Anda di halaman 1dari 67

TUGAS AKHIR

PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN TIKET BUS BERBASIS


WEBSITE PADA PO. HANDOYO

Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat mencapai Gelar Ahli Madya
Program Diploma III Teknik Informatika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret

Disusun Oleh :

Tulus Wahyuno
NIM. M3114140

D3 TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2016
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan mempengaruhi
hampir semua aspek kehidupan, salah satu media informasi tersebut adalah internet.
Internet merupakan media informasi yang sangat mudah untuk diakses oleh semua orang
melaui berbagai jenis media komunikasi yang ada, mulai dari komputer, handphone dan
smartphone. Banyaknya media komunikasi yang digunakan untuk mengakses internet ini
seiring sejalan dengan banyaknya pengguna internet di dunia ini. Dengan demikian sangat
membuka peluang untuk perusahaan melakukan pengembangan pelayan, bisnis, relasi dan
sebagai sarana untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas melalu media
internet salah satunya adalah perusahaan penyedia layanan transportasi. Faktor persaingan
dalam meraih penumpang dalam perusahaan penyedia layanan transportasi juga semakin
ketat, beberapa perusahaan penyedia layanan transportasi telah memanfaatkan internet
sebagi media untuk memperkenalkan dan meningkatkan pelayanan kepada penumpang.

Sebelum adanya internet penumpang harus datang ke agen untuk memesan tiket,
tidak jarang juga penumpang dibuat kecewa karena tiket yang dipesan telah habis. Hal
tersebut dapat mengurangi jumlah pelanggan dan akhirnya kalah bersaing dengan
perusahaan lain. PO. Handoyo merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan
transportasi yang sedang berkembang dan belum memanfaatkan teknologi internet sebagai
sarana pengembangan pelayanan kepada penumpang. Semua kegiatatan transaksional
masih dilakukan secara manual. Hal ini sering menjadi permasalahan karena penumpang
tidak dapat melihat jadwal dan jumlah tiket sisa secara langsung dan perusahaan tidak dapat
menginformasikan secara langsung kepada customer.

Penulis mencoba untuk mencari informasi tentang PO. Handoyo melalui internet,
namun penulis tidak mendapati website milik PO. Handoyo, karena tidak adanya informasi
menyulitkan penulis untuk mencari informasi tentang PO. Handoyo. Berdasarkan masalah
tersebut penulis tertarik untuk membangun sistem informasi berbasis website guna
memudahkan dalam hal mengakses informasi yang berhubungan dengan PO. Handoyo,
baik profil maupun layanan melaui teknologi internet sehingga dapat menciptakan
efektifitas dan efisiensi dalam hal pemasaran dan pelayanan perusahaan khususnya PO.
Handoyo.

1
Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis ingin mengambil judul sebagai
tugas akhir yaitu “PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN TIKET
BUS BERBASIS WEBSITE PADA PO. HANDOYO”.

1.2.Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang sudah diuraikan diatas, maka perlu melakukan
perumusan masalah mengenai :

1. Bagaimana melakukan analisa perancangan sistem pemesanan tiket secara online


berbasis website.
2. Bagaimana membuat sistem informasi pemesanan tiket secara online berbasis website.
3. Bagaimana menampilkan informasi pemesanan tiket secara dinamis melalui website,
untuk memudahkan penumpang dalam memperoleh informasi.
1.3.Batasan Masalah
Agar ruang lingkup yang dibahas tidak meluas ke hal lain maka perlu adanya batasan
masalah, masalah yang akan dibahas dalam hal ini adalah :
1. Aplikasi yang dibangun adalah sistem pemesanan tiket berbasis website yang bisa
diakses menggunakan komputer yang terkoneksi dengan internet.
2. Kemampuan yang dimiliki sistem pemesanan tiket ini adalah login untuk
administrator, dan merupakan sarana yang digunakan khusus admin sebagai pengolah
data dan informasi yang ada dalam website. Pengguna dapat mengakses informasi
jadwal keberangkatan, pemesanan tiket dan pembatalan tiket melalui menu pemesanan
tiket. Dalam menu pemesanan tiket disediakan panduan bagaimana cara untuk
melakukan pemesanan tiket.
3. Dalam membangun sistem informasi ini, menggunakan beberapa software aplikasi
seperti web server XAMPP, database MySQL, Notepad ++ dan Macromedia
Dreamweaver.
4. Konten yang ada dalam website ini adalah menu utama Home, Galery, Pesan Tiket,
dan Komentar.

