Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMP IT Plus Jami’atul Muslimin


Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Semester : VII (tujuh) / Semester 1
Topik : Suhu dan Perubahaanya
Sub Topik : A. Suhu dan jenis thermometer
B. Konversi suhu
C. Pemuaian zat padat dan cair
D. Akibat Pemuaian zat padat dan cair
E Tugas Praktikum
Alokasi Waktu : 18 jam pelajaran (8 x TM materi +2 TM Ulangan Harian)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotongroyong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian
tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

1. 1.1. Mengagumi keteraturan dan


kompleksitas ciptaan Tuhan
tentang aspek fisik dan
kimiawi, kehidupan dalam
ekosistem, dan peranan
manusia dalam lingkungan
serta mewujudkannya
dalam pengamalan ajaran
agama yang dianutnya
2.1. Menunjukkan perilaku
ilmiah (memiliki rasa ingin
tahu; objektif; jujur; teliti;
cermat; tekun; hati-hati;
bertanggung jawab;
terbuka; kritis; kreatif;
inovatif dan peduli
lingkungan) dalam aktivitas
sehari-hari sebagai wujud
implementasi sikap dalam
melakukan pengamatan,
percobaan, dan berdiskusi
2.2. Menghargai kerja individu
dan kelompok dalam
aktivitas sehari-hari sebagai
wujud implementasi
melaksanakan percobaan
dan melaporkan hasil
percobaan
4. 3.1. Memahami konsep pengu- Pertemuan 1 ( 4 JP, 2 x TM)
kuran berbagai besaran 1. Mendeskripsikan definisi suhu
yang ada pada diri, makhluk 2. Menjelaskan berbagai jenis thermometer
hidup, dan lingkungan fisik 3. Menentukan skala suhu dengan
sekitar sebagai bagian dari melakukan pengukuran suhu dengan
observasi, serta pentingnya thermometer
perumusan satuan
terstandar (baku) dalam Pertemuan 2 ( 4 JP, 2 x TM)
pengukuran. 1. Menentukan skala thermometer tak
berskala dengan membandingkan dengan
thermometer berskala
2. Menjelaskan definisi pemuaian

Pertemuan 3 ( 1 JP, 1 x TM)


1. Menjelaskan Pemuaian zat padat dan cair
2. Menjelaskan dampak Pemuaian zat padat
dan cair

Pertemuan 4 ( 2 JP, 1 x TM)


Praktikum

Pertemuan 5 ( 2 JP, 1 x TM)


1. menjelaskan macam – macam perpindahan
kalor

Pertemuan 6 ( 2 JP, 1 x TM)


Latihan Pengulangan Materi

Pertemuan 7 ( 3 JP, 2 x TM)


Ulangan dan Remedial

5. 4.1 Menyajikan hasil pengukuran Menyelidiki karakteristik suhu benda saat


terhadap besaran – besaran mengalami perubahan wujud
pada diri, makhluk hidup
dan lingkungan fisik dengan
menggunakan satuan tak
baku dan satuan baku.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui pengamatan peserta didik dapat menyajikan hasil pengamatan, inferensi, dan
mengomunikasikan hasil penyelidikannya tentang fungsi perasa sebagai pengukur suhu.
2. Melalui diskusi peserta didik dapat menjelaskan 3 jenis termometer.
3. Melalui percobaan peserta didik dapat membuat skala suhu, melakukan pengukuran suhu
dengan termometer skalanya, serta membandingkannya secara pengukuran dengan
termometer skala suhu yang telah dikenali.
4. Melalui diskusi peserta didik dapat menjelaskan pengertian titik tetap dalam penentuan
skala suhu.
5. Melalui pengamatan peserta didik dapat melakukan konversi skala suhu.
6. Melalui percobaan peserta didik menyelidiki pengaruh jenis benda terhadap pertambahan
panjang pemuaiannya.
7. Melalui diskusi peserta didik dapat menjelaskan pengertian koefisien muai panjang.
8. Melalui pengamatan peserta didik dapat menunjukkan akibat pemuaian panjang dalam
kehidupan sehari-hari.
9. Melalui percobaan peserta didik dapat menunjukkan gejala pemuaian pada zat cair dan gas.
10. Melalui percobaan peserta didik dapat menunjukkan akibat pemuaian zat cai dan gas dalam
kehidupan sehari-hari.

