Anda di halaman 1dari 23

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

“DURIOSORBENT”
Metode Efektif Mengatasi Pencemaran Limbah Padat
dan Logam Berat di Perairan Teluk Lampung

BIDANG KEGIATAN:

PKM PENELITIAN

Diusulkan Oleh :

Ani Lailia NIM. 1315041012 Angkatan 2013

Khumil Ajmila NIM. 1417011062 Angkatan 2014

Arif Hidayat NIM. 1515041046 Angkatan 2015

UNIVERSITAS LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG

2016
PENGESAHAN PROPOSAL PKM PENELITIAN

1. Judul Kegiatan : “DURIOSORBENT” Metode Efektif


Mengatasi Pencemaran Limbah
Padat dan Logam Berat di Perairan
Teluk Lampung
2. Bidang Kegiatan : PKM-P
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Ani Lailia
b. NIM : 1315041012
c. Jurusan : Teknik Kimia
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Lampung
e. Alamat Rumah dan No. Tel./HP : Waringinsari Timur, Kec. Adiluwih,
Kab. Pringsewu, 085783666671
f. Email : ani.lailia31@yahoo.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 Orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Dr. Eng. Dewi Agustina I., S.T., M.T.
b. NIDN : 0025087203
c. Alamat Rumah dan No. Tel./HP : Griya Hayam Wuruk Indah B2/17,
Bandar Lampung, 081293638980
6. Biaya Kegiatan Total
a. Kemristekdikti : Rp 12.500.000,-
b. Sumber Lain : Rp -
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 3 Bulan

Bandar Lampung, 01 November 2016

Menyetujui
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Ketua Pelaksana Kegiatan,
dan Alumni,

(Panca Nugrahini F., S.T., M.T.) (Ani Lailia)


NIP. 19730203 200003 2 001 NIM. 1315041012

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dosen Pendamping,


dan Alumni,

(Prof. Dr. Karomani, M.Si.) (Dr. Eng. Dewi Agustina I., S.T., M.T.)
NIP. 19611230 198803 1 002 NIP. 19720825 200003 2 001

ii
DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN SAMPUL................................................................................... i

HALAMAN PENGESAHAN........................................................................ ii

DAFTAR ISI................................................................................................... iii

BAB 1. PENDAHULUAN ............................................................................. 1

1.1 Latar Belakang .......................................................................................... 1


1.2 Perumusan Masalah .................................................................................. 2
1.3 Tujuan Penelitian ...................................................................................... 2
1.4 Luaran Penelitian ...................................................................................... 2

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA.................................................................... 3

2.1 Kulit Durian .............................................................................................. 3


2.2 Xanthat ...................................................................................................... 4

BAB 3. METODE PENELITIAN................................................................. 5

3.1 Waktu dan Tempat .................................................................................... 5


3.2 Alat dan Bahan.......................................................................................... 5
3.3 Pelaksanaan Penelitian.............................................................................. 5

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN............................................. 9

4.1 Biaya Kegiatan.......................................................................................... 9


4.2 Jadwal Kegiatan ........................................................................................ 9

BAB 5. DAFTAR PUSTAKA........................................................................ 10

BAB 6. LAMPIRAN-LAMPIRAN ............................................................... 11

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing ...................... 11


Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan..................................................... 17
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas .......... 19
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana ............................................. 20

iii
1

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Masalah pencemaran laut akibat limbah industri perlu mendapat perhatian khusus.
Hal ini terkait dengan jenis limbah yang dihasilkan oleh industri tersebut.
Beberapa limbah yang dihasilkan oleh industri adakalanya berupa limbah B3,
seperti jenis-jenis logam berat (Cd, Hg, Pb, Zn, Ni dan Cu ). Logam-logam berat
yang masuk ke perairan dapat menimbulkan dampak yang fatal, baik bagi biota
perairan maupun manusia yang ada di wilayah tersebut. Polutan yang berupa
logam-logam berat ini diketahui dapat menyebabkan keracunan, kelumpuhan,
kelainan genetik, hingga kematian.

Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi konsentrasi logam
berat di perairan yaitu dengan adsorbsi menggunakan adsorben terxanthasi.
Xanthasi merupakan metode yang digunakan untuk meningkatkan performa
adsorben, karena afinitas dan kapasitas adsorpsi adsorben dapat meningkat
hingga tiga kali lipat (Kim et al., 2006). Senyawa xanthat dibuat dengan
mereaksikan substrat yang mengandung gugus hidroksil yang dapat bersumber
dari limbah padat dengan karbon disulfida dalam suasana basa sehingga dapat
mengatasi pencemaran lingkungan oleh limbah padat tersebut.

Kulit durian merupakan limbah padat yang kaya akan gugus hidroksil karena
berdasarkan penelitian oleh Khedari et al. (2003) kulit durian memiliki kandungan
selulosa yang tinggi (60,45%). Keberadaan kulit durian di Indonesia sendiri
sangat berlimpah. Indonesia menjadi negara penghasil durian terbesar di dunia
setelah Negara Tailand dan Malaysia. Pada umumnya, masyarakat hanya
mengonsumsi daging durian yang hanya memiliki persentase bagian 20-35%
(Djaeni dan Prasetyaningrum, 2010) sedangkan kulit durian belum termanfaatkan
secara maksimal.

Berdasarkan uraian di atas peneliti hendak meneliti kondisi optimum pada sintesis
senyawa xanthat dari kulit durian yang digunakan sebagai adsorben logam berat.
Penelitian yang berjudul “DURIOSORBENT” Metode efektif Mengatasi
Pencemaran Limbah Padat dan Logam Berat di Perairan Teluk Lampung ini
diharapkan akan menghasilkan senyawa xanthat yang optimal untuk adsorpsi
limbah logam berat, sehingga akan membantu pemulihan lingkungan terhadap
pencemaran limbah logam khususnya wilayah Perairan Teluk Lampung.
Penelitian ini juga diharapkan akan meningkatkan ragam pemanfaatan kulit durian
atau limbah padat lainnya sehingga material-material tersebut menjadi barang
yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
2

1.2 Perumusan Masalah

Penelitian mengenai adsorpsi logam berat menggunakan adsorben dari kulit


durian terxanthasi belum ditemui. Menurut Emil Heuser (1943), kondisi operasi
yang baik untuk proses xanthasi adalah pada suhu 35oC selama 100 menit dan
dengan penggunaan karbon disulfida (CS2) sebanyak lebih dari 100% dari berat
selulosa yang digunakan. Hasil dari penelitian Iryani det al. (2016) menunjukkan
bahwa derajat subtitusi menurun pada konsentrasi CS2 lebih dari 160%. Namun,
jumlah karbon disulfida (CS2) yang maksimal digunakan pada proses xanthasi
pada range 100 hingga 160% belum diketahui, berdasarkan hal tersebut maka
rumusan masalah penelitian ini adalah:
1. Berapakah konsentrasi karbon disulfida (CS2) yang dapat menghasilkan
senyawa xanthat yang baik (DS = 1) sebagai adsorben logam berat?
2. Bagaimanakah karakteristik senyawa xanthat dari kulit durian?

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:


1. Preparasi adsorben senyawa xanthat dari kulit durian.
2. Mengetahui konsentrasi karbon disulfida (CS2) yang dapat menghasilkan
senyawa xanthat yang baik (DS = 1) sebagai adsorben logam berat.
3. Melakukan uji adsorpsi logam untuk mengetahui kemampuan senyawa
xanthat dalam menangkap limbah logam berat.
4. Melakukan karakterisasi senyawa xanthat dari kulit durian yang meliputi
karakterisasi derajat polimerisasi (DP), AAS, SEM, BET dan FTIR.

1.4 Urgensi Penelitian

Urgensi atau pentingnya dilakukannya penelitian ini karena penelitian ini akan:
1. Membantu pemulihan lingkungan perairan dari cemaran limbah logam berat
yang membahayakan kesehatan maupun lingkungan.
2. Memaksimalkan pemanfaatan dan meningkatkan nilai ekonomi dari kulit
durian.

