Anda di halaman 1dari 8

TUGAS MANAJEMEN

RUMAH SAKIT UMUM PUSAT FATMAWATI JAKARTA

Kelompok 1

Disusun oleh :

1. Fifin Puspa Nurjanah (1311020136)


2. Isnaeni Noviska Syandi (1311020097)
3. Rahmawati (131102011
4. Khaerul Anwar Rosadi (1311020116)
5. Ajeng Tyas (1311020126)
6. Roman Ambara (1311020150)
7. Evan Romadhan (1311020154)

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN S1

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

2015

1
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur marilah kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, karena
atas ridho dan karunia-Nya lah kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul
” ini dengan baik.
Dalam penyusunan makalah ini kami banyak mengalami kesulitan dan
kendala yang disebabkan oleh keterbatasan kemampuan, pengetahuan dan
wawasan serta pola pikir kami. Namun berkat keinginan, keyakinan dan usaha
yang sungguh-sungguh akhirnya semua hambatan itu dapat kami atasi.
Makalah ini merupakan salah satu tugas mata kuliah pada program studi
Keperawatan S1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah
Purwokerto pada semester 6. Dengan demikian kami berharap dengan dibuatnya
makalah ini dapat bermanfaat bagi kami serta para pembaca lainnya.

Purwokerto, 20 Maret 2016

penulis

2
PENDAHULUAN

RUMAH SAKIT UMUM PUSAT FATMAWATI Berawal dari gagasan


Ibu Fatmawati Soekarno yang saat itu sebagai ibu Negara Republik Indonesia –
untuk mendirikan Rumah Sakit Tuberkulose bagi anak – anak, baik untuk
perawatan maupun tindakan rehabilitasinya. Pada tanggal 30 Oktober 1953 Ibu
Fatmawati menggalang dana sebagai modal pertama pendirian Yayasan Ibu
Soekarno untuk pembangunan rumah sakit tersebut. Melalui Yayasan Ibu
Soekarno dan bantuan dari berbagai pihak antara lain Departemen Kesehatan,
Yayasan Dana Bantuan Departemen Sosial Republik Indonesia, dan lain –
lainnya; pembangunan gedung Rumah Sakit TBC Anak – anak dimulai dengan
peletakan batu pertama pada tanggal 2 Oktober 1954oleh Ibu Fatmawati
Soekarno. Pada tanggal 12 Desember 1958 Yayasan Ibu Soekarno menyerahkan
proses pembangunan rumah sakit kepada Departemen Kesehatan, dengan
persetujuan dari Yayasan Dana Bantuan Departemen Sosial R.I pada tanggal 9
September 1959.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan R.I, tanggal 12 April
1961 fungsi rumah sakit berubah menjadi rumah sakit umum. Penyelenggaraan,
pembiayaan dan pemeliharaan rumah sakit dilaksanakan oleh dan dengan
anggaran Departemen Kesehatan R.I. Keputusan ini mulai berlaku tanggal 15
April 1961, dan selanjutnya ditetapkan sebagai Hari Jadi Rumah Sakit.Atas usulan
Dr. R. Soehasim selaku Direktur kepada Ibu Fatmawati Soekarno, maka pada
tanggal 23 Mei 1967 Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin meresmikan perubahan
nama RSU Ibu Soekarno menjadi R.S. FATMAWATIsekaligus pemberian nama
Jalan R.S. Fatmawati.
Kemudian R.S. Fatmawati mengalami perubahan2 dan peningkatan status,
berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan R.I, Undang – undang, Peraturan
Pemerintah dan penghargaan2 berturut-turut sebagai berikut :
Sebagai Rumah Sakit Terbaik Kategori Tim Pengendalian Infeksi Nosokomial,
Sebagai Rumah Sakit Terbaik Kategori Tim Sosio Klinis Rumah Sakit ( Tim
Kesehatan Remaja ).
Tanggal 14 April 2004 memperoleh status Akreditasi Penuh Tingkat Lengkap
untuk 16 bidang pelayanan Dari hasil survei oleh Komisi Akreditasi Sakit dan
Sarana Kesehatan Lainnya (KARS).
Tanggal 11 Agustus 2005, diteiapkan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT)
Departemen Kesehatan R.I Dengan Menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan
Badan Layanan Umum.

