Anda di halaman 1dari 7

6

BAB III
METODOLOGI PERCOBAAN

3.1 Bahan Percobaan


3.1.1 Aquadest (H2O)
Fungsi : sebagai pelarut
Tabel 3.1 Sifat Fisika dan Sifat Kimia Aquadest
Sifat Fisika Sifat Kimia
1. Merupakan cairan 1. Tidak dapat terbakar
2. Tidak berbau 2. Memiliki pH = 7
3. Berat molekul 18,02 g/mol 3. Merupakan produk stabil
4. Titik didih 100 °C 4. Tidak bersifat korosif
5. Tekanan uap 2,3 kPa 5. Tidak beracun
(ScienceLab, 2013a)

3.1.2 Butanol (C3H7OH)


Fungsi : sebagai sampel yang akan diuji
Tabel 3.2 Sifat Fisika dan Sifat Kimia Butanol
Sifat Fisika Sifat Kimia
6. Tekanan 0,6 kPa 1. Bersifat stabil
7. Berwujud cair 2. Dapat menyebabkan iritasi
8. Berat molekul 74,12 g/mol 3. Mudah terbakar
9. Densitas 2,55 g/l 4. Mudah larut dalam air
10. Titik didih 117,7 °C 5. Mudah larut dalam metanol
(ScienceLab, 2013b)

3.1.3 Etanol (C2H5OH)


Fungsi : sebagai sampel yang akan diuji.
Table 3.3 Sifat Fisika dan Sifat Kimia C2H5OH
Sifat Fisika Sifat Kimia
1. Berat molekul 46,07 g/mol 1. Dapat larut dalam air

2. Titik beku -112 C 2. Mudah menguap


7

3. Titik didih 78,4 oC 3. Mudah terbakar


4. Densitas 0,789 g/mol 4. Pelarut untuk senyawa organik
5. Tekanan uap 59,3 mmHg 5. Rantai hidrokarbonnya panjang
(Sciencelab, 2013c)

3.1.4 Fenol (C6H5OH)


Fungsi : sebagai sampel yang akan diuji
Tabel 3.4 Sifat Fisika dan Sifat Kimia Fenol
Sifat Fisika Sifat Kimia
1. Merupakan cairan 1. Mudah terbakar pada suhu tinggi
2. Berat molekul 94,11 g/mol 2. Bersifat korosif
3. Titik didih 182 °C 3. Reaktif dengan oksidator
4. Titik lebur 42 °C 4. Reaktif dengan logam
5. Titik nyala 79 °C 5. Reaktif dengan asam
(ScienceLab, 2013d)

3.1.5 Kalium Hidroksida (KOH)


Fungsi : sebagai alkali yang akan direaksikan
Tabel 3.5 Sifat Fisika dan Sifat Kimia Kalium Hidroksida
Sifat Fisika Sifat Kimia
1. pH 13 1. Berbentuk solid
2. Berat Molekul 56,11 g/mol 2. Mudah terbakar
3. Densitas 2,04 3. Bersifat korosif
4. Titik lebur 380°C 4. Tidak berbau
5. Titik didih 138°C 5. Berwarna putih
(ScienceLab, 2013)
3.1.6 Natrium Hidroksida (NaOH)
Fungsi : sebagai alkali yang akan direaksikan
Tabel 3.6 Sifat Fisika dan Sifat Kimia Natrium Hidroksida
Sifat Fisika Sifat Kimia
1. Massa molar 39,99 g/mol 1. Warna putih
2. Densitas 2,1 g/ml 2. Bentuk padat
3. Titik lebur 381°C 3. Larut dalam air
4. Titik didh 1390 °C 4. Menyerap CO2 secara spontan
5. Kebasaan pKb 2,34 5. dilarutkan melepaskan panas
(ScienceLab, 2013f)

3.1.7 Propanol (C3H7OH)


Fungsi : sebagai sampel yang akan diuji
8

Tabel 3.4 Sifat Fisika dan Sifat Kimia Propanol


Sifat Fisika Sifat Kimia
1. Rumus molekul C3H7OH 1. Memiliki ikatan hidrogen
2. Massa molar 60,1 gr/mol 2. Tidak berwarna
3. Titik didih 97,22 0C 3. Suatu pelarut yang penting
4. Densitas 2,07 g/cm3 4. Termasuk produk yang stabil
5. pH 7 5. Tidak berbau
(ScienceLab, 2013g)

