Anda di halaman 1dari 1

Zingiber officinale var.

rubrum (red ginger): An overview of its chemical


constituents, pharmacological activities, potential in prevention, treatment of
diseases, and safety
Rini Daud Supu1, Ajeng Diantini1, Jutti Levita1
1
Department of Pharmacology and Clinical Pharmacy
Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran
Jl. Raya Bandung-Sumedang km 21, Jatinangor Indonesia 45363
Telp/Fax 022-7796200
e-mail : rinidaudsupu90@gmail.com

Abstrak. Jahe (Zingiber officinale) merupakan tanaman yang berasal dari keluarga
Zingiberaceae, pertama kali dibudidayakan di Asia (Indonesia dan Malaysia). Tanaman ini
merupakan salah satu herbal yang paling umum digunakan oleh banyak orang untuk mengobati
berbagai kondisi. Z.officinale berdasarkan ukuran, warna rimpang, dan kandungan kimianya
dibagi menjadi tiga varietas yaitu Z. officinale var. officinale (jahe putih besar atau jahe raksasa,
badak atau gajah), Z. officinale var. amarum (jahe putih kecil, emprit), dan Z. officinale var.
rubrum (jahe merah kecil, merah atau beureum). Ketiga varietas ini dapat dibedakan berdasarkan
kandungan minyak atsiri dan biasanya digunakan untuk tujuan yang berbeda. Pada Z. officinale
var. rubrum (jahe merah kecil, merah atau berem) kandungan minyak esensial lebih banyak
dibandingkan jenis jahe lainnya sehingga bau dan rasa jahe merah lebih kuat. Ada banyak
penelitian yang menegaskan efek manfaat jahe merah terhadap gejala penyakit.