3
Visi
" Menjadi Rumah Sakit Rujukan Nasional Dengan Layanan Excellent Terpadu
2019 "

Misi
1. Memberikan Pelayanan, Pendidikan dan Penelitian yang Berkualitas dan
Terintegrasi
2. Meningkatkan Kinerja Kompetensi dan Kesejahteraan Karyawan
3. Menyelenggarakan Good Corporate Governance
4. Memberikan Pelayanan Berbasis Continuum Of Care Throughout Life
Cycle

Motto
"Percayakan Pada Kami"

Filosofi
1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Menjunjung tinggi kehidupan dan nilai-nilai luhur kemanusiaan
3. Menghargai pentingnya persatuan dan kerjasama
4. Menjunjung keseimbangan dan kelestarian lingkungan
5. Kebersamaan dalam kemajuan dan kesejahteraan

Nilai
"Peduli, Profesional, Integritas, Komitmen, Teamwork, Inovatif"

Tujuan
1. Terwujudnya pelayanan kesehatan prima dan paripurna yang memenuhi
kaidah keselamatan pasien (Patient Safety)
2. Terwujudnya pelayanan rumah sakit yang bermutu tinggi dengan tarif
yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
3. Mewujudkan pengembangan berkesinambungan dan akuntabilitas bagi
pelayanan kesehatan, pendidikan dan penelitian.
4. Terwujudnya SDM yang profesional dan berorientasi kepada pelayanan
pelanggan.
5. Terwujudnya kesejahteraan yang adil dan merata bagi seluruh sumber
daya manusia rumah sakit.

4
 Azas
1. Azas Pemberdayaan

2. Azas Kesatuan Komando

3. Azas Koordinasi

4. Azas Pembagian kerja secara Homogen

5. Azas Jalur dan Staff

Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) , Idealnya dapat digunakan oleh


manajemen untuk perencanaan dan sampai dengan mengambil suatu keputusan
apabila semua subsistem termasuk SIMRS/ infrastruktur atau kebijakan
dilaksanakan atau dijalankan dengan komitmen yang tinggi . Komitmen ini
dimulai dari top manajemen sampai pelaksana, dengan menggunakan mekanisme
prosedur mutu yang dipantau oleh MR (Manager Representative) yang
independen .

MR dan Prosedur mutu juga salah-satu sub-sistem dalam SIRS yang harus
berjalan sebagaimana mestinya sebagai monitoring dan evaluasi pelaksanaan
manajemen perumasakitan.
MR ini dalam melaksanakan fungsinya , apabila ada ketidak sesusuaian prosedur
atau subsistem segera dibuatkan suatu tindakan koreksi dan
pencegahan.dan melakukan evaluasi minimal 2 kali setahun agar dapat ditentukan
arah pengembangannya serta setiap perubahan yang terjadi dapat dikontrol dan
disesuaikan.

SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit)


SIMRS sangat penting dan merupakan tulang punggung dalam rangka
penyelenggaraan suatu SIRS ( sistem informasi rumah sakit) , oleh karena itu
diperlukan sumber daya yang optimal agar mekanisme kerja dalam rumah sakit
dapat lebih efektif dan efisien dan fleksibel dalam segala perubahan.
Suatu bentuk SIMRS yang baik yaitu dapat mengantisipasi adanya perubahan,
baik perubahan dari dalam rumah sakit itu sendiri maupun perubahan dari luar
sekalipun perubahan tersebut berskala global.

5
SIMRS , biasanya dituangkan dalam suatu aplikasi komputer (komputerisasi)
dimana platform yang digunakan sesuai kebutuhan dan saling terintegrasi dengan
unit fungsional dalam rumah sakit yang juga diolah secara komputerisasi.

6
 Sistem informasi manajemen adalah kumpulan dari sub-sub sistem yang
saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis
untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data menjadi informasi yang
diperlukan oleh manajemen dalam proses pengambilan keputusan saat
melaksanakan fungsinya.

7
 Sistem informasi audit adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti –
bukti untuk menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan
aset, memelihara integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan
organisasi secara efektif dan menggunakan sumberdaya secara efisien.

Kajian Tantangan Gambaran Kinerja Analisis Aspirasi


Lingkungan Sebelumnya Manajemen
Eksternal dan dan Benchmark
Internal 2 1 3

Penentuan Arah dan


Prioritas
Strategis
4

Analisa dan Mitigasi


Risiko

Proyeksi Pendapatan
dan Biaya