Anda di halaman 1dari 125

TUTORIAL AAJI

KIAT SUKSES LULUS UJIAN AAJI


TUJUAN TUTORIAL AAJI

Merupakan kelas pembekalan


yang diadakan bagi calon
agen untuk menghadapi Ujian
AAJI, sehingga diharapkan para
peserta yang mengikuti kelas ini
akan memiliki persiapan yang
cukup dalam menghadapi
Ujian AAJI
PENTING !
(Pada saat ujian)
1. LKU (Wajib Dibawa)
2. KTP Asli (Wajib Dibawa)

3. Ujian AAJI diadakan :


1. Kantor Pusat & Sales Office
2. Lokasi lain sesuai jadwal
3. Info : (email aaji)
PETUNJUK UJIAN PAPER
PERSIAPAN UJIAN

Persiapan Wajib
1. Pensil 2B (minimal 2 buah)
2. Penghapus pensil untuk computer

3. Kalkulator biasa (non scientific)

4. Identitas (KTP yang berlaku / Resi


Perpanjangan KTP / Surat
Keterangan hilang KTP dari
kepolisian )
LEMBAR JAWABAN KOMPUTER(LJK)
TIPS MENGISI LJK

 Gunakan hanya Pensil 2B.


Jangan menggunakan tinta atau bulpen
 Hitamkan jawaban secara penuh
 Hapus dengan bersih setiap jawaban
yang ingin Anda ganti
 Lembar Jawaban tidak boleh robek,
kotor, terlipat, dan basah
TIPS MENGISI LJK

Tuliskan NAMA sesuai yang


Taufik Hermawan tercantum di KTP dan lembar
konfirmasi ujian Anda.

020

12

1 Februari 2017

PT AXA FINANCIAL
INDONESIA

Unitlink
TIPS MENGISI LJK

1. Tuliskan Nomor “Exam ID”


Anda
2. Hitamkan sesuai nomor Exam
ID Anda.

Contoh exam ID: 1234567


PETUNJUK PENGISIAN UJIAN ONLINE
Tampilan Awal Layar di Komputer Pada saat ujian

•Masukkan “kode peserta & password”


(sesuai instruksi petugas ruangan)
•Klik : “Login”

TAUFIK HERMAWAN OOOOOOOO


KONFIRMASI PESERTA UJIAN

Selanjutnya Klik “Mulai Ujian”

TAUFIK HERMAWAN
36712345678910

P-123456
TAMPILAN HALAMAN SOAL & LEMBAR JAWABAN

Time Controller

TAUFIK HERMAWAN
P-123456
TAMPILAN MENGERJAKAN SOAL UJIAN

1. Pilih jawaban yang menurut anda paling BENAR. Klik di HURUF “A, B, C, atau D”
2. Klik “soal berikutnya” untuk melanjutkan

TAUFIK HERMAWAN
P-123456

2
TAMPILAN HALAMAN SOAL UJIAN

1. Anda dapat melanjutkan ke soal selanjutnya dengan klik “soal berikutnya”


2. Atau Anda bisa kembali ke soal sebelumnya dengan klik tombol “soal
sebelumnya”

TAUFIK HERMAWAN
P-123456

2 1

15
TAMPILAN HALAMAN SOAL UJIAN

Anda juga bisa langsung klik “nomor soal” untuk menuju ke soal yang ingin anda
kerjakan

TAUFIK HERMAWAN
P-123456

16
Menyelesaikan Ujian

Klik “Simpan Hasil Ujian”

TAUFIK HERMAWAN
P-123456

17
KONFIRMASI MENYIMPAN HASIL UJIAN

Klik “Simpan hasil ujian (selesei ujian)” jika Anda benar-benar yakin telah
menyelesaikan ujian.
Anda tidak bisa kembali lagi ke Soal Ujian.

TAUFIK HERMAWAN
P-123456

18
SYARAT KELULUSAN AAJI

Hasil Ujian :

atau

LULUS : Minimum benar 60% dari total soal


Mengerjakan 50 soal + HARUS benar semua
(Total 80 soal dengan waktu 1 jam 45 menit)

19
STRATEGI BELAJAR

1.Baca dan Pelajari Materi


Tutorial AAJI
2.Pahami kembali Soal Latihan
yang diberikan di kelas
Tutorial AAJI

Tidak Ada Cara Lain !


MATERI PEMBAHASAN

1. PENGANTAR ASURANSI JIWA 6. PENENTUAN RISIKO


• Pengantar • Penetapan Premi
• Konsep Asuransi • Seleksi Risiko & Klasifikasi
• Klasifikasi Bisnis • Underwriting

2. PENTINGNYA ASURANSI JIWA 7. PROVISI


• Asuransi Jiwa Individu • Bentuk Polis
• Asuransi Jiwa & Masyarakat • Provisi & Klausul-klausulnya
• Fleksibilitas Provisi bagi Pemegang Polis
3. PRODUK ASURANSI JIWA TRADISIONAL • Batasan
• Produk Asuransi Jiwa
• Asuransi Jiwa Berjangka 8. HUKUM ASURANSI
• Asuransi Jiwa Seumr Hidup • Esensi Kontrak
• Asuransi Dwiguna • Ketentuan Kontrak
• Aspek Hukum Kontrak Asuransi Jiwa
4. RIDER
• Rider

5. BONUS
• Bonus

21
AGENDA PEMBAHASAN

Review Materi

Pembahasan Soal

Pengelompokan Soal
MODUL : 1, 2 & 3

TANGIBLE ASSETS
Premi

Aset yang terlihat (barang/benda : rumah,


mobil, hewan ternak dll) Perusaha
Tertanggung an
INTANGIBLE ASSETS Asuransi

Aset yang tidak terlihat (keahlian : pengacara,


UP
konsultan, dokter, mekanik dll)

23
Tertanggung/Insured :
Orang yang masih hidup dan
sehat adalah objek Asuransi
Jiwa.

Beneficiary/Pihak
Penerima/Ahli Waris : Pihak
yang menerima pembayaran dari
kematian Tertanggung.

Polis Asuransi Jiwa : Bentuk


fisik kontrak antara Perusahaan
Asuransi /Penanggung/Insurer
dengan Tertanggung/Insured.

Kontrak Asuransi Jiwa : Perjanjian


hukum/legal antara Perusahaan
Asuransi/ Penanggung/Insurer
dengan Tertanggung /Insured.

24
CARA MENGELOLA RESIKO

Risiko kerugian tidak


dapat dihindari tetapi
dampaknya dapat Apabila jumlah eksposur kerugian meningkat,
diminimalisir. maka prediksi kerugian akan semakin mendekati
Ide dasar Asuransi Jiwa: jumlah kerugian yang nyata. Jumlah kerugian
mengurangi dampak dapat diprediksi secara lebih baik.
kerugian aset. Dampak kerugian individu dipindahkan ke grup.

25
FAKTOR PENENTU PENETAPAN PREMI

Kemungkinan kerugian Nilai dari setiap kerugian


Biaya administrasi Finansial, kesehatan dan sosial
Ambang kesalahan yang mungkin timbul
saat memprediksi kerugian

MENGUMPULKAN

MENYATUKAN MEMBAYAR

26
KLASIFIKASI BISNIS ASURANSI

 Individu/ grup (kumpulan)/ kesehatan/


kecelakaan/ dana pensiun
 Menanggung kematian/ sakit/ cacat total
& tetap/ dana pensiun

 Kendaraan/kebakaran/bencana alam/
travel/marine insurance/teroris/profesi
 Kehilangan/kerusakan/kebakaran/
tuntutan ganti rugi/hilang atau rusak

27
KEUNTUNGAN ASURANSI JIWA

: pilihan cara menabung yang lebih baik


TABUNGAN ASURANSI
Ahli Waris hanya akan menerima Ahli Waris akan mendapatkan jaminan
jumlah dana yang tercantum pada penuh sejumlah dana yang tercantum
rekening tabungannya jika Pemilik pada kontrak Asuransi Jiwa jika
Rekening meninggal dunia. Tertanggung meninggal dunia.

