Anda di halaman 1dari 39

LAPORAN

PRAKTEK KERJA LAPORAN


DI
PT. MANAJEMEN QOLBU TELEVISI (MQTV)
Jl. Gegerkalong Girang Baru No. 11 Bandung, Jawa Barat

PENATAAN KAMERA PROGRAM MAGHRIB MENGAJI


diajukan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan dari SMK
Negeri 1 Sukalarang

NAMA : ADHARI FAUZI


NO. INDUK SISWA : 1161700010
BIDANG KEAHLIAN : BROADCASTING
PAKET KEAHLIAN : TEKNIK PRODUKSI DAN
PENYIARAN PROGRAM
RADIO
DAN PERTELEVISIAN

SEKOLAH MENEGAH KEJURUAN NEGERI 1 SUKALARANG


2018
JUDUL LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
DI PT. MANAJEMEN QOLBU TELEVISI (MQTV)

Laporan Praktek Kerja Lapangan

( PKL )

Di Ajukan Kepada Kompetensi Keahlian Broadcasting sebagai syarat


menyelesaikan Program Praktek Kerja Lapangan 2017/2018

Di Susun Oleh :

ADHARI FAUZI

1161700010

KOMPETENSI KEAHLIAN BROADCASTING

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 SUKALARANG

2018

Jalan Raya Sukabumi-Cianjur Km. 12 No. 55 Sukalarang - Kab. Sukabumi


LEMBAR PENGESAHAN

Di Ajukan Kepada Kompetensi Keahlian Broadcasting sebagai syarat


menyelesaikan program praktik kerja lapangan 2017/2018
Oleh :

Nama : ADHARI FAUZI

NIS : 1161700010

Kelas : XI (SEBELAS)

Program Keahlian : BROADCASTING

Disyahkan dan di setujui oleh :

Ketua Program Keahlian Guru pembimbing

Broadcasting

Ucke Rakhmat Gadzali S.Pd Muhamad Gian Ikhsan S.Pd


NUPTK. 3559762663200003

Kepala Sekolah Ketua Praktik Kerja Lapangan

Ade Rusliana, S.Pd., M.Pd Endrawati, S.Pd.Ing.,MM


Nip. 19660213 198812 1 001 Nip. 19770305 200902 2 001

Pembimbing Dunia Industri

M. Dani Ramdani
MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO

“Jika orang lain bisa, maka aku juga termasuk bisa.”

KATA MUTIARA

“Tuhan selalu memberikan petunjuk kala kita sedang dirundung masalah. Carilah
petunjuk itu jika engkau menginginkan keajaiban terjadi padamu.”

PERSEMBAHAN

Laporan Praktek Kerja Lapangan ini Dipersembahkan kepada :

1. Kepala Sekolah SMK Negeri 1 SUKALARANG dan Bapak/Ibu Guru yang


telah membimbing Saya.

2. Pembimbing, Guru-guru dan Staf Karyawan SMK Negeri 1 SUKALARANG.

3. Orang tua dan keluarga yang telah mendo’akan, membiayai, mendukung dan
memberikan semangat sampai selesainya pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan.

4. Pembimbing Instansi dan semua karyawan PT. Manajemen Qolbu Televisi


(MQTV) Bandung.

5. Teman-teman seperjuangan.

6. Adik-adik kelas semuanya yang akan melaksanakan kegiatan prakerin untuk


program kegiatan periode selanjutnya.
IDENTITAS SISWA

PRAKTEK KERJA LAPANGAN

Nama Siswa : Adhari Fauzi


Tempat/Tgl Lahir : Sukabumi, 5 Maret 2001
Nomor Induk Siswa : 1161700010
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat Siswa : Kp. Lemah Duhur RT. 04 RW. 11 Ds. Margaluyu
Kec. Sukaraja, Kab. Sukabumi
Sekolah : SMK Negeri 1 Sukalarang
Alamat : Jl. Sukabumi-Cianjur No. 55 Km 12 Kec.
Sukalarang
Nomor Telephone/Hp : 085798917519
Nama Orang Tua/Wali : Ujat Dadang
Alamat Orang Tua : Kp. Lemah Duhur RT. 04 RW. 11 Ds. Margaluyu
Kec. Sukaraja, Kab. Sukabumi

Siswa Prakerin

(Adhari Fauzi)
IDENTITAS TEMPAT INDUSTRI

Nama Perusahaan : PT. Manajemen Qolbu Televisi (MQTV)


Alamat : Jl. Gegerkalong Girang Baru No. 11 Bandung,
Jawa Barat
Status Perusahaan :
No. Telp/Fax : 022 200 3776/ Fax: 022 200 3803
Email :
Website : www.mqtv.co.id
Pimpinan :
NIK :
Bidang Usaha :

