Anda di halaman 1dari 28

HALAMAN JUDUL

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

PEMBUATAN SABUN MANDI DARI KULIT PISANG SEBAGAI UPAYA


MEMINIMALISIR LIMBAH KULIT PISANG

Diusulkan oleh:
Eva Martha Pratiwi 1515041054, angkatan2015
A’la Muhammad 1515041052, angkatan 2015
Moza Fierda Atiek 1515041003, angkatan 2015
Zahrah Salsabila 1515041013, angkatan 2015

UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2016
ii

LEMBAR PENGESAHAN
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-KEWIRAUSAHAAN
1. Judul Kegiatan : Pembuatan Sabun Mandi Dari
Kulit Pisang Sebagi Upaya
Meminimalisir Limbah Kulit
Pisang
2. Bidang Kegiatan : PKMK-Sosial Ekonomi
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Eva Martha Pratiwi
b. NIM : 1515041003
c. Jurusan : Teknik Kimia
d. Universitas/Institusi/Politeknik : Universitas Lampung
e. Alamat Rumaha dan No. Tel/HP : Perum Permata Biru Blok B6 No.
10 Kecamatan Sukarame Bandar
Lampung, telp. 081373437413, hp.
081373437413
f. Email : evamartha1313@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 3 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Dr.Eng. Dewi A. Iryani, S.T,.M.T
b. NIDN : 0025087203
c. Alamat Rumah dan No. Tel/HP : Griya Hayam Wuruk B2 No. 17
Kel. Kedamaian Kec,
Tanjungkarang Timur Bandar
Lampung, telp. 081293638980, hp.
081293638980
6. Biaya Kegiatan Total
a. Kemristekdikti : Rp 5.394.000
b. Sumber lain : -
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 bulan
iii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.............................................................................................................i
LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................................. ii
DAFTAR ISI ....................................................................................................................... iii
RINGKASAN ..................................................................................................................... iv
BAB I. PENDAHULUAN .................................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang .................................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................... 1
1.3 Tujuan Program................................................................................................... 2
1.4 Luaran Yang Diharapkan .................................................................................... 2
1.5 Manfaat Program................................................................................................. 2
BAB II. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ....................................................... 4
2.1 Produk dan Segmentasi ....................................................................................... 4
2.2 Targen Penjualan................................................................................................. 4
2.3 Keunggulan Produk............................................................................................. 5
2.4 Promosi dan Distribusi ........................................................................................ 5
2.5 Aspek Produksi ................................................................................................... 5
2.6 Aspek Keuangan ................................................................................................. 7
BAB III. METODE PELAKSANAAN .............................................................................. 9
3.1 Aspek Pemasaran ................................................................................................ 9
3.2 Aspek Produksi ................................................................................................... 9
3.3 Aspek Keuangan ................................................................................................. 9
BAB IV. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN .............................................................. 10
4.1 Anggaran Biaya................................................................................................. 10
4.2 Jadwal Kegiatan ................................................................................................ 10
LAMPIRAN ...................................................................................................................... 11
Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota Dan Dosen Pembimbing ................................... 11
Lampiran 2. Justifikasi Anggara Kegiatan .................................................................... 19
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas ....................... 23
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana............................................................ 24
iv

RINGKASAN

Manusia tidak pernah lepas dari kebutuhan akan kebersihan. Setiap orang
pasti menginginkan tubuhnya terlihat bersih. Oleh karena itu kebutuhan terhadap
pembersih menjadi hal utama bagi manusia. Salah satu alat kebersihan yang
digunakan umumnya adalah sabun mandi. Maka sudah bukan hal yang baru jika
sabun mandi tersebut dijadikan bahan utama dalam kebutuhan manusia karena
berbagai jenis aktifitas sehari-hari tidak akan pernah lepas dari sabun misalkan
mencuci, mandi, membersihkan berbagai alat yang dipakai sehari-hari. Oleh karena
itu kebutuhan sabun untuk masyarakat dunia sangatlah besar dari dari tahun ketahun
sehingga negara yang memiliki bahan baku utama seperti Indonesia ini sangatlah
diuntungkan dengan kejadian ini.

