Anda di halaman 1dari 6

Komponen Kaki Kaki Mobil dan Fungsinya

Komponen Kaki Kaki Mobil, Mobil bukan hanya saja sebagai kendaraan yang mengantar kita
kemanapun kita pergi,tapi mobil juga bisa menjadi sahabat kita sehari-hari. Nah agar sahabat
(mobil) kita ini tetap setia menenami perjalanan kita,ada baiknya kita mengenal mobil lebih jauh.
Pastinya kalian tidak mau donk sedang asik-asiknya berpergian bersama teman, keluarga, pacar
atau bareng dengan keluarga pacar kalian terus tiba-tiba mobil berhenti begitu saja tanpa tau
penyebabnya karena apa.

Seperti yang akan kita bahas pada artikel kali ini yaitu Mari kita berkenalan dengan komponen
kaki – kaki mobil. Mengapa perlu kita berkenalan dengan komponen kaki-kaki mobil,karena
komponen ini sangatlah penting dan perlu diservis rutin juga. Jalanan yang tidak rata atau
jalanan yang berlubang dapat merusak kaki – kaki mobil, dapat menimbulkan bunyi pada bagian
roda, dan lain-lain.

Komponen kaki-kaki mobil

Berikut ini adalah beberapa komponen kaki mobil yang harus anda ketahui :

1. Ban Mobil

Ban Mobil adalah Komponen Kaki Kaki Mobil


yang utama dalam kendaraan,apapun jenis kendaraan pasti ada roda sebab kalau tidak ada
rodanya maka kendaraan tidak akan berjalan donk.

Ada beberapa fungsi pada ban atau roda mobil :

 Sebagai penahan seluruh berat kendaraan


 sebagai bantalan yang menghubungi antara permukaan jalan dengan kendaraan.
 Ban juga dapat mengatur kenyamanan pada saat berjalan di permukaan tidak rata dan
menahan goncangan di jalan berlubang.
Ban sendiri ada 2 jenis yaitu ;

1. Ban luar,ban dalam,velg dan pentil


2. Ban , Velg dan pentil (Ban yang sekaligus sebagai ban luar dan ban dalam atau biasa
kalian kenal dengan istilah Tubeless).

Untuk itu sangatlah penting dalam mencari ban yang empuk,bagus dan anti slip. Apabila ban
sudah mengalami kebotakkan,segeralah ganti ban lama anda dengan yang baru karena dapat
mengakibatkan ban menjadi licin,kehilangan arah,sulit bermanuver. Penyebab ban cepat botak
adalah karena tekanan angin yang kurang pada ban, membawa terlalu banyak beban, jarang
membersihkan ban serta sering berkendara dengan kecepatan yang tinggi.

2. Suspension atau Suspensi

Suspensi adalah Komponen Kaki Kaki Mobil


yang berfungsi sebagai peredam kejutan atau getaran yang terjadi pada kendaraan akibat jalanan
yang tidak rata yang dapat meningkatkan kenyamanaan berkendara dan pengedalian kendaraan.

Suspensi terletak antara roda dengan bodi kerangka mobil, dirancang untuk meredam kejutan
dari permukaan jalan sehingga mobil menjadi stabil dalam berkendara dan membuat nyaman
bagi pengemudi dan penumpangnya dan membuat roda lebih mencekram pada kondisi jalan
yang dilalui.

Pada umumnya suspensi di bagi menjadi dua type yaitu type rigid dan type independent atau
bebas

 Type Rigid

Pada type ini roda tidak dapat bergerak bebas karena konsdisi axle dihubungkan langsung ke
body mobil dan frame pegas, pada permukaan jalan yang tidak merata atau jalan berlubang
kedua roda akan saling mempengaruhi sehingga sangat tidak nyaman bagi kalian dan khususnya
penumpang di bagian belakang.

ads

Karena posisi suspensi rigid biasanya lebih banyak pada posisi rear atau belakang dari body
mobil tepat dibawah kursi penumpang belakang, akan tetapi dari konstruksinya yang sederhana
dan kuat sebagian besar di peruntukan mobil yang membawa beban berat seperti bus dan truk.

 Type independent atau bebas

Suspensi type ini berbeda dengan type suspensi rigid, kondisi roda dapat bergerak bebas karena
antara roda kanan dan roda kiri tidak dihubungkan ke axle sehingga kedua roda tidak saling
mempengaruhi. Saat ini suspense type independent sudah mulai banyak digunakan oleh mobil –
mobil keluaran baru dan pastinya harga nya pun lebih mahal serta konstruksi yang lebih rumit,
karena bertujuan untuk membuat tingkat kenyamanan tinggi bagi pengemudi dan penumpang
serta stabilitas dalam berkendara di permukaan jalan apapun.

3. Tie Rod

Benda yang berfungsi sebagai penghubung setir


dan pengikat roda agar dapat dibelok kan kekiri dan kekanan, bentuk dari tie rod adalah bundar
kurang lebih besarnya seperti kelereng.

Komponen kaki – kaki mobil inilah yang sama pentingnya untuk dijaga daya ikatnya karena
apabila terjadi kelonggaran mengakibatkan bunyi – bunyi dibagian roda serta membuat roda
menjadi tidak stabil.

