Anda di halaman 1dari 13

YAYASAN CANDA BHIRAWA PARE

SMK “CANDA BHIRAWA” PARE


Kelompok Teknologi dan Rekayasa
Kelompok Komunikasi dan Informasi
Jl.PB.Sudirman No.68 Telp/Fax.(0354) 391287 E-mail smkcandandabhirawapare@gmail.com Pere 64214

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMK Canda Bhirawa Pare


Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan
Kelas / semester : XII / 5
Pertemuan ke : 1-6
Alokasi waktu : 4 x 45 Menit
Standar kompetensi : Gambar Interior dan Eksterior Bangunan Gedung

A. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya,
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsive, dan pro-aktif serta
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia,
KI 3 : Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan factual, konseptual, dan
procedural berdasarkan rasa igin tahunya tentang ilmu pengetauan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomenadan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik
untuk memecakan masalah,
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekola secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.
B. Kompetensi dasar :
KI 1 :
1.1 Menyadari sempurnanya konsep Tuhan tentang benda-benda dengan
fenomenanya untuk dipergunakan sebagai aturan garis-garis gambar teknik dan
cara proyeksi untuk menggambarkan benda
KI 2 :
2.1 Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, teliti, kritis, rasa ingin tahu, inovatif dan
tanggung jawab dalam menerapkan aturan garis gambar dalam tugas
menggambar konstruksi garis dan gambar proyeksi
2.2 Menghargai kerjasama, toleransi, damai, santun, demokratis, dalam
menyelesaikan masalah perbedaan konsep berpikir dan cara menggambar
konstruksi geometris dan gambar proyeksi
2.3 Menunjukkan sikap responsif, proaktif, konsisten, dan berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam melakukan tugas menggambar konstruksi geometris dan gambar proyeksi
KI 3 :
3.1 Mengevaluasi kondisi lingkungan dan kebutuhan dalam menentukan konsep
dan gaya eksterior
KI 4 :
4.1 Menalar konsep dan gaya eksterior disesuaikan dengan situasi dan kondisi
lingkungan

C. INDIKATOR PENCAPAIN KOMPETENSI :


3.1.1 Terlibat aktif dalam pembelajaran pengenalan bentuk dan fungsi gambar
3.1.2 Toleran terhadapa pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif
3.1.3 Mendefinisikan pengertian desain eksterior secara konseptual
3.1.4 Menjabarkan serta menalar konsep dan gaya eksterior
3.1.5 Mengklarifikasi macam-macam desain eksterior
3.1.6 Memodifikasi konsep dan gaya interior dalam bentuk desain eksterior
4.1.1 Menjelaskan definisi dari desain eskterior secara singkat dan jelas
4.1.2 Menjabarkan konsep dan gaya eksterior dari berbagai sumber
4.1.3 Mendiskripsikan macam-macam desain eksterior berdasarkan tipe ruang
4.1.4 Menerapkan konsep dan gaya eksterior dalam bentuk gambar desain eksterior
4.1.5 Menyajikan karya tulis sederhana tentang konsep dan gaya eksterior

D. TUJUAN KOMPETENSI
1. Melalui penjelasan guru peserta didik dapat mendefinisikan pengertian desain
eksterior dengan benar.
2. Melalui penjelasan guru peserta didik dapat menganalisa ruang lingkup desain
eksterior dengan konseptual.
3. Melalui penjelasan guru peserta didik menganalisis beragam desain eksterior
berdasarkan konsep dan gaya eksterior.
4. Melalui penjeasan guru peserta didik dapat menalar konsep dan gaya dari desain
eksterior disesuaikan dengan kondisi dan situasi lingkungan.
5. Melalui praktek dan penjelasan guru peserta didik dapat menerapkan konsep dan gaya
eksterior dalam bentuk desain eksterior ruangan secara aktif, kreatif ,jujur, dan
tanggung jawab.
6. Melalui kegiatan pengembangan latihan secara mandiri peserta didik meningkatkan
keterampilan membuat gambar desain eksterior ruangan secara aktif, kreatif, jujur dan
bertanggung jawab.