Sabun dari bahan utama Limbah kulit pisang merupakan produk usaha
kreativitas yang memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai alternatif pengganti
bahan kimia yang terkandung dalam sabun pada umumnya. Namun yang menjadi
masalah adalah limbah kulit pisang yang berasal dari pedagang makanan hanya
sebagian kecil pedagang yang berniat mengumpulkan limbah kulit pisang tersebut.
Sementara sebagian besar lainnya lebih memilih untuk membuang begitu saja,
limbah kulit pisang tersebut di buang begitu saja dengan cara yang sama seperti
sampah dapur lainnya.

Tujuan dari usaha ini adalah menciptakan kreativitas dengan memanfaatkan


limbah kulit pisang sebagai bahan utama dalam pembuatan sabun mandi yang
memiliki peran untuk kebersihan tubuh dan mengurangi pencemaran lingkungan.
Sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi limbah kulit pisang di mata
masyarakat. Di samping itu, pemanfaatan limbah kulit pisang dapat membantu
mengurangi volume sampah. Sehingga secara langsung konsumen dapat
mengetahui lebih banyak manfaat dari limbah kulit pisang selain mencemari
lingkungan.

Pemasaran Sabun Mandi ini dilakukan dengan menggunakan media sosial,


media cetak, serta pemasaran langsung pada acara resmi maupun non resmi di
lingkungan kampus, kantor swata, kantor pemerintah, serta lingkungan masyarakat
pada umumnya.

Kata Kunci: Kebersihan, Limbah, Kreativitas, Pemasaran,


BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Lampung merupakan salah satu penghasil pisang terbesar di Indonesia. Di


Lampung sendiri pisang sering diolah atau di jadikan bahan konsumsi dan
industri pengolahan, seperti keripik, tepung pisang, dan sale pisang. Hal ini
menyebabkan setiap mengonsumsi atau mengolah buah pisang selalu
menimbulkan masalah berupa limbah kulit buah pisang. Proporsi pisang yang
dibuang yaitu kulit pisang atau limbah adalah 18 % sampai 20 % (Devidich dkk,
1976) hal ini tentunya menimbulkan masalah lingkungan atau pencemaran
lingkungan yang akan merugikan semua pihak sehingga membutuhkan
pemecahan masalah bagaimana cara untuk memanfaatkan limbah ini sehingga
menjadi barang yang bermanfaat.

Kebutuhan akan sabun yang semakin meningkat dan kurangnya


pemanfaatan limbah organik khususnya kulit pisang ini diduga dapat dipadukan
menjadi produk yang memiliki nilai jual. Sujana dkk (2006) menyebutkan
bahwa pada kulit pisang mengandung karbohidart, protein, lemak, tannin,
vitamin dan air, sementara untuk sabun sendiri bahan utama untuk membuatnya
adalah lemak.

Oleh karena itu kami ingin mengangkat fenomena kulit pisang dan sabun ini
kedalam program kreativitas mahasiswa - kewirausahaan, karena selama ini
kulit pisang hanya di jadikan bahan limbah padat dan sabun selalu berasal dari
bahan kimia.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraiakan di atas, maka permasalahan


yang dibahas dalam program ini adalah:

a. Bagaimana cara memanfaatkan limbah kulit pisang yang berlimpah


menjadi sesuatu produk yang bernilai ekonomi tinggi?
b. Bagaimana cara pembuatan sabun mandi dari bahan baku limbah kulit
pisang?
c. Bagaimana menciptakan peluang usaha dari sabun mandi yang terbuat dari
bahan baku limbah kulit pisang?
d. Bagaimana cara mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dari hasil
usaha penjualan produk sabun mandi dari limbah kulit pisang?
2

1.3 Tujuan Program

Tujuan dari Program Kreatifitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) ini


adalah:

1. Mengambil peluang berwiraswasta dengan memanfaatkan limbah kuli


pisang sebagai usaha yang menguntungkan.
2. Mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat kulit
pisang yang dapat dijadikan bahan utama pembuatan sabun mandi.
3. Meminimalisir pencemaran lingkungan.

