Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
1.2.2 Tujuan Khusus
1.3 Manfaat
1.3.1 Manfaat Bagi Rumah Sakit
1.3.2 Manfaat Bagi Institusi Pendidikan
1.3.3 Manfaat Bagi Mahasiswa
BAB II
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT ISLAM GONDANGLEGI
MALANG

2.1 Rumah Sakit Islam Gondanglegi Malang


2.1.1 Sejarah
Sejarah berdirinya Rumah Sakit Islam Gondanglegi dimulai
dari gagasan luhur para tokoh yang tergabung dalam koprasi petani tebu
rakyat malang selatan (PETERMAS) tahun 1954. Pada tahun 1955
koprasi PETERMAS membeli bekas pabrik rokok ISIMA dan dirubah
penggunaanya menjadi balai kesehatan ibu dan anak (BKIA) diberi
nama Dewi Masyithoh dan panti asuhan yatim piatu. Pada
perkembanganya, tahun 1985 mendapat ijin oprassional rumah sakit
dari Bupati Malang No: 4450/2078/452.016/1985. Selanjutnya pada
tanggal 18 April 1996 mendapat ijin dari Menteri Kesehatan No:
Y.M.02.04.3.5.01599 kepada Yayasan Kesejahteraan Islam
Gondanglegi untuk menyelenggarakan Rumah Sakit Islam Gondanglegi
(RSIG).

2.1.2 Visi Rumah Sakit Islam Gondanglegi


“Rumah Sakit Islam Favorit Yang Mengutamakan Mutu Dan
Keselamatan Pasien”

2.1.3 Misi Rumah Sakit Islam Gondanglegi


1. Meningkatkan tipe rumah sakit dari C ke tipe D yang terakreditasi.
2. Menjaga mutu pelayanan dan mengutamakan keselamatan pasien.
3. Meningkatkan kerjasama kepada seluruh rekanan rumah sakit.
4. Membangun, merenovasi, mengadakan sarana dan prasarana dengan
terencana sesuai setandart, berstetika dengan pembiayaan rasional.
5. Menjadikan sebagai rumah sakit pencontohan dalam pengelolahan
lingkungan hidup.
2.1.4 Motto
Iklas dan profesioanal dalam pelayanan.

2.1.5 Nilai
Mudah, Cepat, Nyaman, Amanah.

2.1.6 Luas Lahan


Rumah sakit islam gondang legi memiliki luas tanah 4.764,20 m2 dan
luas lahan bangunan 5204,16 m2 dengan batas wilayah sebagai berikut :
1. Utara : Rumah Warga
2. Selatan : Jalan Kampug
3. Barat : Jalan Raya
4. Timur : Jalan Raya

