Anda di halaman 1dari 6

STATUS KLINIS

Kelompok : 6B

Tempat : Klinik Fisioterapi Sritex Arena

Hari/Tanggal : April 2018

I. Identitas pasien
No. Reg :
Nama : Tn. yulianto
Umur : 45 tahun
Jenis Kelamin : Laki - Laki
Alamat :-
Pekerjaan : Atlet Basket
Diagnosa Medis : Tendinitis Supraspinatus
• Riwayat Penyakit Sekarang :
Kurang lebih 1,5 bulan yang lalu saat latihan pasien mengangkat medicine ball
4 kg, bahu sebelah kanan terasa sakit kemudian pasien dating ke fisioterapi untuk di
lakukan pemeriksaan
• Riwayat Penyakit Dahulu :
Tidak ada riwayat penyakit dahulu
Vital Sign
 TD = 90/70
 RR = 20x/menit
 HR = 80x/menit
 TB = 168 cm
 BB = 72 kg
II. Pemeriksaan Fisik
 Inspeksi :
Stastis :
 Pasien datang dengan menggunakan kruk, tidak ada bengkak

Dinamis :
 Ekspresi wajah seperti menahan kesakitan pada saat pasien
menggerakan tangan kanan

 palpasi
 tidak ada bengkak
 tidak ada perbedaan suhu antara bahu kanan dan kiri

MMT : 4

Aktif : pasien mampu menggerakan gerakan aktif ke segala arah

Pasit : pasien mampu menggerakan pasif ke segala arah, nyeri sedikit dan full
rom

Isometrrik : pasien mampu melawan tahanan minimal

III. PEMERIKSAAN KHUSUS


 Supraspinatus test ( + )
 Appley test ( + )

IV. Diagnosa Fisioterapi

 Impairment
 Adanya nyeri tekan pada otot supraspinatus
 Adanya spasme pada upper trapezius
 Penurunan kekuatan otot
 Penurunan ruang lingkup gerak sendi
 Functional Limitation
 Pasien terganggu pada saat bermain basket
 Untuk shooting bola basket
 Participation restriction
 Pasien belum mampu bermain basket lagi
 Pasien tidak mampu latihan secara maksimal
V. Rencana Tindakan Fisioterapi
 Jangka pendek :
 Mengurangi nyeri
 Mengurangi spasme
 Mengurangi kekuatan otot
 Meningkatkan LGS
 Tujuan jangka panjang :
 Meningkatkan fungsional ADL
 Mempersiapkan kembali bermain basket lagi
VI. Intervensi Fisioterapi

Intervensi dosis penatalaksaan

US 5 menit Persiapan alat :


 Bebaskan area
yang diterapi dari
pakaian, logam,
atau perhiasan
 Pastikan pasien
senyaman
mungkin

Posisi terapis : terapis


duduk disebelah pasien
dengan nyaman

Posisi terapis dekat


dengan sisi tubuh pasien
yang cidera

Pelaksanaan

F : 1X sehari

I : 15 menit
1. Persiapkan alat :
Kompres es 15 menit
siapkan es bag,
handuk dan es
batu
2. Pelaksanaan :
kompres di area
yang akan diterapi
selama 15 menit
dan tutupi dengan
handuk. Bila
selesai , bersihkan
alat
Dosis :
F : 2x sehari
I : Sebelum dan
sesudah latihan
T : 15 menit
1. Posisi terapis :
Aktif 3 set 10 repatisi
samping pasien
2. Posisi pasien :
duduk di bad
3. Pelaksanaan :
intruksikan
kepada pasien
untuk
menggerakan
tangannya
kesegala arah
4. Durasi : 3 set 10
repatisi
2 set 10 repatisi 1. Posisi terapis :
Pasif
samping pasien
2. Posisi pasien :
duduk di bad
3. Pelaksanaan :
intruksikan terapis
menggerakan
tangan pasien ke
segala arah
4. Durasi : 3 set 10
repatisi
1. Posisi pasien :
Isometric 3 set 10 repatisi
berada disamping
pasien
2. Posisi pasien :
duduk di bad
3. Pelaksanaan :
intruksikan
kepada pasien
untuk
menggerakan
tangannya
sementara terapis
memberikan
tahanan untuk
setiap bidang
4. Durasi : 3 set 10
repatisi

Massage friction 3 set 10 repatisi Persiapan alat : siapkan


baby oil , bebaskan dari
pakaian

Pelaksanaan : terapis
memberikan baby oil
kemudian massage
dengan tehnik friction

Dosis :

I : 3 set 10 repatisi

T : Sampai permukaan
kulit terasa hangat

Surakarta, April 2018


Clinical Educator

NIP/ NIK :

Catatan :

Beri Nilai