1.4 Luaran Yang Diharapkan

Luaran yang diharapkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa


Kewirausahaan yang berjudul Pembuatan Sabun Mandi Dari Limbah Kulit
Pisang Sebagai Upaya Meminimalisir Limbah Kulit Pisang yaitu adanya usaha
di bidang produksi sabun berbasis pemanfaatan limbah kulit pisang yang
memiliki nilai jual tinggi. Serta meningkatkan kreatifitas, serta inovatif
mahasiswa dalam rangka bereksperimen dan menemukan hasil karya yang
bermanfaat dan tepat guna.

1.5 Manfaat Program

Kegunaan program yaitu:


a. Bagi Masyarakat

1. Memberikan pengetahuan dan pengenalan kepada masyarakat bahwa


limbah kulit pisang dapat diolah menjadi bahan utama pembuatan
sabun mandi.

2. Memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai salah satu cara alternatif


untuk mengurangi limbah kulit pisang yang seringkali terbuang serta
mengurangi dampak pencemaran lingkungan sungai dan tanah, akibat
limbah dari kulit pisang itu sendiri yang dibuang di sembarang tempat.

3. Memberikan informasi bahwa sabun tidak hanya bisa dibuat dari


campuran bahan kimia saja, tetapi dapat dibuat dari campuran limbah
kulit pisang.
3

4. Dapat membantu industri kerajinan dalam mengelolah limbah kulit


pisang dalam pembuatan sabun dari limbah kulit pisang.

b. Bagi mahasiswa

Menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa untuk


mendorong terciptanya wirausaha baru dengan memanfaatkan limbah kulit
pisang sebagai sabun mandi.

1. Memberikan pengetahuan bagi mahasiswa tentang prospek pemasaran


sabun mandi dari limbah kulit pisang di lingkungan kampus dan tempat
distribusi yang lain.

2. Untuk memanfaatkan limbah kulit pisang yang berlimpah menjadi


produk yang bernilai ekonomi tinggi.
4

BAB II. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1 Produk dan Segmentasi

Sabun Mandi Limbah Kulit Pisang merupakan produk limbah rumah tangga
yang mempunyai beberapa keunggulan salah satunya adalah terbuat dari bahan
baku limbah kulit pisang, sehingga penggunaannya lebih aman dan terhindar
dari bahaya campuran bahan-bahan kimia dengan berbagai variasi bentuk dan
warna sehingga dapat menarik konsumen. Sabun mandi ini akan dipasarkan
secara online dan dalam bentuk katalog serta pemasaran secara langsung.
Sasaran pembeli dari Sabun Limbah Kulit Pisang ini adalah

a) Ibu Rumah Tangga

b) Pegawai kantoran, baik pegawai negeri maupun pegawai swasta.

c) Guru SMP dan SMA.

d) Dosen dan Mahasiswa di seluruh Fakultas terutama di Universitas


negeri atau swasta
e) Ibu-ibu PKK.

f) Masyarakat umum.

Jenis, Nama dan Karakteristik Produk yang Ditawarkan

a. Merek Produk yang ditawarkan Sabun Kulit Pisang

b. Berbagai variasi bentuk atau dan warna sabun

c. Harga jual Sabun Kulit Pisang 1 buah berwarna Rp 15.000,-

d. Harga jual Sabun Kulit Pisang dengan variasi bentuk dan warna Rp
20.000,-

2.2 Targen Penjualan

Bulan pertama pada taraf perkenalan produk merupakan analisis kelayakan


dan bulan kedua adalah persiapan pemasaran awal sabun mandi dari bahan baku
limbah kulit pisang di sekitar kampus negeri dan swasta di Bandar Lampung.
Selanjutnya, dilakukan promosi sebagai modal awal untuk memajukan usaha
ini. Setelah melihat keadaan perkembangan usaha ini di pasaran yang semakin
diminati konsumen dan pelanggan tetap, produk akan dipasarkan ke wilayah
yang lebih luas, yaitu seluruh kota Bandar Lampung.
5

2.3 Keunggulan Produk

Sabun Kulit Pisang ini memiliki keunggulan dimana busa dari sabun ini
lebih banyak dan aroma nya lebih tahan lama dibandingkan dengan sabun mandi
biasa serta berbagai variasi bentuk dan warna, sehingga tidak hanya nilai
estetika yang ditonjolkan oleh sabun kulit pisnag saja, akan tetapi penggunaan
limbah kulit pisang sebagai bahan baku sabun mandi. Harga yang ditawarkan
produk ini relatif terjangkau dibandingkan produk sabun mandi buatan pabrik
lainnya.

