Anda di halaman 1dari 5

Kamus Kompetensi Inti, Manajerial, dan Sosial

Kultural
http://bpsdm.pu.go.id/bacahalaman-kamus-kompetensi-inti-manajerial-dan-sosial-
kultural1

KOMPETENSI INTI
Integritas (Int)
Mengetahui, bertindak sesuai nilai-nilai, etika dan peraturan yang berlaku dalam organisasi, serta dapat
menjadi panutan.
Level Kompetensi
1 Mengetahui nilai-nilai, etika, dan peraturan, namun belum konsisten untuk mematuhinya.
2 Melakukan tindakan secara konsisten dan berpegang pada nilai-nilai, etika, dan peraturan.
3 Mampu memberikan umpan balik secara positif atas perilaku yang tidak konsisten terhadap nilai-nilai,
etika, dan peraturan.
4 Menciptakan suasana kerja yang mendukung untuk berperilaku konsisten sesuai dengan nilai-nilai,
etika, dan peraturan.
5 Menjadi panutan/inspirasi bagi orang lain dalam bertindak/bekerja sesuai dengan nilai-nilai, etika, dan
peraturan.

Berorientasi pada Pelayanan (BpP)


Memberikan dan membangun sistem pelayanan prima pada pelanggan internal maupun eksternal
organisasi.
Level Kompetensi
1 Memberikan pelayanan berdasarkan perintah.
2 Memberikan pelayanan sesuai tugas dan fungsi.
3 Memberikan pelayanan secara proaktif sesuai kebutuhan pelanggan.
4 Mengambil langkah-langkah antisipatif guna memberikan kepuasan pelanggan untuk jangka waktu
yang panjang.
5 Membangun sistem pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Kerja Sama (KS)


Bekerja secara kooperatif dengan pihak internal maupun eksternal untuk mencapai tujuan organisasi.
Level Kompetensi
1 Terlibat dalam kegiatan bersama.
2 Aktif membina hubungan kerjasama dalam rangka mendukung tercapainya tujuan organisasi.
3 Mendorong semua pihak untuk terlibat dalam kerjasama guna mencapai tujuan organisasi.
4 Membina hubungan kerjasama yang saling menguntungkan dengan pihak-pihak terkait dalam rangka
mencapai tujuan organisasi.
5 Membangun komitmen kerjasama jangka panjang dengan berbagai pihak.

Komitmen Organisasi (KtO)


Kemauan dan kerelaan untuk menyelaraskan sikap dan perilaku dalam bekerja dengan mengutamakan
kepentingan organisasi dalam rangka mewujudkan visi dan misi organisasi.
Level Kompetensi
1 Bekerja untuk memenuhi kepentingan pribadi.
2 Melaksanakan pekerjaan mengacu visi misi organisasi.
3 Mendorong orang lain untuk bertindak selaras dengan visi misi organisasi.
4 Membuat terobosan yang mendorong berbagai pihak berperilaku konsisten sesuai dengan visi misi
organisasi.
5 Menjadi panutan bagi seluruh anggota organisasi dalam mendukung tercapainya visi dan misi
organisasi.

KOMPETENSI MANAJERIAL
Analisis Strategis (AS)
Memahami situasi/masalah dengan mengintegrasikan informasi dari berbagai aspek secara luas dan
mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi organisasi.
Level Kompetensi
1 Menggunakan metode analisa untuk memahami masalah.
2 Mengevaluasi ketepatan metode analisa dalam rangka membuat pilihan- pilihan strategis.
3 Mengidentifikasi dan memperhitungkan aspek internal dan eksternal yang mempengaruhi arah
organisasi dalam memahami situasi/masalah.
4 Mengembangkan ide strategis yang mendukung pencapaian visi organisasi dengan
mempertimbangkan dampaknya.
5 Mengembangkan visi untuk meningkatkan kapabilitas organisasi dalam menghadapi tantangan
lingkungan eksternal.

Berpikir Analisis (BA)


Memahami situasi/masalah dengan mengidentifikasi, menguraikan, menghubungkan data dan informasi
untuk membuat kesimpulan.
Level Kompetensi
1 Mengidentifikasi adanya masalah.
2 Memahami permasalahan secara sederhana.
3 Memahami masalah dengan menggunakan cara berpikir yang kompleks.
4 Menggunakan metode analisa untuk memahami masalah.
5 Berpikir sistemik dan visioner.