E. MATERI PEMBELAJARAN
1. Pengertian desain eksterior
Desain Eksterior merupakan suatu karya arsitekture yang membuat tampilan konsep
dan gaya dari suatu massa ,budaya serta teknologi masyarakatnya.Melalui media arsitekture
manusia menciptakan bangunan yang digunakan untuk kehidupan mereka melalui karya
arsitekture inilah manusia membuat pilihan untuk mengolah sebuah bangunan agar tampak
lebih indah dan memenuhi fungsi utamanya. Eksterior bangunan merupakan kulit terluar
yang jelas terlihat dari pencapaian ketiga factor tersebut yaitu : masa,budaya dan teknologi.
Dalam merancang sebuah eksterior ada beberapa elemen utama yang menjadi lingkup
pengolahan sebuah eksterior bangunan yaitu : kolom, dinding, pintu, jendela, atap. Dari
kelima elemen ini lah tampilan sebuah eksterior bangunan akan terlihat memberikan karakter
tersendiri pada bangunan tersebut.

2. Konsep Gaya Desain Eksterior


Ada beberapa konsep perancangan sebuah desain interior yang didasarkan oleh
keinginan clien dalam membangun sebuah hunian yang menurutnya nyaman dan sangat
indah untuk dilihat makaseorang perancang eksterior harus menguasai berbagai bentuk atau
konsep dari suatu bangunan. Ada beberapa konsep bentuk suatu bangunan, yaitu diantaranya:
a) Eksterior gaya klasik
b) Eksterior gaya mediterania
c) Eksterior gaya oriental
d) Eksterior gaya modern minimalis
e) Eksterior gaya tropis
f) Eksterior gaya etnis

3. Fungsi Desain Eksterior


 Seringkali orang menghabisakan dana untuk berfokus pada desain eksterior bangunan
sehingga menghabiskan banyak dana.. padahal, kita sebagai penghuni lebih banyak
tinggal didalam rumah, dan kita lebih sering menikmati interior rumah dari pada
eksterior. Inilah salah satu faktor yang menyebabkan bangunan tampak indah dari
luar, dan terkesan berantakan didalam sehingga penghuni menjadi kurang nyaman di
dalam rumah.

4. Kriteria Desain Eksterior


 Sebuah desain dianggap baik dan bagus, disebabkan oleh hal sebagai berikut:
 Karena telah memenuhi fungsinya dengan baik sehingga desainya berhasil
 Biaya yang murah, ekonomis, efisien dan tahan lama
 Tampak indah secara ekstetika menyenangkan
 Dapat menimbulkan kembali perasaan dan ingatan akan sesuatu yang
membawa arti.
 Seringkali desaian yang bagus yang mengikuti mode desain yang sedang populer
karena dapat menimbulkan impresi atau mengangkat derajat pemiliknya. Bebrapa
desain dianggap bagus karena dapat dimengerti dan diterima oleh umum.

F. METODE PEMBELAJARAN
 Pendekatan : Scientific Learning
 Model : Discovery Learning
 Metode : Presentasi, Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab, Penugasan
G. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN (KEGIATAN PEMBELJARAN)
KEGIATAN PENDAHULUAN WAKTU
Guru: 15 menit
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk
memulai pelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan
pembelajaran
Apresiasi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
berdasarkan pengalaman peserta didik
 Mengingatkan kembali materi prasyaratan dan bertanya
 Mengajukan pertanyaan yang ada kaitanya dengan pelajaran yang
akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang
akan dipelajari
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang
berlangsung
 Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pembelajaran yang akan dibahas pada
pertemuan saat ini
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator
dan KKM pada pertemuan yang berlangsung.
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar dengan
langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti Waktu