28
ASURANSI JIWA & MASYARAKAT

29
ASURANSI BERJANGKA

RENEWABILITY CONVERTIBILITY RE-ENTRY


- NO Referensi - Diubah ke polis - Ada Referensi
- Premi Naik bernilai tunai - Premi Turun

Pendapatan
UP TURUN
PREMI TETAP bulanan untuk
(ada pinjaman)
Ahli Waris

30
ASURANSI SEUMUR HIDUP

Berdasarkan PEMBAYARAN PREMI :


Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Biasa Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Terbatas
(Ordinary Whole Life Insurance) (Limited Whole Life Insurance)

Berdasarkan JENIS :

31
ASURANSI DWIGUNA
REVIEW MODUL 1-3

Soal Jawaban
Sesuatu yang memiliki nilai ekonomis? Aset
Bentuk kontrak antara Penanggung dan Tertanggung : Polis Asuransi Jiwa
Bentuk fisik yang berfungsi sebagai bukti perjanjian antara Polis Asuransi Jiwa
Penanggung dan Tertanggung :
Premi adalah…. Iuran/Kontribusi
Jumlah yang harus dibayar Tertanggung kepada Premi Asuransi
Penanggung yang tertera dalam kontrak Asuransi Jiwa :
Iuran yang dibayar oleh pihak Tertanggung sesuai kontrak Premi Asuransi
pertanggungan asuransi adalah…
Perjanjian hukum antara Penanggung dan Tertanggung : Kontrak Asuransi
Kontrak adalah… Perjanjian hukum/legal
Sejumlah uang yang diberikan Penanggung kepada Ahli Uang Pertanggungan
Waris ketika Tertanggung meninggal dunia :

33
SOAL PENGANTAR

1. Segala sesuatu yang mempunyai nilai ekonomi disebut :


a. Aset
b. Mobil
c. Rumah
d. Sapi

2. Keahlian seorang dokter termasuk dalam :


a. Aset nyata/Tangible
b. Aset tidak nyata/Intangible
c. Aset bayangan/Foreshadow
d. Aset Fisik/Physical

3. Kebakaran, gempa bumi, banjir dapat menimbulkan :


a. Penambahan nilai aset
b. Pengurangan nilai aset
c. Penyakit
d. Risiko

34
SOAL : KONSEP ASURANSI JIWA

4. Manakah pernyataan di bawah ini mengenai Asuransi Jiwa yang


BENAR?
1. Polis Asuransi Jiwa adalah perjanjian antara perusahaan
Asuransi Jiwa dengan pihak yang menggunakan.
2. Polis Asuransi Jiwa adalah perjanjian antara Penanggung
dengan Tertanggung.
3. Polis Asuransi Jiwa adalah perjanjian antara Tertanggung
dengan Ahli Waris.
a. Hanya nomor 1 yang benar
b. Hanya nomor 2 yang benar
c. Nomor 1 dan 2 yang benar
d. Nomor 1, 2 dan 3 yang benar

35
SOAL : KONSEP ASURANSI JIWA

5. Saat terjadi kematian seorang Tertanggung secara mendadak,


maka pernyataan berikut yang BENAR adalah :
a. Pihak keluarga akan mendapatkan sejumlah dana yang dijanjikan
sesuai kontrak Asuransi Jiwa.
b. Kontrak perjanjian menjadi batal.
c. Perusahaan asuransi menunjuk seseorang menerima sejumlah dana
yang dibayarkan.
d. Pihak keluarga hanya mendapat sejumlah dana yang dibayarkan
sebanyak yang disetor ke perusahaan asuransi.

36
SOAL : PENENTUAN RESIKO

6. Faktor yang TIDAK mempengaruhi penentuan jumlah premi :


a. Kemungkinan kerugian
b. Nilai dari setiap kerugian
c. Ambang kesalahan yang timbul saat memprediksi kerugian
d. Keragaman aset yang dimiliki Penanggung

7. Risiko yang ditanggung Asuransi Jiwa adalah :


1. Sakit
2. Cacat
3. Pendapatan setelah pensiun
a. Nomor 1 dan 2 yang benar
b. Nomor 1 dan 3 yang benar
c. Nomor 2 dan 3 yang benar
d. Nomor 1, 2 dan 3 yang benar

37
SOAL : KLASIFIKASI BISNIS ASURANSI

8. Kebanyakan polis Asuransi Umum/General Insurance diterbitkan :


a. Untuk jangka waktu pendek
b. Untuk jangka waktu panjang
c. Untuk jangka waktu pendek dan jangka waktu panjang
d. Untuk sementara

9. Jika seseorang membeli polis asuransi perjalanan ke luar negeri, ini


termasuk :
a. Asuransi Jiwa
b. Asuransi Umum/Kerugian
c. Asuransi Kesehatan
d. Asuransi Tambahan

38
SOAL : ASURANSI JIWA & MASYARAKAT

10. Bagi seseorang, Asuransi Jiwa menawarkan :


a. Pilihan investasi yang aman
b. Mengganti kerugian akibat kecurian
c. Biaya rawat inap Rumah Sakit
d. Tingkat bunga tetap

11. Manfaat memiliki Polis Asuransi Jiwa bagi individu jika menginjak
usia lanjut :
a. Menjamin jumlah dana yang ditentukan
b. Memaksimalkan kekuatiran
c. Meminimalkan tabungan
d. Mencairkan dana

12. Manfaat Asuransi Jiwa bagi masyarakat :


a. Menghasilkan lebih banyak penganggur
b. Membekukan tabungan
c. Menggantikan program perlindungan pemerintah
d. Meningkatkan kekuatiran dan ketakutan individu

39
SOAL : ASURANSI JIWA TRADISIONAL
13. Diantara pilihan berikut, polis mana yang berguna bagi mereka
yang baru memulai karir dengan pendapatan awal yang rendah :
a. Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup
b. Polis Endowment
c. Polis Annuity
d. Polis Berjangka
14. Asuransi Dwiguna cocok untuk orang yang :
a. Orang yang memiliki uang nganggur (idle money) dan bermaksud
meningkatkan kekayaannya.
b. Orang yang ingin dana pensiun.
c. Orang yang memilih bermain di proteksi.
d. Tidak ada jawaban yang benar.
15. Yang dimaksud dengan Asuransi Jiwa Berjangka Tetap adalah :
a. Polis yang digunakan untuk melunasi saldo pinjaman.
b. Polis yang memberikan pendapatan bulanan kepada Ahli Waris.
c. Polis yang memungkinkan Pemegang Polis membayar premi tetap.
d. Polis yang memberikan manfaat tetap kepada Ahli waris.

40
SOAL : ASURANSI JIWA TRADISIONAL

16. Ciri khas Asuransi Jiwa Menurun adalah :


a. Memberi proteksi asuransi seumur hidup bagi seseorang.
b. Proteksi asuransi untuk periode tertentu, sedangkan jumlah proteksi
yang diperlukan menurun bersama waktu.
c. Memberi jumlah Uang Pertanggungan saat Tertanggung meninggal
dalam periode tertentu sekaligus seluruh Uang Pertanggungan jika ia
masih hidup pada akhir masa pertanggungan.
d. Premi yang dibayarkan secara sekaligus/lump sum.

17. Fitur perpanjangan Polis Asuransi Berjangka berarti :


a. Perpanjangan dengan rujukan/catatan bahwa kondisinya dapat
diasuransikan.
b. Perpanjangan tanpa pembayaran premi lanjut.
c. Perpanjangan dengan pembayaran tambahan.
d. Perpanjangan tanpa referensi/perlu merujuk kepada kemampuan
asuransi Tertanggung.

41
SOAL : ASURANSI JIWA TRADISIONAL

18. Pada kasus yang ekstrim, polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup
dengan pembayaran terbatas memberlakukan :
a. Premi per kuartal
b. Premi tahunan
c. Premi bulanan
d. Premi tunggal

19. Ada dua jenis Asuransi Jiwa Seumur Hidup :


1. Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Biasa
2. Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Dwiguna
3. Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup Terbatas
a. Hanya 1 dan 2 yang benar
b. Hanya 2 dan 3 yang benar
c. Hanya 1 dan 3 yang benar
d. Tidak ada yang benar

42
SOAL : ASURANSI JIWA TRADISIONAL
20. Polis Dwiguna menjanjikan manfaat pembayaran sejumlah dana :
a. Hanya pada saat kematian Tertanggung.
b. Hanya jika Tertanggung masih hidup pada akhir masa polis.
c. Baik pada saat kematian Tertanggung maupun jika ia masih hidup pada
akhir masa polis.
d. Hanya jika Tertanggung mengalami cacat.
21. Modified Endowment Policy menjanjikan :
a. Pembayaran berkala saja.
b. Hanya pembayaran total/lump sum pada saat Tertanggung meninggal.
c. Manfaat lump sum pada saat Tertanggung meninggal/akhir kontrak jika
Tertanggung masih hidup.
d. Tidak ada pembayaran jika Tertanggung meninggal.
22. Polis Dwiguna mengandung unsur-unsur :
a. Tabungan dan Perlindungan
b. Tabungan dan Investasi
c. Investasi dan Perlindungan
d. Spekulasi dan Perlindungan

43
MODUL : 4, 5 & 6

□ Merupakan Asuransi Tambahan dalam polis


Asuransi Jiwa.
□ Bukan bagian dari Polis Dasar.
□ Umumnya berbasis berjangka/term.
□ Pemegang Polis dapat meminta rider dengan menambah dana/premi.
□ Dapat diterima maupun ditolak.

□ Bonus timbul karena adanya tingkat bunga


atau mortalita yang lebih baik.
□ Bonus berbeda-beda antara satu jenis polis dengan
lainnya, asuransi berjangka/term tidak ada bonus.
JENIS ASURANSI TAMBAHAN

Penghapusan pembayaran Disebut manfaat


premi jika Tertanggung ganda, memberikan
mengalami cacat total & tambahan UP bila
permanen. meninggal akibat
kecelakaan.

Penghapusan premi
yang akan jatuh Memberikan
tempo jika pembayaran
Tertanggung lump sum bila
mengalami cacat menderita
permanen akibat penyakit kritis.
kecelakaan.

45
JENIS ASURANSI TAMBAHAN

Memberikan Memberikan
tambahan UP bila perlindungan bagi
meninggal akibat pasangan & anak
sakit/kecelakaan.