 Fokus pengembangan karakter


 karakternya : jujur,disiplin, bertanggungjawab

D. MATERI AJAR
1. Suhu menyatakan derajat panas benda.
2. Secara mikroskopik, suhu berkaitan dengan gerak partikel-partikel penyusun benda. Untuk
benda padat, berupa getaran atom-atom/ molekul-molekul penyusun benda. Semakin cepat
getaran partikel partikel benda, berarti suhu benda semakin tinggi, dan sebaliknya
3. Pengukuran suhu dengan termometer memanfaatkan prinsip kesetimbangan termal: energi
panas akan pindah dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah, hingga tingkat panas
keduanya sama
(berada pada kesetimbangan termal).
4. Termometer memanfaatkan sifat fisis bahan yang berubah secara linear karena perubahan
suhu.
Perubahan ini meliputi:
• Perubahan ukuran (benda mengalami pemuaian jika suhu naik, dan mengalami
penyusutan jika
turun), misalnya: termometer zat cair.
• Perubahan volume gas pada tekanan tetap. Ingat hukum Boyle-Gay Lussac: Jadi, jika
suhu naik,
maka volume gas akan naik asalkan tekanan tetap. Digunakan untuk termometer gas.
5. Jenis-Jenis Termometer
a. Termometer Zat Cair
Secara umum, benda-benda di alam akan memuai (ukurannya bertambah besar) jika
suhunya naik. Kenyataan ini dimanfaatkan untuk membuat termometer dari zat cair.
Cairan terletak pada tabung kapiler dari kaca yang memiliki bagian penyimpan
(reservoir/ labu). Beberapa termometer yang menggunakan zat cair adalah berikut ini.
1) Termometer laboratorium
Bentuknya panjang dengan skala dari -10°C sampai110°C menggunakan raksa.

2) Termometer suhu badan


Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu badan manusia. Skala yang ditulis
antara 350C dan 42oC. Pipa di bagian bawah dekat labu dibuat sempit sehingga
pengukuran lebih teliti akibat raksa tidak segera turun ke labu/reservoir .

b. Termometer Bimetal
Terdiri atas Dua logam yang jenisnya berbeda dan dilekatkan menjadi satu . Jika
suhunya berubah, bimetal akan melengkung, Karena logam yang satu memuai lebih
panjang dibanda yang lain. Hal ini dimanfaatkan untuk membuat termometer.

c. Termometer Kristal Cair


Terdapat kristal cair yang warnanya dapat berubah jika suhu berubah. Kristal ini
dikemas dalam plastik tipis, untuk mengukur suhu tubuh, suhu akuarium, dan
sebagainya
Macam- macam termometer berdasarkan skala :

Titik Tetap Bawah dan Titik Tetap Atas pada Beberapa Skala Suhu.
Rentang Skala Celcius, Fahrenheit, Reamur, dan Kelvin berturut-turut 100, (212-32), 80,
(373- 273).
Perbandingan Skala Suhu:
skala C: skala R: skala F: skala K = 100 : 80 : 180 : 100
skala C: skala R: skala F: skala K = 5 : 4 : 9 : 5
Dengan memperhatikan titik tetap bawah (dibandingkan mulai dari nol semua),
perbandingan angka suhunya: tC : tR : (tF - 32) : (tK -273) = 5 : 4 : 9 : 5

Perbandingan di atas dapat digunakan untuk menentukan konversi skala suhu.Sebagai


contoh, konversi skala suhu dari celcius ke fahrenheit.
6. Perubahan Akibat Suhu
Salah satu perubahan yang terjadi pada benda adalah ukuran benda itu berubah. Jika
suhu benda naik,
secara umum ukuran benda bertambah. Peristwa ini disebut pemuaian.
1. Pemuaian Zat Padat
a. Pemuaian Panjang Zat Padat
b. Pemuaian Luas dan Volume Zat Padat
1. Pemuaian Zat Cair dan Gas
7. Contoh gejala pemuaian zat cair dalam kehidupan sehari-hari seperti: pemasangan kaca
jendela, rel kabel telepon.

