Anda di halaman 1dari 187

I.

STANDAR ISI

Instrumen
1. Program keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Juknis
1. Melaksanakan KTSP dibuktikan dengan dokumen kurikulum sekolah yang memuat:
1) mata pelajaran;
2) muatan lokal;
3) kegiatan pengembangan diri;
4) pengaturan beban belajar;
5) ketuntasan belajar;
6) kenaikan kelas dan kelulusan;
7) penjurusan/peminatan;
8) kecakapan hidup; dan
9) pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global.

Data Pendukung
1. Pelaksanaan kurikulum berdasarkan muatan KTSP (Isi menurut apa yang terjadi di sekolah/madrasah
Saudara).
No. Muatan KTSP
1 Mata pelajaran KTSP Kurikulum 2006:
1). PAI 10). KKPI
2). PKn 11). Kewirausahaan
3). Bahasa Indonesia 12). Fisika
4). Penjaskesorkes 13). Kimia
5). Seni Budaya 14). Dasar Kompetensi Jurusan
6). Bahasa Inggris 15). Bahasa Sunda
7). Matematika 16). PLH
8). IPA 17). Design Grafis
9). IPS
Mata pelajaran KTSP Kurikulum 2013:
1). Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 12). Sistem Komputer
2). PPKn 13). Perakitan Komputer
3). Bahasa Indonesia 14). Pengeloaan Informasi
4). Matematika 15). Sistem Operasi
5). Sejarah Indonesia 16). Jaringan Dasar
6). Bahasa Inggris 17). Pemrograman Web
7). Seni Budaya 18). Paket Keahlian TKJ
8). Prakarya dan Kewirausahaan 19). Bahasa Sunda
9). KKPI 20). PLH
10). Fisika 21). Design Grafis
11). Pemrograman Dasar
2 Muatan lokal:
1). Bahasa Sunda
2). PLH

3). Design Grafis


3
Kegiatan pengembangan diri:
1). Studi Islam Intensif 5). Badminton
2). Bintalis 6). Bola Voli
3). Pramuka 7). Marching Band
4). Futsal 8). Komputer (DAT)

4 Pengaturan beban belajar* : Tatap Muka dan Penugasan

5 Ketuntasan belajar (KKM)**:


Mata pelajaran KTSP Kurikulum 2006:
1). PAI KKM = 80
2). PKn KKM = 78
3). Bahasa Indonesia KKM = 78
4). Penjaskesorkes KKM = 80
5). Seni Budaya KKM = 80
6). Bahasa Inggris KKM = 78
7). Matematika KKM = 78
8). IPA KKM = 78
9). IPS KKM = 80
10). KKPI KKM = 80
11). Kewirausahaan KKM = 80
12). Fisika KKM = 78
13). Kimia KKM = 78
14). Dasar Kompetensi Jurusan KKM = 80
15). Bahasa Sunda KKM = 80
16). PLH KKM = 80
17). Design Grafis KKM = 80
Mata pelajaran KTSP Kurikulum 2013: 1).
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
KKM = 3,00
2). PPKn KKM = 3,00
3). Bahasa Indonesia KKM = 3,00
4). Matematika KKM = 2,66
5). Sejarah Indonesia KKM = 3,00
6). Bahasa Inggris KKM = 2,66
7). Seni Budaya KKM = 3,00
8). Prakarya dan Kewirausahaan KKM = 3,00
9). KKPI KKM = 3,00
10). Fisika KKM = 2,66
11). Pemrograman Dasar KKM = 2,66
12). Sistem Komputer KKM = 2,66
13). Perakitan Komputer KKM = 3,00
14). Pengeloaan Informasi KKM = 3,00
15). Sistem Operasi KKM = 3,00
16). Jaringan Dasar KKM = 2,66
17). Pemrograman Web KKM = 3,00
18). Paket Keahlian TKJ KKM = 3,00
19). Bahasa Sunda KKM = 3,00
20). PLH KKM = 3,00
21). Design Grafis KKM = 3,00
6

Kriteria kenaikan kelas:


1). Berkelakuan baik sesuai dengan standar penilaian sekolah
2). Prosentasi kehadiran KBM sekurang-kurangnya 75%
3). Memiliki nilai raport semua aspek Mata Pelajaran sampai semester 2 4).
Tidak ada nilai ≤50 pada raport semester 2Kriteria kelulusan:
Kriteria kelulusan:
1). Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
2). Memperoleh nilai baik pada kelompok mata pelajaran agama
3). Lulus Ujian untuk mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi 4).
Lulus Ujian Nasional
7 Penjurusan/peminatan***:
Nama program keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan
Nomor kode : 2063
8 Pendidikan kecakapan hidup:
1). PLH
2). ______________________________________________________
3). ______________________________________________________

9 Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dalam bentuk: 1).


Design Grafis
2). ______________________________________________________
3). ______________________________________________________

Keterangan : * Lampirkan kalender akademik dan jadwal pelajaran


** Isi dengan singkatan mata pelajaran dan KKM
*** Tuliskan nama dan nomor kode program keahlian sesuai dengan spektrum keahlian pendidikan
menengah kejuruan (Keputusan Dirjen Mandikdasmen Nomor 251/C/KEP/MN/2008).

Asesor:
Bukti 1, cek daftar isi di KTSP dan lihat uraiannya
2. cek realisasinya termasuk pelaksanaan praktek di Industri (prakerin)
Urutan diatas sdh logis, A=1-9,B=1-7(dan 8 atau 9),C=1-6,dan 7 atau 8 atau 9, D=1-5 dan 6 atau 7 atau 8 atau
9. E=kurang dari 5 Catatan :
Item suplemen yang sesuai:

No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti

Semua kompetensi keahlian menggunakan


2.1 Sesuai SNP Tidak ada
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Instrumen
2. Program keahlian mengembangkan kurikulum bersama-sama Tim Pengembang Kurikulum berpedoman pada
panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP.
A. Bersama seluruh guru mata pelajaran dalam Program keahlian, Ketua program keahlian, Kepala
Sekolah/Madrasah, Nara sumber dari Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI), konselor, komite
sekolah/madrasah, dan penyelenggara lembaga pendidikan
B. Bersama seluruh guru mata pelajaran dalam program keahlian, Ketua program keahlian, Kepala
Sekolah/Madrasah, Nara sumber dari Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI), dan konselor
C. Bersama seluruh guru mata pelajaran dalam program keahlian, Ketua program keahlian, Kepala
Sekolah/Madrasah, dan Nara sumber dari Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI)
D. Bersama seluruh guru mata pelajaran dalam program keahlian, Ketua program keahlian, dan Kepala
Sekolah/Madrasah
E. Tidak mengembangkan kurikulum

Juknis
2. Tim Pengembang kurikulum adalah tim yang bertugas antara lain menyusun kurikulum sekolah/madrasah.
Keterlibatan Tim Pengembang kurikulum dibuktikan dengan dokumen undangan, berita acara rapat, dan
daftar hadir dari berbagai pihak yang terlibat (seluruh guru mata pelajaran, ketua program keahlian, kepala
sekolah/madrasah, konselor, DU/DI, komite sekolah/madrasah dan penyelenggara lembaga pendidikan).
Pengembangan KTSP dibuktikan dengan ketersediaan dokumen Standar
Kompetensi Keahlian Nasional Indonesia (SKKNI), Standar Kompetensi
(SK), Kompetensi Dasar (KD), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), dan berita acara rapat dari
berbagai pihak sebagai bukti keterlibatan pihak terkait.
Bagi sekolah/madrasah yang belum memiliki komite sekolah/madrasah, dapat digantikan oleh yayasan atau
lembaga penyelenggara pendidikan atau sejenisnya.
Konselor adalah guru bimbingan dan penyuluhan (BP) atau nama lain yang sejenis.

Data Pendukung
2. Daftar nama institusi dan orang yang dilibatkan dalam pengembangan KTSP.
ketersediaan*
No. Komponen
Ada Tidak
1 Berita acara rapat √
2 Tanda Tangan √
3 Guru mata pelajaran √
4 Guru Bimbingan Konseling/konselor √
5 Ketua Komite sekolah/madrasah atau penyelengara lembaga √
pendidikan
Keterangan : * Isilah tanda ceklist ( √ ) pada kolom jawaban “ ada” atau “tidak”.

Asesor:
-Adanya daftar peserta yang akan diuandang, berdasarkan kualifikasi yang lengkap -Adanya
undangan, daftar hadir dan notulen rapat.
-Dokumen SKKNI, SK-KD, SKL dan SI, Spektruk Kejuruan (permendiknas no.28 tahun 2009
-Berita acara rapat semua unsur terkait
-Adanya dokumen KTSP hasil pengembangan
-Catatan : Dokumen aktifitas terdiri dari; penyusunan dan pengesahan Catatan:
Item suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti
2.2 Semua kompetensi keahlian telah menggunakan Sesuai 1. Adanya Perubahan nama, yaitu
penamaan kompetensi keahlian berdasarkan Surat Program Keahlian menjadi
Edaran Dirjen Mandikdasmen No. 251/C/Kep/MN/ Kompetensi Keahlian.
2008 Tahun 2008 tentang Spektrum Pendidikan 2. Adanya dokumen Spektrum
Menengah Kejuruan Keahlian.
2.3 SK KD mata pelajaran pada Program Normatif dan Sesuai SE. Dirjen Mandikdasmen No.
Adaptif yang digunakan di sekolah ini telah sesuai 3444/C.C5/PR/2009 tanggal 31 Juli
dengan Permen Diknas No. 22 tahun 2006 tentang 2009 tentang SKKD dan Rincian
Standar Isi Materi Pembelajaran Adaptif SMK
2.4 SK KD mata pelajaran pada program produktif yang Sesuai
digunakan di sekolah ini telah sesuai dengan Dokumen Permendiknas No. 28
Permen tahun 2009
Diknas nomor 28 tahun 2009 tentang SK KD
SMK/MAK

Instrumen
3.
Program keahlian mengembangkan kurikulum melalui mekanisme penyusunan KTSP.

A. Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan melalui 7 kegiatan pokok


B. Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan melalui 5 atau 6 kegiatan pokok
C. Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan melalui 3 atau 4 kegiatan pokok
D. Mekanisme pengembangan kurikulum dilakukan melalui 1 atau 2 kegiatan pokok
E. Tidak mengembangkan kurikulum

Juknis
3. Tujuh kegiatan pokok dalam mekanisme pengembangan KTSP:
1) melibatkan tim pengembang (guru, DU/DI, konselor, kepala sekolah/madrasah, dan komite
sekolah/madrasah); sesuai SK Kepala Sekolah/Madrasah
2) dilakukan melalui workshop (di sekolah/madrasah);
3) kegiatan reviu dan revisi;
4) menghadirkan narasumber (ahli pendidikan, praktisi pendidikan, pengawas sekolah, dewan pendidikan,
Kemdikdud/Kemenag, dan Pemda);
5) tahap finalisasi;
6) pemantapan dan penilaian dokumen KTSP oleh Tim Pengembang berdasarkan petunjuk teknis
penyusunan KTSP; serta
7) mendokomentasikan hasil pengembangan kurikulum yang ditandai dengan Tanda Tangan Dinas
Pendidikan Provinsi/Kanwil Kemenag Jawaban dibuktikan dengan menunjukkan dokumen kegiatan
tersebut di atas dan berita acara yang menyertainya.

Data Pendukung
3. Dokumen mekanisme pengembangan KTSP sekolah/madrasah
ketersediaan*
No. Dokumen Ada Tidak
1 Daftar hadir tim pengembang
2 Daftar hadir Narasumber
3 Draft KTSP
4 Dokumen final KTSP
5 Dokumen pemantapan dan penilaian KTSP

Keterangan : * Isilah tanda ceklist ( √ ) pada kolom jawaban “ ada” atau “tidak”.

A. Asesor::
Bukti:
-Adanya SK Kepala Sekolah tentang pembentukan Panitia Penyusunan KTSP.
-Adanya undangan daftar hadir peserta (DU/DI, guru, nara sumber dll.), notulen rapat.
-Surat tugas dari pimpinan DU/DI (foto copy), untuk perwakilan DU/DI yg hadir.
-Adanya jadwal kegiatan workshop ( termasuk didlmnya ada kegiatan review dan revisi, kegiatan
finalisasi dan pemantapan/penilaian). -Adanya dokumen hasil penyusunan KTSP -Pedoman Penilaian
sbb:
A=1-7, B=1-4 dan 5 atau 6 dilengkapi dgn(7wajib), C=1-2 dan atau 3,4,5,6 dilengkapi dgn(7wajib), D=1, dan
atau 2,3,4,5,6 dilengkapi dgn(7wajib), E=KTSP BSNP =0
Catatan :
Item suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Bukti Tambahan
Sesuai Dokumen hasil Sinkronisasi
Semua Kurikulum program Produktif dilakukan
2.6 dengan DU/DI
sinkronisasi oleh pihak sekolah dengan DU/DI

Instrumen

4.
Program keahlian mengembangkan kurikulum dengan menggunakan prinsip pengembangan KTSP

A. Melaksanakan 7 prinsip pengembangan KTSP


B. Melaksanakan 5-6 prinsip pengembangan KTSP
C. Melaksanakan 3-4 prinsip pengembangan KTSP
D. Melaksanakan 1-2 prinsip pengembangan KTSP
E. Tidak mengembangkan kurikulum

Juknis
4. Tujuh prinsip pengembangan KTSP adalah :
1) berpusat pada potensi, pengembangan, kebutuhan, dan kepentingan siswa dan lingkungannya; 2)
beragam dan terpadu;
3) tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
4) relevan dengan kebutuhan kehidupan;
5) menyeluruh dan berkesinambungan;
6) belajar sepanjang hayat; dan
7) seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.
Jawaban dibuktikan dengan referensi yang terdapat dalam dokumen tertulis pengembangan kurikulum.

Data Pendukung
4. Daftar dokumen yang menunjukkan penerapan prinsip pengembangan kurikulum

No. Prinsip pengembangan Nama dokumen


1 berpusat pada potensi, pengembangan, kebutuhan, dan
kepentingan siswa dan lingkungannya
2 beragam dan terpadu
3 tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan,
Dokumen Kurikulum
teknologi, dan seni
SMK Al-Hadi Bandung
4 relevan dengan kebutuhan kehidupan
5 menyeluruh dan berkesinambungan
6 belajar sepanjang hayat
7 seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.
Keterangan: Satu dokumen dapat mendukung lebih dari satu prinsip pengembangan

Instrumen
5. Program keahlian menyusun kurikulum muatan lokal dan kurikulum berbasis pendidikan karakter dengan
melibatkan berbagai pihak.
A. Menyusun dengan melibatkan 7 pihak atau lebih
B. Menyusun dengan melibatkan 5-6 pihak
C. Menyusun dengan melibatkan 3-4 pihak
D. Menyusun dengan melibatkan 1-2 pihak
E. Tidak menyusun kurikulum muatan lokal

Juknis
5. Jawaban dibuktikan dengan dokumen penyusunan kurikulum muatan lokal dan kurikulum berbasis pendidikan
karakter yang melibatkan berbagai pihak seperti:
1) Seluruh guru mata pelajaran dalam Program Keahlian,
2) Ketua Program Keahlian,
3) Kepala Sekolah/Madrasah,
4) Pengawas Sekolah/Madrasah
5) Nara sumber dari Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI),
6) Konselor, dan
7) Komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan

Data Pendukung
5. Dokumen Muatan lokal yang diselenggarakan Program Pendidikan atau Sekolah/Madrasah. a) Bahasa
Sunda
b) PLH
c) Design Grafis
Pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan kurikulum muatan lokal dan kurikulum berbasis pendidikan
karakter:
No. Pihak yang terlibat dalam penyusunan silabus mapel muatan lokal
1 kepala sekolah/madrasah;
2 guru;
3 komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan bagi sekolah swasta;
4 dinas pendidikan dan
5

ketersediaan*

No. Dokumen Ada Tidak

1 Daftar hadir tim pengembang √

2 Daftar hadir Narasumber √

3 Dokumen kurikulum/silabus mata pelajaran muatan lokal √

4 Dokumen kurikulum/silabus mata pelajaran berbasis pendidikan √


karakter

Keterangan : * Isilah tanda ceklist ( √ ) pada kolom jawaban “ ada” atau “tidak”.

Asesor: :
-Mulok yang diwajibkan lebih dari 2 yaitu:bhs.sunda dan PLH,ditambah 1 mulok wajib (minimal)
disesuaikan dengan kebutuhan program keahlian (bisa produktif ataupun yang lain misalnya bahasa
asing).
-Adanya silabus mulok dan ukti pendukung lainnya yang harus ada:undangan, daftar hadir, surat tugas
perwakilan DU/DI dan atau nara sumber, notulen rapat .
-Pedoman Penilaian, sbb:
A= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK) dengan melibatkan komponen dalam
instrumen A
B= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK) dengan melibatkan komponen dalam
instrumen B
C= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK) dengan melibatkan komponen dalam
juknis C
D= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK)sesuai instrument D E=
minimal 2 mulok (bhs sunda dan PLH) sesuai instrument E (pedoman tsb di atas tidak relevan dg
butir pertanyaan dan juknis)?
Catatan :
Item suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti
Sekolah mengembangkan mata pelajaran Tidak ada
3.9 muatan lokal sesuai dengan kebutuhan Sesuai
kompetensi keahlian

Instrumen
6. Program keahlian melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.
A. Melaksanakan 7 jenis atau lebih kegiatan ekstrakurikuler
B. Melaksanakan 5-6 kegiatan ekstrakurikuler
C. Melaksanakan 3-4 kegiatan ekstrakurikuler
D. Melaksanakan 1-2 kegiatan ekstrakurikuler
E. Tidak melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler

Juknis
6. Jawaban dibuktikan dengan adanya program pengembangan diri berupa kegiatan ekstrakurikuler seperti
kepramukaan, kepemimpinan, Palang Merah Remaja (PMR), Karya Ilmiah Remaja (KIR), sanggar seni, dan lainlain.

Data Pendukung
6. Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang dimiliki Program
Pendidikan.
No. Pihak yang terlibat No. Pihak yang terlibat

1 Kepala Sekolah 7

2 Wks. Kurikulum 8

3 Wks. Kesiswaan 9

4 Ketua Prodi 10

5 Pembina 11

6 Siswa 12

Asesor::
Bukti yang harus ada :
- Adanya SK Kepala Sekolah ttg penetapan Ekstra Kurikuler
- Adanya SK Kep.Seko ttg Pembina Ekstra Kurikuler
- Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan ekstra kurikuler)
- Daftar jenis program ekstra kurikuler, termasuk nama pembimbing ekstra kurikuler
Ekstra kurikuler sama dengan juknis, termasuk ekskul olah raga (tambahan)

Catatan :
Item suplemen yang sesuai:

No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti

Sekolah melaksanakan
Program kerja pengembangan diri yang berorientasi
program pengembangan
pada DU/DI berskala Internasional, dengan bukti :
diri berupa bimbingan Ada
1. Adanya brosur ketenagakerjaan diluar negeri
3.10 karier, kreativitas dan tambahan
2. Menghadirkan nara sumber dari DU/DI berskala
konseling yang bukti
Internasional
berorientasi di DU/DI skala
3. Memanfaatkan teknologi Cyber/Internet.
Internasional

Instrumen
7. Program keahlian melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling.

A. Melaksanakan 4 atau lebih jenis kegiatan konseling


B. Melaksanakan 3 jenis kegiatan konseling
C. Melaksanakan 2 jenis kegiatan konseling
D. Melaksanakan 1 jenis kegiatan konseling
E. Tidak melaksanakan kegiatan konseling

Juknis
7. Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya dokumen program pengembangan diri berupa kegiatan layanan konseling
yang meliputi:
1) konseling belajar; 2) konseling pribadi;
3) konseling sosial; dan
4) konseling karir (kejuruan)

Data Pendukung
7. Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling yang dimiliki Program Pendidikan.
a) Program Konseling Belajar
b) Program Konseling Pribadi
c) Program Konseling Sosial
d) Program Konseling Karir

ketersediaan*
No. Jenis kegiatan konseling Ada Tidak

1 Konseling belajar 

2 Konseling Pribadi 

3 Konseling Sosial 

4 Konseling Karir 

Asesor: :
Bukti yang harus ada :
- Adanya SK Kepala Sekolah ttg penentuan jenis Conselor
- Adanya SK Kep.Seko ttg pengangkatan petugas BP dan BK
- Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan Konseling)
- Daftar jenis program konseling, termasuk nama Konselor Catatan :
Item suplemen yang sesuai:

No Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti

Sekolah melaksanakan Program kerja pengembangan diri yang berorientasi


program pengembangan diri pada DU/DI berskala Internasional, dengan bukti :
Ada
berupa bimbingan karier, 1. Adanya brosur ketenagakerjaan diluar negeri
3.10 tambahan
kreativitas dan konseling 2. Menghadirkan nara sumber dari DU/DI berskala
bukti
yang berorientasi di DU/DI Internasional
skala Internasional 3. Memanfaatkan teknologi Cyber/Internet.

Instrumen

8. Program keahlian melaksanakan program Praktik Kerja di Dunia Usaha / Industri (Prakerin) sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
A. Program dilaksanakan selama 3 bulan atau lebih dan mengikuti jam kerja karyawan/pegawai
B. Program dilaksanakan selama 3 bulan atau lebih, tetapi tidak mengikuti jam kerja
karyawan/pegawai
C. Program dilaksanakan kurang dari 3 bulan, tetapi mengikuti jam kerja karyawan/pegawai
D. Program dilaksanakan kurang dari 3 bulan, dan tidak mengikuti jam kerja karyawan/pegawai E.
Program Praktik Kerja tidak dilaksanakan

Juknis
8. Jawaban dibuktikan dengan mencermati lama waktu pelaksanaan praktik kerja melalui antara lain:
1) Pedoman pelaksanaan program praktik kerja di DU/DI yang dikeluarkan oleh satuan/Program Keahlian
dan telah disosialisasikan kepada para siswa.
2) Arsip surat dari DU/DI ke Program Keahlian tentang penerimaan siswa untuk praktik kerja industri
(diperkuat dengan MoU)
3) Laporan praktik kerja industri siswa
4) Arsip fotocopy surat keterangan telah melaksanakan praktik kerja dari
DU/DI

Data Pendukung
8. Data Prakerin siswa di DU/DI
No Nama DU/DI Jumlah Siswa Waktu Prakerin Lama Prakerin
yang Prakerin
1 Perhutani 22 Pebruari – April 2013 2 bulan
2 Dinas Kebakaran 10 Pebruari – April 2013 2 bulan
3
4

Asesor: Bukti :
-Adanya program dan jadwal kegiatan prakerin siswa di DU/DI -Adanya
data industry tempat prakerin siswa di DU/DI.
-Adanya journal Prakerin siswa -
Adanya sertifikat prakerin Catatan
tambahan:
a. Tujuan utama prakerin antara lain adalah; meningkatkan etos kerja siswa dan promosi/memasarkan
kompetensi siswa.
b. Prakerin selain dapat dilakukan di Industri, dapat juga dilakukan di Unit Produksi Sekolah dengan syarat UP
tersebut telah mempunyai manajemen dan faktor lainnya yang sesuai dengan industri
c. Pelaksanaan Prakerin di DU/DI yang berskala Internasional.(3.10)
Instrumen

9.
Program keahlian menerapkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan ketentuan beban belajar yang tertuang
pada Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006.

A. Satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit, jumlah jam pembelajaran per minggu
minimal 36 jam, dan jumlah minggu efektif per tahun minimal 38 minggu

B. Satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit, jumlah jam pembelajaran per minggu
minimal 36 jam, dan jumlah minggu efektif per tahun kurang dari 38 minggu

C. Satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit, jumlah jam pembelajaran per minggu
kurang dari 36 jam, dan jumlah minggu efektif per tahun kurang dari 38 minggu

D. Satu jam pembelajaran tatap muka kurang dari 45 menit, jumlah jam pembelajaran per minggu
kurang dari 36 jam, dan jumlah minggu efektif per tahun kurang dari 38 minggu

E. Tidak menerapkan ketentuan beban belajar yang ditetapkan


Kemdikbud

Juknis
9. Tatap muka adalah kegiatan pembelajaran berupa proses interaksi antara siswa dengan guru. Jawaban
dibuktikan dengan:
1) kesesuaian alokasi waktu satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit;
2) jumlah jam pembelajaran per minggu minimal 36 jam; dan 3) jumlah minggu efektif per tahun 38
minggu.
(dapat dilihat pada kalender akademik dan jadwal pelajaran)

Data Pendukung
9. Beban belajar yang ditetapkan oleh Program Pendidikan.
No. Pembelajaran Jumlah
1 Satu jam tatap muka 45 menit
2 Jumlah pembelajaran per minggu 48 jam
3 Jumlah minggu efektif per tahun 64 minggu

Asesor: :
Bukti :
1. Adanya kelender pendidikan untuk mengecek :
a. kegiatan hari efektif/pembelajaran dan kegiatan lainnya termasuk evaluasi.
b. Untuk mengecek jumlah minggu efektif per semester dan per tahun (jumlah minggu/tahun minimal 38 minggu
sesuai petunjuk KTSP).
2. Jadwal pembelajaran untuk mengecek:
a. Jam tatap muka per-mata pelajaran ( 45menit/jam pelajaran)
b. Jumlah jam pembelajaran minimum/minggu (minimal 36jam+4jam)TM
3. Adanya struktur kurikulum yang memuat jumlah jam total selama 3 atau 4 tahun

Instrumen
10. Guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk
mencapai kompetensi yang diberikan kepada siswa maksimal 60% dari alokasi waktu tiap mata pelajaran.
A. 91%-100% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
B. 81%-90% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak
terstruktur
C. 71%-80% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak
terstruktur
D. 61%-70% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak
terstruktur E. Kurang dari 61% guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan
mandiri tidak terstruktur

Juknis
10. Tugas terstruktur adalah tugas pendalaman materi pembelajaran oleh siswa yang dirancang oleh guru
dimana waktu penyelesaian penugasannya ditentukan oleh guru.
Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah tugas pendalaman materi pembelajaran siswa yang dirancang oleh guru
dimana waktu penyelesaian penugasannya ditentukan oleh siswa.
Jawaban dibuktikan dengan jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
(dilakukan pengecekan terhadap dokumen pemberian tugas, hasil pekerjaan siswa, nilai tugas dan sejenisnya, dan
pemberian tugas dari guru kepada siswa untuk membaca dan mengerjakan topik tertentu).

Data Pendukung
10. Data guru mata pelajaran yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur kepada
siswa.

tugas terstruktur dan kegiatan


Guru Mata Pelajaran mandiri tidak testruktur*
Ada Tidak Ada
1). PAI 
2). PKn 
3). Bahasa Indonesia 
4). Penjaskesorkes 
5). Seni Budaya 
6). Bahasa Inggris 
7). Matematika 
8). IPA 
9). IPS 
10). KKPI 
11). Kewirausahaan 
12). Fisika 
13). Kimia 
14). Dasar Kompetensi Jurusan 
15). Bahasa Sunda 
16). PLH 
17). Design Grafis 

tugas terstruktur dan kegiatan


Guru Mata Pelajaran mandiri tidak testruktur*
Ada Tidak Ada
1). Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 
2). PPKn 
3). Bahasa Indonesia 
4). Matematika 
5). Sejarah Indonesia 
6). Bahasa Inggris 
7). Seni Budaya 
8). Prakarya dan Kewirausahaan 
9). KKPI 
10). Fisika 
11). Pemrograman Dasar 
12). Sistem Komputer 
13). Perakitan Komputer 
14). Pengeloaan Informasi 
15). Sistem Operasi 
16). Jaringan Dasar 
17). Pemrograman Web 
18). Paket Keahlian TKJ 
19). Bahasa Sunda 
20). PLH 
21). Design Grafis 

Asesor:
Nama Tugas Terstruktur
Keberadaan PT
No Nama dan atau Tugas Mandiri Keterangan
Mt.Pelajaran dan atau TMTT
Guru Tdk Terstruktur
Ada tdk
1
2
3
Dst
Jumlah
Persentase ……%
Bukti :
- Adanya data jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dan atau KMTT
- Adanya dokumen pemberian tugas
- Adanya hasil pekerjaan siswa
- Adanya nilai pekerjaan siswa
- Persentase dihitung dengan jumlah guru yang memberikan Penugasan terstruktur(PT) dan atau Tugas Mandiri
Tidak Terstruktur(TMTT) dibagi dengan jumlah gur.
- Jenis tugas terstruktur dan TMTT untuk setiap mata pelajaran tertuang dalam RPP.
- Wawancara kepada guru dan siswa secara sampling
Instrumen
11. Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan berdasarkan
ketentuan dalam struktur kurikulum.

A. Berdasarkan pada silabus, RPP, dan alokasi waktu 192 jam pelajaran Berdasarkan pada silabus, tidak
menggunakan RPP, dan alokasi
B. waktu 192 jam pelajaran Berdasarkan pada silabus, RPP, dan alokasi waktu kurang dari 192
C. jam pelajaran Berdasarkan pada silabus, tidak ada RPP, dan alokasi waktu kurang
D. dari 192 jam pelajaran Tidak berdasarkan pada silabus, tidak ada RPP, dan alokasi waktu
E. kurang dari 192 jam pelajaran

Juknis
11. Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus, RPP, dan alokasi jam pelajaran kewirausahaan dalam jadwal
pelajaran selama 192 jam.

Data Pendukung
11. Struktur Kurikulum

Asesor:
Bukti :
-Lihat struktur kurikulum, silabus, program tahunan dan program semester.
-Lihat pada RPP yang ada ( jumlah jam selama 3 tahun)
-Lihat pada jadwal pelajaran

Instrumen

12. Program keahlian memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran seluruh
mata pelajaran
A. Lebih dari 90% mata pelajaran memanfaatkan TIK.
B. 81%-90% mata pelajaran
memanfaatkan TIK. C. 71%-80% mata
pelajaran memanfaatkan TIK.
D. 61%-70% mata pelajaran memanfaatkan TIK.
E. Kurang dari 61% mata pelajaran memanfaatkan TIK.

Juknis
12. Jawaban dibuktikan dengan dokumen RPP dan pelaksanaan pembelajaran pada setiap mata pelajaran yang
memanfaatkan TIK yang digunakan (seperti: komputer /laptop, LCD, e-learning, pemanfaatan bahan ajar dari
internet, penggunaan power point dsb).

Data Pendukung
12. Daftar mata pelajaran yang memanfaatkan TIK
No Nama mata pelajaran Jenis TIK
1 Dasar Kompetensi Jurusan Multimedia dan e-learning
2 KKPI Multimedia dan e-learning
3 Mata Pelajaran Produktif Multimedia dan e-learning
4

Asesor::
No Pemanfaatan TIK
Nama mata pelajaran Jenis TIK
Ada Tdk.
1
2
3
Dst
Bukti :
-Adanya data mata pelajaran yang menggunakan TIK
-Adanya dokumen pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan TIK (soft copy bahan ajar, Transparansi
dsb,).
-Adanya dokumen tentang TIK yang digunakan (LCD, OHP, dll.)
-Persentase dihitung dengan jumlah mata pelajaran yg menggunakan TIK dibagi jumlah seluruh mata
pelajaran x 100%
-Contoh : Jumlah mt pelajaran (Tek&Rekayasa); Normatif=5 mapel, Adaptif=8 mapel, Produktif=2 mapel
dan Mulok=3 mapel, jumlah =18 mapel
Penggunaan OHP dan Transparansi masuk dalam kategori TIK.
Catatan:
Item suplemen yang sesuai
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti

Sesuai SNPi
3.5 Guru menerapkan pembelajaran berbasis TIK Tidak ada Penambahan Bukti

Semua guru mampu mengoperasikan alat Sesuai SNP


5.7 Tidak ada Penambahan Bukti
bantu pembelajaran berbasis TIK.

Instrumen

13. KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dengan memperhatikan pertimbangan Komite
Sekolah/Madrasah atau penyelenggara pendidikan yang disetujui oleh Dinas Pendidikan Provinsi
atau Kanwil Kemenag.
A. KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dengan memperhatikan pertimbangan Komite
Sekolah/Madrasah atau penyelenggara pendidikan, dan disetujui oleh Dinas Pendidikan Provinsi
atau Kanwil Kemenag
B. KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dan disetujui
oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Kemenag
C. KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dengan
memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah/Madrasah atau
penyelenggara pendidikan
D. KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah E. KTSP tidak
disahkan

Juknis
13. Jawaban dibuktikan dengan dokumen KTSP yang dilengkapi dengan silabus seluruh mata pelajaran yang
sudah disahkan dan disetujui.

Data Pendukung
13. Dokumen KTSP

Asesor:Bukti : -Dokumen KTSP yang telah disyahkan Oleh


 Kepala Sekolah/ Kapala MAK dan Komite Sekolah/Komite MAK serta diketahui oleh;
 Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota / Kakandepag Kab/Kota
 Kepala Dinas Pendidikan Propinsi/Kanwil Depag, atau Atas Nama

Instrumen

14. Program keahlian mengembangkan silabus secara mandiri atau cara lainnya berdasarkan standar isi,
standar kompetensi lulusan, dan panduan penyusunan KTSP.

A. Mengembangkan silabus melalui kelompok guru mata pelajaran dalam sebuah sekolah/madrasah
B. Mengembangkan silabus oleh masing-masing guru mata pelajaran
C. Mengembangkan silabus melalui kelompok guru dari beberapa sekolah/madrasah
D. Mengembangkan silabus dengan mengadopsi contoh yang sudah ada E. Tidak
mengembangkan silabus

Juknis
14. Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus dan dokumen proses penyusunan silabus setiap mata pelajaran
yang disusun sendiri oleh guru atau kelompok guru (seperti daftar hadir atau berita acara penyusunan
silabus).

Data Pendukung
14. Proses Pengembangan Silabus
Ketersediaan Berita Ketersediaan dokumen
Mata Pelajaran Acara* silabus*
Ada Tidak Ada Tidak
1). PAI  
2). PKn  
3). Bahasa Indonesia  
4). Penjaskesorkes  
5). Seni Budaya  
6). Bahasa Inggris  
7). Matematika  
8). IPA  
9). IPS  
10). KKPI  
11). Kewirausahaan  
12). Fisika  
13). Kimia  
14). Dasar Kompetensi Jurusan  
15). Bahasa Sunda  
16). PLH  
17). Design Grafis  
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan”
Ketersediaan Berita Ketersediaan
Mata Pelajaran Acara* dokumen silabus*
Ada Tidak Ada Tidak
1). Pendidikan Agama dan Budi Pekerti  
2). PPKn  
3). Bahasa Indonesia  
4). Matematika  
5). Sejarah Indonesia  
6). Bahasa Inggris  
7). Seni Budaya  
8). Prakarya dan Kewirausahaan  
9). KKPI  
10). Fisika  
11). Pemrograman Dasar  
12). Sistem Komputer  
13). Perakitan Komputer  
14). Pengeloaan Informasi  
15). Sistem Operasi  
16). Jaringan Dasar  
17). Pemrograman Web  
18). Paket Keahlian TKJ  
19). Bahasa Sunda  
20). PLH  
21). Design Grafis  
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan”

Asesor::
Hasil Pengemb.Slbs Silabus hasil
No Nama Guru Mt.Pelajaran Pengembangan
ada tdk
1
2
Dst
Jumlah ………
Persentase
Bukti :
- Adanya dokumen bukti hasil penyusunan silabus kelompok guru meliputi antara lain: bukti hasil analisis dan
atau bukti hasil pengkajian tentang;
 Urutan SK, urutan KD dalam SK,
 Kesesuaian SK-KD, Urutan SK-KD hasil analisis dank ode kompetensi(khusus Produktif), Pemetaan
SI/Pemetaan SK-KD,
 Silabus hasil perbaikan yang ditanda tangani oleh guru-guru yang menganalisis - Adanya undangan,
daftar hadir dan notulen rapat dan atau berita acara.
- Adanya data jumlah guru yang menyusun silabus.
- Persentase dihitung: Jumlah guru yg mengembangkan silabus dibagi jumlah seluruh guru dikali 100%.

Instrumen
15. Guru mengembangkan silabus sesuai dengan langkah-langkah pengembangan
A. Guru melaksanakan 7 langkah
B. Guru melaksanakan 5-6 langkah
C. Guru melaksanakan 3-4 langkah
D. Guru melaksanakan 1-2 langkah
E. Guru tidak mengembangkan silabus

Juknis
15. Tujuh langkah pengembangan silabus:
1) pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar ;
2) mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran;
3) mengembangkan kegiatan pembelajaran;
4) merumuskan indikator pencapaian kompetensi;
5) menentukan jenis penilaian;
6) menentukan alokasi waktu teori dan praktik; dan 7) menentukan sumber belajar.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus yang dikembangkan sesuai langkah pengembangan silabus.

Data Pendukung
15. Dokumen pengembangan silabus (Isi jenis dokumen yang relevan dengan kegiatan pengembangan silabus).
No. Jenis Dokumen Ketersediaan*

Ada Tidak

1 pemetaan standar kompetensi dan kompetensi dasar 

2 mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran 

3 mengembangkan kegiatan pembelajaran 

4 merumuskan indikator pencapaian kompetensi 

5 menentukan jenis penilaian 

6 menentukan alokasi waktu teori dan praktik 

7 menentukan sumber belajar 


Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan”

Asesor::
No Mt Pelajaran Nama Guru Bukti silabus berisi kegiatan 1 s.d. 7
Jmlh.keg.yg benar Ada Tidak ada
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1
2
3
Dst
Jumlah
Persentase:(5)/(3) x 100% …………%
Bukti: ( Apabila 7 kegiatan benar dianggap ada, dan bila salah dianggap tdk ada
-Adanya data guru yg mengembangkan silabus,
-Lihat 7 kegiatan pengembangan silabus (Khusus SMK)
-Persentase dihitung : dari jumlah silabus mata pelajaran yang dikembangakan dengan 7 kegiatan yang benar
dibagi dengan jumlah seluruh mata pelajaran dikali 100%

Format Silabus (SMK) Contoh;


NAMA SEKOLAH : SMK ..................
MATA PELAJARAN : Kewirausahaan
KELAS/SEMESTER : X/1 dan 2
STANDAR KOMPETENSI : 1. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha
KODE KOMPETENSI : A.KWU.01
ALOKASI WAKTU : 52 x 45 menit
Sumber
Alokasi Waktu
Komp.Dasar Indikator Materi Keg.Pembljrn Penilaian Belajar
TM PS PI

Keg.1 Keg.2 Keg.3 Keg.4 Keg.6 Keg.6 Keg.7

Apabila silabus Produktif, maka Kode Kompetensi dilihat pada Spektrum, misal ; Teknik
Kendaraan Ringan (020), untuk Dasar Kompetensi Kejuruan
NAMA SEKOLAH : SMK..................
MATA PELAJARAN : Dasar Kompetensi Kejururan TKR (020)
KELAS/SEMESTER : X/1
STANDAR KOMPETENSI : 1. Memahami dasar-dasar mesin
KODE KOMPETENSI : 020.DKK.01
ALOKASI WAKTU : 12 x 45 menit

Instrumen

16. Program keahlian menjabarkan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) ke dalam
indikatorindikator untuk setiap mata pelajaran.

A. 13 mata pelajaran atau lebih telah sesuai antara SK, KD, dan indikator-indikatornya
B. 9-12 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikatorindikatornya
C. 5-8 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikatorindikatornya
D. 1-4 mata pelajaran telah sesuai antara SK, KD, dan indikatorindikatornya
E. Tidak ada mata pelajaran yang sesuai antara SK, KD, dan indikatorindikatornya

Juknis
16. Jawaban dibuktikan dengan kesesuaian standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) dengan
indikator-indikatornya, untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal.

Data Pendukung
16. Kesesuaian antara SK, KD dan indikator-indikatornya

Kesesuaian dengan SK, KD, dan


Mata Pelajaran indikator-indikatornya*
Sesuai Tidak Sesuai
1). PAI 
2). PKn 
3). Bahasa Indonesia 
4). Penjaskesorkes 
5). Seni Budaya 
6). Bahasa Inggris 
7). Matematika 
8). IPA 
9). IPS 
10). KKPI 
11). Kewirausahaan 
12). Fisika 
13). Kimia 
14). Dasar Kompetensi Jurusan 
15). Bahasa Sunda 
16). PLH 
17). Design Grafis 
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan”

Kesesuaian dengan SK, KD,


Mata Pelajaran dan indikitor-indikatornya*
Sesuai Tidak sesuai
1). Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 
2). PPKn 
3). Bahasa Indonesia 
4). Matematika 
5). Sejarah Indonesia 
6). Bahasa Inggris 
7). Seni Budaya 
8). Prakarya dan Kewirausahaan 
9). KKPI 
10). Fisika 
11). Pemrograman Dasar 
12). Sistem Komputer 
13). Perakitan Komputer 
14). Pengeloaan Informasi 
15). Sistem Operasi 
16). Jaringan Dasar 
17). Pemrograman Web 
18). Paket Keahlian TKJ 
19). Bahasa Sunda 
20). PLH 
21). Design Grafis 
Keterangan : * Isilah tanda ceklist ( √ ) pada kolom jawaban “ sesuai” atau “tidak sesuai”.

Instrumen
17. Program keahlian menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75% untuk setiap mata pelajaran.
A. 6 atau lebih mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih
B. 5 mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih
C. 4 atau lebih mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih
D. 3 atau lebih mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih
E. Kurang dari 3 mata pelajaran dengan KKM 75% atau lebih

Juknis
17. Jawaban dibuktikan dengan dokumen penetapan kriteria Ketuntasan Minimal
(KKM) setiap mata pelajaran pada KTSP yang disusun oleh sekolah/madrasah

Data Pendukung
17. Mata pelajaran yang memiliki Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75,00 atau lebih

Mata pelajaran KKM Kelas *


X XI XII
1). PAI  
2). PKn  
3). Bahasa Indonesia  
4). Penjaskesorkes  
5). Seni Budaya  
6). Bahasa Inggris  
7). Matematika  
8). IPA  
9). IPS  
10). KKPI  
11). Kewirausahaan  
12). Fisika  
13). Kimia  
14). Dasar Kompetensi Jurusan  
15). Bahasa Sunda  
16). PLH  
17). Design Grafis  

Mata pelajaran KKM Kelas *


X XI XII
1). Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 
2). PPKn 
3). Bahasa Indonesia 
4). Matematika 
5). Sejarah Indonesia 
6). Bahasa Inggris 
7). Seni Budaya 
8). Prakarya dan Kewirausahaan 
9). KKPI 
10). Fisika 
11). Pemrograman Dasar 
12). Sistem Komputer 
13). Perakitan Komputer 
14). Pengeloaan Informasi 
15). Sistem Operasi 
16). Jaringan Dasar 
17). Pemrograman Web 
18). Paket Keahlian TKJ 
19). Bahasa Sunda 
20). PLH 
21). Design Grafis 

Asesor:
Yang dimaksud Kompleksitas adalah : karakteristik mata pelajaran,
Daya dukung : kondisi program keahlian.
Intake : karakteristik siswa

Bukti, Penentuan KKM : (terdapat 3 cara)


(a) Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan :
1. Kompleksitas: - Tinggi = 1 - Sedang = 2 - Rendah = 3
2. Daya dukung: - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1
3. Intake: - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1
Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan
intake siswa sedang  nilainya adalah:
(3 + 3 + 2) x 100 = 88.89
9
(b) Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria:
1. Kompleksitas :- Tinggi = 50-64 - Sedang = 65-80 - Rendah = 81-100
2. Daya dukung :- Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64
3. Intake :- Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang  nilainya adalah
rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan.
Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum
MGMP di Sekolah
(c) Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai :
1. Kompleksitas :- Tinggi - Sedang - Rendah
2. Daya dukung :- Tinggi - Sedang - Rendah
3. Intake :- Tinggi - Sedang - Rendah
Contoh: Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang  maka
dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake
sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80.
No Nilai KKM (1-100)
Mata Pelajaran
Hasil Perhitungan Hasil Rapat Guru
1
2
3
4
5
6
dst
Catatan :
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Sekolah menentukan Kriteria Ketuntasan Minimat
Tidak ada
4.5 (KKM) setiap mata pelajaran melalui kesepakatan Tidak ada
tambahan bukti
dewan guru

Instrumen
18. Program keahlian atau sekolah/madrasah memiliki kalender pendidikan yang memuat pengaturan waktu
untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran: (1) awal tahun pelajaran, (2)
minggu efektif, (3) pembelajaran efektif, dan (4) hari libur.
A. Memuat 4 macam pengaturan waktu
B. Memuat 3 macam pengaturan waktu
C. Memuat 2 macam pengaturan waktu
D. Memuat 1 macam pengaturan waktu
E. Tidak memiliki kalender pendidikan

Juknis
18. Kalender pendidikan sekolah/madrasah disusun berdasarkan standar isi dengan memperhatikan ketentuan
dari pemerintah/pemerintah daerah.