Yang membuat tie rod menjadi cepat longgar adalah karena benturan keras dan usia pakai yang
cukup lama.
Tanda kerusakan pada tie rod dapat di rasakan apabila berjalan di permukaan yang rusak atau
jalan yang berlubang, selain itu cara lain untuk mendeteksinya dengan mobil di dongkrak dan
roda di goyang – goyangkan ke kiri dan ke kanan, apabila roda tersebut goyang, berarti ada
indikasi tie rodnya rusak.

Tie rod pada system kemudi mobil atau setir terbagi menjadi 2 bagian yaitu :

 Inner tie rod atau rack end


 tie rod end (di Indonesia biasa di sebut Long Tie Road)

Ukuran pada tie rod di setip mobil tidak sama,baik ukuran panjang ataupun ukuran ulir untuk
penyambungnya

4. Ball Joint

Sesuai dengan namanya bentuknya seperti bola.


Dengan posisinya yang berada di dudukan roda dan juga sebagai penghubung lengan
ayun,memudahkan untuk suspensi bergerak yang menahan roda agar tidak lepas dari chassis.

Apabila kalian berkendara dengan kecepatan 50 – 60 KM/Jam lalu roda masuk ke lubang kecil
atau menabrak bebatuan kecil, maka setir akan langsung sulit di kendalikan.

Untuk mengecek kerusakkannya perlu mendongkrak bagian depan mobil kemudian letakkan
linggis antara ball joint dan sisi lain yang menjadi dudukkan roda.

Gerakkan linggis naik dan turun,kalau ada kelonggaran sedangkan mur pengancingnya keras
maka hal ini menandakan perlu menggantinya dengan yang baru. Selain itu kerusakkan bisa
mengakibatkan ban menjadi aus, bergelombang, berintik atau keriting.

5. Bushing
Bushing berbentuk karet yang berfungsi untuk
meredam getaran agar tidak mengganggu komponen logam lain yang tersambung, peran
komponen kaki – kaki mobil ini berpengaruh akan kenyamanan dalam mengemudi.

Pada umumnya bushing memiliki dua jenis berdasarkan tempatnya yaitu Bushing stabilizer
sebagai pengikat ke chassis mobil dan menyeimbangkan kedua suspense kiri dan kanan,
sedangkan bushing swing arm untuk meredam getaran pada saat mobil berjalan.

kerusakan bushing di sebabkan oleh suhu mesin yang teramat panas membuat kondisi karet
menjadi getas, beratnya beban kerja yang diterima oleh komponen tersebut dan juga guncangan
keras karena seringnya melewati permukaan jalan yang berlubang.

Indikasi tersebut dapat dirasakan pada saat kalian mengemudi di permukaan jalan yang tidak
rata setir menjadi berubah degngan sendirinya padahal kalian tidak menggerakannya, selain itu
terdengar bunyi decitan dan mesin yang saling beradu di bagian bawah jok depan meskipun di
permukaan jalan yang bagus dan juga terkadang pada saat melaju kencang mobil seperti oleng
atau melayang. Untuk melihat kondisi bushing masih layak atau perlu di ganti, kalian cukup
melihat secara jelas setelah kolong mobil selesai di cuci.

6. Bearing
Bearing atau laher yang kalian kenal merupakan
komponen kaki – kaki mobil memiliki fungsi sebagai bantalan roda agar dapat roda berputar
dengan mereduksi atau memperkecil gaya gesek yang terjadi pada sumbu putar sehingga
perputarannya menjadi lebih halus dan lancar.

Bearing merupakan factor kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara karena sebagai
komponen sentral, apabila tanpa adanya bearing roda akan cepat panas berlebih, bergetar dan
komponen putar yang ada di dalamnya menjadi patah. Kerusakan terjadi bisa dari beberapa hal,
mulai dari usia pemakaian, kualitas barang sampai cara penggunaanya.

Meskipun di produksi dari merk terkenal dengan bahan kualitas terbukti kuat tetap saja apabila
cara kalian berkendara tidak benar atau ugal – ugalan komponen ini akan mengalami kerusakan
yang lebih cepat, selain itu juga akibat jalanan rusak, karat serta beban berlebihan.

Biasanya kerusakan komponen ini dapat di rasakan pada saat laju mobil di kecepatan 40 –
50km/jam dengan bunyi gemuruh masuk kedalam kabin yang berasal dari bearing roda depan,
semakin tinggi kecepatan mobil semakin berisik bunyinya.

Untuk pengecekan dongkrak mobil kalian sampai roda depan tidak menyentuh tanah, selanjutnya
cukup memutar ban searah jarum jam. Lakukan sambil memegang per, apabila terasa getaran
atau terdengar suara berderit, ada kemungkinan bearing sudah aus atau kering akan tetapi apabila
kalian merasakan ada gerakan yang tidak wajar atau oblak itu membuktikan bahwa bearing roda
rusak dan harus segera di ganti atau di bawa ke bengkel mobil agar kerusakan tidak semakin
parah.