Memberikan
santunan harian RS Memberikan
berdasarkan lamanya perlindungan bagi
menginap tanpa anak (biasanya
melihat biaya sampai usia anak
sesungguhnya. 21/25 tahun).

46
KEUNTUNGAN POLIS (BONUS)

□ Bonus Terjamin : Otomatis ditambahkan


ke UP setiap tahun.
Polis Partisipasi
memberikan bonus, □ Bonus Reversionari Sederhana : Berhubungan
premi menjadi lebih dengan UP, dibayar saat jatuh tempo.
tinggi □ Bonus Reversionari Majemuk : Dialokasikan
secara proporsional.
□ Bonus Tunai : Dapat diambil tunai.
Polis Non Partisipasi □ Bonus sebagai Pengurang Premi yang akan
tidak memberikan Datang : Diterima sebagai pembayaran premi.
bonus, surplus □ Bonus Interim : Belum dinyatakan secara resmi.
merupakan hak
perusahaan □ Bonus Terminal : Dibayarkan saat
Tertanggung
meninggal atau jatuh tempo.

47
PENETAPAN PREMI

Merupakan perhitungan terhadap pembayaran klaim dan


biaya menjalankan bisnis.

FAKTOR PENENTU BESARAN PREMI :

Menunjukkan Jika Perusahaan Berkaitan dengan Untuk setiap


tingkat kematian Asuransi mampu jumlah uang yang kenaikan nilai
yang diperkirakan mendapatkan hasil dialokasikan untuk manfaat, sejumlah
terjadi setiap investasi yang menanggulangi biaya harus
tahun dalam lebih tinggi atas pengeluaran, diperhitungkan
setiap kelompok dana yang pajak, laba dan
umur. dikelola, premi lain-lain.
bisa lebih rendah.

48
SELEKSI & KLASIFIKASI RESIKO

Proses dimana Perusahaan Asuransi Jiwa memutuskan untuk menerbitkan


Polis atau tidak, syarat atau kondisi yang diberlakukan dan tingkat premi
yang dikenakan.
Agen yang secara langsung melihat fisik
/kondisi kesehatan & niat (moral hazard).

Orang yang memberi rekomendasi program


dan kebutuhan yang sesuai dengan
keuangan nasabah

Orang yang memberi rekomendasi layak


atau tidaknya nasabah diterima
berdasarkan kesehatannya.

49
ANTI SELEKSI / ADVERSE SELECTION

Seseorang memiliki risiko lebih


besar, memiliki kecenderungan
untuk mengajukan asuransi
dibandingkan dengan orang
berisiko standar/normal.

Jika tidak terdeteksi, perusahaan akan


mengalami kerugian karena klaim tidak
terkontrol. Akibatnya perusahaan akan
menaikkan premi, pasar asuransi akan
rusak karena premi tidak merefleksikan
risiko sesungguhnya.

50
JENIS PIHAK TERTANGGUNG

PREFERRED Harapan hidup lebih panjang


Kondisi fisik yang sangat baik
Tidak merokok
Riwayat kesehatan keluarga yang baik

STANDARD
Risiko rata-rata
Tidak dibebani tarif/pembatasan khusus

SUBSTANDARD
Risiko di atas rata-rata
Dibebani premi tambahan/batasan khusus

Risiko tinggi UNINSURED


Mungkin meninggal dalam waktu dekat
Tidak dapat diasuransikan

51
FAKTOR & PROSEDUR SELEKSI RESIKO

Faktor Seleksi Risiko Terkait Prosedur Penerimaan dan


Aspek Medis : Identifikasi Nasabah :

Dokumen pendukung
harus ada untuk
keperluan penerbitan
polis : Perusahaan
(grup) atau Pribadi. Perusahaan Asuransi
wajib meneliti
kebenaran &
keabsahan dokumen
Persetujuan diberikan tersebut.
oleh pejabat
Perusahaan Asuransi
sesuai dengan jenjang
kewenangan.

52
TES FISIK & METODE SELEKSI RESIKO

Perusahaan Asuransi
Jiwa akan meminta
opini dari para ahli
sekumpulan dokter,
ahli aktuari, ahli
statistik dan
Metode Pendapat underwriter.

Metode
Rating
Angka
Digunakan bila terdapat banyak faktor
yang perlu dipertimbangkan untuk
menghasilkan sebuah keputusan. Faktor
diukur melalui penjelasan statistik.

53
BENTUK POLIS & KETENTUAN UMUM

BENTUK POLIS KETENTUAN UMUM


Polis berisi Ringkasan Polis yang □ Keseluruhan Kontrak
isinya : □ Tempat Tinggal
□ Nomor Polis □ Pekerjaan & Perjalanan
□ Data Pemegang Polis □ Tenggang Waktu
□ Nama Plan yang Diambil □ Usia
□ Tanggal Polis Berlaku □ Bunuh Diri
□ Tanggal Terbit Polis □ Klausul Masa Uji
□ Tanggal Jatuh Tempo Polis □ Pemulihan
□ Mata Uang Polis □ Masa Bebas Melihat
□ Asuransi Tambahan □ Pilihan Non Pinalti
□ Premi Asuransi
□ Uang Pertanggungan
□ Jangka Waktu Pertanggungan
□ Ketentuan Umum Polis
□ Ketentuan Tambahan

54
PERUBAHAN & BATALNYA POLIS

KETENTUAN UMUM PERUBAHAN


Untuk Polis Unit Link termasuk Perubahan atau endorsment
juga : adalah perubahan yang terjadi
□ Alokasi Unit pada saat polis telah terbit :
□ Biaya Administrasi □ Penambahan/penghapusan
□ Potongan Bulanan Asuransi Tambahan.
□ Perpindahan Dana □ Pengecualian pada polis.
□ Perubahan Alokasi
□ Dana Investasi □ Pemindahan hak polis.

BATALNYA POLIS
Batalnya polis biasanya disebabkan karena berhentinya nasabah
membayar premi (lapsed). Bisa disebabkan karena agen kurang bisa
menjaga pelayanan yang baik dengan nasabahnya.

55
MEMBATALKAN & MENEBUS POLIS

Hal-hal yang bisa dilakukan agen bila nasabah ingin membatalkan polisnya :

Ingatkan kembali apa untungnya mempertahankan polis

Jelaskan ruginya membatalkan polis

Alternatif yang bisa diberikan agen bila nasabah ingin menebus polisnya :

Polis menjadi Polis Bebas Premi (Reduce Paid Up)

Perpanjangan jangka waktu asuransi (Extended Term Insurance)

Pinjaman Premi Otomatis (Automatic Premium Loan/APL)

Menurunkan besar manfaat (menurunkan UP)

Mengubah frekuensi membayar premi tahunan menjadi bulanan

56
SOAL : RIDER

23. Manakah pernyataan yang BENAR mengenai rider?


1. Penyakit Kritis (Critical Illness Rider) merupakan bagian dari polis.
2. Tunjangan Anak (Children’s Benefit Rider) dapat disertakan dalam
polis.
3. Rider dapat dipulihkan tanpa Polis Dasar.
a. Hanya nomor 1 yang benar
b. Hanya nomor 2 yang benar
c. Hanya nomor 1 dan 2 yang benar
d. Hanya nomor 1 dan 3 yang benar

24. Ciri-ciri Asuransi Tambahan Penyakit Kritis adalah :


a. Memberikan ganti rugi ganda (double indemnity).
b. Menanggung biaya perawatan di Rumah Sakit.
c. Melakukan penghapusan premi jika Tertanggung mengalami cacat total
dan permanen.
d. Menjamin Tertanggung jika didiagnosa menderita penyakit kritis dengan
pembayaran sejumlah jaminan lump sum.

57
SOAL : BONUS

25. Jenis produk Asuransi Jiwa yang TIDAK BISA mendapatkan bonus :
a. Asuransi Partisipasi
b. Asuransi Dwiguna
c. Asuransi Berjangka
d. Asuransi Seumur Hidup

26. Bonus yang dibayarkan hanya ketika polis jatuh tempo atau
Tertanggung meninggal dunia disebut :
a. Bonus Terjamin
b. Bonus Terminal
c. Bonus Interim
d. Bonus Tunai

27. Apa perbedaan antara polis partisipasi dan non partisipasi?


a. Polis partisipasi mempunyai premi lebih mahal dari non partisipasi
b. Polis non partisipasi mempunyai premi lebih mahal dari partisipasi
c. Polis non partisipasi mempunyai bonus lebih banyak dari partisipasi
d. Polis partisipasi mempunyai peserta lebih banyak dari non partisipasi

58
SOAL : PENETAPAN PREMI

28. Yang dimaksud sebagai “biaya” dalam perhitungan premi :


a. Nilai mata uang
b. Jumlah kerugian akibat kemungkinan timbulnya musibah dari pihak
Tertanggung
c. Pengeluaran untuk kantor, pajak, keuntungan dan biaya lainnya
d. Periode asuransi

29. Penetapan premi melibatkan hal-hal sebagai berikut :


1. Tabel Mortalita
2. Tingkat Suku Bunga
3. Biaya
4. Tingkat Inflasi
a. Hanya 2 dan 4 yang benar
b. Hanya 1 dan 4 yang benar
c. 1, 2 dan 3 yang benar
d. 2, 3 dan 4 yang benar

59
SOAL : SELEKSI RESIKO

30. Mana pernyataan yang TIDAK BENAR berikut ini mengenai


risiko yang buruk?
1. Terjadi penurunan premi dan individu yang membeli asuransi
2. Terdapat kenaikan premi dan keguncangan pasar asuransi
3. Terdapat kenaikan premi dan peningkatan pasar
a. Hanya nomor 1
b. Hanya nomor 2
c. Nomor 1 dan 3
d. Nomor 1, 2 dan 3

31. Yang dimaksud dengan Underwriting adalah sebagai berikut :


a. Sebuah proses untuk menentukan besar kecilnya premi yang harus
dibayar oleh Pemegang Polis.
b. Sebuah proses untuk mengetahui adanya anti seleksi
c. Sebuah proses dimana perusahaan memutuskan apakah akan
menerbitkan polis atau tidak.
d. Sebuah proses menentukan besar kecilnya risiko seseorang.

