Anda di halaman 1dari 10

Laporan Praktikum I

Nama : Aulia Rahmah


NPM : 220110170013
Tanggal praktikum : Rabu, 9 Mei 2018
Tujuan praktikum : Untuk membuktikan adanya gerakan-gerakan refleks urat, dan urat
gerakkan pada mata serta gerakkan refleks muntah pada seseorang

Refleks kulit perut:


Ada kontraksi di abdominal, merasa geli ketika perut digores.

Refleks kornea:
Ada respon mengedip secara cepat.

Refleks cahaya:
Pupil mengecil ketika diberi cahaya penlight, pupil mata kiri lebih cepat mengecil daripada pupil
mata kanan

Refleks periost radialis:


Terjadi refleks sedikit supinasi pada lengan.

Refleks periost ulnaris:


Terjadi refleks sedikit pronasi pada lengan.

Stretch refleks (muscle spindle reflex=myotatic reflex)


Knee pass reflex (KPR):
Terjadi refleks pada ekstensi tungkai.

Achilles pess reflex (ACR):


Terjadi respon kaki terangkat.

Refleks biseps:
Terjadi respon kontraksi pada bisep.

Refleski triseps:
Terjadi refleks tangan bergerak ke depan.

Withdrawal reflex:
Ada respon lengan menjauhi sumber sakit.
Laporan Praktikum II

Nama : Kaysa Refaprilian


NPM : 220110170006
Tanggal Praktikum : Rabu, 9 Mei 2018
Partner :1. Ryka Kurnia D

I. Tujuan Praktikum

Dapat menjelaskan pengaruh aktivitas terhadap denyut jantung dan tekanan darah.

II. Hasil praktikum

Denyut nadi saat istirahat : 77x/mnit

Tekanan darah pada posisi tiduran : 105/72

Tekanan darah pada posisi duduk :101/83

Tekanan darah pada posisi berdiri :92/70

Denyut nadi setelah aktivitas :1’: 105x/mnt, 2’: 98x/mnt, 3’: 96x/mnt, 4’: 89x/mnt

Tekanan darah setelah aktivitas :1’: 123/78, 2’: 106/75, 3’: 122/110, 4’: 102/71

Pengukuran tekanan darah setelah aktivitas menggunakan tangan yang sama (tangan kanan).
Laporan Praktikum III

Nama : Fadhilla Hanida


Npm : 220110170004
Tanggal praktikum : 9 mei 2017
Partner : Aulia rahmah
Tujuan praktikum : dapat mendemonstrasikan pengaruh lemak terhadap kehilangan panas

Hasil praktikum :

Gelas I menghasilkan: (kain katun)


¼ jam I : 49°C
¼ jam II : 42°C
¼ jam III : 37°C
¼ jam IV : 34°C
¼ jam V : 31°C
¼ jam VI : 29°C
¼ jam VII : 28°C
¼ jam VIII : 27°C

Gelas II menghasilkan: (kain wol)


¼ jam I : 50°C
¼ jam II : 41°C
¼ jam III : 36°C
¼ jam IV : 32°C
¼ jam V : 30°C
¼ jam VI : 28°C
¼ jam VII : 27°C
¼ jam VIII : 26°C

Gelas III menghasilkan: (minyak)


¼ jam I : 45°C
¼ jam II : 38°C
¼ jam III : 33°C
¼ jam IV : 31°C
¼ jam V : 29°C
¼ jam VI : 27°C
¼ jam VII : 26°C
¼ jam VIII : 26°C
Laporan Praktikum IV

Nama : Adibha Adi Amani


NPM : 220110170009
Tanggal Praktikum : Rabu, 9 Mei 2018
Partner : 1. Ayu Pertiwi (makan berat)
2. Dede Abdul R (minum air gula)
Tujuan Praktikum : dapat menjelaskan perubahan kadar glukosa darah sebagai dampak dari
asupan karbohidrat sederhana.

Hasil Praktikum :

Hasil Pemeriksaan Gula Darah :

Ayu (makan berat) Dede (minum air gula)


1. Puasa : 104 mg/dl 1. Puasa : 75 mg/dl
Kemudian makan, Kemudian minum,
2. Setelah 2 jam : 115 mg/dl 2. Setelah 30 menit : 142 mg/dl
3. Setelah 1 jam : 121 mg/dl
4. Setelah 2 jam : 94 mg/dl
Laporan Praktikum V

Nama : Dini Wahyuni


NPM : 220110170001
Tanggal Praktikum : Rabu, 9 Mei 2018
Partner : 1. Anastasia 1. Firman
(aqua 1 liter) (Dextrosa 10% 1 liter)
2. Gina 2. Dhiya

1. Adibha
(NaCl 0.9% 1 liter)
2. Selsa

I. Tujuan Praktikum
Dapat menjelaskan perubahan jumlah urine dalam waktu tertentu sebagai dampak dari
penambahan cairan hipotonis, isotonis, hipertonis.