Jawaban dibuktikan dengan mengecek dokumen kalender akademik sekolah/madrasah.

Data Pendukung
18. Komponen kalender akademik Program Pendidikan

Ketersediaan (*)
No. Komponen kalender akademik
Ada Tidak
1 Jadwal awal tahun pelajaran 
2 Minggu efektif 
3 Pembelajaran efektif 
4 Hari libur 
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom “Ada” atau “Tidak”

Asesor:
1. Adanya kalender akademik yang dibuat oleh sekolah dan ditanda tangani oleh kepala sekolah, yang
pembuatannya mengacu kepada kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah (dinas
pendidikan provinsi/kota/kab.)
2. Kalender Akademik berisi antara lain; kapan waktu ulangan, kegiatan ekstrakurikuler, pembagian rapor,
rapat dengan komite sekolah/madrasah
3. Adanya kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah (dinas pendidikan provinsi/kota/kab),
sebagai acuan.

II. STANDAR PROSES

Instrumen
19. Setiap mata pelajaran memiliki Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan mengintegrasikan
pendidikan karakter yang dijabarkan dari silabus.
A. 13 mata pelajaran atau lebih memiliki RPP dengan mengintegrasikan pendidikan karakter yang
dijabarkan dari silabus
B. 9-12 mata pelajaran memiliki RPP dengan mengintegrasikan pendidikan karakter yang
dijabarkan dari silabus
C. 5-8 mata pelajaran memiliki RPP dengan mengintegrasikan pendidikan karakter yang
dijabarkan dari silabus
D. 1-4 mata pelajaran memiliki RPP dengan mengintegrasikan pendidikan karakter yang
dijabarkan dari silabus
E. Tidak ada mata pelajaran memiliki RPP dengan mengintegrasikan pendidikan karakter yang
dijabarkan dari silabus

Juknis
19. RPP yang dikembangkan guru memuat:
1) identitas mata pelajaran;
2) Standar Kompetensi (SK);
3) Kompetensi Dasar (KD) dari silabus yang akan dicapai;
4) indikator pencapaian kompetensi;
5) tujuan pembelajaran;
6) materi ajar;
7) alokasi waktu yang diperlukan;
8) metode pembelajaran;
9) kegiatan pembelajaran;
10) penilaian hasil belajar; dan
11) sumber belajar.
Jumlah mata pelajaran dimaksud diperhitungkan pada setiap kelompok (normatif, adaptif, dan produktif).
Jawaban dibuktikan dengan mengecek RPP setiap mata pelajaran.

Data Pendukung
19. Mata pelajaran yang memiliki RPP secara lengkap dengan mengintegrasikan pendidikan karakter
Kelas
Mata pelajaran
X XI XII
1). PAI  
2). PKn  
3). Bahasa Indonesia  
4). Penjaskesorkes  
5). Seni Budaya  
6). Bahasa Inggris  
7). Matematika  
8). IPA  
9). IPS  
10). KKPI  
11). Kewirausahaan  
12). Fisika  
13). Kimia  
14). Dasar Kompetensi Jurusan  
15). Bahasa Sunda  
16). PLH  
17). Design Grafis  

Mata pelajaran Kelas


X XI XII
1). Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 
2). PPKn 
3). Bahasa Indonesia 
4). Matematika 
5). Sejarah Indonesia 
6). Bahasa Inggris 
7). Seni Budaya 
8). Prakarya dan Kewirausahaan 
9). KKPI 
10). Fisika 
11). Pemrograman Dasar 
12). Sistem Komputer 
13). Perakitan Komputer 
14). Pengeloaan Informasi 
15). Sistem Operasi 
16). Jaringan Dasar 
17). Pemrograman Web 
18). Paket Keahlian TKJ 
19). Bahasa Sunda 
20). PLH 
21). Design Grafis 

Asesor:
RPP lengkap
No Mt.Pelajaran Nama Guru Keterangan
Ada Tdk ada
1
2
3
Dst
Jumlah
Bukti:
-Jumlah mata pelajaran disesuaikan dengan program keahlian,
Teknologi;(Normatif=5, Adaptif=8,dan Produktif=>2, Muatan local=2), untuk non teknologi disesuaikan.
-Muatan pada RPP lihat juknis ( ada 11 muatan). -Jumlah
KD/RPP sampai dengan saat diakreditasi -Lihat bukti RPP
yang ada.
-Untuk memudahkan pendataan, maka dibuat rekapitulasi seperti format di atas.
-Wawancara denga guru atau bidang kurikulum.
Catatan : Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Tidak ada Keberadaan RPP semua Mata
RPP untuk semua mata pelajaran telah
2.8 tambahan Pelajaran wajib (bukan penambahan
disusun
bukti bukti).

Instrumen
20. RPP disusun dengan memperhatikan 6 prinsip penyusunan.
A. 91%-100% RPP sudah 6 prinsip penyusunan.
B. 81%-90% RPP sudah 6 prinsip
penyusunan. C. 71%-80% RPP sudah 6
prinsip penyusunan.
D. 61%-70% RPP sudah 6 prinsip penyusunan.
E. Kurang dari 60% RPP sudah 6 prinsip penyusunan.

Juknis
20. Jawaban dibuktikan dengan mengecek RPP yang memperhatikan prinsip-prinsip:
1) perbedaan individu siswa;
2) mendorong partisipasi siswa;
3) mengembangkan budaya membaca dan menulis;
4) memberikan umpan balik dan tindak lanjut;
5) keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi dan pengembangannya, kegiatan pembelajaran,
indikator pencapaian kompetensi, penilaian dan sumber belajar;
6) menerapkan teknologi informasi dan komunikasi

Data Pendukung
20. Mata pelajaran yang memiliki RRP yang disusun berdasarkan prinsip penyusunan RPP.
Jumlah RPP *
Mata pelajaran Kelas Kelas Kelas
X XI XII
1). PAI 1 1
2). PKn 1 1
3). Bahasa Indonesia 1 1
4). Penjaskesorkes 1 1
5). Seni Budaya 1 1
6). Bahasa Inggris 1 1
7). Matematika 1 1
8). IPA 1 1
9). IPS 1 1
10). KKPI 1 1
11). Kewirausahaan 1 1
12). Fisika 1 1
13). Kimia 1 1
14). Dasar Kompetensi Jurusan 1 1
15). Bahasa Sunda 1 1
16). PLH 1 1
17). Design Grafis 1 1

Jumlah RPP *
Mata pelajaran Kelas Kelas Kelas
X XI XII
1). Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 1
2). PPKn 1
3). Bahasa Indonesia 1
4). Matematika 1
5). Sejarah Indonesia 1
6). Bahasa Inggris 1
7). Seni Budaya 1
8). Prakarya dan Kewirausahaan 1
9). KKPI 1
10). Fisika 1
11). Pemrograman Dasar 1
12). Sistem Komputer 1
13). Perakitan Komputer 1
14). Pengeloaan Informasi 1
15). Sistem Operasi 1
16). Jaringan Dasar 1
17). Pemrograman Web 1
18). Paket Keahlian TKJ 1
19). Bahasa Sunda 1
20). PLH 1
21). Design Grafis 1

Asesor:
No Kondisi RPP
Mt.Pelajaran Nama Guru Keterangan
Sesuai Belum sesuai
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1
2
3
Dst
Jumlah
Persentase =jumlah sesuai/jum.mt.pel ……..%
Bukti : (Lihat RPP)
-Cek isi RPP antara lain meliputi: metode pembelajaran,kegiatan pembelajaran, sumber belajar dan media
pembelajaran (TIK) dan evaluasi pembelajaran.
-Hitung RPP yang memenuhi persyaratan sesuai butir instrument.
-Persentase RPP yang memenuhin syarat, dihitung dengan: Jumlah RPP yang memenuhi syarat dibagi seluruh
RPP dikalikan 100%.
Untuk memudahkan pendataan, maka pengecekan kondisi RPP dilihat antara lain metode
pembelajaran, serta sumber belajar, dan / atau media pembelajaran. (penggunaan OHP
termasuk TIK.)

Instrumen
21. Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.
A. Memenuhi 4 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
B. Memenuhi 3 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
C. Memenuhi 2 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
D. Memenuhi 1 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran
E. Tidak memenuhi persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran

Juknis
21. Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran adalah sebagai berikut:
1) Rombongan belajar SMK/MAK maksimal 32 siswa.
2) Beban mengajar guru sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dalam satu minggu.
3) Buku teks pelajaran mengikuti ketentuan:
a. buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih melalui rapat guru
dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari buku teks pelajaran yang ditetapkan oleh
Menteri;
b. rasio buku teks pelajaran untuk siswa adalah 1 : 1 per mata pelajaran;
c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku pengayaan, buku
referensi dan sumber belajar lainnya;
d. guru membiasakan siswa menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain yang ada di
perpustakaan sekolah/madrasah. 4) Pengelolaan kelas mengikuti kaidah:
a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik siswa dan mata pelajaran, serta aktivitas
pembelajaran yang akan dilakukan;
b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh
siswa;
c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh siswa;
d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa;
e. guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan kepatuhan pada
peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran;
f. guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar siswa selama
proses pembelajaran berlangsung;
g. guru menghargai siswa tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan
status sosial ekonomi;
h. guru menghargai pendapat siswa;
i. guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi;
j. pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata pelajaran yang diajarkannya; dan
k. guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.
Jawaban dibuktikan dengan melakukan pengamatan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru
dan dokumen pemantauan kepala sekolah

Data Pendukung
21. Persyaratan proses pembelajaran.
No. Persyaratan proses pembelajaran
1 Jumlah siswa tiap kelas maksimum = 36 siswa
2 Jumlah jam beban mengajar guru minimum = 24 jam/minggu
3 Perbandingan jumlah buku teks dengan siswa = 1 : 1
4 Pengelolaan kelas yang dilakukan:
a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik siswa dan mata pelajaran, serta
aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan;
b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan
baik oleh siswa;
c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh siswa;
d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa;
e. guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan kepatuhan
pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran;
f. guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar siswa
selama proses pembelajaran berlangsung;
g. guru menghargai siswa tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan
status sosial ekonomi;
h. guru menghargai pendapat siswa;
i. guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi;
j. pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata pelajaran yang diajarkannya;
dan
k. guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang
dijadwalkan.

A. Asesor::
Bukti :
-Cek daftar hadir siswa/jumlah siswa per kelas.
-Cek daftar pembagian tugas guru mengajar(jadwal pelajaran).
-Cek jumlah buku teks per mata pelajaran, bandingkan dengan jumlah siswa.
-Cek kegiatan pengelolaan kelas melalui observasi kelas.
-Pedoman Penilaian :
A=Jawaban 1,2,3 dan 4 terpenuhi; B=Jawaban 1-2 dan 3 dan atau 4
C=jawaban 1 dan 2; D=Jawaban 1 atau 2 yang memenuhi persyaratan
E=Tidak memenuhi persyaratan
(pedoman penilaian sudah sesuai dengan juknis, tidak perlu ditulis lagi)

Catatan :
Item Suplemen yang sesuai:
Hasil
No. Bunyi Instrumen Tambahan bukti
Kajian
Beban kerja guru Ada
Dokumen Surat Tugas
sekurangkurangnya 24 jam tambahan
3.1 Mengajar/Pembagian Tugas Mengajar
tatap muka dalam satu minggu bukti
….

Instrumen

22. Guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran yang tertuang dalam
RPP.
A. 91%-100% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran
B. 81%-90% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran
C. 71%-80% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran
D. 61%-70% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran
E. Kurang dari 61% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran

Juknis
22. Langkah-langkah pembelajaran meliputi: 1)
kegiatan pendahuluan;
2) kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi); dan 3) kegiatan penutup. Jawaban dibuktikan
dengan observasi secara acak saat melakukan visitasi, dan/atau melihat hasil supervisi kepala
sekolah/madrasah atau ketua program keahlian, dan/atau melihat kesesuaian RPP dengan pelaksanaan
proses pembelajaran, dan/atau mengamati hasil penilaian berbasis kelas yang dilakukan oleh guru.

Data Pendukung
22. Langkah-langkah pembelajaran.
No. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan
1 Kegiatan pendahuluan
2 Kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi).
3 Kegiatan Penutup
4
5
6

Asesor::
No Kondisi RPP
Nama Guru Mt.Pelajaran Keterangan
Sesuai Belum sesuai
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1
2
3
Dst
Jumlah
Persentase =jumlah sesuai/jum.guru ……..%

Bukti :
- Lihat langkah-langkah pembelajaran di RPP (kegiatan pendahuluan, inti dan penutup). - Observasi kelas
secara acak untuk mengecek kesesuaian RPP dengan pelaksanaannya.
- Mendata RPP yang sesuai secara acak/sampling (minimal 50% dari jumlah seluruh Mata pelajaran/RPP).
- Wawancara dengan siswa dan guru secara acak.
Persentase dihitung dari: Jumlah RPP yang sesuai dibagi dengan jumlah seluruh RPP sampling x 100 %

Instrumen
23. Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (sesuai
dengan tingkat kebutuhan Program keahliannya) dengan SDM yang memiliki kesesuaian kompetensi.
A. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh pihak program keahlian dengan SDM
sendiri yang memiliki kesesuaian kompetensi dan bersertifikat
B. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh pihak program keahlian dengan
mendatangkan SDM dari sekolah/madrasah lain
C. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain dengan sebagian SDM dari
pihak program keahlian
D. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain (outsource) E. Tidak
melaksanakan pembelajaran berbasis TIK

Juknis
23. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran KKPI dengan melibatkan SDM yang
memiliki kompetensi sesuai. Dilengkapi dengan hasil supervisi terhadap proses pembelajaran guru dalam
menggunakan TIK.
Data Pendukung
23. Daftar guru yang melaksanakan pembelajaran berbasis TIK

Penggunaan TIK*
No Nama Guru Kesesuaian SDM Dilakukan Pihak lain Tidak
sendiri dilakukan
1 Agus Kurnia Dasar Kompetensi Jurusan
2 Abdul Aziz KKPI
3 Veri Gustiawan Mata Pelajaran Produktif
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom “Penggunaan TIK”

Asesor Bukti :
- Yang dimaksud TIK disarankan adalah KKPI
- Keberadaan Ijasah/sertifikat kompetensi keahlian di bidang komputer
- Dokumen pembelajaran meliputi antara lain: Jadwal pelajaran, RPP, Modul dll.
- Wawancara dengan guru, wakasek kurikulum dan atau Kepala Sekolah

Instrumen
24. Kegiatan wirausaha pada unit produksi atau business center dilakukan sebagai wahana untuk
meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan keahliannya.
A. Kegiatan wirausaha pada unit produksi atau business center dilakukan sesuai dengan proses
pembelajaran, materi program keahlian, dan aturan pengelolaan yang transparan
B. Kegiatan wirausaha pada unit produksi atau business center dilakukan sesuai
dengan proses pembelajaran, dan materi program keahlian
C. Kegiatan wirausaha pada unit produksi atau business center dilakukan sesuai
dengan proses pembelajaran dan aturan pengelolaan yang transparan
D. Kegiatan wirausaha pada unit produksi atau business center dilakukan hanya
sesuai dengan proses pembelajaran.
E. Tidak sesuai dengan proses pembelajaran

Juknis
24. Jawaban dibuktikan dengan aktifitas kegiatan unit produksi atau business center sesuai dengan proses
pembelajaran dan dokumen pelaksanaan yang dimiliki sesuai dengan Program Keahlian (seperti: a. Daftar Kehadiran
siswa dan b. Jadwal dan Hasil Kerja)

Data Pendukung
24. Jenis kegiatan kewirausahaan
No Jenis Kegiatan Produk Unsur DU/DI yang terlibat
1 Pembuatan Kabel LAN Kabel LAN 5 M Sagita Computer
2
3
4
5
6
Dst

Asesor:: Bukti
-Bisnis center adalah identik dengan Unit Produksi/Jasa
-Adanya SK pembentukan UP/Bisnis Center
-Adanya SK kepengurusan/pengelola, struktur organisasi dan uraian tugas. - Adanya dokumen kegiatan
bisnis center
- Adanya pelaksanaan kegiatan bisnis center yang sesuai dengan program keahlian - Adanya pembukuan
/dokumen pengelolaan keuangan bisnis center.
- Adanya pengaturan keuangan secara transparan (jumlah omset, biaya produksi, keuntungan, honor
pengurus, pemeliharan alat dll.)
- Observasi langsung
Wawancara dengan pihak yang terkait.

Instrumen

25. Program keahlian menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dengan DU/DI.

A. 91%-100% tindaklanjut MoU melalui pelaksanaan pembelajaran


B. 81%-90% tindaklanjut MoU melalui pelaksanaan pembelajaran
C. 71%-80% tindaklanjut MoU melalui pelaksanaan pembelajaran
D. 61%-70% tindaklanjut MoU melalui pelaksanaan pembelajaran
E. Kurang dari 61% tindaklanjut MoU melalui pelaksanaan pembelajaran

Juknis
25. Jawaban dibuktikan dengan bukti MoU, laporan atau dokumen hasil pekerjaan bersama dengan pihak DU/DI.

Data Pendukung
25. Daftar kegiatan tindaklanjut Memorandum of Understanding (MoU).

No Nama DU/DI Kegiatan tindaklanjut Persentase tindaklanjut MoU


1 Sagita Computer PKL 100%
2
3
4
5
dst

Asesor:
Bukti:
- laporan/dokumen hasil perencanaan dan kegiatan/kesepakatan bersama antara sekolah dan DU/DI, antara
lain : penempatan prakerin, waktu/lamanya prakerin (tanggal …. S.d …… ).
- Jumlah MoU yang ditindaklanjuti.
- Persentase dihitung dari : MoU yang ditindaklanjuti dibagi seluruh MoU x 100 %
Tindak Lanjut MoU Keterangan/
No
Nama DU/DI Prog.Keahlian No&tgl.MoU Ditindak Jumlah siswa
Belum prakerin
lanjuti
1
2
3
Jumlah
Persentase=Juml.Mou Yg ditdklanjuti/Jum.Mou ….%
Instrumen
26. Siswa melakukan praktik kerja pada DU/DI untuk memperoleh kompetensi keahliannya.
A. 96%-100% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan
B. 91%-95% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan
C. 86%-90% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan
D. 81%-85% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan
E. Kurang dari 81% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan

Juknis
26. Jawaban dibuktikan dengan dokumen (surat keterangan atau piagam) pelaksanaan prakerin siswa pada DU/DI
yang relevan (contoh siswa pertanian prakerin pada perkebunan kelapa sawit, siswa otomotif prakerin pada
bengkel otomotif).

Data Pendukung
26. Jumlah siswa yang melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin) di DU/DI
No Tempat Praktik Kerja Industri Jumlah Siswa
1 Sagita Computer
2
3
4
5
dst
Jumlah

Asesor::
Bukti:
- Lihat dokumen pelaksanaan (jurnal prakerin) tentang kesesuaian prakerin siswa (program keahlian dengan
lingkup pekerjaan).
- Lihat surat keterangan atau sertifikat Prakerin.
- Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin.
- Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin sesuai dengan program keahliannya.
- Persentase : Jumlah siswa yang melaksanakan prakerin di DU/DI yang relevan dibagi dengan jumlah seluruh
siswa yang melaksanakan prakerin x 100 %.
Tindak Lanjut MoU Keterangan/
No
Nama DU/DI Prog.Keahlian No&tgl.MoU Ditindak Jumlah siswa
Belum prakerin
lanjuti
1
2
3
Jumlah
Persentase=Juml.Mou Yg ditdklanjuti/Jum.Mou ….%

Instrumen
27. Kepala sekolah/madrasah dan program keahlian melakukan pemantauan proses pembelajaran mencakup
tiga tahapan yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) penilaian hasil pembelajaran.
A. Mencakup 3 tahap pemantauan serta dilakukan diskusi hasil pemantauan
B. Mencakup 3 tahap pemantauan tanpa dilakukan diskusi hasil
pemantauan C. Mencakup 2 tahap pemantauan
D. Mencakup 1 tahap pemantauan
E. Tidak pernah melakukan pemantauan

Juknis
27. Tahap-tahap pemantauan meliputi:
1) perencanaan;
2) pelaksanaan; dan
3) penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap tahapnya disertai catatan
kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian dan tanda tangan guru yang dipantau.

Data Pendukung
27. Pemantauan proses pembelajaran.
Tahap yang dilakukan
Tanggal Nama guru yang
No. pemantauan dipantau Perencanaan Pelaksanaan Penilaian

1 25 juli 2013 Susri Maryam, S.Pd

2 25 juli 2013 Dasep Sopiana, S.Pd

3 19 sep 2013 Abdul Aziz A., S.Sos.I

4 4 okt 2013 Rifa Surveyana, S.Pd

5 8 nop 2013 Drs. Tarmana

6 16 nop 2013 Veri Gustiawan, A.Md

7 22 nop 2013 Agus Kurnia, M.Ag

8 17 jan 2013 Drs. Yadi Mulyadi

9 18 jan 2013 Sony Iskandar, S.Pd

Asesor:
Bukti :
- Tahap-tahap pemantauan dalam juknis : Perencanaan pembelajaran, Pelaksanaan pembelajaran dan
Penilaian hasil belajar.
- Perencanaan Pembelajaran : adanya dokumen silabus, RPP, Program Tahunan dan Program Semester yang
sudah ditandatangani Kepsek
- Pelaksanaan Pembelajaran : adanya jadwal pembelajaran, daftar hadir guru, agenda kelas.
- Penilaian hasil belajar : adanya laporan ketercapaian Kompetensi setiap akhir semester, buku nilai dll.
- Cek jumlah guru yang di pantau (lihat data yang ada).
- Laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap tahapan yang ditandatangani kepala sekolah atau
petugas yang ditunjuk dan tanda tangan guru yang dipantau.
- Hasil akhir dilihat dari jumlah guru yang dipantau, dengan dibuktikan oleh dokumen yang ada.
- Judgemen keputusan asesor, akan melihat dokumen pantauan dan hasil pengecekan
Nama Tanggal Jenis Pantauan Diskusi
No. guru Pemantauan hsl
Persiapan Pelaksanaan Penil.hsl bljr
Tdk. Tdk Tdk. pantauan
ada ada ada
ada ada ada
1
2
3
Dst.

Keterangan :
1. Bila ada aspek lain, kolom bisa ditambahkan
2. Hasil pantauan dengan cara member ceklis pada setiap kolom

Instrumen
28. Supervisi proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dan ketua program keahlian dengan
cara pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.
A. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 4 cara
B. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 3 cara
C. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 2 cara
D. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 1 cara
E. Tidak melakukan supervisi proses pembelajaran

Juknis
28. Tahap-tahap supervisi meliputi: 1) tahap perencanaan;
2) tahap pelaksanaan; dan
3) tahap penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan supervisi proses pembelajaran pada setiap aspeknya,
mencakup 4 cara yaitu: pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.

Data Pendukung
28. Supervisi proses pembelajaran.

No. Tanggal supervisi Mata pelajaran yang disupervisi Cara yang dilakukan

1 21 peb 2014 IPA konsultasi

2 14 mar 2014 Matematika konsultasi

3 21 mar 2014 KKPI konsultasi

4 3 apr 2014 Bahasa Inggris konsultasi

5 11 apr 2014 PKn konsultasi

6 17 apr 2014 Produktif TKJ konsultasi

7 2 mei 2014 Kompetensi Kejuruan konsultasi

8 7 mei 2014 Kewirausahaan konsultasi

9 16 mei 2014 Bahasa Sunda konsultasi


Asesor:
- Adanya jadwal supervisi sesuai tahapan.
- Tahap-tahap Supervisi (juknis): Perencanaan Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran dan Penilaian hasil
Pembelajaran.
- Empat cara cakupan supervisi (juknis): Pemberian contoh, diskusi, pelatihan dan konsultasi.

Bukti :
- Dokumen/Instrumen Supervisi.
- Adanya nilai supervisi,bisa kualitatif atau kuantitatif - Kesimpulan hasil supervisi.
- Catatan Supervisor pada dokumen/Instrumen Supervisi.
- Wawancara dengan Guru, Wakasek dan atau Kepala Sekolah.
- Jadwal Supervisi Kepala Sekolah per-semester, per-tahun Catatan: Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Tidak ada tambahan


Program supervisi kelas telah dilaksanakan sesuai dengan bukti
3.12 Sesuai SNP
jadwal dan instrument yang ada

Instrumen
29. Evaluasi terhadap guru dalam proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dan ketua
program keahlian dengan memperhatikan 4 aspek, yaitu 1) persiapan, 2) pelaksanaan, 3) evaluasi
pembelajaran, dan 4) rencana tindak lanjut.
A. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 4 aspek
B. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 3 aspek
C. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 2 aspek
D. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 1 aspek
E. Tidak melakukan evaluasi

Juknis
29. Jawaban dibuktikan dengan catatan hasil evaluasi proses pembelajaran oleh kepala sekolah/madrasah atau
ketua program keahlian.

Data Pendukung
29. Evaluasi proses pembelajaran.
No. Tanggal evaluasi Mata pelajaran yang dievaluasi Aspek yang dievaluasi
Pelaksanaan Pembelajaran (4
1 11 juni 2014 IPA aspek; persiapan, pelaksanaan,
evaluasi, rencana tindak lanjut)
2 11 juni 2014 Matematika sda
3 11 juni 2014 KKPI sda
4 11 juni 2014 Bahasa Inggris sda
5 11 juni 2014 PKn sda
6 20 Juni 2014 Produktif TKJ sda
7 20 Juni 2014 Kompetensi Kejuruan sda
8 20 Juni 2014 Kewirausahaan sda
9 20 Juni 2014 Bahasa Sunda sda

Asesor::
Evaluasi proses pembelajaran
No. Tgl. evaluasi Nama Guru Aspek yg dievaluasi
Mata pelajaran Pelaksan Evalu Tindak
Perencanaan
yang dievaluasi aan asi lanjut
1
2
3
4
5 Dst.

Bukti :
- Adanya jadwal Evaluasi
- Adanya Program Evaluasi guru oleh Kepsek.(meliputi 4 aspek yaitu : persiapan, pelaksanaan, evaluasi
pembelajaran, dan rencana tindak lanjut
- Format ditas harus dilampiri CATATAN EVALUASI DARI: 4 aspek, ada di Kasek atau petugas yang ditunjuk.
- Adanya dokumen hasil evaluasi Kasek/Kaprog terhadap guru, meliputi : persiapan, pelaksanaan, evaluasi
pembelajaran, dan rencana tindak lanjut Keterangan :
Persiapan meliputi perangkat pembelajaran guru, antara lain : silabus, prota,promes, RPP, bahan ajar daftar
hadir siswa, daftar nilai dll.
Pelaksanaan meliputi : daftar hadir guru mengajar, jadwal pelajaran, agenda kelas dll.
Evaluasi meliputi : buku nilai, laporan pencapaian kompetensi dll.
Tindak lanjut meliputi program remedial dan pengayaan.
- Observasi kelas langsung
- Wawancara dengan guru dan kepala sekolah.
- Nilai evaluasi pembelajaran adalah kuantitatif

Instrumen
30. Kepala sekolah/madrasah dan ketua program keahlian menyampaikan hasil pengawasan (pemantauan,
supervisi, dan evaluasi) proses pembelajaran kepada pemangku kepentingan.
A. Hasil pengawasan disampaikan kepada guru yang bersangkutan, dewan guru, dan pengawas
sekolah/madrasah
B. Hasil pengawasan disampaikan kepada guru yang bersangkutan dan dewan guru
C. Hasil pengawasan disampaikan kepada yang bersangkutan saja
D. Tidak disampaikan
E. Tidak melakukan pengawasan

Juknis
30. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen laporan pengawasan proses pembelajaran kepada pemangku
kepentingan seperti: guru yang bersangkutan, dewan guru, ketua program keahlian, dan pengawas
sekolah/madrasah.

Data Pendukung
30. Pelaporan pengawasan proses pembelajaran.

No. Tanggal Pelaporan Pihak yang mendapat laporan Keterangan

1 23 Juni 2014 Beberapa orang guru

4
Asesor::
Bukti :
- Adanya dokumen laporan pengawasan (rekap hasil pemantauan, supervisi dan evaluasi, buku
pembinaan,notulen rapat,dsb) yang disampaikan kepada pihak terkait ( meliputi guru ybs, dewan guru,
komite sekolah, pengawas dll. Baik dalam forum rapat atau dalam kesempatan tertentu). - Adanya
data guru yang mendapatkan reward dan punishment - Wawancara dengan guru dan atau kepala
sekolah.
- Kolom keterangan diisi bentuk laporan, dibuktikan dengan dokumen yang ada.

Instrumen
31. Kepala sekolah/madrasah dan ketua program keahlian melakukan tindak lanjut terhadap hasil pengawasan
proses pembelajaran.
A. 91%-100% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
B. 81%-90% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
C. 71%-80% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
D. 61%-70% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut
E. Kurang dari 61% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan tindak lanjut

Juknis
31. Bukti tindak lanjut pengawasan meliputi:
1) memberikan penghargaan terhadap guru yang telah memenuhi standar; dan/atau 2)
memberikan teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum memenuhi standar; dan/atau
3) memberikan kesempatan para guru untuk mengikuti pelatihan/penataran.

Data Pendukung
31. Tindak lanjut hasil pengawasan proses pembelajaran.
No. Hasil pengawasan Bentuk tindak lanjut
1 Guru berpredikat baik Pemberian Penghargaan
2 Guru berpredikat istimewa Promosi jabatan
3
4

Asesor:
Bukti:
- Adanya pedoman reward dan punishment
- Data guru yang mendapatkan tidak lanjut pengawasan pembelajaran (reward & punishment)
- Bukti dan jenis tindak lanjut pemberian reward & punishment (penghargaan & sanksi), misalnya:
Reward: Piagam Penghargan, Pemberian Jabatan dll.
Punishment : Surat teguran, peringatan, sanksi yg bersifat mendidik.
Adanya bukti daftar guru yg mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan.
- Persentase kegiatan tindak lanjut :
Jumlah pengawasan yang ditindak lanjuti dibagi jumlah seluruh pengawasan yang dilakukan dikalikan 100%
No. Hasil pengawasan Bentuk tindak lanjut Tgl.tindak lanjut
1
2
dst
III. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

Instrumen
32. Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui kelompok mata pelajaran Iptek untuk dapat berpikir logis,
kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah.
A. 91%-100% mata pelajaran kelompok Iptek memuat tugas terstruktur
B. 81%-90% mata pelajaran kelompok Iptek memuat tugas terstruktur
C. 71%-80% mata pelajaran kelompok Iptek memuat tugas terstruktur
D. 61%-70% mata pelajaran kelompok Iptek memuat tugas terstruktur
E. Kurang dari 61% mata pelajaran kelompok Iptek memuat tugas terstruktur

Juknis
32. Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam KTSP yang ditetapkan oleh Program Keahlian untuk
kelompok mata pelajaran iptek seperti Bahasa, Matematika, IPA, IPS, dan TIK. Kriteria ideal ketuntasan minimal
75,00. Dihitung rata-rata nilai ketuntasan belajar seluruh mata pelajaran iptek pada satu tahun terakhir.

Data Pendukung
32. Kelompok mata pelajaran Iptek yang memuat tugas terstruktur dalam bentuk pemecahan masalah.

Rubrik penilaian
No. Mata pelajaran Kelas Bentuk Masalah
Ada Tidak
1 Bahasa X, XI, XII
2 Matematika X, XI, XII
3 IPA X, XI, XII
4 IPS X, XI, XII
5 Produktif Kejuruan X, XI, XII

Asesor::
Bukti :
- Lihat data perencanaan KKM yang ditentukan oleh sekolah (khusus program IPTEK) - Lihat
dokumen KKM hasil perhitungan rata-rata kelompok IPTEK.
- Nilai hasil rata-rata KKM untuk menjawab masing-masing item.
Kriteria ketuntasan minimal (KKM) kelompok mata pelajaran iptek.
KKM
No. Mata pelajaran Iptek
Kelas X Kelas XI Kelas XII
1 Bhs. Indonesia
2 Matematika
3 Bhs.Inggris
4 IPA
5 IPS
6 FISIKA
7 Kimia
8 Biologi
9 KKPI
10 Kewirausahaan
11 Dasar Komp.Kejuruan
12 Kompetensi Kejuruan
JUMLAH
RATA-RATA pertingkat
Rata-rata KKM IPTEK
KKM dihitung dari rata-rata KKM kelompok IPTEK yaitu :bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu
pengetahuan sosial, kompetensi kejuruan, teknologi informasi dan komunikasi, dibuktikan dengan dokumen yang
ada.

Instrumen

33. Siswa terlibat dalam kegiatan belajar kelompok mata pelajaran Iptek yang berkaitan dengan analisis dan
pemecahan masalah kompleks.

A. 4 atau lebih mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan kegiatan pembelajaran yang
berkaitan dengan pemecahan masalah kompleks.
B. 3 mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan kegiatan pembelajaran yang berkaitan
dengan pemecahan masalah kompleks.
C. 2 mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan kegiatan pembelajaran yang berkaitan
dengan pemecahan masalah kompleks.
D. 1 mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan kegiatan pembelajaran yang berkaitan
dengan pemecahan masalah kompleks.
E. Tidak ada mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan kegiatan pembelajaran yang
berkaitan dengan pemecahan masalah kompleks.

Juknis
33. Jawaban dibuktikan dengan:
1). dokumen RPP setiap pelajaran yang memuat kegiatan siswa dalam menganalisis dan memecahkan
masalah-masalah kompleks seperti banjir, gempa bumi, kemiskinan, pengangguran, gejala sosial dan lainlain;
2). hasil kerja siswa; dan
3). rubrik penilaian

Data Pendukung
33. Kegiatan belajar siswa yang berkaitan dengan analisis pemecahan masalah-masalah yang kompleks.

RPP Hasil kerja Rubrik penilaian


No. Mata pelajaran Jenis kegiatan
Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak
1 Produktif Kejuruan Perakitan PC
2 Matematika Diskusi Kelompok
3 IPA Praktikum
4 IPS Observasi
5 Bahasa Indonesia Resensi Buku

Asesor::
Bukti :
- Daftar hadir kegiatan
- Dokumen kumpulan hasil diskusi siswa
- Kumpulan kliping
- Laporan kegiatan hasil analisis tentang terjadinya gempa bumi, banjir, gejala social, pengangguran,
kemiskinan, kenakalan remaja,dll.
- Persentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dibagi jumlah siswa keseluruhan kali 100%, rekapitulasi
kegiatan dapat menggunakan format berikut:
Jumlah Siswa
No. Mata Pelajaran Jenis kegiatan Aktivitas ke
Keseluruhan Yg terlibat
1
2
3 Dst
Jumlah
Persentase
dibuktikan dengan dokumen yang ada.

Instrumen
34. Siswa terlibat dalam kegiatan belajar kelompok mata pelajaran Iptek yang memiliki kemampuan untuk
menganalisis gejala alam dan sosial.

A. 4 atau lebih mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan kegiatan pembelajaran untuk
menganalisis gejala alam dan sosial.
B. 3 mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan kegiatan pembelajaran untuk
menganalisis gejala alam dan sosial.
C. 2 mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan kegiatan pembelajaran untuk
menganalisis gejala alam dan sosial. D. 1 mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan
kegiatan pembelajaran untuk menganalisis gejala alam dan sosial.
E. Tidak ada mata pelajaran kelompok Iptek dapat menunjukkan kegiatan pembelajaran untuk
menganalisis gejala alam dan sosial.

Juknis
34. Jawaban dibuktikan dengan:
1). silabus yang memuat pengalaman belajar siswa dalam menganalisis gejala alam seperti gempa bumi,
erosi, banjir, tsunami, gunung meletus dan lain-lain; dan
2). silabus yang mengandung pengalaman belajar siswa dalam menganalisis gejala sosial seperti kemiskinan,
pengangguran, tawuran pelajar, narkoba dan lain-lain.
3). hasil kerja siswa
4). rubrik penilaian

Data Pendukung
34. Kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar yang dapat menganalisis gejala alam dan sosial.

RPP Hasil kerja Rubrik penilaian


No. Mata pelajaran Jenis kegiatan
Ada Tidak Ada Tidak Ada Tidak
1 IPS Study Tour
2 Matematika Pengamatan Gedung
3
4
5

Instrumen

35. Siswa memperoleh pengalaman belajar dalam kelompok mata pelajaran Produktif dan Adaptif secara efektif.
A. Program keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan memfungsikan sumber
belajar meliputi bahan ajar, buku teks, perpustakaan, laboratorium, dan internet
B. Program keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan memfungsikan
sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, perpustakaan, dan laboratorium
C. Program keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan memfungsikan
sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, dan perpustakaan
D. Program keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan memfungsikan
sumber belajar meliputi bahan ajar dan buku teks
E. Program keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan siswa dengan sumber belajar

Juknis
35. Jawaban dibuktikan dengan difungsikannya sumber-sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran yang
diikuti setidak-tidaknya diikuti oleh 90% siswa dan ditunjukkan dengan dokumen pemanfaatan berbagai
fasilitas seperti laboratorium, perpustakaan, internet dsb.

35. Penggunaan berbagai fasilitas oleh siswa.


Ketersediaan*
Jumlah siswa yang
No. Jenis Fasilitas Ada Tidak terlibat

1 Bahan ajar. 96

2 Buku teks. 96

3 Perpustakaan. 96

4 Laboratorium. 96

5 Internet. 96

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan”

Asesor:
Bukti :
- Periksa keberadaan sumber-sumber belajar ( meliputi :bhn ajar, buku teks perpustakaan, laboratorium dan
internet)
- Adanya jadwal penggunaan sumber-sumber belajar tersebut
- Lihat daftar hadir sbg bukti keterlaksanaannya
- Daftar hadir dibuat berdasarkan aktifitas kegiatan dan lingkup kelas terlibat.
- Wawancara dengan siswa, guru, petugas perpustakaan, waka sarana
- Dapat menggunakan format dibawah

Ketersediaan* Jumlah siswa Persentase


prog. siswa yg
No. Jenis Fasilitas Yang terlibat
Ada Tidak Keahlian/
terlibat
kelas
1 Bahan ajar.
2 Buku teks.
3 Perpustakaan.
4 Laboratorium.
5 Internet.
6 Dll.
Jumlah
Instrumen

36. Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk mencari
informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar dalam satu tahun terakhir.

A. Siswa menjalankan 10 kali atau lebih kegiatan pembiasaan untuk mencari


informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar
B. Siswa menjalankan 7-9 kali kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih
lanjut dari berbagai sumber belajar
C. Siswa menjalankan 4-6 kali kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih
lanjut dari berbagai sumber belajar
D. Siswa menjalankan 1-3 kali kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih
lanjut dari berbagai sumber belajar
E. Siswa tidak menjalankan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi/pengetahuan lebih
lanjut dari berbagai sumber belajar

Juknis
36. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak-tidaknya diikuti oleh 90% siswa
seperti: mengunjungi perpustakaan, museum iptek, mengakses internet, menyelenggarakan kelompok ilmiah
remaja, kelompok belajar Bahasa Asing (misalnya Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Jepang, Bahasa
Mandarin, Bahasa Perancis dan lain-lain), sumbersumber belajar lapangan (misalnya museum, kebun raya,
pusat industri, bengkel, perkantoran dan lain-lain).

Data Pendukung
36. Kegiatan mencari informasi dari berbagai sumber belajar.
dilakukan Jumlah siswa yang
Nama Siswa
No Ya Tidak mengikuti

1 Mengunjungi perpustakaan 96
2 Mengakses internet 96
3 Menyelenggarakan kelompok ilmiah 96
remaja
4 Kelompok belajar bahasa asing 96
(Inggris, Jepang,
Jerman, dsb.)
5 Sumber belajar (museum, kebun raya, 96
industri dsb.)
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak”

Asesor:
Bukti:
- Adanya laporan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi, seperti: mengunjungi perpustakaan, museum
iptek, mengakses internet dll.
- Menyelenggarakan kelompok-kelompok keg.ilmiah seperti :KIR, Kel.bljr bhs asing.
- Sumber-sumber belajar lapangan, misalnya: kunjungan ke museum, kebun raya, pusat industri, bengkel,
perkantoran dll.
Bukti lainnya (adanya program, jadwal kegiatan, daftar hadir, pembimbing dan laporan masingmasing
kegiatan).
- Dapat menggunakan format di bawah ini.
Dilakukan* Keg.yg ke Jumlah siswa
% yg
No. Kegiatan siswa 1 2 3 4
Ya Tidak Total Yang terlibat trlibat

1 Mengunjungi perpustakaan
2 Mengakses internet
3 Menyelenggarakan
kelompok ilmiah remaja
4 Kelompok belajar bahasa
asing (inggris, jepang,
jerman, dsb.)
5 Sumber belajar (museum,
kebun raya, industri dsb.)
6 .............................
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak” sebagai bukti berapa kali/jenis
dalam satu tahun, dibuktikan dengan dokumen yang ada.

Instrumen

37. Siswa mengikuti kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung
jawab dalam 1 tahun terakhir.

A. Program keahlian menjalankan 4 atau lebih kegiatan


B. Program keahlian menjalankan 3 kegiatan
C. Program keahlian menjalankan 2 kegiatan
D. Program keahlian menjalankan 1 kegiatan
E. Program keahlian tidak menjalankan kegiatan

Juknis
37. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pelaksanaan kegiatan yang diikuti setidak-tidaknya diikuti
oleh 90% siswa dan dapat memberikan pengalaman tentang pemanfaatan lingkungan baik di dalam
maupun di luar kelas seperti: bengkel kerja, daur ulang sampah, kantor pemerintahan, kunjungan ke
laboratorium alam, outbound dan lain-lain.