Kepala Industri

(..........................)
KATA PENGANTAR

Segala puja dan puji syukur Saya panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa
Ta’ala. Yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kami berupa
kesehatan, sehingga Saya mampu menyelesaikan Laporan Praktek Kerja
Lapangan ini. Dan shalawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada
Baginda Alam Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa salam.
Laporan Praktek Kerja Lapangan ini kami susun berdasarkan pengalaman data
data yang Saya peroleh selama melaksanankan nya di PT. Manajemen Qolbu
Televisi (MQTV) . Laporan ini di susun sedemikian rupa dengan tujuan dapat
diterima dan dipahami oleh pembimbing serta dapat dipakai sebagai usulan adik –
adik kelas yang nantinya juga akan melaksanakan praktek kerja lapangan dan
menyusun laporan.
Kami menyadari bahwa hal tersebut terlaksana berkat bantuan berbagai pihak,
baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu izinkan kami
mengucapkan terimakasih kepada :
1. Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sukalarang dan Bapak/Ibu Guru yang telah
membimbing saya.
2. Pembimbing, Guru-guru dan Staf Karyawan SMK Negeri 1 Sukalarang.
3. Orang tua dan keluarga yang telah mendo’akan, membiayai, mendukung dan
memberikan semangat sampai selesainya pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan.
4. Pembimbing Instansi dan semua karyawan PT. Manajemen Qolbu Televisi
(MQTV) .
5. Teman-teman seperjuangan.
6. Adik-adik kelas semuanya yang akan melaksanakan kegiatan prakerin untuk
program kegiatan periode selanjutnya.
Sukabumi, Maret 2018
Penyusun

( Adhari Fauzi )
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN.................................................................................... i

LEMBAR PERSEMBAHAN ............................................................................... ii

IDENTITAS SISWA PRAKERIN ...................................................................... iii

IDENTITAS TEMPAT INDUSTRI .................................................................... iv

KATA PENGANTAR .......................................................................................... v

DAFTAR ISI ......................................................................................................... vi

DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ vii

DAFTAR GAMBAR .......................................................................................... viii

BAB I - PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang ......................................................................................

1.2. Tujuan
Prakerin .................................................................................................

1.3. Manfaat
Prakerin ...............................................................................................

1.4. Dasar Pelaksanaan


Prakerin ..............................................................................

1.5. Sasaran
Prakerin ................................................................................................

1.6. Tempat dan


Waktu ............................................................................................

BAB II - PROFIL INDUSTRI

2.1. Sejarah
Industri .................................................................................................

2.2. Visi dan


Misi ....................................................................................................
2.3 Struktur
Organisasi ...........................................................................................

2.4. Jasa Perusahaan / Jenis


Pelayanan ...................................................................

BAB III - PEMBAHASAN

3.1. Deskripsi Target Pencapaian


Prakerin ............................................................

3.2. Prosedur Target


Pencapaian ............................................................................

3.3. Jurnal kegiatan


Harian .....................................................................................

BAB IV - PENUTUP

4.1.
Kesimpulan .........................................................................................................

4.2. Saran (Untuk Sekolah dan Prakerin


Selanjutnya) ..............................................

DAFTAR
PUSTAKA ............................................................................................................

LAMPIRAN ..............................................................................................................
............

GAMBAR .................................................................................................................
............

LEMBAR BIMBINGAN

(Materi yang dikonsulkan, Saran Pembimbing, Paraf Pembimbing & Siswa)


DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Logo MQTV

Gambar 2.1. Kamera Sony DCR-SD1000

Gambar 3.1. Kamera di Program Maghrib Mengaji

Gambar 3.2. Juru Kamera program Maghrib Mengaji


BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah sebuah pelatihan dan


pembelajaran yang dilaksanakan di dunia usaha atau dunia industri yang relevan
dengan kompetensi keahlian yang dimilikinya masing-masing, dalam upaya
meningkatkan mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan juga menambah
bekal untuk masa-masa mendatang guna memasuki dunia kerja yang semakin
banyak serta ketat dalam persaingan nya seperti saat ini. Selain itu dengan pesat
nya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, banyak peralatan baru yang
diciptakan guna menunjang banyaknya permintaan produksi barang atau jasa yang
menimbulkan perubahan mendasar untuk mendapat pekerjaan, sehingga tenaga
kerja dituntut bukan hanya memiliki kemampuan teknis belaka, tetapi juga harus
lebih fleksibel dan berwawasan lebih luas, inovatif serta didukung dengan
keterampilan yang kompeten, maka dengan adanya kegiatan PKL siswa dan siswi
dapat mengasah dan juga megimplementasikan materi yang didapatkannya di
sekolah langsung ke Dunia usaha atau Dunia industri yang relevan dengan
kemampuan nya masing-masing.