2.1.7 Fasilitas Pelayanan


Fasilitas yang di sediakan oleh RSI Gondanglegi dibagi menjadi
2 ketagori yang didalamnya terdapat fasilitas – fasilitas yang sesuai
dengan kelompok ketagori tersebut. Fasilitas tersebut antara lain
fasilitas umum dan unit pelayanaan medis.
A. Fasilitas Unit Pelayanan Medis RSI Gondanglegi, meliputi :
1. Instalasi Gawat Darurat 24 Jam
2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Kamar Operasi
5. Instalasi Rawat Inap Intensive
6. Instalasi Rawat Inap Khusus
7. Instalasi Radiologi
8. Instalasi Patologi Klinik 24 Jam
9. Instalasi Farmasi 24 Jam
10. Instalasi Gizi
11. Ambulance
12. Instalasi Pemulasan Jenazah
B. Fasilitas Umum RSI Gondanglegi, meliputi:
1. Antar Jemput Ambulance
2. Musholla
3. Tempat Parkir
4. Ruang Tunggu
5. Kantin Dan Toko
6. Wifi
7. ATM
C. Layanan Instalasi RSI Gondanglegi, meliputi :
1. Instalasi Patologi Klinik
Pemeriksaan instalasi klinik 24 jam:
a. Hematologi, meliputi : LED, Hemoglobine, leukosit, hitung
jenis, eritrosit hematokrit, trombosit, dll.
b. Karbohidrat : glukosa puasa,, glukosa 2 jam PP, Glukosa
sewaktu, GTT.
c. Fungsi ginjal, meliputi : BUN, kreatinin, asam urat, dll
d. Lemak darah,meliputi : kolestrol total, kolestrol HDL,
kolestrol LDL, dan trigliserida.
e. Fungsi hati, meliputi SGOT, SGPT, Albumin, globulin, dll
f. Urin llengkap
g. Elektrolit : natrium, kalium, klorida, kalsium.
h. Tes kehamilan : planotes, dan test pack, HCG.
i. Jantung : CPK/CK, CK/MB, LDH
j. Hormon : FT3, FT4, TSH, TBG, FSH, Prolaktine, testosterone
k. Imuno serologi : GO, Weil felix, HBsAg rapid, anti hbs, anti
hcv, tph
l. Mikrobiologi preparat : GO, gram, BTA, tricomonas, flour
albus
m. Fases lengkap
2. Instalasi Farmasi
Pelayanan instalasi farmasi 24 jam.
3. Layanan Instalasi Radiologi, Meliputi :
a. X-Ray Computerized Radiology
b. X-Ray Kontras
c. USG multipurpose
d. USG color dopler
e. USG mammae
4. Layanan Instalasi Rawat Jalan, Meliputi :
a. Klinik umum
b. Klinik KIA/KB
c. Klinik gigi
d. Klinik spesialis :
1) Klinik spesialis obgyn
2) Klinik spesialis penyakit dalam
3) Klinik spesialsi penyakit mata
4) Klinik spesialis bedah
5) Klinik spesialis orthopedic
6) Klinik spesialis syaraf
7) Klinik spesialis THT
8) Klinik spesialis paru
9) Klinik spesialis anak
5. Layanana Rawat Inap, Meliputi :
a. Instalasi Rawat inap dewasa meliputi : Ruang Dahlia,
Cempaka, Anyelir,Cendana, Camelia
b. Instalasi Rawat inap anak di ruang Mawar
c. Instalasi Rawat inap bersalin di ruang Melati
d. Instalasi perinatology di Ruang melati
e. Instalasi Rawat Inap Intensif
f. Instalasi Rawat Inap Khusus

2.2 Profil Dan Gambaran Umum Ruang Anyelir Rumah Sakit Islam
Gondanglegi
2.2.1 Profil Ruang Anyelir
Instalasi Rawat Inap (IRNA) Anyelir adalah pengembangn dari
Ruang Rawat Inap Anggrek yang direnovasi pada tahun 2014 sampai
2015. Renovasi awalnya bertujuan untuk mengkomodir permintaan
peningkatan fasilitas pelayanan terhadap pasien peserta asuransi swasta
yng mana umumnya dalh karyawan perusahaan. IRNA Anyelir Berdiri
pada bulan April 2016.
Ruangan ini hanya ruang kelas 1, ruang ini terdiri dari 10 kamar
20 bed pasien dimana 18 bed yang merupakan ruang perawatan pasien
umum dan 2 bed merupakan untuk pasien isolasi. Dengan fasilitas 2
tempat tidur untuk 2 pasien, 2 pintu, 2 almari pasien, 1 televisi, 1 AC
dan kamar mandi dalam. Selain itu ada 1 nurse station, 1 ruang kepala
IRNA Anyelir, 1 Ruang edukasi, 1 Ruang Pantry, 1 kamar mandi
perawat, 1 Spoelhook Dalam satu komplek yang mudah di akses oleh
asien dan keluarga.

2.2.2 Denah Ruang Anyelir


2.2.3 Struktur Organisasi Ruangan
BAB III
HASIL PENGKAJIAN DAN ANALISA SERTA SINTESA
PERMASALAHAN

3.1 Hasil Pengkajian


3.1.1 Pengkajian 5M
Pengkajian 5 M dalam manajemen keperawatan meliputi : Man,
Money, Material and Machine, Method, dan Market.