2.4 Promosi dan Distribusi

Promosi yang dilakukan adalah dengan publikasi menggunakan


pamflet/leaflet, media sosial dan membuat katalog. Target penjualan sabun
mandi limbah kulit pisang ini adalah 400 bungkus dalam jangka waktu 5 bulan.
Strategi lain yang bisa dilakukan dalam mendongkrak penjualan sabun kulit
pisang ini dengan cara melakukan pemasaran sosial (social marketing), yaitu
mempraktikkan prinsip-prinsip promosi tanpa memaksa, memahami dan
menerapkan positioning secara tepat, differentiation (perbedaan) dan brand
(keunikan dan keindahan estetika).

Strategi penjualan yang akan dilakukan, yaitu dengan memproduksi sabun


mandi yang siap untuk ditawarkan pada event tertentu, atau sistem order
Sehingga hanya satu pihak agen resmi yang dapat memasarkan produk. Hal ini
dimaksudkan untuk menjaga kualitas sabun mandi dan brand dari produk sabun
kulit pisang sendiri. Calon agen resmi tersebut, meliputi: seluruh personal tim
dari kelompok program ini. Penjualan sabun kulit pisang ini memiliki nilai lebih
bagi penjualnya dan konsumennya. Bagi penjual profit yang diperoleh sangat
menjanjikan untuk keberlangsungan usaha. Bagi konsumen, harga yang murah
mempermudah keterjangkauan harga pembelian. Nilai tambah bagi penjual dan
konsumen adalah ikut serta dalam memanfaatkan limbah kulit pisang.

2.5 Aspek Produksi

Pemanfaatan lainnya yang masih bersinggungan dengan manajemen


pemanfaatan imbah adalah dengan memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai
sabun mandi. Sekarang ini sabun mandi dengan bahan utama limbah kulitn
pisang belum beredar walaupun pemasarannya terbatas. Daripada kita harus
6

membuang-buang kulit pisang setiap kali pisang nya dimanfaatkan sangat


membahayakan lingkungan, jadi tidak ada salahnya jika kita mencoba

menggunakan limbah kulit pisang sebagai bahan utama pembuatan sabun mandi
yang ramah lingkungan.
Adapun Aspek Produksi Sabun Kulit Pisang sebagai berikut:

1. Prosedur Produksi
 Alat dan Bahan
a. Alat
Adapun alat-alat yang digunakan dalam proses produksi Sabun
Kulit Pisang sebagai berikut:
1) Masker Wajah dipakai saat pembuatan larutan NaOH
2) Kacamata dipakai saat pembuatan larutan NaOH
3) Teko Plastik
4) Timbangan Dapur
5) Beaker Glass untuk menimbang larutan NaOH
6) Sarung tangan karet
7) Sendok stainless
8) Mangkok plastic
9) Kain
10) Plastic untuk melapisi cetakan
11) Cetakan berbagai bentuk
12) Blender
b. Bahan
Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan Sabun
Kulit Pisang sebagai berikut:
1) Minyak zaitun
2) Minyak kelapa
3) Minyak kelapa sawit
4) NaoH
5) Air
6) Air Kelapa Hijau
7) Madu
8) Susu
9) Garam
10) Telur
11) Kulit pisang
7