Berpikir Konseptual (BK)


Merumuskan atau membuat kesimpulan berupa teori, metode atau sistematika kerja berdasarkan informasi
yang tersedia.
Level Kompetensi
1 Mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi masalah.
2 Menggunakan informasi untuk mengidentifikasi masalah.
3 Mengidentifikasi pola hubungan dan memunculkan teori, metode atau sistematika kerja.
4 Membuat modifikasi metode pemecahan masalah yang paling efektif.
5 Mengkaji metode untuk membuat teori, metode atau sistem

Berorientasi pada Kualitas (BpK)


Melaksanakan tugas-tugas dengan mempertimbangkan semua aspek pekerjaan secara detil untuk
mencapai mutu yang lebih baik.
Level Kompetensi
1 Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan standar/aturan/prosedur.
2 Mengamati jalannya pelaksanaan tugas dan mengidentifikasi perlunya perubahan dalam rangka
meningkatkan kualitas kerja.
3 Mengkaji proses dan hasil kerja dengan cermat untuk mengantisipasi masalah yang timbul untuk
meningkatkan kualitas kerja.
4 Membuat standar kerja baru untuk memperbaiki proses dan hasil kerja agar efektif dan efisien.
5 Memastikan adanya perbaikan standar kerja secara terus menerus untuk memperoleh hasil kerja yang
lebih efektif dan efisien.

Fleksibilitas Berpikir (FB)


Menggunakan berbagai sudut pandang dalam menghadapi perbedaan dan / atau perubahan.
Level Kompetensi
1 Menggunakan sudut pandang pribadi.
2 Mengikuti alur pemikiran dari pandangan orang lain.
3 Memilih sudut pandang terbaik dari berbagai pihak dalam menghadapi situasi.
4 Menyelaraskan sudut pandang pribadi dengan sudut pandang berbagai pihak untuk menghadapi
situasi kompleks.
5 Berfikir/memiliki sudut pandang yang luas untuk kepentingan bersama.

Inisiatif (Ini)
Mengambil langkah-langkah aktif tanpa menunggu perintah untuk tujuan organisasi.
Level Kompetensi
1 Bekerja menunggu perintah.
2 Menyelesaikan tugas rutin sesuai dengan prosedur.
3 Melakukan langkah aktif dalam proses penyelesaian pekerjaan.
4 Mengambil tindakan konstruktif untuk memperbaiki situasi kerja yang tidak kondusif.
5 Mengembangkan ide baru untuk menyelesaikan tugas yang menantang.
Inovasi (Inov)
Membuat solusi alternatif dalam situasi kerja dengan mencoba cara yang berbeda dan orsinil untuk
mengatasi masalah.
Level Kompetensi
1 Menganalisa kemungkinan cara-cara untuk menyelesaikan masalah.
2 Mencetuskan ide/gagasan yang telah diperbarui dalam penyelesaian tugas.
3 Mencari alternatif solusi potensial dalam pemecahan masalah.
4 Mengembangkan solusi-solusi alternatif baru dalam pemecahan masalah.
5 Mengimplementasikan ide/cara yang unik dan orisinil dalam menyelesaikan masalah.

Kepemimpinan (Kp)
Tindakan meyakinkan, mempengaruhi dan memotivasi orang lain di lingkungan kerjanya dengan tujuan
agar mereka mengikuti atau mendukung rencana kerja unit / organisasi.
Level Kompetensi
1 Memberikan instruksi kerja.
2 Mampu meyakinkan orang lain dengan menggunakan argumen yang logis.
3 Mampu memotivasi orang lain untuk mengoptimalkan kemampuannya dalam rangka mendukung
rencana kerja organisasi.
4 Menggunakan teknik-teknik tertentu dalam mempengaruhi, mengarahkan dan menggerakkan orang
lain.
5 Membangun situasi kerja yang kondusif.

Kepemimpinan Strategis (KpS)


Mewujudkan kondisi masa depan organisasi dengan mempengaruhi, menggerakkan orang lain dan
mengelola sumber daya dalam jangka panjang
Level Kompetensi
1 Menjalankan program kegiatan yang sudah ada.
2 Menterjemahkan visi organisasi pada tujuan-tujuan yang dapat diukur.
3 Memahami visi organisasi untuk diwujudkan dalam program dan kegiatan kerja.
4 Menyelaraskan sistem, sumber daya dan lingkungan kerja.
5 Merumuskan visi organisasi sesuai dengan tantangan masa depan.