1. Man (M1)
a. Jumlah Tenaga Kerja
Kualisifikasi tenaga keperawatan di Ruang Anyelir Rumah
Sakit Islam Gondanglegi, Malang 15 orang dengan rincian
sebagai berikut :
1. Kuantitas Sumber Daya Manusia
Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan didapatkan
kualisifikasi tenaga perawat di Ruang Anyelir Rumah Sakit
Islam Gondanglegi. Malang sebagai berikut :
Table 3.1 Kuantitas Sumberdaya Manusia di Ruang Anyelir Rumah
Sakit Islam Gondanglegi

No kualifikasi jenis jumlah Jumlah total persentase


Tetap 4
1 Ners 8 53 %
Kontrak 4
Amd. Kep Tetap 5
2 D III 7 47 %
Keperawatan Kontrak 2
Tetap -
3 SPK Kontrak - 0 0
HR -
Jumlah 15 100 %
Berdasarkan tabel diatas diinterpretasikan bahwa perawat di
Ruang Anyelir Rumah Sakit Islam Gondanglegi yaitu 53%
berpendidikan Ners, 47% DIII Keperawatan dan tidak ada SPK.
2. Kualifikasi Sumber Daya Manusia
a) Tenaga Keperawatan
Tabel 3.2 Kualifikasi Sumber Daya Manusia di Ruang Anyelir
Rumah Sakit Islam Gondanglegi.

Pelatihan
Pendi- Jenis Masa yang
No Nama Jabatan
dikan Ketenagaan Kerja Pernah
Diikuti
BCLS,
PPGD,
Erni Karyawan 18 th Manaj.
1. Ners Karu
Nurul I Tetap bln Bangsal,
pelatihan
CI
BCLS,
Karyawan 14 th 7
2. Istiqomah Ners Katim PPGD, PPI
Tetap bln
Dasar
DIII BCLS,
Karyawan 8 thn 9
3. Nur Rizki Kepera Katim BTLS,
Tetap bln
watan PPGD
Nidya
Karyawan 6 th 3
4. Rosalin I Ners PJ BCLS
Tetap bln
Karyawan 13 th BCLS,
5. Siti Aizah Ners PJ
tetap 1 bln PPGD
DIII Perawat
Karyawan 3 thn 5 BLS,
6. Deki Dwi Kepera pelaksan
Tetap bln PPGD
watan a
DIII Perawat
Dianita Karyawan 6 thn 1
7. Kepera pelaksan BLS
Kurnia S Tetap bulan
watan a
DIII Perawat
Dina Karyawan 06 thn BLS,
8. Kepera pelaksan
Puspita Tetap 03 bln PPGD
watan a
PPGD,
Perawat
Syaiful Karyawan 3 thn 5 Perawatan
9. Ners Pelaksan
Anwar Kontrak bln Luka
a
Modern
Risalatul D3 Perawat
Karyawan 2 thn
10 Maaufiro Kepera Pelaksan
tetap 5bln
h watan a
Perawat
Novillia Karyawan 00 thn
11. Ners Pelaksan
Hadining Kontrak 07 bln
a
Perawat
Bhunyta Karyawan 00 thn
12. Ners Pelaksan
Anugrah Kontrak 07 bln
a
Perawat
Alvie Karyawan 00 thn
13. Ners Pelaksan
Susmay Kontrak 07 bln
a
DIII Perawat
Siti Karyawan 00 thn
14. Kepera Pelaksan
Uswatun Kontrak 07 bln
watan a
DIII Perawat
Khodimia Karyawan 00 thn
15. Kepera Pelaksan
tul Kontrak 07 bln
watan a

Berdasarkan tabel diatas diinterpretasikan bahwa sebanyak 64%


perawat yang bekerja di Ruang Anyelir pernah mengikuti pelatihan atau
kegiatan untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang keperawatan.
Jenjang karir yang ada di ruang Anyelir mengikuti peraturan jenjang
karir menurut Komite Keperawatan Rumah Sakit Islam Gondanglegi.
b) Tenaga Dokter Spesialis
Tabel 3.3 Tenaga Dokter di Ruang Anyelir Rumah Sakit Islam
Gondanglegi.
No Nama Spesialisasi
1 dr. Ninik, Sp. Pd-KPTI Penyakit Dalam
2 dr. Yuni Hisbiyah,Sp.A Anak
3 dr. April M. Rahmat,Sp.A Anak
4 dr. Luki Santi, Sp. S Penyakit Saraf
5 dr. Nofriani Yusril, Sp.P Paru
6 dr. Etik Mertiantri, Sp. PD Penyakit Dalam
7 dr. Saiful Burhan Sp .B Bedah
8 dr. Ungky Agus S, Sp. P Penyakit Paru
9 dr.Radyo, Sp.M Penyakit Mata
10 dr. Rangga Arieza F, Sp. OT Orthopedi
11 dr. J Soedarwantono, Sp. OG Obgyn
12 dr. Retno H, Sp. OG Obgyn
13 dr. Yayuk W, Sp. OG Obgyn
14 dr. Ersty I, Sp. THT-KL THT
15 dr. Bertiana P, Sp. RAD Radiologi
16 dr. Meitty C, Sp. RAD Radiologi
17 dr. Viva V, Sp. PK Patologi Klinis
Berdasarkan tabel diatas diinterpretasikan bahwa ada 17 tenaga
dokter spesialis yang bekerja di Ruang Anyelir. Jadwal visit dokter
apabila hari efektif (Senin-Jum’at) pagi mulai pukul 08.00-16.00 WIB
jadi tidak mengganggu waktu operan jaga perawat.
c) Tenaga Non Keperawatan
Tabel 3.4 Tenaga Non Keperawatan Ruang Anyelir Rumah Sakit
Islam Gondanglegi