II. Hasil Praktikum

Orang percobaan I minum Aqua 1 liter menghasilkan:


Anastasia Gina
½ jam kemudian : 153 ml dg BJ :1,001 ½ jam kemudian : 114 ml dg BJ :1,015
1 jam kemudian : 264 ml dg BJ :1,001 1 jam kemudian : 294 ml dg BJ :1,001
2 jam kemudian : 282 ml dg BJ :1,000 2 jam kemudian : 368 ml dg BJ :1,000

Orang percobaaan II minum NaCl 0.9% 1 liter menghasilkan:


Adibha Selsa
1/2 jam kemudian : 189 ml dg BJ : 1,005 ½ jam kemudian : 146 ml dg BJ : 1,013
1 jam kemudian : 88 ml dg BJ : 1,000 1 jam kemudian : 134 ml dg BJ : 1,002
2 jam kemudian : 275 ml dg BJ : 1,000 2 jam kemudian : 244 ml dg BJ : 1,001

Orang percobaan III minum Dextrosa 10% 1 liter menghasilkan:


Firman Dhiya
½ jam kemudian : 78 ml dg BJ : 1,020 ½ jam kemudian : 57 ml dg BJ : tdk dapat dihitung
1 jam kemudian : 250 ml dg BJ : 1,002 1 jam kemudian : 131 ml dg BJ : 1,000
2 jam kemudian : 127 ml dg BJ : 1,001 2 jam kemudian : 70 ml dg BJ : tdk dapat dihitung
Laporan Praktikum VI

Nama : Ayu Pertiwi


NPM : 220110170008
Tanggal Praktikum : Rabu, 9 Mei 2018
Partner : Fadhilla Hanida F

I. Visus:
1. Sudut penglihatan minimal adalah.....
2. Huruf Snellen dibuat berdasarkan.....
3. Untuk mata, jarak 6 meter dapat disamakan dengan tak terhingga oleh karena....
4. Hasil visus orang percobaan pada jarak 6 meter
Orang percobaan umur V.O.D V.O.S Kesimpulan
Fadhilla 18 th 6/6 6/6 Kedua mata
naracoba
memiliki visus
normal.
5. Bila dari percobaan didapatkan visus 6/6, orang percobaan tersebut adalah.....
Laporan Praktikum VII

Nama : Fadhilla Hanida


NPM : 220110170004
Tanggal Praktikum : Rabu, 9 Mei 2018
Partner : 1. Ayu Pertiwi
2. Dede Abdul R

Orang percobaan Rinne Webber Schwabach Kesimpulan


Kanan Kiri
Ayu + + + + Normal Pada tes rinne,
naracoba dapat
mendengar /rinne
positif).
Pada tes webber,
naracoba tidak
mengalami
lateralisasi.
Pada tes scwabach,
naracoba
menghasilkan
schwabach normal.
Dede + + + + Normal Pada tes rinne,
naracoba dapat
mendengar /rinne
positif).
Pada tes webber,
naracoba tidak
mengalami
lateralisasi.
Pada tes scwabach,
naracoba
menghasilkan
schwabach normal.

1. Rinne positif berarti......


2. Rinne negatif berarti......
3. Weber lateralisasi ke kiri berarti.....
4. Schwabach hantaran tulang orang perc.memanjang berarti....
Laporan praktikum VIII

Nama : Kaysa Refaprilian


Npm : 220110170006
Tanggal Praktikum : Rabu, 9 Mei 2018
Partner :1. Ryka
2.Dede
Hasil Praktikum:

1. Pengaruh kedudukan kepala dan mata yang normal terhadap keseimbangan badan:
a. Orang percobaan jalannya: lurus, normal
b. Kesukaran melewati dalam mengikuti garis lurus: -
c. Jika ada kesukaran,keadaan ini disebabkan oleh: -

2. Pengaruh kedudukan kepala dan mata yang ditutup terhadap keseimbangan badan
a. Orang percobaan jalannya: miring ke kanan, melambat
b. Kesukaran melewati dalam mengikuti garis lurus: ada
c. Jika ada kesukaran, keadaan ini disebabkan oleh: mata orang percobaan yang tertutup

