Anda di halaman 1dari 9

8/15/2018 WACANA BITCOIN – Komite Standar Akuntansi Pemerintahan

Home » Publikasi » Artikel » WACANA BITCOIN

WACANA BITCOIN
1 Aug, 2018  in Artikel

Ringkasan Dr Jan Hoesada

PENDAHULUAN

Sebagai instrumen terlarang di NKRI, bitcoin merupakan mata


uang virtual dengan simbol BTC yang muncul sejak sekitar
tahun 2009 dengan dirintis oleh seseorang atau sekelompok
orang yang menggunakan. Bitcoin juga tergolong mata uang
kripto (cryptocurrency), yaitu jenis mata yang yang beredar
tanpa diatur oleh bank sentral tertentu, tidak dibekingi emas,
dan tidak pula dinaungi oleh negara tertentu. Peredaran dan
penggunaannya melalui media jaringan internet.

Menurut bitcoin.co.id, Bitcoin adalah mata uang Virtual yang di kembangkan pada tahun 2009 oleh
seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Mata Uang ini seperti halnya dengan rupiah
atau dollar, namun hanya tersedia di dunia Digital.

Menurut id.wikipedia.org, Bitcoin adalah Sebuah uang elektronik yang dibuat pada tahun 2009 oleh
Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia
rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer tanpa penyimpanan terpusat atau
administrator tunggal dimana departemen keuangan Amerika Serikat Menyebut Bitcoin sebuah
mata uang yang terdesentralisai.

Beberapa orang menganggap bitcoin sebagai sebuah investasi, berharap nilainya akan terus naik.
Seseorang dapat membeli bitcoin dalam marketplace yang menyediakan Bitcoin Exchange atau
dengan cara menambang (minng).

https://www.ksap.org/sap/wacana-bitcoin/ 1/9
8/15/2018 WACANA BITCOIN – Komite Standar Akuntansi Pemerintahan

CryptoCurrency bitcoin mirip namun berbeda dengan eGold dan Forex, bukan emisi suatu bangsa,
negara, pemerintahan atau bank sentral seperti halnya uang kartal dan uang giral. Karena
berbentuk virtual dan berdasar aturan kriptografi tertentu, bitcoin bebas dari risiko rekayasa
pencetakan uang kartal.

LARANGAN BITCOIN DI INDONESIA

Bank Indonesia (BI) secara resmi melarang penggunaan bitcoin dalam setiap transaksi di Indonesia
dalam PBI 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran dan dalam
PBI 19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial.

Direktur Eksekutif Pusat Program Transformasi Bank Indonesia (PPTBI) Onny Widjanarko menengarai
bahwa terdapat (1) risiko konvertibilitas, tidak ada jaminan ditukarkan dengan fiat money, (2) risiko
volatilitas harga yang tinggi, (3) risiko terhadap stabilitas sistem keuangan apabila terjadi bubble
burst karena terdapat interaksi antara virtual currency dan ekonomi rii, (4) risiko nilai perdagangan
fluktuatif sehingga rentan terhadap risiko penggelembungan (bubble), serta (5) risiko sarana
pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Bank Indonesia melarang seluruh penyelenggara jasa sistem pembayaran (prinsipal,


penyelenggara switching, penyelenggara kliring, penyelenggara penyelesaian akhir,
penerbit, acquirer, payment gateway, penyelenggara dompet elektronik, penyelenggara transfer
dana) dan penyelenggara teknologi finansial di Indonesia, baik bank dan lembaga keuangan selain
bank, untuk memproses transaksi pembayaran dengan uang virtual, sebagaimana diatur dalam
PBI18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran dan dalam PBI
19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial.

Sebagian masyarakat Indonesia ingin ber bitcoin, seperti tampak paka box di bawah ini.