1.4.Tujuan
Tujuan dari pembangunan sistem informasi pemesanan tiket berbasis website ini
adalah :
1. Memudahkan PO. Handoyo dalam pengelolaan data-data yang ada dalam perusahaan.
2. Menyediakan layanan jadwal pemberangkatan, harga tiket bus, pemesanan kursi, dan
pembelian tiket untuk penumpang.
2
3. Meningkatkan penjualan dan jangkauan pemasaran tiket pada PO. Handoyo.
4. Memanfaatkan teknologi web di dalam pembuatan sistem informasi pemesanan tiket
sebagai media promosi.

1.5.Manfaat
Adapun manfaat dari pembuatan sistem informasi ini adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan kualitas pelayanan, penjualan serta jangkauan pemasaran tiket pada PO.
Handoyo dan sebagai langkah promosi melalui website.
2. Memudahkan penumpang dalam melihat jadwal keberangkatan, harga serta pemesanan
tiket.

3
BAB II
LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Landasan Teori


2.1.1. Sistem
Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedurnya yang saling
berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau
untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Sedangkan suatu prosedur adalah
urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang menerangkan apa
(what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when)
dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya. Sedangkan pendekatan
sistem lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan
sistem adalah kumpulan dari beberapa elemen-elemen yang berinteraksi untuk
mencapai suatu tujuan tertentu (Jogiyanto, 2005).

2.1.2. Infromasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna
dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Sumber dari informasi adalah data.
Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data item. Data
adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan
nyata. (Jogiyanto, 2005).

2.1.3. Sistem Informasi


Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan (Jogiyanto, 2005).

2.1.4. MySql
MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal dan
banyak digunakan untuk membangun aplikasi web yang menggunakan database
sebagai sumber dan pengolahan datanya (Arief, 2012).

2.1.5. Basis Data


Database adalah kumpulan file-file yang saling berelasi, relasi tersebut
bisa ditunjukkan dengan kunci dari tiap file yang ada, satu database

4
menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam satu lingkup perusahaan,
instansi (Harianto Kristanto, 2004).

2.1.6. Entity
Entity adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya
direkam. Pada bidang Administrasi Siswa misalnya entity adalah siswa, buku,
pembayaran, nilai test. Pada bidang kesehatan, entity adalah pasien, obat, dan
kamar (Harianto Kristanto, 2004).

2.1.7. Atribute
Setiap entity mempunyai attribute atau sebutan untuk mewakili suatu
entity. Seorang siswa dapat dilihat dari attribute nya, misalnya nama, nomor
siswa, alamat, nama orang tua, hobby. Attribute juga disebutkkan sebagai data
elemen, data field, data item (Harianto Kristanto, 2004)..

2.1.8. Data Value


Data value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap
data elemen atau attribute. Attribute nama karyawan menunjukkan tempat
dimana informasi nama karyawan disimpan sedang data value adalah Sutrisno,
Budiman, merupakan isi data nama karyawan tersebut (Harianto Kristanto,
2004).

2.1.9. Record/Tupple
Kumpulan elemen- elemen yang saling berkaitan menginformasikan
tentang suatu entity secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau
informasi tentang seseorang misalnya, nama karyawan, alamat, kota, tanggal
masuk (Harianto Kristanto, 2004).

2.1.10. File
Kumpulan dari record-record sejenis yang mempunyai panjang elemen
yang sama, attribute yang sama, namun berbeda-beda data value nya (Harianto
Kristanto, 2004).

2.1.11. ERD
Pada Entity Relationship Diagram (ERD), gambaran dunia nyata
diistilahkan dalam objek dan relasinya. ERD biasa digunakan untuk
mengembangkan inisial dari desain basis data (Kristanto, 2003).

