Anda di halaman 1dari 3

Untuk Olimpiade Musim Dingin terakhir, lihat Olimpiade Musim Dingin 2014.

Untuk
Olimpiade Musim Panas terakhir, lihat Olimpiade Musim Panas 2016.
Olimpiade

Cincin Olimpiade
Motto Citius, Altius, Fortius
1896 di Athena, Yunani
(Olimpiade Musim Panas)
Acara pertama
1924 di Chamonix, Perancis
(Olimpiade Musim Dingin)
Diselenggarakan
Empat tahun
setiap
2014 di Sochi, Rusia
(Olimpiade Musim Dingin)
Acara terakhir
2016 di Rio de Janeiro, Brasil
(Olimpiade Musim Panas)
2018 di Pyeongchang, Korea
Selatan
(Olimpiade Musim Dingin)
Acara berikutnya
2020 di Tokyo, Jepang
(Olimpiade Musim Panas)
Situs web www.olympic.org

Olimpiade

Topik utama

 Pencalonan
 Perayaan
 Piagam
 Kota penyelenggara

 KOI
 Medali
 Tabel medali
 Peraih medali
 KON

 Skandal dan kontroversi


 Olahraga

 Simbol
 Estafet obor
 Gelanggang olahraga

Pertandingan
 Musim Panas
 Musim Dingin

 Paralimpiade
 Remaja

 Kuno

 l
 b
 s

Pertandingan Olimpiade (bahasa Perancis: les Jeux olympiques, JO)[1] adalah ajang olahraga
internasional empat tahunan yang mempertandingkan cabang-cabang olahraga musim panas dan
musim dingin serta diikuti oleh ribuan atlet yang berkompetisi dalam berbagai pertandingan
olahraga. Olimpiade merupakan kompetisi olahraga terbesar dan terkemuka di dunia, dengan
lebih dari 200 negara berpartisipasi.

Awalnya, Olimpiade hanya berlangsung di Yunani kuno sampai akhirnya pada tahun 393 M
Olimpiade kuno ini dihentikan oleh Kaisar Romawi, Theodosius. Olimpiade kemudian
dihidupkan kembali oleh seorang bangsawan Perancis bernama Pierre Frèdy Baron de Coubertin
pada tahun 1896. Dalam kongres pada tahun 1894 yang diselenggarakan di Paris, didirikanlah
Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan ibu kota Yunani, Athena dipilih sebagai tuan rumah
Olimpiade modern pertama tahun 1896. Selanjutnya, sejak tahun 1896 sampai sekarang, setiap
empat tahun sekali Olimpiade Musim Panas senantiasa diadakan kecuali tahun-tahun pada masa
Perang Dunia II. Edisi khusus untuk olahraga musim dingin; Olimpiade Musim Dingin, mulai
diadakan pada tahun 1924. Awalnya Olimpiade Musim Dingin diadakan pada tahun yang sama
dengan Olimpiade Musim Panas, namun sejak tahun 1994 Olimpiade Musim Dingin diadakan
setiap empat tahun sekali, dengan selang waktu dua tahun dari penyelenggaraan Olimpiade
Musim Panas.

Evolusi yang dilakukan oleh IOC selama abad ke-20 dan 21 telah menyebabkan beberapa
perubahan pada penyelenggaraan Olimpiade. Beberapa penyesuaian dilakukan, termasuk
penciptaan Olimpiade Musim Dingin untuk olahraga es dan salju, Paralimpiade untuk atlet
dengan kekurangan fisik dan Olimpiade Remaja untuk para atlet remaja. Dalam
perkembangannya, Olimpiade telah menghadapi berbagai tantangan, seperti pemboikotan,
penggunaan obat-obatan, penyuapan dan terorisme. Olimpiade juga merupakan kesempatan
besar bagi kota dan negara tuan rumah untuk menampilkan diri kepada dunia.

Di Indonesia, Olimpiade yang sering dikenal dan secara rutin diikuti adalah Olimpiade Musim
Panas. Indonesia sendiri pertama kali berpartisipasi pada Olimpiade Helsinki 1952 di Finlandia,
dan tak pernah absen berpartisipasi pada tahun-tahun berikutnya, kecuali pada tahun 1964 dan
1980.[2].