SEDIKIT NEGARA MENGIZINKAN BITCOIN

Mungkin tak sampai 10 % negara negara dunia mengizinkan praktik bitcoin. Pemerintah Jepang
konon telah mengesahkan bitcoin sebagai sarana transaksi digital, tertengarai oleh berbagai
aktivitas retailer yang bersedia menerima pembayaran dengan bitcoin. Konon lebih dari 4.500
outlet menerima pembayaran digital dengan bitcoin, Nikkei mengalami lonjakan transaksi digital
setelah bekerja sama dengan bitcoin menjelang penghujung tahun 2017. Terdapat toko kamera
yang hanya menerima pembayaran dengan bitcoin, tidak bersedia menerima pembayaran dalam
bentuk lain seperti uang tunai atau visa/master, sehingga proses pembelian di toko tersebut
menjadi sangat murah dan cepat,  tanpa ada biaya tambahan yang dibebankan oleh pihak ketiga.
Mai Fujimoto, Miss Bitcoin, selalu membagikan informasi melalui Twitter ataupun Instagram tentang
mata uang digital tersebut, mulai berinvestasi dengan bitcoin sejak tahun 2011. Sekalipun bitcoin
telah disahkan sebagai mata uang legal di Jepang, menurut Mai mata uang konvensional seperti
Yen masih belum tergantikan, karena keterbatasan mesin top up bitcoin di Jepang dan sulitnya
pemahaman proses penukaran dari mata uang konvensional menjadi bitcoin. Pemerintah Rusia
melalui Lembaga Pajak Federal Rusia secara resmi telah melegalkan penggunaan bitcoin dan

https://www.ksap.org/sap/wacana-bitcoin/ 2/9
8/15/2018 WACANA BITCOIN – Komite Standar Akuntansi Pemerintahan

mengakuinya sebagai salah satu mata uang yang beredar di negara tersebut per November 2016
lalu. Pengesahan mata uang digital ini mengakibatkan peningkatan harga bitcoin di negara 
tersebut  menembus Rp10 juta/bitcoin. Pada tanggal 3 Juli 2017 perwakilan Park Yong-Jin dari Partai
Demokratik di Korea Selatan mengumumkan revisi perihal naskah peraturan untuk mata uang
digital, termasuk bitcoin yang akan segera disahkan pada beberapa bulan ke depan. Tiga undang-
undang akan dirancang dan direvisi oleh pembuat undang-undang Korea Selatan Park, fokusnya
pada legalisasi bitcoin dan ethereum. Kedua cryptocurrency itu akan segera menjadi sah dalam
naskah proposal yang dilansir dari publikasi lokal termasuk The Herald Korea. Park menekankan
alasan undang-undang ini perlu dibuat karena perlunya melindungi pengguna bitcoin di Korea
Selatan, wirausahawan, dan para investor yang berinvestasi dengan uang digital untuk
menghindari potensi risiko dan ledakkan uang digital yang akan terjadi di dunia.  Sebagai misal, di
Korea Selatan, masyarakat melakukan pembelian atau top up bitcoin di gerai 7-Eleven. Penyebaran
ini sangatlah pesat karena memberikan dukungan dan kemudahan kepada rakyat dalam
melakukan transaksi dengan bitcoin. Bahkan Korea Selatan pernah menjadi tuan rumah konferensi
bitcoin reguler untuk mencipta lingkungan nyaman dan terbuka bagi komunitas pengguna bitcoin.

Finlandia termasuk salah satu negara yang memberikan kebebasan pajak untuk pembelian bitcoin,
memfasilitasi hampir seluruh ATM untuk transaksi pembelian, penukaran, dan top up bitcoin. Hampir
sama dengan Amerika Serikat, Kanada adalah negara yang menerima masuknya Bitcoin dengan
baik. Badan Pendapatan Kanada (Canada Revenue Agency /CRA) telah mengklasifikasi mata uang
digital ini sebagai komoditas, Bitcoin dianggap sebagai transaksi barter. Penghasilan transaksi
bitcoin adalah pendapatan bisni dan kena pajak. Perpajakan Bitcoin berdasar pada sifat bitcoin,
pertukaran Bitcoin di Kanada tunduk pada undang-undang anti pencucian uang (AML),wajib
mendaftar ke Pusat Analisis Transaksi Keuangan dan Laporan (FINTRAC). Lembaga perpajakan
Australia; Australian Taxation Office (ATO) mengklasifikasikan transaksi Bitcoin sebagai transaksi
barter, tunduk pada undang-undang perpajakan terkait. Pemerintahan Singapura telah
mendeklarasikan bahwa Bitcoin adalah sarana yang dapat digunakan untuk membeli barang, dan
berbagai aturan terkait pajak mereka terapkan dalam hal ini. Otoritas Moneter Singapura juga
mewajibkan pertukaran bitcoin dan ATM ke daftar Hijau, mirip dengan hukum Bitcoin Prancis.
Pemerintah Italia membuat peraturan dan pengawasan agar Bitcoin membawa dampak positif
bagi negara, enerapkan berbagai aturan untuk mencegah mata uang tersebut digunakan untuk
kegiatan yang melanggar hukum. Otoritas jasa keuangan Inggirs, Financial Concuct Authority
berencana mengatur cryptocurrency dan memajukan kerangka peraturan untuk Bitcoin dan mata
uang digital lain.