3.2 Peralatan dan Fungsi


Adapun peralatan yang digunakan dalam percobaan ini adalah:
1. Tabung Reaksi
Fungsi : sebagai tempat direaksikannya sampel dan pelarut.
2. Pipet Tetes
Fungsi : sebagai alat memindahkan cairan dalam skala kecil.
3. Rak Tabung
Fungsi : sebagai tempat meletakkan tabung reaksi.
4. Beaker Glass
Fungsi : sebagai tempat untuk membuat larutan.
5. Gelas ukur
Fungsi : untuk mengukur volume larutan.
6. Corong gelas
Fungsi : untuk membantu menuangkan larutan dar botol ke wadah.

3.3 Prosedur Percobaan


Adapun prosedur yang dilakukan dalam percobaan ini sebagai berikut:
3.3.1 Kelarutan Alkohol dan Fenol
1. Disediakan alat dan bahan percobaan.
2. Masukkan masing-masing senyawa yaitu : 1 ml propanol, 1 ml
butanol, 1 ml etanol dan 1 gr fenol ke dalam masing-masing tabung
reaksi serta diberi label.
3. Tambahkan 2 ml aquadest ke dalam masing-masing tabung reaksi lalu
dikocok.
4. Amati hasil yang terjadi.
3.3.2 Reaksi dengan Alkali
3.3.2.1 Reaksi dengan KOH 10 %
1. Disediakan alat dan bahan percobaan.
9

2. Masukkan masing-masing senyawa yaitu : 1 ml propanol, 1 ml


butanol, 1 ml etanol dan 1 gr fenol ke dalam masing-masing
tabung reaksi serta diberi label.
3. Tambahkan 2 ml KOH 10% ke dalam masing-masing tabung
reaksi lalu dikocok.
4. Amati hasil yang terjadi.
3.3.2.2 Reaksi dengan NaOH 10 %
1. Disediakan alat dan bahan percobaan.
2. Masukkan masing-masing senyawa yaitu : 1 ml propanol, 1 ml
butanol, 1 ml etanol dan 1 gr fenol ke dalam masing-masing
tabung reaksi serta diberi label.
3. Tambahkan 2 ml NaOH 10% ke dalam masing-masing tabung
reaksi lalu dikocok.
4. Amati hasil yang terjadi.
3.4 Flowchart Percobaan
Adapun flowchart dari percobaan ini adalah:
3.4.1 Flowchart Percobaan Kelarutan Alkohol-Fenol

Mulai

Dimasukkan 1 ml propanol, 1 ml butanol ,


1 ml etanol dan 1 gr fenol ke dalam tabung

Ditambahkan 2 ml aquadest

Diamati yang terjadi

Ya
Apakah ada
sampel lain?

Tidak

Selesai
10

Gambar 3.1 Flowchart Perobaan Kelarutan Alkohol-Fenol

3.4.2 Flowchart Percobaan Reaksi dengan Alkali


3.4.2.1 Reaksi dengan KOH 10 %

Mulai

Dimasukkan 1 ml propanol, 1 ml butanol ,


1 ml etanol dan 1 gr fenol ke dalam tabung

Ditambahkan 2 ml KOH 10%

Diamati yang terjadi

Apakah ada Ya
sampe lain?

Tidak

Selesai
11

Gambar 3.2 Flowchart Perobaan Reaksi dengan KOH 10%

3.4.2.1 Reaksi dengan NaOH 10 %

Mulai

Dimasukkan 1 ml propanol, 1 ml butanol ,


1 ml etanol dan 1 gr fenol ke dalam tabung

Ditambahkan 2 ml NaOH 10%

Diamati yang terjadi

Apakah ada Ya
sampe lain?

Tidak

Selesai

Gambar 3.2 Flowchart Perobaan Reaksi dengan NaOH 10%


12