Anda di halaman 1dari 15

SATUAN ACARA PENYULUHAN

KENALI LEUKEMIA PADA ANAK


DI RUANG BOBO RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA

Oleh: Kelompok 4
Kiki Putri Vergiana, S.Kep 131713143005
Della Febien Prahasiwi, S.Kep 131713143006
Martha Oktavia S., S.Kep 131713143013
Meriana Fitria Anggraeni, S.Kep 131713143016
Diara Cintia Kusuma R., S.Kep 131713143026
Wulan Yulia Dintasari, S.Kep 131713143032
Nusrotud Diana, S.Kep 131713143042
Lisa Choirotus Sholiha, S.Kep 131713143044
Febrina Putri Raoef, S.Kep 131713143055
Winahyu Dwi Hapsari, S.Kep 131713143062
Raafi Puristya Aries D., S.Kep 131713143063
Sinta Pradikta, S.Kep 131713143067

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN
KENALI LEUKEMIA PADA ANAK
DI RUANG ICURS UNIVERSITAS AIRLANGGA

Topik : Kenali Leukemia pada Anak


Sasaran : Keluarga klien
Hari/Tanggal : Rabu, 18 April 2018
Tempat : Ruang Bobo RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Waktu : Pukul 10.00-10.30 WIB
Pelaksana : Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga

A. Latar Belakang Masalah


Leukemia merupakan suatu penyakit keganasan yang berasal darisel induk
sistem hematopoetik yang mengakibatkan poliferasi sel-sel darahputih tidak
terkontrol dan pada sel-sel darah merah namun sangat jarang.Ini adalah suatu
penyakit darah dan organ-organ dimana sel-sel darahtersebut dibentuk dan
ditandai dengan proliferasi sel-sel imatur abnormalyang mempengaruhi produksi
dari sel-sel darah normal lainnya.Penyakit ini disebabkan terjadinya kerusakan
pada pabrik pembuatsel darah yaitu pada sum-sum tulang bekerja aktif membuat
sel-sel darahtetapi yang dihasilkan adalah sel darah yang tidak normal dan sel
inimendesak pertumbuhan sel darah normal.Walaupun penyebab dasar leukemia
tidak diketahui, pengaruhgenetik maupun faktor-faktor lingkungan
kelihatannya memainkan peranan.
ALL (Acute Lymphoid Leukemia) adalah insiden paling tinggi terjadi pada
anak-anak yang berusia antara 3 dan 5 tahun. Anak perempuan menunjukkan
prognosis yang lebih baik daripada anak laki-laki. Anak kulit hitam mempunyai
frekuensi remisi yang lebih sedikit dan angka kelangsungan hidup (survival rate)
rata-rata yang juga lebih rendah.

ANLL (Acute Nonlymphoid Leukemia) mencakup 15% sampai 25% kasus


leukemia pada anak. Resiko terkena penyakit ini meningkat pada anak yang
mempunyai kelainan kromosom bawaan seperti Sindrom Down. Lebih sulit dari
ALL dalam hal menginduksi remisi (angka remisi 70%). Remisinya lebih singkat
pada anak-anak dengan ALL. Lima puluh persen anak yang mengalami
pencangkokan sumsum tulang memiliki remisi berkepanjangan. (Betz, Cecily L.
2002. hal : 300).
Penyakit tersebut mempunyai banyak faktor penyebab namun
b e l u m ada yang mendominasi hingga terjadinya penyakit tersebut. Oleh
karena itu,untuk mencegah leukemia atau kanker darah kita harus
mengenal lebih jauh tentang leukemia, bagaimana gejala-
g e j a l a n y a , d a m p a k d a r i p e n y a k i t leukemia, cara diagnosa dan
penyembuhannya. Penyakit leukimia ini harusditangani dengan tepat
agar penderita tidak terjangkit penyakit lainnya karenat r a n f u s i y a n g
tidak steril. Berdasarkan paparan dari fakta inilah maka
k a m i selaku penulis tertarik untuk membahas kasus mengenai penyakit
leukimia inidan sebagai pemenuhan tugas pada blok sistem imun dan
hematologi

B. Tujuan Instruksional Umum (TIU)


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan keluarga pasien dan
pengunjung dapat memahami penyakit leukemia.

C. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan keluarga pasien dan
pengunjung dapat menjelaskan kembali:
1. Pengertian leukemia
2. Penyebab leukemia
3. Tanda dan gejala leukemia
4. Pemeriksaan diagnostik leukemia
5. Penatalaksanaan leukemi

D. Strategi Pelaksanaan
Strategi yang digunakan dalam penyampaian penyuluhan ini berupa
1. Ceramah
2. Tanya jawab

E. Job Description
No. Nama Sie Job Description
1. Moderator 1. Membuka dan menutup acara
2. Mengatur jalannya acara dari awal hingga akhir
3. Memperkenalkan diri dan tim penyuluhan
4. Menjelaskan kontrak waktu penyuluhan
5. Memimpin jalannya acara

1. Penyuluh 1. Menyampaikan materi penyuluhan


2. Menggali pengetahuan peserta tentang materi yang akan
disampaikan
3. Menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh peserta

2. Fasilitator 1. Membantu dan mengondisikan peserta selama penyuluhan


berlangsung
2. Meminta tanda tangan peserta yang hadir (absensi)
3. Membantu mengajukan pertanyaan untuk evaluasi hasil
4. Memfasilitasi peserta untuk aktif bertanya

3. Notulen 1. Mencatat pertanyaan peserta dan jawaban penyaji sebagai


dokumentasi kegiatan
2. Mencatat proses kegiatan penyuluhan disesuaikan dengan rencana
kegiatan pada SAP
3. Menyusun laporan dan menilai hasil kegiatan penyuluhan

4. Observer 1. Mengawasi dan mengevaluasi selama penyuluhan berlangsung


2. Mencatat situasi pendukung dan penghambat proses kegiatan
penyuluhan

5. PJ 1. Mempertanggungjawabkan terselenggaranya acara penyuluhan


2. Mengkoordinasi tim penyuluhan

F. Rencana Proses Pelaksanaan


No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
1 3 Menit Pembukaan :
1) Memberi salam 1) Menjawab salam
2) Menjelaskan tujuan pembelajaran dan 2) Mendengarkan dan
kontrak waktu Memperhatikan

2 15 Menit Pelaksanaan :
Menjelaskan materi penyuluhan secara 1) Menyimak dan
berurutan dan teratur: memperhatikan
1) Pengertian leukemia
2) Penyebab leukemia
3) Tanda dan gejala leukemia
4) Pemeriksaan diagnostik leukemia
5) Penatalaksanaan leukemi

3 10 Menit Evaluasi :
1) Meminta keluarga klien menjelaskan 1) Bertanya,dan
atau menyebutkan kembali topik yang menjawab pertanyaan
telah dijelaskan
2) Memberikan pujian atas keberhasilan
keluarga pasien menjelaskan
pertanyaan dan memperbaiki
kesalahan, serta menyimpulkan.

4 2 Menit Penutup :
1) Mengucapkan terimakasih dan 1) Menjawab salam
mengucapkan salam
G. Media Penyuluhan
Media Penyuluhan yang digunakan:
1. PPT
2. Leaflet

H. Metode Evaluasi
1. Metode evaluasi : Tanya jawab
2. Jenis evaluasi : Lisan

I. Materi
1. Pengertian leukemia
2. Jenis-jenis leukemia
3. Indikasi leukemia
4. Persiapan sebelum leukemia
5. Reaksi leukemia
6. Tindakan untuk mengatasi reaksi transfusi

J. Setting Tempat

PPT
Moderator Penyaji Notulen Observer

Peserta Peserta Peserta Peserta

Peserta Peserta Fasilitator Peserta Peserta

Peserta Peserta Peserta Peserta


Fasilitator
Peserta
K. Pengorganisasian Peserta Peserta Peserta
1. Penanggung Jawab : Diara Cintia Kusuma R., S.Kep
2. Moderator : Sinta Pradikta, S.Kep
3. Penyaji : Febrina Putri Raoef, S.Kep
4. Fasilitator : Kiki Putri Vergiana, S.Kep
Della Febien Prahasiwi, S.Kep
Winahyu Dwi Hapsari, S.Kep
Raafi Puristya Aries D., S.Kep
5. Notulen : Martha Oktavia S., S.Kep
Meriana Fitria Anggraeni, S.Kep
6. Observer : Wulan Yulia Dintasari, S.Kep
Nusrotud Diana, S.Kep
Lisa Choirotus Sholiha, S.Kep

L. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi struktur
1) Persiapan Media
Media yang digunakan dalam ceramah semua lengkap dan dapat
digunakan dalam penyuluhan yaitu:
(1) PPT
(2) Leaflet
2) Persiapan Materi
Materi disiapkan dalam bentuk PPT dan leaflet dengan ringkas, menarik,
lengkap mudah dimengerti oleh peserta.
2. Evaluasi proses
1) Proses penyuluhan dapat berlangsung dengan lancar dan peserta mampu
memahami materi yang disampaikan melalui ceramah dan leaflet yang
diberikan.
2) Peserta memperhatikan saat ceramah berlangsung.
3) Kehadiran peserta diharapkan 80% dan tidak ada peserta yang
meninggalkan tempat penyuluhan selama kegiatan berlangsung.
4) Peserta antusias bertanya hal yang belum dimengerti tentang materi.
3. Evaluasi hasil
1. Keluarga mampu menjelaskan dan memahami pengertian leukemia
2. Keluarga mampu menjelaskan dan memahami penyebab leukemia
3. Keluarga mampu menjelaskan dan memahami tanda dan gejala
leukemia
4. Keluarga mampu menjelaskan dan memahami pemeriksaan diagnostik
leukemia
5. Keluarga mampu menjelaskan dan memahami penatalaksaan leukemia
MATERI LEUKEMIA

1. Pengertian Leukemia
Leukemia adalah poliferasi sel darah putih yang masih imatur dalam
jaringan pembentuk darah (Suriadi & Rita Yuliani, 2011). Leukemia adalah
proliferasi tak teratur atau akumulasi sel darah putih dalam sum-sum tulang
normal (Smeltzer, S C and Bare, 2002). Leukemia adalah suatu keganasan pada
alat pembentuk sel darah berupa proliferasio patologis sel hemopoetik muda
yang ditandai oleh adanya kegagalan sum-sum tulang dalam membentuk sel
darah normal dan adanya infiltrasi ke jaringan tubuh yang lain (Arief Mansur,
2005).
Acute Lympoblastik Leukemia adalah bentuk akut dari leukemia yang
diklasifikasikan menurut cell yang lebih banyak dalam sumsum tulang yaitu
berupa lymphoblasts. Pada keadaan leukemia terjadi proliferasi sel leukosit
yang abnormal, ganas, sering disertai bentuk leukosit yang lain daripada
normal, jumlahnya berlebihan dan dapat menyebabkan anemia,
trombositopenia dan diakhiri dengan kematan (Ngastiyah, 2012). Leukemia
Limfoblastik Akut adalah suatu keganasan sel limfosit, berupa proliferasi
patologissel-sel hematopoetik mudah ditandai dengan kegagalan sumsum
tulang memproduksi sel darah (Hartantyo, 2013).
2. Etiologi Leukemia
Penyebab akut limpoblastik leukemia pada dewasa sebagian besar belum
diketahui. Penyebab terbanyak leukemia pada anak yaitu keturunan dan
sindrom redisposisi genetic. Beberapa faktor lingkungan dan kondisi klinis
yang berhubungan hdengan leukemia :
Radiasi ionik :
1. Paparan dengan benzene kadar tinggi dapat menyebabkan aplasia sumsum
tulang, kerusakan kromosom dan leukemia.
2. Merokok sedikit meninngkatkan resiko leukemia pada usia 60 usia.
3. Obat kemoterapi.
4. Infeksi virus Epstein barr berhubungan kuat dengan leukemia
5. Pasien dengan sindrom down dan wiskott Aldrich mempunyai resiko yang
meningkat untuk menjadi leukemia.
Penyebeb akut limphositik leukemia sampai saat ini belum jelas, diduga
kemungkinan karena virus (virus onkogenik) dan faktor lain yang mungkin
berperan , yaitu :
1). Faktor eksogen
Sinar x, sinar radioaktif
Hormone
Bahan kimia seperti: bensol, arsen, preparat, sulfat, anti neoplastic, agent