2. Proses Pembuatan
Adapun proses pembuatan Sabun Kulit Pisang sebagai berikut:
1) Timbang air dan NaOH, kemudian larutkan NaOH ke dalam air
menggunakan beaker glass. Lalu tuangkan larutan NaOH
kedalam air yang telah disediakan sedikit demi sedikit. Aduk
hingga larut.
2) Campurkan air kelapa hijau ke dalam larutan NaOH yang telah
disiapkan.
3) Lalu potong-potong kulit pisang hingga menjadi potongan
kecil.
4) Timbang minyak zaitu, minyak kelapa, dan minyak kelapa
sawit. Setelah tuangka minyak-minyak tersebut ke dalam
blender.
5) Tambahakan larutan NaOH, potongan kulit pisang, madu, susu,
dan telur ke dalam blender. Kemudian haluskan bahan-bahan
tersebut.
6) Setelah bahan-bahan dihaluskan, tuang hasil sabun ini ke dalam
cetakan. Tutup dengan kain untuk insulasi. Simpan sabun dalam
cetakan selama satu sampai dua hari. Kemudian keluarkan dari
cetakan. Setelah itu sabun siap untuk dikemas.

2.6 Aspek Keuangan

1. Biaya investasi
a. Display untuk 1 pameran : Rp 300.000
b. Peralatan : Rp 1.260.000
c. Perlengkapan bahan : Rp 974.000 +
Rp 2.534.000
2. Biaya Operasional usaha (1 siklus pertama)
a. Produksi sabun 400 buah : Rp 500.000
b. Pengemasan produk sabun buah 400 buah : Rp 360.000+
Rp 860.000
3. Biaya Overhead
a. Selebaran manual instruction 150 lembar : Rp 300.000
b. Kantong plastik 4 lusin @ Rp 10.000 : Rp 40.000 +
Rp 340.000
4. Biaya pemasaran
a. Pembuatan katalog 50 lembar @ Rp 5.000 : Rp 250.000
b. Biaya promosi (leaflet) 30 lembar : Rp 60.000
8

c. Perjalanan (promosi) 10 kali @ Rp 30.000 : Rp 300.000 +


Rp 610.000
5. Biaya penunjang kegiatan
a. Izin Usaha : Rp 300.000
b. Distribusi produk 25 kali @ Rp 30.000 : Rp 750.000+
Rp 1.050.000
Total Pengeluaran Dana
a. Biaya investasi : Rp 2.534.000
b. Biaya operasional usaha : Rp 860.000
c. Biaya overhead : Rp 340.000
d. Biaya pemasaran : Rp 610.000
e. Biaya penunjang kegiatan : Rp 1.050.000 +
Total : Rp 5.394.000
1) Analisis pendapan dan keuangan
a. produksi 1 siklus (awal)
 produksi sabun tanpa warna 200 buah @ Rp 15.000 : Rp 3.000.000
 produksi sabun berwarna 200 buah @ Rp 20.000 : Rp 4.000.000
Total : Rp 7.000.000

b. Pendapatan total : Rp 7.000.000


c. Biaya total : Rp 5.394.000 +
Laba yang diperoleh : Rp 1.606.000
9

BAB III. METODE PELAKSANAAN


3.1 Aspek Pemasaran

Promosi sabun mandi dari bahan utama limbah kulit pisang ini
menggunakan beberapa media, diantranya pembuatan katalog produk, melalui
event organizer (EO), percetakan, melaui jejaring sosial (facebook, twiter,
email), blog, dan pemasaran secara langsung.

3.2 Aspek Produksi

Produksi sabun kulit pisang ini dilakukan dengan cara memperbanyak


produksi, sehingga semakin banyak produksi sabun semakin siap untuk
dipasarkan. Selanjutnya sabun masuk proses pengemasan produk dengan
menggunakan plastik transparan yang dipercantik dan kotak kemasan sabun.
Produk sabun dengan warna putih harga Rp 15.000 pada sabun berbagai variasi
warna dan bentuk harga Rp 20.000.