Data Pendukung
37. Kegiatan memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab.
Jumlah siswa yang
No. Jenis Kegiatan Tempat pelaksanaan mengikuti
1 berkemah 15 – 18 Juni 2013 96
2 kunjungan ke museum 25 Pebruari 2013 96
3 outbound 9 januari 2013 96
4 menanam pohon langka 9 juni 2013 96

Asesor:
Bukti :
- Adanya dokumen pelaksanaan kegiatan
- Adanya bukti data siswa dlm setiap kegiatan
- Rekap tentang bukti pemanfaatan lingkungan yg dpt memberikan pengalaman pd kehi-dupan siswa
(bengkel untuk praktek las, kunjungan ke laboratorium, out bound dll.)
- Wawancara dengan siswa, guru secara acak dan waka kesiswaan
- Persentase dihitung dari jumlah siswa yg melaksanakan kegiatan dibagi dengan seluruh siswa dikalikan
100%.
Dilakukan* Keg.yg ke Jumlah siswa % yg
No. Kegiatan siswa trlibat
Ya Tidak 1 2 3 4 total Yang terlibat
1 Kunjungan ke bengkel
2 Kunjungan ke lab alam
3 Daur ulang sampah
4 Kunjungan kntor pemthn
5 Out Bound
6 .............................
Jumlah
Persentase

Instrumen

38. Siswa memperoleh pengalaman mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya dalam 1 tahun
terakhir.

A. Siswa mengekspresikan diri melalui 4 atau lebih kegiatan


B. Siswa mengekspresikan diri melalui 3 kegiatan
C. Siswa mengekspresikan diri melalui 2 kegiatan
D. Siswa mengekspresikan diri melalui 1 kegiatan
E. Siswa tidak pernah mengekspresikan diri melalui kegiatan

Juknis
38. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak-tidaknya diikuti oleh 90% siswa seperti:
pekan bahasa, seni dan budaya, pentas seni, Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pelaksanaan
kegiatan oleh siswa seperti: pekan bahasa, seni dan budaya, pentas seni, pameran teknologi, teater, latihan
tari, latihan musik, latihan vokal, keterampilan membuat barang seni, dan lain sebagainya.

Data Pendukung
38. Kegiatan seni dan budaya.
No. Jenis Kegiatan Bukti kegiatan
1 konser musik 96
2 pagelaran tari 96
3 drama 96

Asesor::
Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta yang mengikuti kegiatan
- Wawancara dengan siswa, guru secara acak dan waka kesiswaan
- Persentase dihitung dari jumlah siswa yg melaksanakan kegiatan dibagi dengan seluruh siswa dikalikan
100%.
Dilakukan* Keg.yg ke Jumlah siswa % yg
No. Kegiatan siswa trlibat
Ya Tidak 1 2 3 4 total Yang terlibat
1 Pekan bahasa
2 Seni & budaya
3 Pentas seni
4 Pameran teknologi
5 Teater
6 Tari,music,vocal
7 Ketrampilan dll.
6 .............................
Jumlah
Persentase

Instrumen

39. Siswa memperoleh pengalaman mengapresiasikan karya seni dan budaya dalam 1 tahun terakhir.

A. Program keahlian memfasilitasi 4 atau lebih kegiatan


B. Program keahlian memfasilitasi 3 kegiatan
C. Program keahlian memfasilitasi 2 kegiatan
D. Program keahlian memfasilitasi 1 kegiatan
E. Program keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan

Juknis
39. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pelaksanaan kegiatan oleh siswa seperti: mengunjungi pameran
kria, museum/galeri seni, konser musik, pagelaran tari, drama dan sebagainya.

Data Pendukung
39. Kegiatan apresiasi seni.

No. Jenis Kegiatan Bukti kegiatan


1 Porseni
2
3
4
5
6
7
8
9

A. Asesor:
Bukti :
- Adanya program kegiatan apresiasi seni
- Adanya daftar kegiatan yg berkaitan dengan mengekspresikan seni dan budaya meliputi antara lain :
1. Mengunjungi pameran kria
2. Mengunjungi museum/geleri seni
3. Mengunjungi konser music
4. Mengunjungi pagelaran tari 5. Mengunjungi kegiatan drama dsb.
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing
- Wawancara dengan siswa dan guru secara acak dan waka kesiswaan - Laporan kegiatan
No Jenis Kegiatan Tempat Tanggal Keg.ke Jumlah siswa Persentase
siswa kegiatan pelaksanaan 1 2 3 4 total Yg terlibat Yg terlibat

1
2
3
4 Dst
Jumlah
Persentase

Instrumen

40. Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui kegiatan yang mengembangkan sikap percaya diri dan
tanggung jawab dalam 1 tahun terakhir.

A. Program keahlian menjalankan 4 atau lebih kegiatan


B. Program keahlian menjalankan 3 kegiatan
C. Program keahlian menjalankan 2 kegiatan
D. Program keahlian menjalankan 1 kegiatan
E. Program keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan

Juknis
40. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pelaksanaan kegiatan oleh siswa seperti: layanan konseling
(misalnya: perencanaan karir, kehidupan pribadi, kemampuan sosial, dan lain-lain); dan/atau kegiatan
ekstrakurikuler (misalnya: kegiatan kepramukaan, latihan kepemimpinan, PMR, seni, olahraga, pecinta alam,
jurnalistik, teater, keagamaan, bakti sosial, dan lain-lain).

Data Pendukung
40. Kegiatan untuk mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab.

Ketersediaan Dokumen*
No.
Jenis Kegiatan
Ada Tidak

1 Layanan konseling.

 Layanan Pribadi 

 Layanan Karir 

 Layanan Belajar 

 Layanan Sosial 

2 Ekstrakurikuler.

 SII 

 Bintalis 

 Pramuka 

 Futsal 

 Bola Voli 

 Badminton 
 Marching Band 

 Komputer (DAT) 

 Taekwondo 
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan”

Asesor:
Bukti :
- Adnya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing
Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap
percaya diri dan bertanggung jawab, yaitu antara lain:
1. Layanan konseling ( perencanaan karier, kehidupan pribadi, kemampuan sosial dll.)
2. Kegiatan ekstra kurikuler (kepramukaan, latihan kepemimpinan, PMR, seni, Olah raga, pecinta alam,
keagamaan, bakti social dll.)

Persentase
Keg.yg ke Jumlah siswa
Jenis Kegiatan Tempat Tanggal siswa yg
No terlibat
siswa kegiatan pelaksanaan 1 2 3 4 Tota Yang
terlibat
1 Layanan
konseling.
 .................

2 Ekstrakurikuler.

 ...............

Jumlah

Persentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada.
kegiatannya :sesuai table dan juknis, .
( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa seluruhnya.)

Instrumen

41. Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial.
A. Program keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial sebanyak 4 jenis dan/atau 4
kali atau lebih dalam 1 tahun terakhir
B. Program keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial sebanyak 3 jenis dan/atau 3
kali dalam 1 tahun terakhir
C. Program keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial sebanyak 2 jenis dan/atau 2
kali dalam 1 tahun terakhir
D. Program keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial sebanyak 1 jenis dan/atau 1
kali dalam 1 tahun terakhir
E. Program keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial

Juknis
41. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pelaksanaan kegiatan oleh siswa, dan/atau peraturanperaturan
yang di dalamnya mengatur ketertiban siswa seperti: hormat kepada guru dan orang yang lebih tua, berbicara
dan bersikap santun dengan orang lain, datang tepat waktu, pemakaian baju seragam, tidak terlibat tawuran,
tidak terlibat penyalahgunaan obat-obat terlarang, menghadiri ceramah penanggulangan HIV, sosialisasi
narkoba, ketertiban berlalu lintas, dsb.

Data Pendukung
41. Kegiatan siswa untuk berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial.
Jumlah siswa yang
No. Jenis Kegiatan Waktu pelaksanaan mengikuti
1 Penyuluhan Narkoba 27 Pebruari 2014 96
2 Satgas Disiplin Setiap bulan 96
3 Layanan kesehatan 2 maret 2014 96
4

Asesor::
Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk
berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial, yaitu antara lain : hormat kepada guru dan orang yang
lebih tua, berbicara dan bersikap santun dengan orang lain, datang tepat waktu, pemakaian baju seragam,
tidak terlibat tawuran, tidak terlibat penyalahgunaan obat -obat terlarang, menghadiri ceramah
penanggulangan HIV, sosialisasi narkoba, dan sebagainya.
No. Jenis Kegiatan Tempat Tanggal Keg.yg ke Jumlah siswa Persentase
siswa kegiatan pelaksanaan 1 2 3 4 Total Yg siswa yg
terlibat terlibat
1
2
3
4dst
Jumlah
Persentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang
ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa seluruhnya.)
Instrumen
42. Siswa memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap kompetitif dan sportif untuk
mendapatkan hasil yang terbaik 3 tahun terakhir.
A. Sekolah/Madrasah melaksanakan 4 atau lebih kegiatan
B. Sekolah/Madrasah melaksanakan 3 kegiatan
C. Sekolah/Madrasah melaksanakan 2 kegiatan
D. Sekolah/Madrasah melaksanakan 1 kegiatan
E. Sekolah/Madrasah tidak melaksanakan kegiatan

Juknis
42. Jawaban dibuktikan dengan penghargaan yang diberikan oleh Program Keahlian dalam 3 tahun terakhir
seperti: sertifikat, piala atau hadiah-hadiah yang lain, seperti: pertandingan olahraga antar kelas, lomba seni
suara antar kelas, cerdas cermat, dan lomba olahraga di tingkat kabupaten/provinsi/nasional, dll.

Data Pendukung
42. Kegiatan untuk menumbuhkan sikap kompetitif dan sportif.
Jumlah siswa
No. Nama kegiatan Tingkat yang Ranking Tahun
mengikuti juara

1 Kejuaran Futsal Kota 10 - 2013

2 Pekan Olah Raga antar kelas Sekolah 96 - 2013

Asesor:
Bukti :
- Adnya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
Adanya data peserta dan pembimbing kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar siswa untuk
memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap kompetitif untuk mendapatkan hasil
terbaik antara lain: penghargaan; sertifikat, piala atau hadiah-hadiah yang lain Apabila dalam kolom tingkat
terdapat penghargaan tingkat sekolah, tingkat program keahlian dan juara kelas, maka nilai optimal,
dibuktikan dengan dokumen yang ada.
No. Tingkat Penghargaan Keterangan
Nama Siswa Nama Penghargaan
S/M KK Kls
1
2
3
4
5
6
Jumlah

Instrumen
43. Siswa memperoleh pengalaman belajar yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam 3 tahun terakhir.
A. Program keahlian melaksanakan 4 kali atau lebih kegiatan
B. Program keahlian melaksanakan 3 kali kegiatan
C. Program keahlian melaksanakan 2 kali kegiatan
D. Program keahlian melaksanakan 1 kali kegiatan
E. Program keahlian tidak melaksanakan kegiatan

Juknis
43. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan dalam 3 tahun terakhir, seperti: upacara hari besar kenegaraan,
PMR, kegiatan OSIS/M, kegiatan sosial membantu korban banjir, dan lain-lain.

Data Pendukung
43. Pembelajaran yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara secara demokratis.
Ketersediaan dokumen* Jumlah siswa yang
No. Jenis kegiatan
Ada Tidak mengikuti

1 Upacara hari besar kenegaraan 96

2 Pramuka 96

3 Kegiatan OSIS 96

4 ...........................

5 ...........................
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

Asesor::
Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
Adanya data peserta dan pembimbing
Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap sportif untuk
mendapatkan hasil terbaik, yaitu antara lain:
pertandingan olahraga antarkelas, lomba seni suara antar kelas, lomba olahraga di tingkat
kabupaten/provinsi/nasional, dan lain-lain.
Tempat Juara Tingkat Jumlah siswa
No Jenis Kegiatan siswa kegiatan ke Nas Prov Kab/kota total Yg terlibat
1
2
3

Jumlah
Persentase

Instrumen
44. Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk membentuk karakter siswa, menumbuhkan rasa sportivitas,
dan kebersihan lingkungan dalam 3 tahun terakhir.
A. Program keahlian melaksanakan 4 kali atau lebih kegiatan
B. Program keahlian melaksanakan 3 kali kegiatan
C. Program keahlian melaksanakan 2 kali kegiatan
D. Program keahlian melaksanakan 1 kali kegiatan
E. Program keahlian tidak melaksanakan kegiatan

Juknis
44. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan dalam 3 tahun terakhir, seperti: program pembiasaan 7K, prestasi
bidang olahraga, PMR, lomba kebersihan antar kelas, dan muatan lokal yang relevan, dll.

Data Pendukung
44. Pembelajaran untuk membentuk karakter siswa menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan.
45.
Ketersediaan dokumen*
Jumlah siswa yang
No. Jenis kegiatan
mengikuti
Ada Tidak

1 program pembiasaan 7K  96

2 olahraga  96

3 lomba kebersihan antar kelas  96

4 PLH  96

5 Penanaman Pohon  96

6 Kelola Taman  96

8
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “ketersediaan dokumen”

Asesor::
Bukti :
- Adanya program kegiatan
Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk
membentuk karakter siswa, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan, yaitu antara lain:
program pembiasaan 7K, prestasi bidang olahraga, PMR, lomba kebersihan antar kelas, dan muatan lokal
yang relevan, dll.
Tanggal Keg.yg ke Jumlah siswa Persentase
Tempat
No Jenis Kegiatan pelaksa- 1 2 3 4 total Yg terlibat siswa yg
kegiatan
naan terlibat
1
2
3

Jumlah
Persentase

Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada.
Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung jumlah siswa yg ikut/jumlah siswa seluruhnya)

Instrumen
45. Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui pembiasaan untuk memahami hak dan kewajiban orang lain
dalam pergaulan di masyarakat.
A. 91%-100% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan
pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di
masyarakat
B. 81%-90% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS memuat
kegiatan pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di
masyarakat
C. 71%-80% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS memuat
kegiatan pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di
masyarakat
D. 61%-70% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS memuat
kegiatan pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di
masyarakat
E. Kurang dari 61% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS
memuat kegiatan pembelajaran dalam kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam
pergaulan di masyarakat

Juknis
46. Jawaban dibuktikan dengan adanya silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, IPS atau
mata pelajaran lainnya yang memuat materi tentang memahami hak dan kewajiban orang lain dalam
pergaulan masyarakat.

Data Pendukung
45. Silabus mata pelajaran yang memuat materi tentang hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan
masyarakat.

Jumlah Standar Kompetensi yang memuat


No. Silabus mata pelajaran materi tentang hak dan Prosentase
kewajiban
1 PKn 5

2 PAI 3

3 IPS 1

7
Rata-rata ………………..

Asesor:
Bukti:
- Adanya data mata pelajaran yng memuat hak dan kewajiban orang lain.
- Adanya silabus masing-masing mata pelajaran terkait.
- Hitung prosentase/keberadaan materi yang terkait dengan hak dan kewajiban orang lain.
Memuat ttg hak &
kewajiban org lain % yg
No.
Silabus Mata Pelajaran KD Materi pokok dlm masyarakat memu-
at
Memuat tdk
1
2
3 Dst.
Jumlah
Persentase
Prosentase dihitung dari jumalh rata-rata prosentase masing-masing silabus mata pelajaran dibagi dengan jumlah
silabus mata pelajaran .

Instrumen

46. Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk dapat menjalankan ajaran agama melalui kelompok mata
pelajaran agama dan akhlak mulia yang bersifat afektif dalam 3 tahun terakhir.

A. Program keahlian memfasilitasi 4 jenis atau lebih kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran
agama
B. Program keahlian memfasilitasi 3 jenis kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama
C. Program keahlian memfasilitasi 2 jenis kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama
D. Program keahlian memfasilitasi 1 jenis kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama
E. Program keahlian tidak melaksanakan kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama

Juknis
46. Jawaban dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama dalam 3 tahun
terakhir seperti: aktivitas ibadah bersama, menghormati guru, orang tua, peringatan hari-hari besar agama,
membantu warga sekolah/madrasah yang memerlukan, dan menolong warga masyarakat sekitarnya yang
kurang mampu.

Data Pendukung
46. Kegiatan untuk dapat menjalankan ajaran agama melalui kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
yang bersifat afektif.
Ketersediaan dokumen*
Nama kegiatan Jumlah siswa yang
No. mengikuti
Ada Tidak
1 Bintalis  96

2 Keputrian  25

3 Jum’atan  71

4 Dhuha Bersama  96

5
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

Asesor:
Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing kegiatan kegiatan yang memberikan pengalaman belajar melalui
kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia yang bersifat afektif, yaitu antara lain: aktivitas ibadah
bersama, menghormati guru, orang tua, peringatan hari-hari besar agama, membantu warga
sekolah/madrasah yang memerlukan, dan menolong warga masyarakat sekitarnya yang kurang mampu.

No Jenis Kegiatan Tempat Tanggal Keg.yg ke Jumlah siswa Persentase


Pembentukan kegiatan pelaksa siswa yg
akhlak mulia naan 1 2 3 4 total Yg terlibat terlibat
1
2
3

Jumlah
Persentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang
ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung jumlah siswa yg ikut/jumlah siswa seluruhnya )

Instrumen
47. Siswa mengikuti pembelajaran untuk memperoleh pengalaman menghargai keberagaman agama, bangsa,
suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global dalam 3 tahun terakhir
A. Program keahlian melaksanakan 4 atau lebih kegiatan
pembelajaran
B. Program keahlian melaksanakan 3 kegiatan pembelajaran
C. Program keahlian melaksanakan 2 kegiatan pembelajaran
D. Program keahlian melaksanakan 1 kegiatan pembelajaran
E. Program keahlian tidak melaksanakan kegiatan pembelajaran

Juknis
47. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti oleh siswa seperti: peringatan hari-hari besar
nasional dan internasional, peringatan hari-hari besar keagamaan, pentas seni budaya berbagai negara, dan
bulan bahasa, dan lain-lain.

Data Pendukung
47. Kegiatan untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam
lingkup global.
No. Nama kegiatan Ketersediaan dokumen* Jumlah siswa yang
mengikuti
Ada Tidak
1 Peringatan Maulid Nabi  96
2 Peringatan Isra Mi’raj  96
3 Qurban  96
4 Buka Bersama  96
5
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”
Asesor::
Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing
Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk menghargai keberagaman agama, bangsa,
suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global, yaitu antara lain: peringatan hari-hari besar
nasional dan internasional, peringatan hari-hari besar keagamaan, pentas seni budaya berbagai negara, dan
bulan bahasa, dan lain-lain.

Tanggal Keg.yg ke Jumlah siswa Persentase


Tempat
No Jenis Kegiatan pelaksa 1 2 3 4 seluruhnya Yang terlibat siswa yg
kegiatan
Naan terlibat
1
2
3

Jumlah
Persentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang ada.
Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung jumlah siswa yg ikut/jumlah siswa seluruhnya )

Instrumen

48. Siswa memperoleh pengalaman belajar dalam pembentukan akhlak mulia melalui berbagai jenis kegiatan
pengembangan diri setiap bulan.

A. Program keahlian melaksanakan 4 atau lebih kegiatan pengembangan


diri
B. Program keahlian melaksanakan 3 kegiatan pengembangan diri
C. Program keahlian melaksanakan 2 kegiatan pengembangan diri
D. Program keahlian melaksanakan 1 kegiatan pengembangan diri
E. Program keahlian tidak melaksanakan kegiatan pengembangan diri

Juknis
48. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti oleh siswa seperti:
mengunjungi panti sosial, panti jompo, panti asuhan, korban bencana alam, dsb., Layanan pengembangan diri dalam
bentuk konseling dan/atau kegiatan ekstrakurikuler baik terprogram maupun tidak terprogram seperti, layanan
konseling, upacara bendera, ibadah, kebersihan, dan lain-lain.

Data Pendukung
48. Kegiatan untuk pembentukan akhlak mulia melalui pembiasaan dan pengalaman.
Ketersediaan dokumen* Jumlah siswa yang
No. Nama kegiatan
Ada Tidak mengikuti

1 Bimbingan Karir  96
2 Upacara Bendera  96
3 Jum’atan  96
4 Keputrian  96
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”
Asesor:
Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing
Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar dalam pembentukan akhlak mulia melalui
pembiasaan dan pengamalan, yaitu antara lain: mengunjungi panti sosial, panti jompo, panti asuhan, korban
bencana alam, dsb., layanan pengembangan diri dalam bentuk konseling dan/atau kegiatan ekstrakurikuler
baik terprogram maupun tidak terprogram seperti, layanan konseling, upacara bendera, ibadah, kebersihan,
dll.

No Jenis Kegiatan Tempat Tanggal Keg.yg ke Jumlah siswa Persentase


Pembentukan kegiatan pelaksa 1 2 3 4 seluruh Yang siswa yg
akhlak mulia naan nya terlibat terlibat
1
2
3

Jumlah
Persentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan dokumen yang
ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung jumlah siswa yg ikut/jumlah siswa seluruhnya )

Instrumen

49. Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menghargai perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang
lain melalui mata pelajaran yang menggunakan pendekatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat.

A. 10 atau lebih mata pelajaran


B. 8-9 mata pelajaran
C. 6-7 mata pelajaran
D. 4-5 mata pelajaran
E. Kurang dari 4 mata pelajaran

Juknis
49. Jawaban dibuktikan dengan hasil diskusi atau kerja kelompok siswa dan RPP Guru.

Data Pendukung
49. Mata pelajaran yang menggunakan pendekatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat

Menggunakan pendekatan diskusi, kerja kelompok,


No. Mata pelajaran dan persaingan sehat*
Ya Tidak
1 Bahasa Indonesia 
2 Produktif Kejuruan 
3 IPS 
4 IPA 
5 PLH 
6 Matematika 
7 Bahasa Indonesia 
8 Bahasa Inggris 
9 PAI 
10 Kimia 
11 PKn 
12 Seni Budaya 
13 Fisika 
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak”

Asesor::
Pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk menghargai perbedaan pendapat dan berempati
terhadap orang lain, antara lain :
a. Pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi
b. Pembelajaran menggunakan pendekatan kerja kelompok
c. Pembelajaran menggunakan pendekatan persaingan sehat
Bukti :
- Lihat RPP
- Lihat metoda pembelajaran dan kegiatan pembelajaran
- Adanya dokumen kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat meliputi; laporan hasil kegiatan,
daftar hadir peserta, dan daftar nilai.
- Persentase dihitung dari jumlah RPP yang memberikan pengalaman belajar tersebut di atas dibagi dengan
jumlah seluruh RPP dikali 100 %. (catatan untuk setiap mata pelajaran diwakili oleh satu RPP dan minimal
satu jenis kegiatan)
- Untuk memudahkan pengisian data dan menghitung Persentase, dapat menggunakan format di bawah ini :

No RPP Mata Pelajaran Kelas/sem Tanggal Disk.kls, kelompok,


ester pelaksa persaingan sehat Keterangan
naan Me muat tidak
1
2
3
Jumlah
Persentase

Instrumen
50. Siswa mengikuti kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar dalam menghasilkan karya kreatif baik
individual maupun kelompok setiap tahun.

A. Program keahlian memfasilitasi 4 atau lebih kegiatan


B. Program keahlian memfasilitasi 3 kegiatan
C. Program keahlian memfasilitasi 2 kegiatan
D. Program keahlian memfasilitasi 1 kegiatan
E. Program keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan
Juknis
50. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti oleh siswa dan hasil karya siswa seperti:
melukis, kerajinan tangan, karya teknologi tepat guna, seni tari, lagu ciptaan, seni pertunjukan, dll.

Data Pendukung
50. Kegiatan dalam menghasilkan karya kreatif baik individu maupun kelompok.

No. Nama kegiatan Ketersediaan dokumen*


Ada Tidak

1 Pembuatan Program Komp. 

2 Kerajinan tangan 

3 Kewirausahaan 

4 Kesenian Sunda 

5
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

Asesor::
Kegiatan yang berkaitan dengan menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok, antara lain :
melukis, kerajinan tangan, karya teknologi tepat guna, seni tari, mencipta lagu, seni pertunjukkan dll.
Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing
- Adanya produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) - Adanya laporan
kegiatan.
- Persentase dihitung dari jumlah siswa baik individual maupun kelompok yang menghasilkan karya kreatif
dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %.
No Jenis kegiatan Tempat Tanggal Keg.yg ke Jumlah siswa
kegiatan pelaksa 1 2 3 4 seluruhnya Yg terlibat Keterangan
naan
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase

Instrumen

51. Siswa mengikuti kegiatan yang memfasilitasi siswa dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara
efektif dan santun dalam 1 tahun terakhir.
A. Program keahlian memfasilitasi 4 atau lebih kegiatan
B. Program keahlian memfasilitasi 3 kegiatan
C. Program keahlian memfasilitasi 2 kegiatan
D. Program keahlian memfasilitasi 1 kegiatan
E. Program keahlian tidak memfasilitasi kegiatan

Juknis
51. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti oleh siswa seperti:
diskusi kelompok, mengarang, menulis tentang kegiatan sosial, presentasi di depan kelas, membuat pantun,
membuat dan membaca puisi, prosa, esai, monolog, latihan drama, naskah cerpen yang memperoleh
penghargaan/pujian, dan memiliki tradisi senyum, sapa, dan salam (3S).

Data Pendukung
51. Kegiatan terkait dengan kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun.
Ketersediaan dokumen*
No. Nama kegiatan dan Jenis Karya yang dihasilkan
Ada Tidak

1 Lomba debat bahasa indonesia 

2 Lomba debat bahasa inggris 

3 Lomba debat bahasa sunda 

4 Bulan bahasa 

5 Membuat karya tulis ilmiah 


Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

Asesor::
Kegiatan untuk memperoleh pengalaman dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan
santun, adalah antara lain : diskusi kelompok, mengarang, menulis tentang kegiatan sosial, presentasi di
depan kelas, membuat pantun, membuat dan membaca puisi, prosa, esai, monolog, latihan drama, naskah
cerpen yang memperoleh penghargaan/pujian, memiliki tradisi ; senyum, sapa dan salam (3S).
Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing
- Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) -
Adanya laporan kegiatan.
- Persentase dihitung dari jumlah siswa baik individual maupun kelompok yang terlibat dalam kegiatan
berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun dibagi dengan jumlah seluruh siswa
dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
Tanggal Keg.yg ke Jumlah siswa
Tempat
No Jenis Kegiatan pelaksa 1 2 3 4 seluruh Yg Keterangan
kegiatan
naan nya terlibat
1
2
dst
Jumlah
Persentase
Instrumen

52. Siswa memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis, melalui: (1)
karya tulis, (2) lomba, (3) kunjungan karya wisata/studi lapangan, (4) majalah dinding, (5) buletin siswa,
dan kegiatan lain yang terkait.

A. Melalui 4 atau lebih kegiatan


B. Melalui 3 kegiatan
C. Melalui 2 kegiatan
D. Melalui 1 kegiatan
E. Tidak melakukan kegiatan

Juknis
52. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti oleh siswa dan hasil karya siswa seperti:
penugasan latihan keterampilan menulis siswa, hasil portofolio siswa, buletin internal karya siswa, majalah
dinding yang terisi dengan rubrik tulisan terbaru, hasil karya siswa yang memperoleh penghargaan/pujian,
daftar para juara lomba pidato serta penulisan karya tulis, laporan kunjungan ke industri, laporan studi
kunjungan lapangan seperti ke museum, industri, perkebunan, perkantoran dan lain-lain.

Data Pendukung
52. Kegiatan terkait dengan kemampuan memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah secara
sistematis dan estKetis.
Ketersediaan dokumen*
No. Nama kegiatan dan jenis karya siswa
Ada Tidak

1 Majalah Dinding 

2 Bulletin 

3 Karya ilmiah 

4 Resensi buku 

5 Chapter Report 

8
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

Asesor:
Kegiatan untuk memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis :
adalah antara lain ; penugasan latihan keterampilan menulis siswa, hasil porto folio siswa, bulletin internal,
karya siswa, majalah dinding yang terisi dengan rubrik tulisan terbaru, hasil karya siswa yang memperoleh
penghargaan/pujian, daftar para juara lomba pidato, serta penulisan karya tulis, laporan kunjungan
lapangan seperti ke museum, industri, perkebunan, perkantoran dll. Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing
- Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) -
Adanya laporan kegiatan.
- Persentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dalam kegiatan untuk memperoleh keterampilan
membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100
%, dapat menggunakan format di bawah ini:
No Jenis Kegiatan Tempat Tanggal Jumlah siswa Keterangan
kegiatan pelaksa seluruhnya Yg terlibat
naan
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase

Instrumen
53. Siswa mengikuti kegiatan untuk memperoleh keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara,
baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris setiap tahun.
A. Program keahlian memfasilitasi 4 atau lebih kegiatan
B. Program keahlian memfasilitasi 3 kegiatan
C. Program keahlian memfasilitasi 2 kegiatan
D. Program keahlian memfasilitasi 1 kegiatan
E. Program keahlian tidak memfasilitasi kegiatan

Juknis
53. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti oleh siswa seperti: diskusi kelompok, mengarang,
menulis dalam bahasa Inggris, debat dalam bahasa Inggris, presentasi di depan kelas baik dengan bahasa
Indonesia maupun dengan bahasa Inggris, dsb.

Data Pendukung
53. Kegiatan terkait dengan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik dalam Bahasa
Indonesia maupun Bahasa Inggris.

No. Ketersediaan dokumen*


Nama kegiatan Ada Tidak
1 Pidato 
2 Puisi 
3 Menulis Cerpen 
4 Drama 
5
6
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

Asesor::
Kegiatan untuk memperoleh keterampilan menyimak, membaca, menulis dan berbicara baik dalan bahasa
Indonesia maupun bahasa inggris, adalah antara lain : diskusi kelompok, mengarang, menulis dalam bahasa
Inggris, debat dalam bahasa Inggris, presentasi di depan kelas, baik dengan bahasa Indonesia maupun
dengan bahasa inggris.
Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing
- Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) -
Adanya laporan kegiatan.
- Persentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dalam seluruh kegiatan untuk memperoleh keterampilan
menyimak, membaca, menulis dan berbicara baik dalm bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris
dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
Tanggal Keg.yg ke Jumlah siswa Keterangan
Tempat
No Jenis Kegiatan pelaksa seluruh Yg
kegiatan 1 2 3 4
naan nya terlibat
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase

Instrumen
54. Siswa mengikuti kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar dalam mengembangkan ipteks (ilmu
pengetahuan, teknologi, dan seni) seiring dengan perkembangannya setiap tahun.

A. Program keahlian memfasilitasi 4 atau lebih kegiatan


B. Program keahlian memfasilitasi 3 kegiatan
C. Program keahlian memfasilitasi 2 kegiatan
D. Program keahlian memfasilitasi 1 kegiatan
E. Program keahlian tidak memfasilitasi kegiatan
Juknis
54. Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti oleh siswa seperti: pendalaman materi
matematika, fisika, kimia, biologi, lomba karya ilmiah remaja (LKIR), uji kompetensi,
olimpiade, LKS, dan lain-lain.

Data Pendukung
54. Kegiatan berkaitan dengan pengembangan Iptek seiring dengan perkembangannya.

No. Nama kegiatan Ketersediaan dokumen*

Ada Tidak

1 Pendalaman Matematika 

2 Pendalaman IPA 

3 Pendalaman B. Indonesia 

4 Pendalaman B. Inggris 

5 Pembuatan Blog 

6 Desain Web dengan Dreamweaper 


7 Perakitan PC C

8 Pembuatan Kabel LAN (RJ45) 


Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan dokumen”

Asesor:
Kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar dalam mengembangkan IPTEK, adalah antara lain :
pendalaman materi matematika, fisika, kimia, biologi,teori kejuruan dan lomba karya ilmiah remaja (KIR),
uji kompetensi, olimpiade, LKS dll. Bukti :
- Adanya program kegiatan
- Adanya jadwal kegiatan
- Adanya data peserta dan pembimbing
- Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll) -
Adanya laporan kegiatan.
- Persentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dalam seluruh kegiatan untuk memperoleh pengalaman
belajar dalam pengembangan IPTEK dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %, dapat
menggunakan format di bawah ini :
Tanggal Keg.yg ke Jumlah siswa Keterangan
Tempat
No Jenis Kegiatan pelaksa seluruh Yg
kegiatan 1 2 3 4
naan nya terlibat
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase

Instrumen
55. Siswa mengikuti kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar agar menguasai atau memiliki kompetensi
keahlian dan jiwa kewirausahaan, melalui pembelajaran berbasis masalah dan/atau pembelajaran
berbasis proyek.

A. Melalui 4 atau lebih mata pelajaran


B. Melalui 3 mata pelajaran
C. Melalui 2 mata pelajaran

D. Melalui 1 mata pelajaran


E. Tidak melakukan

Juknis
55. Jawaban dibuktikan dengan dokumen RPP, hand out, jobsheet, laporan praktik, laporan kegiatan siswa yang
mencerminkan dilaksanakan studi kasus untuk seluruh mata pelajaran produktif.

Data Pendukung
55. Daftar mata pelajaran yang menerapkan pembelajaran berbasis masalah dan/atau pembelajaran berbasis
proyek
pembelajaran pembelajaran
No. Mata pelajaran
berbasis masalah berbasis proyek

1 KKPI 

2 MERAKIT PC 

3 PERAWATAN DAN MENDIAGNOSIS PC 

4 IPA 

10

11

12

13

14

Jumlah

Asesor:
Bukti :
- Untuk Implementasi, maka Studi kasus diartikan sbg praktik dan bukan studi kasus diartikan teori -
Lihat silabus untuk mata pelajaran produktif dan kewirausahaan.
- Periksa jumlah jam dan alokasi waktu teori dan praktik untuk mata pelajaran produktif dan kewirausahaan.
- Lihat RPP program produktif dan kewirausahaan
- Lihat ketersediaan pembelajaran program teori dan praktik pada program produktif dan kewirausahaan.
- Hitung jumlah seluruh jam pembelajaran teori pada pelajaran produktif dan kewirausahaan.
- Hitung jumlah seluruh jam pembelajaran praktik pada pelajaran produktif dan kewirausahaan.
- Jumlahkan seluruh jam praktek pada pelajaran produktif dan kewirausahaan
- Persentase pembelajaran Praktik dihitung dari jumlah jam pembelajaran praktik (produktif dan KWU) dibagi
dengan seluruh jumlah jam praktik dan teori,( produktif dan kewirausahaan) dikalikan 100 %.

Instrumen
56. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata UN teori kelompok
mata pelajaran produktif pada tahun terakhir.
A. Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas batas nilai kelulusan UN
B. Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas batas nilai kelulusan UN
C. Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas batas nilai kelulusan UN
D. Mencapai nilai rata-rata sama dengan batas nilai kelulusan UN
E. Lebih rendah dari batas nilai kelulusan UN

Juknis
56. Jawaban dibuktikan dengan daftar nilai rata-rata UN untuk teori dan praktik kelompok mata pelajaran
produktif dan batas nilai kelulusan UN pada tahun terakhir. UN praktik kelompok mata pelajaran produktif
7,00, dan UN teori kelompok mata pelajaran produktif 5,00

Data Pendukung

Asesor:
Bukti :
- Adanya Daftar Kolektif Nilai Hasil UN (Tahun terakhir)
- Bandingkan nilai rata-rata yang diperoleh dengan nilai rata-rata standar UN
- Terdapat selisih hasil nilai untuk menentukan pilihan di atas

Instrumen
57. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian batas nilai kelulusan UN mata
pelajaran Matematika pada tahun terakhir.
A. Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas batas nilai kelulusan UN
B. Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas batas nilai kelulusan UN
C. Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas batas nilai kelulusan UN
D. Mencapai nilai rata-rata sama dengan batas nilai kelulusan UN
E. Lebih rendah dari batas nilai kelulusan UN

Juknis
57. Jawaban dibuktikan dengan batas nilai kelulusan UN Matematika tahun terakhir.

Data Pendukung

Asesor:
Bukti :
- Adanya Daftar Kolektif Nilai Hasil UN (Tahun terakhir)
- Bandingkan nilai rata-rata yang diperoleh dengan nilai rata-rata standar UN
- Terdapat selisih hasil nilai untuk menentukan pilihan di atas

Instrumen
58. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian batas nilai kelulusan UN mata
pelajaran Bahasa Inggris pada tahun terakhir.
A. Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas batas nilai kelulusan UN
B. Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas batas nilai kelulusan UN
C. Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas batas nilai kelulusan UN
D. Mencapai nilai rata-rata sama dengan batas nilai kelulusan UN
E. Lebih rendah dari batas nilai kelulusan UN

Juknis
58. Jawaban dibuktikan dengan batas nilai kelulusan UN Bahasa Inggris tahun terakhir.

Data Pendukung
Asesor:
Bukti :
- Adanya Daftar Kolektif Nilai Hasil UN (Tahun terakhir)
- Bandingkan nilai rata-rata yang diperoleh dengan nilai rata-rata standar UN
- Terdapat selisih hasil nilai untuk menentukan pilihan di atas

Instrumen
59. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian batas nilai kelulusan UN mata
pelajaran Bahasa Indonesia pada tahun terakhir.
A. Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas batas nilai kelulusan UN
B. Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas batas nilai kelulusan UN
C. Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas batas nilai kelulusan UN
D. Mencapai nilai rata-rata sama dengan batas nilai kelulusan UN
E. Lebih rendah dari batas nilai kelulusan UN

Juknis
59. Jawaban dibuktikan dengan batas nilai kelulusan UN Bahasa Indonesia tahun terakhir.

Data Pendukung

Asesor:
Bukti :
- Adanya Daftar Kolektif Nilai Hasil UN (Tahun terakhir)
- Bandingkan nilai rata-rata yang diperoleh dengan nilai rata-rata standar UN
- Terdapat selisih hasil nilai untuk menentukan pilihan di atas

Instrumen
60. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata uji kompetensi mata
pelajaran produktif pada tahun terakhir.
A. Nilai rata-rata 7,5 atau lebih
B. Nilai rata-rata 7,0 – 7,4
C. Nilai rata-rata 6,5 – 6,9
D. Nilai rata-rata 6,0 – 6,4
E. Nilai rata-rata lebih rendah dari 6,0

Juknis
60. Jawaban dibuktikan dengan daftar rata-rata nilai uji kompetensi mata pelajaran produktif tahun terakhir dan
hasil penetapan kompetensi siswa sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) uji kompetensi oleh
Program Keahlian dan DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi.

Data Pendukung
56. s.d 60. Data nilai uji kompetensi dan nilai UN mata pelajaran yang diperoleh

Batas nilai rata-rata


No Mata pelajaran Nilai uji kompetensi
UN yang diperoleh

1 Teori mata pelajaran produktif A 8.04

2 Matematika E 3.08
3 Bahasa Inggris D 4.54

4 Bahasa Indonesia B 6.61

5 Produktif A

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

……………………….

Asesor:
Bukti :
- Adanya Daftar Kolektif Nilai Hasil UN (Tahun terakhir)
- Bandingkan nilai rata-rata yang diperoleh dengan nilai rata-rata standar UN
- Terdapat selisih hasil nilai untuk menentukan pilihan di atas

Instrumen
61. Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan persentase tingkat kelulusan pada 3 tahun
terakhir.
A. Kelulusan 100%
B. Kelulusan 96%-99%
C. Kelulusan 90%-95%
D. Kelulusan 86%-89%
E. Kelulusan kurang dari 86%

Juknis
61. Jawaban dibuktikan dengan dokumen daftar lulusan Program Keahlian dan fotocopy ijazah lulusan 3 tahun
terakhir.

Data Pendukung
61. Persentase tingkat kelulusan Program Pendidikan pada 3 tahun terakhir

No. Tahun Jumlah siswa Jumlah kelulusan Persentase kelulusan

1 2014 18 18 100%

Rata-rata kelulusan 3 tahun terak hir 100%

Asesor:
Bukti :
- Adanya data prosentase kelulusan sekolah yang syah

Instrumen
62 Program keahlian memiliki lulusan yang bekerja di DU/DI yang sesuai dengan kompetensi keahliannya dalam
3 tahun terakhir

A. 91%-100% telah bekerja di DU/DI yang sesuai kompetensi keahliannya


B. 81%-90% telah bekerja di DU/DI yang sesuai kompetensi keahliannya
C. 71%-80% telah bekerja di DU/DI yang sesuai kompetensi keahliannya
D. 61%-70% telah bekerja di DU/DI yang sesuai kompetensi keahliannya
E. Tidak ada Lulusan yang bekerja sesuai kompetensi keahliannya

Juknis
62. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen yang berisi daftar lulusan yang telah bekerja di DU/DI sesuai
dengan kompetensi keahliannya dalam 3 tahun terakhir. Persentase dihitung dengan cara membandingkan
jumlah lulusan yang bekerja sesuai keahliannya dengan lulusan yang sudah bekerja

Data Pendukung
62. Persentase lulusan yang bekerja sesuai dengan keahliannya dalam 3 tahun terakhir

Jumlah Jumlah yang telah


Jumlah yang
No. Tahun bekerja sesuai dengan Persentase
telah bekerja
lulusan keahlian

(1) (2) (3) (4) (5) (6) = (5):(4) x 100

1 2014 18 10 7 70%

3 S

Rata-rata lulusan yang bekerja sesuai dengan keahlian

Asesor:
Bukti :
- Adanya data prosentase kelulusan sekolah yang syah

IV. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

Instrumen

63. Guru memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV). Untuk bidang tertentu,
kualifikasi kepakaran ditunjukkan dengan pengakuan lain setingkat S1 atau D-IV.

A. 96%-100% guru berpendidikan minimum S1 atau D-IV


B. 91%-95% guru berpendidikan minimum S1 atau D-IV
C. 86%-90% guru berpendidikan minimum S1 atau D-IV
D. 81%-85% guru berpendidikan minimum S1 atau D-IV
E. Kurang dari 81% guru berpendidikan minimum S1 atau D-IV

Juknis
63. Jawaban dibuktikan dengan memperlihatkan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai
ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Perhitungan dilakukan dengan cara membandingkan jumlah guru
berkualifikasi minimum S1 atau D-IV dengan jumlah seluruh guru program keahlian. Untuk bidang tertentu yang
masih langka, maka kualifikasi kepakaran dapat ditunjukkan dengan pengakuan pihak lain, dari lembaga yang
berwenang, atau pengakuan masyarakat.

