Anda di halaman 1dari 12

Abdurahman Ismoyo Dewo

Ahmad Bangun Arief Dwi Kurniawan


Agus Susanto Ati Setiyaningsih
Alief Subhi Bakhtiar Berkah Afif Udin
Anna Nur Cahyaningsih Dewi Setyowigiastri
Anna Septi Rusdian Dimas Bagus Sanjaya
AKUT MIOCARD INFARK

Infark miocard akut terjadi ketika iskemia miocard ,yang


biasanya timbul sebagai akibat penyakit aterosklerosis arteri
koroner, cukup untuk menghasilkan nekrosis inversibel
otot jantung. ( Huan H Gray, dkk. 2005)
AKUT MIOCARD INFARK
Etiologi :
1. Suplay oksigen ke jantung berkurang yang disebabkan:
a. Faktor Pembuluh darah: Artherosklerosis, Spasme,
Arteritis
b. Faktor Sirkulasi : Hipotensi, Stenosis Aorta,
Insufisiensi
c. Faktor Darah : Anemia, Hipoksemia, Polisitemia
2. Curah Jantung yang meningkat
3. Kebutuhan Oksigen miocard menngkat pada
kerusakan miocard, hipertropi miocard, hipertensi
diastole.
Tanda dan Gejala:

1. Nyeri dada terjadi secara mendadak dan terus tidak


mereda, biasanya diatas region sentral bawah dan
andomen bagian atas.
2. Nyerii sangat sakit, seperti ditusuk – tusuk yang
menjalar kebahu dan ke bawah menuju lengan(kiri).
3. Nyeri mulai secara spontan (tidak terjadi setelah
kegiatan atau gangguan emosional).
4. Nyeri sering disertai dengan sesak nafas, pucat, dingin,
diaphoresis berat, pening atau kepala terasa melayang
dan mual serta muntah.
1. Nyeri Dada 2. Sesak Nafas
PENCEGAHAN
1. Hindari : merokok, stress mental, alcohol,
kegemukan, konsumsi garam berlebihan, obat –
obatan golongan amfetamin, kokain dan
sejenisnya.
2. Kurangi: kolesterol, lemak dalam makanan.
3. Anjurkan konsumsi gizi yang seimbang dan
olahraga secara teratur.
4. Kurangi berat badan bila overweight atau obesitas
5. Kurangi stress.
KOMPLIKASI
1. Gagal Jantung Kongestif
Jantung tidak bisa memompa keluar semua darah yang
diterimanya, gagal jantung timbul setelah infrak.
2. Disritmia
Perubahan keseimbangan elektrolit dan penurunan
PH. Daerah jamtung yang mulai teriritasi dapat
melepaskan potensial aksi sehingga terjadi distritmia.
3. Syok Kardiogenik
Syok kardiogenik dapat fatal pada waktu infrak atau
menimbulkan kematian akibat gagal paru atau ginjal
karena organ mengalami iskemia.
Gagal Jantung