1.5 Luaran Penelitian

1. Mengetahui potensi kulit durian yang merupakan limbah padat yang


berlimpah sebagai bahan baku pembuatan adsorben terxanthasi.
2. Mengetahui kondisi optimum sintesis senyawa xanthat dari kulit durian pada
proses adsorbsi logam berat.
3. Mengetahui karakteristik dari adsorben dari kulit durian.
4. Publikasi ilmiah di jurnal nasional dan jurnal internasional.
3

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Kulit Durian

Kulit durian merupakan limbah dari buah durian yang memiliki persentasi bagian
60-75% (Djaeni dan Prasetyaningrum, 2010).

Tabel 2.1. Komposisi Bahan Kimia Dari Kulit Durian (Khedari J. et al. 2003)
Bahan Kimia Persentasi (%)
Kelarutan Etanol-Benzene 16.65
Kelarutan Etanol 2.68
Lignin 15.45
Holoselulosa 73.54
α-selulosa 60.45
Hemi-selulosa 13.09
Abu 4.35

2.1.1 Selulosa
Selulosa merupakan polimer alam dengan rumus molekul (C6H10O5)n, dimana n
adalah jumlah unit ulang dari senyawa tersebut. Molekul-molekul selulosa
seluruhnya berbentuk linier dan mempunyai kecenderungan kuat membentuk
ikatan-ikatan hidrogen intramolekul dan intermolekul. Struktur selulosa dapat
dilihat pada Gambar 2.1.

Gambar 2.1. Struktur selulosa (Ibrahim, 1998)

Sebagai struktur yang berserat dan memiliki ikatan-ikatan hidrogen yang kuat,
selulosa mempunyai kekuatan tarik yang tinggi dan tidak larut dalam kebanyakan
pelarut. Kandungan selulosa dalam biomassa dapat dikelompokkan menjadi
beberapa golongan, yaitu α-selulosa (bagian selulosa yang tidak larut dalam
larutan NaOH 17,5%), β-selulosa (bagian selulosa yang larut dalam larutan NaOH
17,5%) dan γ-selulosa (bagian selulosa yang larut dalam pelarut kebanyakan dan
tidak dapat diendapkan jika dinetralkan).
4

2.2 Xanthat

Xanthat adalah suatu garam dengan rumus kimia ROCS2−M+ (R = alkil; M+ =


Na+). Xanthat dapat diproduksi dengan mereaksikan substrat yang mengandung
gugus hidroksil dengan karbon disulfida (CS2) dan natrium hidroksida atau larutan
alkali lainnya (Bashyal et al., 2010):

Xanthat yang diperoleh dengan memanfaatkan gugus hidroksil yang berasal dari
selulosa disebut selulosa xanthat. Pada umumnya selulosa xanthat memiliki
derajat subtitusi (perbandingan gugus xanthat per unit glukosa) sebesar 0,8-1,0
dan memiliki derajat polimerisasi > 250 (Emil Heuser, 1943).

2.2.1 Xanthasi
Xanthasi adalah proses pembentukan senyawa xanthat. Proses xanthasi dilakukan
dengan mereaksikan substrat yang mengandung gugus hidroksil (-OH) dengan
karbon disulfida (CS2) di dalam larutan alkali (NaOH). Pembentukan senyawa
xanthat dengan memanfaatkan gugus hidroksil yang terdapat pada selulosa
diawali dengan pembentukan alkil selulosa terlebih dahulu, reaksi antara
monomer selulosa (glukosa) dengan NaOH adalah sebagai berikut :

C6H9O4OH + NaOH  C6H9O4O-Na+ +H2O

Proses alkalisasi selulosa dilakukan dengan merendam selulosa dalam larutan


NaOH 18% pada suhu kamar selama 3 jam (Gilbert R.D., 1994). Gugus hidroksil
(-OH) akan dicerna dalam larutan NaOH pekat untuk mengubah gugus -OH
menjadi gugus ionik -O-Na+, kemudian direaksikan dengan karbon disulfida (CS2)
untuk membentuk senyawa xanthat (Oxtoby dkk., 2003) :