E. MODEL PEMBELAJARAN
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Eksperimen
3. Model : Problem Based Learning dan Discovery Learning

F. MEDIA, ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN


a. Media
Charta, LCD, Komputer
2. Alat dan Bahan
a. Air hangat, air es dan air biasa yang diisi dalam ember atau bejana
b. Alat praktikum untuk membuat skala suhu
c. Alat praktikum untuk pemuaian zat padat
d. Alat praktikum untuk pemuaian zat cair dan gas
3. Sumber Belajar
a. Buku IPA SMP kelas VII, Buku guru SMP IPA Kurikulum 2013 Revisi 2016
b. LKS
c. Power point

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama

Langkah-
Deskripsi Kegiatan Alokasi
Kegiatan langkah Model
waktu
Discovery

Pendahulua 1. Guru mengucapkan salam dan mengajak 10


n peserta didik berdoa sebelum memulai menit
pelajaran
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik
3. Siswa dan guru bersama – sama mengulang
hafalan surat pada juz 30 ( sesuai batas
hafalan ) atau membaca al-matsurat
4. Apersepsi :
Guru mengajak siswa bersama – sama untuk
mengingat kembali pemisahan campuran
5. Motivasi
Guru memperlihatkan air hangat, air es dan air
biasa yang diisi dalam ember atau bejana
6. Guru menyampaikan tujuan dan manfaat
mempelajari suhu

Kegiatan Pembahasan  Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang 50


inti Tugas dan akan dilakukan yaitu percobaan sederhana untuk menit
Identifikasi memahami pengertian suhu
Masalah

Observasi  masing - masing siswa diminta untuk


mencelupkan tangan nya didalam bejana yang
sudah disiapkan sesuai dengan petunjuk LKS
 Mengolah dan menganalisis data dari setiap
Pengolahan percobaan untuk menjawab pertanyaan-
data dan pertanyaan pada LKS
analisis  mendata jenis-jenis thermometer

 Presentasi hasil kegiatan


Verifikasi
 Membuat kesimpulan berdasarkan hasil
Generalisasi percobaan.

Penutup  Siswa dan guru mereview hasil kegiatan 20


pembelajaran menit
 Guru memberikan penghargaan (misalnya
pujian atau bentuk penghargaan lain yang
relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik
 Pemberian tugas untuk mengetahui daya serap
materi siswa

Pertemuan Kedua

Langkah-
Alokasi
Kegiatan langkah Model Deskripsi Kegiatan
waktu
Discovery

pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam dan mengajak 15


peserta didik berdoa sebelum memulai menit
pelajaran
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik
3. Siswa dan guru bersama – sama mengulang
hafalan surat pada juz 30 ( sesuai batas
hafalan ) atau membaca al-matsurat
4. Apersepsi :
Guru mengajak siswa bersama – sama untuk
mengingat kembali jenis – jenis termometer
5. Motivasi
 Guru memperlihatkan alat –lalat praktikum
untuk membuat skala suhu pada thermometer
zat cair
6. Guru menyampaikan tujuan dan manfaat
mempelajari skala suhu pada thermometer zat
cair
Kegiatan inti Pembahasan  Menyampaikan informasi tentang kegiatan 85
Tugas dan yang akan dilakukan yaitu eksperimen pada menit
Identifikasi thermometer zat cair
Masalah
 Membagi siswa menjadi 8 kelompok
 Diskusi kelompok untuk mengkaji LKS
Observasi  Siswa mengidentifikasi konsep yang harus
diperoleh melalui percobaan
 Melakukan percobaan pada thermometer zat
cair
 Siswa mengamati percobaan dan mencatat
data pengamatan pada kolom yang tersedia
pada LKS
Pengolahan data
dan analisis  Mengolah dan menganalisis data dari setiap
percobaan untuk menjawab pertanyaan-
pertanyaan pada LKS