U.S. Internal Revenue Service (semacam Dirjen Pajak negara) memperlakukan Bitcoin dan semua
mata uang digital terkemuka lainnya sebagai properti, bukan mata uang. Setiap pembayar pajak
yang menjual barang dan jasa untuk Bitcoin harus memasukkan nilai Bitcoin yang diterima dalam
SPT tahunan. Penambang juga merupakan subyek pajak di AS, namun hanya jika pertambangan
terbukti berhasil.European Court of Justice mengganggap Bitcoin adalah mata uang, bukan
properti. Meski dibebaskan dari PPN, Bitcoin masih bisa dikenai pajak lainnya. Otoritas pajak Inggris
memperlakukan Bitcoin sebagai mata uang asing, dengan setiap kasus yang terkait BTC
dipertimbangkan atas dasar fakta dan keadaannya masing-masing.

Negara negara melarang penggunaan bit coin antara lain adalah Bangladesh, NKRI, Bolivia, 
Ekuador, Islandia, India, Vietnam, Nigeria, Taiwan dan berbagai negara lain untuk mencegah risiko
praktik buruk pencucian uang dan risiko moneter, dan risiko kerugian bagi industri perbankan, RRC
melarang lembaga keuangan, namun mengizinkan warga menggunakan Bit Coin.

https://www.ksap.org/sap/wacana-bitcoin/ 3/9
8/15/2018 WACANA BITCOIN – Komite Standar Akuntansi Pemerintahan

MENGENAL SISTEM BITCOIN

Walaupun Indonesia melarang bitcoin bangsa Indonesia harus mengetahui sistem operasi Bitcoin
agar tidak terperangkap dalam transaksi tersebut dalam berbagai bentuk lain atau dengan nama
apapun.

Ditemukan beberapa negara mengizinkan pemasangan fasilitas publik berrupa  mesin ATM bitcoin
untuk menukar bitcoin dengan uang konvensional. Penyelenggaraan sistem Bitcoin atau uang
virtual tersebut tidak tuntuk pada peraturan terkait pelayanan jasa keuangan pada umumnya,
peraturan perbankan negara yang bersangkutan, sehingga mengandung risiko tinggi bagi
pengguna bitcoin.

Bitcoin adalah mata uang digital berbasis internet yang bertujuan mengurangi jasa perantara
keuangan umumnya, jasa perbankan khususnya. Bitcoin adalah komoditas investasi seperti emas,
membeli saat harga murah, menjual pada harga lebih tinggi.

Kurs 1 BTC sekitar Rp.250 juta, selalu berubah. Pada umumnya, perolehan Bitcoin  dilakukan melalui (1)
transaksi pembelian Bitcoin dengan mata uang biasa melalui situs Bitcoin.co.id, Luno, serta
CoinBase, (2) Bitcoin Mining dengan sistem verifikasi, (3) melakukan transaksi apa saja dengan
sarana terima-bayar Bitcoin, dengan kurs saat transaksi. Kurs transaksi dapat merujuk sumber
informasi umum https://www.bitcoin.co.id/.

Pelepasan kepemilikan Bit Coin menjadi mata uang biasa juga melalui platform tersebut cq
https://id.techinasia.com/luno-terima-pendanaan-seri-b-rp dan https://www.coinbase.com/

Berbagai sumber rujukan menjelaskan tatacara menggunakan sarana Bit Coin sebagai berikut :

Pertama, instal dompet Bitcoin di komputer atau ponsel, secara otomatis akan tercipta alamat
Bitcoin pertama, sebagai dasar penciptaan alamat alamat lain, setara alamat email untuk
penerimaan dan pembayaran. Alamat Bitcoin hanya dapat digunakan sekali saja.

Kedua, rantai-blok adalah sebuah catatan transaksi umum bersama dalam sebuah jaringan
Bitcoin. Dompet Bitcoin secara otomatis menghitung sisa uang yang masih dapat dibelanjakan.
Transaksi-transaksi baru  diverifikasi sebelum belanja dengan bitcoin, integritas dan urutan
kronologis rantai-blok diamankan metode  kriptografi.

