Anda di halaman 1dari 9

Nursing News Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku

Volume 2, Nomor 3, 2017 Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian
Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang

HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG


PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN
KEJADIAN DEMAM THYPOID DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS DINOYO MALANG

Nina Mujahida1), Sri Mudayati2) , Susmini3)

1)
Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
2)
Dosen Program Studi Keperawatan Poltekkes Kemenkes Malang
3)
Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
E-mail: ninamujahida@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan keluarga tentang perilaku


hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan kejadian demam thypoid di wilayah kerja
Puskesmas Dinoyo malang. Desain penelitian ini menggunakan metode korelasional
dengan metode pendekatan cross sectional . Pada penelitian populasi adalah warga RW IV
Kelurahan Tunggulwulung Malang. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple
random sampling dengan persentase 15% didapatkan 61 kepala keluarga (KK) dari 406
KK. Analisa data menggunakan uji statistik Spearman Rank (rho). Instrumen
menggunakan quesioner. Hasil penelitian menunjukkan pada pengetahuan keluarga
tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebanyak 30 orang (49,2%)
berpengetahuan baik. Kejadian demam thypoid 38 orang (62,3%) tidak pernah menderita
demam thypoid. Hasil analisis bivariat menunjukan p-value = 0,008 artinya p-value < 0,05.
Kedua variabel ini terdapat hubungan yang signifikan artinya bahwa pengetahuan
mempengaruhi perilaku seseorang. Direkomendasikan untuk institusi kesehatan melakukan
penyuluhan rutin tentang kesehatan khususnya perilaku hidup bersih dan sehat, setelah
dilakukan penyuluhan disarankan kepada petugas kesehatan untuk melakukan follow up.

Kata Kunci : Demam thypoid, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

727
Nursing News Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku
Volume 2, Nomor 3, 2017 Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian
Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang

RELATIONSHIP FAMILY KNOWLEDGE ABOUT THE CLEAN AND HEALTHY


LIVING (PHBS) WITH THYPOID FEVER INCIDENT IN WORK AREA
PUSKESMAS DINOYO MALANG

ABSTRACT

This research aims to know relations family knowledge about the clean and healthy living
(PHBS) with a thypoid fever incident in the work area of Puskesmas Dinoyo Malang.
Design this research uses the method of correlational with the methods approach cross
sectional. To research the population was residents of Rw IV urban Village
Tunggulwulung Malang . The sample collection using a technique simple random sampling
with the 15% obtained 61 heads of households is of 406 (KK). Analysis data using
statistical tests the spearman rank (rho). The instruments use quesioner. The research
results show on knowledge family about the clean and healthy living (PHBS) as many 30
people (49.2%) knowledgeable good. The fever thypoid 38 people (62.3%) have never
suffering from infectious thypoid. The results of the analysis showed pvalue bivariat =
0,008 it means pvalue < 0.05. Both variables are a significant relation that means that
knowledge affect a person behavior. Recommended for health institutions doing counseling
routine on health especially the clean and healthy living, after conducted counseling was
recommended to health workers to do follow up.

Keywords: Clean and healthy living (PHBS), typhoid fever.

PENDAHULUAN mengubah perilaku yang tidak sehat


menjadi sehat. Salah satunya melalui
Perilaku sehat dibuktikan dengan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
perilaku proaktif yaitu memelihara dan (PHBS).
meningkatkan kesehatan. Mencegah Demam thypoid atau biasa yang
resiko terjadinya penyakit, melindungi disebut tipes merupakan penyakit infeksi
diri dari ancaman penyakit serta sistemik, banyak dijumpai secara luas
berpartisipasi aktif dalam upaya diberbagai negara berkembang terutama
kesehatan. Mengingat dampak dari terletak di daerah tropis dan subtropis
perilaku terhadap derajat kesehatan cukup termasuk daerah Indonesia. WHO
besar (30-35% terhadap derajat memperkirakan jumlah kasus demam
kesehatan), maka diperlukan upaya untuk thypoid di seluruh dunia mencapai 17 juta
728
Nursing News Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku
Volume 2, Nomor 3, 2017 Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian
Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang

kasus demam thypoid. Data surveilans Tujuan Penelitian ini adalah untuk
saat ini memperkirakan di Indonesia ada mengetahui hubungan pengetahuan
600 ribu hingga 1,3 Juta kasus demam keluarga tentang perilaku hidup bersih
thypoid tiap tahunnya dengan lebih dari dan sehat (PHBS) dengan kejadian
20.000 kematian. Rata- rata di Indonesia, demam thypoid di wilayah kerja
orang yang berusia 3-19 tahun puskesmas Dinoyo, Malang.
memberikan angka sebesar 91% terhadap
kasus demam thypoid (WHO, 2012).
Penyakit ini dapat berlanjut pada METODE PENELITIAN
kematian umumnya disebabkan oleh
komplikasi antara lain radang paru-paru, Penelitian ini menggunakan metode
perdarahan usus, dan kebocoran usus. korelasional dengan pendekatan
Berdasarkan laporan Ditjen crosssectional. Populasi penelitian ini
Pelayanan Medis Depkes RI tahun 2008 yaitu warga yang tinggal di Kelurahan
demam thypoid menempati urutan kedua Tunggulwulung Rw IV Malang sebanyak
dari 10 penyakit terbanyak pada pasien 406 dan sampelnya sebanyak 61 KK.
rawat inap di rumah sakit di Indonesia Teknik Samplingyang digunakan yaitu
dengan jumlah kasus 81.116 dengan simple random sampling. Teknik
proporsi 3.15%. Di Provinsi Jawa Timur penggunaan data yang dilakukan adalah
terdapat 100.966 penduduk dan 33.6% pendekatan. Instrumen penelitian ini
kejadian demam thypoid dari seluruh menggunakan kuesioner. Metode analisa
penduduk di provinsi tersebut (Hasil data yang digunakan uji analisa
Rikesdas, 2007). Prevalensi demam Spearman Rank (rho) dengan
thypoid di Kabupaten Malang sebanyak menggunakan SPSS dengan taraf
1.2% dari 10.966 sampel pada tahun signifikan (α = 0,05).
2007 (Departemen Kesehatan Jawa
Timur, 2008).
Data yang didapatkan pada tanggal HASIL DAN PEMBAHASAN
8 januari 2015 dari studi pendahuluan di
wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Malang Berdasarkan Gambar 1
dalam tahun 2014 dari bulan januari menunjukkan bahwa warga di RW IV
hingga desember terdapat klinis tifoid 76 Kelurahan Tunggulwulung Malang dalam
orang dan widal tifoid 341 orang. Yang penelitian ini presentase tertinggi 49%
dimaksud dengan klinis tifoid adalah yaitu sebanyak 30 orang berusia 31 - 40
adanya dugaan terjadinya demam tahun, sebanyak 17 orang (28%) berusia
thypoid, sedangkan widal tifoid adalah lebih dari 40 tahun dan sebanyak 14
sudah positif terjadinya demam thypoid. orang (23%) berusia 23 s/d 30 tahun.
729
Nursing News Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku
Volume 2, Nomor 3, 2017 Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian
Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang

Berdasarkan Usia Berdasarkan Gambar 2


Umur menunjukkan bahwa warga RW IV
28% 23% 23-30
Umur Kelurahan Tunggulwulung Malang
31-40 sebagian besar tinggal dirumahnya
49% Umur
> 40 sendiri yaitu sebanyak 34 orang (56%)
dan sisanya tinggal dirumah orang tua
Gambar 1. Karakteristik Responden yaitu sebanyak 27 orang (44%).
Berdasarkan Usia Di RW IV
Kelurahan Tunggulwulung 2%
Malang 5%
Sarjana
28% SMA
Tabel 1. Karakteristik Responden SMP
41%
Berdasarkan Jenis Kelamin SD
Di RW IV Kelurahan TS
24%
Tunggulwulung Malang
Jenis Kelamin f (%)
Gambar 3. Karakteristik Responden
Laki-laki 0 0
Berdasarkan Pendidikan
perempuan 61 100
Total 61 100 Di RW IV Kelurahan
Tunggulwulung Malang
Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan
bahwa pada penelitian ini semuanya Berdasarkan Gambar 3
berjenis kelamin wanita yaitu sebanyak menunjukkan bahwa sebagian besar dari
61 orang (100%). responden di RW IV Kelurahan
Tunggulwulung Malang berpendidikan
SMA sebanyak 25 orang (41%).
Berdasarkan Tempat Berdasarkan Gambar 4
Tinggal rumah
menunjukkan bahwa presentase tertinggi
orang
tua dari responden di RW IV Kelurahan
44%
rumah Tunggulwulung Malang yaitu sebanyak
56% sendiri
56% atau 34 orang status pekerjaan tidak
bekerja.
Gambar 2. Karakteristik Responden
Berdasarkan Tempat
Tinggal Di RW IV
Kelurahan Tunggulwulung
Malang