5
Menurut Kristanto (2003) dalam entity relationship, relasi yang bisa terjadi
antara 2 entitas adalah sebagai berikut:

1. One to one relationship dua entitas Hubungan antara file pertama dengan
entitas kedua adalah satu banding satu. Bentuk yang lain dari one to one,
kadang menggunakan hubungan 1 : 1.
2. One to many relationship dua entitas Hubungan antara file yang pertama
dengan entitas kedua adalah satu banding banyak. Bentuk yang lain dari one
to many, kadang menggunakan hubungan 1 : N.
3. Many to many relationship dua entitas Hubungan antara entitas yang
pertama dengan entitas yang kedua adalah banyak banding banyak. Bentuk
yang lain dari one to many, kadang menggunakan hubungan N : N. relasi
yang bisa terjadi antara 2 entitas juga bisa terjadi pada 1 entitas dengan jenis
relasi yang sama.

Agregasi menggambarkan sebuah himpunan relasi yang secara langsung


menggabungkan sebuah himpunan entitas dengan sebuah himpunan relasi
dalam diagram E-R ( Fathansyah, 2001).

2.1.12. PHP
PHP (PHP: Hypertext Preprocessor) merupakan salah satu dari bahasa
pemrograman berbasis website. PHP bersifat server-side programming, artinya
kode PHP yang ditulis akan dieksekusi si sisi server sehingga pengunjung tidak
dapat melihat source code dari script PHP yang dibangun. (Kadir, 2004).

Menurut Sutarman (2007) PHP merupakan bahasa pemrograman yang dapat


disisipkan dalam script HTML. Banyak sintaks di dalamnya yang mirip dengan
bahasa C, Java dan Perl.

PHP bersifat bebas dipakai, tidak perlu membayar apapun untuk


menggunakan perangkat lunak ini. Kode PHP diawali dengan tanda <?php dan
diakhiri dengan ?>. Pasangan keduanya berfungsi sebagai tag kode PHP.
Berdasarkan tag ini, server dapat memahami kode PHP dan kemudian
memprosesnya. Salah satu kelebihan dari PHP adalah mampu berkomunikasi
dengan berbagai database yang terkenal. Dengan demikian, menanpilkan data
yang bersifat dinamis, yang diambil dari database, merupakan hal yang mudah

6
diimplementasikan. PHP juga sangat cocok untuk membangun halaman-
halaman web dinamis. (Kadir, 2002).

Secara khusus PHP dibuat untuk membuat website dinamis. Artinya, ia


dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya
anda bisa menampilkan isi database ke halaman website (Kadir, 2002).

Menurut Kadir (2002), beberapa keunggulan PHP adalah :

1. PHP memiliki tingkat akses yang lebih cepat.


2. PHP memiliki tingkat lifecycle yang cepat sehingga selalu mengikuti
perkembangan teknologi internet.
3. PHP memiliki tingkat keamanan yang tinggi.
4. PHP mampu berjalan di beberapa server yang ada, misalnya Apache,
Microsoft IIS, PWS, AOLserver, ppttpd, dan Xitami.
5. PHP mendukung akses ke beberapa database yang sudah ada, baik yang
bersifat gratis ataupun komersial. Database itu antara lain MySQL,
PosgressSQL, mSQL, Infomix, dan MicrosoftSQLserver.

Variabel berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan nilai yang ada di
dalamnya dapat diubah sewaktu-waktu. Dalam membuat suatu nama variabel,
nama yang dipilih harus memenuhi aturan pengenal. Pengenal (identifier)
banyak digunakan dalam program untuk member nama variable, fungsi, atau
kelas.

Menurut Kadir (2002), aturan yang berlaku untuk pengenal :

1. Karakter yang dapat digunakan yaitu huruf, angka, atau garis bawah (_).
2. Karakter pertama harus berupa huruf atau garis bawah.
3. Panjang pengenal bisa berapa saja.
4. Huruf kecil dan huruf kapital dibedakan.

Tipe data dasar pada PHP ada tiga macam, yaitu :

1. Integer menyatakan tipe data bilangan bulat dengan jangkauan kira-kira dari
- 2147483648 hingga +2147483647.
2. Double menyatakan tipe data bilangan real, yaitu bilangan yang mempunyai
bagian pecahan.

7
3. String menyatakan tipe data teks (sederetan karakter yang tidak menyatakan
bilangan). Misalnya berupa nama barang atau nama orang.

