Anda di halaman 1dari 1

‌ ematuria‌non-penyakit‌dapat‌disebabkan‌oleh‌olah‌raga‌berlebih‌atau‌obat‌–‌obatan‌tertentu.

‌Olah‌
H
raga‌berlebih‌(umumnya‌pelari)‌dapat‌menyebabkan‌hematuria‌akibat‌trauma‌pada‌kantung‌
kemih,dehidrasi,‌atau‌pemecahan‌sel‌darah‌merah‌berlebih.‌‌Obat‌–‌obat‌yang‌dapat‌menyebabkan‌
hematuria‌antara‌lain‌aspirin,‌penisilin,‌heparin,‌dan‌siklofosfamid.‌Penyakit‌–‌penyakit‌yang‌dapat‌
menyebabkan‌hematuria‌antara‌lain‌infeksi‌saluran‌kemih,‌batu‌saluran‌kemih,‌pembesaran‌prostat,‌
gangguan‌penyaring‌ginjal‌(glomerulonefropati),‌kanker,‌penyakit‌jaringan‌penyambung,‌serta‌trauma‌
(benturan).‌Hematuria‌pada‌laki‌–‌laki‌di‌atas‌usia‌50‌tahun‌paling‌sering‌disebabkan‌oleh‌pembesaran‌
prostat‌atau‌batu‌ginjal;‌hematuria‌pada‌wanita‌paling‌sering‌disebabkan‌infeksi‌saluran‌kemih;‌
hematuria‌pada‌anak‌umumnya‌disebabkanperadangan‌penyaring‌ginjal‌(glomerulonefritis).

PENGOBATAN

Hematuria‌akibat‌olah‌raga‌atau‌obat‌–‌obatan‌tidak‌memerlukan‌pengobatan‌khusus.‌Pengobatan‌
hematuria‌lebih‌ditujukan‌pada‌penyebab‌dasar,‌seperti‌pemberian‌antibiotik‌pada‌infeksi‌saluran‌kemih,
penghancuran‌batu‌saluran‌kemih,‌atau‌obat‌–‌obatan‌untuk‌mengecilkan‌prostat.

Pencegahan‌Hematuria

Untuk‌dapat‌mencegah‌hematuria,‌maka‌diperlukan‌langkah-langkah‌yang‌dapat‌mengurangi‌risiko‌
beberapa‌penyakit‌yang‌menyebabkan‌kencing‌berdarah.‌Dengan‌demikian,‌strategi‌pencegahan‌
meliputi:

Infeksi‌saluran‌kemih.‌Untuk‌mengurangi‌risiko‌infeksi‌saluran‌kemih,‌cobalah‌minum‌banyak‌cairan,‌
segera‌buang‌air‌kecil‌ketika‌sudah‌merasa‌dan‌buang‌air‌kecil‌setelah‌berhubungan.‌Saat‌membersihkan
(cebok)‌lakukan‌dengan‌menyeka‌dari‌depan‌ke‌belakang‌(untuk‌wanita).‌Hindari‌produk‌kesehatan‌
feminin‌yang‌bisa‌membuat‌iritasi‌alat‌vital.Batu‌ginjal.‌Untuk‌membantu‌menurunkan‌kemungkinan‌
batu‌ginjal,‌minumlah‌banyak‌cairan‌dan‌membatasi‌asupan‌garam,‌protein‌dan‌makanan‌yang‌
mengandung‌oksalat,‌seperti‌bayam.Kanker‌kandung‌kemih.‌Berhenti‌merokok,‌menghindari‌paparan‌
bahan‌kimia‌dan‌minum‌banyak‌cairan.Kanker‌ginjal.‌Untuk‌membantu‌mencegah‌kanker‌ginjal,‌maka‌
harus‌berhenti‌merokok,‌menjaga‌berat‌badan‌yang‌sehat,‌makan‌makanan‌sehat,‌tetap‌aktif‌dan‌
menghindari‌paparan‌bahan‌kimia‌beracun‌terutama‌yang‌berbentuk‌cairan.

https://www.google.co.id/amp/dokterpost.com/tafsir-hasil-laboratorium-pasien-igd-urinalisis/amp/