Ketiga, Dompet bitcoin menyimpan rahasia  disebut kunci pribadi, yang digunakan untuk
menandatangani transaksi, memberikan bukti besar transaksi, sarana validasi bahwa memang
benar pemilik dompet sah yang bertransaksi. Tanda tangan juga mencegah transaksi diubah oleh
siapapun setelah diterbitkan. Seluruh transaksi antara pengguna sarana Bitcoin dikonfirmasi oleh
jaringan Bitcoin tersebut dalam waktu sekitar 10 menit, melalui proses yang disebut penambangan
(mining).

Keempat, proses penambangan merupakan sebuah sistem kesepakatan terdistribusi yang


digunakan untuk mengonfirmasi antrian transaksi dengan memasukkan mereka ke dalam rantai-
blok. Proses penambangan adalah proses menyusun urutan kronologis dalam rantai-blok,
melindungi netralitas jaringan, dan memungkinkan komputer yang berbeda saling berkomunikasi
dalam sebuah sistem. Proses konfirmasi transaksi dan saldo akun terbungkus dalam sebuah blok
ter kriptografi sangat ketat, akan diverifikasi oleh jaringan, untuk mencegah blok dimodifikasi.
Modifikasi berdampak membatalkan seluruh blok selanjutnya. Metode penambangan mencegah
setiap individu menambahkan blok baru  ke dalam rantai-blok. Sistem menjamin bahwa tidak ada
https://www.ksap.org/sap/wacana-bitcoin/ 4/9
8/15/2018 WACANA BITCOIN – Komite Standar Akuntansi Pemerintahan

individu yang dapat mengendalikan blok, melakukan infiltrasi  ke dalam rantai-blok, mengganti
bagian dari rantai-blok atau memutar balik transaksi mereka. Bitcoin mengandalkan pada jumlah
pemindahan  antar rekening publik menggunakan kriptografi kunci publik. Semua transaksi  terbuka
untuk umum dan disimpan dalam sebuah database terdistribusi yang  mencegah pengeluaran-
ganda. Jaringan mengimplementasikan sebuah server waktu terdistribusi, menggunakan gagasan
perantaian bukti dari proses atau transaksi. Keseluruhan sejarah dari transaksi – transaksi telah di
simpan dengan sempurna dalam database. Data base diringkas diciutkan dengan sarana pohon
Merkle.

Kelima, perangkat lunak Bitcoin dijalankan pada Windows 7, sebagai sarana peer-to-peer model b-
money ciptaan Wei Dai dan model Bitgold ciptaan Nick Szabo, sebuah prinsip  sistem yang secara
umum telah di nyatakan pada tahun 2008 oleh Satoshi Nakamoto.

Keenam, adalah tentang proses transfer. Seseorang yang berpartisipasi di dalam jaringan bitcoin
mempunyai sebuah wallet yang menyimpan beberapa keypair ter-kritografi. Beberapa kunci publik
atau berbagai  alamat bitcoin, berfungsi sebagai tujuan akhir (endpoint) bertugas mengirim atau
menerima untuk semua transaksi pembayaran. Kunci pribadi tersebut memperbolehkan
pembayaran hanya dari user itu sendiri. Alamat – alamat harus tidak mengandung informasi
apapun tentang pemiliknya, berbentuk campuran angka dan huruf sebanyak 33 karakter, dalam
format semi numerik. Pengguna bitcoin dapat memiliki banyak alamat, dan membuat alamat baru
tanpa batas.

Ketujuh, bitcoin mengandung kunci publik berupa alamat pemilik sah. Ketika seorang pengguna
sarana mengirim suatu nilai ke pengguna lain, ia akan melepaskan nilai kepemilikan mereka
dengan menambahkan kunci publik (alamat) ke tujuan dengan menandatangani dengan kunci
pribadinya sendiri, kemudian  menyiarkan dalam sebuah pesan tentang transaksi tersebut dalam
jaringan peer-to-peer.

Kedelapan, rantai blok tampak di bawah ini.