No. Kualifikasi Jumlah Presentase


1 Gizi 1 25 %
2 Apoteker 1 25 %
3 Cleaning Service 1 25 %
4 Kasir Keuangan 1 25 %
Total 4 100%

b. Tingkat Ketergantungan Pasien


c. Kebutuhan Tenaga Perawat Sesuai Metode Gillies
d. Rata – Rata Kebutuhan Perawat Perhari
2. Material (M2)
a. Fasilitas Pasien Di Ruang Anyelir
b. Fasilitas Perawat Di Ruang Anyelir
c. Fasilitas Pelayanan Kesehatan
3. Method (M3)
a. Peneraan Model MAKP
1) Struktur MAKP Ruangan
2) Uraian Tugas
3) Justifikasi Kelompok Terhadap MAKP Di Ruangan
a) Timbang Terima/Operan
b) Serah Terima Pasien Baru
c) Pre Dan Post Conference
d) Ronde Keperawatan
e) Discharge Planning
f) Pendidikan Kesehatan
g) Sentralilasi Obat
h) Supervisi
i) Dokumentasi
4. Money (M4)
a. Sistem Gaji
Sumber dana gaji pegawai di ruang anyelir rumah sakit
gondanglegi berasal dari rumah sakit itu sendiri. Besaran gaji
pokok yang diterima oleh pegawai diatur oleh manajemen
keuangan. Perincian gaji dari pegawai yaitu gaji pokok, insentif
langsung dan tidak langsung, tunjangan profesi, tunjangna umum,
tunjangan istri, tunjangan transport. Besaran gaji antara S1
keperawatan sebagai perawat pelaksana dan DIII keperawatan
disamakan, dikarenakan tenaga kerja perawat di RSI Gondanglegi
lebih banyak di butuhkan DIII keperawatan, dan adanya
Perbedaan insentif tindakan untuk perawat D3 dan S1
Keperawatan namun jika sebagai Kepala Ruang maka gaji S1
keperawatan berbeda. Perawat yang masih dalam fase karyawan
kontrak telah mendapatkan gaji namun belum memperoleh
tunjangan profesi. Sedangkan perawat magang tidak memperoleh
gaji. Adanya kenaikan gaji bagi tenaga perawat sesuai dengan
golongan, masa kerja,dll.
Evaluasi kinerja dilakukan secara berkala setiap 6 bulan
sekali di bulan April dan Oktober. Perawat yang jaga malam
sebanyak 3 kali sift malam akan digantikan dengan satu lemburan
sesuai dengan aturan rumah sakit. Gaji didistribusikan oleh rumah
sakit kepada staf secara periodic setiap bulan. Gaji didistribusikan
pertanggal 1 perbulan.

b. Tarif Rawat Inap


Ruang anyelir terdiri dari ruang rawata inap kelas 1 semua
tarif rawat inap diruang anyelir terlampir dibawah ini :
Tabel 4.3 tarif pelayanan diruang anyelir

No Jenis layanan Kelas 1


1 Tarif kamar Rp 300.000/hari
2 Registrasi rawat inap Rp 25.000
3 Jasa visite dokter spesialis Rp 100.000
4 Jasa visite dokter umum Rp 25.000
5 Jasa asuhan keperawatan Rp 5000
6 Konsultasi gizi Rp 25.000
7 Jasa konsultasi spesialis Rp 80.000
8 Jasa pelayanan Rp 6000