Data Pendukung
63. Jumlah guru yang dimiliki program keahlian dan kualifikasinya.
Jumlah guru: 22 orang. Kualifikasi:
Jumlah dan status guru Klasifikasi guru
No Tingkat pendidikan
GT*/PNS GTT**/
Guru bantu Normatif Adaptif Produktif

1 S3/S2 3 2 1

2 S1 18

3 D-IV

4 D-III/Sarjana muda 1 1

5 D-II

6 D-I

7 SMA sederajat

Jumlah 22 2 2

Keterangan: * GT = Guru tetap (bagi sekolah/madrasah swasta)


** GTT = Guru tidak tetap (baik sekolah/madrasah negeri atau swasta)

Asesor::
Bukti :
- Adanya ijazah S1 atau D-IV
- Adanya bukti kepakaran kompetensi dibidang tertentu bagi yg bukan S1/DIV, contoh kompetensi master
di Otomotif
- Buatkan data identitas guru dalam bentuk format, yang berisi :Nomor, nama guru, pendidikan/jurusan,
sertifikat keahlian, mata pelajaran yang diampu, kesesuaian dan keterangan, lihat format di bawah.
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang memiliki pendidikan S1/DIV dibagi dengan jumlah seluruh
guru dikalikan 100%.
Pendi Sertifi Mt Pelj. Kesesuaian
dikan/ kat Yg
No Nama Guru Juru-san keahli an diampu Keterangan
sesua Tdk
i sesuai
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase
….
Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Sekolah memiliki analisis kebutuhan Ada tambahan Adanya Analisis Kebutuhan Guru
5.1
guru bukti
Jumlah guru setiap mata pelajaran Tidak ada Tidak ada
5.2 sesuai dengan analisis kebutuhan. tamnahan
bukti

Instrumen
64. Guru mata pelajaran mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
A. 96%-100% guru mata pelajaran memiliki kesesuaian
B. 91%-95% guru mata pelajaran memiliki kesesuaian
C. 86%-90% guru mata pelajaran memiliki kesesuaian
D. 81%-85% guru mata pelajaran memiliki kesesuaian
E. Kurang dari 81% guru mata pelajaran memiliki kesesuaian

Juknis
64. Jawaban dibuktikan dengan melihat kesesuaian antara latar belakang pendidikan dengan mata pelajaran yang
diampu/diajarkan, serta SK pembagian tugas mengajar.

Asesor:
Bukti :
- Gunakan format pada nomor 63.
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dibagi
dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100% Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Guru mengajar sesuai dengan latar belakang Tidak ada Tambahan


5.4 Sesuai SNP
pendidikan Bukti.

Instrumen

65. Program keahlian memiliki guru mata pelajaran produktif sesuai dengan program keahliannya.

A. 96%-100% guru mata pelajaran produktif memiliki kesesuaian


B. 91%-95% guru mata pelajaran produktif memiliki kesesuaian
C. 86%-90% guru mata pelajaran produktif memiliki kesesuaian
D. 81%-85% guru mata pelajaran produktif memiliki kesesuaian
E. Kurang dari 81% gurumata pelajaran produktif memiliki kesesuaian

Juknis
65. Jawaban dibuktikan dengan dokumen ijazah guru mata pelajaran produktif dan kesesuaian jumlah guru
produktif dengan program keahliannya.

Data Pendukung
64. dan 65 Jumlah guru yang mengajar memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan mata pelajaran yang
diampu.

Jumlah guru dengan latar Jumlah guru dengan latar


belakang pendidikan sesuai belakang pendidikan yang
dengan mata pelajaran yang TIDAK sesuai dengan mata pelajaran Jumlah
Guru mata
No. diampu yang diampu
pelajaran
D-I/ D-III/ D-I/ D-III/
S1/ D-IV S2/S3 S1/ D-IV S2/S3
D-II Sarmud D-II Sarmud

1 Pendidikan
Agama 1

2 PKn 1

3 Bahasa 1
Indonesia

4 Bahasa 1
Inggris

5 Matematika 1

6 IPA 1

Fisika 1

Kimia 1

Biologi 1

KKPI 1

Kewirausaha an 2

7 IPS 1

8 Seni dan
Budaya 1
9 Pendidikan
Jasmani
Olahraga dan
Kesehatan 2

10 Kejuruan 2

11

12

13

14

15

16

17

18

19 Muatan lokal 1

20 Pengembang 1
an Diri

Jumlah 22

Asesor:
Bukti :
- Format yang dipakai seperti pada no.63
- Persentase dihitung dari jumlah guru produktif yang mengajar sesuai dengan latar belakang
pendidikannya dibagi dengan jumlah seluruh guru produktif dikalikan 100% Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:

No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Sekolah memiliki analisis kebutuhan Adanya hasil Analisis


5.1 Ada tambahan bukti
guru Kebutuhan Guru.
Jumlah guru setiap mata pelajaran
5.2 Tidak ada tambahan bukti Tidak ada
sesuai dengan analisis kebutuhan.

Instrumen

66. Guru memiliki kesehatan jasmani dan rohani untuk menjalankan tugas utamanya..

A. Rata-rata kehadiran guru 96%-100% untuk menjalankan tugas utamanya


B. Rata-rata kehadiran guru 91%-95% untuk menjalankan tugas utamanya
C. Rata-rata kehadiran guru 86%-90% untuk menjalankan tugas utamanya
D. Rata-rata kehadiran guru 81%-85% untuk menjalankan tugas utamanya
E. Rata-rata kehadiran guru kurang dari 81% untuk menjalankan tugas utamanya

Juknis
66. Kehadiran guru dalam melaksanakan tugas utama merupakan indikator kuat kesehatan guru baik secara
jasmani maupun rohani.
Yang dimaksud dengan tugas utama guru sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal
1 ayat 1 adalah: mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi siswa.
Jawaban dibuktikan dengan rata-rata persentase jumlah kehadiran guru /presensi guru dalam satu semester.

Asesor:
Bukti :
- Adanya daftar hadir harian/bulanan
- Adanya rekap daftar hadir bulanan dalam Persentase
- Adanya rekap daftar hadir semester dan tahunan dalam Persentase
- Persentase kehadiran persemester dihitung dari jumlah Persentase kehadiran bulanan dalam satu
semester dibagi 6.
- Persentase kehadiran tahunan, dihitung dari jumlah Persentase kehadiran bulanan dalam satu tahun
dibagi 12.
- Usulan: Kumpulan Hasil Tes Kesehatan Jasmani seluruh Guru

Instrumen

67. Guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip
pembelajaran.

A. 96%-100% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai


dengan prinsip-prinsip pembelajaran
B. 91%-95% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan
prinsip-prinsip pembelajaran
C. 86%-90% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan
prinsip-prinsip pembelajaran
D. 81%-85% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan
prinsip-prinsip pembelajaran
E. Kurang dari 81% guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai
dengan prinsip-prinsip pembelajaran

Juknis
67. Jawaban dibuktikan dengan rekapitulasi guru yang membuat RPP, pangkat dengan kelas dan mata pelajaran,
serta pengecekan RPP yang memuat kesesuaian antara perencanaan pelaksanaan evaluasi pembelajaran
dengan prinsip-prinsip pembelajaran seperti pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, inovatif, inspiratif, dan
menyenangkan pada mata pelajaran yang diampu.

Asesor:
Bukti :
- Lihat dokumen hasil supervisi pembelajaran tentang Perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran
dan penilaian yang dilakukan oleh kepala sekolah/staf yang ditunjuk.
- Lihat RPP
- Periksa tentang kegiatan perencanaan pembelajaran pada RPP (lihat kompetensi dasar, indicator, tujuan
pembelajaran, materi, kegiatan pembelajaran dan evaluasi).
- Adanya data seluruh guru(dihilangkan)
- Adanya data seluruh guru yang melaksanaan pembelajaran sesuai dengan RPP, prinsip-prinsip
pembelajaran, hasil supervisi kepala sekolah.
- Laksanakan kelas visit untuk melihat kesesuaian antara perencanaan dalam RPP dengan kegiatan
pembelajaran yang dilakukan di kelas.
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang membuat RPP dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan
prinsip-prinsip pembelajaran dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100 %, dapat menggunakan
format di bawah ini.
(catatan : satu mata pelajaran/guru diwakili dengan satu RPP)
- Untuk memudahkan pengisian data dapat menggunakan format di bawah ini :
No Menyusun Melaksanakan Melakukan Bukti RPP
Nama guru perencanaan pembelajaran evaluasi pemb,
sesuai Tdk sesuai
1
2
dst
jumlah
Persentase

Instrumen

68. Guru memiliki integritas kepribadian dan bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, serta
peraturan dan ketentuan yang berlaku.

A. Semua guru bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, serta peraturan dan ketentuan yang
berlaku
B. Terdapat guru yang diberi kesempatan memperbaiki diri dan dilakukan pembinaan
C. Adanya guru yang diberikan peringatan lisan
D. Adanya guru yang diberikan peringatan tertulis
E. Adanya guru yang dibebastugaskan dari mengajar atau dikeluarkan

Juknis
68. Jawaban dibuktikan dengan:
1) tidak ada satu pun guru yang tersangkut perkara kriminal dan tidak ada pengaduan dari masyarakat;
2) kalau ada guru yang melakukan pelanggaran, telah ditindak oleh Kepala Sekolah seperti
dibebastugaskan atau dikeluarkan;
3) melihat peraturan Program Keahlian (kode etik guru) dan tindakan yang diambil; dan 4) peristiwa
dalam satu tahun terakhir.

Asesor:
Bukti :
- Adanya peraturan, tata tertib dan sanksi untuk guru.
- Adanya kode etik guru.
- Adanya buku pembinaan kepala sekolah.
- Adanya buku catatan pengaduan kasus.
- Adanya catatan penanganan kasus dan tindak lanjutnya.
- Wawancara dengan siswa, guru secara acak dan kepala sekolah.
Untuk memudahkan pendataan dapat menggunakan format di bawah ini :
Status Guru Jenis kasus yang mungkin
GT/GTT dialami guru Tanggal dan Tindakan yang
No Nama Guru
(1) (2) (3) (4) (5) tahun kejadian dilakukan sekolah

1
2
dst
Jumlah
Keterangan: * GT = Guru tetap (bagi sekolah/madrasah swasta)
** GTT = Guru tidak tetap (baik sekolah/madrasah negeri atau swasta) Catatan :
(1), Apabila guru tersebut tidak pernah melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta
ketentuan yang berlaku lainnya.
(2), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta ketentuan yang
berlaku lainnya, tetapi telah dikenai sanksi yang sepadan seperti dibebastugaskan dari mengajar atau
dikeluarkan.
(3), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta ketentuan yang
berlaku lainnya, tetapi diberi kesempatan memperbaiki diri dan dilakukan pembinaan.
(4), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta ketentuan yang
berlaku lainnya, tetapi hanya diberi peringatan tertulis.
(5), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta ketentuan yang
berlaku lainnya, tetapi tidak diberi sanksi apapun.

Instrumen

69. Guru berkomunikasi secara efektif dan santun dengan sesama guru, tenaga kependidikan, siswa, dan
orangtua siswa.

A. Guru berkomunikasi efektif dan santun dengan siswa, sesama guru, kepala sekolah/madrasah, orang tua
siswa, dan komite sekolah/madrasah
B. Guru berkomunikasi efektif dan santun dengan siswa, sesama guru, kepala sekolah/madrasah, dan
orang tua siswa
C. Guru berkomunikasi efektif dan santun dengan siswa, sesama guru, dan kepala sekolah/madrasah
D. Guru berkomunikasi efektif dan santun dengan siswa dan sesama guru
E. Guru tidak mampu berkomunikasi efektif dan santun

Juknis
69. Jawaban dibuktikan melalui wawancara asesor dengan kepala sekolah/ madrasah, perwakilan guru, siswa,
dan orangtua serta berbagai dokumen pertemuan dari pihak-pihak tersebut.

Asesor:
Bukti :
- Adanya program kegiatan tahunan
- Adanya jadwal kegiatan rapat
- Adanya dokumen rapat dewan guru (undangan, daftar hadir dan notulen rapat).
- Adanya dokumen rapat antara guru dan kepala program (undangan, daftar hadir dan notulen rapat)
- Adanya dokumen rapat guru dan komite sekolah (undangan,m daftar hadir dan notulen rapat) - Adanya
dokumen rapat guru dengan orang tua (undangan, daftar hadir dan notulen rapat) - Wawancara dengan
warga sekolah secara acak dan kepala sekolah.
- Persentase setiap jenis rapat dihitung dari jumlah guru yang mengikuti rapat dibagi jumlah seluruh guru
dikalikan 100 %
- Persentase rata-rata dihitung dengan menjumlahkan Persentase masing-masing jenis rapat dibagi dengan
banyaknya jenis rapat.
Rekapitulasi rapat tahunan sekolah dan atau program keahlian tahun……….

Juml Juml % Rapat Dewan Guru


No Tanggal Rapat Undan Peserta Pst (1) (2) (3) (4) Keterangan
gan Yg hdr Rpt
1
2
dst
Jumlah
Persentase rata-rata
Penjelasan :
(1) Jika diikuti oleh dewan guru saja,
(2) diikuti guru dan program keahlian,
(3) diikuti guru dan komite Sekolah, (4) diikuti guru dan orang tua siswa, dibuktikan dengan undangan, daftar
hadir dan notulen rapat.

Instrumen

70. Guru menguasai materi pelajaran yang diampu serta mengembangkannya secara ilmiah.

A. 96%-100% guru memiliki kesesuaian sertifikat pendidik dengan mata pelajaran yang diampu,
menghasilkan karya tulis, dan mengikuti berbagai pertemuan ilmiah
B. 91%-95% guru memiliki kesesuaian sertifikat pendidik dengan mata pelajaran yang diampu,
menghasilkan karya tulis, dan mengikuti berbagai pertemuan ilmiah
C. 86%-90% guru memiliki sertifikat pendidik dengan mata pelajaran yang diampu, menghasilkan karya
tulis, dan mengikuti berbagai pertemuan ilmiah
D. 81%-85% guru memiliki sertifikat pendidik dengan mata pelajaran yang diampu, menghasilkan karya
tulis, dan mengikuti berbagai pertemuan ilmiah
E. Kurang dari 81% guru memiliki sertifikat pendidik dengan mata pelajaran yang diampu, menghasilkan
karya tulis, dan mengikuti berbagai pertemuan ilmiah

Juknis
70. Jawaban dibuktikan dengan karya tulis ilmiah/PTK dan RPP yang menunjukkan penguasaan materi, struktur,
konsep dan pola fikir keilmuan dan wawancara secara acak.

Data Pendukung
66. s.d. 70. ---

Asesor:
Bukti :
- Adanya data seluruh guru tentang: nama, latar belakang pendidikan, mata pelajaran yang diampu dan
lamanya mengajar.
- Wawancara dengan guru secara acak dan kepala sekolah
- Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
Mengajar saat ini Lamanya mengajar
No Nama guru Ltr blk Pend.
Mt.pelajaran Jum.jam Thn -bln Mt.pelajaran
1
2
dst
Jumlah
Rata-rata
Hasil jawaban adalah rata-rata pengalaman mengajar, baik disekolah tersebut maupun disekolah lainnya.
Bagi guru yang pengalaman mengajar tdk sama dengan mt pelajaran yang diampu saat ini, maka lamanya
mengajar tersebut diambil pada batas minimal mata pelajaran yg diampu. Disarankan lama mengajar yang
dianggap menguasai materi minimal 5 th.

Instrumen

71. Guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat keahlian sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya.

A. 76%-100% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi
Profesi (LSP) sesuai keahliannya
B. 51%-75% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi
Profesi (LSP) sesuai keahliannya
C. 26%-50% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi
Profesi (LSP) sesuai keahliannya
D. 1%-25% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi
(LSP) sesuai keahliannya
E. Tidak ada guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji kompetensi dari Lembaga Sertifikasi
Profesi (LSP)

Juknis
71. Jawaban dibuktikan dengan sertifikat uji kompetensi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
yang terakreditasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) atau lembaga yang setara.
Catatan: Guru yang memiliki sertifikat pendidik tidak otomatis dianggap memenuhi butir pernyataan no 71.

Data Pendukung
71. Jumlah guru mata pelajaran produktif yang memiliki sertifikat uji kompetensi
Tidak memiliki
Memiliki sertifikat uji
No Mata pelajaran produktif sertifikat uji Jumlah
kompetensi
kompetensi

1 Sistem operaasi 1

2 Perakitan PC 1

3 Mendiagnosis permasalahan PC 1

Asesor:
Bukti :
- Adanya data seluruh guru produktif tentang: nama, latar belakang pendidikan, mata pelajaran yang diampu,
dan sertifikat uji kompetensi dari DU/DI atau LSP
- Wawancara dengan guru secara acak dan kepala sekolah
- Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
Sertifikat Uji Kompetensi DU/DI atau
Ltr blk Mengajar saat ini
No Nama guru LSP
Pend.
Mt.pelajaran Jum.jam ada tdk Nama DU-DI/LSP
1
2
3
Jumlah
Persentase
Catatan : Item Suplemen yang sesuai
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti
Guru produktif mempunyai sertifikat Yidak ada Penambahan
5.5 kompetensi keahlian yang diterbitkan oleh Sesuai SNP Bukti
Asosiasi/institusi/industri yang terstandar.

Instrumen

72. Guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan.

A. 96%-100% atau lebih guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua
kompetensi tambahan
B. 91%-96% guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi
tambahan
C. 86%-90% guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi
tambahan
D. 81%-85% guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi
tambahan
E. Kurang dari 81% guru mata pelajaran produktif yang memiliki satu kompetensi utama dan dua
kompetensi tambahan

Juknis
72. Jabawan dibuktikan dengan surat tugas guru dan jadwal mengajar. Kompetensi utama adalah kompetensi yang
dimiliki guru sesuai ijazah dalam kewenangan utama mengajar, sedangkan kompetensi tambahan adalah
kompetensi yang dimiliki guru dalam kewenangan tambahan dalam mengajar mata pelajaran lain dalam rumpun
yang sama.

Data Pendukung
72. Jumlah guru produktif yang memiliki kompetensi utama dan kompetensi tambahan
Kompetensi Kompetensi Kompetensi
No Mata Pelajaran Produktif
utama tambahan 1 tambahan 2

Asesor:
Bukti :
- Adanya data seluruh guru produktif tentang: nama, latar belakang pendidikan, mata pelajaran yang diampu
dan lamanya mengajar (24 jampel untuk kompetensi utama dan ditambah dengan jampel kompetensi
tambahan, mengacu pada sertifikasi guru)
- Adanya jadwal pelajaran
- Adanya daftar kesanggupan mengajar bagi guru produktif
- Adanya data mata pelajaran tambahan yang diajarkan, minimal 2 mata pelajaran, dibuktikan dengan surat
tgs mengajar dari kepala sekolah.
- Wawancara dengan guru secara acak dan kepala sekolah
- Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
- Persentase dihitung dari jumlah guru produktif yang memiliki kompetensi satu mayor dan dua minor dibagi
jumlah seluruh guru produktif dikali 100%, dapat menggunakan format di bawah ini.
Kompetensi yg dikuasai Nama Kompetensi yg
Ltr blk dikuasai
No Nama guru
Pend. 1 Utama dan 2 1 utama dan <
Utama Tbhn 1 Tbhn2
tambahan dari 2 tbhn
1
2
3
Jumlah
Persentase
Kompetensi yang dikuasai di isi dengan cek lis (√).
.Catatan (masukan) : Guru teknik mekanik Otomotif/teknik kendaraan ringan dengan utama Listrik Otomotif,
maka tambahannya antara lain bisa pelajaran Chasis dan motor otomotif, begitupun sebaliknya.(dalam
wadah satu program keahlian/kompetensi keahlian)

Instrumen

73. Ketua program keahlian berstatus sebagai guru, memiliki sertifikat pendidik, dan Surat Keputusan (SK)
sebagai ketua program keahlian.

A. Berstatus sebagai guru, memiliki sertifikat pendidik, dan memiliki SK sebagai ketua program
keahlian
B. Berstatus sebagai guru, tidak memiliki sertifikat pendidik, tetapi memiliki SK sebagai ketua program
keahlian
C. Berstatus sebagai guru, memiliki sertifikat pendidik, tetapi tidak memiliki SK sebagai ketua program
keahlian D. Tidak berstatus sebagai guru, tidak memiliki sertifikat pendidik, tetapi memiliki SK sebagai ketua
program keahlian
E. Tidak berstatus sebagai guru, tidak memiliki sertifikat pendidik, dan tidak memiliki SK sebagai ketua
program keahlian

Juknis
73. Jawaban dibuktikan dengan adanya Surat Keputusan (SK) dari yayasan/ penyelenggara pendidikan atau
pemerintah, sertifikat pendidik (untuk ketua program keahlian yang belum disertifikasi dapat diganti Akta IV/S1
kependidikan), dan jadwal mengajar.

Asesor:
Bukti :
- Memiliki sertifikat pendidik dan atau ijazah S1 atau D-IV kependikan
- Adanya SK pengangkatan kepegawaian sebagai guru baik dari pemerintah ataupun penyelenggara
pendidikan lainnya
Adanya jadwal mengajar
Adanya SK pengangkatan ketua program keahlian dari kepala sekolah

Instrumen

74. Ketua program keahlian memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV),
atau sertifikat keahlian yang setara

A. Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV kependidikan dari perguruan tinggi
terakreditasi
B. Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV nonkependidikan dari perguruan tinggi
terakreditasi
C. Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV kependidikan dari perguruan tinggi tidak
terakreditasi
D. Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV nonkependidikan dari perguruan tinggi
tidak terakreditasi
E. Tidak memiliki kualifikasi akademik minimum yang dipersyaratkan

Juknis
74. Sertifikat Keahlian dikeluarkan oleh Asosiasi Profesi yang terdaftar dan terakreditasi pada Badan Nasional
Sertifikasi Profesi (BNSP) atau lembaga yang setara.

Data Pendukung
73 dan 74 ------

Asesor:
Bukti :
- Memilik ijazah minimum S1 dan atau D-IV kependidikan/ Kepakaran(linier dengan kompetensi keahlian)
- Kepakaran misalnya : Ahli otomotif tingkat Yunior, Senior atau Master
- Periksa jenis ijazah yang dimiliki dan lembaga perguruan tinggi/LSP/DU-DI yang mengeluarkannya.
- Wawancara dengan ketua program dan Kepala Sekolah

Instrumen

75. Ketua program keahlian memiliki pengalaman mengajar

A. Memiliki pengalaman mengajar 4 tahun atau lebih


B. Memiliki pengalaman mengajar 3 tahun
C. Memiliki pengalaman mengajar 2 tahun
D. Memiliki pengalaman mengajar 1 tahun
E. Tidak memiliki pengalaman mengajar

Juknis
75. Jawaban dibuktikan dengan surat keterangan pengalaman mengajar/surat keputusan pengangkatan atau
surat tugas mengajar dari atasan. Bila kelebihan bulan lebih dari 6 bulan dibulatkan keatas.

Data Pendukung
75. ---

Asesor:
Bukti :
Adanya SK pertama pengangkatan sebagai guru
Adanya daftar atau data guru di sekolah
- Adanya surat tugas mengajar dari Kepala Sekolah -
Wawancara dengan guru secara acak.

Instrumen
76. Ketua program keahlian memiliki kemampuan manajerial yang ditunjukkan dengan keberhasilan mengelola
program keahlian.

A. 91%-100% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun
terakhir

B. 81%-90% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun
terakhir

C. 71%-80% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun
terakhir

D. 61%-70% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun
terakhir

E. Kurang dari 61% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua
tahun terakhir

Juknis
76. Jawaban dibuktikan dengan data lulusan Program Keahlian yang sudah bekerja tetap /berwirausaha atau
diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir dari data penelusuran alumni.

Data Pendukung
76. Data alumni Program Pendidikan
Jumlah alumni
No DU/DI/Perguruan Tinggi
Tahun…. Tahun …
1
2
3
4
5
Jumlah

Asesor:
Bukti :
- Adanya pokja/petugas penelusuran lulusan(Bursa Kerja Khusus)
- Adanya program penelusuran lulusan yang jelas, misalnya : dengan metode cober dll.
- Adanya format penelusuran lulusan
Adanya data lulusan program keahlian setiap tahun ajaran
Adanya data hasil penelusuran lulusan, setiap program keahlian pada akhir tahun ajaran berdasarkan
informasi : siswa bekerja tetap, berwirausaha dan melanjutkan ke PT terakreditasi
- Persentase dihitung dari jumlah lulusan yang sudah bekerja tetap, berwirausaha dan melanjutkan ke PT yang
sudah terakreditasi dibagi dengan jumlah seluruh lulusan dikalikan 100%, dalam dua tahun terakhir
- Untuk memudahkan pengisian data dapat digunakan nformat di bawah ini.
Data Lulusan
No. Tahun Lulus Jumlah Lulusan Melanjutk Keterangan
Bekerja Jumlah
an

Jumlah
Persentase
Nilai dihitung dari jumlah lulusan yg bekerja dan melanjutkan dibagi seluruh lulusan pada 2 tahun terakhir x
100%.

Instrumen
77. Kepala sekolah/madrasah memiliki minat kewirausahaan yang ditunjukkan kemampuan mengelola
kegiatan produksi/jasa sebagai sumber belajar siswa.

A. Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 76%-100% biaya kegiatan
ekstrakurikuler secara mandiri
B. Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 51%-75% biaya
kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri
C. Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 26%-50% biaya
kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri
D. Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 1%-25% biaya
kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri
E. Tidak mampu mengelola unit usaha

Juknis
77. Jawaban dibuktikan dengan adanya daftar jenis kegiatan, unit usaha atau kegiatan kewirausahaan lainnya.

Data Pendukung
77. Tabel unit usaha/kegiatan kewirausahaan
No Unit usaha/Kegiatan kewirausahaan Ada* Tidak*
1
2
3
4
5
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

Asesor:
Yang dimaksud kegiatan ekstra kurikuler disini adalah aktifitas kegiatan pembelajaran ketrampilan praktek
diluar kegiatan kurikuler yang tujuannya adalah untuk mempertajam kompetensi keahlian Dalam
realisasinya,aktifitas ekstra kurikuler ini dapat didanai oleh program keahlian melalui aktifitas kegiatan
dengan penggalangan dana dari UP/kegiatan kewirausahaan.
Yang dimaksud dengan menggalang dana, adalah kemampuan program keahlian dalam menanggulangi
kegiatan pengembangan ketrampilan yang bersumber dari aktifitas unit produksi/jasa pada program
keahlian tersebut, bukan dari bantuan sekolah Bukti :
- Adanya kegiatan UP di Program Keahlian
- Adanya data keuangan UP di Program keahlian
- Adanya data pengelolaan penggunaan keuntungan keuangan UP, yg ditentukan oleh pengurus UP, ketua
Prog.Keahlian dan Kepala Sekolah
- Adanya program kegiatan ekstra kurikuler di Program keahlian(ekstra kurikuler kompetensi)
- Adanya usulan kebutuhan dana kepada kepala sekolah untuk kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian.
- Adanya program dan kebutuhan dana untuk kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian, pada program
sekolah dan RKA.
- Adanya bukti penggunaan dana yang bersumber dari kegiatan UP/kewirausahaan.
- Adanya hasil produk/jasa ekstra kurikuler di program keahlian.
- Adanya laporan keuangan dan kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian
- Prosentase dihitung dari besarnya dana yang digalang oleh program keahlian dibagi dengan kebutuhan dana
yg direncanakan dikalikan 100%, dapat menggunakan nformat dibawah ini. Program Keahlian……………………
Anggaran yg Program Keahlian
Nama Anggaran dalam diperlukan dapat Persentase
No.
Kegiatan RKA S/M, Rp. Rp. menanggulangi Penangulangan.
sebesar Rp.
1
2
dst
Jumlah
Prosentase

Catatan : Item Suplemen yang sesuai.


No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Kepala Sekolah memiliki Ada tambahan Identik dengan Kepala


6.4
kemampuan entrepreneurship. bukti Program/Kompetensi Keahlian

Instrumen

78. Kepala sekolah/madrasah melakukan supervisi setiap tahun.

A. 91%-100% guru telah disupervisi


B. 81%-90% guru telah disupervisi
C. 71%-80% guru telah disupervisi
D. 61%-70% guru telah disupervisi
E. Kurang dari 61% guru telah disupervisi

Juknis
78. Jawaban dibuktikan dengan dokumen tentang:
1) Perencanaan, pelaksanaan, pendekatan dan teknik yang digunakan, serta tindak lanjut hasil
supervisi; dan
2) guru yang disupervisi setiap tahun

Data Pendukung
78. Daftar guru yang disupervisi oleh kepala sekolah/marasah
Disupervisi oleh kepala sekolah*
No. Nama Guru
Ya Tidak

1 Abdul Aziz A, S.Sos.I

2 Drs. Yadi Mulyadi

3 Susri Maryam, S.Pd


4 Dasep Sopiana, S.Pd

5 Veri Gustiawan, AMd

6 Rifa F S, S.E

7 Tarmana, S.Pd

8 Soni Iskandar, S.Pd

9 Ani Lasmana, S.Pd

10

11

12

13

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak”

Asesor::
Bukti :
- Adanya program kegiatan supervisi dan monitoring
- Adanya jadwal kegiatan supervisi dan monitoring
- Adanya format supervisi yang dipakai
- Adanya data perencanaan supervisi dan monitoring dalam RKS
- Adanya bukti pelaksanaan/hasil supervisi dan monitoring
- Persentase dihitung dari jumlah supervisi dan monitoring yang dilaksanakan dibagi dengan jumlah seluruh
supervisi dan monitoring yang direncanakan dalam RKS dikalikan 100%, dapat menggunakan format dibawah
ini.
Perencanaan Pelaksanaan Monitoring dan
No.
Kegiatan Kegiatan dlm RKS Supervisi. Keterangan
ada tidak Terlaksana tdk Tgl.
1
2
3
4
Dst
Jumlah
Persentase
Usulan :
Monitoring yang dilaksanakan tanpa ada perencanaan dianggap D/1..
Catatan:
Item Suplemen yang.sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Kepala memiliki kemampuan dalam Hasil Penilaian Kinerja Kepala


mengelola sekolah (kom-petensi Ada Sekolah dari Dinas
6.3 kepribadian, managerial, supervisi dan tambahan Pendidikan ,
sosial). bukti DP3, dan Performance
Sekolah
Memiliki data hasil pengawasan secara Tidak ada
8.9 menyeluruh terhadap keterlaksanaan tambahan Tidak ada
program sekolah tahun 2009. bukti
Instrumen

79. Sekolah/Madrasah memiliki tenaga administrasi yang berpendidikan menengah atau yang sederajat.

A. 5 orang atau lebih


B. 4 orang
C. 3 orang
D. 2 orang
E. Kurang dari 2 orang

Juknis
79. Jawaban dibuktikan dengan ijazah tenaga administrasi dari lembaga pendidikan menengah atau yang sederajat
(SMA/MA/SMK/MAK/Paket C).

Data Pendukung
79. Kualifikasi akademik tenaga administrasi.

No. Kualifikasi akademik Jumlah

1 SMA/MA/SMK/MAK atau jenjang di atasnya 4 orang

2 Jenjang di bawah SMA/MA/SMK/MAK .......... orang

Asesor:
Bukti :
- Adanya data tenaga administrasi yang didalamnya berisi antara lain : nama., latar belakang
pendidikan/kualifikasi akademik (foto copy ijazah), masa kerja dll.
- Adanya SK pengangkatan tenaga administrasi, baik dari pemerintah ataupun penyelenggara pendidikan
lainnya.

Jumlah Kesesuaian
Tng Kualifikasi akademik dengan
No. Unit Kerja Adm bidangnya
S1 D-3 D-2 D-1 SLTA Jum. S TS
1 Administrasi
2 Keuangan
3 Komputeri
4 Layanan umum
5 Perpustakaan
Jumlah Jumlah

Instrumen
80. Tenaga administrasi memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang tugasnya.
A. 5 orang atau lebih tenaga administrasi yang memiliki kesesuaian
B. 4 orang tenaga administrasi yang memiliki kesesuaian
C. 3 orang tenaga administrasi yang memiliki kesesuaian
D. 2 atau 1 orang tenaga administrasi yang memiliki kesesuaian
E. Tidak memiliki tenaga administrasi yang memiliki kesesuaian

Juknis
80. Jawaban dibuktikan dengan adanya kesesuaian antara jenis pekerjaan dengan ijazah atau sertifikat pelatihan
yang bersangkutan. Misalnya untuk urusan keuangan minimal lulusan SMK/MAK program studi yang relevan,
atau SMA/MA memiliki sertifikat yang relevan. Untuk administrasi persuratan dan pengarsipan minimal lulusan
SMK/MAK program studi yang relevan.

Data Pendukung
80. Kesesuaian latar belakang pendidikan tenaga administrasi.

No. Latar belakang pendidikan Jumlah

1 Administrasi/bidang yang relevan 1 orang

2 Bidang yang tidak relevan 3 orang

Asesor:
Bukti :
- Adanya data tenaga administrasi
- Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga administrasi
- Adanya SK pengangkatan tenaga administrasi dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan
lainnya.
- Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga administrasi
- Adanya urain tugas masing-masing tenaga administrasi
- Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.
- Wawancara dengan tenaga administrasi secara acak.
-
Instrumen
81. Sekolah/Madrasah memiliki kepala perpustakaan dengan kualifikasi minimal D2 ilmu perpustakaan dan
memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah/madrasah.
A. Memiliki kualifikasi minimal D2 ilmu perpustakaan dan memiliki sertifikat
B. Memiliki kualifikasi minimal D2 ilmu perpustakaan dan tidak memiliki sertifikat
C. Memiliki kualifikasi minimal D2 bukan ilmu perpustakaan dan memiliki sertifikat
D. Memiliki kualifikasi minimal D2 bukan ilmu perpustakaan dan tidak memiliki sertifikat
E. Tidak memiliki kepala perpustakaan

Juknis
81. Kepala perpustakaan

Data Pendukung
81. Jawaban dibuktikan dengan ijazah dan sertifikat yang dimiliki oleh kepala perpustakaan dari lembaga yang
ditetapkan oleh pemerintah.

Sertifikat
No. Nama kepala perpustakaan Tingkat pendidikan
Ada Tidak
1 Dra. Otih Hotijah S1

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

Asesor::
Bukti :
- Adanya data tenaga perpustakaan
- Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga perpustakaan
- Adanya SK pengangkatan tenaga perpustakaan dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan lainnya.
- Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga perpustakaan
- Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.
- Wawancara dengan tenaga perpustakaan
- Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
Kualifikasi Akademik Lama Sertifikat pelatihan
No. Unit Kerja tugas
S1 D-3 D-2 D-1 SLTA
1 Pustakawan 1
2 Pustakawan 2

Jumlah

Instrumen
82. Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan dengan kualifikasi minimal SMA atau yang sederajat
dan memiliki sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah/madrasah.
A. Memiliki kualifikasi minimal SMA atau yang sederajat dan memiliki sertifikat.
B. Memiliki kualifikasi minimal SMA atau yang sederajat dan tidak memiliki sertifikat
C. Memiliki kualifikasi di bawah SMA dan memiliki sertifikat
D. Memiliki kualifikasi di bawah SMA dan tidak memiliki sertifikat E. Tidak memiliki tenaga
perpustakaan

Juknis
82. Jawaban dibuktikan dengan ijazah dan sertifikat yang dimiliki oleh tenaga perpustakaan dari lembaga yang
ditetapkan oleh pemerintah.

Data Pendukung
82. Daftar tenaga perpustakaan

Sertifikat
No. Nama tenaga perpustakaan Tingkat pendidikan
Ada Tidak
1 Vita SMK
2
3

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

Asesor:
Bukti :
- Adanya data tenaga perpustakaan
- Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga perpustakaan
- Adanya SK pengangkatan tenaga perpustakaan dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan lainnya.
- Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga perpustakaan
- Adanya urain tugas masing-masing tenaga perpustakaan
- Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.
- Wawancara dengan tenaga perpustakaan.
Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
Kualifikasi Akademik Sertifikat Lama tugas
No. Unit Kerja pelatihan
S1 D-3 D-2 D-1 SLTA
1 Pustakawan 1 ada tdk
2 Pustakawan 2
Jumlah
…..

Instrumen
83. Program keahlian memiliki kepala laboratorium/bengkel dengan kualifikasi minimal D3 dan memiliki sertifikat
kepala laboratorium sekolah/madrasah
A. Memiliki kualifikasi minimal D3 dan memiliki sertifikat.
B. Memiliki kualifikasi minimal D3 dan tidak memiliki sertifikat.
C. Memiliki kualifikasi di bawah D3 dan memiliki sertifikat.
D. Memiliki kualifikasi di bawah D3 dan tidak memiliki sertifikat.
E. Tidak memiliki kepala laboratorium/bengkel

Juknis
83. Jawaban dibuktikan dengan ijazah dan sertifikat kepala laboratorium/bengkel.

Data Pendukung
83. Daftar kepala laboratorium/bengkel
Nama Nama kepala Kualifikasi Sertifikat
No
laboratorium/bengkel laboratorium/bengkel akademik Ada Tidak
1 Lab Besar dan Kecil Veri Gustiawan, AMd. Kom DIII
2
3
4
5
6
7
Jumlah

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

Asesor:
Bukti :
- Adanya data kepala laboratorium/bengkel
- Memiliki ijazah /kualifikasi akademik kepala laboratorium/bengkel
- Memiliki sertifikat kompetensi tenaga laboratorium/bengkel
- Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan kepala laboratorium/bengkel
- Adanya urain tugas masing-masing kepala laboratorium/bengkel
- Adanya bukti pengalaman minimum 3 tahun untuk S1 sebagai pengelola praktikum.
- Adanya bukti pengalaman minimum 5 tahun untuk D-III sebagai pengelola praktikum. - Adanya kepemilikan
sertifikat Kepala Lab./Bengkel - Wawancara dengan kepala laboratorium/bengkel. Daftar Kepala
Laboratorium
Nama Nama kepala Sertifikat Kesesu
No Kualifik
Laboratorium/Beng Laboratorium/B Pengalaman Kep.Lab/ aian Ket
kel engkel asi Bengkel S TS
1
2
3
4
5
6
Jumlah
..

Instrumen
84. Program keahlian memiliki teknisi laboratorium/bengkel dengan kualifikasi minimal D2 dan memiliki sertifikat
teknisi.
A. Memiliki kualifikasi minimal D2 yang relevan dan memiliki sertifikat.
B. Memiliki kualifikasi minimal D2 yang relevan dan tidak memiliki sertifikat
C. Memiliki kualifikasi minimal D2 yang tidak relevan dan memiliki sertifikat
D. Memiliki kualifikasi minimal D2 yang tidak relevan dan tidak memiliki sertifikat E. Tidak
memiliki teknisi laboratorium/bengkel

Juknis
84. Jawaban dibuktikan dengan adanya ijazah dan sertifikat teknisi laboratorium/bengkel

Data Pendukung
84. Daftar teknisi laboratorium/bengkel
Nama teknisi Kualifikasi Sertifikat
No Nama laboratorium/bengkel
laboratorium/bengkel akademik Ada Tidak
1
2
3
4
5
Jumlah

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

Asesor:
Bukti :
- Adanya data tenaga teknisi laboratorium/bengkel
- Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga teknisi laboratorium/bengkel
- Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga teknisi laboratorium/bengkel - Adanya urain tugas
masing-masing tenaga teknisi laboratorium/bengkel
- Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.
- Wawancara dengan tenaga teknisi laboratorium/bengkel secara acak.
- Persentase dihitung dari Jumlah tenaga teknisi laboratorium/bengkel yg sesuai dengan persyaratan dibagi
dengan jumlah seluruh tenaga teknisi laboratorium/bengkel dikalikan 100%, dapat menggunakan format
berikut:
Nama Teknisi Nama Kesesu
Kualifikasi Pendidikan Sertifikat
No. laboratorium/ Lab./ aian
bengkel pelatihan Bengkel
S1 D3 D2 D1 SLTA sesuai tdk
1
2

Jumlah
Persentase

Instrumen
85. Program keahlian memiliki laboran dengan kualifikasi akademik minimum sesuai standar tenaga laboratorium
sesuai dengan ketentuan yang berlaku
A. Memiliki kualifikasi minimal D1 yang relevan dan memiliki sertifikat.
B. Memiliki kualifikasi minimal D1 yang relevan dan tidak memiliki sertifikat
C. Memiliki kualifikasi minimal D1 yang tidak relevan dan memiliki sertifikat
D. Memiliki kualifikasi minimal D1 yang tidak relevan dan tidak memiliki sertifikat E. Tidak
memiliki laboran

Juknis
85. Jawaban dibuktikan dengan adanya ijazah dan sertifikat laboran yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi atau
DU/DI yang relevan dengan program keahlian.

Data Pendukung
85. Daftar laboran
Kualifikasi Sertifikat
No Nama laboratorium/bengkel Nama laboran
akademik Ada Tidak
1
2
3
4
5
Jumlah

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

Asesor::
Bukti :
- Adanya data tenaga laboran
- Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga laboran
- Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga laboran
- Adanya urain tugas masing-masing tenaga laboran
- Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.
- Wawancara dengan tenaga laboran.
Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini

Kualifikasi Akademik Sertifikat Kesesuaian


No. Nama Laboran pelatihan
S1 D-3 D-2 D-1 SLTA sesuai tdk
1 ada tdk
2

Jumlah

Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Teknisi/Laboran memiliki kemampuan Ada tambahan Bengkel tertata dengan baik dan
6.20
manajemen bengkel/ laboratorium bukti memenuhi standar pengelolaan

Instrumen
86. Program keahlian memiliki petugas layanan khusus.
A. Memiliki 4 jenis atau lebih petugas layanan khusus
B. Memiliki 3 jenis petugas layanan khusus
C. Memiliki 2 jenis petugas layanan khusus
D. Memiliki 1 jenis petugas layanan khusus
E. Tidak memiliki petugas layanan khusus

Juknis
86. Jawaban dibuktikan dengan adanya petugas layanan khusus yang tidak dirangkap. Adapun 4 jenis petugas
layanan khusus adalah sebagai berikut:
1) Penjaga sekolah/madrasah.
2) Tukang kebun. 3) Tenaga kebersihan, dan 4) Pesuruh.

Data Pendukung
86. Daftar petugas layanan khusus
No Jenis Ada Tidak ada
1 Penjaga sekolah/madrasah
2 Tukang kebun
3 Tenaga kebersihan
4 Pesuruh
5
Jumlah

Asesor: Bukti
- Adanya SK pengangkatan petugas layanan khusus(penjaga sekolah/security, tukang kebun/halaman, tenaga
kebersihan, caraka/pesuruh, pengemudi) dari kepala sekolah
- Adanya struktur organisasi sekolah
- Adanya susunan personalia dan uraian tugas tenaga layanan khusus yang ditanda tangani oleh kepala
sekolah
- Adanya data petugas layanan khusus yang ada di sekolah
- Untuk memudahkan pengisian data dapat dipergunakan format di bawah ini
Keberadaan Nomor dan tgl.
No Nama Layanan khusus Keputusan Keterangan
ada tdk
1 Penjaga Sekolah/security
2 Tukang Kebun/halaman
3 Tenaga Kebersihan
4 Pengemudi
5 Pesuruh/caraka
Jumlah
Jawaban dilihat dari jumlah layanan khusus yg dimiliki dibandingkan dengan instrument yang ada.

Instrumen
87. Program keahlian memiliki tenaga teknisi perawatan (maintenance) peralatan dan gedung.
A. Program keahlian memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance peralatan dan 1 tenaga teknisi untuk
maintenance gedung
B. program keahlian memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance peralatan dan gedung
C. Sekolah/Madrasah memiliki 1 tenaga teknisi maintenance peralatan dan 1 tenaga teknisi
maintenance gedung
D. Sekolah/Madrasah memiliki 1 tenaga teknisi maintenance peralatan dan gedung
E. Tidak memiliki tenaga teknisi maintenance peralatan dan gedung
Juknis
87. Jawaban dibuktikan dengan adanya tenaga teknisi maintenance untuk peralatan dan maintenance untuk
gedung, yang mempunyai latar belakang keahlian maintenance. Jika tidak ada teknisi khusus untuk Program
Keahlian, maka teknisi bisa ada di sekolah/madrasah seperti disebutkan dalam opsi jawaban C atau D.