60
SOAL : PROSES UNDERWRITING

32. Perusahaan Asuransi Jiwa memperoleh informasi mengenai calon


nasabah antara lain lewat hal-hal berikut, KECUALI :
a. Formulir Aplikasi
b. Tes Kesehatan
c. Media Massa
d. Laporan Agen

33. Yang termasuk dalam metode klasifikasi risiko adalah :


1. Metode Opini Para Ahli (dokter, aktuaris dan ahli statistik).
2. Metode Sitem Rating Angka dengan mengukur faktor-faktor
komposisi risiko melalui penjelasan statistik.
3. Metode Analisis Ganda lewat informasi yang diberikan oleh agen
dengan calon Pemegang Polis.
a. Nomor 1 dan 2 yang benar
b. Nomor 2 dan 3 yang benar
c. Nomor 1 dan 3 benar
d. Nomor 1, 2 dan 3 benar

61
SOAL : DOKUMEN POLIS

34. Dokumen Polis mengandung data-data :


a. Nomor polis, tanggal polis mulai berlaku, tanggal jatuh tempo/kadaluarsa
,mata uang polis diterbitkan.
b. Nomor polis kendaraan, tanggal polis mulai berlaku, tanggal polis jatuh
tempo/kadaluasa, data Pemegang Polis (nama, tanggal lahir, status
pernikahan, status pendidikan dan lain sebagainya).
c. Nomor polis, tanggal polis mulai berlaku, tanggal polis jatuh
tempo/kadaluarsa, nama basic plan dan rider, data Pemegang Polis dan
data Agen (nama, tanggal lahir, status pernikahan dan lain sebagainya).
d. Nomor polis, tanggal polis diterbitkan, mulai berlaku dan jatuh tempo,
nama basic plan dan rider, jangka waktu pertanggungan asuransi induk
dan rider, nama dan jumlah pertanggungan polis-polis lain jika memiliki.

62
MODUL : 7 & 8

Definisi Provisi :
Provisi adalah ketentuan-ketentuan, hak dan kewajiban dari pihak
yang terlibat dalam kontrak agar mempunyai aturan yang jelas.

Alasan Pembuatan Klausul :


Pembuatan klausul ditujukan untuk melindungi hak-hak dari Pemegang
Polis sekaligus juga Penanggung atas tindakan Pemegang Polis yang tidak
bertanggung jawab.

Keharusan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Keuangan


No. 422/ KMK.06/tahun 2003 Pasal 8.
KMK PASAL 8 NO.422/KMK.06/2003

64
KLAUSUL MELINDUNGI PEMEGANG POLIS

Polis Asuransi Jiwa dan Perusahaan Asuransi akan


salinan yang dilampirkan, menerima pembayaran premi
mengesahkan keseluruhan isi untuk jangka waktu tertentu
kontrak diantara kedua belah setelah tanggal jatuh tempo
pihak (Penanggung & dimana polis masih memiliki
Pemegang Polis). kekuatan hukum (45 hari).

Validitas polis tidak akan Pilihan untuk polis yang telah


digugat jika polis telah memiliki Nilai Tunai : Tebus
diberlakukan selama jangka Nilai Tunai, Polis Bebas
waktu tertentu. Umumnya Premi, Perpanjangan Jangka
bila polis telah berusia lebih Waktu Asuransi atau
dari 2 (dua) tahun. Pinjaman Premi Otomatis

65
KLAUSUL MELINDUNGI PEMEGANG POLIS

Memberikan hak kepada Polis Asuransi Jiwa dapat


Pemegang Polis untuk diperpanjang, maka premi
memulihkan polisnya dengan maksimum yang dijamin
2 syarat penting : dapat dikenakan
□ Keterangan Medis penambahan premi oleh
□ Premi Jatuh Tempo Perusahaan Asuransi Jiwa.

Jika terdapat kesalahan Pemegang Polis memiliki


dalam penulisan umur waktu tertentu sejak
Tertanggung, maka nilai menerima polis untuk
yang diasuransikan akan memeriksa & mengambil
disesuaikan dengan premi keputusan (umumnya
yang seharusnya ditanggung. diberikan waktu 14 hari).

66
FLEKSIBILITAS, PENGECUALIAN & BATASAN

67
KONTRAK ASURANSI JIWA

Kontrak dinyatakan sah apabila memenuhi 4 persyaratan :


Pihak-pihak yang Pernyataan sederhana
disebutkan di dalam bahwa pihak
kontrak harus memiliki Tertanggung telah
kapasitas legal dalam melengkapi formulir
membuat sebuah kontrak. permohonan &
membayar premi

Sebuah perjanjian yang Kontrak dinyatakan sah


harus ditawarkan oleh satu apabila mempunyai
pihak (Penanggung) & tujuan legal, tidak
diterima oleh pihak lainnya bertentangan dengan
(Pemegang Polis) pada kebijakan umum
satu kondisi yang sama. (perjudian : ilegal).
HUKUM DASAR KONTRAK ASURANSI

Penginterpretasian terhadap suatu provisi yang


Penginterpretasian terhadap bahasa kontrak yang memihak pada yang mempunyai harapan.
ambigu untuk keuntungan Pemegang Polis.

Setiap pihak yang terlibat di dalam kontrak dilarang Ketidakadilan atau keberpihakan terhadap satu
melanggar hak dan kepentingan pihak lainnya. pihak di dalam kontrak dibatasi oleh pengadilan

69
ASPEK HUKUM KONTRAK ASURANSI

Tugas Penanggung & Pihak Penanggung


Tertanggung untuk terikat janji untuk
menerapkan niat baik membayarkan
(good faith) & kompensasi apabila
memberikan informasi persyaratan tertentu
secara terbuka. telah dipenuhi.

Keterikatan asuransi Kontrak Asuransi Jiwa


Tertanggung dengan bersifat sepihak. Pihak
pihak yang mengalami Penanggung yang
kerugian finansial mempunya janji legal
apabila Tertanggung yang harus
meninggal dunia. dilaksanakan.

70
ASPEK HUKUM KONTRAK ASURANSI

Kontrak Asuransi Jiwa Jika Tertanggung


bersifat pribadi & tidak meninggal dunia
dapat dipindahkan ke setelah membayar satu
orang lain. Orang pasti kali premi, Ahli Waris
memiliki keterikatan akan mendapatkan
asuransi dalam dirinya. ganti rugi penuh.

Penanggung setuju Kontrak yang dibuat oleh satu pihak, yang


membayar sejumlah ditawarkan atas pilihan take it or leave it,
kompensasi saat sehingga pihak lain hanya mempunyai
kerugian timbul sesuai
yang tertera di kontrak
kesempatan yang kecil untuk melakukan
Asuransi Jiwa. tawar menawar atau mengajukan provisi.