Tabel 4.4 tarif tindakan diruang anyelir RS Gondanglegi

No Tindakan Kelas 1
1 Pemasangan infuse Rp 22.500
2 Pemasangan NGT Rp 30.000
Pemasangan oksigen
3  Nasal kanul Rp 7.500/jam
 NRBM Rp 15.000/jam
4 Pemasakan transfusi /labu Rp 5000
5 Pemberian obat supositoria -
6 Pengganti cairan infuse /kali -
7 Perawatan jenazah Rp 85.000
Perawatan luka
 Luka besar Rp 35.000
 Luka combus besar Rp 40.000
 Luka combus sedang Rp 32.000
 Luka combus ringan Rp 24.000
8  Luka dekubitus Rp 40.000
 Luka gangrene besar Rp 75.000
Rp 60.000
 Luka gangrene sedang
Rp 40.000
 Luka gangrene kecil
Rp 15.000
 Luka ringan Rp 25.000
 Luka sedang
9 RJP (tanpa DC sock) Rp 35.000
10 Skin test Rp 3000
Nebulizer
11  Dewasa Rp 17.500
 Anak Rp 24.000
12 Personal hygne Rp 22.500
Suction
13  Dewasa Rp 15.000
 Anak Rp 21.000
14 Drip obat/obat/kali Rp 5000
15 EKG Rp 45.000
16 Injeksi/kali Rp 5000
17 Melepas catheter Rp 12.000
18 Melepas NGT Rp 11.500
19 Observasi (bedside monitor perhari) Rp 100.000
20 Pemakaian infuse pump/hari Rp 100.000
21 Pemakaian syrnge pump/hari Rp 100.000
22 Pemaangan catheter Rp 25.000

Kajian data :
Dari hasil wawancara, RS Islam Gondanglegi adalah rumah sakit swasta
dengan sumber dana berasal dari rumah sakit itu sendiri untuk
perlengkapan alat dan sarana rumah sakit biasanya membelinya dengan
mandiri namun sudah disesuaikan oleh program yang sudah direncanakan
oleh kepala unit setiap ruangan setiap tahun.

5. Mutu (M5)
a. Daftar Daerah Asal Pasien Diruang Anyelir
b. Indikator Mutu Perhitungan Rumah Sakit
c. Tingkat Kenyamanan Klien
d. Tingkat Resiko Jatuh Pasien
e. Angka Kejadian Dekubitus
f. Standart Keselamatan Pasien
3.2 Analisa Dan Kurva SWOT
3.2.1 Analisa SWOT
M4 (MONEY)
Faktor Strategi Internal Bobot Rating Skor
Strength (Kekuatan)
Adanya pemberian gaji bagi perawat sebagai hak 0,6 3 1,8
yang dimilikinya
Pendapatan berasal dari pembiayaann pasien 0,4 2 0,8
Total 1 2,6
Faktor Strategi Internal Bobot Rating Skor
Weaknesss (Kelemahan)
Perawat yang masih dalam fase karyawan kontrak 1 1 1
tidak mendapatkan tunjangan profesi.
Total 1 1

Faktor Strategi Eksternal Bobot Rating Skor


Opportunity (O)
Adanya kenaikan gaji bagi tenaga perawat sesuai 0,6 1 0,6
dengan golongan, masa kerja, dll
Adanya dispensasi waktu bagi tenaga perawat untuk 0,4 1 0,4
memperpanjang pendidikan
Perbedaan insentif tidak langsung untuk perawat D3 1 1 1
dan S1 Keperawatan
Total 2 2

Faktor Strategi Eksternal Bobot Rating Skor


Threat (T)
Pendanaan dari sumber penghasilan RS swasta 0,25 1 0,25
sehingga beresiko untuk bangkrut
Bagi perawat yang masih kontrak beresiko untuk 0,15 2 0,3
PHK
Total 0,4 0,55

Kurva :
X : 2,6 – 2 = 0,6
Y:2–1=1

3.2.2 Kurva SWOT


3.3 Daftar Masalah
BAB IV
PRIORITAS MASALAH, ALTERNATIF PRIORITAS MASALAH DAN
POA PENYELESAIAN MASALAH MANAJEMEN KEPERAWATAN DI
RUANG ANYELIR

Anda mungkin juga menyukai