2.1.13. Macromedia Dreamweaver 8


Macromedia Dreamweaver 8 adalah sebuah editor HTML professional
untuk perancangan (design), pengkodean (coding), dan pengembangan situs web,
halaman web dan aplikasi web. Bekerja pada lingkungan visual editing,
Dreamweaver menyediakan suatu tool yang sangat membantu untuk pembuatan
web. Fitur-fitur visual editing di dalam Dreamweaver mengijinkan pembuatan
halaman web dengan cepat tanpa menulis baris kode. Selain itu macromedia
dreamweaver 8 juga dilengkapi kemampuan manajemen situs, yang memudahkan
kita mengelola keseluruhan elemen yang ada dalam situs. Kita juga dapat
melakukan evaluasi situs dengan melakukan pengecekan broken link,
kompatibilitas browser, maupun perkiraan waktu download halaman web
(Dominikus Juju, 2002).
2.1.14. Framewok Laravel
Laravel dirilis dibawah lisensi MIT dengan kode sumber yang sudah
disediakan
oleh Github, sama seperti framework-framework yang lain, Laravel dibangun
dengan konsep MVC (Model-Controller-View), kemudian Laravel dilengkapi
juga command line tool yang bernama “Artisan” yang bisa digunakan untuk
packaging bundle dan instalasi bundle melalui command prompt (Aminudin, 2015).

2.2.TINJAUAN PUSTAKA
Pemesanan tiket bus akan lebih efektif dan efisien dengan sistem komputerisasi
yang tepat. Sistem informasi pemesanan tiket bus mampu memberikan kecepatan
pelayanan, pengolahan data yang akurat, sehingga data bisa langsung digunakan dan
dilaporkan kepada atasan. Sistem informasi pengolahan data pemesanan tiket ini
sebelumya sudah banyak di buat, tetapi tempat dan program aplikasinya yang di
gunakan berbeda-beda. Adapun sistem informasi yang berkaitan dengan pemesanan
tiket bus yang pernah di buat adalah sebagai berikut :

Mas Adi Prasetyo Sadewa (Mei, 2014) Judul Rancang Bangun Sistem Informasi
Pemesanan Tiket Bus Berbasis Web pada Po. Slamet. Dalam penelitian ini sistem
aplikasi yang digunakan adalah aplikasi web server XAMPP, database MySQL, Notepad

8
++ dan Macromedia Dreamweaver. Dalam penelitian ini sistem yang dibuat terdapat
form home, login admin, data tiket, data transaksi, cek ketersediaan tiket, dan pesan
tiket.

Doni, Ridwan K (Januari, 2016) Judul penelitian ini adalah Perancangan Sistem
Informasi Pemesanan Tiket Bus Di Pahala Kencana Bandung. Dalam penelitian ini
sistem aplikasi yang digunakan adalah Macromedia Dreamweaver, Framework Code
Igniter sedangkan bahasa pemrogramnya adalah PHP dan databasenya adalah MySQL.
Dalam penelitian ini sistem yang dibuat mampu melayani penumpang yang akan
memesan tiket melalui website, menampilkan informasi tiket, menampilkan jadwal
keberangkatan, menampilkan pilihan kursi, menampilkan biaya tiket bus, mengelola
jadwal keberangkatan, dan login untuk administrator.

Dalam tinjauan pustaka yang telah di lakukan banyaknya penelitian-penelitian


mahasiswa yang sudah membuat sistem yang komputerisasi dengan menggunakan
website, pada sistem yang akan dibuat penulis dengan judul Pembangunan Sistem
Informasi Pemesanan Tiket Bus Berbasis Website Pada Po. Handoyo akan
menggunakan Framework Laravel, framework ini adalah framework yang paling
popular dari semua framework yang ada dan Macromedia Dreamweaver 8 Sebagai
editornya, sedangkan untuk databasenya menggunakan MySQL. Sistem istem informasi
ini mempunyai beberapa fitur, fitur untuk penumpang diataranya adalah pemesanan
tiket, lihat jadwal bus, lihat harga bus, sedangkan fitur untuk admin adalah manajemen
pemesanan tiket, input jadwal bus, input harga bus dan input bus. Fitur yang ada dalam
sistem ini lengkap, sehingga dapat memudahkan penumpang dalam memesan tiket dan
memudahkan manajemen data yang ada dalam agen bus.

9
BAB III
ANALISIS DAN PERANCANGAN
3.1. Alat dan Bahan
3.1.1. Alat
Dalam perancangan sistem informasi pada pembuatan Pemesanan Tiket Bus
Online terdapat beberapa perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan
untuk mendukung proses perancangan sistem.