71
PENGELOMPOKAN SOAL

Soal Jawaban
Sebuah perjanjian yang legal memiliki unsur… Muatan hukum..
Ketentuan yang tercantum di dalam kontrak disebut.. Provisi
Aturan yang mengatur hak…. Klausul
Klausul Kontrak Keseluruhan adalah… Polis dan Proposal
Klausul Masa Tenggang disebut… Grace Period
Klausul yang memberikan fleksibilitas bagi Pemegang Polis : Fasilitas perubahan polis
Klausul bebas melihat Polis dalam jangka waktu tertentu Free Look Period
(misalnya 14 hari) disebut…
Kontrak Adhesi adalah… Take it or leave it
Kegunaan klausul tindakan bunuh diri, klausul penundaan dan Melindungi Perusahaan
klausul pengecualian adalah.. Asuransi Jiwa
Utmost Good Faith Itikad/Niat baik

72
SOAL : PROVISI

35. Ketentuan, hak dan kewajiban dari pihak-pihak yang terlibat dalam
kontrak agar mempunyai peraturan yang jelas, disebut :
a. Kontrak
b. Klausul
c. Provisi
d. Peraturan
36. Polis harus memuat ketentuan umum sebagai berikut, KECUALI :
a. Klausul Masa Uji (Incontestibility)
b. Masa Bebas Lihat (Free Look Period)
c. Pemulihan (Reinstatement)
d. Jumlah Aset (Tangible-Intangible Asset)

37. Yang dimaksud dengan “Klausul Kontrak Keseluruhan” adalah :


a. Kontrak terdiri dari polis saja
b. Kontrak terdiri dari polis dan salinan proposal/application
c. Kontrak terdiri dari proposal/application
d. Perusahaan dapat mengubah isi kontrak

73
SOAL : KETENTUAN KONTRAK

38. Ahli Waris menerima uang yang dijanjikan polis :


a. Pada saat Tertanggung meninggal dunia
b. Jika Tertanggung masih hidup saat polis berakhir
c. Pada saat semua Tertanggung meninggal
d. Jika semua Tertanggung masih hidup pada saat polis berakhir

39. Bentuk pembayaran klaim dapat dibayar :


a. Hanya secara tunai saja
b. Hanya secara bunga jumlah utama
c. Hanya untuk asuransi tunggal
d. Baik secara tunai, bunga, penghasil tunggal, jangka waktu tetap, salah
satu di antara semua ini.
40. Pilihan dividen tersedia bagi :
a. Tertanggung/Pemegang Polis
b. Penanggung
c. Ahli Waris
d. Bank

74
SOAL : ESENSI KONTRAK

41. Klausul bunuh diri dicantumkan dalam polis untuk melindungi :


a. Tertanggung
b. Agen
c. Pihak Asuransi
d. Regulator
42. Kontrak dinyatakan sah bila memenuhi persyaratan :
a. Kapasitas Legal
b. Pertimbangan
c. Tujuan Legal
d. Semua a, b dan c benar

43. Di bawah ini adalah aspek-aspek legal dalam kontrak Asuransi


Jiwa, KECUALI :
a. Law of Large Number
b. Insurable Interest
c. Utmost Good Faith
d. Aleatory

75
SOAL : ASPEK HUKUM

44. Hubungan yang benar dalam Insurable Interest adalah :


a. Adanya ketergantungan antara Tertanggung dengan Penanggung
b. Adanya ketergantungan keuangan antara Pemegang Polis dengan
Tertanggung
c. Adanya ketergantungan keuangan antara Tertanggung dengan
Penanggung
d. Tidak hanya ketergantungan keuangan antara Pemegang Polis dengan
Penanggung

45. Ketentuan “unilateral” dalam kontrak Asuransi Jiwa mengacu


kepada :
a. Pihak Penanggung dapat memaksa pihak Tertanggung untuk membayar
premi
b. Pihak Penanggung memberi janji dengan paksaan secara legal
c. Pihak Tertanggung tidak dapat memaksa secara legal pihak
Penanggung untuk memenuhi janji
d. Pihak Tertanggung tidak perlu membayar premi

76
MODUL : 9 & 10

Definisi Investasi :
Investasi adalah menanamkan modal dalam jangka waktu tertentu
dengan tujuan keuntungan di masa depan.

5 pertimbangan dalam berinvestasi :


JENIS INSTRUMEN INVESTASI

1. Finansial :
OBLIGASI : surat utang yang
menjanjikan suatu pembayaran
berupa kupon (bunga). Tidak
dapat dibatalkan &
pengembalian modal saat jatuh
tempo berakhir.

1. DEPOSITO BERJANGKA
□ Ada nama 1. SURAT UTANG NEGARA
□ Ada jumlah uang □ Dikeluarkan oleh Pemerintah
□ Ada besar bunga □ Lebih aman dibandingkan surat utang
□ Ada tanggal jatuh tempo perusahaan
□ Bunga diterima saat jatuh tempo □ Return kurang menarik
2. SERTIFIKAT DEPOSITO 2. SURAT UTANG PERUSAHAAN
□ Ada jumlah uang □ Dikeluarkan oleh Perusahaan
□ Ada besar bunga □ Lebih berisiko dibandingkan Surat Utang
□ Ada tanggal jatuh tempo Negara (SUN)
□ Dapat diperjualbelikan

78
JENIS INSTRUMEN INVESTASI

SAHAM : surat bukti


REKSADANA : beberapa
kepemilikan aset riil di suatu
investor mengumpulkan uangnya
perusahaan. Memberikan
secara kolektif pada sebuah
keuntungan yang besar &
lembaga investasi.
Pemegang Saham berhak
Diinvestasikan dalam bentuk :
memperoleh dividen.
□ Dana Pasar Uang
□ Dana Obligasi
1. SAHAM BIASA □ Dana Saham
(Common Stock) □ Dana Campuran
□ Memperoleh hak dividen
□ Memperoleh hak suara
□ Memperoleh hak membeli saham
sebelum ditawarkan (right/warrant)
2. Riil/Nyata :
2. SAHAM UNGGULAN ASET BERWUJUD
(Preference Stock) Bentuk investasi aset berwujud :
□ Tambahan dari jenis Saham Biasa □ Real Estate
□ Mendapatkan kondisi istimewa □ Logam Mulia
□ Jika perusahaan bangkrut, berhak □ Tanah
mengklaim asetnya lebih dulu. □ Koleksi benda berharga

79
FAKTOR INVESTASI & PRODUK UNIT LINK

Ada beberapa faktor dalam berinvestasi yang tidak dapat dikendalikan :

□ Inflasi □ Pemogokan □ Pergantian pemerintahan


□ Suku Bunga □ Kerusuhan □ Persaingan parpol
□ Krisis Finansial □ Demo Kenaikan BBM □ Korupsi

sebuah instrumen investasi yang merupakan kombinasi Asuransi


Jiwa dengan unsur investasi.

Sebagian dana yang diinvestasikan dipotong untuk perlindungan Asuransi Jiwa


dan sisanya diinvestasikan ke dalam dana Unit Link yang dipilih nasabah.

80
PENEMPATAN DANA UNIT LINK

DANA PASAR UANG/DANA TUNAI DANA PASAR UANG


Investasi jangka pendek dengan masa Kelebihan : □ Risiko Rendah
jatuh tempo ≤ 12 bulan. Instrumen □ Dana Darurat
investasi : Kelemahan :
□ Sertifikat Bank Indonesia □ Risiko Inflasi
□ Deposito Bank □ Investasi Jangka Pendek

DANA OBLIGASI/PENDAPATAN TETAP DANA OBLIGASI


Dana Obligasi/Pendapatan Tetap umumnya Kelebihan :
mengacu pada : □ Berpendapatan
□ Obligasi Pemerintah Tetap
□ Obligasi Perusahaan □ Kurang Volatile
Keuntungan didapat dari kupon Kelemahan :
□ Fluktuatif

DANA CAMPURAN (Managed/Balance Fund) DANA SAHAM


Merupakan kombinasi dari Dana Pasar Uang, Memiliki keuntungan yang relatif cukup besar
Dana Obligasi dan Dana Saham, disebut juga yang didapat dari peingkatan harga saham atau
mendiversifikasikan investasi. dividen.
Kelebihan : □ Penyeimbang Kelebihan : □ Investasi Jangka Panjang
Kelemahan : □ Risiko Investasi Menengah Kelemahan : □ Risiko Tinggi

81
PROFIL RESIKO VS ALOKASI DANA

KONSERVATIF (Low Risk Taker/ Alternatif investasi ini


Risk Averse) dipilih semata-mata atas
Berhati-hati dalam menghadapi risiko. pertimbangan faktor
Pemegang Polis yang ingin memiliki risiko Diminati oleh tipe keamanan. Hanya ingin
minimum dan harus puas dengan konservatif. risiko minimum, sehingga
pengembalian yang rendah. hasil rendah.

MODERAT (Neutral Risk Taker) Ideal bagi Pemegang Polis


Netral dalam menghadapi risiko. yang menginginkan hasil
Pemegang Polis yang bersedia yang relatif lebih besar
menanamkan dananya ke dalam investasi Dipilih oleh tipe tetapi bersedia menanggung
yang seimbang dengan risikonya. moderat. risiko relatif lebih tinggi.

AGRESIF (High Risk Taker) Ideal bagi Pemegang Polis


Siap menanggung risiko tinggi. yang bersedia menanggung
Pemegang Polis yang siap menanggung risiko tinggi selama mereka
risiko tinggi untuk memperoleh Dipilih oleh tipe memperoleh hasil investasi
laba/keuntungan yang tinggi pula. agresif. tinggi.

82
JENIS & MANFAAT PRODUK UNIT LINK

Jenis Frekuensi
Pembayaran Unit Link :

Tidak memiliki Dapat digunakan Akses ke fortofolio Para peneliti, Tidak perlu pusing
dana yang cukup untuk proteksi, yang sudah di analis investasi & memikirkan
untuk memiliki mempersiapkan diversifikasikan ahli strategi perkembangan
program asuransi warisan, investasi, atau meletakkan mengelola investasi karena
regular sekaligus dana pensiun & telur tidak dalam 1 sehingga hasil akan menerima
berinvestasi. pendidikan anak. keranjang. investasi optimal. laporan tahunan.

