Anda di halaman 1dari 3

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Wilayah Indonesia khususnya propinsi Riau banyak terdapat rawa, lembah
dan juga sungai-sungai yang mempunyai ukuran lebar. Aliran sungai yang tidak
menentu dapat menyebabkan terjadinya longsoran tebing sungai yang dapat
merusak semua elemen yang berada pada pinggiran sungai.
Disepanjang sungai batang lubuh pada Kabupaten Rohul, Kecamatan Pasir
Pandak terdapat daerah pemukiman penduduk, pasar dan prasarana transportasi
yang mengalami kelongsoran dan erosi akibat aliran sungai terutama pada saat
terjadinya banjir.
Guna tercapainya usaha pengamanan pemukiman penduduk, pasar dan
prasarana jalan serta fasilitas umum lainnya maka perlu direncanakan bangunan
pengaman tebing sungai batang lubuh di kabupaten rokan hulu.
Seperti halnya bangunan sipil yang lain bangunan penahan tebing
memiliki jenis-jenis yang disesuaikan pada lokasi tempat yang akan dibangun
untuk mendapatkan efektivitas dan efisiensinya, jenis-jenis bangunan penahan
tebing antara lain Turap Kantilever dan Turap diangker (Hardiyatmo, 2010), maka
untuk sungai batang lubuh ini digunakan Turap diangker yang prinsipnya
menahan tanah yang terendam air.
Tugas akhir ini membahas perbandingan metode turap Concrete Sheet Pile
dengan Soldier Pile dari aspek Engineering dan Biaya Konstruksi berlokasi
disungai Batang Lubuh untuk mendapatkan efektivitas dan efisiensinya.
Disepanjang musim penghujan luapan dari sungai batang lubuh ini tidak melebihi
dari batas maksimal turap ini. Oleh sebab itu, maka dimensi penulangan Capping
Beam, sheet pile dan bore pile nya direncanakan sesuai standard yang memenuhi
studi kelayakan perencanaan turap.
2

1.2. Rumusan Masalah


Berdasarkan DAS (Daerah Asli Sungai) dan harga satuan Rokan Hulu,
khususnya di Kecamatan Pasir Pandak maka:
a. Berapa besar pembebanan pada turap sungai Batang Lubuh?
b. Berapa besar dimensi Tulangan pada masing masing metode (Concrete Sheet
Pile dan Soldier Pile) yang digunakan?
c. Berapa nilai proyek yang dihasilkan pada masing masing metode?

1.3. Tujuan
Tujuan penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui besar pembebanan pada dinding turap.
2. Untuk mengetahui dimensi pada Capping Beam, Sheet Pile, dan Bore Pile
pada Soldier Pile.
3. Untuk mengetahui nilai proyek pada masing-masing metode turap.

1.4 . Manfaat Penelitian


Manfaat dari penelitian ini adalah:
1. Mengetahui metode apa yang cocok pada pembangunan turap sungai Batang
Lubuh.
2. Dapat memperkirakan anggaran yang akan disediakan untuk pelakasanaan
pekerjaan yang akan dilakasanakan.
3. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan referensi bagi peneliti
selanjutnya dalam menganalisa metode turap.

1.5. Batasan Masalah


Penelitian ini dibatasi pada perencanaan alternative type bangunan turap
sungai yang cocok berdasarkan :
1. Muka air banjir setinggi 0,7 m dari muka air normal.
2. Analisis dengan metode elemen hingga menggunakan Plaxis 2D
3

3. Concrete Sheet Pile menggunakan Tie Rod beton yang


diasumsikan sebagai angkur sedangkan Soldier Pile menggunakan Metode
Turap Kantilever
4. Harga satuan berdasarkan kabupaten Rohul.