Anda di halaman 1dari 22

PELAKSANAAN RANGKAIAN KEGIATAN

HARI BHAKTI PEMASYARAKATAN KE - 54


TAHUN 2018

DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN


KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM REPUBLIK INDONESIA
Jalan Veteran No. 11 Jakarta Pusat
Telepon 021-3857611/3857613 Faksimili 021-3857612
Laman : www.ditjenpas.go.id, email :
humasditjenpas@yahoo.co.id
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

PENDAHULUAN
A. UMUM
Lahirnya Sistem Pemasyarakatan pada tanggal 27 April 1964 merupakan suatu
momentum sejarah yang sangat penting bagi Bangsa Indonesia yang memberikan
makna bahwa fungsi pemidanaan tidak lagi sekedar penjeraan tetapi juga merupakan
suatu reintegrasi sosial Warga Binaan Pemasyarakatan.
Peringatan hari lahirnya sistem pemasyarakatan kiranya bukan sekedar kegiatan
yang sifatnya rutinitas dan seremonial belaka melainkan peringatan tersebut untuk
mengingat, merenungkan kembali yang selanjanjutnya menyegarkan dan membulatkan
tekad dalam menjalankan visi misi pemasyarakatan dengan semangat kemanusian,
kebangsaan dan kemasyarakatan tanpa meninggalkan sifat-sifat tugas penegak hukum
sebagaiman dilakukan para pendahulu kita yang berupaya dengan semangat, tenaga
dan pikiran guna meletakkan dasar-dasar pemasyarakatan sebagai pedoman bangsa
indonesia, khususnya petugas pemasyarakatan dalam memperlakukan pelanggar
hukum, tonggak awal sistem Pemasyarakatan ditancapakan sebagai tanda kedaulatan
bangsa Indonesia dalam perlakuan terhadap pelanggar hukum. Sistem
Pemasyarakatan adalah sebuah perubahan rasionalitas penjara yang sebelumnya
hanya ditujukan untuk menahan dan mengurung seseorang menjadi tempat yang
bertujuan untuk mereformasi pelanggar hukum.

Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-54, Direktorat


Jenderal Pemasyarakatan ingin menggelorakan kembali semangat revolusioner para
pejuang-pejuang kemanusiaan sebagaimana 54 tahun yang lalu. Adapun rangkaian
kegiatan peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-54 terdiri dari:

1. Launching Pembinaan Kesadaran Bela Negara Bagi Warga Binaan


Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan di Seluruh Indonesia melalui
sinergitas Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), Gerakan Nasional
Membangung Karakter Bangsa (GNMKB), dan Gerakan Nasional Bela Negara;
2. Pameran Produk Unggulan Narapidana;
3. Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan;
4. Pertandingan Olahraga antar Unit Eselon I dan UPT Pemasyarakatan;
5. Penggeledahan Lapas/Rutan secara Serentak Pusat dan Daerah;
6. Seminar Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO);

Page 1 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

7. Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB) dan Yel-Yel Calon Pegawai Negeri Sipil
(CPNS);
8. Family and Society Gathering;
9. Perlombaan Dapur Bersih PASTI makananku berkualitas;
10. Pengabdian Masyarakat;
11. Indonesian Prison Art Festival (IPA Fest), dan;
12. Upacara peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54,
Rangkaian kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang mengkolaborasikan
antara pegawai, Warga Binaan Pemasyarakatan dan masyarakat dalam satu kegiatan
utuh tanpa dikotomi suku, ras, dan agama. Rangkaian kegiatan tersebut
diselenggarakan sebagai pemantik ingatan masyarakat akan semangat persatuan,
nasionalisme, serta gotong-royong yang tidak lain adalah ciri dan way of life dari
bangsa Indonesia. Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-
54 diharapkan juga menjadi sarana untuk memperkuat semangat perubahan pada diri
kita sebagai bentuk pengejawantahan revolusi mental yang didasarkan pada
semangat Pemasyarakatan dalam membangun kapasitas pribadi para pelanggar
hukum agar menjadi pribadi yang lebih baik.

B. DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 tentang
Pemasyarakatan;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem
Peradilan Pidana Anak;
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian
Negara;
4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 tentang
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia;
5. Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi
Mental;
6. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 6 Tahun 2016 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 29 Tahun
2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia

Page 2 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

C. TEMA KEGIATAN
Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 ini
diselenggarkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Unit Pelaksana Teknis
Pemasyarakatan di seluruh Indonesia dengan tema:

“KAMI PASTI”

D. MAKSUD DAN TUJUAN


Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 ini
diselenggarkan dengan maksud untuk memeriahkan peringatan Hari Bhakti
Pemasyarakatan yang ke-54 dengan menggelorakan kembali semangat perubahan
menuju good Governance. Adapun tujuan yang hendak dicapai melalui pelaksanaan
rangkaian kegiatan Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 ini antara lain :
1. Sebagai wujud peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi di Bidang
Pemasyarakatan;
2. Sebagai wadah/sarana dalam membangun kemampuan dan kepercayaan diri
para WBP untuk dapat berinteraksi kembali secara optimal di dalam lingkungan
masyarakat;
3. Sebagai bentuk implementasi peningkatan peran serta dan kontribusi para WBP
dalam melaksanakan dan mengembangkan program pembinaan guna mencapai
tujuan pemasyarakatan;
4. Memupuk sikap gotong royong dan rasa kebersamaan diantara 3 elemen
penunjang pelaksanaan Pemasyarakatan, yaitu para narapidana, masyarakat dan
petugas pemasyarakatan;
5. Menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan dan rasa cinta terhadap
sesama;
6. Memeriahkan dan memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54.

PELAKSANAAN KEGIATAN

Pelaksanaan rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54


dilaksanakan pada tingkat pusat dan tingkat wilayah. Adapun rangkaian kegiatan yang akan
dilaksanakan adalah sebagai berikut:

Page 3 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

1. PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA WARGA BINAAN


PEMASYARAKATAN DI SELURUH INDONESIA
Bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban bagi setiap warga negara, tak
terkecuali warga negara Indonesia Khususnya warga binaan pemasyarakatan. Bela
negara merupakan hal yang sangat penting agar dapat terciptanya kehidupan
bermasyarakat yang tertib, aman dan damai. Adapun rincian pelaksanaan kegiatan
sebagai berikut:

hari, tanggal : Kamis, 29 Maret 2018


Waktu : 08.00 s.d selesai
Tempat : Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang,
Jl. Bekasi Tim. Raya, RT.8/RW.14, Cipinang Muara, Jatinegara,
Jakarta Timur, Jakarta 13420
Acara : Pembinaan Kesadaran Bela Negara Warga Binaan
Pemasyarakatan

peserta : 1. Panglima TNI R.I


2. Kapolri R.I
3. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan R.I
4. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan
Kebudayaan
5. Menteri Pertahanan R.I
6. Menteri Dalam Negeri R.I
7. Menteri Agama R.I
8. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I
9. Menteri Sosial R.I
10. Menteri Ketenagakerjaan R.I
11. Menteri Pemuda dan Olahraga R.I
12. Menteri Kesehatan R.I
13. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila
14. Kepala Badan Ekonomi Kreatif
15. Kepala Badan Narkotika Nasional
16. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme

Page 4 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

17. Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan


Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I

2. PAMERAN PRODUK UNGGULAN NARAPIDANA


Pelaksanaan Pameran Produk Unggulan Narapidana merupakan salah satu
ajang pembuktian bagi narapidana/tahanan dalam menunjukkan keahlian, kemampuan
yang terbatas akan ruang gerak yang banyak akan kreatifitas, dimana kegiatan ini
dimaksudkan untuk memamerkan produk-produk unggulan yang dibuat oleh
naraipadana ke khalayak luar bahwa narapidana bukannya orang bermasalah tapi
narapidana juga bisa berbuat seperti masyarakat pada umumnya. Kegiatan tersebut
dilaksanakan di tingkat pusat yang akan dilaksanakan di Kementerian Perindustrian
dengan rincian sebagai berikut:

hari, tanggal : Selasa-Jumat, 3-6 April 2018


Waktu : 07.00 s.d selesai
Tempat : Kementerian Perindustrian Jl. Jendral Gatot Subroto Kavling
52-53, Kuningan Timur, Setiabudi, RT.1/RW.4, Kuningan Tim.,
Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950
Acara : Pameran Produk Unggulan Narapidana

peserta : 1. Menteri Perindustrian R.I


2. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I
3. Menteri UKM Koperasi dan UKM R.I
4. Menteri Perdagangan R.I
5. Menteri Kelautan dan Perikanan R.I
6. Ibu Evy Amir Syamsudin
7. Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan
Kementerian Perindustrian, Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia

Page 5 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

3. RAPAT KERJA TEKNIS PEMASYARAKATAN


Pelaksanaan Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan merupakan salah satu
kegiatan untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam rangaka menjawab
permasalahan dan isu aktual yang terjadi pada Unit Pelaksana Teknis
Pemasyarakatan, dengan melibatkan instansi terkait lainnya sekaligus membangun
komitmen pada jajaran Kementerian Hukum Dan Hak Asasi manusia untuk
mendorong KAMI PASTI. Adapun kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada:

hari, tanggal : Rabu-Kamis, 4-6 April 2018


tempat : Hotel Sari Pan Pacific Jl. M.H. Thamrin No.6, RT.2/RW.1,
Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
10340
acara : Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan Tahun 2018

peserta : 1. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I


2. Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusi
3. Kepala Kantor Wilayah
4. Kepala Divisi Pemasyarakatan
5. Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan

4. PERTANDINGAN OLAHRAGA
Pelaksanaan kegiatan Pertandingan Olahraga Bersama merupakan satu
bentuk implementasi pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan
yang bersifat rekreasional. Kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud untuk
menambah gairah rasa nasionalisme, kekompakan dan kebersamaan melalui
kecintaan terhadap olahraga.
Pelaksanaan olahraga merupakan rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari
Bhakti Pemasyarakatan ke-54, yang pada tingkat pusat akan dilaksanakan di
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, sedangkan pada tingkat wilayah akan
dilaksanakan di satuan kerja Pemasyarakatan masing-masing Kantor Wilayah
Kementerian Hukum dan HAM. Adapun rincian Pelaksanaan olahraga tradisional

Page 6 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

merupakan rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54


sebagai berikut :
a. Pelaksanaan Pusat
hari, tanggal : Senin, 9 April 2018
waktu : 08.00 s.d selesai
tempat : Halaman Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Jalan
Veteran Nomor 11, Gambir, Jakarta Pusat
acara : Pertandingan Olahraga antar Unit Eselon I dan UPT
Pemasyarakatan

pakaian : Petugas Pemasyarakatan menggunakan Pakaian Dinas


Olahraga (PDO)

jenis : 1. Tenis Meja


perlombaan 2. Gerak Jalan
3. Bola Volley
4. Bulu Tangkis
5. Futsal Catur

b. Pelaksanaan Wilayah
hari, tanggal : Senin, 9 April 2018
waktu : 08.00 s.d selesai
tempat : Seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan
acara : Pertandingan Olahraga

peserta : 1. Petugas Pemasyarakatan di Unit Pelaksana Teknis


Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah;
2. Warga Binaan Pemasyarakatan

pakaian : 1. Petugas Pakaian Dinas Olahraga (PDO)


2. Warga Binaan Pemasyarakatan menggunakan
Pakaian Harian WBP (Baju Dis)

Page 7 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

c. Ketentuan Pelaksanaan
1. Pertandingan olahraga wajib diselenggarakan secara meriah pada Unit
Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
2. Jenis Olahaga yang dipertandingkan disesuaikan kondisi masing-masing
Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan;
3. Pelaksanaan kegiatan Pertandingan Olahraga agar tetap menjaga kemanan
dan ketertiban pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
4. Pelaksanaan kegiatan pertandingan Olahraga agar didokumentasikan dan
dikomunikasikan melalui media sosial/ media massa.