3.3 Aspek Keuangan

Untuk pengendalian keuangan usaha ini, kami melakukan penyusunan


laporan keuangan yang dilakukan dalam dua macam penyusunan yaitu
penyusunan laporan bulanan dan penyusunan akhir kegiatan ini.
10

BAB IV. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Anggaran Biaya
Tabel 4.1 Anggaran Biaya

No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)


1 Peralatan penunjang 1.260.000
2 Biaya Habis Pakai 1.109.000
3 Perjalanan 1.650.000
4 Lain-lain 1.375.000
Jumlah 5.394.000

4.2 Jadwal Kegiatan


Table 4.2 Jadwal Kegiatan

Jenis Kegiatan Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5


Minggu ke- 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
A. Persiapan
Pengadaan alat
B. Pelaksanaan
Cek bahan &alat
Pelaksanaan
C. Pembahasan
Analisa Hasil
Evaluasi
Kegiatan
Monitoring
D. Pelaporan
Penyusunan
laporan
11

LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota Dan Dosen Pembimbing


Biodata Ketua
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Eva Martha Pratiwi
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi Teknik Kimia
4. NIM 1515041003
5. Tempat dan Tanggal Lahir Mutar Alam, 13 Agustus 1997
6. E-mail evamartha1313@gmail.com
7. Nomor Telepon/Hp 081373437413

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 2 SMPN 24 SMAN 2
Sukarame Bandar Bandar
Lampung Lampung
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidakseusaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-K.
Bandar lampung, 08 November 2016
12

BIODATA ANGGOTA I

A. Identitas Diri Anggota

1. Nama Lengkap A’la Muhammad


2. Jenis Kelamin Laki-laki
3. Program Studi Teknik Kimia
4. NIM 1515041036
5. Tempat dan Tanggal Lahir Bandar Lampung, 7 April 1997
6. E-mail alamuhammad13@yahoo.com
7. Nomor Telepon/Hp 089690826713

B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 1 SMPN 14 SMAN 14
Beringin Bandar Bandar
Raya Lampung Lampung
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidakseusaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-K.
Bandar lampung, 08 November 2016
13

BIODATA ANGGOTA II

A. Identitas Diri Anggota

1. Nama Lengkap Moza Fierda Atiek


2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi Biologi
4. NIM 1517021126
5. Tempat dan Tanggal Lahir Bandar Lampung, 15 Juni 1997
6. E-mail mozafierdaatiek@yahoo.com
7. Nomor Telepon/Hp 081278227627

B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 1 SMPN 2 SMAN 2
Gunung Menggala Bandar
Sakti Lampung
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidakseusaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-K.
Bandar lampung, 08 November 2016
14

BIODATA ANGGOTA III

A. Identitas Diri Anggota

1. Nama Lengkap Zahrah Salsabila


2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi Akutansi
4. NIM 1511031075
5. Tempat dan Tanggal Lahir Kotabumi, 23 April 1997
6. E-mail salsabillazahrah@gmail.com
7. Nomor Telepon/Hp 08127945696

B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA
Nama Institusi SDN 2 SMPN 23 SMAN 2
Teladan Bandar Bandar
Rawa Laut Lampung Lampung
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2003-2009 2009-2012 2012-2015

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidakseusaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-K.
Bandar lampung, 08 November 2016
15

Dosen Pendamping

A. Identitas Diri

1. Nama Lengkap Dr.Eng. Dewi A. Iryani, S.T., M.T.


2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi Teknik Kimia
4. NIM/NIDN 0025087203
5. Tempat dan Tanggal Lahir Banda Aceh, 25 Agustus 1972
6. E-mail iryani_dewi@yahoo.co.id
7. Nomor Telepon/Hp 081293638980

B. Riwayat Pendidikan

S1 S2 S3
Nama Institusi Universitas Institu Kyushu
Syahkuala Teknologi University
Banda Bandung
Aceh
Jurusan Teknik Teknik Kimia Earth and
Kimia Resources
Engineering
Tahun Masuk-Lulus 1992-1997 1998-2000 2010-2013