Pada proses xanthasi juga terdapat reaksi samping antara NaOH dengan karbon
disulfida (CS2) yang membentuk natrium karbonat dan natrium trithiokarbonat
(Emil Heuser, 1943):

3CS2 + 6 NaOH  2Na2CO3 + 2Na2CS3 + 3H2O

Terdapat beberapa faktor yang sangat mempengaruhi proses xanthasi diantaranya


yaitu temperature, waktu, jumlah karbon disulfida (CS2) yang digunakan pada
proses xanthasi dan lain-lain (Emil Heuser, 1943).
5

BAB 3. METODE PENELITIAN

3.1 Waktu dan Tempat

Penelitian akan dilakukan di Laboratorium Operasi Teknik Kimia Fakultas Teknik


Universitas Lampung, dan analisa sampel dilakukan di BPPT LIPI Lampung.
Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret sampai dengan Bulan Mei 2017.

3.2 Alat dan Bahan

3.2.1 Alat
Alat-alat yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah oven, magnetik stirrer,
timbangan digital, kertas saring, kertas lakmus, pH meter, erlenmeyer, pipet
volume, gelas ukur, gelas beaker, crussibel porcelain, corong, viskometer,
refractometer, dan alat untuk karakterisasi material antara lain metode SEM,
FTIR, dan AAS.

3.2.2 Bahan
Bahan-bahan yang akan digunakan pada penelitian ini adalah kulit durian, NaOH
18%, karbon disulfida 16,67 M, aquades, HNO3 0,1 M, H2SO4 72%, HNO3 20%,
H2SO4 72%, BaCl2 10%, CaCl2 serbuk logam timbal dan tembaga murni (Pb2+
dan Cu2+).

3.3 Pelaksanaan Penelitian

Skema pelaksanaan penelitian secara keseluruhan dapat dilihat pada Gambar 5


dibawah ini:

Mulai

Studi literatur dan pengadaan alat dan bahan

Analisis komposisi bahan kimia kulit durian

Pembuatan adsorben senyawa xanthat


dengan variasi konsentrasi CS2

Penentuan derajat subtitusi dan derajat polimerisasi


serta karakterisasi FTIR dan SEM

Uji Adsorpsi logam berat


6

Uji Adsorpsi logam berat

Karakterisasi AAS pada adsorben dan larutan

Pengolahan dan analisa data yang diperoleh

Kesimpulan

Selesai

Gambar 3.1. Diagram alir penelitian keseluruhan

3.3.1. Sintesis Selulosa Xanthat


Skema pembuatan adsorben selulosa xanthat dapat dilihat pada Gambar 3.2 di
bawah ini :

Kulit Durian
-
- Mencuci kulit durin dengan air.
- Mengeringkan kulit durian
dengan panas matahari dan dalam
oven hingga berat konstan
(T=1050C).
- Memotong kulit durian dengan
ukuran 1,5 mm.
-
Isolasi Selulosa
-
- Merendam 250 gr kulit durian
dalam 750 mL larutan NaOH
0,25 M (18 jam). Lalu dicuci
dengan aquades hingga pH netral
- Merendam kulit durian dalam
750 mL larutan HNO3 20% (v/v)
selama 3 jam pada suhu kamar.
Selulosa dicuci hingga pH netral.
- Mengeringkan selulosa di dalam
oven hingga berat konstan
(T=1050C).

Alkalisasi Selulosa
7

-
Alkalisasi Selulosa
-
- Merendam selulosa di dalam
larutan 100 mL NaOH 18%
selama 3 jam pada suhu kamar.

Proses Xanthasi
- Membuat larutan CS2 dengan
variasi 110, 120, 130, 140, 150,
dan 160% (b/b) dari berat
selulosa
- Merendam alkali selulosa di
dalam larutan-larutan CS2.
o
(T=35 C, waktu = 100 menit).
-
Pengondisian adsorben (selulosa xanthat)
- Menyaring padatan senyawa
xanthat dan mencuci dengan
menggunakan aquades hingga pH
netral.
- mengeringkan dengan oven
sampai berat konstan.