5. PENGGELEDAHAN LAPAS/RUTAN SECARA SERENTAK PUSAT


DAN DAERAH
Pelaksanaan kegiatan Penggeledahan Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah
Tahanan Negara secara serentak di unit pusat dan wilayah merupakan salah satu
kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan kondisi Lapas/Rutan yang aman dan
tertib.
Pelaksanaan penggeledahan di tingkat pusat akan dilaksanakan oleh Direktorat
Jenderal Pemasyarakatan, sedangkan pada tingkat wilayah akan dilaksanakan di
satuan tugas (Satgas) kamtib dimasing-masing Kantor Wilayah Kementerian Hukum
dan HAM. Adapun rincian kegiatan pelaksanaan sebagai berikut:

a. Pelaksanaan
hari, tanggal : Senin, 16 April 2018
waktu : menyesuaikan
tempat : Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan
pakaian : Pakaian Dinas Lapangan (PDL) /Pakaian Satgas Wilayah

b. Ketentuan Pelaksanaan
1. Pelaksanaan kegiatan penggeledahan baik di tingkat pusat maupun di tingkat
wilayah agar didokumentasikan sebagai salah satu langkah aktif jajaran
pemasyarakatan dalam mencegah terjadinya gangguan kamtib.

Page 8 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

2. Pelaksanaan kegiatan kegiatan penggeledahan yang dilaksanakan oleh UPT


Pemasyarakatan di tingkat wilayah dapat agar tetap berkoordinasi dengan
instansi terkait.
3. Pelaksanaan kegiatan penggeledahan baik di tingkat pusat maupun di tingkat
wilayah agar tetap menciptakan rasa aman dan kondusif.

6. SEMINAR IKATAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN INDONESIA


(IPKEMINDO)
Pelaksanaan seminar Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia
(IPKEMINDO) bertujuan untuk memberikan pengajaran, penambah wawasan serta
bekal bagi pembimbing kemasyarakatan (PK) dalam menjalankan tugas dan
fungsinya. Dengan telah ditetapkannya Pembimbing Kemasyarakatan sebagai
Pejabat Fungsional Tertentu (JFT) maka semakin menguatkan peran bapas yang
menjadi ujung tombak pemasyarakatan. Bekal ilmu pengetahuan bagi PK baru dan
PK yang sudah ada sangatlah berguna untuk kedepan dalam hal restorative justice
hasil penelitian kemasyarakatan (Litmas), tidak hanya dibutuhkan dalam
permasalalahan anak akan tetapi menjadi pertimbangan juga dalam perkara orang
dewasa. Dalam pelaksanaannya peran strategis PK terkendala masalah kualitas dan
kuantitas SDM serta masih sangat terbatas sarana yang dimiliki. Adapun
pelaksanaan kegiatan IPKEMINDO dilakukan di tingkat pusat dengan tema
“Pemasyarakatan Menatap RUU KUHP Potensi Pembimbing Kemasyarakatan
dalam Mengatasi overcrowded di Lapas”, dengan rincian kegiatan sebagai berikut:

hari, tanggal : Selasa, 17 April 2018


waktu : 08.00 s.d selesai
tempat : Graha Pengayoman, Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia, Jl. H. R. Rasuna Said No.Kav 6-7, RT.16/RW.4,
Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota
Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940
acara : Seminar Pembimbing Kemasyarakatan
pakaian : Pakaian Dinas Harian (PDH)

Page 9 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

7. LOMBA KREASI BARIS-BERBARIS (LKBB) DAN YEL-YEL CALON


PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS)
Pelaksanaan baris-berbaris adalah suatu bentuk latihan fisik yang tidak hanya
memerlukan kekuatan fisik, melainkan mental dan konsentrasi yang tinggi dalam
pelaksanaannya. Kegiatan baris-berbaris dalam bentuk formasi barisan sangat
memerlukan kerja sama dan saling pengertian dari setiap anggota barisan Agar
tercapai gerakan yang serempak, rapi dan indah dilihat. Kegiatan bagi Calon Pegawai
Negeri Sipil (CPNS) akan menumbuhkan sikap jasmani yang tegas tangkas, disiplin
serta tanggung jawab yang tinggi. Selain itu lomba baris-berbaris ini juga sebagai
ajang untuk berkumpul antar sesama, menumbuhkan persahabatan dan memberikan
kegiatan yang positif bagi CPNS yang ada di masing-masing wilayah, adapun rincian
pelaksanaan kegiatan sebagai berikut:

a. Pelaksanaan
hari, tanggal : Selasa, 17 April 2018
waktu : 08.00 s.d selesai
tempat : Masing-masing wilayah
pakaian : Pakaian Dinas Harian (PDH)

b. Kriteria Penilaian
1. Gerakan
2. Kekompakan Regu
3. Kerapian Barisan
4. Kerapian Pakaian

c. Ketentuan Pelaksanaan
1. Pelaksanaan kegiatan kreasi baris-berbaris dilakukan bagi CPNS dimasing-
masing wilayah.
2. Kegiatan kreasi baris-berbaris tersebut didokumentasikan dalam bentuk video
yang dikirim ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui email…………..
paling lambat tanggal ………, yang selanjutnya akan dilakukan seleksi oleh
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam penentuan pemenang

Page 10 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

3. Juara pertandingan kreasi baris-berbaris akan tampil pada pelaksanaan


Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 di Kantor Pusat Direktorat
Jenderal Pemasyarakatan.
4. Bagi peserta yang tidak ditetapkan menjadi juara pertandingan kreasi baris-
berbaris tersebut, tetap tampil pada pelaksanaan Upacara Hari Bhakti
Pemasyarakatan Ke-54 di wilayah masing-masing.

8. FAMILY AND SOCIETY GATHERING


Pelaksanaan Family And Society Gathering untuk seluruh Lembaga Pembinaan
Khusus Anak dimaksudkan untuk menambahkan rasa sayang, rasa cinta, rasa
kebersamaan antar sesama (pegawai, keluarga dan anak) yang tidak kalah penting
kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan tentang arti pengorbanan orang tua
dalam membesarkan seorang anak, sehingga dengan adanya kegiatan ini keluarga
dan anak dapat berkumpul bersama melepas kasih antar sesama dengan tema “Tetap
Ceria Meraih Asa”.
Pelaksanaan Family And Society Gathering di tingkat pusat akan dilaksanakan
Lembaga Pembinaan Khusus Anak Tangerang, sedangkan pada tingkat wilayah akan
dilaksanakan di masing-masing Lembaga Pembinaan Khusus Anak. Adapun rincian
Pelaksanaan sebagai berikut:
a. Pelaksanaan Pusat
hari, tanggal : Rabu, 18 April 2018
waktu : 09.00 s.d selesai
tempat : Lembaga Pembinaan Khusus Anak Tangerang
pakaian : Pakaian Putih

b. Pelaksanaan Wilayah
hari, tanggal : Rabu, 18 April 2018
waktu : 09.00 s.d selesai
tempat : Masing-masing Lembaga Pembinaan Khusus Anak
pakaian : Pakaian Putih

Page 11 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

c. Ketentuan Pelaksanaan
1. Acara Membasuh Kaki Orang Tua Secara Serentak.
a) Diawali dengan pengkondisian tempat pelaksanaan kegiatan ceremony
(bisa di aula/tempat pertemuan/lapangan upacara);
b) Panitia/petugas mempersiapkan kursi yang dibariskan sejajar untuk
tempat orang tua/wali Anak yang akan dibasuh kakinya;
c) Air bersih yang disiapkan dalam setiap ember/baskom untuk membasuh
kaki Orang tua, lap atau handuk kecil untuk lap kaki orang tua;
d) Anak berhadapan dengan orang tuanya/wali yang akan melaksanakan
kegiatan seremoni;
e) Panitia/petugas memberikan instruksi/mengarahkan bagi Orang tua dan
Anak agar bersiap-siap dan membulatkan tekad, membacakan niat/Lafadz
(menurut agama dan kepercayaan masing-masing);
f) Anak meminta maaf kepada orang tua, dilanjutkan dengan
membasuh/mencuci kaki orang tua/wali masing-masing agar
pelaksanaan seremoni bisa berjalan khidmat. Waktu Pelaksanaan
maksimal berkisar + 10 – 15 menit;
g) Acara basuh kaki selesai, orang tua kembali ke tempat semula sedangkan
Anak menuju tempat pelaksanaan melukis bersama
2. Melukis Bersama Berkelompok dalam Kanvas Besar
a) Panitia/petugas mempersiapkan peralatan melukis dan kanvas yang telah
terdapat sketsa gambar dengan tema “CINTA NEGERI”;
b) Kanvas disiapkan di ruang terbuka dan memiliki pencahayaan yang cukup
untuk Anak melakukan kegiatan melukis bersama;
c) Melukis bersama diawali dengan coretan pertama pada kanvas lukis oleh
Menteri Hukum dan HAM RI atau Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan;
d) Diikuti oleh Sesditjen PAS dan jajaran Direktur di Direktorat Jenderal
Pemasyarakatan;
e) Setelah itu, panitia/petugas memberikan instruksi dan tata cara/tata tertib
bagi Anak untuk melaksanakan kegiatan melukis di kanvas;
f) Waktu Pelaksanaan maksimal + 30 – 60 menit;
g) Setelah selesai menggambar, panitia/petugas beserta peserta
mengkondisikan tempat kegiatan sambil menunggu hasil lukisan kering
yang ditampilkan di depan peserta yang hadir;