Data Pendukung
87. Daftar Tidak ada
tenaga teknisi
perawatan
(maintenance)
peralatan dan
gedung. No Jenis teknisi Ada

1 Teknisi perawatan peralatan

2
Teknisi perawatan gedung

Asesor:
Bukti:
- Adanya SK pengangkatan teknisi maintenance peralatan dan gedung dari kepala sekolah
- Adanya struktur organisasi sekolah
- Adanya susunan personalia dan uraian tugas teknisi maintenance perelatan dan gedung yang ditanda
tangani oleh kepala sekolah
- Adanya data teknisi maintenance perelatan dan gedung yang ada di sekolah
- Untuk memudahkan pengisian data dapat dipergunakan format di bawah ini Nama Program
Keahlian…………….
Keberadaan Status Nomor dan
Nama teknisi tgl.
No Program Sekolah Keterangan
maintenance alat gdg keputusan
Keahlian
1
2
Jumlah
Keterangan:
Bila tidak ada teknisi khusus untuk program keahlian,maka teknisi bisa ada di
sekolah/madrasah seperti disampaikan pada opsi C dan D.
V. STANDAR SARANA DAN PRASARANA

Instrumen

88. Sekolah/madrasah memiliki luas lahan sesuai ketentuan.

A. Memiliki luas lahan 91%-100% atau lebih dari ketentuan luas lahan minimal
B. Memiliki luas lahan 81%-90% dari ketentuan luas lahan minimal
C. Memiliki luas lahan 71%-80% dari ketentuan luas lahan minimal
D. Memiliki luas lahan 61%-70% dari ketentuan luas lahan minimal
E. Memiliki luas lahan kurang dari 61% dari ketentuan luas lahan minimal

Juknis
88. Ketentuan luas minimum lahan sekolah/madrasah sebagaimana tercantum pada
Tabel 1 berikut ini. Tabel 1. Luas Minimum Lahan Sekolah/Madrasah

Luas Minimum Lahan (m2)

Jumlah Bangunan 1 lantai Bangunan 2 lantai Bangunan 3 lantai


Siswa
Rombel (maksimal)

3 96 3504 1852,8

4-6 192 4377,6 2342,4 1555,2

7-9 288 5299,2 2793,6 1872

10-12 384 6259,2 3340,8 2265,6

13-15 480 7152 3792 2544

16-18 576 8064 4320 2822,4

19-21 672 9072 4838,4 3225,6

22-24 768 10137,6 5376 3609,6

25-27 864 11059,2 5875,2 3974,4


Data Pendukung
88. Luas lahan sekolah/madrasah: 4595 m2
No Luas lahan yang dimiliki Luas lahan minimum yang % luas lahan
sekolah (m2) dipersyaratkan (m2)*
(1) (2) (3) (4) = (2) : (3) x 100
4595 m2 2342,4 m2

Keterangan: * luas minimum yang dipersyaratkan, lihat petunjuk teknis nomor 88.

Asesor::

Jumlah
Rombel Luas lahan standar Luas lhn yg ada Keterangan
Siswa

Jumlah
Persentase/per.kualifi
Bukti :
- Lihat standar minimal luas lahan untuk masing-masing banyaknya rombel, banyaknya jumlah siswa dan
lantai bangunan.
- Periksa data luas lahan sekolah yang ada (berdasakan bukti-bukti yang syah)
- Hitung prosentase luas lahan yang ada, dengan : membagi luas lahan riil dibagi dengan luas lahan sesuai
persyaratan dikalikan 100%
- Hasil prosentase cocokakan dengan alternative pilihan pada instrument.
- Observasi langsung
- Isilah data menggunakan format di atas.
Setelah data diisi, maka Persentase dihitung dari luas lahan yang dimiliki dibagi dengan luas
lahan dalam table, untuk kategori yang sama.

Instrumen
89. Sekolah/madrasah berada di lokasi yang (1) aman, (2) terhindar dari potensi bahaya yang mengancam
kesehatan, (3) keselamatan jiwa, serta (4) memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat.
A. Memenuhi 4 syarat keamanan
B. Memenuhi 3 syarat keamanan
C. Memenuhi 2 syarat keamanan
D. Memenuhi 1 syarat keamanan
E. Tidak memenuhi syarat keamanan

Juknis
89. Jawaban dibuktikan dengan cara mengamati lingkungan di sekitar sekolah/madrasah serta
prasarana yang tersedia, sebagai berikut:

Terhindar dari bahaya


Terhindar dari bahaya
yang Akses
No Aman yang
mengancam penyelamatan darurat
mengancam kesehatan
keselamatan jiwa

1 Konstruksi gedung Jauh dari lokasi Jauh dari rel kereta api Alat
tahan gempa pabrik pemadam
kebakaran
2 Jauh dari sungai, Jauh dari saluran Jauh dari bandara Tangga darurat
pantai udara tegangan tinggi
(SUTT)

3 Terhindar dari Jauh dari pemancar Penunjuk arah


kebisingan telekomunikasi evakuasi

4 Area evakuasi

5 Alarm

Asesor:
Bukti :
- Observasi langsung
- Sesuai juknis, antara lain;
Adanya pagar sekolah, alat pemadam kebakaran, lapangan terbuka, lingkungan rapi
dan bersih, sekolah bertingkat memiliki tangga lebih dari satu. - Jawaban sebaiknya
diperjelas dengan narasi.

Instrumen
90. Sekolah/madrasah berada di lokasi yang nyaman, (1) terhindar dari gangguan pencemaran air, (2) kebisingan,
(3) pencemaran udara, dan (4) memiliki sarana untuk meningkatkan kenyamanan.
A. Memenuhi 4 syarat kenyamanan
B. Memenuhi 3 syarat kenyamanan
C. Memenuhi 2 syarat kenyamanan
D. Memenuhi 1 syarat kenyamanan
E. Tidak memenuhi syarat kenyamanan

Juknis
90. Jawaban dibuktikan dengan cara mengamati lingkungan di sekitar sekolah/madrasah serta
prasarana yang tersedia, sebagai berikut:

Terhindar dari Memiliki sarana


gangguan Terhindar dari Terhindar dari untuk
No
pencemaran kebisingan pencemaran udara meningkatkan
air kenyamanan

1 Jauh dari lokasi pabrik Jauh dari lokasi Jauh dari jalan raya Ruang kelas memiliki
yang mengeluarkan pabrik ventilasi dan
limbah cair pencahayaan

2 Jauh dari tempat Jauh dari rel kereta api Jauh dari bandara Sekolah memiliki
pembuangan akhir taman
(TPA)

3 Jauh dari bandara Jauh dari tempat


pembuangan akhir
(TPA)

4 Jauh dari lokasi pabrik


yang mengeluarkan
asap

Asesor::
Bukti :
- Observasi langsung
- Wawancara dengan warga sekolah
- Jawaban sebaiknya diperjelas dengan narasi.

Instrumen
91. Fasilitas pembelajaran berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, memiliki status hak atas tanah,
dan ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah.
A. Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, memiliki status hak atas tanah dan ijin pemanfaatan
dari pemegang hak atas tanah
B. Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya dan memiliki status hak atas tanah, tetapi
tidak memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah
C. Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, tetapi tidak memiliki status hak atas tanah
dan tidak memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah
D. Tidak berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, tetapi memiliki status hak atas
tanah dan memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah E. Tidak berada di lokasi sesuai
dengan peruntukannya

Juknis
91. Jawaban dibuktikan dengan adanya keterangan status kepemilikan dan izin pemanfaatan tanah
dan atau bangunan, kecuali sekolah yang masuk ke dalam area cagar budaya.
Dalam hal ini yang dimaksud dengan
memiliki adalah: a. Milik sendiri
b. Menyewa minimal 5 tahun
c. Menempati fasilitas milik lembaga lain dengan perjanjian minimal 5 tahun

Data Pendukung
89. s.d. 91. ---

Asesor:
Bukti :
- Adanya bukti status kepemilikan tanah (sertifikat tanah(SHM)/ akte jual beli, perjanjian sewa tanah, hak
guna pakai dsb)
- Adanya ijin bangunan(IMB)
- Observasi langsung
- Wawancara dengan warga sekolah

Instrumen
92. Program keahlian memiliki lantai bangunan sesuai dengan ketentuan luas minimal
A. Memiliki luas lantai 91%-100% atau lebih dari ketentuan luas minimal
B. Memiliki luas lantai 81%-90% dari ketentuan luas minimal
C. Memiliki luas lantai 71%-80% dari ketentuan luas minimal
D. Memiliki luas l lantai 61%-70% dari ketentuan luas minimal
E. Memiliki luas lantai kurang dari 61% dari ketentuan luas minimal

Juknis
92. Ketentuan luas minimum lantai sekolah/madrasah sebagaimana tercantum pada Tabel 2
berikut ini. Tabel 2. Luas Minimum Lantai Sekolah/Madrasah
Rombon Luas Minimum Lantai Bangunan (m2)
gan Siswa
Belajar (maksimal) Bangunan 1 lantai Bangunan 2 lantai Bangunan 3 lantai
3 96 1046,4 1113,6

4-6 192 1305,6 1401,6 1401,6

7-9 288 1584 1670,4 1670,4

10-12 384 1881,6 1996,8 2035,2

13-15 480 2160 2256 2304

16-18 576 2419,2 2592 2592

19-21 672 2755,2 2889,6 2889,6

22-24 768 2995,2 3225,6 3225,6

25-27 864 3283,2 3542,4 3542,4

Data Pendukung
92. Luas lantai bangunan sekolah/madrasah: 784 m2
Luas lantai bangunan yang Luas lantai bangunan minimum
No % luas lantai bangunan
dimiliki (m2) yang dipersyaratkan (m2 )*
(1) (2) (3) (4) = (2) : (3) x 100
784 m2 1401 m2

Keterangan: * luas minimum yang dipersyaratkan, lihat petunjuk teknis nomor 92.

Asesor:
Bukti :
- Lihat standar minimal luas lantai bangunan untuk masing-masing rombel dan jumlah siswa perrombel.
- Observasi langsung
- Isilah data kedalam format di atas.
Setelah data diisi, maka % dihitung dari luas lahan yang dimiliki dibagi dengan luas lahan dalam
tabel (standar), untuk kategori yang sama.
Luas Minimum Lantai Bangunan (m2)
Jumlah
Rombel (m2)
Siswa Bang.1 lantai Bang.2 Lantai Banq.3 lantai
Std keadaan Std keadaan Std keadaan

Persentase

Instrumen
93. Bangunan sekolah/madrasah memiliki (1) struktur yang stabil dan kokoh serta dilengkapi dengan (2) sistem
pencegahan bahaya kebakaran dan (3) penangkal petir.
A. Bangunan memiliki (1), (2), dan (3)
B. Bangunan memiliki (1) dan (2)
C. Bangunan memiliki (1) dan (3)
D. Bangunan memiliki (1)
E. Bangunan tidak memiliki (1), (2), dan (3)

Juknis
93. Jawaban dibuktikan dengan mengamati kondisi bangunan sekolah/ madrasah dan prasarana yang ada.

Data Pendukung
93. ---

Asesor:

Bukti :
- Observasi langsung ttg: penangkal petir, pencegahan bahaya kebakaran, alat pemadam
kebakaran dll.
- Wawancara dengan warga sekolah, meliputi hal pokok antara lain : Pondasi bangunan,
ukuran besi beton yg dipakai.
Jawaban didekati dengan prediksi keadaan/pengamatan langsung

Instrumen
94. Sekolah/madrasah memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi kebutuhan: (1) air
bersih, (2) saluran air kotor dan/atau air limbah, (3) tempat sampah, dan (4) saluran air hujan.

A. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang memenuhi (1), (2), (3), dan (4).
B. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang memenuhi 3 dari 4 kebutuhan
C. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang memenuhi 2 dari 4 kebutuhan
D. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang memenuhi 1 dari 4 kebutuhan
E. Tidak memiliki sanitasi di dalam dan di luar yang memenuhi keempat kebutuhan di atas

Juknis
94. Jawaban dibuktikan dengan pengamatan terhadap sanitasi baik di dalam maupun di luar gedung
yang meliputi empat jenis sanitasi sebagai persyaratan kesehatan sekolah/madrasah meliputi: 1)
memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan untuk memenuhi kebutuhan air bersih;
2) memiliki saluran air kotor dan/atau air limbah;
3) memiliki tempat sampah dengan jumlah yang cukup; dan 4) memiliki saluran air hujan.

Data Pendukung
94. Daftar jenis sanitasi yang dimiliki sekolah/madrasah.

No Ketersediaan*
Jenis sanitasi
Ada Tidak
1 Sanitasi di dalam dan di luar bangunan untuk memenuhi kebutuhan 
air bersih
2 Saluran air kotor dan/atau air limbah 
3 Tempat sampah 
4 Saluran air hujan 
5
Jumlah
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ketersediaan”
Asesor:
Bukti :
- Observasi langsung
- Wawancara dengan warga sekolah
Cukup jelas dengan pengamatan langsung sesuai
juknis Catatan: Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Ketersedian air bersih disekolah mencukupi untuk Sesuai SNP Tidak Ada Tambahan
7.11
kebutuhan aktifitas dan operasional sekolah. Bukti

Instrumen
95. Sekolah/madrasah memiliki buku teks pelajaran dengan perbandingan (rasio).
A. 1 buku teks/mata pelajaran/siswa
B. 1 buku teks/mata pelajaran untuk 2-5 siswa
C. 1 buku teks/mata pelajaran untuk 6-10 siswa
D. 1 buku teks/mata pelajaran untuk 11 siswa atau lebih E. Tidak memiliki buku teks

Juknis
95. Jawaban dibuktikan dengan ketersediaan 1 buku teks/mata pelajaran/siswa, yang telah disahkan oleh
pemerintah, termasuk Buku Sekolah Elektronik (BSE).

Data Pendukung
95. Data perbandingan (rasio) kepemilikan buku teks sekolah/madrasah
Mata pelajaran Jumlah buku Jumlah siswa Perbandingan (rasio)
teks
1). PAI 100 96 1:1
2). PKn 100 96 1:1
3). Bahasa Indonesia 100 96 1:1
4). Penjaskesorkes 100 96 1:1
5). Seni Budaya 100 96 1:1
6). Bahasa Inggris 100 96 1:1
7). Matematika 100 96 1:1
8). IPA 100 96 1:1
9). IPS 100 96 1:1
10). KKPI 100 96 1:1
11). Kewirausahaan 100 96 1:1
12). Fisika 100 96 1:1
13). Kimia 100 96 1:1
14). Dasar Kompetensi Jurusan 100 96 1:1
15). Bahasa Sunda 100 96 1:1
16). PLH 100 96 1:1
17). Design Grafis 100 96 1:1

Asesor:
Bukti :
- Adanya daftar judul buku teks yang dimiliki program keahlian
- Ada daftar nama siswa per kelas
- Periksa dan bandingkan jumlah buku teks permata pelajaran dengan jumlah siswa - Untuk
menentukan nilai dapat digunakan format sbb:
Jumlah Jumlah
No. Mata Pelajaran Kelas Judul Buku Teks Ket.
Buku siswa
1
2
3
dst
Jumlah buku dan siswa
Ratio (Jml.buku:Jml.siswa)

Instrumen
96. Program keahlian memiliki mata pelajaran yang memanfaatkan buku teks sesuai dengan ketentuan yang
berlaku
A. 10 atau lebih mata pelajaran
B. 8-9 mata pelajaran
C. 6-7 mata pelajaran
D. 4-5 mata pelajaran
E. Kurang dari 4 mata pelajaran

Juknis
96. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pemanfaatan buku teks yang telah disahkan pemerintah, termasuk
Buku Sekolah Elektronik (BSE).

Data Pendukung
96. Mata pelajaran yang memanfaatan buku teks
Pemanfaatan buku teks
Mata pelajaran
Ya Tidak
1). PAI
2). PKn
3). Bahasa Indonesia
4). Penjaskesorkes
5). Seni Budaya
6). Bahasa Inggris
7). Matematika
8). IPA
9). IPS
10). KKPI
11). Kewirausahaan
12). Fisika
13). Kimia
14). Dasar Kompetensi Jurusan
15). Bahasa Sunda
16). PLH
17). Design Grafis
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak”

Asesor:
Bukti ( lihat permendiknas no.46 tahun 2007)
- Adanya daftar judul buku teks yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
- Tersedianya buku teks sesuai dengan yg sudah disyahkan oleh pemerintah untuk
masingmasing mata pelajaran.
- Adanya bukti penggunaan buku-buku teks tersebut oleh siswa. - Untuk
menentukan nilai dapat digunakan format sbb:
Jumlah Jumlah
No. Mata Pelajaran Kelas Judul Buku Teks Ket.
Buku siswa
1
2
3
dst
Catatan:
Item Suplemen yang sesua:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Sekolah telah mempunyai buku teks yang telah Tidak ada


3.3 direkomendasikan oleh Mendiknas sesuai dengan tambahan bukti Tidak ada
kompetensi keahlian yang telah dibuka

Instrumen

97. Bangunan sekolah/madrasah memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai.

A. Memiliki ventilasi udara dan pencahayaan memadai


B. Memiliki ventilasi udara memadai tetapi pencahayaan yang kurang memadai
C. Memiliki ventilasi udara kurang memadai tetapi pencahayaan memadai
D. Memiliki ventilasi udara dan pencahayaan kurang memadai
E. Tidak memiliki ventilasi udara dan pencahayaan

Juknis
97. Yang dimaksud dengan:
1). ventilasi udara yang memadai artinya ruangan tidak lembab;
2). pencahayaan yang memadai adalah cahaya dalam ruangan cukup terang untuk membaca
dan menulis.

Data Pendukung
97. Memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang cukup
No Kondisi ruangan Cukup Tidak cukup
1 ventilasi udara
2 pencahayaan

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Cukup” atau “Tidak cukup”

Asesor::
Bukti:
- Observasi langsung
Cukup jelas dengan pengamatan langsung sesuai juknis

Instrumen

98. Bangunan sekolah/madrasah memiliki instalasi listrik dengan daya minimum 2200 Watt untuk administrasi
sekolah dan ruang teori, serta daya tambahan untuk laboratorium dan bengkel sesuai kebutuhan.

A. Memiliki instalasi listrik dengan keterkecukupan daya sesuai kebutuhan


B. Memiliki instalasi listrik dengan keterkecukupan daya 90%-99% dari kebutuhan
C. Memiliki instalasi listrik dengan keterkecukupan daya 80%-89% dari kebutuhan
D. Memiliki instalasi listrik dengan keterkecukupan daya 70%-79% dari kebutuhan
E. Memiliki instalasi listrik dengan keterkecukupan daya kurang dari 70% kebutuhan

Juknis
98. Penambahan daya disesuaikan dengan kebutuhan laboratorium dan bengkel.

Data Pendukung
98. Daya listrik yang dimiliki sekolah/madrasah = 6600 watt

Asesor::
Bukti :
Dilihat rekening listrik disekolah
Persentase dihitung dengan besarnya daya terpasang dibagi jumlah daya hasil analisis
kebutuhan x 100%
Catatan : Item Suplemen 7.10 sesuai.
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Ketersedian daya listrik terpasang untuk mendukung Sesuai SNP Tidak Ada
7.10
aktifitas sekolah. Tambahan Bukti

Instrumen

99. Sekolah/Madrasah memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan sesuai dengan
peruntukannya.

A. Memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan sesuai dengan peruntukannya sebelum
bangunan berdiri
B. Memiliki izin mendirikan bangunan, dan memiliki izin penggunaan bangunan sesuai dengan
peruntukannya setelah bangunan berdiri
C. Memiliki izin mendirikan dan memiliki izin penggunaan bangunan sementara
D. Memiliki izin mendirikan tetapi tidak memiliki izin penggunaan bangunan
E. Tidak memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan

Juknis
99. Jawaban dibuktikan dengan dokumen izin mendirikan bangunan.

Asesor:
Bukti :
- Adanya ijin bangunan (IMB) dan ijin penggunaan bangunan (HGB)
- Lihat tgl ijin pendirian, dan bandingkan dengan dimulainya sekolah menggunakan bangunan
tersebut.

Instrumen

100. Sekolah/Madrasah melakukan pemeliharaan terhadap bangunan secara berkala.


A. Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap bangunan secara berkala sesuai ketentuan
B. Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap bangunan, tetapi melebihi waktu yang
sesuai ketentuan
C. Melakukan pemeliharaan ringan tetapi melebihi waktu yang sesuai ketentuan, dan tidak pernah
melakukan pemeliharaan berat
D. Melakukan pemeliharaan terhadap bangunan, jika sudah ada bagian bangunan yang rusak
berat
E. Tidak pernah melakukan pemeliharaan

Juknis
100. Ketentuan pemeliharaan sekolah/madrasah meliputi:
1) pemeliharan ringan; dilakukan minimum sekali dalam lima tahun, meliputi: pengecatan
ulang, perbaikan jendela dan pintu, lantai, penutup atap, plafon, instalasi air dan listrik;
2) pemeliharan berat; dilakukan minimum satu kali dalam 20 tahun, meliputi: penggantian
kerangka atap, kerangka plafon, dan kusen dengan menggunakan bahan yang berkualitas.

Data Pendukung
99. s.d 100. –

Asesor::
Bukti :
- Lihat program kerja sekolah yang berkaitan dengan pemeliharaan/perawatan bangunan.
- Lihat dokumen perbaikan berat dan ringan (yang telah dilakukan)
- Observasi langsung (melihat kondisi bangunan artinya angka 20 th tdk mutlak) - Wawancara dengan
warga sekolah.

Instrumen

101. Program keahlian memiliki ruang pembelajaran umum (RPU) sesuai dengan Standar Sarana dan Prasarana
SMK/MAK.

A. Memiliki seluruh jenis RPU yang dipersyaratkan oleh setiap program keahlian
B. Memiliki ruang kelas, perpustakaan, lab bahasa, lab komputer, dan satu RPU yang lain
C. Memiliki ruang kelas, perpustakaan, lab komputer, dan lab bahasa
D. Memiliki ruang kelas, perpustakaan, dan lab komputer E. Tidak memiliki RPU

Juknis
101. Jawaban dibuktikan dengan kepemilikan Ruang Pembelajaran Umum (RPU) yang disyaratkan pada Standar Sarana
dan Prasarana SMK/MAK untuk masing-masing Program Keahlian. Lihat RPU yang ada pada salinan Standar Sarana dan
Prasarana SMK/MAK sesuai Program Keahlian masing-masing (lihat Permendiknas No. 24 tahun 2007, No. 33 Tahun
2008 dan No. 40 Tahun 2008).
Pendukung
Data ruang pembelajaran umum (RPU) SMK/MAK untuk no. 96. s.d 97.
No Jenis RPU Kebutuhan RPU Luas (m2) Lebar (m) Ket
Standar Fakta Standar Fakta Standar Fakta
1 Kelas
2 Perpustakaan
3 Lab Biologi
4 Lab Fisika
5 Lab Kimia
6 Lab IPA
7 Lab Komputer
8 Lab Bahasa
9 Ruang Gambar Teknik
Asesor:
Lihat ketentuan RPU yang harus ada untuk SMK/MAK berdasarkan permendiknas no.40 th 2008, dalam hal
ini :
1). ruang kelas,
2). ruang perpustakaan,
3). ruang laboratorium biologi,
4). ruang laboratorium fisika,
5). ruang laboratorium kimia,
6). ruang laboratorium IPA,
7). ruang laboratorium komputer,
8). ruang laboratorium bahasa,
9). ruang praktik gambar teknik.
Observasi langsung terhadap keberadaan RPU tersebut.

Instrumen
102 Program keahlian memiliki Ruang Pembelajaran Umum (RPU) dengan ukuran minimum sesuai dengan yang
disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
A. Memiliki 91%-100% RPU sesuai dengan yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
B. Memiliki 81%-90% RPU dari yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana
SMK/MAK. C. Memiliki 71%-80% RPU dari yang disyaratkan pada Standar Sarana dan
Prasarana SMK/MAK.
D. Memiliki 61%-70% RPU dari yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
E. Memiliki RPU kurang dari 60% dari yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana
SMK/MAK.

Juknis
102. Jawaban dibuktikan dengan membandingkan ukuran Ruang Pembelajaran Umum (RPU) yang dimiliki oleh
Program Keahlian dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Persentasi dihitung berdasarkan jenis RPU yang
memenuhi standar. Lihat RPU yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai Program
Keahlian masing-masing (lihat Permendiknas No. 24 tahun 2007, No. 33 Tahun 2008 dan No. 40 Tahun 2008).

Data Pendukung
101. s.d 102. Data ruang pembelajaran umum (RPU) SMK/MAK

No Jenis RPU Kebutuhan RPU Luas (m2) Lebar (m) Ket


Standar Fakta Standar Fakta Standar Fakta
1 Kelas 64m2 8m2
2 Perpustakaan 20m2 5m2
3 Lab Biologi
4 Lab Fisika
5 Lab Kimia
6 Lab IPA 20m2 5m2
7 Lab Komputer 64m2 8m2
8 Lab Bahasa 20m2 5m2
9 Ruang Gambar
Teknik

Asesor::
Bukti :
-Observasi langsung keberadaan masing-
masing RPU - Bandingkan luas RPU dengan
standar yang ditentukan.
- Persentase dihitung dari jumlah RPU yang memenuhi syarat dibagi jumlah seluruh RPU yang ada dikalikan
100%, dengan menggunakan format dibawah ini; Nama Program Keahlian ……………….
Luas (m2) Lebar (m) Kesesuaian
No Jenis RPU Keterangan
Standar Fakta Standar Fakta S TS
1 Kelas
2 Perpustakaan
3 Lab Biologi
4 Lab Fisika
5 Lab Kimia
6 Lab IPA
7 Lab Komputer
8 Lab Bahasa
9 Ruang Gambar Teknik
Jumlah
Persentase
Bila jumlah RPU lebih dari satu dan berbeda ukurannya, maka data harus disajikan secara
masingmasing.

Instrumen

103. Program keahlian memiliki Ruang Pembelajaran Umum (RPU) dengan sarana sebagaimana tercantum pada
Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. 91%-100% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar Sarana dan
Prasarana SMK/MAK
B. 81%-90% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar
Sarana dan Prasarana SMK/MAK
C. 71%-80% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar
Sarana dan Prasarana SMK/MAK
D. 61%-70% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar
Sarana dan Prasarana SMK/MAK
E. Kurang dari 60% RPU sesuai dengan persyaratan dalam standar Sarana dan Prasarana
SMK/MAK

Juknis
103. Jawaban dibuktikan dengan menghitung jumlah Ruang Pembelajaran Umum (RPU) yang memenuhi
kelengkapan jenis sarana sesuai Standar Sarana dan
Prasarana SMK/MAK. Lihat RPU yang ada pada salinan Standar Sarana dan
Prasarana SMK/MAK sesuai Program Keahlian masing-masing (lihat Permendiknas No. 24 tahun 2007,
No. 33 Tahun 2008 dan No. 40 Tahun 2008).

Data Pendukung
103. Data kelengkapan sarana RPU
Kelengkapan jenis sarana
No Jenis RPU Keterangan
Lengkap Tidak lengkap
1 Kelas
2 Perpustakaan
3 Lab Biologi
4 Lab Fisika
5 Lab Kimia
6 Lab IPA
7 Lab Komputer
8 Lab Bahasa
9 Ruang Gambar Teknik

Asesor:
Bukti :
- Lihat kelengkapan sarana prasarana pada RPU, sesui dengan permen no.40 th.2008.
- Observasi langsung RPU yang memenuhi persyaratan lengkap, yaitu kelengkapan sarana prasarana
dalam ruangan/daftar inventaris sarana setiap RPU dan dibandingkan dengan standar yang ada.
- Persentase dihitung dari Jumlah RPU yang lengkap dibagi RPU seluruhnya x 100%, seperti format
dibawah ini :
Kelengkapan jenis sarana
No Jenis RPU Keterangan
Lengkap Tidak lengkap
1 Kelas
2 Perpustakaan
3 Lab Biologi
4 Lab Fisika
5 Lab Kimia
6 Lab IPA
7 Lab Komputer
8 Lab Bahasa
9 Ruang Gambar Teknik
Jumlah
Persentase
Catatan : Pengisian RPU disesuaikan dengan kelompok dan program keahliannya.

Instrumen

104. Sekolah/Madrasah memiliki ruang penunjang (RP) sesuai dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
A. Memiliki 91%-100% RP sesuai dengan persyaratan dalam standar
B. Memiliki 81%-90% RP sesuai dengan persyaratan dalam standar
C. Memiliki 71%-80% RP sesuai dengan persyaratan dalam standar
D. Memiliki 61%-70% RP sesuai dengan persyaratan dalam standar
E. Memiliki kurang dari 60% RP sesuai dengan persyaratan dalam standar

Juknis
104. Jawaban dibuktikan dengan kepemilikan RP yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana
SMK/MAK untuk masing-masing Program Keahlian. Lihat RP yang ada pada salinan Standar Sarana
dan Prasarana SMK/MAK sesuai Program Keahlian masing-masing (lihat Permendiknas No. 24 tahun
2007, No. 33 Tahun 2008 dan No. 40 Tahun 2008).

Pendukung
Data ruang penunjang (RP) SMK/MAK untuk no. 99. s.d 100.

Kebutuhan RP Luas (m2) Lebar (m) Ketera


No Jenis RP ngan
Standar Fakta Standar Fakta Standar Fakta
1 Ruang Pimpinan
2 Ruang Guru
3 Ruang Tata Usaha
4 Tempat Beribadah
5 Ruang Konseling
6 Ruang UKS
7 Ruang Organisasi
Kesiswaan
8 Jamban
9 Gudang
10 Ruang Sirkulasi
11 Tempat Bermain/
Berolah raga

Asesor::
Bukti:
- Lihat ketentuan RP yang harus ada, berdasarkan permen no.40 th.2008, dalam hal ini :
Ruang pimpinan, ruang guru, ruang tata usaha, tempat beribadah, ruang konseling, ruang
UKS, ruang OSIS, jamban, gudang, ruang sirkulasi dan tempat bermain/olah raga.
- Observasi langsung keberadaan RP tersebut.
- Persentase dihitung dari jumlah RP yang memenuhi syarat dibagi dengan jumlah seluruh RP
dikalikan 100%., dengan menggunakan di bawah ini.

Ketera
Kebutuhan RP Luas (m2) Lebar (m) Kesesuaian
No Jenis RP ngan
Standar Fakta Standar Fakta Standar Fakta S Ts
1 Ruang Pimpinan
2 Ruang Guru
3 Ruang Tata Usaha
4 Tempat Beribadah
5 Ruang Konseling
6 Ruang UKS
7 Ruang Organisasi
Kesiswaan
8 Jamban
9 Gudang
10 Ruang Sirkulasi
11 Tempat Bermain/
Berolah raga
Jumlah
Persentase

Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Sekolah memiliki fasilitas olah raga minimal lima Tidak Ada Tambahan
7.5 Sesuai SNP
cabang olah raga BUkti
Sekolah memiliki toilet/kamar mandi dengan rasio 1 :
Tidak Ada Tambahan
7.6 40 untuk siswa laki-laki dan 1:30 untuk siswa Sesuai SNP
Bukti
perempuan

Instrumen

105. Sekolah/Madrasah memiliki RP dengan ukuran minimum sesuai dengan yang disyaratkan pada
Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. 91%-100% RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar


B. 81%-90% RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar
C. 71%-80% RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar
D. 61%-70% RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar
E. Kurang dari 60% RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

Juknis
105. Jawaban dibuktikan dengan membandingkan ukuran RP yang dimiliki oleh Program Keahlian dengan Standar
Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Persentasi dihitung berdasarkan jenis RP yang memenuhi standar. Lihat RP
yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai Program Keahlian masingmasing (lihat
Permendiknas No. 24 tahun 2007, No. 33 Tahun 2008 dan No. 40 Tahun 2008).

Data Pendukung
104. s.d 105. Data ruang penunjang (RP) SMK/MAK
Kebutuhan RP Luas (m2) Lebar (m) Ket
No Jenis RP
Standar Fakta Standar Fakta Standar Fakta
1 Ruang pimpinan 25m2
2 Ruang guru 64m2
3 Ruang tata usaha 64m2
4 Tempat beribadah 64m2
5 Ruang konseling 25m2
6 Ruang UKS/M 6m2
7 Ruang organisasi 6m2
kesiswaan
8 Jamban 25m2
9 Gudang 10m2
10 Ruang sirkulasi 5m2
11 Tempat bermain/ 80m2
berolah raga
12

Asesor::
Bukti :
- Observasi langsung keberadaan masing-masing RP.
- Bandingkan luas RP yang ada dengan luas standar yang ditentukan.
- Persentase dihitung dari Jumlah RP yang memenuhi syarat dibagi RP seluruhnya x 100%, dengan
menggunakan format dibawah ini.
Kesesuaian Ketera
Luas (m2) Lebar (m)
No Jenis RP ngan
Standar Fakta Standar Fakta S Ts
1 Ruang Pimpinan
2 Ruang Guru
3 Ruang Tata Usaha
4 Tempat Beribadah
5 Ruang Konseling
6 Ruang UKS
7 Ruang Organisasi Kesiswaan
8 Jamban
9 Gudang
10 Ruang Sirkulasi
11 Tempat Bermain/ Berolah raga
Jumlah
Persentase

Instrumen

106. Sekolah/Madrasah memiliki RP dengan sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana
SMK/MAK.

A. 91%-100% RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan


B. 81%-90% RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan
C. 71%-80% RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan
D. Kurang dari 70% RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan
E. Tidak ada satu pun RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan

Juknis
106. Jawaban dibuktikan dengan menghitung jumlah RP yang memenuhi kelengkapan sarana
sesuai Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Lihat RP yang ada pada salinan Standar Sarana dan
Prasarana SMK/MAK sesuai Program Keahlian masing-masing (lihat Permendiknas No. 24 tahun
2007, No. 33 Tahun 2008 dan No. 40 Tahun 2008).
Data Pendukung
106. Data kelengkapan sarana RP
Kelengkapan sarana*
No Jenis RP Keterangan
Lengkap Tidak lengkap
1 Ruang pimpinan
2 Ruang guru
3 Ruang tata usaha
4 Tempat beribadah
5 Ruang konseling
6 Ruang UKS/M
7 Ruang organisasi kesiswaan
8 Jamban
9 Gudang
10 Ruang sirkulasi
11 Tempat bermain/ berolah raga

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Lengkap” atau “Tidak lengkap”

Asesor::
Bukti :
- Lihat kelengkapan sarana prasarana yang harus ada pada setiap RP, sesuai dengan ketentuan.
- Bandingkan daftar inventaris sarana setiap RP dengan standar yang ada.
- Observasi langsung, RP yang memenuhi sarana prasarana lengkap.
Persentase dihitung dari Jumlah RP yang lengkap dibagi RP seharusnya x 100%, dengan
menggunakan format sbb:
Kelengkapan sarana
No Jenis RP Keterangan
lengkap Tdk lengkap
1 Ruang Pimpinan
2 Ruang Guru
3 Ruang Tata Usaha
4 Tempat Beribadah
5 Ruang Konseling
6 Ruang UKS
7 Ruang Organisasi Kesiswaan
8 Jamban
9 Gudang
10 Ruang Sirkulasi
11 Tempat Bermain/ Berolah raga
Jumlah
Persentase

Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:

No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Sekolah memiliki ruang guru yang Ada tambahan Ruang Guru yang dilengkapi sarana
7.7
dilengkapi sarana ICT bukti ICT
Sekolah memiliki ruang administrasi Ada tambahan Ruang Administrasi yang dilengkapi
7.8
yang dilengkapi dengan sarana ICT. bukti sarana ICT
Instrumen

107. Program keahlian memiliki ruang pembelajaran khusus (RPK) sesuai dengan Standar Sarana dan Prasarana
SMK/MAK.

A. Memiliki 91%-100% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar


B. Memiliki 81%-90% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar
C. Memiliki 71%-80% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar
D. Memiliki 61%-70% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar
E. Memiliki kurang dari 61% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar

Juknis
107. Jawaban dibuktikan dengan kepemilikan ruang pembelajaran khusus (RPK) yang disyaratkan pada
Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK untuk masing-masing Program Keahlian. Lihat RPK yang
ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai Program Keahlian masing-masing
(lihat Permendiknas No. 24 tahun 2007, No. 33 Tahun 2008 dan No. 40 Tahun 2008).

Pendukung
Data ruang pembelajaran khusus (RPK) SMK/MAK untuk no. 102. s.d 103.
Kebutuhan RPK Luas (m2) Lebar (m)
No Jenis RPK Ket
Standar Fakta Standar Fakta Standar Fakta
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Asesor::
Bukti :
- Lihat ketentuan RPK yang harus ada berdasarkan Permen no. 40 th 2008.
- Observasi langsung tentang keberadaan RPK tersebut
- Persentase dihitung dari jumlah RPK yang memenuhi syarat dibagi dengan seluruh RPK kali 100%,
dengan menggunakan format dibawah ini,
Kebutuhan RPK Luas (m2) Lebar (m) Kesesuain
No Jenis RPK Ket
Standar Fakta Standar Fakta Standar Fakta S TS
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Jumlah
Persentase

Contoh perhitungan :
Misal chasis otomotif pembelajaran/minggu/kelas = 8 jam, jumlah rombel 10 kelas, shg jumlah jam total per minggu
= 10x8 jam = 80 jam
Penggunaan bengkel/hari = 14 jam ( pagi 8 jam , siang 6 jam ), maka kebutuhan RPK untuk chasis otomotif = 80/14 = 6
hari ( 1 minggu )
Artinya untuk chasis otomotif dibutuhkan 1 ruangan
= ( 10 x8) : 84 = 0,9 = 1 RPK

Instrumen

108. Program keahlian memiliki RPK dengan ukuran minimum sesuai dengan yang disyaratkan pada Standar
Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. 91%-100% RPK memenuhi ukuran minimum


B. 81%-90% RPK memenuhi ukuran minimum
C. 71%-80% RPK memenuhi ukuran minimum
D. 61%-70% RPK memenuhi ukuran minimum
E. Kurang dari 61% RPK memenuhi ukuran minimum

Juknis
108. Jawaban dibuktikan dengan membandingkan ukuran RPK yang dimiliki oleh Program Keahlian
dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
Persentasi dihitung berdasarkan jenis RPK yang memenuhi standar. Lihat
RPK yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai Program Keahlian masing-
masing (lihat Permendiknas No. 24 tahun 2007, No. 33 Tahun 2008 dan No. 40 Tahun 2008).

Data Pendukung
107. s.d 108. Data ruang pembelajaran khusus (RPK) SMK/MAK
Kebutuhan RPK Luas (m2) Lebar (m)
No Jenis RPK Ket
Standar Fakta Standar Fakta Standar Fakta
1 Lab. Komputer 64m2
2 Lab. Bahasa 20m2
3 R. Multimedia 64m2
4
5

Asesor::
Bukti :
- Observasi langsung keberadaan masing-masing RPK
- Bandingkan ukuran RPK yang ada dengan standar yang ditentukan
- Persentase dihitung dari Jumlah RPK yang memenuhi syarat dibagi RPK seluruhnya x 100%, dengan
menggunakan format di bawah ini:
-
Luas (m2) Lebar (m) Kesesuaian
No Jenis RPK Keterangan
Standar Fakta Standar Fakta S Ts
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Jumlah
Persentase

Instrumen

109. Program keahlian memiliki RPK dengan sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana
SMK/MAK.

A. 91%-100% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar


B. 81%-90% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar
C. 71%-80% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar
D. 61%-70% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar
E. Kurang dari 61% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar

Juknis
109. Jawaban dibuktikan dengan menghitung jumlah RPK yang memenuhi kelengkapan sarana
sesuai Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Lihat RPK yang ada pada salinan Standar Sarana dan
Prasarana SMK/MAK sesuai Program Keahlian masing-masing (lihat Permendiknas No. 24 tahun
2007, No. 33 Tahun 2008 dan No. 40 Tahun 2008).

Data Pendukung
109. Data kelengkapan sarana RPK
Kelengkapan sarana
No Jenis RPK Keterangan
Lengkap Tidak lengkap
1 Komputer
2 CPU
3 Printer
4 Proyektor
5 Screen
6
7
8
9

Asesor:
- Lihat kelengkapan sarana prasana yang harus ada pada RPK, sesuai dengan ketentuan.
- Observasi langsung RPK yang memenuhi sarana prasarana lengkap.
Persentase dihitung dari Jumlah RPK yang lengkap dibagi RPK seharusnya x 100%, dengan menggunakan
format di atas;

Catatan: Item Suplemen yang sesuai adalah


No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Sekolah memiliki ruang praktik dan perabot sesuai Tidak ada
7.1 Sesuai SNP
dengan kompetensi keahlian. Tambahan Bukti
Kecukupan peralatan praktik sesuai dengan analisis Tidak ada
7.9 Sesuai SNP
kecukupan Tambahan Bukti

Instrumen

110. Sekolah/Madrasah memiliki unit produksi/business center sebagai wahana kewirausahaan, yang memiliki:
(1) fasilitas usaha sendiri, (2) sistem usaha sendiri, (3) SDM yang melayani, dan (4) menghasilkan profit

A. Memenuhi 4 unsur
B. Memenuhi 3 unsur
C. Memenuhi 2 unsur
D. Memenuhi 1 unsur
E. Tidak memiliki unit produksi/business center

Juknis
110. Jawaban dibuktikan dengan adanya fasilitas usaha berujud ruang produksi, ruang penjualan,
sistem usaha berujud alur barang dagangan keluar masuk, pembukuan yang tertib dan
transparan, SDM berujud tenaga yang melayani, profit yang dibuktikan dengan laporan neraca
rugi laba.

Asesor:
Bukti :
- Observasi langsung keberadaan Business center
- Dilihat dokumen bisnis center : SK Pembentukan dan Pengelola Business Center, Struktur Org.,Job
desc.
- Dokumen kegiatan bisnis; (buku order, keuangan, laporan laba rugi.dll.), - Daftar hadir petugas pada
saat melaksanakan kegiatan Business center.

Instrumen

111. Sekolah/Madrasah memiliki unit produksi/business center yang pasar usahanya tersebar luas.

A. Tersebar secara nasional.


B. Tersebar di beberapa kabupaten/kota atau provinsi
C. Tersebar di kabupaten/kota
D. Tersebar dalam lingkungan sekolah/madrasah
E. Tidak memiliki unit produksi/business center

Juknis
111. Jawaban dibuktikan mengecek keberadaan business center dan dokumen bukti transaksi hasil penjualan
barang atau jasa.

Data Pendukung
110 & 111. Daftar nama unit produksi/bussines center
unsur yang dimiliki*
nama unit
produk/
No produksi/ bussines pasar fasilitas sistem meng-
layanan SDM yang
center usaha usaha hasilkan
melayani
sendiri sendiri profit

3
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “unsur yang dimiliki”

Asesor:
Bukti :
- Observasi langsung keberadaan Business center
- Lihat Dokumen organisasi, meliputi antara lain : SK Pembentukan Business center, SK
Pengelola, Struktur Org.,Job desc.,
- Dokumen kegiatan bisnis, meliputi : buku order, keuangan dan lap.laba rugi, daftar hadir
dalam kegiatan Business center.
- Dilihat jenis produk barang/jasa yang dihasilkan (adanya daftar produk barang/jasa yang
dikerjakan)
- Dokumen pemasaran, meliputi : petugas pelaksana, banyaknya/daftar pesanan dan
jangkauan pemasarannya (kota/kab./prop./nasional).