Simulasi/ Pemberian Rangsangan 150 menit
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian
pada topic, dengan cara:
 Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto terkait dengan topic yang dibahas.
 Mengamati
Peserta didik diminta untuk mengamati foto atau lingkungan sekitar
terkait dengan topic yang dibahas.
 Membaca
Peserta didik diminta untuk membaca materi dari buku paket atau
buku-buku yang penunjang lain, yang berhubungan dengan topic yang
dibicarakan.
 Mendengar
Peserta didik diminta untuk mendegarkan pemberian materi oleh guru
 Menyimak
Peserta didik diminta untuk menyimak penjelasan pengantar kegiatan
secara garis besar tentang topic yang dibicarakan.
Pertanyaan Identifikasi Masalah
 Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan
gambar yang disajikan dan akan dijawab memalui kegiatan belajar
Pengumpulan Data
Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
pertanyaan yang telah diidentifikasi
 Mengamati obyek kejadian (melakukan observasi)
 Wawancara dengan narasumber
 Mengumpulkan informasi
 Membaca sumberlain selain buku teks
 Mempresentasikan ulang
 Aktivitas (membuat rangkuman)\
 Mendiskusikan (diskudi dalam kelompok)
 Mengulang materi yang telah diperoleh
 Saling menukar informasi yang didapat ( untuk mendapatkan
pengetahuan baru, kejujuran, ketelitian, kemampuan berkomunikasi)
Pengolahan Data
Peserta didik dalam kelompok berdiskusi mengolah data hasil pengamatan
dengan cara:
 Berdiskusi terkait dengan yang sudah dikumpulkan/ terangkumdalam
kegiatan sebelumnya.
 Mengolah informasi dari hasil kegiatan / pertemuan sebelumnya
 Mengerjakan soal terkait dengan topic yang telah dibahas
Pembuktian
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatan dan memverifikasi hasil
pengamatan dengan dat-data atau teori pada buku untuk mengemukakan
sikap jujur, teliti, disiplin, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan
berfikir.
Kesimpulan
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan hasil yang telah disampaiakan

Kegiatan Penutup Waktu


Peserta didik 15 menit
 Memberikan resume dengan bimbingan guru tentang point-point
penting yang muncul dalam kegiatan
 Mengagendakan pekerjaan rumah
 Mengagendakan projek yang harus dipelajari pada pertemuan
berikutnya
Guru
 Memeriksa pekerjaan siswa
 Memberi penghargaan kepada siswa atau kelompok yang kinerjanya
baik

H. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR


 Media :
 Power Point
 Worksheet atau lembar kerja siswa
 Perpustakaan sekolah
 Gambar/ object pengamatan
 Alat :
 Laptop
 LCD
 White Board
 Spidol
 Penggaris sepasang segitiga kayu
 Sumber Belajar :
 Sato G.,Takeshi,N. Sugiharto H (1983),”menggambar mesin
menurut standar ISO” ,PT.Pradnya Paramita,Jakarta
 Referensi buku yang sesuai (relevan)
 Internet

I. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Jenis penilaian adalah penilaian autentik
2. Teknik Penilaian: tes tertulis
3. Bentuk dan instrumen penilaian: terlampir
4. Pedoman penskoran: terlampir

Kediri,

Mengetahui,
Kepala sekolah SMK Canda Bhirawa Pare Guru

Drs. Zaenal Abidin Ardila Milan Saputri, S.Pd


Pengamatan Sikap Selama Pembelajaran Berlangsung

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP

Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan


Kelas/Semester : XII/5
Standar kompetensi : Gambar Interior dan Eksterior Bangunan Gadung

Indikator sikap aktif dalam pembelajaran Eksterior Bangunan Gadung


1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum
ajeg/konsisten
3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok
secara terus menerus dan ajeg/konsisten
Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok
tetapi masih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok
secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1. Kurang baik jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
Observasi

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP


Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan
Kelas/Semester : XII/5
Standar kompetensi : Gambar Interior dan Eksterior Bangunan Gadung