Komunikasi Lisan (Komlis)


Menyampaikan pendapat/ tanggapan secara lisan dengan menggunakan kata/kalimat yang mudah
dimengerti orang, baik perorangan maupun dalam kelompok.
Level Kompetensi
1 Menyampaikan ide atau pemikirannya kepada orang lain.
2 Memberikan pendapat/tanggapan dengan menggunakan kalimat sederhana.
3 Mengungkapkan pendapat/ tanggapan dengan kalimat yang sistematis dan mudah dimengerti.
4 Menggunakan gaya bahasa disesuaikan dengan lawan bicara.
5 Memberikan inspirasi melalui cara komunikasinya sehingga mempengaruhi pendirian/pemikiran orang
lain.

Komunikasi Tertulis (Komtul)


Menyampaikan pendapat/ ide/ informasi/ laporan/ hasil kajian secara jelas dengan menggunakan tulisan
dan tata bahasa yang baik dan benar serta mengikuti kaidah baku.
Level Kompetensi
1 Menyampaikan informasi seadanya.
2 Menyampaikan informasi dalam bentuk tulisan sederhana dan dapat dipahami pembaca.
3 Menyampaikan informasi secara jelas dengan menggunakan teknik penulisan yang sesuai dengan
kebutuhan.
4 Menuangkan ide/pendapat dalam bentuk tulisan secara sistematis dengan penulisan yang benar.
5 Menggunakan cara penulisan sesuai kaidah baku dalam menuangkan hasil kajian.

Mengambil Resiko (BilRis)


Keberanian mengambil tindakan untuk mendapat manfaat dengan telah mempertimbangkan kemungkinan
kegagalan dan hasil yang buruk.
Level Kompetensi
1 Mengidentifikasi kemungkinan resiko dari berbagai alternatif tindakan.
2 Mengidentifikasi konsekuensi atas tindakan yang akan diambil.
3 Berani melakukan tindakan berdasarkan perhitungan resiko.
4 Berani bertanggung jawab atas resiko yang telah diperhitungkan atas tindakan yang diambil.
5 Memiliki komitmen dalam mengambil tindakan yang beresiko.
Mengarahkan/Memberikan Perintah (MMP)
Memerintah dan mengarahkan bawahan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan posisi dan
kewenangannya.
Level Kompetensi
1 Memberikan perintah atau arahan secara umum.
2 Memberikan arahan/perintah dengan arahan secara rinci.
3 Memerintahkan bawahan yang berkompeten untuk melaksanakan pekerjaan.
4 Membandingkan antara kinerja bawahan dengan standar yang telah ditetapkan..
5 Menuntut kinerja yang tinggi dengan menetapkan standar, sumber daya yang baik, kualitas dan
pengawasan yang ketat.

Mengembangkan Orang Lain (MOL)


Melakukan upaya mendorong/ mengembangkan bawahan atau rekan kerja agar dapat bekerja lebih
optimal.
Level Kompetensi
1 Mendapatkan gambaran tentang potensi bawahan atau rekan kerja.
2 Memberikan saran yang bermanfaat untuk mempermudah pelaksanaan pekerjaan.
3 Memberikan umpan balik untuk meyakinkan bahwa bawahan atau rekan kerja mampu melaksanakan
pekerjaan dengan baik dan meningkatkan kinerja.
4 Membangkitkan motivasi bawahan atau rekan kerja yang merasa tidak mampu atau gagal dalam
menghadapi pekerjaan
5 Menyusun program pengembangan bawahan untuk tujuan jangka panjang.

Negosiasi (Nego)
Meyakinkan orang lain melalui berbagai alternatif cara untuk mendapatkan kesepakatan bersama.
Level Kompetensi
1 Mengidentifikasi alternatif-alternatif untuk kesepakatan.
2 Menjaga hubungan interpersonal agar tetap fokus pada tujuan.
3 Memecahkan permasalahan dengan cara bertukar pikiran untuk mencari pendekatan dan
mengevaluasi secara terbuka.
4 Membangun dukungan bagi alternatif pilihan dengan tetap memperhatikan kepentingan pihak terkait.
5 Membuat solusi yang saling menguntungkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan utama berbagai
pihak.