1. Perangkat lunak yang digunakan penulis dalam pembuatan aplikasi adalah :


a. Sistem Operasi : Windows 7 Ultimate
b. Framework : Framework Laravel 5
c. Pembuatan Aplikasi : Macromedia Dreamweaver 16.1.2
d. Database : MyQSL
e. Web Server : Apache Web Server
f. Database Manager : PhpMyAdmin
2. Perangkat keras yang digunakan penulis dalam pembuatan aplikasi adalah :
a. Processor Intel Core 2 Duo
b. Hardisk 320 GB
c. RAM 2 GB

3.1.2. Bahan
Bahan yang digunakan penulis dalam pembuatan aplikasi adalah :

1. Data harga tiket bus


2. Data armada bus
3. Data trayek bus
4. Data pegawai

3.2. Jadwal Penelitian


Bulan
No Jenis Kegiatan 1 2 3 4 5
1. Observasi, pengumpulan data, dan
pengolahan data
2. Perancangan dan pemodelan
aplikasi
3. Mempersiapkan software dan
pembuatan aplikasi

10
4. Uji coba aplikasi yang sudah
dibuat
5. Menganalisa hasil percobaan dan
membuat kesimpulan
3.3. Analisis Perancangan
3.3.1. Proses Bisnis
Proses bisnis yang digunakan dalam system ini adalah sebagai berikut :

1. Penumpang membuka website di pohandoyosragen.com


2. Penumpang memilih menu pesan
3. Penumpang memasukkan data diri
4. Penumpang memasukkan nomor rekening untuk pembayaran
5. Penumpang mencetak tiket

3.3.2. Fungsional Requirment


No Kode Aktor Deskripsi
1 FR01 Admin Dapat menambah data bus
2 FR02 Admin Dapat menambah data pegawai
3 FR03 Admin Dapat menambah data trayek
4 FR04 Admin Dapat menambah data harga tiket
3.3.3. Non Fungsional Requirment
No Kode Deskripsi
1 NFR01 Menggunakan login untuk masuk ke sistem
2 NFR02 Bahasa yang digunakan sistem sebagian besar adalah
Bahasa Indonesia

11
3.3.4. Entity Relation Diagram

3.3.5. Use Case

3.3.6. Activity Diagram


Activity Diagram merupakan diagram yang menunjukkan aktivitas pengguna
dalam sistem. Activity diagram ini dibuat berdasarkan aktor yang ada dalam sistem,
yaitu Pimpinan, Pegawai dan Pemesan.

12
3.3.6.1.Pemesan Melakukan Pemesanan

3.3.6.2.Pemesan Melakukan Pembayaran Tiket

13
3.3.6.3.Pemesan Melakukan Pembatalan Pemesananan

3.3.6.4.Pemesanan Melihat Info Detail Bus

14
3.3.6.5.Pegawai Melakukan Pendataan Bus

3.3.6.6.Pegawai Melakukan Pendataan Keberangkatan

15
3.3.6.7.Pimpinan Melihat Info Detail Bus

3.3.6.8.Pimpinan Melihat Laporan Pembayaran

16
3.3.6.9.Pimpinan Melihat Laporan Pemesanan

17
3.7.1. Sequence Diagram
Sequence diagram menggambarkan interaksi antara aktor dan sistem yang tersusun berdasarkan class dan method pada suatu proses
di dalam sistem. Pada sequence diagram ini asumsi yang dibentuk adalah Stereotype boundary tidak mencerminkan sebuah class tetapi
merupakan sebuah interface.