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

No. Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan


Seminar Ilmiah Tempat
1 Seminar nasional SRKP, Proses Isolasi 2007,
Teknik Kimia Universitas selulosa dari Universitas
Dipenogoro, Semarang Residu Rumput Dipenogoro,
Laut Eucheuma Semarang
spinosum
dengan Pelarut
Asam Asetat
(CH3COOH)
2 Seminar Nasional Teknik Pemanfaatan 2009, ITENAS
Kimia “Tjipto Utomo”, gula produk Bandung
ITENAS National, Bandung hidrolisis gula
16

hemiselulosa
dari bagas tebu
untuk produksi
etanol dengan
menggunakan
Escherchia col
dan Klebsiella
oxytoca
3 Seminar Nasional Teknik Studi pengaruh 2009, ITENAS
Kimia “Tjipto Utomo”, Asam Asetat Bandung
ITENAS National Bandung (CH3COOH)
pada proses
pembuatan
Natrium
Carboxy
Methylcellulose
(Na-CMC) dari
Residu
Karaginan
(Eucheuma
Spinossum)
4 Seminar Hasil-hasil Hydrolysis and 2009,
penelitian dan pengabdian Fermentation of Universitas
kepada masyarakat Carageenan Lampung
Universitas Lampung Residues
(Euchema
spinosum) to
Bioethanol
using brad yeast
5 The 11th International Conversion of 2011,
Symposium on East Asian Sugarcane Kaohsiong,
Resources Redycling Bagasse into Taiwan
Tecnology Valuable
Chemicals
using
Hydrothermal
Treatment
6 International Symposium Effect of 2011, Yonsei
NCRS (Novel Carbon Temperature University,
Research Science) and Reaction Seul, South
Time on Korea
17

Hydrothermal
Products from
Sugasrcene
Bagasse
7 International Seminar on The 2011, Institut
Chemical Engineering Hydrothermal Teknologi
Soehadi Reksowardojo Treatment for Bandung
Solid Biefuel
Production
From Sugarcane
Bagasse
8 International Symosium on Characterization 2011, fukuoka,
Earth Science and of Sugarcane Japan
Technology (CINEST) Bagasse
domposition
Under the
Hydrothermal
Treatment
9 Spiring Annual Meeting of Effect of 2012, Tokyo,
MMIJ (The Mining and Hydrothermal Japan
Material Processing Institute Treatment on
of Japan) Combustibility
of Sugarcane
Bagasse
10 International Symposium Effect of hot 2012. Kyushu
NCRS (Novel Carbon compressed University,
Research Science) water treatment Fukouka, Japan
on structural
change of
sugarcane
bagasse and its
combustion
performance
11 Seminar Nasional teknologi Pembuatan 2014, Bandar
Pengolahan mineral dan Selulosa Asetat Lampung
Biomassa (SINTESA), dari α-Selulosa
2014. Tandang
Kosong Sawit
(TKS)
18

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)

No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun


Penghargaan
1 Best Poster Award Kyushu University and 2011
NRCS (Novel Carbon
Reasearch Science)

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah
benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di
kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya
sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi
slaah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-K.

Bandar Lampung, 08 November 2016


19

Lampiran 2. Justifikasi Anggara Kegiatan

Table 2.1 Biaya Penunjang

Nama Barang Justifikasi Jumlah Harga Satuan Total (Rp)


/ Kegiatan (Rp)
Masker wajah Digunakan 1 kotak 37.500 37.500
saat
melarutkan
NaOH
Kacamata Digunakan 3 buah 15.000 45.000
saat
melarutkan
NaOH
Teko air Alat 2 buah 10.000 20.000
penampung
air
Timbangan Alat untuk 1 buah 150.000 150.000
dapur mengukur
berat bahan-
bahan
Beaker glass Alat untuk 2 buah 112.000 224.000
melarutkan
NaOH
Sarung Digunakan 3 buah 35.000 105.000
tangan karet saat
melarutkan
NaOH
Sendok Alat 12 buah 25.000 25.000
pengaduk
Mangkok Alat 4 buah 15.000 60.000
pengolahan
bahan baku
Plastic Alat 1 meter 3.500 3.500
pengolahan
bahan baku
Cetakan Alat 4 buah 60.000 240.000
pengolahan
bahan baku
20

Blender Alat 1 buah 350.000 350.000


pengolahan
bahan baku
Sub total (Rp) 1.260.000

Table 2.2. bahan habis pakai

Nama barang Justifikasi Jumlah Harga satuan Total (Rp)