Page 12 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

3. Kegiatan Khataman Al-Quran


a) Panitia/petugas mempersiapkan peserta tilawah (jumlah peserta Anak
harus sudah dipersiapkan dalam keadaan telah berwudlu sebelumnya
beserta kostum pakaian menyesuaikan), Al-Qur’an menghadap kiblat,
alas tempat duduk, mic, sound system;
b) Pembacaan khatam Al-Qur’an secara serentak dalam majelis dilakukan
secara bersama-sama, dengan sebelumnya membaca surah Al-Fatihah,
An-Anas, Al-Falaq, Al-Ikhlas.
c) Menteri / Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan beserta jajarannya
menyaksikan kegiatan pembacaan khatam ayat suci Al-Qur’an secara
bersama-sama di tempat yang telah disediakan.
d) Do’a penutup dilakukan oleh salah satu panitia/petugas yang telah
ditunjuk sebelumnya.
e) Hiburan dan Penutup.
d. Peserta Kegiatan
1. Petugas Lembaga Pembinaan Khusus Anak
2. Seluruh Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak
3. Seluruh Keluarga/orang tua Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak

9. PERLOMBAAN DAPUR BERSIH DAN PENYAJIAN MAKANAN LAYAK


BAGI NARAPIDANA/TAHANAN DI LAPAS/RUTAN
Kesehatan tubuh merupakan salah satu faktor penting dalam menjalani
kehidupan yang baik, hal itu juga merupakan kebutuhan yang harus dimiliki oleh
setiap Warga Binaan Pemasyarakatan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan dan
Rumah Tahanan Negara. Salah satu faktor yang menentukan kesehatan bagi WBP
adalah kebersihan dapur dan proses penyajian makan di Lapas/Rutan, oleh karena
itu dianggap penting untuk diadakannya perlombaan terkait dapur bersih dan
penyajian makanan yang layak bagi Narapidana/Tahanan, adapun rincian
pelaksanaan kegiatan sebagai berikut:
a. Pelaksanaan Wilayah
hari, tanggal : Kamis, 19 April 2018
waktu : 08.00 s.d selesai
tempat : Seluruh Lapas/Rutan
pakaian : Pakaian Dinas Olahraga

Page 13 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

b. Tata Cara Pelaksanaan


1) Kantor Wilayah menyiapkan administrasi kelengkapan lomba dapur bersih
sebagai berikut:
a) Menyusun agenda/timeline kegiatan pelaksanaan lomba;
b) Menyusun Surat Keputusan Tim Penyelenggaraan Lomba Dapur Bersih
pada Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak,
Rumah Tahanan Negara dan Cabang Rumah Tahanan Negara;
c) Surat pemberitahuan kepada seluruh Lembaga Pemasyarakatan,
Lembaga Pembinaan Khusus Anak, Rumah Tahanan Negara dan
Cabang Rumah Tahanan Negara untuk wajib mengikuti pelaksanaan
lomba dimaksud;
d) Membuat surat kepada Dinas Kesehatan setempat perihal permohonan
bantuan sebagai juri Lomba Dapur Bersih;
2) Kantor Wilayah wajib mendokumentasikan seluruh proses penyelenggaraan
lomba tersebut dalam bentuk foto dan video (durasi maks. 4 menit dan ukuran
maks. 500 MB);
3) Waktu pelaksanaan lomba adalah tanggal 9-13 April 2018;
4) Kantor Wilayah menentukan pemenang lomba juara 1, 2 dan 3 tingkat wilayah
berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan;
5) Kantor Wilayah mengirimkan data, foto, video dan dokumentasi lainnya
pemenang lomba tersebut ke panitia pusat melalui gmail ke email
timbama2018@gmail.com paling lambat tanggal 17 April 2018 pukul 15.00
WIB;
6) Juara pertama Lomba Dapur Bersih pada Lembaga Pemasyarakatan,
Lembaga Pembinaan Khusus Anak, Rumah Tahanan Negara dan Cabang
Rumah Tahanan Negara tingkat wilayah akan diikut sertakan dalam lomba
dapur bersih tingkat nasional