3.7.1.1.Pemesanan Tiket

3.7.1.2.Pembayaran Tiket

18
3.7.1.3.Pembatalan Pemesanan

3.7.1.4.Pendataan Bus

19
3.7.1.5.Pendataan Keberangkatan

3.7.1.6.Melihat Info Bus

20
3.7.1.7.Pimpinan Melihat Laporan Bus

3.7.1.8.Pimpinan Melihat Laporan Pembayaran

21
3.7.1.9.Pimpinana Melihat Laporan Pemesanan

22
3.7.2. Design Tampilan
3.7.2.1.Login Pimpinan

3.7.2.2.Home Pimpinan

23
3.7.2.3.Data Bus

3.7.2.4.Jadwal Keberangkatan

3.7.2.5.Data Pemesanan

24
3.7.2.6.Data Pembayaran

3.7.2.7.Home Admin

3.7.2.8.Data Pemesanan

25
3.7.2.9. Form Input Pemesanan

3.7.2.10. Pemesanan Tiket Berhasil

26
3.7.2.11. Form Update Pemesanan

3.7.2.12. Update Pemesanan Berhasil

27
3.7.2.13. Form Delete Pemesanan

3.7.2.14. Konfirmasi Hapus Data Pemesanan

28
3.7.2.15. Delete Pemesanan Berhasil

3.7.2.16. Data Pembayaran

29
3.7.2.17. Input Pembayaran

3.7.2.18. Input Pembayaran Berhasil

30
3.7.2.19. Form Update Pembayaran

3.7.2.20. Update Pembayaran Berhasil

31
3.7.2.21. Form Delete Pembayaran

3.7.2.22. Form Delete Pembayaran

32
3.7.2.23. Konfirmasi Delete Pembayaran

3.7.2.24. Delete Pembayaran Berhasil

3.7.2.25. Data Jadwal Keberangkatan

33
3.7.2.26. Input Jadwal Keberangkatan

3.7.2.27. Input Jadwal Keberangkatan Berhasil

34
3.7.2.28. Update Jadwal Keberangkatan

3.7.2.29. Update Jadwal Keberangkatan Berhasil

35
3.7.2.30. Delete Jadwal Keberangkatan

3.7.2.31. Konfirmasi Jadwal Keberangkatan Berhasil

36
3.7.2.32. Delete Jadwal Keberangkatan Berhasil

3.7.2.33. Home Penumpang

37
3.7.2.34. Gallery

3.7.2.35. Profil

38
3.7.2.36. Contact

3.7.2.37. Form Pemesanan

39
3.7.2.38. Form Pemesanan Berhasil

3.7.2.39. Pembayaran Tiket Bus

40
3.7.2.40. Upload Kwitansi

3.7.2.41. Upload Kwitansi Berhasil

41
3.7.2.44.Form Pembatalan Pemesanan

3.7.2.45.Konfirmasi Pembatalan Pemesanan

42
3.7.2.46.Pembatalan Pemesanan Berhasil

3.7.2.47.Pemesanan Tiket Berhasil

43
3.7.2.48.Form Update Pemesanan

3.7.2.49.Update Pemesanan Berhasil

44
3.7.2.50.Form Delete Pemesanan

3.7.2.51.Konfirmasi Hapus Data Pemesanan

45
3.7.2.52.Delete Pemesanan Berhasil

3.7.2.53.Data Pembayaran

46
3.7.2.54.Input Pembayaran

3.7.2.55.Input Pembayaran Berhasil

47
3.7.2.56.Form Update Pembayaran

3.7.2.57.Update Pembayaran Berhasil

48
3.7.2.58.Form Delete Pembayaran

3.7.2.59.Form Delete Pembayaran

49
3.7.2.60.Konfirmasi Delete Pembayaran

3.7.2.61.Delete Pembayaran Berhasil

3.7.2.62.Data Jadwal Keberangkatan

50
3.7.2.63.Input Jadwal Keberangkatan

3.7.3. Activity Diagram


Activity Diagram merupakan diagram yang menunjukkan aktivitas pengguna
dalam sistem. Activity diagram ini dibuat berdasarkan aktor yang ada dalam sistem,
yaitu Admin, dan penumpang.

51
3.7.4. Class Diagram

52
BAB IV
IMPLEMENTASI DAN ANALISA
4.1. Testing Program
Pada bab ini akan dibahas tentang implementasi sistem berdasarkan hasil desain
sistem dan rancangan sistem yang telah dibuat sebelumnya. Implementasi dibuat sedekat
mungkin sehingga rancangan sistem yang telah dibuat tidak keluar dari kebutuhan sistem
yang telah dirancang. Berikut ini adalah screenshoot dari implementasi sistem berdasarkan
pembagian user dan admin.