Verifikasi  menyimpulkan hasil skala suhu buatan dan


membandingkannya dengan skala yang
sebenarnya
Generalisasi  latihan soal untuk menentukan konversi skala
suhu

Penutup  Siswa dan guru mereview hasil kegiatan 20


pembelajaran menit
 Guru memberikan penghargaan (misalnya
pujian atau bentuk penghargaan lain yang
relevan) kepada kelompok yang berkinerja
baik
 pemberian tugas menentukan konversi suhu

Pertemuan Ketiga
Langkah-
Deskripsi Kegiatan Alokasi
Kegiatan langkah Model
waktu
Discovery
pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam dan mengajak 10
peserta didik berdoa sebelum memulai menit
pelajaran
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik
3. Siswa dan guru bersama – sama mengulang
hafalan surat pada juz 30 ( sesuai batas
hafalan ) atau membaca al-matsurat
4. Apersepsi :
Guru mengajak siswa bersama – sama untuk
mengingat kembali skala suhu
5. Motivasi
 Guru memperlihatkan alat-alat praktikum untuk
memahami pemuaian pada zat padat
6. Guru menyampaikan tujuan dan manfaat
mempelajari pemuaian pada zat padat

Kegiatan Pembahasan  Menyampaikan informasi tentang kegiatan 50


inti Tugas dan yang akan dilakukan yaitu percobaan untuk menit
Identifikasi memahami pemuaian panjang pada zat padat
Masalah  Membagi siswa menjadi 8 kelompok
 Diskusi kelompok untuk mengkaji LKS
mengenai pemuaian panjang pada zat padat
 Melakukan percobaan tentang pemuaian
Observasi panjang pada zat padat
 Siswa mengamati percobaan dan mencatat data
pengamatan pada kolom yang tersedia pada
LKS
 Mengolah dan menganalisis data dari setiap
Pengolahan data percobaan untuk menjawab pertanyaan-
dan analisis pertanyaan pada LKS
Verifikasi
 Presentasi hasil percobaan
Generalisasi
 Membuat kesimpulan berdasarkan hasil
percobaan

Penutup  Siswa dan guru mereview hasil kegiatan 20


pembelajaran menit
 Guru memberikan penghargaan (misalnya
pujian atau bentuk penghargaan lain yang
relevan) kepada kelompok yang berkinerja baik
 Siswa menjawab kuis tentang pemuaian
panjang pada zat padat

A. PENILAIAN
I. PENILAIAN
1. Metode dan Bentuk Instrument
Metode Bentuk Instrument
 Sikap  Lembar Pengamatan Sikap dan Rubik
 Tes Unjuk Kerja  Tes penilaian kinerja pengukuran
 Tes Tertulis  Tes Uraian

2. Contoh Instrument
a. Lembar Pengamatan Sikap
A. Lembar Pengamatan Sikap
Skor Jumlah
No Nama Siswa Nilai
Komitmen tugas Kerja sama Ketelitian Minat Skor
1
2
3

Pedoman Penilaian
1. Baik sekali = 4
2. Baik = 3
3. Cukup = 2
4. Kurang = 1
Pedoman Penilaian :
Nilai = Jumlah skor yang diperoleh/skor maks X 100

Pengamatan Perilaku Ilmiah


No Aspek Yang dinilai 3 2 1 Keterangan
1 Rasa Ingin Tahu
2 Ketelitian dan keseriusan dalam melakukan
pengamatan
3 Ketekunan dan tanggung jawab dalam belajar dan
bekerja baik secara individu maupun
berkelompok
4 Keterampilan berkomunikasi pada saat belajar