Rantai utama berwarna hitam terdiri dari serial terpanjang yang berasal dari dari blok awal
berwarna hijau. Blok ungu  tidak berpemilik, berada di luar rantai utama. Transaksi apapun yang di
siarkan ke node – node lain tidak secara langsung secara resmi diakui, sampai terakui dalam
sebuah daftar-waktu yang telah dicap dari semua transaksi yang diketahui, yang disebut sebagai

https://www.ksap.org/sap/wacana-bitcoin/ 5/9
8/15/2018 WACANA BITCOIN – Komite Standar Akuntansi Pemerintahan

rantai blok. Pengakuan ini berasal dari sebuah sistem berjalan efektif,  untuk mencegah
pengeluaran ganda dan pemalsuan. Apabila seorang pengguna berusaha untuk menggunakan
kembali koin-koin yang telah dia belanjakan, maka jaringan akan menolak transaksi tersebut.

Kesembilan, tentang produksi bitcoin. Jaringan bitcoin secara acak membuat dan mendistribusikan
sekumpulan dari bitcoin – bitcoin yang baru sekitar 6 kali setiap jam kepada seorang pengguna
yang menjalankan perangkat lunak dengan opsi ‘menghasilkan koin’  atau menambang (mining)
dari 21 juta bitcon. Karena setiap satu blok akan dihasilkan setiap proses sepanjang 10 menit, maka
setiap node secara terpisah mengatur ulang kesulitan dari masalah yang dicoba untuk dipecahkan
pada setiap dua dua minggu sekali untuk setiap perubahan dari kekuatan keseluruhan unit
pengolah pusat (CPU) dari jaringan peer-to-peer.

Kesepuluh,  node – node tidak mempunyai kewajiban menyertakan transaksi – transaksi dalam
setiap blok yang mereka hasilkan, dan pengirim bitcoin dapat juga secara sukarela membayar
biaya transaksi untuk mempercepat transaksi tersebut dan menyediakan insentif bagi para
pengguna. Setiap alamat bitcoin memiliki kunci pribadi terkait, yang bertindak sebagai kata kunci
untuk memastikan bahwa semua transfer terotorisasi. Kunci pribadi dijaga agar tetap aman,
digunakan bersama dengan kunci publik, untuk menandatangani transaksi bitcoin secara digital.
Perhatian utama dari penerima pembayaran adalah bahwa jumlah bitcoin yang ditransfer telah
diterima dengan baik, dan karena itu bukan lagi  milik pembayar.

Kesebelas, harga bitcoin selalu berfluktuasi layaknya logam mulia atau saham, sejak dikenal dunia
pada tahun 2013.

Kedua belas, CryptoCurrency bitcoin berisiko tertimpa malware, risiko wallet terhapus secara tak-
sengaja, dan rawan pencurian maya.

PENUTUP

Bitcoin merupakan fenomena teknologi multi-media yang masuk kedalam dunia keuangan, harus
disikapi secara berhati hati oleh negara negara dimuka bumi. Berbagai tokoh pioneer seperti Mai
Fujimoto, Miss Bitcoin yang berhasil mengumpulkan kekayaan melalui bitcoin tertengarai
melakukan aksi jual bitcoin miliknya, merupakan tanda-tanda yang sebaiknya dibaca secara bijak
oleh dunia. Pemakalah karangan ini melihat kemungkinan bitcoin sebagai sarana ekonomi tidak
populer di muka bumi, sehingga diramalkan akan lenyap dalam tempo tak terlampau lama. Sistem
https://www.ksap.org/sap/wacana-bitcoin/ 6/9
8/15/2018 WACANA BITCOIN – Komite Standar Akuntansi Pemerintahan

keuangan bangsa hendaknya berpijak pada sebuah sistem nan kokoh terpercaya, sebuah sistem
terkendali seperti sistem bank sentral, sistem pasar uang, pasar modal dan perbankan, yang tentu
saja bukan suatu sistem bitcoin.

Sumber dan sumber gagasan:

http://batam.tribunnews.com/2018/01/14/bi-larang-penggunaan-bitcoin-termasuk-di-batam-
terungkap-dua-kasus-ini-alasan-utamanya.
https://id.techinasia.com/luno-terima-pendanaan-seri-b-rp

https://www.coinbase.com/

http://bisnis.liputan6.com/read/3227150/begini-risiko-pakai-bitcoin-versi-bank-indonesia

http://apaitubitcoin.com/sejarah-bitcoin/)

http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42265038

https://www.finansialku.com/apa-itu-bitcoin/

https://www.bitcoin.co.id/

Dwikky dan Mokhamad, “Bitcoin Sebagai Alat pembayaran Online Dalam Perdagangan
Internasional” Jurnal Prespektif Hukum, Vol.16 No. 1 Mei 2016.

