Anda di halaman 1dari 4

Hubungan Rasio fT3/fT4 Terhadap Fibrinogen Pada Pasien Dengan

Gangguan Tiroid di RSU Dr. Moewardi


Putra MAS1, Niamuzisilawati E2, Sugiarto2, Kartodarsono S2
1
Residen PPDS I Divisi Endokrin Metabolik Diabetes Melitus Departemen IPD Fakultas Kedokteran
UNS/ RSUD dr. Moewardi
2
Staf Divisi Divisi Endokrin Metabolik Diabetes Melitus Departemen IPD Fakultas Kedokteran UNS/
RSUD
dr. Moewardi

ABSTRAK

Pendahuluan:
Gangguan tiroid diketahui berhubungan dengan abnormalitas sistem hemostatik.
Fibrinogen dan peningkatan aktivitas plasma vWv dan faktor VIII, diduga sebagai
faktor yang mempengaruhi tingkat koagulasi pada kondisi hipertiroid dan berperan
dalam pembentukan plaque aterosklerosis. Peningkatan kadar fibrinogen merupakan
faktor risiko penting untuk kejadian kardiovaskuler dikemudian hari. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui hubungan rasio T3/T4 dan fibrinogen pada pasien
dengan gangguan tiroid di RSUD dr Moewardi
Metode:
Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang yang dilakukan di Poliklinik
Endokrin RSUD Dr. Moewardi. Kriteria inklusi adalah pasien dengan gangguan
tiroid sesuai dengan kriteria yang sudah menjalani perawatan rutin di poliklinik
endokrin RSUD Dr.Moewardi. Kriteria ekslusi yaitu pasien dengan Anti Fosfolipid
Syndrom, ITP, Sirosis Hepatis, Gagal Ginjal Kronik, penggunaan obat anti koagulan,
penyakit dengan gangguan koagulasi darah lainnya. Diagnosis gangguan tiroid
dengan mengukur kadar TSH, fT3 dan fT 4 pasien dengan hipertiroid (TSH <
normal, fT3 dan fT4 > normal), hipotiroid (TSH > normal, fT3 dan fT4 < normal),
dan eutiroid (TSH, fT3 dan ffT4 normal). Fibrinogen diperiksa dengan ELISA. Uji
statistika menggunakan Uji Korelasi Pearson dengan p bermakna jika p ≤ 0,05.
Hasil:
Pada penelitian ini, dari 38 pasien yang seluruhnya perempuan, terdapat 28 yang
hipertiroid, 2 hipotiroid, dan 8 orang yang eutiroid dengan rentang kadar fibrinogen
269.55 - 336.47 mg/dL, rerata rasio fT3/fT4 0.2866. Hasil uji statistik menunjukkan
bahwa terdapat hubungan korelasi negatif kuat antara rasio fT3/fT4 dengan kadar
fibrinogen (p = 0,000, r = -0,.738).
Diskusi:
Pada penelitian ini terdapat korelasi negatif kuat antara rasio FT3/FT4 dengan kadar
fibrinogen plasma, yang berarti semakin turun nilai rasio FT3/FT4 maka akan
semakin meningkat kadar fibrinogen. Akibat adanya peningkatan kadar fibrinogen di
dalam plasma ini maka viskositas plasma juga akan meningkat, sehingga
meningkatkan agregasi trombosit dan eritrosit.
Kesimpulan:
Peningkatan rasio fT3/fT4 berhubungan dengan penurunan kadar fibrinogen pada
pasien dengan gangguan tiroid.
Kata Kunci : rasio fT3/fT4, fibrinogen, gangguan tiroid
Daftar pustaka:
1. Mario Di Napoli, MD; Francesca Papa, MD; Vittorio Bocola, MD. Prognostic
Influence of Increased C-Reactive Protein and Fibrinogen Levels in Ischemic
Stroke. Stroke. 2001;32:133-138
2. Erem C, Ersoz H, Kartı S, Ukinc K, Hacıhasanoglu A, Deg˘ er O, et all. Blood
coagulation and fibrinolysis in patients with hyperthyroidism. J. Endocrinol.
Invest. 2002; 25: 345-350
3. Kozdag G, Ural D, Vural A, Agacdiken A, Kahraman G, Sahin T, et al.
Relation between free triiodothyronine/free thyroxine ratio, echocardiographic
parameters and mortality in dilated cardiomyopathy. The European Journal of
Heart Failure. 2005; 7: 113– 118

Tabel 1. Sebaran pasien dengan gangguan fungsi tiroid

Status Thyroid Jumlah

Hipertiroid 28

Hipothyroid
2
euthyroid
8

Tabel 2. Rerata kadar fibrinogen pada pasien dengan gangguan fungsi tiroid
FIBRINOGEN
Status Thyroid
Mean

Hipertiroid 336.47

Hipothyroid 269.55

Euthyroid 305.42
Tabel 3. Analisa statistik rasio fT3/fT4 terhadap fibrinogen

FIBRINOGE
RASIO fT3/fT4
N

Pearson Correlation -0.738**

Sig. (2-tailed) 0.000

N 0,038

0.5
0.45
0.4 P = 0,000
0.35
Rasio fT3/fT4

R = -0,738
0.3
0.25
0.2
0.15
0.1
0.05
0
0 100 200 300 400 500 600
Fibrinogen

Grafik hubungan rasio fT3/fT4 terhadap fibrinogen pada pasien dengan


gangguan fungsi tiroid