3. Pengaruh kedudukan kepala dan mata yang normal dengan kepala dimiringkan ke kiri
terhadap keseimbangan badan
a. Orang percobaan jalannya: lurus
b. Kesukaran meleawati dalam mengikuti garis lurus: tidak ada
c. Jika ada kesukaran, keadaan ini disebabkan oleh: -

4. Pengaruh kedudukan kepala dan mata yang normal dengan kepala dimiringkan ke kanan
terhadap keseimbangan badan
a. Orang percobaan jalannya: lambat dan miring ke kiri
b. Kesukaran melewati dalam mengikuti garis lurus: ada
c. Jika ada kesukaran, keadaan ini disebabkan oleh: kepala yang miring

5. Pengaruh kedudukan kepala dan mata yang ditutup dengan kepala dimiringkan ke kiri
terhadap keseimbangan badan
a. Orang percobaan jalannya: lambat, mulanya lurus, di akhir berjalan serong ke kanan.
b. Kesukaran meleawati dalam mengikuti garis lurus: ada
c. Jika ada kesukaran, keadaan ini disebabkan oleh: mata tertutup dan kepala yang miring

6. Pengaruh kedudukan kepala dan mata yang ditutup dengan kepala dimiringkan ke kanan
terhadap keseimbangan badan
a. Orang percobaan jalannya: lambat, mulanya lurus, di akhir berjalan serong ke kanan.
b. Kesukaran meleawati dalam mengikuti garis lurus: ada
c. Jika ada kesukaran, keadaan ini disebabkan oleh: mata tertutup dan kepala yang miring
Percobaan dengan kursi putar

1. Posisi mata pada orang percobaan adalah:


a. Rotatory nistagmus adalah gerakan pupil memutar yang bergerak secara involunter secara
langsung
b. Postrotatory nistagmus adalah gerakan pupil setelah bergerak memutar secara involunter.
Pada percobaan, mata orang percobaan menunjukkan pergerakan kea rah kiri lalu ke
kanan.

2. Pada test penunjukkan orang percobaan melakukan: mencoba menyentuh jari pemeriksa
setelah diputar dengan mata tertutup.
Orang percobaan tidak mengalami kesalahan dalam penunjukkan setelah 0menit. Tidak terjadi
penyimpangan, langsung bisa menyentuh.
Past pointing terjadi karena….

3. Test jatuh
Orang percobaan I jatuh ke arah kiri.
Orang percobaan I merasanya ia akan jatuh ke arah… merasa jalannya lurus.
Hubungan arah jatuh pada orang percobaan I dengan arah aliran endolimfe pada kanalis semi
silkularis yang terangsang adalah…

4. Kesan (sensasi)
Tidak dilakukan percobaan kesan (sensasi) sesuai instruksi dosen dan anggota kelompok yang
mendengarkan briefing sebelumnya.
Laporan Praktikum X

Nama : Gina Rahmalia Fadila Zein


Npm : 220110170012
Tanggal praktikum : 9 Mei 2017
Partner : Firman Sugiharto
Tujuan praktikum : Dapat menjelaskan perubahan yang terjadi pada sampel darah dalam
waktu tertentu sebagai dampak dari penambahan cairan hipotonis,
isotonis, hipertonis.

Hasil praktikum :

Darah yang ditambahkan NaCl dengan konsentrasi berbeda pada 5 menit pertama :

 NaCl 0,45% : Darah kental, warna mendekati merah maroon, belum terjadi pengendapan.
 NaCl 0,9% : Darah encer , warna sedikit pudar, tidak terjadi pengendapan.
 NaCl 3% : Darah sangat encer, warna pudar, tidak terjadi pengendapan.

Darah yang ditambahkan NaCl dengan konsentrasi berbeda pada 15 menit pertama :

 NaCl 0,45% : Darah kental, warna merah pekat, sedikit terjadi pengendapan.
 NaCl 0,9% : Darah normal (tidak encer dan tidak kental), warna sedikit pudar, tidak
terjadi pengendapan
 NaCl 3% : Darah encer, warna pudar, tidak terjadi pengendapan.

Darah yang ditambahkan NaCl dengan konsentrasi berbeda pada 25 menit pertama :

 NaCl 0,45% : Darah sangat kental, warna semakin merah pekat (mendekati hitam),
terjadi pengendapan.
 NaCl 0,9% : Darah normal, warna normal, sedikit terjadi pengendapan.
 NaCl 3% : Darah encer, warna sedikit pudar, tidak terjadi pengendapan.