730
Nursing News Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku
Volume 2, Nomor 3, 2017 Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian
Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang

Kelurahan Tunggulwulung Malang yaitu


Berdasarkan Pekerjaan
sebanyak 38 orang (62,3%).
Tidak
13%
3% bekerja
2% Buruh Tabel 3. Distribusi Frekuensi Kejadian
8% PNS Demam Thypoid Pada Warga
2% 56% RW IV Kelurahan
Karyawan
16% swasta Tunggulwulung Malang
Kejadian Demam f (%)
Thypoid
Gambar 4. Karakteristik Responden
Berdasarkan Tempat Ada 23 37,7
Tinggal Di RW IV Tidak 38 62,3
Kelurahan Tunggulwulung Total 61 100
Malang

Tabel 2. Distribusi Frekuensi Tabel 4. Hubungan Pengetahuan


Pengetahuan Keluarga Keluarga tentang Perilaku
tentang Perilaku Hidup Hidup Bersi dan Sehat
Bersih dan Sehat (PHBS) (PHBS) dengan Kejadian
Pada Warga RW IV Demam Thypoid di Wilayah
Kelurahan Tunggulwulung Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang Malang
Pengetahuan PHBS f (%) Variabel f P value
Pengetahuan PHBS
Kejadian Demam 61 0.008
Baik 30 49,2
Thypoid
Sedang 26 42,6
Kurang 5 8,2
Total 61 100 Berdasarkan Tabel 4 dengan
menggunakan metode uji Spearman Rank
(rho) dengan tingkat kemaknaan atau α =
Berdasarkan Tabel 2 diketahui 0,05 diperoleh p-value= 0.008,sehingga
bahwa yang mempunyai pengetahuan 0,008< 0,05 maka H0 ditolak. Berarti ada
baik tentang perilaku hidup bersih dan hubungan antara pengetahuan keluarga
sehat (PHBS) pada warga Rw IV tentang perilaku hidup bersih dan sehat
Kelurahan Tunggulwulung Malang yaitu (PHBS) dengan kejadian demam thypoid
sebanyak 30 orang (49,2%). diwilayah kerja Puskesmas Dinoyo
Berdasarkan Tabel 3 diketahui Malang.
bahwa yang tidak mempunyai riwayat
demam thypoid pada warga RW IV
731
Nursing News Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku
Volume 2, Nomor 3, 2017 Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian
Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang

Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Responden dalam penilitian ini


dan Sehat padaWarga RW IV banyak yang menempuh jenjang SMA
Kelurahan Tunggulwulung Malang maka baik pula pengetahuannya. Dan
Berdasarkan Tabel 2 diketahui sebagian besar sudah tahu bagaimana
warga yang mempunyai pengetahuan berperilaku hidup bersih dan sehat dalam
tentang perilaku hidup bersih dan sehat kehidupan sehari-hari. Dan menurut
(PHBS) dengan kategori baik sebanyak Notoadmojo (2007) pengetahuan yang
30 orang (49,2%). Pengetahuan warga baik dapat dpengaruhi oleh beberapa
yang baik dipengaruhi oleh usia. faktor, salah satunya yaitu usia. Usia
Sebanyak 47% warga berusia 31 – 40 mempengaruhi terhadap daya tangkap
tahun. Karena semakin bertambah usia dan pola pikir seseorang. Semakin
seseorang semakin bertambah pula bertambah usia akan semakin
pengalaman hidupnya dan pemikirannya berkembang pula daya tangkap dan pola
bertambah luas terutama mengenai hal- pikirnya, sehingga pengetahuan yang
hal umum seperti perilaku hidup bersih diperolehnya semakin bertambah baik.
dan sehat (PHBS). Faktor tingkat Pengetahuan mengenai perilaku
pendidikan terakhir yang di tempuh hidup bersih dan sehat (PHBS) meliputi
responden terbanyak adalah SMA Definisi, Manfaat, Sasaran, Faktor yang
sebanyak 25 orang (41%). Pendidikan mempengaruhi, dan Indikator PHBS.
dapat mempengaruhi pengetahuan Pengetahuan dapat mempengaruhi
seseorang, karena semakin tinggi seseorang untuk melakukan perilaku
pendidikan maka semakin banyak ilmu hidup bersih dan sehat agar dapat
yang di dapat. Pendidikan mempengaruhi mencegah berbagai penyakit.
proses belajar, semakin tinggi pendidikan
seseorang semakin mudah orang tersebut Kejadian Demam Thypoid
untuk menerima informasi. Penelitian yang dilakukan untuk
Notoadmojo (2007) mengatakan mengetahui riwayat satu tahun terakhir
pendidikan mempengaruhi proses belajar, responden pada tanggal 31 agustus 2015
semakin tinggi pendidikan seseorang hingga 7 september 2015 pada warga RW
semakin mudah orang tersebut untuk IV Kelurahan Tunggulwulung Malang,
menerima informasi, dengan pendidikan dan dengan jumlah responden 61 orang.
tinggi maka seseorang akan cenderung Maka didapatkan hasil 23 orang (37,7%)
untuk mendapatkan informasi, baik dari menderita demam thypoid dan 38 orang
orang lain maupun dari media massa. (62.3 %) tidak menderita demam thypoid.
Semakin banyak informasi yang didapat Banyaknya responden yang tidak
semakin banyak pula pengetahuan yang menderita demam thypoid itu disebabkan
didapat tentang kesehatan. karena kebiasaan hidup yang sehat.
732
Nursing News Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku
Volume 2, Nomor 3, 2017 Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian
Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang

Sebagian besar sudah mengetahui (49,2%), pengetahuan sedang 26 orang


bagaimana berperilaku hidup bersih dan (42,6), dan yang berpengetahuan kurang
sehat yang mana perilaku ini dapat sebanyak 5 orang (8.2%). Karena
mencegah penyakit menular seperti banyaknya warga yang berpengetahuan
demam thypoid. Dan responden yang baik tentang perilaku hidup bersih dan
menderita demam thypoid mungkin sehat maka warga RW IV di Kelurahan
disebabkan status ekonomi yang rendah Tunggulwulung Malang dapat mencegah
karena sebagian besar warga tidak terjangkitnya penyakit menular. Dan
bekerja yaitu sebanyak 34 orang (56%). dengan pengetahuan yang baik warga
Menurut Dimas (2010) demam dapat menjaga kesehatan keluarga. Dan
thypoid dipengaruhi oleh beberapa faktor, menurut Notoadmojo (2007) beberapa
antara lain kurangnya suplai air dan tingkatan pengetahuan yaitu dari tahu,
buruknya sanitasi, tetapi karena warga di memahami dan adaptasi. Berarti warga
kelurahan Tunggulwulung Malang disana sudah melalui tahap adaptasi yang
mengetahui bagaimana hidup bersih dan mana warga sudah mengetahui
sehat maka itu bukan kendala untuk tetap bagaimana hidup bersih dan sehat
tinggal disana dan bisa menjaga kemudian memahami bagaimana dampak
kebersihan lingkungan dan makanan positifnya kemudian mengaplikasikan
dapat mencegah tertularnya kuman atau melakukan PHBS dalam kehidupan
salmonella thypi. sehari-hari.

Hubungan Pengetahuan Keluarga


Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan KESIMPULAN
Sehat (PHBS) Dengan Kejadian
Demam Thypoid 1) Kurang dari separuh responden
Penelitian ini menggunakan uji mempunyai pengetahuan tentang
statistik Spearman Rank (rho) pada taraf perilaku hidup bersih dan sehat
kesalahan 5 % (0,05), di peroleh nilai (PHBS) dengan kategori baik.
pvalue 0,008< 0,05 maka hasil 2) Lebih dari separuh responden tidak
pengukurannya H0 ditolak dan H1 menderita demam thypoid.
diterima yang artinya ada hubungan 3) Terdapat hubungan yang signifikan
antara pengetahuan keluarga tentang antara pengetahuan tentang perilaku
perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) hidup bersih dan sehat (PHBS)
dengan kejadian demam thypoid di dengan kejadian demam thypoid .
Kelurahan Tunggulwulung Rw IV
Malang. Pada penelitian ini warga yang
berpengetahuan baik sebanyak 30 orang
733
Nursing News Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku
Volume 2, Nomor 3, 2017 Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian
Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang

DAFTAR PUSTAKA Keperawatan. Jakarta : Selemba


Medika .
Arikunto dan Suharsimi. 2010. Prosedur Nursalam, 2013. Metodologi Penelitian
Penelitian: Suatu Pendekatan Ilmu Keperawatan edisi 3. Salemba
Praktik. Jakarta: Rineka Cipta Medika.Surabaya.
Azwar, S. 2007. Metode Penelitian. Proverawati, A dkk, 2012. Perilaku
Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hidup Bersih dan Sehat.
Depkes. 2010. Profil Kesehatan Jawa Yogyakarta: Nuha Medika.
Timur Tahun 2010.Jawa Timur Puskesmas Dinoyo. 2014. Rekapitulasi
Depkes RI, 2006. Pedoman Penyakit Demam Thypoid. Malang
Pengendalian Demam Tifoid, : Puskesmas Dinoyo
Jakarta: Direktorat Jendral PP & Riyadi, S. dan Suharsono, 2010. Asuhan
PL. Keperawatan Pada Anak Sakit, G
Dinkes Jawa Timur, 2008. Profil Jawa Osyen. Yogyakarta : Publishing
Timur. Dinas Kesehatan Jawa Soeparto O,dkk. 2000. Filsafat Ilmu
Timur. Surabaya. Kedokteran., Dalam: Metodologi
Huda, N. A. dan Kusuma, H. 2013. Penelitian Ilmu Keperawatan.
Asuhan Keperawatan Berdasarkan Nursalam,2013. Jakarta : Selemba
Diagnosa Nanda Nic Noc Jilid 1. Medika
Jakarta : EGC. Setiadi, 2007. Konsep dan Penulisan
Hidayat AAA, 2011. Metode Penelitian Riset Keperawatan. Yogyakarta :
Keperawatan dan Teknik Analisa Graha Ilmu
Data. Jakarta : Salemba Medika. T.H Rampengan, 2007. Penyakit Infeksi
Hidayat AAA, 2012. Metode Penelitian Tropik pada Anak, Jakarta: EGC
Keperawatan dan Teknik Analisa Whidy, Y. 2012. Diagnosis dan
Data. Jakarta : Salemba Medika. Penatalaksanaan Demam Tifoid.
Indrawan R dan Poppy Y R. 2014. Jakarta : EGC
Metodologi Penelitian. Bandung : Depkes RI, 2008. Epidemiologi Demam
Refika Aditama. Thypoid.
Notoadmojo, S. 2007. Promosi http://manossa.blogspot.com//2012/
Kesehatan dan Ilmu Perilaku. 01. diakses tanggal 30 November
Jakarta : Rineka Cipta. 2014.
Notoadmojo, S. 2010. Ilmu Perilaku Depkes RI, 2010. Angka Kejadian tifus di
Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Indonesia. http://www. library.
Nursalam. 2011. Konsep dan Penerapan upnvj.ac.id/pdf. diakses tanggal 30
Metode Penelitian Ilmu November 2014.

734
Nursing News Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku
Volume 2, Nomor 3, 2017 Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian
Demam Thypoid di Wilayah Kerja Puskesmas Dinoyo
Malang

Depkes RI. 2011. Profil Kesehatan


Indonesia 2010. Jakarta:
Kementrian Kesehatan Republik
Indonesia.
http://www.promosikesehatan.com.
diakses tanggal 30 November 2014
Kemenkes RI. 2013. Rencana Strategis
Kementrian Kesehatan Tahun
2010-2014. Jakarta.
http://www.promosikesehatan.com.
Diakses pada tanggal 30 November
2014
DinKominfo kota Malang, 2011.Visi Misi
Kota malang.
www.malangkota.go.id diakses
tanggal 01 Januari 2015.
Novianti S dan Maywati S.
2014.JURNAL.Survei Rumah
Tangga Sehat di Wilayah Kerja
Puskesmas Ciawi Kabupaten
Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan
Komunitas Indonesia Vol. 10. No.
1 Maret 2014 diakses pada tanggal
23 Maret 2015.
WHO, 2012. Demam thypoid (Online).
http :
//www.healthnsmart.com/kesehatan
-Keluarga/waspadai-demam
thypoid. Diakses tanggal 18 Mei
2015.
Dimas Satya Hendarta, 2010. Demam
Thypoid.
http://medicine.uii.ac.id/index.php/
Artikel/DemamTifoid.html. diakses
tanggal 18 Agustus 2015.

735