4.1.1. Login Admin

4.1.2. Dasboard

53
4.1.3. Penjualan

4.1.4. Tamabah Data Penjualan

54
4.1.5. Lihat Detail Penjualan

4.1.6. Hapus Penjualan

4.1.7. Laporan Penjualan

55
4.1.8. Data Paket

4.1.9. Tambah Data Paket

56
4.1.10. Edit Data Paket

4.1.11. Hapus Data Paket

4.1.12. Lihat Data Bus

57
4.1.13. Tambah Data Bus

4.1.14. Edit Data Bus

4.1.15. Hapus Data Bus

58
4.1.16. Lihat Data Pelanggan

4.1.17. Tambah Data Pelanggan

59
4.1.18. Edit Data Pelanggan

4.1.19. Hapus Data Pelaggan

4.1.20. Lihat Data Pegawai

60
4.1.21. Tambah Data Pegawai

4.1.22. Edit Data Pegawai

4.1.23. Hapus Data Pegawai

61
4.1.24. Edit Contact

4.1.25. Login Pelanggan

4.1.26. Dashboard

62
4.1.27. Lihat Data Pemesaan

4.1.28. Pesan Tiket

4.1.29. Lihat Detail Pemesanan Tiket

63
4.1.30. Hapus Tiket

4.1.31. Upload Bukti Pembayaran

4.1.32. Lihat Data Paket

4.1.33. Edit Data Profile

64
BAB V
PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Dari uraian pembahasan keseluruhan materi di bab-bab sebelumnya, serta dalam
rangka menyelesaikan laporan tugas akhir, dapat diambil kesimpulan pokok mengenai
pembangunan sistem pemesanan tiket online pada PO. Handoyo Sragen sebagai berikut :

1. Website merupakan media yang tepat untuk PO. Handoyo Sragen dalam
memberikan pelayanan yang memudahakan bagi pelanggan untuk melakukan
pemesanan tiket.
2. Dengan adanya website pemesanan tiket online dapat meningkatkan volume
penjualan tiket bagi agen Po. Handoyo Sragen.
3. PO. Handoyo Sragen membutuhkan sistem yang memberikan pelayanan
kepada pelanggan berupa website yang dapat diakses 24 jam nonstop sehingga
pelanggan dapat mengakses tanpa batasan jarak dan waktu.
4. Dengan dibuatkannya website pemesanan tiket online dapat meningkatkan
kualitas pelayanan dan citra Po. Handoyo Sragen.

5.2. Saran
Setelah mengevaluasi laporan tugas akhir ini penulis menyadari bahwa masih ada
banyak kekurangan dalam pembuatan website ini, untuk itu penulis berharap agar website
ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan beberapa saran pengembangan, yaitu sebagai
berikut :

1. Seiring perkembangan teknologi dan teknik baru. Agar dari segi keamanan lebih
ditingkatkan supaya terhindar dari serangan perusak sistem.
2. Untuk pilihan pembayaran harus lebih lengkap dan proses pembayarannya
sistem harus dapat melakukannya secara otomatis seperti memiliki virtual
account bank pada bank setempat.
3. Kedepannya website yang akan dikembangkan nantinya agar menjadi lebih
interaktif dan design web lebih menarik serta fitur-fitur yang lebih lengkap dari
sebelumnya.
4. Bisa terhubung dengan semua mitra atau agent yang ada dimananpun sehingga
terkoneksi dengan database yang baik dan terpusat.

65
DAFTAR PUSATAKA

Anhar. (2010). Panduan Menguasai PHP & MySQL secara Otodidak.


Jakarta Selatan: mediakita.
Fathansyah, Ir.( 2001). Basis Data. Bandung: Informatika
Jogiyanto, H.M. (2000). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi.
Hermawan, J. (n.d.). ANALISA DESAIN & Pemrograman Berorientasi Obyek
dengan UML dan Visual Basic.NET. Yogyakarta: Andi.
Kadir, Abdul. (2004).Dasar Pemrograman WEB Dinamis Menggunakan PHP.
Yogyakarta: Andi.
Kristanto, A. (2003). Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya.
Yogyakarta: Gava Media.
Kadir, Abdul. (2002). Pemrograman web mencakup html, css, javascript dan php.
Yogyakarta: Andi.
Pressman, Roger S. (2007). Rekayasa Perangkat Lunak: Yogyakarta: Andi
Ramadani, S. (2010). Simple Step Programming with CCS.
Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Sutarman. (2007).Membangun Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL.
Yogyakarta : Graha Ilmu.
Waljiyanto. (2003). Sistem Basis Data, Analisis dan Pemodelan Data.
Yogyakarta: Graha Ilmu.

66