Adsorben (selulosa xanthat) siap


dikarakterisasi
Gambar 3.2. Sintesis adsorben selulosa xanthat

3.3.2 Pengolahan dan analisa data


 Derajat subtitusi
Rasio sulfur terhadap selulosa sebesar 0,395 menyatakan terdapat satu gugus
xanthat per unit glukosa dalam senyawa xanthat.


= = = 0,395 (Heuser E., 1943)

DS dapat dihitung dengan membagi rasio sulfur/glukosa yang diperoleh dengan


faktor 0,395:

DS = ,

 Derajat polimerisasi
Derajat polimerisasi dapat dihitung dengan membandingkan antara berat molekul
selulosa xanthat dengan berat molekul unit struktur.
8


DP =

Dimana:
BM unit struktur = 260 (C6H9O5CS2Na)

BM suatu polimer dapat ditentukan dengan menggunakan metode viskositas


seperti yang pernah dilakukan oleh (Agnemo, 2009). Setelah nilai viskositas
selulosa xanthat diketahui, maka BM selulosa xanthat dapat dihitung dengan
menggunakan persamaan Mark-Houwink:

[ƞ] = K.Ma
Dimana :
[ƞ] = Viskositas selulosa xanthat
M = Berat molekul selulosa xanthat.
K dan a merupakan konstanta Mark-Houwink, untuk selulosa xanthat K dan a
besarnya masing-masing adalah 12 x 10-3 mL/gr dan a = 0,52.

Ƞ = ∗ (ƞ*)
Dimana :
t = waktu alir untuk larutan
t* = waktu alir untuk pelarut
ƞ* = viskositas NaOH
ƞ = viskositas intrinsik selulosa xanthat

Dihitung viskositas intrinsik dengan cara membandingkan waktu alir selulosa


xanthat pada masing-masing konsentrasi dengan pelarut NaOH. Lalu dicari nilai
viskositas dari selulosa xanthat tersebut dengan menggunakan metode Least
Square. Nilai viskositas yang diperoleh digunakan untuk menentukan berat
molekul selulosa xanthat dengan menggunakan persamaan Mark-Houwink seperti
yang telah diuraikan di atas.

 Kapasitas adsorspi
Kapasitas adsorspi dapat dihitung dengan persamaan :
( )
Q =
Dimana :
Q = Kapasitas adsorpsi per bobot adsorben (mg/g)
V = Volume larutan (L)
Co = Konsentrasi awal larutan (mg/L)
Ca = Konsentrasi akhir larutan (mg/L)
M = Massa adsorben (gr)
9

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya

Tabel 4.1. Anggaran Biaya PKM-P


No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Peralatan penunjang dan analisis sampel 3.770.000
2 Bahan habis pakai 6.885.000
3 Perjalanan 1.150.000
4 Lain-Lain 695.000
Jumlah 12.500.000

4.2 Jadwal Kegiatan

Tabel 4.2. Jadwal Kegiatan


No. Jenis Kegiatan Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3
minggu ke minggu ke minggu ke
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Studi Literatur
2 Penyediaan Alat dan
Bahan
3 Analisis komposisi
bahan kimia dalam
kulit durian
4 Pembuatan Adsorben
5 Penentuan DS dan DP.
Karakterisasi FTIR,
SEM, dan BET
6 Uji Adsorpsi
7 Karakterisasi AAS
8 Pengolahan dan analisa
data
9 Penulisan Laporan
Akhir
10

BAB 5. DAFTAR PUSTAKA

Bashyal, D., Homagai, P.L., Ghimire, K.N., 2010. Removal of Lead from Aqueous
Medium Using Xanthate Modified Apple Juice Residue. Journal of Nepal
Chemical Society. Vol 26: pp. 53-60

Gilbert R.D., 1994., Cellulose Polymers, Blends, and Composites. Hanser


Publications. New York.

Heuser, E., 1943. The Chemistry of Cellulose. John Wiley & Song, Inc. London.

Ibrahim, M., 1998. Clean Fractionation of Biomass - Steam Explosion and


Extraction. Faculty of The Virginia Polytechnic Institute and State
University.