2). Faktor endogen


Ras
Kongenital (kelainan kromosom, terutama pada anak dengan Sindrom Down)
Herediter (kakak beradik atau kembar satu telur)
3. Tanda dan Gejala Leukemia
Tanda dan Gejala Acute Lymphoblastic Leukimia yaitu :
a. Pilek tak sembuh-sembuh
b. Pucat, lesu dan mudah terstimulasi
c. Demam, anoreksia, mual dan muntah
d. Berat badan menurun
e. Kemerahan di kulit, perdarahan dighidung, perdarahan gusi, memar
tanpa sebab
f. Nyeri pada tulang dan persendian
g. Nyeri abdomen
h. Pembesaran pada hati dan limfa
i. Abnormalitas WBC
j. Nyeri kepala
4. Pemeriksaan Diagnostik Leukemia
Pemeriksaan Diagnostik antara lain :
1. Pemeriksaan Sumsum Tulang (BMP/Bone Marrow Punction)
a. Ditemukan sel blast yang berebihan
b. Peningkatan protein
2. Pemeriksaan darah tepi
a. Pansitopenia (anemia, leukopenia, trombositopenia)
b. Peningkatan asam urat serum
c. Peningkatan Tembaga (Cu) serum
d. Penurunan kadar Zink (Zn)
e. Peningkatan Leukosit dapat terjadi (20.000-200.000/UL)
3. Biopsi hati, limpa, ginjal, tulang untuk mengkaji keterlibatan/infiltrasi
sel kanker ke organ tersebut
4. Fotothorax untuk mengkaji keterlibatan mediastinum
5. Sitogenik
ALL dapat didiagnosa pada pemeriksaan :
Anamnesis meliputi beberapa komponen yaitu ;
a. Anamnesis meliputi adanya anemia, kelemahan tubuh, berat badan
menurun, mual dan muntah, demam, perdarahan dan adanya nyeri di
sendi dan tulang
b. Hitung darah lengkap (CBC). Jika CBC kurang dari 10.000/mm3
mempunyai prognosis baik, jika leukosit lebih dari 50.000/mm3
mempunyai prognosis yang buruk
c. Pungsi lumbal untuk mengkaji keterlibatan SSP
d. Foto Thoraks untuk emndeteksi keterlibatan mediastinum
e. Aspirasi sumsum tulang
f. Pemindahan tulang atau survey kerangka untuk mengkaji keterlibatan
tulang
g. Pemindahan ginjal, hati dan limpa untuk mengkaji infiltrasi leukemik
h. Jumlah trombosit menunjukkan kapasitas pembekuan

6. Penatalaksanaan Leukemia
Penatalaksanaan ALL meliputi :
1. Leukemia biasanya diberikan bila kadar HB kurang dari ^ g%
2. Kortikosteroid misalnya prednisone, kortison, deksametason dan
sebagainya dan akan dikurangi sedikit demi sedikit sampai dihentikan
3. Sitostatika atau kemoterapi
4. Menghindari infeksi sekunder
5. Imunoterapi. Imunoterapi diberikan dengan pengobatan yang spesifik
yaitu dengan pemberian imunisasi BCG
6. Pola dasar pengobatan yang dapat digunakan antara lain meliputi :
a. Induksi, dimaksudkan untuk mencapai remisi yaitu dengan
pemberian berbagai obat diatas baik secara sistemik maupun
intratekal sampai blas dalam sumsum tulang kurang dari 5%
b. Konsolidasi, yaitu agar sel yang tersisa tidak cepat memperbanyak
diri lagi
c. Rumat (Maintenance), untuk mempertahankan masa remisi
sedapat-dapatnya suatu masa remisi yang lama, biasanya dilakukan
dengan pemberian sitostatika (kemoterapi) separuh dari dosis yang
biasa diberikan
d. Reinduksi, dimaksudkan untuk mencegah relaps. Reinduksi
biasanya diberikan setiap 3-6 bulan dengan pemberian obat-obatan
seperti pada induksi selama 10-14 hari
e. Mencegah terjadinya leukemia susunan saraf pusat, untuk itu
diberikan MTX intratekal pada waktu induksi untuk mencegah
leukemia meningeal dan radiasi kranial sebanyak 2.400-2.500 rad.
Untuk mencegah leukemia meningeal dan leukemia serebral.
Radiasi ini tidak diulang pada reinduksi
f. Pengobatan Imunologik, diharapkan semua sel leukemia dalam
tubuh akan hilang sama sekali dan dengan demikian diharapkan
penderita dapat sembuh sempurna (Sutami Nani, 2013).