Dalam upaya untuk mewujudkan Visi dan Misi nya, SMK Negeri 1
Sukalarang melaksanakan berbagai kegiatan demi menjadikan siswa dan siswi
yang siap memasuki Dunia kerja dan Dunia Industri (DU/DI), tentunya hal itu
tidak dapat diraih dengan mudah, tidak hanya dengan belajar berbagai teori yang
berada di sekolah, namun seorang siswa atau siswi harus belajar mengenai
bagaimana lingkungan yang berada di dunia kerja dan tentunya bagaimana
pekerjaaan yang akan dihadapinya nanti selepas lulus dari sekolah.
1.2. TUJUAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

Tujuan saya melakukan Praktek Kerja Industri antara lain:


1. Agar mengenal Dunia Industri
2. Mempunyai pengalaman tentang cara bekerja di perusahaan
3. Mengembangkan kepribadian, melatih disiplin diri dalam mengerjakan
suatu pekerjaan serta rapih dalam melaksanakan setiap pekerjaan,
4. Mencari ilmu dan pengetahuan yang tidak/belum diajarkan di sekolah.

1.3. MANFAAT PRAKTEK KERJA INDUSTRI

 Manfaat bagi siswa :

1. Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional,


dengan keterampilan, pengetahuan, serta etos kerja yang sesuai dengan
tuntutan zaman.

2. Mengasah keterampilan yang di berikan sekolah menengah kejuruan


(SMK).

3. Menambah keterampilan, pengetahuan, gagasan-gagasan seputar dunia


usaha serta industri yang professional dan handal.

4. Membentuk pola pikir siswa-siswi agar terkonstruktif baik serta


memberkan pengalaman dalam dunia industri maupun dunia kerja.

5. Menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dan perusahaan terkait, baik
dalam Dunia usaha maupun Dunia industri.

6. Mengenalkan siswa-siswi pada pekerjaan lapangan di Dunia industry dan


usaha sehingga pada saatnya mereka terjun ke lapangan pekerjaan yang
sesungguhnya dapat beradaptasi dengan cepat.

7. Meningkat kane fisiensi waktu dan tenaga dalam mendidik dan melatih
tenaga kerja yang berkualitas.
8. Sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan bahwa pengalaman kerja
sebagai bagian dari proses pendidikan.

9. Mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang sesuai dengan


kebutuhan di era teknologi informasi dan komunikasi terkini.

10. Memberikan keuntungan pada pihak sekolah dan siswa – siswi itu sendiri,
karena keahlian yang tidak diajarkan di sekolah didapat di Dunia
usaha/industri

 Manfaat Bagi Sekolah :

1. Menjalankan kewajiban undang undang

2. Meningkatkan citra sekolah

3. Meningkatkan hubungan sekolah dengan masyarakat.

4. Meningkatkan popularitas sekolah di mata masyarakat.

5. Memberikan kontribusi dan tenaga kerja bagi perusahaan.

 Manfaat Bagi Perusahaan :

1. Mendapatkan tenaga kerja sementara dengan “upah seikhlasnya”

2. Mendukung program pendidikan pemerintah

3. Meningkatan citra perusahaan.


1.4. DASAR PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) pada pendidikan menengah


kejuruan berdasarkan ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam :

1. Undang-undang No. 02 tahun 1989 tentang pendidikan nasional

2. No. 29 tahun 1990 tentang pendidikan menengah

3. Keputusan MENDIKBUD No. 0490/U/1993 tentang sekolah menengah

4. Keputusan MENDIKBUD No. 0080/U/1993 tentang kurikulum SMK

1.5. SASARAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

Sasaran yang ingin di capai adalah terbentuknya pribadi yang memiliki


seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai sikap setra pola tingkah laku yang
diperlukan bagi profesi serta cakap dan tepat menggunakannya dalam
penyelenggaraan menejemen perkantoran baik di sekolah maupun diluar sekolah.

1.6. TEMPAT DAN WAKTU


Waktu dan tempat Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Siswa/Siswi
SMK Negeri 1 Sukalarang khususnya Saya dilaksanakan pada :

Tanggal : 03 Januari 2018 s/d 28 Maret 2018

Tempat : PT. Manajemen Qolbu Televisi (MQTV)


BAB II

PROFIL INDUSTRI

2.1 SEJARAH INDUSTRI

Gambar 1.1. Logo MQTV

MQTV adalah stasiun televisi lokal Kota Bandung dengan siaran


bernuansa Islam. MQTV mulai mengudara pada tanggal 22 Juni 2002 melalui
satelit Palapa C2 milik Indosat. MQTV dimiliki oleh Yayasan Daarut
Tauhiid yang didirkan oleh bapak Abdullah Gymnastiar atau Aa' Gym, seorang
pendakwah. Jangkauan MQTV mencakup wilayah Kota Bandung, Kabupaten
Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, Kota Cimahi, dan
sekitarnya. Slogan MQTV ialah "Sahabat Penyejuk Hati".

MQTV merupakan media yang terbilang baru di dunia penyiaran. Dimulai


dari adanya ide untuk menaungi semua program-program Aa Gym yang bersifat
penyiaran di semua stasiun televisi nasional, kemudian berkembang dengan
memberikan ide kreatif pada konten dakwah yang menghibur (dakwahtainment)
dengan pengemasan program yang menarik, sederhana dan universal serta
memiliki cakupan yang luas, kemudian didirikanlah PT. Manajemen Qolbu
Televisi (MQTV).