Pencarian Informasi (PI)


Mencari data dan informasi yang dibutuhkan secara sistematik untuk menunjang kelancaran pelaksanaan
pekerjaan.
Level Kompetensi
1 Berinisiatif dan mengumpulkan data dan informasi dari orang lain atau berbagai media yang
terpercaya.
2 Menggali lebih dalam data dan informasi melalui pertanyaan pada orang lain yang terlibat baik secara
langsung maupun tidak langsung.
3 Mengolah data dan informasi yang terkumpul menjadi informasi yang sesuai kebutuhan.
4 Melakukan pengkajian informasi yang dapat mendukung penyelesaian pekerjaan.
5 Mengembangkan cara mencari data dan informasi yang lebih baik berdasarkan evaluasi pengumpulan
data dan informasi.

Pengambilan Keputusan Strategis (PKS)


Membuat kebijakan dan tindakan yang tepat sesuai kepentingan organisasi dengan mempertimbangkan
kepentingan semua pihak dan dampak jangka panjang.
Level Kompetensi
1 Memahami visi dan misi organisasi dan menetapkan sasaran yang sesuai tujuan organisasi.
2 Menjabarkan sasaran ke dalam langkah tindakan yang lebih spesifik.
3 Melakukan evaluasi terhadap alternatif tindakan pencapaian sasaran dengan memperhitungkan
kendala yang muncul dalam implementasinya.
4 Mengantisipasi berbagai kemungkinan timbulnya dampak jangka panjang atas keputusan yang diambil
dan mengembangkan tindakan mitigasinya.
5 Menetapkan kebijakan yang berorientasi jangka panjang melalui pertimbangan yang komprehensif
untuk memastikan pencapaian visi dan misi organisasi.

Pengaturan Kerja (PkJ)


Kemampuan dalam mengelola pekerjaan dengan mempertimbangkan waktu dan sumber daya yang ada.
Level Kompetensi
1 Menyelesaikan tugas sesuai dengan tuntutan dan perintah.
2 Mengenali tugas-tugas / pekerjaan yang lebih penting dan kurang penting.
3 Menyusun rencana kerja bagi unit kerjanya dengan mempertimbangkan alokasi waktu dan sumber
daya lainnya.
4 Mengkoordinasikan dan mensinergikan rencana dan pelaksanaan pekerjaan unitnya dengan unit kerja
lain.
5 Membangun system yang memastikan pelaksanaan pekerjaan di unitnya sesuai dengan rencana
sinergi dengan unit kerja lain untuk mencapai sasaran organisasi.

Perencanaan dan Pengorganisasian (PP)


Menyusun rencana kerja yang efektif dan efisien dengan mengoptimalkan sumber daya dalam rangka
mencapai tujuan yang mendukung Visi dan Misi organisasi.
Level Kompetensi
1 Menyusun rencana kegiatan sederhana.
2 Menyusun rencana kegiatan dengan mempertimbangkan skala prioritas.
3 Mengorganisasikan seluruh sumber daya yang dibutuhkan secara optimal.
4 Mensinkronkan berbagai rencana kerja untuk mencapai tujuan yang mendukung Visi dan Misi
Organisasi.
5 Mensinergikan berbagai rencana kerja untuk mendukung pencapaian Visi dan Misi Organisasi, dengan
mengantisipasi dampak lanjutan (multiplier effects).

KOMPETENSI SOSIAL KULTURAL


Tanggap Terhadap Pengaruh Budaya, Suku dan Agama (TPBSA)

Kemampuan menghargai keragaman budaya, suku dan agama serta perbedaannya yang menjadi latar
belakang individu pegawai dan lingkungan masyarakat di sekitarnya.
Level Kompetensi
1 Menentukan perbedaan budaya dapat mempengaruhi efektivitas pencapaian tujuan organisasi dan
harmoni masyarakat.
2 Menghimpun masukan berbagai sudut pandang yang berbeda, dan melakukan tindakan yang sesuai
dengan norma budaya yang berlaku sesuai dengan latar belakang budaya, suku dan agama yang
ada.
3 Mengajak orang lain untuk menghargai perbedaan budaya, suku dan agama.
4 Mendayagunakan perbedaan budaya, suku dan agama untuk menunjang kelancaran pencapaian
tujuan organisasi dan penerimaan organisasi di lingkungan masyarakat sekitarnya.
5 Menciptakan suasana interaksi setiap individu untuk bekerjasama dalam lingkungan internal
organsisasi dan lingkungan eksternal di masyarakat sehingga dirasakan keberadaannya secara positif.