Instrumen
112. Sekolah/Madrasah memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan berbagai kegiatan: (1) kerjasama dengan
DU/DI, (2) memasarkan lulusan, (3) melakukan seleksi, dan (4) penyaluran lulusannya ke dunia kerja yang
relevan
A. memiliki 4 kegiatan
B. memiliki 3 kegiatan
C. memiliki 2 kegiatan
D. memiliki 1 kegiatan
E. Tidak memiliki kegiatan

Juknis
112. Jawaban dibuktikan dengan mengecek keberadaan BKK dan dokumen kegiatan yang dilakukan
(seperti leaflet lowongan kerja, dokumen kerjasama penerimaan pegawai/seleksi, dsb).

Data Pendukung
112. Daftar kegiatan yang dilakukan Bursa Kerja Khusus (BKK)

No Kegiatan yang dilakukan Ada Tidak

1 kerjasama dengan DU/DI

2 memasarkan lulusan

3 melakukan seleksi

4 penyaluran lulusannya ke dunia kerja yang relevan

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”
Asesor
Bukti:
- Observasi keberadaan BKK dan ruang BKK.
- Cek ukuran ruang yang ada dan bandingkan dengan ruang standar (= ruang konseling), min.12m2.
- Cek dokumen organisasi, meliputi: SK Pembentukan, SK Pengelola, struktur organisasi dan uraian tugas,
dan MoU dengan Disnakertrans
- Dokumen kegiatan meliputi: liftleat berisi informasi lowongan kerja, dokumen kerja sama,
keorganisasian dengan lembaga lain, dan daftar penerbitan kartu kuning.
- Data-data perusahaan mitra, meliputi : program keahlian, bidang pekerjaan, alamat, nama pimpinan
perusahaan dll.
- Data-data agen penyalur tenaga kerja
- Data-data siswa yang telah disalurkan bekerja.
- Data-data perusahaan rekanan agen penyalur tenaga kerja, baik di Indoneisia, maupun di luar negeri
- Wawancara dengan petugas BKK, komite sekolah,dan kepala sekolah.

VI. STANDAR PENGELOLAAN

Instrumen
113. Sekolah/Madrasah telah merumuskan, menetapkan, dan mensosialisasikan visi lembaga.

A. Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami dan sering disosialisasikan


B. Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami dan pernah disosialisasikan
C. Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami tetapi tidak disosialisasikan
D. Merumuskan dan menetapkan visi, sulit dipahami dan tidak disosialisasikan
E. Tidak merumuskan dan menetapkan visi

Juknis
113. Jawaban dibuktikan dengan:
1) dokumen proses penyusunan visi (notulen rapat)
2) rumusan visi;
3) hasil wawancara dan observasi terhadap warga sekolah untuk membuktikan bahwa visi
sekolah/madrasah telah diimplementasikan;
4) surat keputusan kepala sekolah/madrasah atau yayasan bagi swasta tentang penetapan hasil
penyusunan visi;
5) notulen rapat sosialisasi, foto sosialisasi, dan tulisan visi di tempat yang mudah dibaca oleh
warga sekolah dan masyarakat.

Data Pendukung
113. Menghasilkan lulusan yang unggul dalam IPTEK, IMTAQ, siap mengisi dunia usaha / dunia industri dan
siap mandiri.

Asesor bukti:
- Adanya rumusan visi yang mudah dipahami dan terukur
- Visi terpampang di ruang strategis, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang staf, ruang guru, ruang TU dan
tempat-tempat tertentu.
- Adanya Program Kerja Sekolah/Madrasah tahunan yang didalamnya antara lain berisi tentang
perumusan Visi dan perencanaan sosialisasi visi, minimal 2 kali dalam satu tahun kepada seluruh warga
sekolah( termasuk komite dan DU/DI.
- Visi disosialisasikan pada warga salah satu buktinya dapat dilihat pada notulen rapat - Wawancara
dengan warga sekolah secra acak, tentang pemahaman visi sekolah.

Catatan:
Item Suplemen yang sesuai

Instrumen

114. Sekolah/Madrasah telah merumuskan dan menetapkan misi lembaga.

A. Merumuskan dan menetapkan misi, mudah dipahami dan sering disosialisasikan


B. Merumuskan dan menetapkan misi, mudah dipahami dan pernah disosialisasikan
C. Merumuskan dan menetapkan misi, mudah dipahami tetapi tidak disosialisasikan
D. Merumuskan dan menetapkan misi, sulit dipahami dan tidak disosialisasikan
E. Tidak merumuskan dan menetapkan misi

Juknis
114. Jawaban dibuktikan dengan:
1) dokumen proses penyusunan misi (notulen rapat)
2) rumusan misi;
3) hasil wawancara dan observasi terhadap warga sekolah untuk membuktikan bahwa misi
sekolah/madrasah telah diimplementasikan;
4) surat keputusan kepala sekolah/madrasah atau yayasan bagi swasta tentang penetapan hasil
penyusunan misi;
5) notulen rapat sosialisasi, foto sosialisasi, dan tulisan misi di tempat yang mudah dibaca oleh
warga sekolah dan masyarakat.

Data Pendukung
114. - Mewujudkan lulusan yang terampil dalam teknologi.
- Mewujudkan lulusan berakhlaqul karimah.
- Mewujudkan lulusan yang siap mengisi dunia industri dan dunia usaha.
- Mewujudkan lulusan yang memilki kemampuan untuk mandiri.

Asesor Bukti :
- Adanya rumusan misi yang mudah dipahami dan terukur
- Misi terpampang di ruang strategis, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang staff, ruang guru, ruang TU dan
tempat-tempat tertentu.
- Adanya Program Kerja Sekolah/Madrasah tahunan yang didalamnya antara lain berisi tentang
perumusan Misi dan perencanaan sosialisasi visi, minimal 2 kali dalam satu tahun kepada seluruh
warga sekolah( termasuk komite dan DU/DI.
- Misi disosialisasikan pada warga salah satu buktinya dapat dilihat pada notulen rapat -
Wawancara dengan warga sekolah secra acak, tentang pemahaman misi sekolah.

Catatan:
Item Suplemen yang sesuai
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Tidak ada
8.2 Memiliki visi dan misi sesuai dengan karakteristik sekolah. Tidak ada
tambahan bukti

Instrumen

115. Program keahlian telah merumuskan dan menetapkan tujuan.


A. Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami dan sering disosialisasikan
B. Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami dan pernah disosialisasikan
C. Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami tetapi tidak disosialisasikan
D. Merumuskan dan menetapkan tujuan, sulit dipahami dan tidak disosialisasikan
E. Tidak merumuskan dan menetapkan tujuan

Juknis
115. Jawaban dibuktikan dengan:
1) dokumen proses penyusunan tujuan lembaga (notulen rapat)
2) rumusan tujuan lembaga;
3) hasil wawancara dan observasi terhadap warga sekolah untuk membuktikan bahwa tujuan
lembaga sekolah/madrasah telah diimplementasikan;
4) surat keputusan kepala sekolah/madrasah atau yayasan bagi swasta tentang penetapan hasil
penyusunan tujuan lembaga;
5) notulen rapat sosialisasi, foto sosialisasi, dan tulisan tujuan lembaga di tempat yang mudah
dibaca oleh warga sekolah dan masyarakat.

Data Pendukung
115. Tujuan program keahlian.
a) Mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri,
mengisi lowongan pekerjaan yang ada di Dunia Usaha / Dunia Industri sebagai tenaga
kerja tingkat menengah, sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian pilihannya
b) Membekali peserta didik agar mampu memilih karir, ulet dan gigih dalam
berkompetensi, beradaptasi dilingkungan kerja dan mengembangkan sikap professional
dalam bidang keahlian yang diminatinya.
c) Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni agar mampu
mengembangkan diri dikemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang
pendidikan yang lebih tinggi.

Asesor Bukti :
- Adanya rumusan tujuan lembaga yang mudah dipahami dan terukur
- Tujuan lembaga terpampang di ruang strategis, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang staf,
ruang guru, ruang TU dan tempat-tempat tertentu.
- Adanya Program Kerja Sekolah/Madrasah tahunan yang didalamnya antara lain berisi
tentang perumusan tujuan lembaga dan perencanaan sosialisasi tujuan lembaga,
minimal 2 kali dalam satu tahun kepada seluruh warga sekolah termasuk komite dan
DU/DI.
- Tujuan lembaga disosialisasikan pada warga salah satu buktinya dapat dilihat pada
notulen rapat - Wawancara dengan warga sekolah secara acak, tentang
pemahaman tujuan lembaga sekolah.

Instrumen

116. Program keahlian memiliki rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) dan rencana kerja tahunan.

A. Memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan dan sudah disosialisasikan
B. Memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan serta salah satu yang
sudah disosialisasikan
C. Memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan serta belum
disosialisasikan D. Memiliki rencana kerja jangka menengah atau rencana kerja tahunan baik
sudah maupun belum disosialisasikan
E. Tidak memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan
Juknis
116. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen tertulis rencana kerja jangka menengah (empat
tahunan) dan rencana kerja tahunan yang disosialisasikan kepada seluruh warga Program keahlian.
Di dalam rencana kerja tahunan memuat ketentuan-ketentuan yang jelas tentang: kesiswaan,
kurikulum dan kegiatan pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya,
sarana dan prasarana, keuangan dan pembiayaan, budaya dan lingkungan masyarakat, peran serta
masyarakat/DU/DI dan kemitraan, rencanarencana kerja lainnya yang mengarah pada peningkatan
dan pengembangan mutu Program keahlian.

Data Pendukung
116. a) Rencana kerja jangka menengah (empat tahunan), dibuat dari tahun 2011 sampai
tahun 2015
b) Rencana kerja tahunan yang dimiliki.
Tahun 2011 / 2012
Tahun 2012 / 2013
Tahun 2013 / 2014
Tahun 2014 / 2015

Asesor Bukti:
- Adanya dokumen rencana kerja jangka menengah ( 4 tahun)
- Adanya dokumen rencana kerja tahunan,
- Telah disosialisasikan kepada warga sekolah, salah satu buktinya lihat pada notulen rapat - Wawancara
secara acak dengan warga sekolah.
Catatan:
Item Suplemen yang sesuai
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja Sesuai SNP Tidak Ada Tambahan
8.1
tahunan Bukti

Instrumen

117. Program keahlian memiliki pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis yang
mudah dipahami oleh pihak-pihak terkait.

A. Memiliki 7 atau lebih dokumen aspek pengelolaan secara tertulis


B. Memiliki 5-6 dokumen aspek pengelolaan secara tertulis
C. Memiliki 3-4 dokumen aspek pengelolaan secara tertulis
D. Memiliki 1-2 dokumen aspek pengelolaan secara tertulis
E. Tidak memiliki dokumen aspek pengelolaan secara tertulis

Juknis
117. Pedoman yang mengatur aspek pengelolaan terdiri dari 8 (delapan) dokumen sebagai
berikut.
1) KTSP.
2) Kalender pendidikan/akademik.
3) Struktur organisasi program keahlian.
4) Pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan/ Pengembangan SDM.
5) Peraturan akademik.
6) Tata tertib program keahlian.
7) Kode etik program keahlian.
8) Biaya operasional program keahlian.

Data Pendukung
117. Kepemilikan dokumen aspek pengelolaan pendidikan.
No. Jenis dokumen pengelolaan pendidikan Ada Tidak
1 KTSP √
2 Kalender pendidikan/akademik √
3 Struktur organisasi Program Pendidikan √
4 Pendayagunaan pendidik & tenaga kependidikan √
Pengembangan SDM
5 Peraturan akademik √
6 Tata tertib Program Pendidikan √
7 Kode etik Program Pendidikan √
8 Biaya operasional Program Pendidikan √
Keterangan: Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

Asesor:
Bukti :
- Adanya pedoman yang terdiri dari 8 dokumen, yaitu : 1.KTSP, 2. Kalender Pendidikan, 3 Struktur
organisasi Prog.Keahlian, 4.Pendaya gunaan pendidik dan tenaga kependidikan/pengembangan
SDM,5.Peraturan akademik, 6.Tata tertib program keahlian, 7.kode etik program keahlian dan 8.Biaya
operasional prog.keahlian.
- Keberadaan dokumen dapat dilihat dari format diatas.
- Penilaian adalah dokumen yang dimiliki dibandingkan dengan pernyataan pada instrumen.
Nilai A, apabila tersedia dokumen 1-6 dan 8 atau 7
Nilai B, apabila tersedia dokumen 1-4 dan 8 atau 5,6 atau 7
Nilai C, apabila tersedia dokumen 1-2 dan 8 atau 4,5,6 atau 7
Nilai D, apabila tersedia dokumen 1 dan satu
dokumen lainnya Nilai E, apabila tidak memiliki
dokumen Catatan:
Item Suplemen yang sesuai
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

8.6 Memiliki peraturan akademik. Sesuai SNP Tidak Ada Tambahan Bukti

Instrumen
118. Program keahlian memiliki struktur organisasi dengan kejelasan uraian tugas dan mekanisme kerja.
A. Memiliki struktur organisasi yang dipajang di dinding dan disertai uraian tugas yang jelas
B. Memiliki struktur organisasi dan disertai uraian tugas yang
jelas C. Memiliki struktur organisasi dan disertai uraian tugas
tetapi tidak jelas
D. Memiliki struktur organisasi tetapi tidak ada uraian tugas.
E. Tidak memiliki struktur organisasi

Juknis
118. Jawaban dibuktikan dengan bagan atau struktur organisasi program keahlian yang lengkap serta
uraian tugas dari masing-masing anggota organisasi.

Data Pendukung
118. Kepemilikan struktur organisasi program keahlian.
Uraikan isi struktur organisasi program keahlian dan penjelasan singkat

Uraikan isi struktur organisasi sekolah/madrasah serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang ada
dalam struktur masing-masing

URAIAN TERLAMPIR
PENGORGANISASIAN

A. STRUKTUR ORGANISASI

1. Kepala Sekolah : Drs. Haris Royani, MM


2. WKS. Urusan Kurikulum : Abdul Aziz, S. Sos. I
Ketua Program Keahlian : Agus Kurnia, S.S., M.Ag
3. WKS. Urusan Kesiswaan : Drs. Yadi Mulyadi
Pembina OSIS : Susri Maryam, S. Pd.
4. Kaur.Tata Usaha : Nandang Syarief
5. Wali Kelas
X. TKJ : Dasep Sopiana, S.Pd
XI. TKJ : Veri Gustiawan, A.Md.Kom
XII. TKJ : Susri Maryam, S.Pd

6. Guru Mata Pelajaran :


a. Pendidikan Agama : - Nurul Yaqin, S. Ag.
- Cecep Shihabudin, S.Pd.I
b. Pend. Kewarganegaraan : - Tarmana, S.Pd
c. Bahasa dan Sastra Indonesia : - Ani Lasmana, S.Pd.
d. Matematika : - Dasep Sopiana, S.Pd
e. IPA : - Susri Maryam
f. IPS : - Yati Rohayatiningsih,
S.pd
g. Pend. Seni Budaya : - Gina Sakinah, S.S
h. Penjaskes : - Drs. Engkos Kosasih
- Ali Muslim, S.Pd.
i. Bahasa Inggris : - Rifa Fitria Surveyana, S.E
- Faisal Amir, S.S
j. Mulok Bahasa Sunda : - Drs. Sony Iskandar
k. KKPI : - Abdul Aziz A., S.Sos.I
l. Fisika / Kimia : - Tessa Anggraeni,
S.Pd
m. PLH : - Susri Maryam, S.Pd
n. Produktif : - Abdul Aziz A., S.Sos.I
- Agus Kurnia, S.S., M.Ag
- Veri Gustiawan, A.Md.Kom
o. Kewirausahaan : - Drs. Yadi Mulyadi 7. Guru
BP/BK : - Drs. Yadi Mulyadi
8. Pembina Pramuka : - Gina Sakinah, S.S.
10. Pembina Keagamaan : - Cecep Shihabudin, S.Pd.I
11. Pembina Seni : Salsa

12. Pembina Basket : - Ali Muslim


13. Tata Usaha
a. Kepala TU : Nandang Syarief
b. Bendahara : Yeni Jembarwati
c. Staf TU : Ressa
d. Urusan Perpustakaan : Dra. Otih Chotijah
e. Pembantu Umum : - Maman Giring
- Kokom
- Rukmana
f. SATPAM : Agus Tajudin

Asesor:
Bukti :
- Adanya struktur organisasi program keahlian
- Adanya susunan personalia struktur program keahlian
- Adanya uraian tugas struktur program keahlian
- Adanya mekanisme kerja, masing-masing petugas
- Ditempel ditempat strategis

Instrumen

119. Program keahlian melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana kerja tahunan.

A. 91%-100% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja tahunan


B. 81%-90% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja tahunan
C. 71%-80% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja tahunan
D. 61%-70% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja tahunan
E. Kurang dari 61% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja tahunan

Juknis
119. Jawaban dibuktikan dengan dokumen tentang adanya kesesuaian antara rencana kerja tahunan
dengan laporan pelaksanaan kegiatan.

Data Pendukung
119. Pelaksanaan kegiatan program keahlian sesuai rencana kerja tahunan.
No. Rencana program Realisasi program (%) Keterangan
1 Pengembangan kompetensi lulusan √
2 Pengembangan Kurikulum √
3 Pengembangan Proses Belajar Mengajar √
4 Pengembangan Sistem penilaian √
5 Pengembangan Pendidik dan Tenaga Pendidik √
6 Pengembangan Sarana dan Prasarana Sekolah √
7 Pengembangan Manajemen Sekolah √
8 Pengembangan Kesiswaan/ekstrakurikuler √
9 Budaya dan Lingkungan Sekolah √
10 Penanaman Karakter (Budi Pekerti) √
Rata-rata realisasi

Asesor:
Bukti :
- Adanya rencana kerja tahunan
- Adanya kesesuaian antara realisasi kegiatan dengan rencana kerja tahunan.
Persentase dihitung dari jumlah program yang sudah dilaksanakan dibagi dengan seluruh
program yang disusun x 100%, dengan menggunakan format dibawah ini dan dilampiri
dengan bukti dokumen keterlaksanaan:
No. Pelaksanaan
Rencana Kegiatan Keterangan
Sudah (tgl) Belum
1
2
dst
Jumlah
Persentase
Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:.
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Memiliki program evaluasi tahunan untuk pengelolaan
Tidak Ada Tambahan
8.3 KTSP, kalender pendidikan, dan pembagian tugas Sesuai SNP
Bukti
pendidik dan tenaga kependidikan.
Instrumen

120. Program keahlian melaksanakan kegiatan kesiswaan.

A. Memiliki 4 atau lebih jenis kegiatan kesiswaan


B. Memiliki 3 jenis kegiatan kesiswaan
C. Memiliki 2 jenis kegiatan kesiswaan
D. Memiliki 1 jenis kegiatan kesiswaan
E. Tidak melaksanakan kegiatan kesiswaan

Juknis
120. Kegiatan kesiswaan terdiri dari 5 (lima) jenis kegiatan yang terdiri atas:
1) seleksi penerimaan siswa baru;
2) memberikan layanan konseling;
3) melakukan pembinaan prestasi unggulan; 4) melaksanakan kegiatan ektra dan kokurikuler; dan 5)
melakukan pelacakan terhadap alumni.
Diverifikasi bukti fisik dan wawancara dengan siswa.

Data Pendukung
120. Jenis kegiatan kesiswaan yang dilakukan program keahlian.
a) seleksi penerimaan siswa baru;
b) pelaksanaan layanan konseling;
c) pelaksanaan kegiatan ekstra dan kokurikuler;
d) pembinaan prestasi unggulan

Asesor Bukti :
- Adanya minimal 4 dokumen kegiatan kesiswaan, meliputi :1. Seleksi penerimaan siswa baru,
2.Memberikan layanan konseling,3.Melakukan pembinaan prestasi/unggulan, 4.Melaksanakan
kegiatan ekstra dan Tugas Terstruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur, dan
5.Melakukan pelacakan/penelusuran lulusan.
- Wawancara terhadap warga sekolah secara acak.

Instrumen

121. Program keahlian melaksanakan kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran, meliputi:
(1) KTSP, (2) Kalender pendidikan, (3) Program pembelajaran, (4) Penilaian hasil belajar siswa,
dan (5) Peraturan akademik

A. Melaksanakan 4 atau lebih kegiatan


B. Melaksanakan 3 kegiatan
C. Melaksanakan 2 kegiatan
D. Melaksanakan 1 kegiatan
E. Tidak melaksanakan kegiatan

Juknis
121. Kegiatan pelaksanaan pengembangan kurikulum dan pembelajaran ditunjukkan dengan adanya 5
dokumen yaitu:
1) KTSP;
2) kalender pendidikan;
3) program pembelajaran; 4) penilaian hasil belajar siswa; dan 5) peraturan akademik.
Dibuktikan dengan adanya 5 dokumen tersebut.

Data Pendukung
121. Jenis kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran:
a) Bintek KTSP
b) In House Training Media Pembelajaran
c) Workshop Penyusunan KTSP
d) MGMP Sekolah
e)
Kepemilikan dokumen pengembangan kegiatan kurikulum dan pembelajaran.
No. Jenis dokumen kurikulum dan pembelajaran Ada Tidak

1 KTSP √

2 Kalender pendidikan √

3 Program pembelajaran √

4 Penilaian hasil belajar siswa √

5 Peraturan akademik √
Keterangan: Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak”

Asesor:
Bukti :
- Adanya dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran, meliputi:
1. KTSP terdiri dari dokumen 1 dan dokumen 2(silabus) yang dilengkapi bukti analisis/pengkajian silabus.
2. Kalender Pendidikan (kalender aplikatif)
3. Program Pembelajaran (keterlihatan beban belajar/minggu=36jam+4jam, minggu efektif/tahun=minimal
38 minggu, dan jam tatap muka= 45 menit/jam
4. Penilaian hasil belajar siswa (guru mengembangkan hasil/evaluasi)
5. Peraturan akademik, tata tertib aplikatif dan terukur
- Keberadaan dokumen dapat dijelaskan dengan format dibawah ini dan kebenarannya dibuktikan
melalui studi dokumen:
No. Jenis dokumen kurikulum Keberadaan
dan pembelajaran Bukti
ada Tdk.ada
1 KTSP Dokumen I dan dokumen II/Silabus (ada bukti
analisis/pengkajian)
2 Kalender pendidikan Kalender aplikatip
3 Program pembelajaran Kelihatan beban belajar/minggu, minggu efektif/th,
& jam TM (45mnt/jam)
4 Penilaian hasil belajar siswa Guru mengembangkan soal/evaluasi
5 Peraturan akademik Tata tertib aplikatip & terukur
Disarankan Jumlah dokumen yang baik sbg dasar penilaian, dengan urutan dokumen sesuai
tabel di atas

Instrumen
122. Sekolah/madrasah melaksanakan program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan, meliputi: (1)
Pembagian tugas, (2) Penentuan sistem penghargaan, (3) Pengembangan profesi, (4) Promosi dan
penempatan, dan (5) Mutasi
A. Melaksanakan 4 atau lebih program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan
B. Melaksanakan 3 program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan
C. Melaksanakan 2 program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan
D. Melaksanakan 1 program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan
E. Tidak melaksanakan program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan

Juknis
122. Lima program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan terdiri atas:
1) pembagian tugas;
2) penentuan sistem penghargaan;
3) pengembangan profesi; 4) promosi dan penempatan; dan 5) mutasi.

Data Pendukung
122. Pelaksanaan program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan.
Tidak
Dilakukan
No. Jenis program pendayagunaan dilakukan

1 Pembagian tugas √

2 Penentuan sistem penghargaan √

3 Pengembangan profesi √

4 Promosi dan penempatan √

5 Mutasi √
Keterangan: Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Dilakukan” atau “Tidak dilakukan”

Asesor:
Bukti :
- Adanya program dan pelaksanaan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan,meliputi :
1. Pembagian tugas (SK kepala Sekolah tentang tugas mengajar dll.)
2. Penentuan penghargaan dan sanksi (reward dan punishment)
3. Pengembangan profesi (contoh:pendidikan lanjut,pelatihan dsb)
4. Promosi dan penempatan (jenjang karier, wali kelas, ketua program/Ketua Kompetensi Keahlian, wakasek,
dsb.)
6. Mutasi (pertukaran jabatan/rotasi)
- Wawancara dengan warga sekolah dan kepala sekolah.
Catatan:
Item Suplemen yang Sesuai.
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Memiliki program pendayagunaan pendidik dan tenaga Tidak Ada Tambahan
8.4 Sesuai SNP
kependidikan. Bukti

Instrumen
123. Program keahlian mengelola sarana dan prasarana pembelajaran.
A. Mengelola 4 atau lebih program sarana dan prasarana
B. Mengelola 3 program sarana dan prasarana
C. Mengelola 2 program sarana dan prasarana
D. Mengelola 1 program sarana dan prasarana
E. Tidak mengelola program sarana dan prasarana

Juknis
123. Lima program pengelolaan sarana prasarana meliputi:
1) perencanaan, pemenuhan serta pendayagunaan sarana dan prasarana
pendidikan; 2) evaluasi serta pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap
berfungsi dalam mendukung proses pendidikan;
3) peralatan fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas di Program
Keahlian; 4) penyusunan skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan
sesuai dengan tujuan pendidikan dan kurikulum masing-masing tingkat; dan
5) pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan dengan memperhatikan kesehatan dan
keamanan lingkungan.

Data Pendukung
123. Pengelolaan program sarana dan prasarana pembelajaran.
No. Jenis program sarana dan prasarana Dilakukan Tidak dilakukan

1 Perencanaan, pemenuhan, dan pendayagunaan sarpras pendidikan √

2 Evaluasi dan pemeliharaan sarpras dalam mendukung proses √


pendidikan

3 Fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas √

4 Penyusunan skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan √

5 Pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan pendidikan √

Keterangan: Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Dilakukan” atau “Tidak dilakukan”

Asesor
Adanya program pengelolaan sarana prasarana meliputi:
1. Perencanaan, pemenuhan serta pendayagunaan sarana dan prasarana pendidikan.
2. Evaluasi serta pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi dalam mendukung proses
pendidikan.
3. Fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas di program keahlian.
4. Penyusunan skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikan dan
kurikulum masing-masing tingkat, serta
5. Pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan dengan memerhadkan kesehatan dan keamanan
lingkungan.
- Adanya realisasi pengelolaan program pengelolaan sarana prasarana.
- Lihat RKA dan lihat Realisasi/pelaporan
- Observasi/melihat bukti langsung
- Wawancara dengan warga sekolah secara acak.
- Keberadaan dokumen dapat dijelaskan dengan format di atas dan
- kebenarannya dibuktikan melalui studi dokumen

Instrumen
124. Sekolah/Madrasah mengelola pembiayaan pendidikan.
A. Memiliki 4 program pengelolaan pembiayaan pendidikan
B. Memiliki 3 program pengelolaan pembiayaan pendidikan
C. Memiliki 2 program pengelolaan pembiayaan pendidikan
D. Memiliki 1 program pengelolaan pembiayaan pendidikan
E. Tidak memiliki program pengelolaan pembiayaan pendidikan

Juknis
124. Empat program pengelolaan pembiayaan pendidikan terdiri atas:
1. sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah dana yang dikelola;
2. kewenangan dan tanggung jawab kepala sekolah/madrasah dalam membelanjakan anggaran
pendidikan sesuai dengan peruntukannya;
3. pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran; dan
4. penggunaan anggaran untuk dilaporkan kepada komite sekolah/madrasah atau lembaga
penyelenggara pendidikan serta institusi di atasnya.

Data Pendukung
124. Pengelolaan program keuangan dan pembiayaan pendidikan.

Tidak
No. Jenis program keuangan dan pembiayaan Dilakukan dilakukan
1 Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah dana yang dikelola √

2 Kewenangan dan tanggung jawab kepala Program Pendidikan dalam √


membelanjakan anggaran pendidikan

3 Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran √

4 Penggunaan anggaran untuk dilaporkan komite sekolah/madrasah √


dan institusi di atasnya
Keterangan: Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Dilakukan” atau “Tidak dilakukan”

Asesor
- Adanya APBS/RKAS
- Adanya 4 dokumen program dan pelaksanaan pengelolaan pembiayaan pendidikan meliputi :
1. Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah dana yang dikelola.
2. Kewenangan dan tanggung jawab kepala program keahlian dalam membelanjakan anggaran
pendidikan sesuai dengan peruntukannya.
3. Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran, serta
4. Penggunaan anggaran untuk dilaporkan kepada komite sekolah/madrasah atau lembaga
penyelenggara pendidikan serta institusi di atasnya.
- Adanya buku kas pengelolaan keuangan.
- Adanya job termasuk mekanisme kerja kepala program
- Adanya laporan pengelolaan keuangan akhir tahun pembelajaran yang dilengkapi dengan buktibukti
pemasukan dan pengeluaran..
- Wawancara dengan warga sekolah secara acak.

Keterlaksanaan
No. Jenis program keuangan dan pembiayaan Bukti
ada Tdk.
1 Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah Pembukuan keuangan
dana yang dikelola
2 Kewenangan dan tanggung jawab kepala Job.Desc
program keahlian dalam membelanjakan
anggaran pendidikan
3 Pembukuan semua penerimaan dan Catatan pengelolaan
pengeluaran keuangan
4 Penggunaan anggaran untuk dilaporkan komite Bukti penggunaan
sekolah/madrasah dan institusi di atasnya Laporan
cukup jelas jumlah kegiatan dengan bukti yang terbaik digunakan sebagai dasar penilain sesuai
instrument.

Instrumen
125. Sekolah/Madrasah melaksanakan kegiatan untuk menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran
yang kondusif.
A. Melaksanakan 4 atau lebih kegiatan
B. Melaksanakan 3 kegiatan
C. Melaksanakan 2 kegiatan
D. Melaksanakan 1 kegiatan
E. Tidak melaksanakan kegiatan

Juknis
125. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan kegiatan yang dilakukan sekolah/madrasah untuk
menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan yang kondusif seperti: kebersihan, kedisiplinan, penghijauan,
penanaman nilainilai kejuangan, dan sebagainya.

Data Pendukung
125. Bentuk penciptaan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran kondusif yang dilakukan
Sekolah/Madrasah.
a) ___________________________________________________________
b) ___________________________________________________________
c) ___________________________________________________________
d) ___________________________________________________________
e) ___________________________________________________________

Asesor
- Adanya minimal 4 program kegiatan untuk menciptakan suasana, iklim dan lingkungan pembelajaran
yang kondusif, meliputi diantaranya : kebersihan, kedisiplinan, penghijauan, penanaman nilal-nilai
kejuangan, dan sebagainya, - Adanya dokumen kegiatan, meliputi :
1. Satgas pelaksana (SK Kepala Sekolah)
2. Struktur organisasi, personalia dan uraian tugas (SK Kep.Sek)
3. Lingkup garapan pekerjaan.
4. Absensi pelaksana/daftar hadir kegiatan
5. Tata tertib, aturan pelaksanaan dan catatan pelanggaran serta tindak lanjutnya.
- Observasi langsung
- Wawancara dengan warga sekolah secara acak.

Instrumen
126. Sekolah/Madrasah memiliki kegiatan yang melibatkan masyarakat dan membangun kemitraan dengan
lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan satu tahun terakhir.
A. Memiliki 4 atau lebih kegiatan
B. Memiliki 3 kegiatan
C. Memiliki 2 kegiatan
D. Memiliki 1 kegiatan

E. Tidak memiliki kegiatan

Juknis
126. Jawaban dibuktikan dengan dokumen tertulis tentang keterlibatan masyarakat/DU/DI dan/atau
lembaga lain yang relevan dalam mendukung pengelolaan pendidikan di sekolah/madrasah,
seperti penyusunan program kegiatan sekolah/madrasah, kerja industri, pelaksanaan program
kegiatan, MoU dengan lembaga lain, dsb.

Data Pendukung
126. Bentuk keterlibatan masyarakat dalam membangun kemitraan dengan lembaga lain yang dilakukan
Sekolah/Madrasah.
a) Pelatihan Komputer
b) Kegiatan Keagamaan dengan DKM
c) PPL
d) Pelatihan Futsal

Asesor
- Adanya minimal 4 dokumen kegiatan kemitraan, bisa dengan 1.masyarakat, 2.DU/DI dan
3. Lembaga lain yang relevan
- Adanya MoU/surat Perjanjian Kerjasama.
- Jumlah dokumen kegiatan digunakan digunakan sebagai dasar penilaian - Inventarisasi
dokumen kegiatan kemitraan dapat dilakukan dengan format
No. Dok.Kerjasama
Nama Lembaga Bidang kerjasama
ada tdk
1
2
3
4
Jumlah dokumen kegiatan digunakan sebagai dasar penilaian.
Catatan:
Item suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Sekolah ini telah menjalin kerja-sama (MoU) Dokumen MoU dan atau misalnya adop
Ada tambahan
6.5 dengan sekolah/lembaga pendidikan di Luar kurikulum (Kerjasama luar negeri wajib
bukti
Negeri dan dalam negeri minimal memiliki satu dokumen kegiatan)

Instrumen
127. Program keahlian melakukan kegiatan pelatihan kejuruan bagi teknisi atau laboran dalam rangka
pemutakhiran keahlian kejuruan.
A. 76%-100% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan
B. 51%-75% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan
C. 26%-50% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan
D. 1%-25% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan
E. Tidak satu pun teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan

Juknis
127. Jawaban dibuktikan data teknisi dan laboran yang mengikuti pelatihan di DU/DI atau lembaga
pelatihan yang relevan dengan program keahlian.

Data Pendukung
127. Daftar jenis pelatihan kejuruan tenaga teknisi dan laboran.
No Jenis pelatihan Jumlah yang mengikuti pelatihan
1 Microsoft 1
2 DAT 1
3 Portal Guru 1
4

Jumlah keseluruhan

Asesor:
Bukti :
- Adanya daftar nama-nama teknisi atau laboran
- Adanya surat tugas pelatihan
- Adanya sertifikat pelatihan
- Untuk menghitung Persentase: Jumlah teknisi/laboran yang sudah mengikuti pelatihan dibagi jumlah
teknisi/laboran dikali 100% (dapat menggunakan format sbb):
Pelatihan Lembaga
No Nama Teknisi/Laboran sdh blm Jenis Pelatihan Penyelenggara
Pelatihan
1
2
dst
Jumlah keseluruhan
Persentase

Instrumen
128. Sekolah/madrasah menjalin kerjasama dengan DU/DI dalam melaksanakan magang guru.

A. Memiliki 7 atau lebih kerjasama dengan DU/DI


B. Memiliki 5-6 kerjasama dengan DU/DI
C. Memiliki 3-4 kerjasama dengan DU/DI
D. Memiliki 1-2 kerjasama dengan DU/DI
E. Tidak memiliki kerjasama dengan DU/DI

Juknis
128. Jawaban dibuktikan dengan dokumen kerjasama magang guru di DU/DI.

Data Pendukung
128. Data guru magang di DU/DI
No Nama DU/DI Jumlah guru yg magang
1 Tianet 3
2
3
4
5
6
7
8

Asesor
- Adanya bukti dokumen pelaksanaan magang guru meliputi : Surat Tugas magang dari
KepSek, nama industri/DU/DI, nama dan jumlah guru program keahlian, waktu
pelaksanaan magang dan sertifikat magang.
Nama DU/DI yang digunakan tempat Waktu Bukti Kerjasama
No Jumlah guru magang
magang guru pelaksanaan (MoU dsb.)
1
2
3
dst

Instrumen
129. Program keahlian menerapkan sistem manajemen mutu.
A. Program keahlian telah menerapkan dan memperoleh pengakuan sistem manajemen mutu
pada pelayanan manajemen dan pembelajaran
B. Program keahlian telah menerapkan dan memperoleh pengakuan sistem manajemen mutu
salah satu dari pelayanan manajemen atau pembelajaran
C. Program keahlian telah menerapkan sistem manajemen mutu, tetapi belum memperoleh
pengakuan dari lembaga yang berwenang
D. Program keahlian sedang dalam tahap persiapan menuju sistem manajemen mutu pada kurun
waktu 3 tahun mendatang
E. Program keahlian tidak memiliki program sistem manajemen mutu

Juknis
129. Untuk pilihan jawaban A dan B, dibuktikan dengan data sertifikat perolehan sertifikasi sistem
manajemen mutu dari lembaga yang berwenang. Untuk pilihan C dan D, dibuktikan dengan rekam
jejak sistem mutu, manual mutu, dokumen dan record yang mengarah ke terbentuknya sistem
manajemen mutu.

Data Pendukung
129. Jenis sistem manajemen mutu program keahlian
No Jenis sistem manajemen mutu Keterangan
1 Standar Manajemen Mutu
2
3
4
Keterangan: Isilah kolom keterangan dengan kegiatan sistem manajemen mutu yang sudah
diterapkan atau masih dalam perencanaan

Asesor
- Adanya dokumen acuan internal dan ekternal
Internal antara lain :SK.Kep.sek, Tata Tertib,dokumen yang merupakan persyaratan Sistem
Manajemen Mutu(SMM/ISO), dll.
Eksternal :Undang-undang, PP , Permen, Perda, Perwal, Perbup, dll. yang berkaitan dengan
pendidikan.
- Adanya dokumen record/rekam jejak kegiatan. - Contoh:
Jenis Sistem Manajemen Dokumen Internal & Rekam
No Mutu Keterangan Ekaternal Jejak
1 Kesiswaan Penerimaan Siswa Baru Perwal… Lap.PSB
2 Kurikulum Penyusunan KTSP Permendiknas KTSP
3 Pengelolaam Sarana MR peralatan bengkel Permendiknas Inventaris
Prasarana
4 Pemberdayaan Tenaga Pengembangan Kompetensi Permendiknas Sertifikat
Pendidik guru pelatihan

Catatan:
Item Suplemen yang sesuai
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Observasi Langsung
6.11 Memiliki kemampuan dalam filing sistem. Hasil Pekerjaan

Keberadaan Sertifikat
8.14 Memiliki sertifikat ISO 9001:2000 atau 9001 : 2008 Ada tambahan bukti
ISO
Memiliki data inventarisasi sarana pendidikan di
8.8 Sesuai SNP Tidak Ada
sekolah tahun 2009.
Instrumen

130. Program keahlian memiliki unit produksi/busines center yang bidang usahanya sesuai dengan kompetensi
keahlian yang dimiliki.

A. Memiliki 4 jenis atau lebih barang atau jasa sesuai dengan kompetensi keahlian
B. Memiliki 3 jenis barang atau jasa sesuai dengan kompetensi keahlian
C. Memiliki 2 jenis barang atau jasa sesuai dengan kompetensi keahlian
D. Memiliki 1 jenis barang atau jasa sesuai dengan kompetensi keahlian
E. Tidak memiliki barang atau jasa sesuai dengan kompetensi keahlian

Juknis
130. Jawaban dibuktikan dengan mengecek keberadaan unit produksi/business center yang dimiliki
program keahlian dan barang atau jasa yang dihasilkan sesuai dengan kejuruan program keahlian.

Data Pendukung
130. Jenis barang dan jasa yang dihasilkan unit produksi/busines center
1) __________________________
2) __________________________
3) __________________________
4) __________________________
5) __________________________

Asesor
- Adanya SK kepala sekolah ttg pembentukan business center program keahlian
- Adanya SK Kepala Sekolah ttg pengangkatan pengurus, struktur organisasi dan uraian tugas.
- Adanya program kerja business center.
- Adanya dokumen kegiatan business center (antara lain : daftar pekerjaan/job order, daftar penjualan
baik yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan program keahlian) yang dikerjakan/dihasilkan oleh
business center program keahlian.
- Observasi lapangan.
- Wawancara dengan pengurus business center, ketua program, dan Pimpinan Sekolah.
- Adanya dokumen kegiatan business center.
Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:

No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Ada peningkatan omset dan keuntungan Bukti Peningkatan omset


Ada tambahan
8.13 unit produksi/ teaching factory/ business (misal: laporan keuangan,
bukti
center di sekolah dll.)

Instrumen

131. Pengelolaan unit produksi/busines center melibatkan seluruh warga sekolah/madrasah.

A. Melibatkan guru, siswa, dan karyawan


B. Melibatkan guru dan siswa
C. Melibatkan siswa dan karyawan
D. Hanya melibatkan guru atau siswa atau karyawan saja E. Tidak melibatkan semuanya

Juknis
131. Jawaban dibuktikan dengan dokumen administrasi keterlibatan guru, siswa dan karyawan, seperti
jadwal dan daftar hadir pengelola kegiatan unit produksi/business center.
Data Pendukung
131. Daftar pengelola unit produksi

Unsur*
No Nama pengelola
Guru Karyawan Siswa
1 IT jaringan center
2
3
4
Keterangan: *Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Unsur”

Asesor
- Adanya dokumen administrasi pelaksanaan, meliputi :
a. daftar hadir harian pelaksanaan kegiatan (guru, siswa dan karyawan)
b. Buku order
c. Buku keuangan/catatan pengelolaan keuangan
d. Buku kas laba-rugi
- Observasi langsung
- Wawancara dengan pengurus business center dan warga sekolah Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Selain dari pemerintah dan orang tua siswa, sumber


Tidak ada Tambahan Bukti
9.1 pembiayan berasal dari teaching factory /unit Sesuai SNP
produksi, business cente

Instrumen
132. Bursa Kerja Khusus (BKK) yang dimiliki sekolah/madrasah mampu menyalurkan penempataan kerja bagi
lulusan di DU/DI dalam 3 tahun terakhir.
A. Lebih dari 60% lulusan yang bekerja tercatat oleh BKK
B. 46%-60% lulusan yang bekerja tercatat oleh BKK
C. 31%-45% lulusan yang bekerja tercatat oleh BKK
D. 16%-30% lulusan yang bekerja tercatat oleh BKK
E. Kurang dari 16% lulusan yang bekerja tercatat oleh BKK

Juknis
132. Jawaban dibuktikan dengan dokumen penerimaan pegawai yang dikoordinir oleh BKK dalam 3 tahun
terakhir. Untuk sekolah/madrasah yang baru 4 atau 5 tahun berdiri, minimal 1 tahun terakhir.

Data Pendukung
132. Data lulusan yang disalurkan BKK
No Tahun Jumlah Lulusan Jumlah lulusan yang bekerja dan tercatat di BKK
1 2014 18 10

Jumlah total
Asesor
- Adanya SK pendirian dan atau SK petugas BKK, termasuk struktur organisasi dan uraian tugasnya.
- Adanya MoU dengan Disnakertrans
- Adanya dokumen penerimaan pegawai yang dikoordinir oleh BKK dalam 3 tahun terakhir, meliputi
:
a. Data jumlah lulusan/program keahlian/sekolah setiap tahunnya.
b. Data jumlah lulusan/ program keahlian/sekolah yang disalurkan/diterima kerja melalui BKK setiap
tahunnya.
c. Data DU/DI yang menerima lulusan melalui BKK.
- Persentase dihitung dari jumlah lulusan yang disalurkan oleh BKK selama 3 tahun dibagi dengan jumlah
seluruh lulusan dikalikan 100%, dengan menggunakan format sbb:
Bukti data
Jumlah Jumlah Yg Disalurkan penyaluran
No. Tahun Lulusan Keterangan
Lulusan oleh BKK.
ada tdk
1
2
3
Jumlah
Persentase
...