MQTV mengawali bisnisnya sebagai rumah produksi yang diposisikan


secara unik, yaitu menjadi spesialis penyedia program televisi (program TV
suplier) bertema dakwah yang dikemas dalam berbagai bentuk, baik dalam format
filler, animasi, drama, maupun nondrama.
Seiring dengan perubahan dunia yang sangat pesat dimana teknologi
komunikasi modern memungkinkan semua jenis informasi dapat diakses oleh
seluruh masyarakat dengan mudah. Hal tersebut menjadikan MQTV terpacu untuk
dapat menghadirkan hal-hal yang aktual sekaligus menghibur. Tentunya tetap
dalam koridor dakwah Islam. Kini MQTV tidak hanya memproduksi program-
program acara keagamaan, namun telah menjadi televisi penyiaran yang
mengudara melalui stasiun televisi lokal sejak 1 Mei 2006. Itulah komitmen yang
coba dipegang oleh MQTV dalam upaya menghadirkan program acara yang
mendidik tanpa kesan menggurui dan menghibur dengan tetap bertanggung jawab
pada akhlak pemirsanya.

2.2. VISI DAN MISI

 Visi
Menjadi model perusahaan kuat dalam bidang penyiaran televisi, Rumah
produksi dan Animasi sebagai sahabat keluarga Indonesia yang
menyejukkan, memotivasi dan mempersatukan.

 Misi
1. Membangun perusahaan televisi penyiaran sebagai sahabat penyejuk
hati yang kompetitif, inovatif profitable dan credible.
2. Membangun masyarakat prestatif berbasis Manajemen Qolbu menuju
bangsa yang mempunyai tatanan kehidupan yang nyaman, tentram dan
sejahtera.
3. Mempererat rasa persatuan, kebersamaan dan persaudaraan untuk
menciptakan semangat solusi, semangat saudara dan semangat maju
bersama.
2.3. STRUKTUR ORGANISASI

DIREKTUR

Sigit Kurnia

MANAJER MARKETING MANAJER PRODUKSI MANAJER PROGRAM SUPERVISOR FINANCE

Wisnu Supraba Dede Supriatna Effendi Iman Nuerhiman Niah Gustiani R

SALES

Adi Ruslandi / Asep Suhendar

STAFF kAMERAMEN STAFF PRODUSER

Nurul Muhaemin Iman Nuerhiman

M. Dani Ramdani

M. Taufik

STAFF TEKNIKAL & Transmisi STAFF EDITOR

Arief Yuliono Helmi Rizal Fauzi

Sarip Cecep Mulyana

M. Rifaldi

STAFF KEUANGAN STAFF OPERASIONAL SECURITY

Siti Maryati Margustianto Kurnia


Gugun Gunawan
Bambang

2.4. JASA DAN PELAYANAN


 Bidang Perusahaan
Broadcasting / Penyiaran Pertelevisian
 Produk Perusahaan
Program Keagamaan, Kesehatan, Inspiratif, dll.
BAB III
PEMBAHASAN

3.1. DESKRIPSI TARGET PENCAPAIAN

3.1.1. MENGENAL KAMERA VIDEO

Kamera Video adalah perangkat perekam gambar video yang


mampu menyimpan gambar digital dari mode gambar analog.
Kamera Video termasuk salah satu produk teknologi digital,
sehingga disebut pula salah satu perangkat yang memiliki
kemampuan mengambil input data analog berupa frekuensi sinar dan
mengubah ke mode digital elektronis.

Video/Film adalah rangkaian Frame banyak gambar yang


diputar dengan cepat. Masing-masing Frame merupakan rekaman
dari tahapan-tahapan dari suatu gerakan.

3.1.2. SEJARAH KAMERA VIDEO

Kamera video merupakan penemuan yang relatif baru, karena


kamera video baru digunakan selama beberapa dekade belakangan,
namun kamera video berkembang begitu cepat. Awalnya kamera
video terlihat seperti mesin besar yang dipasang di tiang beroda
dan mengelilingi studio televisi. Tapi akhirnya industri televisi
mulai membuat kamera video yang lebih canggih, dan
menuju kamera video konsumen yang mengubah cara kita melihat
dunia. Internet telah memiliki andil membuat video surveillance
lebih mudah diakses oleh pemilik rumah, dan industri kamera
video akan terus berubah.
Perkembangan kamera video dari masa ke masa adalah sebagai
berikut.