Sikap

Tanggungjawab
Tenggang Rasa

Kedisiplinan

Kerjasama

Total Skor
Tangguh

No.
Kritis
Jujur

Nama
1
2
3
4
5

Petunjuk Penskoran :
Skala penilaian sikap dibuat dengan rentang antara 1 s.d 5.
1 = sangat kurang;
2 = kurang konsisten;
3 = mulai konsisten;
4 = konsisten; dan
5 = selalu konsisten.
Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 5
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟
𝑥 4 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑇𝑒𝑟𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖
Contoh :
Skor diperoleh 25, skor tertinggi (7 x pernyataan 5), maka skor akhir :
25
𝑥 4 = 2,86 ( 𝐵𝑎𝑖𝑘)
35
Peserta didik memperoleh nilai :
Sangat Baik : apabila memperoleh skor 3,20 – 4,00 (80 – 100)
Baik : apabila memperoleh skor 2,80 – 3,19 (70 – 79)
Cukup : apabila memperoleh skor 2.40 – 2,79 (60 – 69)
Kurang : apabila memperoleh skor kurang 2,40 (kurang dari 60)
 Penugasan
Membuat resume hasil diskusi setiap pertemuan di buku tulis masing-masing
Dikumpulkan setiap akhir kegiatan pembelajaran

LEMBAR PENILAIAN PENUGASAN

Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan


Kelas/Semester : XII/5
Standar kompetensi : Gambar Interior dan Eksterior Bangunan Gadung

Sistematika Penulisan
Kriteria Penilaian

Kelengkapan

Total Skor
Kerapian

No.
Tulisan

Nama
1
2

Petunjuk Penskoran :
1. Setiap kriteria diberi skor dalam skala 5 (1-5)
2. Skor 1 = rendah; 2 cukup; 3 = rata-rata; 4= baik; 5= istimewa
3. Skor tertinggi 5x4 = 20
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟
𝑥 4 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑇𝑒𝑟𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖

Peserta didik memperoleh nilai :


Sangat Baik : apabila memperoleh skor 3,20 – 4,00 (80 – 100)
Baik : apabila memperoleh skor 2,80 – 3,19 (70 – 79)
Cukup : apabila memperoleh skor 2.40 – 2,79 (60 – 69)
Kurang : apabila memperoleh skor kurang 2.40 (kurang dari 60)
 Portofolio
LEMBAR PENILAIAN PORTOFOLIO

Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan


Kelas/Semester : XII/5
Standar kompetensi : Gambar Interior dan Eksterior Bangunan Gadung

Kriteria Penilaian

Target Penyelesaian
Ketepatan Jawaban

Total Skor
No. Kerapian
Tulisan

Nama
1
2

Petunjuk Penskoran :
1. Setiap kriteria diberi skor dalam skala 5 (1-5)
2. Skor 1 = rendah; 2 cukup; 3 = rata-rata; 4= baik; 5= istimewa
3. Skor tertinggi 5x4 = 20
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑆𝑘𝑜𝑟
𝑥 4 = 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑇𝑒𝑟𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖
Peserta didik memperoleh nilai :
Sangat Baik : apabila memperoleh skor 3,20 – 4,00 (80 – 100)
Baik : apabila memperoleh skor 2,80 – 3,19 (70 – 79)
Cukup : apabila memperoleh skor 2.40 – 2,79 (60 – 69)
Kurang : apabila memperoleh skor kurang 2.40 (kurang dari 60)
 Diskusi / Praktek

LEMBAR PENILAIAN KETRAMPILAN

Mata Pelajaran : Kompetensi Kejuruan


Kelas/Semester : XII/5
Standar kompetensi : Gambar Interior dan Eksterior Bangunan Gadung

Instrumen dan Rubrik Penilaian Hasil Penyajian Diskusi

Menyajikan dan
menjelaskan hasil
Nama Konsep gaya eksterior Nilai
No. gambar desain
Siswa/Kelompok eksterior Akhir

1 2 3 4 1 2 3 4
1.

2.

3.

4.

Pada contoh di atas jumlah skor maksimal adalah 8

a. Mengurutkan dan menyampaikan dari sederhana sampai kompleks tentang konsep gaya
eksterior dekorasi
1) Data yang dikumpulkan lengkap
2) Klasifikasi struktur diurutkan dari yang sederhana sampai kompleks

b. Menyajikan dan menjelaskan hasil gambar desain eksterior


1) Konsep yang disampaikan benar sesuai aturan
2) Cara menyampaikan lugas, santun dan sesuai dengan kaidah bahasa yang tepat

Rumus konversi nilai:

Jumlah skor yang diperoleh


Nilai = x 4 = _____
Jumlah skor maksimal