Iryani, Dewi, A., et al., 2016. Preparation and Evaluation Adsorption Capacity of
Cellulose Xanthateed of Sugarcane Bagasse for Removal Heavy Metal Ion
from Aqueous Solution. Teknik Kimia Universitas Lampung.

Khedari J., et al., 2003. New Insulating particleboards from Durian Peel and
Coconut Coir.

Kim, S.H., Song, H., Nisola, G.M., Ahn, J., Galera, M.M., Chung, W.J., Lee,
C.H., 2006,” Adsorption of Lead Ions using Surface Modified Chitin”,
Journal of Ind.Eng.Chem, vol 12 (3):469-475

Oxtoby, Gills, and Nachtrieb., 2003. Prinsip-Prinsip Kimia Modern. Erlangga.


Jakarta.

Vogel A., I., 1958. Elementary Practical Organic Chemistry; Part III
Quantitative Organic Analysis. Longman Group Limited. London.
11

BAB 6. LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing

1. Biodata Ketua
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ani Lailia
2 Jenis Kelamin P
3 Program Studi Teknik Kimia
4 NIM 1315041012
5 Tempat dan Tanggal Lahir Pringsewu, 31 Januari 1997
6 Email ani.lailia31@yahoo.com
7 Nomor Telepon/HP 085783666671
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 2 SMPN 2 SMAN 1
Waringinsari Adiluwih Gadingrejo
Timur
Jurusan - - CI/BI
Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2013
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
Ilmiah / Seminar Tempat
1 - - -
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1 Juara 3 Pra-Olimpiade Dinas Pendidikan 2011
Matematika Kabupaten
Pringsewu

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya iuntuk memenuhi
salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.

Bandar Lampung, 1 November 2016


Pengusul,

(Ani Lailia)
12

2. Biodata Anggota 1
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Khumil Ajmila
2 Jenis Kelamin P
3 Program Studi Kimia
4 NIM 1417011062
5 Tempat dan Tanggal Lahir Waringinsari Timur, 12 Februari
1996
6 Email khumilajmila@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 081532330298
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi MIS Al MTs Ibnu Zein SMAN 1
Khairiyah Purwodadi Sukoharjo
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-2011 2011-2014
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
Ilmiah / Seminar Tempat
1 - - -
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1 Siswa Berprestasi SMAN 1 2014
Sukoharjo
2 Anggota Paskibra SMAN 1 2014
Sukoharjo

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya iuntuk memenuhi
salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.

Bandar Lampung, 1 November 2016


Pengusul,

(Khumil Ajmila)
13

3. Biodata Anggota 2
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Arif Hidayat
2 Jenis Kelamin L
3 Program Studi Teknik Kimia
4 NIM 1515041046
5 Tempat dan Tanggal Lahir Sindang Anom, 11 Oktober 1996
6 Email Ariiefhiidayat96@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 085769035357
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 1 SMPN Satu SMAN 1
Sindang Atap 1 Jatiagung
Anom
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
Ilmiah / Seminar Tempat
1 - - -
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1 Juara 3 Lomba BPPC - 2015

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya iuntuk memenuhi
salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.