 Kamera Video Pertama

Kamera video paling awal dikembangkan oleh John


Logie Baird, berdasarkan mekanisme piringan Nipkow
digunakan dalam siaran percobaan antara 1920-30-an.
Desain kamera yang menngunakan komponen elektronika
sepenuhnya berdasarkan kamera video
tabung seperti iconoscope Vladimir Zworykin dan image
dissector Philo Farnsworth menggantikan sistem Baird
pada 1930.
 Kamera Video Televisi

Kamera video pertama yang digunakan untuk


merekam gambar berwarna muncul di studio televisi pada
akhir 1950-an. Desain kamera video awal memanfaatkan
tabung vakum yang semakin lama menjadi semakin panas.
Seiring perkembangan teknologi, ukuran tabung menjadi
semakin kecil sehingga ukuran kamera video pun semakin
kecil. Akhirnya, tabung pada kamera video digantikan
dengan komponen solid-state dan kamera video televisi
menjadi sangat portabel. Berkat inovasi ini, kita sekarang
dapat melihat berita langsung saat kejadian dan
mengabadikan video untuk dinikmati generasi mendatang.
 Camcorder

Kamera Video portabel paling awalnya harus


terhubung dengan mesin perekam agar dapat
bekerja. Walaupun hal mengakibatkan keterbatasan
portabilitas kamera namun masih memicu minat
konsumen. Pada akhir 1970-an, pertarungan antara format
kaset VHS dan Betamax berada pada puncaknya dan
kamera video yang dikembangkan untuk memilih salah
satunya sebagai format default.
Pada tahun 1982, Sony berhasil merilis kamera
Betamax pertama untuk tujuan berita dan mengantarkan
pada era Camcorder video portabel. Pada tahun 1983, Sony
menyempurnakan kamera Betamax untuk pasar konsumen
dan melepasnya di pasaran. Pada tahun 1985, Panasonic
merilis Camcorder VHS, serta ada juga format lain di
pasaran seperti Video8 dan U-Matic. Akhirnya format VHS
mengalahkan Betamax dan Kaset Video camcorder dapat
dijumpai dengan mudah di rumah-rumah di seluruh dunia.
 Kamera Video Digital
Sony juga yang pertama kali merilis kamera video
digital saat merilis kamera D1 pada tahun 1986. Tetapi
video untuk D1 itu berformat uncompressed, yang berarti
bahwa video yang dapat direkam pada sebuah kaset sangat
terbatas. Pada tahun 1993, sebuah perusahaan bernama
Ampex merilis kamera video digital pertama dengan format
video compressed yang disebut DCT, sehingga
meungkinkan satu kaset dapat merekam video hinga
beberapa jam. Terobosan dalam teknologi kompresi video
membuka lebar-lebar keran produk dan inovasi Sony,
Panasonic, dan perusahaan teknologi lainnya. Kamera
video semakin kecil dan kualitas video semakin baik berkat
teknologi digital.
 High-Definition

Sebuah terobosan besar dalam teknologi kamera


video terjadi pada tahun 2000 ketika Sony mengembangkan
format yang mendukung perekaman video definisi tinggi.
Pada tahun 2003, format mini-tape diciptakan yang
membantu perekaman gambar dengan definisi yang lebih
tinggi.
 Teknologi Tanpa Kaset

Pada tahun 2003, Sony merevolusi industri kamera


video dengan mengeluarkan perekam
digital tapeless (tanpa kaset) paling pertama. Pada
awalnya, Sony XDCAM berharga sangat mahal dan
penjualannya sangat lambat. Namun pada tahun 2006,
Sony, Panasonic, dan produsen teknologi lainnya telah
mengembangkan format tapeless dengan harga terjangkau
dan tersedia untuk semua orang.
Sony dan Panasonic mengakibatkan
teknologi video digital tapeless meroket, dan teknologi itu
segera disematkan ke ponsel dan perangkat komputasi
mobile lainnya. Webcam pertama diperkenalkan pada tahun
1991, tapi revolusi tapeless 2006 memungkinkan kamera
digital untuk diletakkan pada perangkat kecil seperti kartu
kredit.
 3D dan selanjutnya……

Pada tahun 2010, kamera video 3D pertama


diperkenalkan, dan teknologi itu segera disematkan pada
ponsel juga. Teknologi video terbaru yang sedang banyak
diperbincangkan adalah Ultra High-Defibitioan atau 4k.
Teknologi 4k atau UHD mampu menampilkan gambar jauh
lebih besar dan lebih jernih, tentu saja membutuhkan bit
rate dan media penyimpanan yang lebih besar pula.
3.1.3. PENGENALAN KAMERA SONY DCR-SD1000
Gambar 2.1. Kamera Sony DCR-SD100

Kamera video Sony DCR-SD1000 adalah kamera bahu


profesional untuk merekam secara profesional. Sony DCR-SD1000
ini bisa digunakan untuk syuting program televisi maupun untuk
proses perekaman suatu film.