Instrumen
133. Sekolah/madrasah memiliki program pengawasan yang meliputi: (1) pemantauan, (2) supervisi, (3) evaluasi,
(4) pelaporan, dan (5) tindak lanjut.
A. Memiliki 4 atau lebih program pengawasan
B. Memiliki 3 program pengawasan
C. Memiliki 2 program pengawasan
D. Memiliki 1 program pengawasan
E. Tidak memiliki program pengawasan

Juknis
133. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pelaksanaan program pengawasan.

Data Pendukung
133. Jenis program pengawasan yang dilakukan.
a) Supervisi
b) Rapat Evaluasi
c) Konsultasi
d) Pengawasan Langsung dan melekat

Asesor:
Bukti :
- Program keahlian memiliki program pengawasan, terdiri dari lima dokumen yaitu :
Pemantauan,supervisi, evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut.
- Cek/periksa bukti kepemilikan masing-masing dokumen pengawasan tersebut.
- Adanya bukti sosialisasi kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tentang program
pengawasan, misalnya: notulen rapat untuk sosialisasi pada kegiatan rapat baik umum maupun
khusus.
- Wawancara dengan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. - Penilaian :
Nilai A bila terdapat dokumen 1 sd. 4 dan atau 5
Nilai B bila terdapat dokumen 1 sd. 2 dan 3,4 atau 5
Nilai C bila terdapat dokumen 1 dan 2,3,4 atau 5
Nilai D bila terdapat dokumen 1 atau 2

Instrumen
134. Sekolah/madrasah melaksanakan kegiatan evaluasi diri.
A. Melaksanakan setiap tahun
B. Melaksanakan setiap 2 tahun
C. Melaksanakan setiap 3 tahun
D. Melaksanakan setiap 4 tahun
E. Tidak melaksanakan sama sekali

Juknis
134. Kegiatan evaluasi diri adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekolah/madrasah untuk mengetahui
gambaran secara menyeluruh tentang kinerja dan keadaan sekolah/madrasah melalui pengkajian dan
analisis berkenaan dengan kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan. Jawaban dibuktikan dengan
dokumen laporan evaluasi diri sekolah/madrasah.
Instrumen Evaluasi Diri Sekolah dapat berupa:
1) instrumen akreditasi BAN-S/M;
2) instrumen EDS yang dikembangkan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan
dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK dan PMP);
3) instrumen evaluasi dari Direktorat PSMK;
4) instrumen ISO;
5) instrumen evaluasi dari Dinas Pendidikan Provinsi; atau 6) instrumen yang dikembangkan
sekolah/madrasah.

Data Pendukung
134. Jenis instrumen pelaksanaan kegiatan evaluasi diri kinerja sekolah/madrasah.
Tahun*
No. Jenis instrumen
20…. 20…. 20…. 2014
1 Instrument akreditasi BAN-SM
2 Instrumen EDS BPSDMPK-PMP
3 Instrumen evaluasi dari Direktorat PSMK
4 Instrumen ISO
5 Instrumen evaluasi dari Dinas Pendidikan Provinsi
6 Instrumen yang dikembangkan sekolah/madrasah
Keterangan: *Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Tahun”

Asesor
- Adanya program kerja tahunan
- Adanya dokumen pengkajian dan analisis ttg kinerja program keahlian, ( persemester,
pertahun dsb.), baik dengan SWOT analisis ataupun cara lain. - Adanya dokumen laporan
evaluasi diri.
H

No. Keterlaksanaan Pelaksanaan Kegiatan


Jenis kegiatan program Evaluasi
keahlian sekali dlm Hasil/
Terlaksan Tdk
…..smtr kesimpu
a
lan
1 2 3 4 sdm
1
2
dst

Catatan:
Item Suplemen yang sesuai
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Memiliki data hasil evaluasi diri terhadap Tidak ada tambahan
8.10 Tidak ada
kinerja sekolah tahun 2009. bukti

Instrumen
135. Sekolah/madrasah melaksanakan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, meliputi: (1)
kesesuaian penugasan dengan keahlian; (2) keseimbangan beban kerja; (3) kinerja pendidik dan tenaga
kependidikan dalam pelaksanaan tugas; dan (4) pencapaian prestasi pendidik dan tenaga kependidikan.
A. Melaksanakan 4 atau lebih program
B. Melaksanakan 3 program
C. Melaksanakan 2 program
D. Melaksanakan 1 program
E. Tidak melakukan program

Juknis
135. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pelaksanaan evaluasi pendayagunaan pendidik dan
tenaga kependidikan.

Data Pendukung
135. Program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan yang dilakukan.

Dilaksanakan*
No. Evaluasi Kinerja
Ya Tidak

1 Kesesuaian penugasan dengan keahlian √

2 Keseimbangan beban kerja √

3 Kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas √

4 Pencapaian prestasi pendidik dan tenaga kependidikan √


Keterangan: *Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak”

Asesor
- Adanya dokumen program dan pelaksanaan evaluasi pendayagunan tenaga pendidik dan
kependidikan, meliputi : kesesuaian penugasan dengan keahlian, keseimbangan beban
kerja, kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas, pencapaia
prestasi pendidik dan tenaga kependidikan.
- Adanya daftar pegawai dan daftar tugas mengajar (untuk melihat latar belakang
pendidikan dengan tugas yang diberikan).
- Jadwal pelajaran untuk melihat beban mengajar 24 jam/minggu ( untuk mengevaluasi
keseimbangan beban kerja).
- Daftar hadir dan bukti aktifitas pembelajaran/ketersediaan perangkat pembelajaran
(untuk mengevaluasi tenaga pendidik )
- Ketersediaan daftar hadir dan daftar nilai siswa, baik harian maupun tahunan (untuk
evaluasi pencapaian prestasi pendidik)
- Ketersediaan data-data administrasi yang baik dan lengkap di bidang ketata usahaan
sesuai dengan uraian tugasnya, contoh: daftar hadir tenaga kependidikan, ketesediaan
buku induk lengkap, administrasi kepegawaian, administrasi keuangan,buku inventaris
sarana dsb.( untuk evaluasi tenaga kependidikan)

Nama Tenga Pendidik dan 1 2 3 4


No Kependidikan (TPK) Kesimpulan
S TS S TS S TS S TS
1
2
3
dst
Angka 1,2,3 dan 4 adalah jenis evaluasi pendayagunaan TPK, sesuai juknis.
Evaluasi 1 dibuktikan paling tidak dengan kesesuaian latar belakang pendidikan dengan tugas
yang diberikan (daftar pegawai)
Evaluasi 2 dibuktikan paling tidak dengan Jadwal mengajar, untuk melihat beban
24jam/minggu Evaluasi 3 dibuktikan paling tidak dengan daftar hadir dan aktifitas
pembelajaran (ketersediaan perangkat pembelajaran)
Evaluasi 4 dibuktikan paling tidak dengan mempunyainya daftar hadir dan daftar nilai siswa,
baik harian ataupun tahunan.
Penilaian dibuktikan paling tidak dengan dari evaluasi dan data pendukung yang
Yang ada.
Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Ka.TU memiliki kemampuan Ada Adanya program kerja Ka. TU dan dokumen tentang
6.9 dalam mengelola administrasi tambahan pengelolaan administrasi sekolah yang lengkap dan
sekolah bukti mudah diakses

Instrumen
136. Program keahlian mempersiapkan unsur-unsur pelaksanaan akreditasi yang meliputi: (1) dokumen yang
diperlukan untuk mendukung akreditasi; (2) petugas yang akan mendampingi asesor; (3) bukti fisik
nondokumen; dan (4) sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi.

A. Mempersiapkan 4 unsur pelaksanaan akreditasi


B. Mempersiapkan 3 unsur pelaksanaan akreditasi
C. Mempersiapkan 2 unsur pelaksanaan akreditasi
D. Mempersiapkan 1 unsur pelaksanaan akreditasi
E. Tidak mempersiapkan unsur pelaksanaan akreditasi.

Juknis
136. Jawaban dibuktikan dengan ketersediaan unsur-unsur pelaksanan akreditasi.
Data Pendukung
136. Unsur-unsur kebutuhan akreditasi yang disiapkan program keahlian.
Ketersediaan*
No. Unsur-unsur kebutuhan akreditasi
Ya Tidak
1 Dokumen yang diperlukan untuk mendukung akreditasi √
2 Petugas yang akan mendampingi asesor √
3 Bukti fisik nondokumen √
4 Sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi. √
Keterangan: *Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak”

Asesori
- Adanya dokumen yg diperlukan oleh instrument akreditasi yaitu: a. Instrumen dan perangkat
pelengkapnya
b. PP 19 th.2005 ttg standar nasional pendidikan
c. Permendiknas ttg 8 standar nasional pendidikan :
1) Permendiknas no.22,th.2006 ttg standar Isi
2) Permendiknas no.23 th.2006 ttg standar kompetensi lulusan 3)
Permendiknas no.41 th.2007 ttg standar proses.
4) Permendiknas no.16 th.2007,ttg standar guru, no.13 th. 2007 ttg standar kepala sekolah, no.24
th.2008 ttg tenaga kependidikan, no.25 th.2008 ttg standar tenaga perpustakaan, no.26 th.2008 ttg
standar tng laboran, no.27 th.2008 ttg standar konselor
5) Permendiknas no.40 th.2008,ttg standar sarana SMK
6) PP no.48 th.2008 ttg.pendanaan
7) Permendiknas no.19 th.2007,ttg standar pengelolaan
8) Permendiknas no.20 th.2007,ttg standar penilaian
- Personal yang akan mendampingi Asesor:,antara lain :Adanya pokja akreditasi dengan SK kepala sekolah
- Bukti fisik non dokumen antara lain : dana/financial
- Sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi antara lain computer, atk mebeler dll.
- Bukti-bukti lainnya : observasi lapangan dan wawancara
- Format pengecekan kesiapan akreditasi dapat dipergunakan seperti di bawah ini.
.No Bahan dan/atau kebutuhan akreditasi yang disiapkan program Ketersediaan
. keahlian Ket.
ada tdk
1 Dokumen yang diperlukan oleh instrumen akreditasi
2 Personal yang akan mendampingi Asesor:
3 Bukti fisik non dokumen
4 Sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi
5 Dll.

Instrumen
137. Sekolah/madrasah memiliki struktur kepemimpinan sesuai standar pendidik dan tenaga kependidikan.
A. Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 4 atau lebih wakil kepala sekolah/madrasah
B. Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 3 wakil kepala sekolah/madrasah
C. Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 2 wakil kepala sekolah/madrasah
D. Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 1 wakil kepala sekolah/madrasah
E. Memiliki kepala sekolah/madrasah dan tidak memiliki wakil kepala sekolah/madrasah

Juknis
137. Kepala sekolah/madrasah dibantu minimal oleh tiga wakil kepala sekolah/madrasah untuk bidang
akademik, sarana prasarana, dan kesiswaan. Dalam hal tertentu atau kepala sekolah/madrasah masih
berada dalam taraf pengembangan, kepala sekolah/madrasah dapat menugaskan guru atau ketua
program keahlian untuk melaksanakan fungsi sebagai kepala sekolah/madrasah.
Jawaban dibuktikan dengan adanya struktur organisasi dan SK pengangkatan Wakil Kepala Sekolah/Madrasah.
Data Pendukung
137. Keberadaan wakil kepala sekolah/madrasah.

No. Jabatan Nama Nomor SK Pengangkatan

1 Kepala sekolah/madrasah Drs. Haris Royani, M.M.

2 Wakil kepala sekolah/madrasah bidang Abdul Aziz A., Sos.I


Kurikulum

3 Wakil kepala sekolah/madrasah bidang Drs. Yadi Mulyadi


Kesiswaan

4 Wakil kepala sekolah/madrasah bidang


…………………………………….

5 Wakil kepala sekolah/madrasah bidang


…………………………………….

6 Wakil kepala sekolah/madrasah bidang


…………………………………….

Asesor
- Adanya struktur organisasi sekolah, susunan personalia dan uraian tugas.
- SK Kepala Sekolah ttg pengangkatan pembantu kepala sekolah (Wakil, kepala program,
wali kelas
dll.)
- Observasi lapangan
- Wawancara dengan kepala sekolah dan atau warga sekolah

Catatan, Item Suplemen yang sesuai:


No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Sekolah memiliki analisis kebutuhan tenaga Ada tambahan Dokumen analisis kebutuhan tenaga
6.12
administrasi dan laboran bukti administrasi dan laboran

Instrumen

138. Sekolah/madrasah memiliki 4 komponen sistem informasi manajemen, yang meliputi: (1) Fasilitas
sistem informasi yang efesien, efektif dan mudah diakses, (2) Sistem informasi untuk mendukung
administrasi pendidikan, (3) Sistem kegiatan untuk melayani informasi/pengaduan dari luar, (4)
Media komunikasi antarwarga sekolah/madrasah

A. memiliki 4 komponen
B. memiliki 3 komponen
C. memiliki 2 komponen
D. memiliki 1 komponen
E. Tidak memiliki komponen

Juknis
138. Sistem informasi manajemen adalah sistem penyebaran/penyampaian dan penerimaan informasi yang
berkaitan dengan segala kegiatan/pengelolaan sekolah/madrasah.
Komponen sistem informasi manajemen meliputi:
1) fasilitas sistem informasi yang efesien, efektif dan mudah diakses seperti Teknologi
Informasi/website, dokumen-dokumen, foto-foto, papan informasi, buletin
sekolah/madrasah, dll 2) sistem informasi untuk mendukung administrasi pendidikan,
seperti rekapitulasi data sekolah, aplikasi, software, dll
3) sistem kegiatan untuk melayani informasi/pengaduan dari luar, seperti kotak saran, layanan
pengaduan, dll
4) Media komunikasi antarwarga sekolah/madrasah di lingkungan sekolah/madrasah
dilaksanakan secara efisien dan efektif, seperti gathering, pengajian, mailing-list,jumat bersih,
telepon, e-mail, website, dll

Data Pendukung
138. Sistem informasi manajemen (SIM) untuk mendukung administrasi pendidikan dengan fasilitas dan petugas
khusus.

Dilaksanakan*
No. Komponen SIM yang dimiliki sekolah/madrasah
Ya Tidak

1 Fasilitas sistem informasi yang efesien, efektif dan mudah diakses √

2 Sistem informasi untuk mendukung administrasi pendidikan √

3 Sistem kegiatan untuk melayani informasi/pengaduan dari luar √

4 Media komunikasi antarwarga sekolah/madrasah √


Keterangan: *Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak”

Asesor:
Bukti :
- Adanya SK Kepala Sekolah ttg pengangkatan petugas SIM (khusus)
- Adanya uraian tugas ttg jenis SIM yang dilakukan oleh program keahlian
- Ketersediaan bentuk SIM yang dipergunakan dan menyajikan data meliputi : input, proses dan out put.
- Ketersediaan fasilitas SIM ( adanya daftar fasilitas)
- Observasi langsung
- Wawancara dengan petugas SIM, wakil kepala sekolah bidang sarana dan atau kepala sekolah.
- Jika akan menggunakan format dapat dipergunakan format di bawah ini.
Jenis informasi yang sistem Petugas Fasilitas
No. disajikan melalui SIM yang ada tdk ada tdk ada tdk
dilakukan program keahlian
1
2
3 Dst.
Bukti lain sesuai dengan juknis

Catatan : Item Suplemen 8.11, sesuai.


No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Ada Program kerja Kepala Sekolah tentang


Kepala Sekolah memiliki kemampuan
6.6 tambahan pengembangan ICT dan bukti
menerapkan ICT
bukti implementasinya
Ka. TU memiliki kemampuan Ada tambah- Program kerja Ka. TU tentang implementasi
6.10
menerapkan tekonologi informasi an bukti ICT dan bukti fisiknya
Ada
Teknisi/Laboran memiliki kemampuan Bukti-bukti fisik tentang keterlaksanaan
6.19 tambahan
menerapkan ICT: penerapan ICT oleh Teknisi/Laboran
bukti
Mengelola SIM untuk mendukung
8.11 administrasi pendidikan, yang efektif, Sesuai SNP Tidak ada Tambahan Bukti,
efisien, akuntabel dan mudah diakses.

VII. STANDAR PEMBIAYAAN

Instrumen
139. Sekolah/madrasah memiliki dokumen investasi sarana dan prasarana.
A. Memiliki dokumen investasi sarana dan prasarana yang lengkap lebih dari 3 tahun terakhir
B. Memiliki dokumen investasi sarana dan prasarana yang lengkap selama 3 tahun terakhir
C. Memiliki dokumen investasi sarana dan prasarana yang lengkap selama 2 tahun terakhir
D. Memiliki dokumen investasi sarana dan prasarana yang lengkap selama 1 tahun terakhir E.
Tidak memiliki dokumen investasi sarana dan prasarana

Juknis
139. Dibuktikan dengan dokumen investasi sarana dan prasarana yang ditunjukkan adanya alokasi anggaran
pendapatan dan belanja sekolah/madrasah untuk program keahlian.

Data Pendukung
139. Dokumen investasi sarana dan prasarana ditunjukkan dengan Anggaran pendapatan dan
belanja Program Pendidikan.
(dalam ribuan rupiah)

No. Uraian Tahun

11/12 12/13 13/14


PENDAPATAN
1 Anggaran pemerintah

APBN 3,120,000 96,000,000

APBD Provinsi 48,000,000

APBD Kabupaten/Kota

Sumber anggaran pemerintah lainnya


2 Dana masyarakat

Biaya pendidikan siswa (SPP) 24,000,000 93,600,000 100,800,000

Biaya pendaftaran 200,000 520,000 600,000

Sumbangan orangtua siswa 8,000,000 26,000,000

Sumber dana masyarakat lainnya 8,000,000 20,800,000


3 Donasi

Yayasan 5,000,000

Hibah (block grant)

Sumber donasi lainnya


4 Pendapatan lain

Penjualan hasil produksi

Sumber pendapatan lainnya


TOTAL PENDAPATAN 45,200,000 144,040,000 245,400,000
PENGELUARAN

1 Langsung pada Program Pendidikan

Gaji dan tunjangan guru 14,400,000 28,800,000 50,400,000

Gaji dan tunjangan tenaga kependidikan 10,800,000 34,380,000 28,200,000

Biaya pengembangan guru dan tenaga kependidikan 2,400,000 8,400,000 18,600,000

Kegiatan pembelajaran 2,400,000 9,650,000 19,300,000

Kegiatan kesiswaan 1,800,000 6,200,000 12,400,000

Alat tulis Program Pendidikan 1,450,000 5,400,000 12,800,000

Bahan habis pakai 1,800,000 6,200,000 12,400,000

Alat habis pakai 2,400,000 7,200,000 14,400,000

Kegiatan rapat 1,200,000 4,200,000 8,400,000

Transport dan perjalanan dinas 1,200,000 6,400,000 12,800,000

Penggandaan soal-soal ulangan/ujian 1,500,000 4,710,000 9,420,000

Daya dan jasa 2,400,000 4,800,000 7,280,000

Lainnya 730,000 5,200,000 7,600,000


2 Tidak langsung pada Program Pendidikan

Investasi untuk program keahlian 720,000 12,500,000 25,000,000

Lainnya 3,200,000 6,400,000


3 Pengeluaran lain
TOTAL PENGELUARAN 45,200,000 144,040,000 245,400,000
No. Jenis kegiatan pengembangan Jumlah (dalamupiah)
r
1
2
3

No. Peruntukan Jumlah (dalam rupiah)


Anggaran Realisasi Persentase
1 Gaji dan tunjangan guru
2 Gaji dan tunjangan tenaga kependidikan
3 Biaya pengembangan guru dan tenaga
kependidikan
Asesor
- Adanya APBS/RKA S/M selama 3 tahun terakhir
- Adanya realisasi APBS/RKA S/M selama 3 tahun terakhir dalam bentuk investasi - Cek
keberadaan sarana prasarana(investasi) tersebut,sesuai dengan daftar.
- Disarankan menggunakan format seperti dibawah ini.
Th. Pengadaan
No Nama Barang Spec. Jumlah Nilai Rp.
20.. 20.. 20..
1
2
dst
Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Dokumen RKA dan Laporan


Ada peningkatan biaya operasional Kegiatan dan Anggaran
9.2 Sesuai SNP
pendidikan setiap tahun (untuk tiga tahun terakhir)(
Wajib Adanya).

Instrumen
140. Sekolah/madrasah membelanjakan biaya untuk pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan
berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M).
A. 96%-100% dari anggaran pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M
B. 91%-95% dari anggaran pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M
C. 86%-90% dari anggaran pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M
D. 81%-85% dari anggaran pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M
E. Kurang dari 81% dari anggaran pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-
S/M

Juknis
140. Biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi biaya pendidikan lanjut,
pelatihan, seminar dan lain-lain termasuk yang dibiayai oleh pemerintah/pemerintah
daerah, yayasan, maupun lembaga lain. Jawaban dibuktikan dengan melihat buku kas umum
tahun sebelumnya.

Data Pendukung
140. Biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan.
No. Jenis kegiatan pengembangan Jumlah (dalam rupiah)
1 IHT 4.500.000
2 Bintek 3.200.000
3 Workshop 4.500.000

Asesor
- Lihat RKA S/M yang ada
- Hitung nilai/besar biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di RKA
S/M
- Periksa /hitung pengeluaran sebenarnya biaya pengembangan pendidik dan tenaga
kependidikan pada akhir tahun ajaran.
- Cek penggunaan pada buku kas keuangan, yang dilengkapi dengan bukti-bukti pengeluaran.
- Persentase dihitung dari biaya yang sebenarnya dipergunakan pada akhir tahun ajaran
dibagi dengan jumlah rencana biaya pada RKA S/M dikalikan 100%,dengan menggunakan
format dibawah ini

Dana Kegiatan Pengembangan


No. Jenis kegiatan pengembangan Keterangan
APBS(Rp) Realisasi(Rp) %
1
2
Dst
Jumlah (Rp)
Persentase rata-rata

Instrumen
141. Sekolah/madrasah merealisasikan modal kerja sesuai dengan RKA-S/M.
A. 96%-100% modal kerja
B. 91%-95% modal kerja
C. 86%-90% modal kerja
D. 81%-85% modal kerja
E. Kurang dari 81% modal kerja

Juknis
141. Modal kerja tetap adalah anggaran yang disediakan untuk membiayai gaji pendidik dan
tenaga kependidikan, biaya operasi pendidikan dan biaya pendidikan tidak langsung agar
terlaksana proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan.
Jawaban dibuktikan dengan buku kas keuangan dan RKA-S/M, istilah lainnya adalah Rancangan Anggaran dan
Pendapatan Belanja Sekolah/Madrasah.

Data Pendukung
141. Anggaran untuk kebutuhan pendidikan selama satu tahun terakhir.
Jumlah (dalam rupiah)
No. Peruntukan
Anggaran Realisasi Persentase
1 Gaji dan tunjangan guru 50,400,000.00 50,400,000.00 100
2 Gaji dan tunjangan tenaga kependidikan 28,200,000.00 28,200,000.00 100
3 Biaya pengembangan guru dan tenaga
kependidikan 18,600,000.00 18,135,000.00 97.5
4 Kegiatan pembelajaran 19,300,000.00 18,817,500.00 97.5
5 Kegiatan kesiswaan 12,400,000.00 12,090,000.00 97.5
6 Alat tulis program keahlian 12,400,000.00 12,090,000.00 97.5
7 Bahan habis pakai 12,800,000.00 12,480,000.00 97.5
8 Alat habis pakai 14,400,000.00 14,040,000.00 97.5
9 Kegiatan rapat 8,400,000.00 8,190,000.00 97.5
10 Transport dan perjalanan dinas 12,800,000.00 12,160,000.00 95
11 Penggandaan soal-soal ulangan/ujian 9,420,000.00 9,184,500.00 97.5
12 Daya dan jasa 7,280,000.00 7,098,000.00 97.5
13 Kegiatan operasional tidak langsung 31,400,000.00 30,615,000.00 97.5
14 Biaya kebutuhan pendidikan lainnya 7,600,000.00 7,220,000.00 95

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Lihat alokasi anggaran yang direncanakan
- Lihat buku kas keuangan/laporan keuangan tahunan ( realisasi sebenarnya)
- Persentase dihitung dari realisasi pengeluaran sebenarnya dibagi jumlah anggaran yang direncanakan
dikalikan 100%, dapat mempergunakan format di bawah ini.
Nilai Anggaran (Rp)
No.
Alokasi anggaran Realisasi Keterangan
RKA
pengeluaran
1 Gaji dan tunjangan guru
2 Gaji dan tunjangan tenaga kependidika
3 Biaya pengembangan guru dan tenaga
kependidikan
4 Kegiatan pembelajaran
5 Kegiatan kesiswaan
6 Alat tulis program keahlian
7 Bahan habis pakai
8 Alat habis pakai
9 Kegiatan rapat
10 Transport dan perjalanan dinas
11 Penggandaan soal-soal ulangan/ujian
12 Daya dan jasa
13 Kegiatan operasional tidak langsung
14 Biaya kebutuhan pendidikan lainnya
Jumlah
Persentase

Instrumen
142. Sekolah/madrasah membayar: (1) gaji, (2) honor kegiatan, (3) insentif, dan (4) tunjangan lain bagi guru.
A. Mengeluarkan dana untuk 4 jenis pengeluaran.
B. Mengeluarkan dana untuk 3 jenis pengeluaran. C. Mengeluarkan
dana untuk 2 jenis pengeluaran.
D. Mengeluarkan dana untuk 1 jenis pengeluaran.
E. Tidak mengeluarkan dana untuk 4 jenis pengeluaran.

Juknis
142. Pengeluaran gaji guru serta tunjangan yang melekat pada gaji (honor kegiatan-kegiatan
sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain) pada tahun berjalan. Jawaban dibuktikan dengan
struktur dan sistem penggajian, serta daftar penerimaan gaji.

Jika pendidik maupun tenaga kependidikan di sekolah tidak semuanya PNS, maka akan ada pendidik ataupun tenaga
kependidikan yang berstatus honorer. Personalia honorer ini selain ada yang gajinya (maupun tunjangannya, jika ada)
dibayar oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Kabupaten/Kota, ada juga yang harus dibayar
oleh sekolah. Bila di suatu kabupaten/kota gaji dan tunjangan personalia honorer harus dibayar oleh sekolah terjadi
secara umum (rata-rata di setiap sekolah), maka di dalam penghitungan BOSP, komponen Biaya Operasi Personalia ini
perlu ditambahkan, yaitu gaji (dan tunjangan, jika ada) dari personalia honorer tersebut. Jika demikian keadaannya
maka nilai BOSP yang ditetapkan akan juga mencakup Biaya Operasi Nonpersonalia dan Biaya Personalia untuk
personalia honorer tersebut. Demikian juga, dalam penghitungan alokasi dana ke sekolah untuk mendanai BOSP,
komponen gaji (dan tunjangan, jika ada) personalia honorer termasuk di dalamnya.

Data Pendukung
142. Biaya operasional untuk guru pada tahun berjalan (dalam rupiah).

No. Nama Jabatan* Gol.** Gaji pokok Insentif Transport Tunjangan


Kepala
Agus Kurnia, SS. Program
1 M.Ag keahlian 250.000 200.000 100.000 150.000
Wakil
Kepala
Sony Iskandar, Program
2 S.Pd Keahlian 150.000 100.000 100.000 100.000
Veri
Gustiawan,
3 A.Md GTY 100.000 75.000 100.000
Abdul aziz A,
4 S.Sos.I GTY 100.000 75.000 100.000
Drs. Yadi
5 Mulyadi GTY 100.000 75.000 100.000
6 Nurul Yakin, S.Ag GTY 100.000 75.000 100.000
7 Drs. Engkos GTY 100.000 75.000 100.000
8 Drs. Tarmana GTY 100.000 75.000 100.000
Susri Maryam,
9 S.Pd GTY 100.000 75.000 100.000
Dasep Sopiyana,
10 S.Pd GTY 100.000 75.000 100.000
11 Ani Lasmana, S.Pd GTY 100.000 100.000 100.000
Yati Rohayati
12 Ningsih, S.Pd GTY 100.000 75.000 100.000
Rifa Fitria
13 Surveyana, SE GTY 100.000 100.000 100.000
14 Faisal Amir, S.S. GTY 100.000 75.000 100.000
Maman
15 Rusman, S.Pd GTY 100.000 75.000 100.000
Tesa Maria
Anggraeni,
16 S.Pd GTY 100.000 75.000 100.000
Jumlah total
Keterangan: * Jabatan diisi dengan:
1. Kepala program keahlian
2. Wakil kepala program keahlian
3. Guru tetap (GT), dan
4. Guru tidak tetap (GTT).
** Hanya untuk pegawai negeri sipil (PNS)

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Adanya daftar penerimaan gaji bulanan dan tunjangan-tunjangan lainnya pada tahun
berjalan untuk tenaga pendidik.
- Wawancara keberlangsungan pembayaran gaji, dengan guru/warga sekolah dan petugas
keuangan.

Instrumen
143. Sekolah/Madrasah membayar: (1) gaji, (2) honor kegiatan sekolah/madrasah, (3) insentif, dan (4) tunjangan
lain bagi tenaga kependidikan pada tahun berjalan.
A. Mengeluarkan dana untuk 4 jenis pengeluaran.
B. Mengeluarkan dana untuk 3 jenis
pengeluaran. C. Mengeluarkan dana untuk
2 jenis pengeluaran.
D. Mengeluarkan dana untuk 1 jenis pengeluaran.
E. Tidak mengeluarkan dana untuk 4 jenis pengeluaran.

Juknis
143. Gaji tenaga kependidikan serta tunjangan yang melekat pada gaji pada tahun berjalan.
Jawaban dibuktikan dengan struktur dan sistem penggajian.

Data Pendukung
143. Biaya operasional untuk tenaga kependidikan pada tahun berjalan (dalam rupiah).

No. Nama Jabatan* Gol.** Gaji pokok Insentif Transport Tunjangan

1 Nandang syarief Ka. TU 150.000 100.000 100.000 100.000


2 Yeni jembarwati TU 100.000 75.000 100.000 75.000
3 Dra. Otih hotijah TP 100.000 50.000 100.000
Veri Gustiawan,
4 A.Md. Kom TL 75.000 50.000 100.000
5 Maman PS 50.000 50.000 100.000
6 Rukmana TK 50.000 50.000 100.000
7 Kokom TB 50.000 50.000 100.000
8 Giring PSH 50.000 50.000 100.000
9
10
11
12
13
14
15
Jumlah total
Keterangan: * Jabatan diisi dengan:
1. Kepala tata usaha (Ka TU),
2. Tata usaha (TU),
3. Tenaga perpustakaan (TP),
4. Tenaga laboratorium (TL),
5. Penjaga sekolah/madrasah (PS/M),
6. Tukang kebun (TK),
7. Tenaga kebersihan (TB),
8. Pengemudi (Pm),
9. Pesuruh (Psh) dan sebagainya.
** Hanya untuk PNS

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Adanya daftar penerimaan gaji bulanan dan tunjangan-tunjangan lainnya pada tahun
berjalan untuk tenaga kependidikan.
- Wawancara keberlangsungan pembayaran gaji, dengan guru/warga sekolah dan petugas
keuangan.
Instrumen

144. Program keahlian membelanjakan biaya penunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun
terakhir.

A. Membelanjakan 96%-100% biaya penunjang


B. Membelanjakan 91%-95% biaya penunjang
C. Membelanjakan 86%-90% biaya penunjang
D. Membelanjakan 81%-85% biaya penunjang
E. Membelanjakan kurang dari 81% biaya penunjang

Juknis
144. Biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran meliputi: pengadaan alat peraga atau model,
penyusunan modul, buku teks pelajaran, CD pembelajaran, kamus, globe, peta, ensklopedia dan sejenisnya.
Jawaban dibuktikan dengan laporan keuangan.

Asesor:
- Adanya rencana alokasi biaya penunjang kegiatan pembelajaran selama 3 tahun terakhir (dibuktikan
dengan RKA S/M 3 tahun terakhir)
- Adanya laporan keuangan tahunan dengan bukti-bukti pengeluaran, selama 3 tahun terakhir ( realisasi
penggunaan)
Persentase rata-rata 3 tahun dihitung dari besar realisasi penggunaan dana rata-rata dalam 3 tahun
dibagi besar dana perencanaan rata-rata dalam 3 tahun dikalikan 100%, dapat digunakan format sbb:
Dana Kegiatan (Rp.)
Keterangan
No Pengeluaran Kegiatan Perencanaan Realisasi Persentase
Pembelajaran (contoh) Th Th Th Th Th Th Th Th Th
.. .. .. .. .. .. .. .. ..
1 pengadaan alat peraga
atau model
2 penyusunan modul
3 buku teks pelajaran
4 CD pembelajaran
5 kamus, globe, peta,
ensklopedia dan sejenisnya

6 Dll
Jumlah
Persentase rata-rata

Instrumen
145. Sekolah/madrasah membelanjakan dana untuk kegiatan kesiswaan selama 1 tahun terakhir.

A. Membelanjakan 96%-100% anggaran


B. Membelanjakan 91%-95% anggaran
C. Membelanjakan 86%-90% anggaran
D. Membelanjakan 81%-85% anggaran
E. Membelanjakan kurang dari 81% anggaran

Juknis
145. Kegiatan kesiswaan yang dibiayai sekolah/madrasah antara lain: kegiatan pramuka, kerohanian, olahraga,
UKS/M, OSIS/M, LKIR dan lain sebagainya.

Asesor:
- Lihat RKA S/M
- Adanya rencana alokasi dana kegiatan kesiswaan selama satu tahun terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran kegiatan kesiswaan yang dilengkapi bukti-bukti
pengeluaran setahun terkhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan dana kesiswaan dibagi dengan besar dana perencanaan
dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Pengeluaran Kegiatan Kesiswaan Nilai Besaran (Rp.) Ketera ngan
No. (contoh) Perencanaan Realisasi Persentase
1 Kegiatan pramuka
2 Kegiatan kerochanian
3 Olah Raga
4 UKS
5 OSIS
6 LKIR
7 Dll.
Jumlah Rp. Rp.
Persentase

Instrumen
146. Program keahlian membelanjakan biaya pengadaan alat tulis untuk kegiatan pembelajaran selama 1 tahun
terakhir.
A. Membelanjakan 96%-100% dari alokasi anggaran
B. Membelanjakan 91%-95% dari alokasi anggaran
C. Membelanjakan 86%-90% dari alokasi anggaran
D. Membelanjakan 81%-85% dari alokasi anggaran
E. Membelanjakan kurang dari 81% dari alokasi anggaran

Juknis
146. Biaya untuk pengadaan alat tulis Program Keahlian misalnya: pengadaan pensil, pena, penghapus, penggaris,
stapler, kertas, buku-buku administrasi, penggandaan atau fotocopi dan lain sebagainya. Jawaban dibuktikan
dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan untuk pengadaan alat tulis.

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Adanya rencana alokasi dana pengadaan ATK untuk kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan ATK untuk kegiatan pembelajaran selama
satu tahun terakhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan ATK untuk kegiatan pembelajaran selama satu
tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti
dibawah ini..
Nilai Besaran (Rp.)
Pengeluaran ATK untuk
No. Perencana Realisasi Persentase Ketera ngan
Pembelajaran (contoh)
an
1 Pengadaan pensil,pena,penghapus
2 Kertas, buku administarsi
3 Foto copi
4 Penggandaan
5 Dll.
Jumlah Rp. Rp.
Persentase
Persentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

Instrumen
147. Sekolah/madrasah membelanjakan biaya pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran
selama 1 tahun terakhir.
A. Membelanjakan 96%-100% alokasi anggaran
B. Membelanjakan 91%-95% alokasi anggaran
C. Membelanjakan 86%-90% alokasi anggaran
D. Membelanjakan 81%-85% alokasi anggaran
E. Membelanjakan kurang dari 81% alokasi anggaran

Juknis
147. Biaya pengadaan bahan habis pakai misalnya: pengadaan bahan-bahan praktikum, tinta, bahan kebersihan
dan sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan
pengadaan bahan habis pakai.

Asesor
- Lihat RKA S/M
Adanya rencana alokasi dana pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran selama satu
tahun terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan
pembelajaran selama satu tahun terakhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan
pembelajaran selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat
menggunakan format seperti dibawah ini..

Nilai Besaran (Rp.)


Pengeluaran bahan habis pakai
No. Perencana Realisasi Persentase Ketera ngan
untuk pembelajaran (contoh)
an
1 pengadaan bahan-bahan praktikum
2 Tinta
3 Bahan kebersihan
4
5 Dll.
Jumlah Rp. Rp.
Persentase
Persentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

Instrumen
148. Sekolah/madrasah membelanjakan biaya pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran selama
1 tahun terakhir.
A. Membelanjakan 96%-100% alokasi anggaran
B. Membelanjakan 91%-95% alokasi anggaran
C. Membelanjakan 86%-90% alokasi anggaran
D. Membelanjakan 81%-85% alokasi anggaran
E. Membelanjakan kurang dari 81% alokasi anggaran

Juknis
148. Biaya untuk pengadaan alat habis pakai seperti: alat-alat olahraga, set alat jahit, alat kebersihan dan
sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan
pengadaan alat habis pakai.

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Adanya rencana alokasi dana pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran selama satu
tahun terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan
pembelajaran selama satu tahun terakhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran
selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan
format seperti dibawah ini..

Nilai Besaran (Rp.)


Pengeluaran alat habis pakai untuk Ketera
No. Perencana
kegiatan pembelajaran (contoh) Realisasi Persentase ngan
an
1 Alat-alat olah raga
2 Set alat jahit
3 Alat kebersiahn
4
5 Dll.
Jumlah Rp. Rp.
Persentase
Persentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

Instrumen
149. Sekolah/madrasah membelanjakan biaya untuk kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir.
A. Membelanjakan 96%-100% alokasi anggaran
B. Membelanjakan 91%-95% alokasi anggaran
C. Membelanjakan 86%-90% alokasi anggaran
D. Membelanjakan 81%-85% alokasi anggaran
E. Membelanjakan kurang dari 81% alokasi anggaran

Juknis
149. Kegiatan rapat yang dibiayai antara lain: rapat penerimaan siswa baru, rapat evaluasi semester siswa, rapat
kenaikan kelas, rapat kelulusan, rapat pemecahan masalah, rapat koordinasi, rapat wali murid, dan
sebagainya.

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Adanya rencana alokasi dana biaya pengadaan rapat selama satu tahun terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi dana biaya pengadaan rapat selama satu tahun terakhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan dana biaya pengadaan rapat selama satu tahun terakhir
dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..

Nilai Besaran (Rp.)


Pengeluaran dana biaya pengadaan
No. Perencana Realisasi Persentase Ketera ngan
rapat (contoh)
an
1 Rapat PSB
2 Rapat evaluasi smester
3 Rapat kenaikan kelas
4 Rapat kelulusan
5 Rapat pemecahan masalah
6 Dll.
Jumlah Rp. Rp.
Persentase

Instrumen
150. Sekolah/madrasah membelanjakan biaya transportasi dan perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir.
A. Membelanjakan 96%-100% alokasi anggaran
B. Membelanjakan 91%-95% alokasi anggaran
C. Membelanjakan 86%-90% alokasi anggaran
D. Membelanjakan 81%-85% alokasi anggaran
E. Membelanjakan kurang dari 81% alokasi anggaran

Juknis
150. Biaya pengadaan transportasi atau perjalanan dinas diantaranya: perjalanan dinas kepala sekolah/madrasah
atau kepala Program keahlian, guru dalam kegiatan MGMP kabupaten/kota, MGMP provinsi, dan tenaga
kependidikan. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKAS/M dan laporan keuangan
pengadaan transport atau perjalanan dinas.

Asesor
Lihat RKA S/M
- Adanya rencana alokasi dana pengadaan transport dan perjalanan dinas selama satu tahun terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan transport dan perjalanan dinas selama satu
tahun terakhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan transport dan perjalanan dinas selama satu
tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti
dibawah ini..

Nilai Besaran (Rp.)


Pengeluaran transport dan perjalanan dinas Ketera
No. Perencana Realisasi Persentase
(contoh) ngan
an
1 Perjalanan dinas KS
2 Perjalanan Kaprog,
3 Perjalanan dinas guru
4 Perjalanan dinas tng kependidikan
5 Dst, dll.
Jumlah Rp. Rp.
Persentase
Persentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

Instrumen
151. Sekolah/madrasah membelanjakan biaya penggandaan soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir.
A. Membelanjakan 96%-100% alokasi anggaran
B. Membelanjakan 91%-95% alokasi anggaran
C. Membelanjakan 86%-90% alokasi anggaran
D. Membelanjakan 81%-85% alokasi anggaran
E. Membelanjakan kurang dari 81% alokasi anggaran

Juknis
151. Biaya penggandaan soal ulangan/ujian seperti: ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian
kenaikan kelas dan sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan
keuangan penggandaan soal ujian.

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Adanya rencana alokasi dana pengadaan penggandaan soal ulangan/ ujian selama satu tahun terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan penggandaan soal ulangan/ ujian selama
satu tahun terakhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan penggandaan soal ulangan/ ujian selama satu
tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti
dibawah ini..

Nilai Besaran (Rp.)


Pengeluaran penggandaan soal ulangan/ ujian
No. Perencana Realisasi Persentase Ketera ngan
(contoh)
an
1 Ulangan tengah smester
2 Ulangan akhir smester
3 Ulangan keneikan kelas
4 Ujian sekolah dll.
5 Dst, dll.
Jumlah Rp. Rp.
Persentase
Persentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

Instrumen
152. Sekolah/madrasah membelanjakan biaya daya dan jasa selama 1 tahun terakhir.
A. Membelanjakan 96%-100% alokasi anggaran
B. Membelanjakan 91%-95% alokasi anggaran
C. Membelanjakan 86%-90% alokasi anggaran
D. Membelanjakan 81%-85% alokasi anggaran
E. Membelanjakan kurang dari 81% alokasi anggaran

Juknis
152. Biaya daya dan jasa misalnya: listrik, telepon, dan air. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam
RKA-S/M dan laporan keuangan daya dan jasa.

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Adanya rencana alokasi dana pengadaan daya dan jasa selama satu tahun terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan daya dan jasa selama satu tahun terakhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan daya dan jasa selama satu tahun terakhir
dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Nilai Besaran (Rp.)
No. Pengeluaran daya dan jasa (contoh) Perencana Realisasi Persentase Ketera ngan
an
1 Biaya listrik
2 Biaya telpun
3 Langganan air
4 Langganan internet
5 Dll.
Jumlah Rp. Rp.
Persentase
Persentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

Instrumen
153. Sekolah/madrasah membelanjakan anggaran untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung
selama 3 tahun terakhir.
A. Membelanjakan 96%-100% alokasi anggaran
B. Membelanjakan 91%-95% alokasi anggaran
C. Membelanjakan 86%-90% alokasi anggaran
D. Membelanjakan 81%-85% alokasi anggaran
E. Membelanjakan kurang dari 81% alokasi anggaran

Juknis
153. Biaya untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung di antaranya:
uang lembur, konsumsi, asuransi dan lain sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya RKA-S/M dan laporan
keuangan.

Data Pendukung
144. s.d. 153. Alokasi biaya operasional program keahlian di luar pendidik dan tenaga kependidikan.