Bandar Lampung, 1 November 2016


Pengusul,

(Arif Hidayat)
14

4. Biodata Dosen Pendamping


A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Dr. Eng. Dewi Agustina Iryani, S.T.,
M.T.
2 Jenis Kelamin P
3 Program Studi Teknik Kimia
4 NIDN 0025087203
5 Tempat dan Tanggal Lahir Banda Aceh, 25 Agustus 1972
6 Email dewi.agustina@eng.unila.ac.id
7 Nomor Telepon/HP 081293638980
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi No. 9 Banda No. 8 Banda No. 1 Banda
Aceh Aceh Aceh
Jurusan - - -
Tahun Masuk-Lulus 1979-1985 1985-1988 1988-1991
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No. Nama Pertemuan Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
Ilmiah / Seminar Tempat
1 Seminar Nasional Pemanfaatan gula produk 2009,
Teknik Kimia hidrolisis gula ITENAS
“Tjipto Utomo”, hemiselulosa dari bagas Bandung
ITENAS National, tebu untuk produksi etanol
Bandung dengan menggunakan
Escherchia coli dan
Klebsiella oxytoca
2 Seminar Nasional Studi Pengaruh Asam 2009,
Teknik Kimia (CH3COOH) pada proses ITENAS
“Tjipto Utomo”, pembuatan Natrium Bandung
ITENAS National, Carboxymethylcellulose
Bandung
3 Seminar hasil-hasil Hydrolysis and 2009, Unila
penelitian dan Fermentation of
pengabdian kepada Carageenan Residues
masyarakat (Euchema spinosum) to
Universitas Bio-Ethanol using bread
Lampung yeast
4 International Effect of Temperature and 2011, Yonsei
Symposium NCRS Reaction Time on University,
(Novel Carbon Hydrothermal Products Seoul, South
Research Science) from Sugarcane Bagasse Korea.
5 International The Hydrothermal 2011, Intsitut
Seminar on Treatment for Solid Teknologi
Chemical Biofuel Production from Bandung
Engineering Sugarcane Bagasse
Soehadi
Reksowardojo
15

6 The 11th Conversion of Sugarcane 2011,


International Bagasse into Valuable Kaohsiong,
Symposium on Chemicals using Taiwan
East Asian Hydrothermal Treatment
Resources
Recycling
Technology
7 International Characterization of 2011,
Symposium on Sugarcane Bagasse Fukuoka,
Earth Science and Decomposition Under the Japan
Technology Hydrothermal Treatment
(CINEST)
8 International Production of 2012, Institut
Symposium on 5hydroxymethyl furfural Teknologi
Earth Science and from Sugarcane Bagasse Bandung
Technology Under Hot Compressed
(CINEST), Water

9 Spring Annual Effect of Hydrothermal 2012, Tokyo


Meeting of MMIJ Treatment on Japan
(The Mining and Combustibility of
Material Sugarcane Bagasse
Processing
Institute of Japan)
10 Autum Annual Overview of Indonesian 2012, Akita
Meeting of MMIJ Sugarcane Industry and Japan
(The Mining and Utilization of Its Solid
Material Waste
Processing
Institute of Japan)
11 International Effect of hot compressed 2012, Kyushu
Symposium water treatment on University,
NCRS (Novel structural changes of Fukuoka,
Carbon sugarcane bagasse and its Japan
Research Science) Combustion performance
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1 Award for the Best Poster Kyushu University, 2011
Fukuoka, Japan
E. Publikasi Artikel Ilmiah dalam 5 Tahun Terakhir
No. Judul Artikel Ilmiah Vol./No./Tahun Nama Jurnal
1 Hot Compressed Water Volume 11, Issue International
Treatment of Solid Waste 6, 2014 Journal of
Material from Sugar Green Energy
Industry for Valuable
Chemical Production
16

2 Production of 5 Available online at Procedia


hydroxymethyl furfural www.sciencedirect. Earth and
from Sugarcane Bagasse com Planetary
Under Hot Compressed Procedia Earth and Science
Water Planetary Science 6
( 2013 ) 1 – 5

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya iuntuk memenuhi
salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.

Bandar Lampung, 1 November 2016


Pendamping,

(Dr. Eng. Dewi Agustina I., S.T., M.T.)


17

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

1. Peralatan Penunjang dan analisis sampel


Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah
Pemakaian Satuan
Uji SEM untuk 2 sampel Rp 360.000 Rp 720.000
mengetahui
morfologi
adsorben
Uji FTIR untuk 9 sampel Rp 170.000 Rp 1.530.000
mengetahui
gugus fungsi
adsorben
Uji BET untuk 2 sampel Rp 260.000 Rp 520.000
mengetahui
struktur pori
adsorben
Uji AAS Untuk 6 sampel Rp 150.000 Rp 900.000
mengetahui
jumlah
logam yang
teradsorp
Jerigen Penampung 2 buah Rp 50.000 Rp 100.000
aquades
SUB TOTAL (Rp) Rp 3.770.000