 SPESIFIKASI KAMERA SONY DCR-SD1000


 SKU: SO88EL10PLLANID-48361
 Ukuran (L x W x H cm): 25.5 x 23.2 x 45.6 cm
 Berat: 0.2 Kg
 Ukuran layar (inchs): 2.7
 Zoom Optik: 12.0
 Megapixels: 7.1
 Fitur: Touchscreen, Image Stabilization
 Input: USB
 Output: USB
 Resolusi Layar: 230k dots
 Ukuran File Foto: 3072x2304
 Format Video: MPEG2-PS
 Zoom Digital: 160x

 Tips Memory Card: SD/SDHC/SDXC


 Tipe Layar: LCD
 Fitur Audio: Dolby Digital 2ch
 Kapasitas Penyimpanan: 32 GB
 BAGIAN-BAGIAN KAMERA SONY DCR-SD1000
 Bagian Kanan:
1) Tombol Power
2) Tombol Start/Stop merekam
3) Tombol Zoom In dan Zoom Out
4) Jek untuk kabel adaptor
5) Slot SD Card

 Bagian Belakang:
1) Baterai Kamera
2) Tempat pengisi daya
 Bagian Kiri
1) Tombol Display
2) Tombol Mode
3) Tombol Manual
4) Tombol Auto
 Bagian Atas
1) Penjinjing
2) Tombol rekam
3) Tombol Zoom In/Zoom Out
 Bagian Depan
1) Jendela Bidik dan Monitor
2) Ring Fokus
3) Lensa kamera dan tutup lensa
4) Mikrofon

 FUNGSI MASING-MASING BAGIAN


 Tombol Power: Untuk menghidupkan kamera.
 Tombol Rekam: Untuk merekam gambar/video.
 Tombol Zoom In/Zoom Out: Untuk pengambilan gambar
dengan pengambilan gambar menggunakan teknik Zoom In
atau Zoom Out.
 Output Kabel RCA: Untuk menghubungan kamera dengan
kabel optik jenis RCA agar audio dan visual terhubung
dengan Master Control Room.
 Slot SD Card: Untuk memasukkan Kartu SD ke kamera.
Berguna jika memori internal sudah penuh.
 Baterai Kamera: Berguna agar kamera dapat dioperasikan.
 Lubang Pengisi Daya: berguna untuk mengubungkan
kamera dengan pengisi daya, agar kapasitas baterai kamera
yang telah habis terisi penuh.
 Tombol Display: Berguna untuk menampilkan hasil
rekaman video.
 Tombol mode: Untuk beralih mode dari video ke photo
ataupun sebaliknya.
 Tombol Manual: Untuk beralih dari Auto ke Manual.
 Tombol Auto: Untuk beralih dari Manual ke Auto.
 Jendela Bidik: jendela bidik yang berguna untuk melihat
objek yang akan diambil oleh juru kamera, melalui jendela
kecil.
 Monitor: berguna untuk menampilkan objek yang akan
diambil/ditangkap oleh kamera, untuk menampilkan
pengaturan pada kamera, dan untuk menampilkan hasil
rekaman video yang sudah direkam.
 Dibawah Monitor dan Jendela Bidik, ada tombol geser yang
berguna untuk beralih tampilan gambar dari Monitor ke
Jendela Bidik maupun sebaliknya.
 Lensa: untuk menangkap objek oleh kamera
 Tutup Lensa: untuk melindugi lensa kamera dari debu atau
goresan.
 Ring Fokus: berguna untuk mengatur fokus objek di
kamera. Bagi Kamera Sony DCR-SD1000, fungsi untuk
mengatur fokus hanya pada saat mode Manual. Jika
memakai mode Auto, maka Ring Fokus digunakan untuk
mengatur cahaya pada kamera.
 Mikrofon: berguna untuk merekam audio dari objek pada
perekaman video.

3.2. PROSEDUR TARGET PENCAPAIAN


3.2.1. MENGENAL PROGRAM “MAGHRIB MENGAJI”
Maghrib Mengaji adalah program religi di MQTV dan
menyajikan program belajar membaca Al-Quran bersama Ustadz.
Pemirsa dapat berinteraksi dengan cara membaca Al-Quran melalui
telepon.

3.2.2. ALAT-ALAT YANG DIBUTUHKAN PADA PROGRAM


“MAGHRIB MENGAJI”

Gambar 3.1. Gambar 1) Lampu Blonde, 2) Lampu Kino Flo, 3) Kabel Perleng dan 4) Kabel RCA
1) Lampu Blonde, berguna sebagai lampu sorot utama
untuk penerangan yang luas.
2) Lampu Kino Flo, berguna untuk menerangi objek.
Cahaya yang dihasilkan relatif lebih lembut.
3) Kabel Perleng, berguna untuk menghubugkan kabel yang
peletakkannya jauh dengan colokan listrik.
4) Kabel RCA, untuk menghubugkan tampilan kamera
yang akan diolah di Master Control Room.

5) Clear-Com Headphone: berfungsi sebagai penghubung


antara Floor Director dan Penata Aksara di Master
Control Room. Di Headphone, terdapat Mikrofon agar
memudahkan Floor Director berkomunikasi dengan
Penata Aksara.
6) Kabel Clear-Com: jenis kabel XLR yang disambungkan
pada Clear-Com untuk menghubungkan suara dari
Penata Aksara ke Floor Director melalui Headphone
walaupun sebaliknya.
7) Tripod: untuk menopang tubuh kamera agar kokoh.
8) Clip On: berfungsi untuk menghantarkan sinyal audio ke
mixer dan program tv

3.2.3. PROPERTI YANG DIBUTUHKAN


 Stage
 Karpet
 Sejadah, untuk tempat duduk Ustadz
 Al-Quran
 Papan Nilai, berfungsi menentukan nilai koreksi dari ustadz
untuk pemirsa.