DAFTAR PUSTAKA

Abdoerrachman MH, dkk, 1998, Ilmu Kesehatan Anak, Buku I, penerbit Fakultas
Kedokteran UI, Jakarta.

Anna Budi Keliat, SKp, MSc., 1994, Proses Keperawatan, EGC.

Marilynn E. Doenges, Mary Prances Moorhouse, Alice C. Beissler, 1993, Rencana


Asuhan Keperawatan, EGC.

Price S.A 2006, Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, EGC,


Jakarta

Sunar Trenggana, Dr. Leukemia ; Penuntun bagi orang tua Bagian Ilmu Kesehatan
Anak, FK UNHAS/SMF Anak RS DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Susan Martin Tucker, Mary M. Canabbio, Eleanor Yang Paquette, Majorie Fife
Wells, 1998, Standar Perawatan Pasien, volume 4, EGC.

Smith-Temple, Jean, et.al 2010, Buku Saku Prosedur Klinis Keperawatan Edisi 5,
EGC, Jakarta

World Health Organization 2016, Hospital Care for Children, Global Resource
DAFTAR HADIR PESERTA PENYULUHAN

Ruang : Ruang Bobo RSUD Dr.Soetomo Surabaya


Hari/tanggal : Rabu, 18 April 2018
Jam/Waktu : 10.00-10.30 / 30 menit

No Nama peserta Alamat TTD


1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
LEMBAR OBSERVASI PELAKSANAAN PENYULUHAN MAHASISWA
PROGRAM PENDIDIKAN NERS FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS AIRLANGGA

Kriteria Stuktur √ Kriteria Proses √ Kritera Hasil √


a. Kontrak waktu dan Pembukaan: a. Peserta yang hadir 
tempat diberikan satu a. Mengucapkan salam dan 10 orang
hari sebelum acara memperkenalkan diri b. Acara dimulai tepat
dilakukan b. Menyampaikan tujuan dan waktu
b. Pengumpulan SAP maksud penyuluhan c. Peserta mengikuti
dilakukan satu hari c. Menjelaskan kontrak acara sesuai dengan
sebelum pelaksanaan waktu dan mekanisme aturan yang
penyuluhan d. Menyebutkan materi disepakati
c. Peserta hadir pada penyuluhan d. Peserta memahami
tempat yang telah materi yang telah
ditentukan Pelaksanaan: disampaikan dan
d. Penyelenggaraan a. Menggali pengetahuan dan menjawab
penyuluhan dilakukan Pengalaman sasaran pertanyaan dengan
oleh mahasiswa penyuluhan tentang kenali benar
bekerjasama dengan leukemia pada anak
Tim PKRS Ruang b. Menjelaskan materi
Bobo RSUD Dr. penyuluhan
Soetomo Surabaya c. Memberikan kesempatan
e. Pengorganisasian kepada sasaran penyuluhan
penyelenggaraan untuk mengajukan
penyuluhan dilakukan pertanyaan mengenai
sebelum dan saat materi yang disampaikan
penyuluhan d. Menjawab pertanyaan yang
dilaksanakan diajukan oleh peserta
penyuluhan
Pengorganisasian e. Peserta antusias dalam
penyelenggaraan mengikuti penyuluhan
penyuluhan dilakukan f. Peserta mendengarkan dan
sebelum dan saat memperhatikan penyuluhan
penyuluhan dilaksanakan dengan seksama
Catatan Evaluasi :

Observer

(..............................................)
LEMBAR NOTULEN

Topik : Persiapan dan perawatan pasien transfusi


Ruang : Ruang Bobo RSUD Dr.Soetomo Surabaya
Hari/tanggal : Rabu, 18 April 2018
Jam/Waktu : 10.00-10.30 / 30 menit

Jam Kegiatan Diskusi

1. Nama Penanya
...........................................................................................................................
Pertanyaan
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
Jawaban
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
............................................................................................................................
2. Nama Penanya
...........................................................................................................................
Pertanyaan
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
Jawaban
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
3. Nama Penanya
...........................................................................................................................
Pertanyaan
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
Jawaban
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
4. Nama Penanya
...........................................................................................................................
Pertanyaan
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
Jawaban
...........................................................................................................................
............................................................................................................................

Surabaya,

Notulen

(..................................................)