Sigit Somadiyono, “Relevansi UU. No. 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang Dengan Fenomena Munculnya
Mata Uang Virtual, Studi Kasus Fenomena Bitcoin Di Indonesia”, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari
Jambi Vol.14 No.2 Tahun 2014.

Tiara Dhana Danella, “Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran yang Legal Dalam Transaksi Online”, Jurnal
Ilmiah Universitas Brawijaya Tahun 2015.

https://www.wartaekonomi.co.id/read161176/ini-6-negara-yang-legalkan-matauang-bitcoin.html

https://ekonomi.kompas.com/read/2017/12/27/070000226/daftar-negara-yangmelarang-
penggunaan-mata-uang-digital-seperti-bitcoin.

https://bitcoin.org/id/yang-perlu-anda-ketahui

http://bisnis.liputan6.com/read/782508/kelebihan-dan-kelemahan-mata-uangbaru-bitcoi

Bonneau, Josep. et al. Research Perspectives and Challenges for Bitcoin and Cryptocurrencies. USA.

Kroll, Joshua A. et al. The Economics of Bitcoin Mining,or Bitcoin in the Presence of Adversaries. USA.

Nakamoto, Satoshi. A Peer-to-Peer Electronic Cash System : www.bitcoin.org

https://id.wikipedia.org/wiki/Bitcoin

https://bitcoin.org/id/cara-kerja

 http://forexindonesia.org/bitcoin/keunggulan-dan-kelemahan-bitcoin.html 
http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt5a1e13e9c9fc4/legalitas-ibitcoini-menurut-hukum-
indonesia

https://www.ksap.org/sap/wacana-bitcoin/ 7/9
8/15/2018 WACANA BITCOIN – Komite Standar Akuntansi Pemerintahan

https://www.wartaekonomi.co.id/read161176/ini-6-negara-yang-legalkanmata-uang-bitcoin.html

https://www.anehdidunia.com/2017/12/sisi-gelap-dan-kasus-kriminalbitcoin.html

 Post Views: 59

Search

Agenda KSAP

< < 2018 > >


August
Month
S M Tu W Th F S

      1 2 3 4

5 6 7 8 9 10 11

12 13 14 15 16 17 18

19 20 21 22 23 24 25

26 27 28 29 30 31  

 Artikel Terkini
› WACANA BITCOIN
› PERTANDINGAN MAKAN SUPERMIE
› MANAJEMEN MEREK DIRI
› PUBLIC & LIMITED HEARING KOMITE STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN
› Undangan Public Hearing dan Limited Hearing Standar AKuntansi Pemerintahan
› AKUNTANSI KERJA SAMA
› BUNGA RAMPAI STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN SEMESTER I TAHUN 2018
› AKUNTANSI DANA KAPITASI
› EDARAN SUMBANGAN PARTAI
› Pengakuan Pendapatan menurut SAK dan Pengakuan Pendapatan menurut SAP
› Memahami Perhitungan Saldo Anggaran Lebih (SAL)
› BUKAN SAHABAT LAMA
› STRATEGI NASIONAL PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI
› FENOMENA REVALUASI ASET TETAP PEMERINTAHAN 2017 DAN 2018
› KUNJUNGAN ANTAR BUPATI

 Meta Data
https://www.ksap.org/sap/wacana-bitcoin/ 8/9
8/15/2018 WACANA BITCOIN – Komite Standar Akuntansi Pemerintahan

› Log in

› Entries RSS

› Comments RSS

› WordPress.org

Sekretariat KSAP
Gedung Prijadi Praptosuhardjo III, Lantai 2 Jalan Budi Utomo Nomor 6, Jakarta Pusat Jakarta, Indonesia
10710 eMail: sekretariatksap@gmail.com Telp/Fax: +62 21 3524551

 Kategori Artikel
Select Category

Link
› Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia

› Direktorat Jenderal Perbendaharaan

› International Federation of Accountants

› International Financial Reporting Standard

› Kementerian Dalam Negeri

› Kementerian Keuangan

› The International Public Sector Accounting Standards Board

› webmail KSAP


· © 2018 Komite Standar Akuntansi Pemerintahan · Designed by Press Customizr · Powered by  ·

https://www.ksap.org/sap/wacana-bitcoin/ 9/9