3.2.4. LANGKAH-LANGKAH MENJALANKAN KAMERA

Gambar 3.1. Kamera di Program Maghrib Mengaji

 Dalam Program Maghrib Mengaji, kamera yang dibutuhkan


adalah dua kamera.
 Pasang Tripod dengan cara membuka kunci di tiga kaki tripod.
Kemudian panjangkan kaki tripod untuk menopang, lalu kunci
kembali tiga kaki tripod.
 Jika sudah, lepas monting dari tripod. Lalu pasang monting pada
kamera.
 Setelah monting selesai dipasang, pasangkan kamera pada
tripod. Lakukan ini pada dua kamera.
 Nyalakan kamera dengan menekan tombol power, dari Off ke
On.
 Atur pengambilan gambarnya. Kamera pertama menggunakan
teknik Close Up. Sementara kamera kedua menggunakan teknik
Long Shot.
 Setelah itu, atur ukuran layar. Standar layar pada televise
menggunakan layar ukuran 4:3. Mengaturnya dengan cara klik
MENU. Carilah SIZE, ubah mode ke dalam mode AUTO.
 Atur cahaya pada kamera sesuai dengan kebutuhan dan
secukupnya.
 Pada program Maghrib Mengaji, kamera tidak ada pergerakkan.
Tugas juru kamera adalah menjaga kamera agar tidak goyang,
memperbaiki kekurangan teknik pengambilan gambar, dan
mengecek keadaan baterai selama proses syuting.

3.2.5. HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT SYUTING

Gambar 3.2. Juru Kamera program Maghrib Mengaji


 Atur ketiggian tripod sesuai objek yang akan di ambil, pastikan
semua kaki tripod dalam ketinggian yang sama. Agar posisi
kamera dan gambar yang diambil lurus dan rapih
 Cek terlebih dahulu kondisi kapasitas baterai kamera. Pastikan
kapasitas baterai dalam kondisi penuh atau kapasitas yang
diperkirakan cukup untuk melakukan proses syuting.
 Pastikan kabel video sudah terpasang pada kamera.
 Jika kondisi kapasitas baterai kamera sudah habis, segeralah
untuk menghubungkan pengisi daya pada kamera. Jika pengisi
daya tidak ada atau terbatas, maka ubahlah tampilan gambar dari
Monitor ke Jendela Bidik
 Jangan melepas kamera dari tripod, sebelum proses syuting
selesai.
 Perhatikan posisi objek yang tertangkap oleh kamera. Pastikan
pengambilan gambar objek dengan adanya Head Room dengan
posisi center.
 Jangan melepas kabel video sebelum proses syuting selesai.
 Jangan melepas baterai kamera saat proses syuting.
 Usahakan kabel video yang terpasang pada kamera tidak
menggangu atau merusak kenyamanan Juru Kamera.
 Jika dibutuhkan teknik pengambilan gambar Zoom In maupun
Zoom Out, usahakan lakukan teknik ini secara perlahan, agar
halus dan tidak kaget.
3.3. JURNAL KEGIATAN HARIAN

JURNAL KEGIATAN HARIAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN SISWA


SMKN 1 SUKALARANG
NAMA INDUSTRI / PERUSAHAAN : PT. MANAJEMEN QOLBU
TELEVISI
ALAMAT INDUSTRI : JL. GEGERKALONG GIRANG
NO. 11 BANDUNG
BERGERAK DI BIDANG : PERTELEVISIAN

JURNAL HARIAN BULAN JANUARI 2018


NO NAMA PEKERJAAN WAKTU TANGGAL
Pengenalan Lingkungan dan Tata Tertib PENGERJAAN
1 Menata Artistik, Properti, Lighting 4 Jam 3 Januari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live
Menata Artistik, Properti, Lighting
2 Menjadi Juru Kamera Acara Live 4 Jam 4 Januari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Taping
Menata Artistik, Properti, Lighting
3 Menjadi Juru Kamera Acara Live 6 Jam 5 Januari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Taping
4 Menjadi Juru Kamera Acara Taping 3 Jam 7 Januari 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
5 8 Januari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
6 9 Januari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
7 10 Januari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menjadi Juru Kamera Acara Taping (Pagi) 1 Jam
8 Menjadi Juru Kamera Acara Taping 11 Januari 2018
1 Jam
(Malam)
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
9 12 Januari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
10 15 Januari 2018
Menjadi Floor Director Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
11 16 Januari 2018
Menjadi Floor Director Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
12 17 Januari 2018
Menjadi Floor Director Acara Live 1 Jam
13 Menjadi Juru Kamera Acara Taping 1 Jam 18 Januari 2018
14 Menjadi Floor Director Acara Live 1 Jam 19 Januari 2018
15 Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam 22 Januari 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
16 23 Januari 2018
Menata Aksara di Master Control Room 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
17 24 Januari 2018
Menata Aksara di Master Control Room 1 Jam
18 Wawancara Taping 1 Jam 25 Januari 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
19 26 Januari 2018
Menata Aksara di Master Control Room 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
20 29 Januari 2018
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
21 30 Januari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
22 31 Januari 2018
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam

JURNAL HARIAN BULAN FEBRUARI 2018


WAKTU
N
NAMA PEKERJAAN PENGERJAA TANGGAL
O
N
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
23 2 Februari 2018
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
24 Menjadi Juru Kamera Acara Taping 6 Jam 3 Februari 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
25 5 Februari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
26 6 Februari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
27 7 Februari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
28 9 Februari 2018
Menata Audio di Ruang Audio 1 Jam
29 Menata Audio di Ruang Audio 3 Jam 10 Februari 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
30 11 Februari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
31 13 Februari 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
32 Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam 14 Februari 2018
Menjadi Floor Director Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
33 15 Februari 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
34 19 Februari 2018
Menjadi Floor Director Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
35 20 Februari 2018
Menjadi Floor Director Acara Live 1 Jam
36 Membantu Pembimbing Liputan Kuliner 3 Jam 21 Februari 2018
37 Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam 23 Februari 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
Membantu Pembimbing Syuting Taping 1 Jam
38 26 Februari 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
Menata Aksara di Master Control Room 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
39 27 Februari 2018
Menata Aksara di Master Control Room 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
40 28 Februari 2018
Menata Aksara di Master Control Room 1 Jam

JURNAL HARIAN MARET 2018


WAKTU
N
NAMA PEKERJAAN PENGERJAA TANGGAL
O
N
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
41 4 Maret 2018
Mempersiapkan Peralatan Syuting Taping 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
Menjadi Juru Kamera Acara Taping 1 Jam
42 7 Maret 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
Menata Aksara di Master Control Room 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
43 8 Maret 2018
Menata Aksara di Master Control Room 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
44 13 Maret 2018
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
45 14 Maret 2018
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
46 16 Maret 2018
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
47 20 Maret 2018
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
48 21 Maret 2018
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
49 23 Maret 2018
Mengatur Audio di Ruang Audio 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
50 26 Maret 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
Menata Artistik, Properti, Lighting 1 Jam
51 27 Maret 2018
Menjadi Juru Kamera Acara Live 1 Jam
BAB IV
PENUTUP

4.1. KESIMPULAN
Dengan adanya kegiatan Prakerin siswa dituntut untuk mempunyai
sikap mandiri dan mampu berinteraksi dengan orang lain sehingga siswa
diharapkan dapat memiliki keterampilan serta wawasan yang tinggi. Selain itu
Prakerin merupakan kegiatan praktik di luar jam sekolah yang bekerja sama
dengan masyarakat atau instansi, sehingga siswa-siswi mampu bergaul dan
bekerja sama dengan masyarakat luar Praktek Kerja Lapangan dapat
menunjang siswa untuk menjadi tenaga kerja menengah yang ahli dan
professional dalam bidangnya yang mampu memenuhi pasar nasional atau
bahkan internasional. Dengan begitu siswa-siswi akan mempunyai sikap yang
akan menjadi bekal dasar pengembangan diri secara berkelanjutan dan dapat
mengamalkan apa yang telah di perolehnya, dalam kehidupan sehari-hari.
 Siswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama berada di
sekolah ke dalam dunia industri, terbukti dengan saya dapat melakukan
pengambilan gambar menggunakan kamera video Sony DCR-SD1000
 Siswa dapat menambah pengetahuan dan memperdalam keterampilan
 Siswa memperoleh pengalaman baru dalam dunia industri yang bisa
membuat siswa mengerti Dunia Industri yang sebenarnya.
 Siswa dapat belajar mempersiapkan diri untuk bekerja di dunia industri
 Terjalinnya hubungan kerjasama antara SMK dan dunia industri dengan
terlaksananya Prakerin.
4.2. SARAN
A. Saran Bagi Sekolah
 Menyesuaikan tempat Praktek Kerja Lapangan dengan kompetensi
siswa
 Lebih meningkatkan pembelajaran produktif atau tentang jurusan
agar lebih siap menghadapi Praktek Kerja Lapangan

B. Saran Bagi Praktek Kerja Lapangan Selanjutnya


 Rajinlah belajar mengenai jurusan
 Bersikap disiplin
 Gunakan waktu belajar sebaik-baiknya
 Jangan pernah puas dengan hasil yang telah dicapai
DAFTAR PUSTAKA

https://fatimahmentari24.blogspot.co.id/2015/09/sejarah-kamera-video.html

http://id.m.wikipedia.org/wiki/MQTV

http://info-camera-digital.blogspot.co.id/2015/08/camcorder-sony-dcr-
sd1000.html?m=1
GAMBAR