83
KARAKTERISTIK & BIAYA UNIT LINK

Biaya Awal Penjualan (Initial Cost)

Biaya Pengelolaan Dana (Fund


Management Fee)

Biaya Manfaat (Benefit Charges)

Biaya Polis (Policy Fees)

Biaya Administrasi (Administrative


Charges)

Biaya Penebusan (Surrender


Charges)

84
CARA PENERBITAN UNIT LINK

Ada 2 cara penerbitan pada Asuransi Jiwa Unit Link :


□ Penerbitan polis dengan harga tunggal (Unitary/Single Price)
□ Penerbitan polis dengan dua harga (Dual Price)

Unitary Price : dengan cara ini Pemegang Polis membeli dan menjual
unit pada satu harga tersebut, berarti harga unit tersebut sudah netto.

Offer Price : biasanya digunakan saat premi akan


dimasukan ke dalam polis Unit Link.
Bid Price : digunakan untuk perhitungan biaya
asuransi dan pada saat melakukan penarikan.
Bid – Offer Spread : pada dasarnya selisih 2
harga tersebut bisa menjadi salah satu
keuntungan bagi Perusahaan Asuransi Jiwa.

85
TRADISIONAL VS UNIT LINK

Tradisional Unit Link


Lebih kepada proteksi Proteksi dan Investasi
Ada syarat saat penarikan Penarikan sangat fleksibel
Biaya yang dikenakan tidak transparan Biaya yang dikenakan transparan
Pilihan investasi ditentukan oleh Pilihan investasi ditentukan oleh
Perusahaan Pemegang Polis
Level of Premium Actual Premium
Nilai investasi tidak terukur karena tidak Nilai investasi berjalan secara spesifik
dilaporkan karena dilaporkan secara regular

Pendapatan dari produk Tradisional Pendapatan dari produk Unit Link lebih
tidak setinggi Unit Link tinggi nilainya daripada Tradisional

86
PENGELOMPOKAN SOAL

Soal Jawaban
Deposito Berjangka – Sertifikat Deposito Tertera Nama – Tanpa Nama
Bunga pada obligasi/surat utang disebut : Kupon
Produk Asuransi Jiwa Unit Link adalah sebuah instrumen Asuransi + Investasi
yang menggabungkan….
Dana Pasar Uang berisi investasi………dan cocok bagi Jangka Pendek - Konservatif
tipe investor…….
Dana Obligasi berisi investasi…………dan cocok bagi tipe Jangka Menengah - Moderat
investor…….
Dana Saham berisi investasi………….dan cocok bagi tipe Jangka Panjang - Agresif
investor
Memindahkan sebagian atau semua uang dari 1 jenis Switching
dana investasi ke dana investasi yang lain disebut :
Menambah dana kapan saja disebut : Top Up

87
SOAL : INVESTASI

46. Apa arti investasi?


a. Menanamkan dana dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu
tertentu dengan harapan keuntungan di masa depan
b. Menabung di bank
c. Membeli property
d. Membeli barang dan menjualnya lagi dengan mahal

47. Hal yang perlu dipertimbangkan saat ingin memutuskan jenis


investasi yang akan dilakukan adalah :
1. Tujuan investasi, besarnya pajak dan tingkat risiko
2. Penambahan modal, kriteria pasar dan suku bunga
3. Waktu dan likuiditas
a. Hanya 1
b. Hanya 2
c. Hanya 3
d. 1 dan 3 benar

88
SOAL : INSTRUMEN INVESTASI

48. “Deposito Bank” dari perusahaan asuransi dapat ditarik :


a. Hanya setelah penutupan asuransi
b. Pada saat jatuh tempo
c. Pada saat penjualan deposito
d. Pada saat pembukaan deposito baru

49. Karakteristik Sertifikat Deposito adalah sebagai berikut :


a. Pada surat deposito tertera nama, jumlah uang, besar bunga dan tanggal
jatuh tempo. Bunga baru dapat diterima pada saat jatuh tempo.
b. Pada surat deposito tertera perjanjian untuk pembayaran dengan kupon
(bunga) pada suatu jangka waktu tertentu.
c. Pada surat deposito tertera jumlah uang, besar bunga dan tanggal jatuh
tempo. Pemegang sertifikat sudah menerima bunga di awal dan sertifikat
dapat diperjualbelikan.
d. Pada surat deposito tertera jumlah uang, besar bunga dan tanggal jatuh
tempo. Pemegang sertifikat sudah menerima bunga di awal dan sertifikat
tidak dapat diperjualbelikan.

89
SOAL : INSTRUMEN INVESTASI

50. Bunga atau dividen yang didapat dari Surat Utang biasanya
disebut :
a. Dividen
b. Kupon
c. Keuntungan (Capital Gain)
d. Perlindungan Nilai (Hedging)
51. Apa yang menjadi karakter dari saham biasa (common stock)?
a. Pemilik saham memperoleh hak dividen, hak suara dan hak membeli
saham baru.
b. Pemilik saham selain memperoleh hak dividen, hak suara dan hak
membeli saham baru juga mempunyai hak istimewa.
c. Pemilik saham selain memperoleh hak dividen, hak suara dan hak
membeli saham baru juga bisa mengklaim asetnya terlebih dulu jika
perusahaan bangkrut.
d. Pemilik saham memperoleh hak dividen dan membeli saham baru tanpa
hak suara.

90
SOAL : UNIT LINK

52. Yang dimaksud dengan “fleksibilitas” dalam berinvestasi di Unit


Link adalah :
a. Pemegang Polis dapat melakukan pemulihan polis yang sudah lapsed/
batal .
b. Pemegang Polis dapat menambah Asuransi Tambahan /Rider yang
dikehendaki.
c. Pemegang Polis dapat melakukan pembayaran premi dalam kurs rupiah
atau dollar.
d. Pemegang Polis dapat menambah dana investasi, melakukan penarikan,
penebusan, mengambil cuti premi dan mengubah Uang Pertanggungan.

53. Investasi Asuransi Jiwa Unit Link adalah :


a. Cara menabung dengan risiko aman
b. Instrumen yang menggabungkan asuransi dengan investasi
c. Instrumen yang menggabungkan unsur tabungan dan jaminan di hari tua
d. Instrumen yang menggabungkan asuransi dengan kredit tanpa bunga

91
SOAL : UNIT LINK

54. Mana yang BUKAN merupakan karakteristik Polis Unit Link :


a. Forward Pricing
b. Backdate
c. Switching
d. Top Up
55. Cara penerbitan Polis Unit Link dikenal dengan cara :
1. Unitary Price/Harga Tunggal
2. Bid Price/Harga Permintaan
3. Over Price/Harga Lebih
4. Offer Price/Harga Penawaran
a. 1, 2 dan 3 benar
b. 1, 2 dan 4 benar
c. 2, 3 dan 4 benar
d. Semua benar

92
MODUL : 11 & 12

Tuntutan yang diajukan Pemegang Polis atau Ahli Waris terhadap


pelayanan atau janji yang diberikan Penanggung pada saat kontrak
Asuransi Jiwa dibuat.

Tertanggung Penanggung tidak Tertanggung


bertahan hidup mengharapkan meninggal pada Dapat dibayarkan
sampai kontrak kematian masa sebelum tanggal
polis berakhir. Tertanggung < dua pertanggungan jatuh tempo tetapi
tahun sejak polis atau polis masih hanya untuk periode
berlaku. berlaku. tertentu.
PEMBERITAHUAN & DOKUMEN KLAIM

Pemberitahuan Klaim merupakan proses komunikasi antara Penanggung


dengan Pemegang Polis atau Ahli Waris ketika klaim muncul.

Pemegang Polis telah


menyerahkan Polis Asli,
jika hilang ada Surat
Keterangan dari Data pendukung yang
Kepolisian. dibutuhkan :
□ Nomor Polis
Pemegang Polis sudah □ Nama Tertanggung
membayar seluruh □ Tanggal Kematian
premi.
□ Peyebab Kematian
Identitas Tertanggung/ □ Hubungan dengan Tertanggung
Pemegang Polis sekaligus □ Keterangan Kematian dari
sebagai bukti usia. instansi terkait

94
AGEN ASURANSI

Perantara dapat disebut sebagai agen, yaitu


orang atau badan hukum pekerjaannya
menjual jasa asuransi untuk dan atas nama
perusahaan dimana ia bekerja.

Perusahaan Asuransi Jiwa Pembeli dapat berupa perorangan,


merupakan pihak yang membuat, lembaga, industri atau perusahaan
mendesain dan pemilik produk dan lain-lain yang ruang geraknya
Asuransi Jiwa. nasional maupun internasional.

95
TUGAS & OTORITAS AGEN

96
PROSEDUR & PROSES PENJUALAN

Persiapan Agen Mengajukan Tenang dalam Agen berhasil Agen harus


mendekati bertemu pertanyaan menghadapi meyakinkan terus
calon calon untuk keberatan prospek melayani
nasabah nasabah menggali nasabah dengan solusi nasabah
secara tatap informasi yang setelah
muka ditawarkan penutupan

Agen berkewajiban melayani nasabah dengan sungguh-


sungguh dan memiliki kepekaan terhadap kebutuhan
nasabah, sehingga apapun kendalanya polis tetap aktif.