c. Indikator Penilaian
1) Kualitas Sumber Daya Manusia
2) Kesehatan Lingkungan (Dapur)
3) Kelengkapan Sarana Prasarana
 Alat masak
 Alat makan

Page 14 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

 Alat minum
4) Pengelolaan Bahan Makan (Cara Memasak)
5) Pendistribusian dan Penyajian Makanan dan Air Minum
 Distribusi makanan
 Penyajian makanan
 Uji kelayakan air minum

10. PENGABDIAN MASYARAKAT


Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat merupakan satu bentuk
partisipasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lingkungan masyarakatat.
Maksud diselenggarakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai
implementasi pelaksanaan program pembinaan bagi WBP dengan mengintegrasikan
kembali ke dalam lingkungan masyarakat, serta merupakan wujud nyata keikutsertaan
WBP dalam usaha membangun lingkungan daerah sekitar. Kegiatan tersebut pada
tingkat pusat dilaksanakan di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sedangkan pada
tingkat wilayah akan dilaksanakan di UPT Pemasyarakatan pada masing-masing
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dengan rincian kegiatan sebagai
berikut :
a. Pelaksanaan Tingkat Pusat
hari, tanggal : Jumat, 20 April 2018
waktu : 08.00 s.d selesai
tempat : Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Jl. Veteran No. 11,
Jakarta Pusat dan wilayah sekitarnya.
acara : Kerja Bhakti Kebersihan Kantor dan Lingkungan
pakaian : Pakaian Dinas Olahraga (PDO)
b. Pelaksanaan Tingkat Wilayah
Pengabdian Masyarakat ditingkat wilayah diselenggarakan guna
menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, indah dan nyaman. Kegiatan
tersebut dilaksanakan oleh seluruh UPT Pemasyarakatan secara serentak di
seluruh Indonesia dengan melaksanakan kegiatan aktivitas pembersihan terhadap
fasilitas umum (contoh Masjid) dan lingkungan pada daerah sekitar oleh para
narapidana serta petugas pemasyarakatan. Adapun pelaksanaan kegiatan
pengabdian masyarakat di tingkat wilayah akan diselenggarakan pada:
hari, tanggal : Jumat, 20 April 2018

Page 15 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

waktu : 08.00 s.d selesai (menyesuaikan waktu setempat)


tempat : Seluruh Unit Pelaksana Teknis
peserta : 1. Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan
2. Petugas Pemasyarakatan pada Unit Pelaksana Teknis
Pemasyarakatan (Lapas, Rutan, Cabang Rutan,
Bapas, Rupbasan) diseluruh indonesia

11. INDONESIAN PRISONS ART FESTIVAL (IPA FEST)


Festival kesenian bukan hanya bermakna sebagai wahan ekspresi yang
dilakukan oleh para seniman di indonesia, festival kesenian juga bisa dilakukan oleh
para Warga Binaan Pemasyarakatan yang mempunyai bakat dan keahlian yang
menjalani masa hukuman di dalam Lapas/Rutan. Selain menunjang kegiatan
pembinaan kemandirian dalam Lapas/Rutan melalui Pelaksanaan Indonesian
Prisons Art Festival (IPA FEST) narapidana/tahanan bisa mengekspresikan diri, dan
mengeksplore semua bakat yang dimiliki ke khalayak luas, melalui kegiatan inilah
Warga Binaan Pemasyarakatan bisa menunjukkan ke masyarakat luas bahwa
mereka semua mampu dan bisa melakukannya walaupun terbatas akan bergerak di
dalam Lapas/Rutan.
Pelaksanaan Indonesian Prisons Art Festival (IPA FEST) akan dilaksanakan
di tingkat pusat. Adapun Pelaksanaan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam
peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54 sebagai berikut:

hari, tanggal : Selasa-Jumat, 24-27 April 2018


waktu : 10.00 s.d selesai
tempat : Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No.73, RT 08 / RW 02,
Cikini, Menteng, RT.8/RW.2, RT.8/RW.2, Cikini, Menteng, Kota
Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10330

12. UPACARA PERINGATAN HARI BHAKTI PEMASYARAKATAN KE-


54
Pelaksanaan kegiatan Upacara dan Tasyakuran Hari Bhakti Pemasyarakatan
Ke-54 Tahun 2018 merupakan bentuk kegiatan puncak dari rangkain kegiatan
peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan. Kegiatan ini terdiri dari dua kegiatan inti
yaitu, Upacara dan Tasyakuran Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54. Adapun

Page 16 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 pada tingkat pusat akan dilaksanakan
di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta pada tingkat wilayah Upacara Hari
Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 akan dilaksanakan di Satuan Kerja Pemasyarakatan
yang ditunjuk oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM masing-masing
wilayah.

hari, tanggal : Jumat, 27 April 2018


waktu : 08.00 s.d selesai (untuk pelaksanaan tingkat wilayah
menyesuaikan waktu setempat)
tempat : Lapangan Upacara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,
Jalan Veteran Nomor 11, Gambir, Jakarta Pusat
acara : Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke 54

Dengan urutan tata upacara tanpa pengibaran bendera sebagai berikut:


I. Acara Persiapan
1) Bendera merah putih telah dikibarkan
2) Semua kelengkapan Upacara dan Personil sudah siap di tempat Upacara
3) Penyusunan Pasukan Upacara
4) Undangan upacara menempati tempat yang telah disiapkan
5) Menteri Hukum dan HAM tiba di tempat langsung rehat di Mimbar I
6) Pemimpin Upacara memasuki Lapangan Upacara Langsung Mengambil
Alih Komando
II. Acara Pendahuluan
1) Pataka memasuki lapangan upacara
2) Penghormatan kepada Pataka (dipimpin oleh Pemimpin Upacara)
3) Pembacaan sejarah ringkas sistem pemasyarakatan
4) Laporan Perwira Upacara kepada Pembina Upacara
III. Acara Pokok
1) Pembina upacara memasuki lapangan upacara (tiba di Mimbar II)
2) Penghormatan umum
3) Laporan Pemimpin Upacara
4) Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya
5) Mengheningkan cipta dipimpin oleh Pembina Upacara
6) Pembacaan teks Pancasila dipimpin oleh Pembina upacara diikuti oleh
peserta upacara
Page 17 of 19
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

7) Pembacaan Pembukaan UUD 1945, Panca Prasetya Korpri dan


Pembacaan Tri Dharma Pemasyarakatan
8) Amanat Pembina Upacara
9) Menyanyikan Lagu Bagimu Negeri
10) Pembacaan Do'a
11) Laporan Pemimpin Upacara
12) Penghormatan umum.
IV. Acara Penutup
1) Upacara selesai, Pembina Upacara kembali ke Mimbar I
2) Laporan Perwira Upacara Kepada Pembina Upacara
3) Penghormatan kepada Pataka (dipimpin oleh Pemimpin Upacara)
4) Pataka meninggalkan lapangan upacara
5) Upacara selesai, Pemimpin Upacara dapat membubarkan pasukan untuk
menyaksikan acara tambahan

V. Acara Tambahan
1) Laporan Mayoret kepada Menteri Hukum dan HAM RI
2) Display Marching Band dan Ketangkasan Lapangan Taruna POLTEKIP
3) Laporan Mayoret kepada Menteri Hukum dan HAM RI
4) Menteri Menteri Hukum dan HAM RI meninggalkan Mimbar I menuju
kediaman.

Page 18 of 19