Anda di halaman 1dari 4

http://nomensenbanunaek.blogspot.co.id/2014/10/jenis-jenis-metode-penelitian-kesehatan.

html 25
OKT 2014 MeNzEn Banunaek

Malik Saepudin. 2011. Metodelogi Penelitian Kesehatan Masyarakat. Trans Info Media. Jakarta

Metode Penelitian Kualitatif dan Campuran dalam Kesehatan


Masyarakat UNS Press. Semarang
Endang Sutisna Sulaeman

Pengertian Penelitian Kesehatan

Penelitian kesehatan merupakan langkah metode ilmiah yang berorientasikan atau memfokuskan
kegiatannya pada masalah-masalah yang timbul di bidang kesehatan. Kesehatan itu sendiri terdiri
dari dua sub bidang pokok, yakni pertama kesehatan individu yang berorientasikan klinis,
pengobatan. Sub bidang kedua yang berorientasi pada kelompok atau masyarakat, yang bersifat
pencegahan. Selanjutnya sub bidang kesehatan inipun terdiri dari berbagai disiplin ilmu, seperti
kedokteran, keperawatan, epidemiologi, pendidikan kesehatan, kesehatan lingkungan,
manajemen pelayanan kesehatan, gizi dsb. Sub bidang tersebut saling berkaitan dan
mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat pada umumnya. Sehingga berdasarkan latar
belakang tersebut, penelitian kesehatan dapat diartikan sebagai suatu upaya untuk memahami
permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam bidang kesehatan, baik promotif, preventif,
kuratif maupun rehabilitative serta masalah yang berkaitan dengan unsure tersebut; dengan
mencari bukti dan dilakukan melalui langkah-langkah tertentu yang bersifat ilmiah, sistematis
dan logis (Notoatmodjo, 1993).

Tujuan Penelitian Kesehatan

Secara umum tujuan penelitian kesehatan menurut Notoatmodjo (1993), yaitu :


1. Menemukan atau menguji fakta baru maupun fakta lama sehubungan dengan bidang
kesehatan.
2. Melakukan analisis terhadap hubungan antara fakta-fakta yang ditemukan dalam bidang
kesehatan.
3. Menjelaskan tentang fakta yang ditemukan serta hubungannya dengan teori yang telah ada.
4. Mengembangkan metode atau konsep baru dalam pelayanan kesehatan untuk meningkatkan
kesehatan masyarakat.

Manfaat Penelitian Kesehatan

Secara singkat, manfaat dari penelitian kesehatan yaitu :


1. Hasil penelitian dapat digunakan untuk menggambarkan tentang keadaan atau status kesehatan
individu, kelompok atau masyarakat.
2. Hasil penelitian dapat digunakan untuk menggambarkan kemampuan sumber daya dan
kemungkinan sumber daya tersebut guna mendukung pengembangan pelayanan kesehatan.
3. Hasil penelitian dapat dijadikan bahan kajian untuk mencari sebab masalah kesehatan atau
kegagalan yang terjadi dalam pelayanan kesehatan. Sehingga dapat dijadikan acuan untuk
mencari solusi atau alternatif penyelesaian masalah.
4. Hasil penelitian kesehatan dapat dijadikan sarana untuk menyusun kebijakan pengembangan
pelayanan kesehatan.

Jenis Penelitian Kesehatan

Pengelompokan jenis penelitian kesehatan bermacam-macam. Hal ini tergantung dari metode
yang dipakai. Berdasarkan metode, penelitian kesehatan dapat digolongkan menjadi 2 kelompok,
yaitu :
1. Metode penelitian survey
Dalamm penelitian survey, hasil dari penelitian tersebut merupakan hasil dari keseluruhan
walalupun tidak dilakukan ke seluruh populasi namun hanya diambil sampel. Hasil dari
sampel tersebut dapat digeneralisasikan sebagai hasil populasi. Metode ini digolongkan
menjadi 2 bagian yaitu deskriftif dan analitik.
a. Survey deskriftif
Dalam survey deskriftif, peneliyian diarahkan untuk mendeskripsikan atau menguraikan
suatu keadaan di dalam satu komunitas. Seperti distribusi penyakit, distribusi jenis
kelamin atau karakteristik lainnya.
b. Survey analitik
Pada survey analitik, penelitian diarahkan untuk menjelaskan suatu keadaan atau situasi.
Analitik pada dasarnya digunakan untuk menjawab pertanyaan mengapa (why?). survey
analitik terbagi 3, yaitu :
1) Cross sectional
Dalam penelitian cross sectional, pengumpulan data baik variable dependent maupun
independent dan factor-faktor yang mempengaruhinya dikumpulkan dalam waktu
yang bersamaan.
2) Retrospective study
Penelitian ini bertujuan melihat fenomena pada masa lalu. Pengumpulan data dimulai
dari efek atau akibat yang telah terjadi dan dilihat apakah ada keterkaitan dengan masa
lalu. Contoh apabila mencari hubungan antara merokok dengan kanker paru. Maka
dimulai dengan mencari data kasus penderita kanker paru kemudian ditanyakan
riwayat merokok di masa lampau.
3) Prospective study
Penelitian ini bertujuan melihat fenomena ke depan. Dimulai dengan melihat variable
penyebab dan dilihat dampaknya di masa datang. Misalnya untuk melihat hubungan
antara alcohol dengan kejadian chirosis hati, dimulai dengan mengumpulkan data
pengguna alcohol lalu diteruskan dengan obeservasi ke depan apakah yang
menggunakan alcohol positif menderita chirosis hati atau tidak.
2. Metode penelitian eksperimen
Penelitian eksperimen, peneliti melakukan perlakuan pada responden dan mengukur akibat
atau pengaruhnya. Perlakukan dapat berupa sengaja atau terkontrol. Misalnya penelitian
tentang dampak terapi music terhadap tingkat kecemasan pasien yang akan dilakukan operasi.

Namun apabila dilihat dari segi kegunaanya, maka penelitian kesehatan dapat digolongkan
menjadi :
1. Penelitian dasar (basic of fundamental research)
Penelitian ini dilakukan untuk memahami gejala yang muncul pada suatu masalah. Kemudian
gejala tersebut dianalisa dan kesimpulannya menjadi teori atau pengetahuan yang baru.
2. Penelitian terapan
Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki atau memodifikasi system atau program yang
sudah ada. Penelitian dilakukan dengan menerapkan suatu system atau metode baru namun
masih uji coba.
3. Penelitian tindakan
Penelitian ini dilakukan untuk mencari suatu dasar pengetahuan praktis guna memperbaiki
situasi di suatu komunitas. Penelitian biasanya dilakukan dimana penyelesaian masalah perlu
dilakukan. Misalnya penelitian tindakan untuk peningkatan kesehatan masyarakat
transmigrasi.
4. Penelitian evaluasi
Penelitian dilakukan untuk melakukan penilaian terhadap pelaksanan suatu program dalam
rangka mencari umpan balik. Misalnya meneliti tingkat kepuasan pasien di rumah sakit
setelah menerapakn konsep keperawatan primer
Hikmat Pramajati http://nersimet.blogspot.co.id/