97
KEGIATAN PURNA JUAL AGEN

Melayani penyerahan Polis Memberi pelayanan pemulihan Polis

Memberi pelayanan selama Polis Memberi pelayanan pengembangan


aktif calon nasabah baru/referensi

Memberi pelayanan premi lanjutan Memberi pelayanan klaim

Menyampaikan surat ucapan ulang


Memberi pelayanan reselling
tahun/hari raya

Menjalin komunikasi dengan baik


sangatlah dianjurkan bagi seorang
Agen Asuransi.
Kesalahan Umum yang dilakukan seorang agen adalah menelepon
nasabah hanya pada saat mengingatkan untuk membayar Polis.

98
SYARAT & PROSES MENJADI AGEN

Persyaratan untuk menjadi seorang agen diatur dalam Peraturan


Pemerintah RI No. 73 tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Usaha
Perasuransian pasal 27 yang terdiri dari 4 ayat :
Setiap agen asuransi hanya dapat
1 menjadi agen dari 1 perusahaan
Langkah-langkah menjadi Agen Asuransi asuransi.

2 Agen asuransi wajib memiliki


perjanjian keagenan dengan
7
perusahaan asuransi yang diageni.
6
Semua tindakan agen asuransi yang
5 3 berkaitan dengan transaksi asuransi
4 menjadi tanggung jawab perusahaan
3 asuransi yang diageni.

2 4 Agen asuransi harus memberikan


keterangan yang benar & jelas
1 tentang program asuransi tersebut.

99
LISENSI AGEN & SANKSI

Menurut Peraturan Tambahan :

1. No. 425/KMK.06/2003 : Agen harus memiliki sertifikat dari Asosiasi Asuransi


Jiwa Indonesia (AAJI).
2.
Lisensi Keagenan
Memenuhi persyaratan tertentu untuk menjual produk investasi.
3. Perusahaan Asuransi Jiwa dilarang mempekerjakan agen dari asuransi lain.

Lisensi Agen :
Setiap lisensi mempunyai masa kadaluarsa. Setelah lewat waktu tertentu, agen
wajib mengikuti proses yang ditetapkan AAJI untuk memperoleh perpanjangan
lisensi keagenannya supaya bisa terus bekerja sebagai Agen Asuransi.

100
PENGELOMPOKAN SOAL

Soal Jawaban
Kondisi dimana Perusahaan Asuransi Jiwa tidak mengharapkan Klaim lebih awal/
kematian dari Tertanggung kurang dari 2 tahun sejak Early Claim
dimulainya polis disebut…
Tertanggung bertahan hidup sampai kontrak polis berakhir Klaim jatuh tempo/
disebut… Maturity Claim
Selalu siap menjawab dan melayani nasabah, agen Memberi pelayanan
sedang melakukan proses… selama Polis aktif
Melakukan evaluasi terhadap nasabah, agen sedang Memberi pelayanan
melakukan proses… premi lanjutan
Menjelaskan kembali manfaat dan kondisi Polis, agen Melayani penyerahan
sedang melakukan proses… Polis
Awal dari hubungan antara agen dan prospek melalui Tahap Penyelesaian
pengisian formulir permohonan termasuk di dalam tahap :
Menggali data dari prospek, agen melakukan proses… Wawancara

101
SOAL : KLAIM

56. Klaim Jatuh Tempo biasanya terjadi pada polis :


a. Asuransi Berjangka
b. Asuransi Jiwa Seumur Hidup
c. Asuransi Jiwa Dwiguna
d. Asuransi Tambahan

57. Klaim Lebih Awal terjadi ketika :


a. Pemegang Polis meninggal dalam 1 tahun dimulainya polis
b. Pemegang Polis meninggal pada akhir masa polis
c. Pemegang Polis bertahan hidup sampai akhir masa polis
d. Pemegang Polis bertahan hidup setelah 1 tahun dimulainya polis

58. Yang BUKAN termasuk jenis klaim adalah :


a. Klaim Jatuh Tempo
b. Manfaat Bonus dan Bunga Premi
c. Klaim Lebih Awal
d. Manfaat Kelangsungan Hidup

102
SOAL : AGEN ASURANSI

59. Mana yang BUKAN tugas agen :


1. Menawarkan produk Asuransi Jiwa kepada calon nasabah
2. Melakukan pembujukan kepada calon nasabah dengan hadiah
3. Melakukan pelayanan purna jual
a. Pernyataan 1 dan 2
b. Pernyataan 2 dan 3
c. Pernyataan 3
d. Pernyataan 2

60. Agen yang sedang membantu Pemegang Polis memenuhi semua


syarat agar polisnya kembali aktif, sedang melakukan tugas :
a. Menyiapkan materi informasi
b. Pemulihan
c. Klaim Jatuh Tempo
d. Underwriting

103
SOAL : PROSES PENJUALAN
61. Mengidentifikasi kebutuhan dan kemampuan keuangan calon
nasabah merupakan bagian dari proses :
a. Pra-pendekatan terhadap calon nasabah
b. Pendekatan terhadap calon nasabah
c. Pertanyaan saat melakukan wawancara
d. Penyelesaian dari keberatan calon nasabah
62. Pra-pendekatan adalah persiapan untuk mendekati calon nasabah.
Dalam tahap ini, seorang agen harus dapat :
a. Bertemu dengan prospek secara tatap muka
b. Mengidentifikasi kebutuhan calon nasabah
c. Menghadapi keberatan nasabah
d. Memberikan saran terbaik untuk kepentingan nasabah
63. Agen perlu melanjutkan hubungan dengan nasabah setelah
menyerahkan polis agar :
a. Diharapkan nasabah akan memberikan tips
b. Agen dapat naik pangkat
c. Membantu Pemegang Polis menjual kembali polisnya
d. Nasabah akan menghubunginya lagi jika ingin proteksi tambahan

104
MODUL : 13 & 14

Memfokuskan pada kebutuhan nasabah dan mendapatkan


keuntungan jangka panjang melalui kepuasan nasabah.

Cara Perusahaan Asuransi memilih jalur pemasaran :


Rencana penjualan perusahaan asuransi dievaluasi.

Manajemen mengkalkulasi pertumbuhan dan target penjualan.

Kemampuan kantor pusat dan tenaga penjualan dievaluasi.

Prioritas ditentukan dan target disusun.

Jalur distribusi dipilih dan digunakan untuk memasarkan produk.


JALUR PEMASARAN

106
ATURAN DASAR KODE ETIK

1 2 3 4

Bisnis penghimpun Kepercayaan adalah Senantiasa berusaha Memberikan layanan


dana masyarakat & landasan dasar bisnis memberi rasa aman ke yang efisien & tepat
berbagi risiko. ini, dijalankan dengan setiap nasabahnya & waktu tanpa melupakan
Kepentingan nasabah penuh tanggung jawab menjaga kredibitas kelengkapan &
diatas agen. & sikap profesional. perusahaan. ketepatan data.

5 6 7 8

Seluruh karyawan & Pimpinan Departemen Setiap pelanggaran Seluruh kasus perilaku
agen asuransi wajib bertanggung jawab yang terjadi harus kriminal wajib
menandatangani surat dalam menjamin dilaporkan pada dilaporkan secepatnya
pernyataan setuju dijalankannya aturan Dewan/Departemen ke pihak yang berwajib
menjalankan kode etik. main & kode etik. Kode Etik Penjualan. & AAJI.
.

107
PRINSIP KODE ETIK ASURANSI JIWA

P PRIBADI : menghindari adanya konflik kepentingan pribadi.

TRANSAKSI BERSIFAT RAHASIA : memastikan kerahasian transaksi tetap


T terjaga.

J JABATAN : menghindari penyalahgunaan jabatan.

ADIL : memastikan adanya perlakuan yang adil bagi seluruh pihak yang
A memiliki hubungan bisnis dengan Penanggung.

MELENGKAPI DATA : melengkapi & memastikan kelengkapan data yang


M diperlukan.

I INFORMASI : menjaga penyalahgunaan informasi.

N NIAT BAIK : menjalankan bisnis dengan niat baik dan integritas yang tinggi.

108
FIDUSIA & TANGGUNG JAWAB AGEN

FIDUSIA (pihak yang dapat dipercaya) :


seseorang yang posisi dan tanggung jawabnya
melibatkan kepercayaan dan keyakinan yang
tinggi.

1 Terhadap diri sendiri (profesi)


2 Terhadap perusahaan
3 Terhadap nasabah dan calon nasabah
4 Terhadap masyarakat (pemerintah)

109
KERAHASIAAN INFORMASI & SANKSI

Guna membangun kepercayaan nasabah atau calon nasabah


dengan Perusahaan Asuransi, agen harus menghormati
privasi dan kerahasiaan.
Informasi yang harus dijaga :
■ Semua fakta yang berkaitan dengan nasabah seperti :
□ nama □ alamat
□ nomor telepon □ riwayat kesehatan
□ pendapatan □ aset dan hutang
□ tujuan investasi □ rencana keuangan
■ Analisa atau pendapat yang berdasarkan pada fakta tersebut di atas.

Sanksi tindak kriminal asuransi akan diancam dengan UU RI No. 2


tahun 1992 dan di-blacklist. Sedangkan bobot sanksi bagi pelanggar
tindakan menyesatkan tergantung bobot pelanggaran dan bisa
sampai dikenakan blacklist.