No. Aspek yang dinilai Rubrik


3. Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, aktif
dalam kegiatan kelompok
Menunjukkan rasa ingin
2. Menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu
tahu
antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan
1.
kelompok ketika disuruh
1. Tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, Sulit
terlibat aktif dalam kegiatan kelompok, walaupun telah
didorong untuk terlibat
2. 3. Mengamati wujud benda dengan teliti dan serius
2. Mengamati wujud benda kurang teliti dan kurang serius
Ketelitian dan keseriusan
1. Mengamati hasil percobaan sesuai prosedur, tidak teliti
dan tidak serius
3. Ketekunan dan tanggung 3. Tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil terbaik
jawab dalam belajar dan yang bisa dilakukan, berupaya tepat waktu
bekerja baik secara 2. berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan tugas, namun
individu maupun belum menunjukkan upaya terbaiknya
berkelompok 1. tidak berupaya sungguh-sungguh dalam menyelesaikan
tugas, dan tugasnya tidak selesai
4. Berkomunikasi 3. aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukakan gagasan
atau ide, menghargai pendapat siswa lain
2. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukakan
gagasan atau ide, menghargai pendapat siswa lain
1. aktif dalam tanya jawab, tidak ikut mengemukakan
gagasan atau ide, kurang menghargai pendapat siswa lain

Lembaran penilaian kinerja melakukan observasi


Penilaian
No Aspek yang dinilai
1 2 3
1. Merumuskan pertanyaan/masalah
2. Melakukan pengamatan atau
pengukuran
3. Menganalisa data
4. Mengkomunikasi

d. Instrument soal pengetahuan


1. Jelaskan pengertian suhu!
2. Bagaimana prinsip kerja thermometer zat cair,thermometer bimetal dan thermometer
Kristal cair!
3. Konversikan:
a. 77 0F = ………0C = ……..0R = ……….K
b.333 K = ………0C = ……..0R = ……….0F
4. Sebatang tembaga pada suhu 28 0C panjangnya 80 m, berapakah pertambahan
panjangnya jika tembaga dipanaskan sampai suhunya 78 0C?

Dumai, 2018
Mengetahui
Kepala SMP IT Plus Jami’atul Muslimin Guru Mata Pelajaran

Oka Kamelia, S.Pd Widiawati,S.Pd


LEMBAR KERJA SISWA
Topik : Suhu dan perubahannya
Judul : Pengukuran Suhu
Tujuan : Untuk mengetahui apakah indera ebagai pengukur suu yang handal
Alat dan Bahan :
3 (tiga) buah ember atau bejana yang masing-masing diisi air hangat, air biasa, dan air es.

Prosedur Kerja :
Lakukan langkah-langkah berikut ini.
1. Letakkan ketiga ember tersebutdi lantai atau meja!
2. Ukurlah masing – masing bejana yang berisi air yang hangat, biasa
dan air es .
3. Catat suhu di tabel suhu
4. Celupkan tangan kananmu diember berisi air hangat dan tangan
kirimu di ember yang berisi air es! Rasakan tingkat panas air itu pada tanganmu!
5. Setelah beberapa saat, segera celupkan kedua tanganmu ke ember
yang berisi air biasa! Rasakan tingkat panas air itu pada tanganmu!
6. Ulangi kegiatan langkah nomor 2 dan 3 oleh temanmu lainnya!

Tabel Suhu
No Jenis air Suhu ( ……. )

Diskusikan:
1. Bagaimanakah hasil pengindraan terhadap air biasa oleh tangan kanan dan tangan kirimu?
2. Jika untuk benda yang sama, ternyata tingkat panas yang dirasakan berbeda
antara tangan kanan dan tangan kirimu. Apakah indra perasaanmu dapat diandalkan sebagai
pengukur tingkat panas benda

Kolom Jawaban

Kelas :
Nama Anggota Kelompok ( ......... ) :