Anda di halaman 1dari 4

Agenda musyawarah perencananaan pembangunan (Musrenbang) akhirnya mampu merumuskan 9

program unggulan yang akan dijadikan prioritas Pemprov DKI dalam Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD) DKI 2013-2017. Kesembilan program itu mulai dari pengembangan
transportasi publik, penataan lingkungan, pedagang kaki lima (PKL) hingga masalah pendidikan dan
kesehatan.

“Saya memasukkan sembilan program unggulan dalam RPJMD yang harus dirampungkan selama lima
tahun ini,” kata Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Selasa (5/2).

Untuk program pertama adalah pengembangan sistem angkutan umum massal melalui
pengembangan koridor busway, penambahan armada bus Transjakarta, penataan trayek dan
peremajaan armada bus sedang, pembangunan MRT dan pembangunan monorail.

Program unggulan kedua adalah pengendalian banjir melalui pengembangan situ, waduk dan embung,
normalisasi sungai dan saluran, pengembangan sistem polder, penguatan tanggul, pembuatan sumur
resapan, lubang biopori dan pembangunan deep tunnel.

“Lalu program unggulan ketiga adalah program perumahan rakyat dan penataan kampung. Program
ini akan dilaksanakan melalui pembangunan rumah susun sewa yang terpadu dengan fasilitas pasar,
kesehatan dan olahraga. Kemudian mendorong pembangunan hunian vertikal serta penataan
kampung dan lingkungan kumuh,” ujarnya.

Selanjutnya program unggulan keempat meliputi, pengembangan ruang terbuka hijau (RTH).
Penambahan RTH melalui pembelian lahan dan kontribusi pengembang, penggalangan peran swasta
dan masyarakat dalam penyediaan dan pemeliharaan RTH publik/penghijauan lingkungan.

Sedangkan penataan pedagang kali lima (PKL) dimasukkan dalam program unggulan kelima. Program
ini akan menyediakan ruang bagi pelaku ekonomi informal atau PKL pada kawasan perkantoran dan
perdagangan. "Kita juga akan bangun mal khusus PKL, dan memperbaiki pasar-pasar tradisional,"
tukasnya.

Program unggulan keenam, lanjut Jokowi, adalah pengembangan pendidikan melalui wajib belajar 12
tahun, penerapan Kartu Jakarta Pintar, pembangunan gedung sekolah dan peningkatan kompetensi
guru.

Sedangkan program unggulan ketujuh meliputi, pengembangan kesehatan melalui pemberlakuan


Kartu Jakarta Sehat, mengembangkan puskesmas rawat inap, menambah kapasitas tempat tidur
kelas tiga pada RSUD dan pelayanan kesehatan masyarakat di pasar-pasar tradisional/rumah susun.

Program unggulan kedelapan adalah pengembangan budaya, melalui pengembangan pusat


kebudayaan Betawi, revitalisasi Kota Tua, penyelenggaraan event budaya bertaraf internasional dan
pengembangan karakter kota berciri khas Betawi. "Pembangunan Masjid Raya Jakarta di Jakarta
Barat, dan gedung-gedung nantinya harus ada corak khas Betawi, agar saat orang tiba di sini benar
terasa Jakartanya,” tuturnya.

Program unggulan terakhir, yakni pengembangan pelayanan publik. Program ini akan diwujudkan
melalui pelayanan prima di kelurahan dan kecamatan, pengembangan pelayanan pajak online,
pengembangan layanan perijinan secara online serta penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu
(PTSP). "Untuk kantor pelayanan publik nanti sekatnya kita hilangkan, agar terlihat semua yang kerja
sekaligus kinerjanya," tandas Jokowi.

 POTENSI INVESTASI
 PELUANG INVESTASI
 REALISASI INVESTASI
 PROSEDUR INVESTASI
 PERATURAN INVESTASI
 PTSP
 MEDIASI & FASILITASI
 LKPM
 INFO BUMD
 INFO KEGIATAN

Pilih Bahasa ▼
Proyek W2 Utara

Proyek W2 Utara merupakan bagian dari jaringan JORR yang saat ini masih terputus d Ulujami.
Proyek W [ ... ]

lanjut
Proyek Rekreasi dan Properti Ancol

Sarana Rekreasi dan pengembangan Property di Ancol yang saat ini sedang dikembangkan antara
lain ada [ ... ]
lanjut
ARTIKEL LAINNYA
 Proyek Pulomas
 Potensi Wisata Kepulauan Seribu (2)

 Potensi Wisata Kepulauan S


 Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Provinsi DKI Jakarta

Jumlah Penduduk (Jiwa)


Region Kategori
2010 2009 2008 2007 2006
Jumlah Pria (jiwa) 1.164.446 1.073.923 1.067.093 - 1.061.308
Jakarta Barat Jumlah Wanita (jiwa) 1.117.499 1.147.320 1.135.579 - 1.069.388
Total (jiwa) 2.281.945 2.221.243 2.202.672 - 2.130.696
Jumlah Pria (jiwa) 455.326 453.535 450.651 - 434.970
Jakarta Pusat Jumlah Wanita (jiwa) 447.647 448.681 444.089 - 456.808
Total (jiwa) 902.973 902.216 894.740 - 891.778
Jumlah Pria (jiwa) 1.043.675 1.079.475 1.072.637 - 1.020.828
Jakarta Selatan Jumlah Wanita (jiwa) 1.018.557 1.080.163 1.069.136 - 1.032.856
Total (jiwa) 2.062.232 2.159.638 2.141.773 - 2.053.684
Jumlah Pria (jiwa) 1.372.300 1.192.077 1.184.496 - 1.234.020
Jakarta Timur Jumlah Wanita (jiwa) 1.321.596 1.256.576 1.243.717 - 1.179.855
Total (jiwa) 2.693.896 2.448.653 2.428.213 - 2.413.875
Jumlah Pria (jiwa) 824.480 711.717 707.191 612.389 721.865
Jakarta Utara Jumlah Wanita (jiwa) 821.179 759.946 752.189 585.581 730.420
Total (jiwa) 1.645.659 1.471.663 1.459.380 1.197.970 1.452.285
Jumlah Pria (jiwa) 10.711 9.384 9.234 - 10.010
Kepulauan-Seribu Jumlah Wanita (jiwa) 10.371 10.203 10.099 - 9.352
Total (jiwa) 21.082 19.587 19.333 - 19.362
Total Jumlah Pria (jiwa) 4.870.938 4.520.111 4.491.302 612.389 4.483.001
Jumlah Wanita (jiwa) 4.736.849 4.702.889 4.654.809 585.581 4.478.679
Total (jiwa) 9.607.787 9.223.000 9.146.111 1.197.970 8.961.680