/ kegiatan (Rp)
Minyak Bahan baku 2 liter 120. 000 240.000
zaitun
Minyak Bahan baku 2 liter 105.000 210.000
kelapa VCO
Minyak Bahan baku 2 liter 15.000 30.000
Kelapa Sawit
NaOH Bahan baku 2 kg 22.000 44.000
Pewarna Bahan 10 ml 20.000 200.000
pewarna
sabun
Madu Bahan baku 600 ml 145.000 145.000
Susu Bahan baku 2 liter 15.000 30.000
Air Bahan baku 3.75 liter / 1 15.000 15.000
galon
Garam Bahan baku 10 bungkus 2.000 20.000
Telur Bahan baku 2 kg 20.000 40.000
Sun light Mencunci 4 botol 25.000 100.000
peralatan
Plastic Untuk 5 lusin 70.000 35.000
kantong mengemas
sabun kulit
pisang
Sub total (Rp) 1.109.000

Table 2.3 Biaya Perjalanan

Nama Barang Justifikasi Jumlah Harga Satuan Total (Rp)


/ Kegiatan (Rp)
Pembelian Biaya 12 kali 25.000 300.000
bahan baku pembelian
bahan baku
21

sabun kulit
pisang
Pembelian Biaya 12 kali 25.000 300.000
alat pembelian
penunjang alat
penunjang
produksi
sabun kulit
pisang
Promosi ke Biaya 12 kali 25.000 300.000
konsumen promosi
kepeada
konsumen
pada event
tertentu
Distribusi produk 25 kali 30.000 750.00
Sub total (Rp) 1.650.000

Table 2.4 lain-lain

Nama barang Justifikasi Jumlah Harga satuan Total (Rp)


/ kegiatan (Rp)
ATK Peratalan tulis 1 unit 180.000 180.000
untuk
keuangan
Kertas A4 Print laporan 2 rim 35.000 70.000
kegiatan,
laporan
kemajuan,
dan laporan
akhir
Tinta Printer Tinta print 3 buah 50.000 150.000
laporan
Dokumentasi Dokumentasi 1 paket 300.000 300.000
setiap
kegiatan
Penggandaan Fotokopi 6 buah 5.000 30.000
laporan laporsan
kegiatan
22

Komunikasi Komunikasi 7 kali 50.000 350.000


antar anggota
dan
pemasaran
produk
Kartu nama Kontak 2 pak 35.000 70.000
informasi
pemesanan
produk
Katalog Selebaran 45 lembar 5.000 225.000
promosi
produk
Sub total (Rp) 1.375.000
Total (Keseluruhan) (Rp) 5.394.000
23

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

No Nama / NIM Program Bidang Alokasi Uraian tugas


studi Ilmu waktu
(jam/mingg
u)
1 Eva Martha S1 Teknik (7 jam / Penanggung
Pratiwi/1515041003 Teknik Kimia minggu) Jawab
Kimia Pelaksanaan,
Mengkordina
si kegiatan,
Merancang
strategi
Produksi, dan
Memasarkan
Produk.
2 A’la S1 Teknik (7 jam / Membuat
Muhammad/151504 Teknik Kimia minggu) Produk,
1036 Kimia Pengemasan
Produk dan
Memasarkan
produk.

3 Moza Fierda S1 Biologi (7 jam / Membuat


Atiek/1517021126 Biologi minggu) Produk,
dan
memasarkan
Produk
4 Zahrah S1 Akutans (7 jam / Mempersiapk
Salsabila/15110310 Akutansi i minggu) an dan
75 memasarkan
Produk
24

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS LAMPUNG FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK KIMIA
Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Telp. (0721) 704947, fax (0721) 704947
Laman:http://eng.unila.ac.id/

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA


Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Eva Martha Pratiwi
NIM : 1515041003
Program Studi : Teknik Kimia
Fakultas : Teknik
Dengan ini menyatakan bahwa Usulan (PKM-Kewirausahaan) saya dengan
judul:
“Pembuatan Sabun Kulit Pisang Sebagai Upaya Meminimalisir Limbah Kulit
Pisang” yang diusulkan untuk tahun anggaran 2016/2017 bersifat original dan
belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,
maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
mengembalikan seluruh biaya kewirausahaan yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan
sebenarbenarnya.