2. Bahan Habis Pakai


Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah
Pemakaian Satuan
CS2 Bahan 1000 Rp 3.500 Rp 3.500.000
pembuatan gram
xanthat
Bubuk Logam berat 300 gram Rp 3.600 Rp 1.080.000
tembaga
NaOH Digunakan 650 gram Rp 1.500 Rp 975.000
pada proses
alkalisasi,
isolasi, dan
uji
viskositas
BaCl2 Digunakan 150 gram Rp 2.500 Rp 375.000
untuk
menentukan
kadar sulfur
HNO3 Digunakan 250 gram Rp 1.000 Rp 250.000
pada proses
isolasi
18

selulosa
H2SO4 Digunakan 100 mL Rp 2.500 Rp 250.000
untuk
menentukan
kadar
selulosa
Aquades Digunakan 50 L Rp 6.000 Rp 300.000
untuk
menetralkan
bahan
Kertas Filter 3 lusin Rp 30.000 Rp 90.000
saring
Kertas Pengukur 1 kotak Rp 65.000 Rp 65.000
Lakmus pH
SUB TOTAL (Rp) Rp 6.885.000

3. Perjalanan
Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah
Pemakaian Satuan
Perjalanan Pengujian 4 kali Rp 100.000 Rp 400.000
Bandar Sampel
Lampung –
Lampung
Timur
Penginapan Menginap 2 malam Rp 200.000 Rp 400.000
ketika
pengujian
sampel
Perjalanan Pencarian 7 kali Rp 50.000 Rp 350.000
ke Tanjung alat dan
Karang bahan
SUB TOTAL (Rp) Rp 1.150.000

4. Lain-Lain
Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah
Pemakaian Satuan
Kertas Pembuatan 3 rim Rp 40.000 Rp 120.000
Laporan
Tinta Pembuatan 5 kotak Rp 25.000 Rp 125.000
Laporan
Foto Kopi Penggandaan 1000 Rp 150 Rp 150.000
Laporan lembar
Internet Pencarian 10 GB Rp 30.000 Rp 300.000
literartur
SUB TOTAL (Rp) 695.000
TOTAL (Rp) Rp 12.5 00.000
19

Lampiran 3. Susunan Organisasi TimPeneliti dan Pembagian Tugas

No. Nama/ NIM Progra Bidang Ilmu Alokasi Uraian Tugas


m Studi Waktu
(jam/
minggu)
1 Ani Lailia/ Teknik Teknik 24 jam/ - Sintesis
1315041012 Kimia minggu adsorben
- Menentukan
DS dan DP
- Karakterisasi
FTIR dan
AAS
- Mengolah dan
analisis data
2 Khumil MIPA MIPA 24 jam/ - Analisis
Ajmila/ Kimia minggu komposisi
1417011062 Kulit Durian
- Karakterisasi
AAS
- Mengolah dan
analisis data
3 Arif Hidayat/ Teknik Teknik 24 jam/ - Uji Adsorbsi
1515041046 Kimia minggu - Karakterisasi
SEM dan BET
- Mengolah dan
analisis data
20
20

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


REPUBLIK INDONESIA
UNIVERSITAS LAMPUNG
Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Telp (0721) 701609, 702673, 702971, 703475, 701252 Fax (0721) 702767

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : Ani Lailia
NIM : 1315041012
Program Sstudi : Teknik Kimia
Fakultas : Teknik

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM Penelitian saya dengan judul
“DURIOSORBENT” Metode Efektif Mengatasi Pencemaran Limbah Padat
dan Logam Berat di Perairan Teluk Lampung yang diusulkan untuk tahun
anggaran 2016/2017 bersifat orisinal dan belum pernah dibiayai oleh lebaga atau
sumber dana lain.

Bilamana dikemudian hari diteukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka


saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.

Demikian Pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-


benarnya.

Bandar Lampung, 1 November 2016


Mengetahui, Yang Menyatakan,
Wakil Rektor Bidang
Kemahasiswaan dan Alumni

(Prof. Dr. Karomani, M.Si.) (Ani Lailia)


NIP. 19611230 198803 1 002 NIM. 1315041012