnya Kurangnya
informasi,inovasi dukungan kreatifitas
stakeholder untuk PMT
Dan pengumuman
mendorong penyuluhan di
pelaksanaan
masyarakat peduli posyandu
posyandu
posyandu
2 Jumlah Pemantauan bumil Kurangnya Masih Minimnya Rendahnya
Bumil KEK di posyandu pengetahuan dan terbatasnya PMT bumil pendapatan
KEK beum berfungsi di pola pikir ibu keberadaan KEK/PMT masyarakat yang
semua posyandu hamil tentang gizi kelas ibu penyuluhan mempengaruhi
dan kesehatan hamil/KP-ASI bumi KEK masalah
perbaikan gizi
Fungsi posyandu
masih terfokuskan
pada bayi dan balita
sehingga pemantauan
ibu hamil kurang.
3 Cakupan Kurangnya Jumlah kader Kurangnya Kurangnya Rendahnya
ASI pencatatan dan aktif bertugas di sarana umum Media pendapatan
Eksklusif pelaporan ASI posyandu kurang yang penyuluhan masyarakat yang
dan belum merata mendukung ibu ASI Eksklusif mempengaruhi
di tiap posyandu menyusui masalah
sehingga perbaikan gizi.
pencatatan ASI
Eksklusif sering
terlewatkan
Pemberian MP-ASI Belum
yang dimulai lebih optimalnya
awal (Sejak usia 5 fungsionalisasi
bulan) klinik
konseling
Laktasi
Kurangnya Kurangnya Tidak adanya
pengetahuan dan kegiatan yang stimulat KP-
keterampilan ibu mendukung ibu ASI
untuk menyusui menyusui
Sehingga KP-
ASI hanya
bertahan 1
putaran

4 Prevalensi Penanggulangan Pengetahuan yang Ada beberapa Terbatasnya Rendahnya


Gizi Kurang gizi masih kurang dan pola tempat dana PMT pendapatan
Kurang difokuskan pada asuh ibu yang posyandu yang masyarakat yang
penganggulangan gizi salah masih mempengaruhi
buruk dilaksanakan di masalah
rumah warga. perbaikan gizi.
Pola pikir ibu Ketergantungan
beranggapan PMT pada bantuan/
adalah solusi masalah PMT
kurang gizi
5 Cakupan Pola pikir ibu dan Kurangnya Banyak nya Pembelian Rendah nya
N/D kader yang masih penyuluhan dan KMS yang MP-ASI pendapatan yang
beranggapan naik 100 pembinaan oleh hilang di orang baduta masih mempengaruhi
gram= naik BB pembina tua balita terbatas, PMT masalah
posyandu penyuluhan perbaikan gizi
posyandu
yang tidak
beragam dan
seringkali kue
pabrikan
6 Cakupan Distribusi kapsul Jumlah kader Belum terjalin Penyediaan Rendah nya
Distribusi vitmin A hanya di untuk sweeping kesepakatan vitamin A pendapatan yang
Kapsul PKM dan Posyandu atau pendataan jelas mengenai mempengaruhi
Vitamin A Ibu Hamil masih pemberitan masalah
bagi Ibu kurang Vitamin A perbaikan gizi
Nifas dengan BPS
Kurangnya
pemantauan pada
Ibu Nifas

7 Cakupan Pencatatan pemberi Rasa tablet Fe Distribusi Fe Tidak sedikit Rendah nya
Distribusi Fe hanya untuk Pil kurang dapat tidak tercatat Ibu Hamil pendapatan yang
Tablet Fe tambahan darah yang diterima oleh Ibu pada pasien yang mempengaruhi
90 tablet diberikan oleh Hamil yang kontrol ke memeriksakan masalah
pada Ibu Puskesmas Dokter ke Dokter perbaikan gizi
Hamil Kandungan Spesialis
Kandungan

Dari Tujuh masalah yang telah diidentifikasi diatas, dipilih dua masalah prioritas yang
menjadi perencanaa kerja di Tahun 2018. Maslah tersebut adalah cakupan balita di timbang,
dan balita naik timbangan nya.

D. Alternatif Pemecahan Masalah Gizi

Alternatif Pemecahan Maslah Gizi


di Wilayah UPTD Puskesmas Langensari 1
Tahun 2017

No Masalah Penyebab Masalah Alternatif Pmecahan Maslah Pemecahan


Masalah terpilih

1 Cakupan Kegiatan Posyandu hanya Pendataan Kader aktif dan Pendataan Kader aktif
Balita di rutinitas, kurangnya Inovasi di tugas nya untuk pemerataan dan tugas nya untuk
timbang Posyandu tugas pemerataan tugas
(D/S)

Kurangnya Informasi,Inovasi Penggunaan undangan (KIE Penggunaan undangan


dan Pengumuman pelaksana CARD) untuk pengumuman (KIE CARD) untuk
Posyandu pelaksana Posyandu pengumuman
pelaksana Posyandu

Kapasitas,beban kerja Kader Perekrutan dan Regenarasi


belum merata kader

Kurangannya dukungan dari Pendekatan Interpersonal kader Penambahan APE


Lintas Sektor untuk dengan Lintas Sektor
mendorong masyarakat peduli
Posyandu

Kurangnya Inovasi sarana Penambahan APE


Posyandu (APE) minim

Dana Posyandu masih terbatas Oprasional Posyandu Oprasional Posyandu


dan belum merata

Kurangnya Kreativitas PMT Dana PMT penyuluhan Dana PMT penyuluhan


penyuluhan di Posyandu

2 Cakupan Kurangnya pengetahuan Ibu Penyuluhan pada Ibu Balita Penyuluhan pada Ibu
N/D tentang makana bergizi bagi disemua Wilayah Posyandu Balita disemua
Balita Wilayah Posyandu

Masih terbatas nya Pembentukan kelas Ibu Balita Pembentukan kelas Ibu
penambahan kelas Ibu Balita Balita

Kurang nya ketelatenan Orang Penyuluhan Gizi Balita secara Penyuluhan mengenai
Tua dalam mengurus Balita rutin di Posyandu ke anekaragaman
nya makanan untuk Balita
secra rutin di Posyandu

Rendah nya daya beli


Masyarakat