110
TINDAKAN KRIMINAL & PERILAKU MENYESATKAN

□ Penipuan : penipuan yang disengaja atau misrepresentasi


(penjelasan yang salah).
□ Pemalsuan : dengan sengaja/sadar membuat dokumen palsu.
□ Penyalahgunaan Dana Nasabah : mengambil uang nasabah & dialokasikan
untuk tujuan lain.

□ Rebating □ Churning
□ Menahan Informasi □ Twisting
□ Systemic Replacement □ Mispresentasi
□ Penandatanganan form kosong □ Pembujukan
□ Pernyataan kasar terhadap pesaing □ Pemaksaan
□ Menempatkan kepentingan pribadi di atas kepentingan nasabah.

111
PAJAK, ATURAN TERKAIT & TUGAS ASOSIASI

Pengenaan Aturan Tugas


Pajak Terkait Asosiasi

□ Produk Asuransi Jiwa : UU Keputusan Menteri Keuangan


Peraturan Dirjen Pajak No. SE- Perasuransian No. 2/1992 No. 425 & 426 /KMK.06/2003 :
09/PJ 42/1997, menunjuk pasal 4
ayat 3 huruf e tahun 1983 diubah □ Produk Unit Link : Keputusan “Perijinan dan
dengan UU No. 10/1994 : Dirjen Lembaga Keuangan No. KEP- penyelenggaraan kegiatan
2475/LK/2004 perusahaan penunjang usaha
asuransi pasal 19 ayat 2
“Pembayaran dari Perusahaan Lisensi asosiasi yang dimaksud pada
Asuransi pada individu atas ayat 1”
□ Berdasarkan UU No. 2/1992
Asuransi Kesehatan, Kecelakaan, Perusahaan Asuransi tidak diijinkan “Perijinan usaha dan
Jiwa Asuransi Tujuan Ganda dan melakukan usaha di Indonesia kelembagaan Perusahaan
Beasiswa TIDAK DIKENAKAN kecuali terdaftar dan memiliki Asuransi dan Reasuransi pasal 30
pajak”. lisensi operasional dari DepKeu RI. ayat 2 yang dimaksud pada ayat
1”

112
INVESTASI, UNIT LINK & INFORMASI PRODUK

Batas Perhitungan Informasi


Investasi Aset Unit Produk
Link Asuransi
Jiwa
Batas dana yang dialokasikan Berdasarkan Keputusan Dirjen Pengungkapan informasi
untuk investasi diatur oleh Lembaga Keuangan No. KEP- produk Asuransi Jiwa diatur
Surat Keputusan MenKeu No. 2475/LK/2004 pasal 6 dalam :
424/KMK.06/2003 bagian 5 perhitungan aset Unit Link :
pasal 21 ayat 2. □ Keputusan Menteri
Keuangan pasal 8
Jika Perusahaan Asuransi Jiwa “Ayat 1 Perusahaan Asuransi
No.422/KMK.06/2003.
menginvestasikan dananya di Jiwa wajib
luar negeri, nilai investasi = menginformasikan
□ Keputusan Dirjen
nilai dari semua jenis investasi pengembangan dana
Lembaga Keuangan pasal
kecuali kas dan bank diatur investasi kepada Pemegang
5 No. KEP-2475/LK/2004.
oleh KMK No. 424/KMK.06/ Polis sekurang-kurangnya
2003 pasal 24 ayat 2. sekali dalam setahun’.

113
KETENTUAN & NILAI MINIMUM KLAIM

Ketentuan Klaim Nilai Minimum Klaim


□ Pasal 25 KMK No. Kematian
422/KMK.06/2003 berisi tindakan
yang dapat dikategorikan
memperlambat penyelesaian atau
pembayaran klaim. Ketentuan minimum klaim kematian
produk Unit Link ditentukan dalam pasal 2
□ Pasal 26 KMK No. 422/KMK.06/2003 berisi :
Keputusan Dirjen Lembaga Keuangan No.
1. Perusahaan Asuransi hanya dapat
KEP-2475/LK/2004 sebagai berikut :
meminta dokumen sesuai dengan yang
tertera di polis sebagai syarat pengajuan klaim. □ Yang lebih besar antara Rp.
2. Jika ada syarat lain, syarat lain harus relevan 10.000.000 (USD 1,000) dan 125% dari
dan wajar. premi untuk Premi Tunggal (Single
3. Ketentuan lain harus dimuat dalam polis Premium Unit Link).
asuransi.
□ Yang lebih besar antara Rp. 5.000.000
□ Pasal 27 KMK No. 422/KMK.06/2003 berisi (USD 500) dan 5 kali Premi Tahunan
pembayaran klaim paling lama 30 hari sejak ada untuk Premi Berkala (Regular Premium
kepastian mengenai jumlah klaim yang dibayar. Unit Link).

114
TUGAS DEPARTEMEN

115
TUGAS DEPARTEMEN

116
TUGAS DEPARTEMEN

117
TUGAS DEPARTEMEN

118
TUGAS DEPARTEMEN

119
TUGAS DEPARTEMEN

120
SOAL : JALUR PEMASARAN

64. Manakah pernyataan yang BENAR berikut ini mengenai jalur


pemasaran?
1. Agen Asuransi merupakan jalur pemasaran langsung
2. Investasi di bank merupakan jalur distribusi untuk anuitas
3. Metode tertua dari dari pemasaran langsung adalah melalui jalur
internet
a. Hanya nomor 1 yang benar
b. Hanya nomor 2 yang benar
c. Nomor 1 dan 3 yang benar
d. Nomor 2 dan 3 yang benar

65. Jalur pemasaran melalui “Penjualan Langsung” artinya :


a. Perusahaan Asuransi dapat menjual produknya secara langsung via agen
b. Perusahaan Asuransi dapat menggunakan lembaga lain seperti bank dll
c. Perusahaan Asuransi dapat menjual tanpa melalui agen, tetapi secara
langsung melalui telepon, media cetak dan elektronik dan telemarketing
d. Perusahaan Asuransi dapat menggunakan jasa broker

121
SOAL : SANKSI & KODE ETIK

66. Tindakan terhadap pelanggaran peraturan industri Asuransi Jiwa


dapat diambil oleh :
a. Agen
b. Pemegang Polis
c. Pihak Tertanggung
d. Dewan/Departemen Kode Etik

67. Prinsip kode etik meliputi hal-hal berikut, KECUALI :


a. Menghindari penyalahgunaan jabatan
b. Menjalankan bisnis dengan niat baik dan integritas yang tinggi
c. Menghindari adanya konflik kepentingan pribadi
d. Menghindari surplus yang berlebihan
68. Departemen apakah yang mengurusi bobot kesalahan bagi agen :
a. Regulator Asuransi
b. Departemen Kepatuhan
c. Departemen HRD
d. Departemen Keagenan

122
SOAL : KODE ETIK
69. Apa yang dimaksud dengan Fidusia :
a. Fidusia adalah orang atau perusahaan yang secara sengaja atau tidak
sengaja melanggar kode etik asuransi.
b. Fidusia adalah departemen yang mengurusi hal legal dalam Asuransi Jiwa.
c. Fidusia adalah pihak yang dapat dipercaya atau seseorang yang posisi dan
tanggung jawabnya melibatkan kepercayaan dan keyakinan tinggi.
d. Fidusia adalah orang atau pihak yang mengatur dan memonitor kepatuhan
agen dalam menjalankan kode etik.
70. Pada dasarnya agen harus bertanggung jawab atas dirinya,
perusahaan, nasabah dan masyarakat. Terhadap masyarakat berupa :
a. Ikut mensejahterakan bangsa dan negara khususnya keluarga dan
melindungi keluarga nasabah dari risiko musibah.
b. Ikut menstabilkan perekonomian bangsa dan negara.
c. Patuh terhadap kode etik dan menunjukkan kejujuran, niat baik dan
kesetiaan dalam bisnis dengan menjual produk secara profesional, pantas
dan berlandaskan standar etika tertinggi.
d. Patuh kepada DepKeu RI yang menerapkan standar hukum minimal untuk
petugas pemasaran.

123
SOAL : PERATURAN & KEWENANGAN
71. Menurut ketentuan pasal pajak pendapatan, pembayaran yang
dilakukan oleh Penanggung kepada perseorangan adalah :
a. Tidak perlu membayar pajak
b. Dapat dikenakan pajak sepenuhnya
c. Dapat memperoleh keringanan pajak
d. Atasan dipajak
72. Uang Pertanggungan dari Penanggung dapat dikenakan pajak pada
aspek manfaat tabungan :
a. Ketika pembayaran dilakukan kurang dari 3 tahun
b. Ketika pembayaran dilakukan setelah 3 tahun
c. Ketika pembayaran dilakukan pada kematian Tertanggung
d. Ketika ada pembayaran
73. Produk asuransi yang berhubungan dengan investasi merupakan
produk yang terdiri dari pembayaran yang meng-cover :
a. Hanya kematian wajar dan kecelakaan
b. Meninggal akibat kecelakaan dan penyakit
c. Pembayaran kematian wajar, akibat kecelakaan ditambah investasi
d. Kematian dan kecelakaan

124
Semoga Sukses !