Jumlah (dalam rupiah)


No. Jenis pengeluaran
Anggaran Realisasi Persentase
1 Kegiatan pembelajaran 19,300,000.00 18,817,500.00 97.5
2 Kegiatan kesiswaan 12,400,000.00 12,090,000.00 97.5
3 Alat tulis program keahlian 12,400,000.00 12,090,000.00 97.5
4 Bahan habis pakai 12,800,000.00 12,480,000.00 97.5
5 Alat habis pakai 14,400,000.00 14,040,000.00 97.5
6 Kegiatan rapat 8,400,000.00 8,190,000.00 97.5
7 Transport dan perjalanan dinas 12,800,000.00 12,160,000.00 95
8 Penggandaan soal-soal ulangan/ujian 9,420,000.00 9,184,500.00 97.5
9 Daya dan jasa 7,280,000.00 7,098,000.00 97.5
10 Kegiatan operasional tidak langsung 31,400,000.00 30,615,000.00 97.5

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Adanya rencana alokasi dana pengadaan untuk mendukung operasional tdk langsung selama satu tahun
terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan untuk mendukung operasional tdk langsung
selama satu tahun terakhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan untuk mendukung operasional tdk langsung
selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan
format seperti dibawah ini..

Nilai Besaran (Rp.)


Pengeluaran untuk mendukung
No. Perencana Ketera ngan
operasional tdk langsung (contoh) Realisasi Persentase
an
1 Uang lembur
2 Konsumsi
3 Asuransi
4 Dll.
Jumlah Rp. Rp.
Persentase
Persentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

Instrumen

154. Sekolah/madrasah membelanjakan biaya untuk menunjang kegiatan (1) prakerin, (2) uji kompetensi, (3)
bimbingan karir, dan (4) program kewirausahaan.

A. Membelanjakan biaya untuk 4 kegiatan


B. Membelanjakan biaya untuk 3 kegiatan
C. Membelanjakan biaya untuk 2 kegiatan

D. Membelanjakan biaya untuk 1 kegiatan


E. Tidak membelanjakan

Juknis
154. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi biaya untuk kegiatan prakerin, uji kompetensi, bimbingan karir,
dan program kewirausahaan dalam RKAS/M, maupun bukti realisasi anggaran.

Data Pendukung
154. Alokasi biaya kegiatan prakerin, uji kompetensi, bimbingan karir, dan program kewirausahaan
No. Jenis biaya pengeluaran Jumlah (dalam rupiah)

1 Prakerin 8.800.000

2 Uji kompetensi 4.400.000

3 Bimbingan karir 1.920.000

4 Program kewirausahaan 750.000

Asesor
- Lihat RKA S/M
- Adanya rencana alokasi dana pengadaan biaya untuk prakerin, ujikom, bk dan kewirausahaan selama
satu tahun terakhir.
- Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan biaya untuk prakerin, ujikom, bk dan
kewirausahaan selama satu tahun terakhir.
- Persentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan biaya untuk prakerin, ujikom, bk dan
kewirausahaan selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat
menggunakan format seperti dibawah ini..
Nilai Besaran (Rp.)
Pengeluaran untuk prakerin,ujikom,BK dan Ketera
No. Perencana Realisasi Persentase
kewirausahaan (contoh) ngan
an
1 Prakerin
2 Uji Kompetensi
3 Bimbingan Karier
4 Kewirausahaan
Jumlah Rp. Rp.
Persentase

Instrumen

155. Sumbangan pendidikan dari masyarakat dikelola secara baik dan dilaporkan kepada pihak: (1) orangtua
siswa, (2) masyarakat, dan (3) dinas atau yayasan.
A. Dikelola secara baik dan dilaporkan kepada 3 pihak.
B. Dikelola secara baik dan dilaporkan kepada 2
pihak. C. Dikelola secara baik dan dilaporkan
kepada 1 pihak.
D. Dikelola secara baik tetapi tidak dilaporkan.
E. Dikelola dengan tidak baik dan tidak dilaporkan.

Juknis
155. Laporan sumbangan pendidikan yang baik meliputi:
1) sistematis (sesuai aturan)
2) transparan (terbuka)
3) efisien (hemat)
4) akuntabel (dapat dipertanggungjawabkan)

Sumbangan pendidikan dari masyarakat berupa uang atau barang. Biaya yang dikeluarkan oleh calon siswa
untuk dapat diterima sebagai siswa dengan berbagai istilah antara lain: uang pangkal, uang gedung,
pembiayaan investasi sekolah/madrasah. Sekolah/madrasah negeri mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh
Dinas/Kanwil setempat. (Lihat RKA-S/M).

Data Pendukung
155. Sumbangan masyarakat untuk menunjang pendidikan dibuktikan dengan:
1. Laporan penerimaan uang/barang.
2. Penggunaan barang/pengeluaran uang
3. Laporan pertanggungjawaban
4. Bukti penyerahan/pengiriman

Asesor
- Adanya pedoman/aturan yg dikeluarkan oleh dinas pendidikan, dalam penggunaan alokasi dana
keuangan
- Adanya perencanaan penggunaan keuangan, yg berpedoman dari acuan yang ada (RKA).
- Adanya laporan penggunaan keuangan sesuai dengan perencanaan penggunaan keuangan yang
dilengkapi dengan bukti-bukti pengeluaran yang ditandatangani komite sekolah/yayasan.
- Dapat dilihat dari perencanaan dan penggunaan dana dari RKA tahun sebelumnya. - Untuk
memudahkan pengecekan dapat menggunakan format di bawah ini
No. Penggunaan Bentuk Implementasinya Keterangan
Ada (Rp) tdk
1 Kesejahteraan TPK
2 Pengembangan TPK
3 Sarana & Prasarana
4 Pengembangan Kurikulum
5 Pengemb. Pembelajaran
6 Pengemb.Ketatausahaan
7 Dll.
Jumlah, Rp.

Instrumen
156. Penetapan besarnya uang sekolah/madrasah atau program keahlian mempertimbangkan kemampuan
ekonomi orangtua siswa.

A. 91%-100% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan keringanan


B. 81%-90% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan keringanan
C. 71%-80% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan keringanan
D. 61%-70% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan keringanan
E. Kurang dari 61% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan keringanan

Juknis
156. Penetapan uang sekolah/madrasah atau Program Keahlian (iuran bulanan) mempertimbangkan kemampuan
ekonomi orangtua siswa. Jawaban dibuktikan dengan data siswa tidak mampu, bukti
(kartu bayaran) uang sekolah/madrasah yang dibayarkan, atau surat ketetapan kepala sekolah/madrasah
atau yayasan.
Bila Pemerintah/Pemerintah Daerah menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa dengan peraturan
resmi, maka pilihannya adalah A.

Data Pendukung
156. Biaya personal yang berasal dari uang sekolah/madrasah (dengan keringanan biaya pendidikan).

No. Kelas Jumlah siswa Uang sekolah/madrasah Jumlah (dalam rupiah)

1 X 10 SPP 18.000.000

2 XI 6 SPP 10.800.000

3 XII 5 SPP 9.000.000

Jumlah

Asesor
- Adanya dokumen rapat awal tahun pembelajaran (undangan, daftar hadir, notulen rapat dll.)
- Adanya RKA S/M hasil persetujuan rapat orang tua
- Adanya data siswa yang tdk mampu di sekolah tersebut,yang didata dimasing-masing tingkat
- Adanya data siswa yang tdk mampu yang mendapatkan keringanan dimasing-masing tingkat,
didasarkan atas surat keputusan ( SK) kepala sekolah.
- Persentase dihitung dari jumlah yang mendapatkan keringanan dibagi jumlah siswa yang tdk mampu
(total) dikalikan 100%.
No.SK
Jum.siswa tdk Yang mendapat tentang Bentuk
No Kelas Persentase
mampu keringan biaya keringan Keringan Biaya
biaya
1 X
2 XI
3 XII
Jumlah

Instrumen
157. Siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada setiap awal tahun pelajaran.
A. Tidak ada siswa yang dikenakan biaya pendaftaran ulang
B. 1%-25% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang
C. 26%-50% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang
D. 51%- 75% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang
E. 76%-100% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang

Juknis
157. Biaya pendaftaran ulang merupakan biaya yang dikeluarkan oleh siswa pada awal tahun ajaran baru.
Sekolah/Madrasah negeri mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kanwil
Depag dan/atau Dinas Pendidikan Kab/Kota/Kandepag setempat atau Yayasan bagi sekolah/madrasah
swasta. Bila Pemerintah/Pemerintah Daerah menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa dengan
peraturan resmi, maka pilihannya adalah A.

Data Pendukung
157. Biaya pendaftaran ulang siswa setiap awal tahun.
No. Kelas Besar biaya pendaftaran Jumlah (dalam rupiah)

1 X - -

2 XI - -

3 XII - -

Asesor
- Lihat edaran akhir tahun ajaran yang berkaitan dengan penarikan keuangan awal tahun ajaran baru,
untuk masing-masing tingkat
- Cek /periksa ada/tdknya aturan yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan yang berkaitan dengan awal
tahun ajaran baru
- Cek / periksa buku penerimaan keuangan harian sekolah
- Lakukan wawancara dengan siswa dan guru secara acak, ttg penarikan keuangan yang berkaitan
dengan tahun ajaran baru.
- Untuk menghitung Persentase dapat digunakan format berikut:
No. Jumlah Siswa Daftar Ulang
Kelas total Keterangan
Ada,Jumlah siswa tdk
1 Tingkat X
2 Tingkat XI
3 Tingkat XII
Jumlah
Persentase
..
Instrumen
158. Sekolah/madrasah dan/atau program keahlian memberikan bantuan untuk siswa yang kurang mampu
secara ekonomi.
A. Membantu 91% -100% siswa kurang mampu secara ekonomi
B. Membantu 81% -90% siswa kurang mampu secara ekonomi
C. Membantu 71% -80% siswa kurang mampu secara ekonomi
D. Membantu 61% -70% siswa kurang mampu secara ekonomi
E. Membantu kurang dari 61% siswa kurang mampu secara ekonomi

Juknis
158. Sekolah/Madrasah melakukan bantuan kepada siswa yang kurang mampu secara ekonomi, baik melalui
pengurangan dan pembebasan biaya pendidikan (SPP), pemberian beasiswa dan sebagainya untuk
membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat mengikuti pendidikan secara teratur dan
berkelanjutan. Bantuan pemerintah, pemerintah daerah, maupun lembaga lain dapat dimasukkan sebagai
bantuan.
Bila Pemerintah/Pemerintah Daerah menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa dengan peraturan resmi,
maka pilihannya adalah A.

Data Pendukung
158. Biaya subsidi silang meliputi: pengurangan dan pembebasan biaya pendidikan, pemberian bea siswa maupun
bentuk bantuan lainnya.
No. Tahun Jumlah siswa layak terima Jumlah siswa penerima

1 2011-2012 7 5

2 2012-2013 15 10

3 2013-2014 30 25

Jumlah

Asesor
- Adanya program sekolah ttg bantuan subsidi silang bagi siswa tidak mampu
- Adanya data siswa yang tdk mampu yg mendapatkan subsidi silang, untuk maksimal 4 tahun terakhir.
- Adanya SK Kepala Sekolah dan komite sekolah ttg subsidi silang siswa yang tdk mampu, untuk maksimal
4 tahun terakhir.
- Adanya daftar siswa penerima subsidi silang, untuk waktu maksimal 4 tahun terakhir.
- Adanya bukti penerimaan siswa penerima subsidi silang, untuk waktu maksimal 4 tahun terakhir.
- Dapat dipergunakan format di bawah ini:
Jum.siswa tdk Yang mendapat
Persentase Keterangan
mampu Subsidi
No Kelas
Th Th Th Th Th Th Th Th Th Th Th Th
.. .. .. .. .. .. .. .. .. .. .. ..
1 X
2 XI
3 XII
Jumlah
Persentase rata-rata
Instrumen

159. Sekolah/madrasah dan/atau program keahlian melakukan pungutan biaya personal selain uang
sekolah/madrasah.

A. Tidak melakukan pungutan


B. Melakukan 1 jenis pungutan
C. Melakukan 2 jenis pungutan
D. Melakukan 3 jenis pungutan
E. Melakukan 4 jenis atau lebih pungutan

Juknis
159. Biaya personal lain adalah biaya yang dikeluarkan oleh siswa selain uang sekolah/madrasah. Yang dimaksud
dengan 4 jenis pungutan biaya personal adalah seperti:
1) biaya ujian;
2) biaya praktikum;
3) biaya perpisahan;
4) biaya study tour;
5) biaya pembangunan sarana dan prasarana; dan
6) biaya kegiatan ektra kurikuler
Dibuktikan melalui wawancara dengan orang tua, siswa, dan perwakilan guru.
Bila pemerintah/pemerintah daerah menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa dengan peraturan
resmi, maka pilihannya adalah A.

Data Pendukung
159. Pungutan biaya personal di samping uang sekolah/madrasah.
No. Jenis pungutan Ada* Tidak ada

1 Biaya ujian

2 Biaya praktikum

3 Biaya perpisahan

4 Biaya study tour


5 Biaya pembangunan sarana dan prasarana

6 Biaya kegiatan ektra kurikuler


Keterangan: *Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ada” atau “Tidak ada”

Asesor:
- Cek tentang macam-macam jenis pungutan yang ada
- Pencocokan jenis pungutan (jika ada) dengan RKA S/M - Wawancara dengan komite
sekolah, guru dan siswa secara acak. - Dapat dipergunakan format dibawah ini:
Keberadaan
No. Jenis pungutan Keterangan
Ada (Rp) tdk
1 Biaya Ujian
2 Biaya Praktikum
3 Biaya Perpisahan
4 Biaya Studi Tour
5 Dll.

Bukti lain , wawancara dengan warga sekolah, komite sekolah dan siswa
Instrumen

160. Pengambilan keputusan dalam penetapan dana dari masyarakat sebagai biaya personal dilakukan dengan
melibatkan berbagai pihak terkait.

A. Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan, kepala sekolah/ madrasah, komite sekolah/madrasah,


perwakilan guru, perwakilan tenaga kependidikan
B. Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan, kepala sekolah/ madrasah, komite
sekolah/madrasah, dan perwakilan guru
C. Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan, kepala sekolah/ madrasah dan komite
sekolah/madrasah
D. Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan dan kepala sekolah/madrasah E. Hanya
melibatkan kepala sekolah/madrasah

Juknis
160. Proses pengambilan keputusan dalam penggalian dana dari masyarakat dilakukan dengan melibatkan
berbagai pihak. (dibuktikan dengan hasil rapat).
Bila Pemerintah/Pemerintah Daerah menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa dengan peraturan resmi,
maka pilihannya adalah A.

Data Pendukung
160. Pengambilan keputusan untuk menetapkan biaya personal melibatkan berbagai pihak.
No. Pihak yang dilibatkan dalam pembahasan

1 Komite / yayasan

2 Kepala Sekolah

3 Ketua Program Keahlian

4 Guru

5 Orang tua / wali siswa

Asesor
- Adanya dokumen rapat (undangan, daftar hadir, notulen rapat) -
Adanya berita acara keputusan rapat.
- Daftar hadir keterlibatan meliputi : a. Yayasan/dinas
b. Kepala Sekolah
c. Komite sekolah
d. Perwakilan guru/pendidik
e. Perwakilan tenaga kependidikan
f. Orang tua siswa
- Dapat digunakan format dibawah ini:
Keterlibatan
No. Pihak yang dilibatkan dalam pembahasan Keterangan
ada tdk
1 Yayasan, (Dinas)
2 Kepala Sekolah
3 Komite Sekolah
4 Perwakilan Guru
5 Perwakilan tenaga Kependidikan
6 Orang tua siswa
Jumlah Pihak yang terlibat

Instrumen

161. Pengelolaan dana dari masyarakat sebagai biaya personal dilakukan secara transparan, efisien, dan
akuntabel sesuai RKA-S/M.

A. 91%-100% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M


B. 81%-90% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M
C. 71%-80% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M
D. 61%-70% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M
E. Kurang dari 61% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M

Juknis
161. Biaya personal yang dimaksud meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan peserta didik untuk bisa
mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan (PP 19/2005, pasal 62 ayat 3). Jawaban
dibuktikan dengan dokumen RKA-S/M.

Data Pendukung
161. Biaya personal yang berasal dari dana masyarakat tercantum dalam RKA-S/M.
Tercantum dalam RKA-S/M
No. Biaya personal yang dikeluarkan siswa
Ya Tidak
1 SPP
2 DSP
3 Uang PRaktek
4 Uji Kompetensi
5 Ulangan Umum
Keterangan: Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak”

A. Asesor
- Adanya RKA S/M
- Pencocokan dana masyarakat dengan RKA S/M
- Wawancara dengan warga sekolah, komite sekolah, guru dan siswa secara acak.
- Informasi tentang penggunaan dana personal kepada warga sekolah
- Adanya laporan penggunaan dana personal yang ditandatangani oleh komite sekolah/yayasan. -
Dapat dipergunakan format dibawah ini.
Biaya personal yang dikeluarkan Keberadaan Dlm APBS
No. siswa/tahun Keterangan
Ada tdk
1 DSP
2 SPP
3 Prakerin
4 Uang Praktek
5 Uji Kompetensi
7 Ulangan Umum
8 Dll.
Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban “Ya” atau “Tidak” RKA-S/M
dan APBS sekolah harus dilampirkan.
Dan dibuktikan kembali dengan wawancara kepada warga sekolah, komite sekolah dan siswa.
Instrumen

162. Sekolah/Madrasah dan/atau program keahlian memiliki pedoman pengelolaan keuangan sebagai dasar
dalam penyusunan RKA-S/M.
A. Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 4 tahun terakhir secara berturut-turut
B. Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 3 tahun terakhir secara berturut-
turut
C. Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 2 tahun terakhir secara berturut-turut
D. Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 1 tahun terakhir secara berturut-turut
E. Tidak memiliki pedoman pengelolaan keuangan

Juknis
162. RKA-S/M berpedoman pada pengelolaan keuangan diputuskan komite sekolah/madrasah dan ditetapkan
oleh kepala sekolah/madrasah.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pedoman pengelolaan keuangan.

Data Pendukung
162. Kepemilikan pedoman pengelolaan keuangan selama empat tahun terakhir.
Tahun kepemilikan
No. Kepemilikan
2011 2012 2013 2014
1 Pedoman pengelolaan keuangan.
Keterangan: Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “20...”

Asesor
- Adanya pedoman pengelolaan keuangan yg diputuskan oleh Komite Sekolah dan ditetapkan oleh kepala
sekolah/madrasah untuk kurun waktu 4 tahun terakhir
- Adanya bukti/kesesuaian pedoman pengelolaan keuangan dengan rincian komponen dalam RKA, untuk
kurun waktu 4 tahun terakhir
- Periksa dokumennya menggunakan format dibawah ini.
Keberadaan Pedoman
No. Kepemilikan Th.. Th.. Th.. Th.. Keterangan
ada tdk ada tdk ada tdk ada tdk
1 Pedoman pengelolaan
keuangan
Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Memiliki pedoman pengelolaan biaya Tidak Ada Tambahan
8.7 Sesuai SNP
investasi dan biaya operasional. BUkti

Instrumen

163. Sekolah/Madrasah dan/atau program keahlian memiliki Buku Kas Umum (BKU).

A. Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 4 tahun terakhir


B. Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 3 tahun terakhir
C. Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 2 tahun terakhir
D. Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 1 tahun terakhir E. Tidak memiliki BKU
Juknis
163. Bukti dokumen buku kas pembukuan biaya operasional.

Data Pendukung
163. Dilaksanakan pembukuan biaya operasional selama empat tahun terakhir.
Tahun kepemilikan
No. Dilaksanakan
2011 2012 2013 2014
1 Pembukuan biaya operasional.
Keterangan: Berilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “20...”, jika dilaksanakan.

Asesor
- Adanya dokumen pembukuan biaya operasional, untuk kurun waktu 4 tahun terakhir, ( buku penerimaan
harian, buku kas pembantu penerimaan, buku kas pembantu pengeluaran, buku kas umum, laporan
keuangan tahunan).
- Periksa data mulai tahun keberadaan pembukuan biaya operasional dengan format di bawah.
Keberadaan Pembukuan
No. Kepemilikan Th.. Th.. Th.. Th.. Keterangan
ada tdk ada tdk ada tdk ada tdk
1 Pembukuan biaya
operasional
….

Instrumen

164. Sekolah/Madrasah dan/atau program keahlian membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan


keuangan dan menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan.

A. Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada


pemerintah atau yayasan selama 4 tahun terakhir
B. Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada
pemerintah atau yayasan selama 3 tahun terakhir
C. Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada
pemerintah atau yayasan selama 2 tahun terakhir
D. Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada
pemerintah atau yayasan selama 1 tahun terakhir
E. Tidak membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan

Juknis
164. Sekolah/Madrasah dapat menunjukkan bukti kesesuaian antara pedoman pengelolaan keuangan dengan
rincian komponen-komponen biaya operasional yang telah dibelanjakan selama satu tahun dan jika ada
disertakan pula bukti pelaporan.

Data Pendukung
164. Pembuatan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan selama empat tahun terakhir.
Tahun pembuatan
No. Dilaksanakan
2011 2012 2013 2014
1 Laporan pertanggungjawaban
pengelolaan keuangan
Keterangan: Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “20...”, jika dilaksanakan

Asesor
- Adanya laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan yg sesuai dengan pedoman pengelolaan
keuangan dengan rincian komponen-komponen biaya operasional, untuk minimal 4 tahun terakhir
- Adanya bukti penyampaian laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan kepada
pemerintah/yayasan/penyelenggara pendidikan lainnya, untuk minimal 4 tahun terakhir.
Keberadaan Pedoman
No. Kepemilikan Th.. Th.. Th.. Th.. Keterangan
ada tdk ada tdk ada tdk ada tdk
1 Laporan pertanggung
jawaban pengelolaan
keuangan
….

VIII. STANDAR PENILAIAN

Instrumen

165. Guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian yang ada dalam silabus mata pelajaran kepada
siswa pada semester yang berjalan.

A. 96%-100% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa


B. 91%-95% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa
C. 86%-90% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa
D. 81%-85% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa
E. Kurang dari 81% guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian kepada siswa

Juknis
165. Jawaban dibuktikan dengan adanya bukti berupa bahan yang dibagikan kepada siswa atau bahan sosialisasi
(foto) atau bukti sosialisasi lainnya yang bisa dipertanggungjawabkan dalam bentuk agenda kelas.

Data Pendukung
165. Sosialisasi rancangan dan kriteria penilaian.
Sosialisasi
No. Nama Guru Mata pelajaran yang diampu
Ya* Tidak*

1 Nurul Yakin PAI

2 Tarmana PKn

3 Ani Lasmana Bahasa Indonesia

4 Ali Muslim Penjaskesorkes

5 Gina Sakinah Seni Budaya

6 Rifa Fitriya Bahasa Inggris

7 Dasep Sopiana Matematika

8 Susri Maryam IPA

9 Yati Rohayati IPS

10 Abdul Aziz KKPI


11 Yadi Mulyadi Kewirausahaan

12 Tessa Anggraeni Fisika

13 Tessa Anggraeni Kimia

14 Agus Kurnia Dasar Kompetensi Jurusan

15 Sony Iskandar Bahasa Sunda

16 Susri Maryam PLH

17 Veri Gustiawan Design Grafis


Keterangan: *jika “ya”, diisi tanggal pelaksanaan, jika tidak, diisi tanda silang (x)

Asesor
- Adanya rancangan dan criteria penilaian yang dibuat oleh guru sesuai no.167
- Adanya bukti sosialisasi rancangan dan criteria penilaian kepada siswa (foto-foto, lembar-lembar
informasi, atau bukti lainya, dll.
- Adanya data guru yang melakukan sosialisasi
- Wawancara dengan siswa dan atau guru secara acak
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang mensosialisasikan rancangan dan criteria penilaian, dibagi
dengan jumlah seluruh guru dikali 100%, dengan format dibawah ini.
rancangan dan
Sosialisasi dilakukan dengan
Mata Pelajaran kriteria penilaian
No. Nama Guru Ket.
yang diampu Bhn(informasi
Dismpaikan tdk tertulis)
Foto Dll.
1
2
3
dst
Jumlah 50 49
Persentase

Instrumen
166. Teknik penilaian dalam silabus mata pelajaran produktif sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi
dasar (KD).
A. 96%-100% silabus mata pelajaran produktif menggunakan teknik penilaian sesuai dengan indikator
pencapaian KD
B. 91%-95% silabus mata pelajaran produktif menggunakan teknik penilaian sesuai dengan
indikator pencapaian KD
C. 86%-90% silabus mata pelajaran produktif menggunakan teknik penilaian sesuai dengan
indikator pencapaian KD
D. 81%-85% silabus mata pelajaran produktif menggunakan teknik penilaian sesuai dengan
indikator pencapaian KD
E. Kurang dari 81% silabus mata pelajaran produktif menggunakan teknik penilaian sesuai
dengan indikator pencapaian KD

Juknis
166. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen silabus mata pelajaran produktif yang mempunyai teknik
penilaian sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi dasar (KD). Disebut sesuai misalnya untuk
menilai keterampilan, dilakukan dengan performance test.
Data Pendukung
166. Kesesuaian teknik penilaian dengan indikator pencapaian KD pada silabus mata pelajaran produktif.
Kesesuaian*
No. Silabus mata pelajaran produktif
Sesuai Tidak sesuai
1 Merakit Personal Computer
2 Melakukan instalasi Sistem Operasi Dasar
3 Menerapkan prosedur kesehatan, keselamatan, dan keamanan
kerja
4 Menerapkan teknik elektronika analog dan digital dasar
5 Menerapkan fungsi peripheral dan instalasi PC
6 Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan
periferal
7 Melakukan perbaikan dan/atau sistem ulang sistem PC
8 Melakukan perbaikan periferal
9 Melakukan perawatan PC
10 Melakukan instalasi sistem operasi berbasis graphical user
interface (GUI) dan command line interface (CLI)
11 Melakukan instalasi software
12 Melakukan instalasi perangkat jaringan lokal (Local Area
Network)
13 Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang
tersambung jaringan
14 Melakukan perbaikan dan/atau sistem ulang koneksi jaringan
15 Melakukan instalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI
(Graphical User Interface) dan Text
16 Melakukan instalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide
Area Network)
17 Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung
jaringan berbasis luas (Wide
Area Network)
18 Membuat desain sistem keamanan jaringan
19 Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan
berbasis luas
(Wide Area Network)
20 Mengadministrasi server dalam jaringan
21 Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network
22 Merancang Web Data base untuk content server
23 Merakit Personal Computer
24 Melakukan instalasi Sistem Operasi Dasar
25 Menerapkan prosedur kesehatan, keselamatan, dan keamanan
kerja
26 Menerapkan teknik elektronika analog dan digital dasar
27 Menerapkan fungsi peripheral dan instalasi PC
28 Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC dan
periferal
29 Melakukan perbaikan dan/atau sistem ulang sistem PC
30 Melakukan perbaikan periferal
31 Melakukan perawatan PC
32 Melakukan instalasi sistem operasi berbasis graphical user
interface (GUI) dan command line interface (CLI)
33 Melakukan instalasi software
34 Melakukan instalasi perangkat jaringan lokal (Local Area
Network)
35 Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang
tersambung jaringan
36 Melakukan perbaikan dan/atau sistem ulang koneksi jaringan

Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Kesesuaian”

Asesor
- Periksa keberadaan silabus (contoh untuk satu KD dengan penilaiannya) masing-masing mata pelajaran
- Periksa komponen silabus (khususnya keberadaan indicator dan teknik penilaian)
- Persentase dihitung dengan jumlah silabus mata pelajaran yang lengkap/sesuai (sample satu KD dengan
penilaiannya), dibagi dng jumlah semua silabus mata pelajaran yang ada dikalikan 100%, dapat
menggunakan format di bawah ini.

Kelengkapan silabus
(Indikator Pencapaian KD &
No. Silabus mata pelajaran Teknik Penilaian) Keterangan
sesuai Tidak sesuai
1 Pendi v
2
dst
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Kelengkapan silabus”
Yang dimaksud sesuai adalah ranah pada indicator sesuai dengan teknik penilaiannya.
Misal : KD untuk Agama Islam; Membaca QS Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj:
5, maka teknik penilaiannya adalah pengamatan/unjuk baca

Instrumen
167. Guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian.
A. 96%-100% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik
penilaian
B. 91%-95% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan
teknik penilaian
C. 86%-90% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan
teknik penilaian
D. 81%-85% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan
teknik penilaian
E. Kurang dari 81% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan
bentuk dan teknik penilaian

Juknis
167. Jawaban dibuktikan dengan perangkat tes buatan guru yang sesuai dengan karakteristik SMK/MAK (seperti
tes unjuk kerja, proyek, portofolio, dsb).

Data Pendukung
167. Instrumen dan pedoman penilaian yang dikembangkan oleh guru.
Kesesuaian pengembangan instrumen
dengan pedoman
No. Nama guru Mata pelajaran yang diampu penilaian*
Sesuai Tidak sesuai
1 Ani Lasmana Indonesia
2 Susri Maryam IPA
3 Gina Sakinah Seni Budaya
4 Rifa Fitriya Inggris
5 Yati Rohayati IPS
6 Cecep Shihabudin PAI
7 Tarmana PKn
8 Yadi Mulyadi Kewirausahaan
9 Veri Gustiawan Produktif
10 Agus Kurnia Produktif
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom jawaban “Sesuai” atau “Tidak sesuai”

Asesor:
- Adanya perangkat penilaian buatan guru (tes tulis,hasil penugasan, unjuk kerja, proyek,penilaian diri,
portofolio dsb.)berisi soal dan penscoran dan apabila non tes berisi aspek yang dinilai dan penscorannya.
- Adanya daftar guru yang membuat perangkat Penilaian
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang membuat perangkat tes dibagi dengan jumlah seluruh guru
dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini
Instrumen Evaluasi &
Mata pelajaran yang Pedoman Penilaian Keterangan
No. Nama Guru
diampu /Bukti
ada Tdk ada
1
2
3
4
5
6
7 dst
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan Instrumen Evaluasi/penilaian dan Pedoman
Penilaian/penscoran ”
Persentase dihitung dari jumlah Instrumen Evaluasi dan Pedoman Penilaian yang ada/lengkap dibagi dengan
jumlah guru x 100%
Pada keterangan diisi terlampir, bukti instrument penilaiannya dilampirkan

Instrumen
168. Guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakteristik mata pelajaran.
A. 96%-100% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakteristik mata pelajaran
B. 91%-95% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakteristik mata pelajaran
C. 76%-80% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakteristik mata pelajaran
D. 61%-75% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakteristik mata pelajaran
E. Kurang dari 61% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakteristik mata
pelajaran

Juknis
168. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan
kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, penggunaan
portofolio, dan penilaian diri, sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing. Jawaban
dibuktikan dengan adanya kumpulan dokumen/arsip penilaian.

Data Pendukung
168. Teknik penilaian.
Teknik penilaian yang digunakan*
No. Nama Guru Mata pelajaran Tes Persentase
Pengamatan penugasan lainnya
Tulis
1 Ani Lasmana Indonesia
2 Susri IPA
Maryam
3 Gina Sakinah Seni Budaya
4 Rifa Fitriya Inggris
5 Yati IPS
Rohayati
6 Cecep PAI
Shihabudin
7 Tarmana PKn
8 Yadi Mulyadi Kewirausahaan
9 Veri Produktif
Gustiawan
10 Agus Kurnia Produktif
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) sesuai dengan “Teknik penilaian yang digunakan”

Asesor
- Lihat dokumen penilaian/rancangan penilaian/evaluasi sesuai nomor 167
- Adanya data guru yang menyusun,menggunakan teknik penilaian
- Adanya dokumen /arsip penilaian
- Persentase dihitung dengan jumlah guru yang menyusun instrumen penilaian dibagi dengan jumlah
seluruh guru, dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini.
Teknik penilaian yg
Instrumen Penilaian
Mata Pelajaran dibuat
No. Nama Guru Keterangan
yang diampu 1 2 3 4 5 6
ada Tdk ada

1
2
3
4
5
6
7 Dst.
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan Instrumen Teknik Penilaian ” dan isilan
ceklis() berdasarkan teknik penilaian yang dibuat;
1.Tes tulis, 2.Hsl.penugasan, 3.Unjuk Kerja, 4. Pengamatan, 5.Penilaian diri, 6.Lainya

Instrumen
169. Guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.
A. 91%-100% guru mengolah hasil penilaian
B. 81%-90% guru mengolah hasil penilaian
C. 71%-80% guru mengolah hasil penilaian
D. 61%-70% guru mengolah hasil penilaian
E. Kurang dari 61% guru mengolah hasil penilaian

Juknis
169. Jawaban dibuktikan dengan melihat hasil buku nilai, dan analisis ulangan

Data Pendukung
169. Pengolahan hasil penilaian.

No. Nama guru Mata pelajaran Bentuk dan bukti pengolahan hasil penilaian

1 Ani Lasmana Indonesia Ulangan harian, uts, ukk

2 Susri Maryam IPA Ulangan harian, uts, ukk

3 Gina Sakinah Seni Budaya Ulangan harian, uts, ukk

4 Rifa Fitriya Inggris Ulangan harian, uts, ukk

5 Yati Rohayati IPS Ulangan harian, uts, ukk

6 Cecep Shihabudin PAI Ulangan harian, uts, ukk

7 Tarmana PKn Ulangan harian, uts, ukk

8 Yadi Mulyadi Kewirausahaan Ulangan harian, uts, ukk


9 Veri Gustiawan Produktif Ulangan harian, uts, ukk

10 Agus Kurnia Produktif Ulangan harian, uts, ukk

Asesor
- Adanya dokumen hasil analisis tes/penilaian, adanya buku/daftar nilai sesuai KD pada rancangan
penilaian nomor 167, ada kkm dan jumlah siswa belum lulus dan yang telah lulus, berdasarkan KKM.
- Adanya daftar guru yang melakukan analisis tes
- Wawancara dengan guru dan atau waka kurikulum
- Persentase dihitung dengan jumlah guru yang melakukan analisis dibagi dengan jumlah seluruh guru
dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini.
Mata Pelajaran mengolah hasil penilaian
No. Nama Guru yang diampu Keterangan
melakukan Tidak melakukan
1
2
3
4
5
6
7 dst
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan Instrumen Pengolahan hasil Penilaian ”
Pada kolom keterangan diisi terlampir dan dibuktikan dengan daftar nilai dari KD yang digunakan sbg
sample (no.167)

Instrumen

170. Guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik.
A. 96%-100% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar
B. 91%-95% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar
C. 86%-90% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar
D. 81%-85% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar
E. Kurang dari 81% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai
balikan/komentar

Juknis
170. Jawaban dibuktikan dengan buku pekerjaan siswa yang di dalamnya terdapat komentar guru atau dokumen
lain yang mendukung.

Data Pendukung
170. Jumlah guru yang mengembalikan hasil pekerjaan siswa.

Jumlah guru yang memberi


No. Jumlah guru Mata pelajaran balikan/komentar hasil pekerjaan Persentase
siswa
1 22 20 98%
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Asesor
Catatan khusus: No.170 adalah kelanjutan dari nomor 169, guru memeriksa hasil pekerjaan siswa apabila tes
tulis, atau guru melaksanakan penilaian apabila non tes, sesuai rancangan penilaian 167, hasil pemeriksaan
atau penilian dikembalikan ke siswa. Sehingga dalam juknis sebenarnya tidak sesuai.(Perhatikan kalimat
instrument dan data pendukung,( jadi kurang pas kalau menyangkut PR.)
- Adanya dokumen hasil penilaian siswa yang sudah diperiksa dan diberi komentar oleh guru dan
diketahui/ditanda tangani oleh orang tua
- Adanya daftar nilai siswa pada guru
- Adanya daftar guru yang memeriksa hasil pekejaan siswa
- Wawancara dengan siswa dan guru secara acak dan waka kurikulum.
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang melakukan npemeriksaan hasil pekerjaan siswa dibagi dgn
jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dpt menggunakan format sbb:
mengembalikan hsl peme riksaan
pekerjaan siswa disertai Jumlah hasil
balikan/komentar pekerjaan siswa
No. Nama Guru Mata pelajaran
yang
Tidak dikembalikan
Mengembalikan
mengembalikan
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan hsl pemeriksaan pekerjaan siswa disertai
balikan/komentar ”

Instrumen

171. Guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

A. 96%-100% guru memanfaatkan hasil penilaian


B. 91%-95% guru memanfaatkan hasil penilaian
C. 86%-90% guru memanfaatkan hasil penilaian
D. 81%-85% guru memanfaatkan hasil penilaian
E. Kurang dari 81% guru memanfaatkan hasil penilaian

Juknis
171. Jawaban dibuktikan dengan:
1) dokumen hasil analisis ketuntasan belajar siswa
2) program remedial dan pengayaan
3) pelaksanaan remedial dan pengayaan.
Data Pendukung
171. Daftar guru yang melaksanakan program remedial dan pengayaan.

Keterangan program remedial dan pengayaan


No. Nama guru Mata pelajaran
yang dilakukan

1 Ani Lasmana Indonesia remedial dan pengayaan

2 Susri Maryam IPA remedial dan pengayaan

3 Gina Sakinah Seni Budaya remedial dan pengayaan

4 Rifa Fitriya Inggris remedial dan pengayaan

5 Yati Rohayati IPS remedial dan pengayaan

6 Cecep Shihabudin PAI remedial dan pengayaan

7 Tarmana PKn remedial dan pengayaan

8 Yadi Mulyadi Kewirausahaan remedial dan pengayaan

9 Veri Gustiawan Produktif remedial dan pengayaan

10 Agus Kurnia Produktif remedial dan pengayaan

Asesor
- Adanya program remedial dan pengayaan
- Adanya bukti pelaksanaan remedial dan pengayaan (antara lain: kartu remedial/pengayaan, daftar hadir
peserta remedial/pengayaan dan nilai remedial/pengayaan dll.)
- Adanya daftar guru yang melaksanakan remedial dan pengayaan
- Wawancara dengan guru dan siswa
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran
dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dapat
menggunakan format sbb:

Memanfaatkan hasil penilaian


Mata pelajaran untuk perbaikan pembelajaran
No. Nama Guru Keterangan
yang diampu
Memanfaatkan Tidak memanfaatkan
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan hsl pemanfaatkan
hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran ”
Catatan khusus; kata-kata memanfaatkan berarti no.171 adalah tindak lanjut dari 169. Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Sekolah menerapkan program remedial untuk Tidak ada tambahan
4.3 Sesuai SNP
semua mata pelajaran bukti

Instrumen

172. Guru melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada ketua program keahlian
dalam bentuk laporan prestasi belajar siswa.

A. Seluruh guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa


B. 95%-99% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa
C. 90%-94% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa
D. 85%-89% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa
E. Kurang dari 85% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa

Juknis
172. Jawaban dibuktikan dengan adanya arsip hasil evaluasi belajar yang telah ditandatangani guru dan kepala
sekolah/madrasah atau ketua program keahlian.

Data Pendukung
172. Pelaporan hasil penilaian mata pelajaran pada akhir semester (yang baru selesai).
No. Kategori Jumlah

1 Guru yang melaporkan 21

2 Guru yang tidak melaporkan -

Jumlah

Asesor
- Adanya arsip hasil evaluasi belajar/daftar nilai yang ditandatangani guru dan kasek/ketua program.
- Adanya data guru yang melaporkan hasil evaluasi belajar pada akhir semester (periksa data akhir
semester yang terakhir)
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang melaporkan hasil evaluasi belajar dibagi dengan jumlah
seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini :
Melaporkan hasil penilaian prestasi belajar
No. Nama Guru Keterangan
Melaporkan Tidak melaporkan
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan laporan hasil penilaian prestasi
belajar” Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Ada Dokumen:
Sekolah menggunakan perangkat penilaian berupa kartu tambahan 1. KHS
4.2 2. SKILL PASSPORT
hasil studi (KHS), skill passport, legger bukti
3. LEGGER
Instrumen

173. Guru menilai sikap dan kepribadian siswa sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.

A. 96%-100% guru menilai sikap dan kepribadian siswa


B. 91%-95% guru menilai sikap dan kepribadian siswa
C. 86%-90% guru menilai sikap dan kepribadian siswa
D. 81%-85% guru menilai sikap dan kepribadian siswa
E. Kurang dari 81% guru menilai sikap dan kepribadian siswa

Juknis
173. Jawaban dibuktikan dengan adanya catatan laporan penilaian sikap dan kepribadian siswa.

Data Pendukung
173. Guru yang melakukan penilaian sikap dan kepribadian.
Melakukan penilaian sikap dan
No. Nama guru mata pelajaran kepribadian*
Ya Tidak
1 Tarmana Pkn
2 Susri Maryam IPA
3 Ceceh Shihabudin PAI
4 Veri Gustiawan Produktif
5 Agus Kurnia Produktif
Jumlah
Persentase**
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom “ya” atau “tidak”
** persentase = (jumlah ya) : (jumlah guru) x 100%

Asesor
- Adanya format penilaian akhlak siswa yang disiapkan oleh sekolah, aspek penilaiannya dilihat pada POS
Ujian Nasional, pada penilaian kelompok mata pelajaran.
- Adanya catatan laporan penilaian Akhlak dan kepribadian siswa dari guru-guru lain, kepada guru Agama
dan PKn (khusus kelas yang menjadi tanggung jawabnya/sesuai dengan yang ditugaskan kepala sekolah)
- Adanya data guru yang melaporkan penilaian tersebut.
- Wawancara secara acak dengan guru dan waka kurikulum.
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang melaporkan dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100
%, dapat menggunakan format di bawah ini :
-
Melaporkan hsl penilaian akhlak
No. Nama Guru siswa kepada guru Pend.Agama Ket.
Melaporkan Tidak melaporkan
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan laporan hasil penilaian akhlak siswa
kepada guru Pend.Agama

Instrumen
174. Guru mengkomunikasikan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru pendidikan kewarganegaraan
sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.
A. 96%-100% guru mengkomunikasikan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru pendidikan
kewarganegaraan
B. 91%-95% guru mengkomunikasikan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru
pendidikan kewarganegaraan
C. 86%-90% guru mengkomunikasikan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru
pendidikan kewarganegaraan
D. 81%-85% guru mengkomunikasikan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru
pendidikan kewarganegaraan
E. Kurang dari 81% guru mengkomunikasikan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru
pendidikan kewarganegaraan

Juknis
174. Jawaban dibuktikan dengan adanya catatan laporan kepribadian siswa dari guru-guru lain di kelas yang
bersangkutan selain guru Pendidikan Kewarganegaraan.

Data Pendukung
174. Pelaporan hasil penilaian kepribadian pada akhir semester (yang baru selesai), dari guru di luar guru
Pendidikan Kewarganegaraan.
No. Kategori Jumlah

1 Guru yang sudah melaporkan 15

2 Guru yang belum melaporkan 5

Jumlah

Asesor
- Adanya format penilaian kepribadian siswa yang disiapkan oleh sekolah, aspek penilaiannya dilihat
pada POS Ujian Nasional, pada penilaian kelompok mata pelajaran.
- Adanya catatan laporan penilaian kepribadian siswa dari guru-guru lain, kepada guru PKn (khusus
kelas yang menjadi tanggung jawabnya/sesuai dengan yang ditugaskan kepala sekolah) - Adanya
data guru yang melaporkan penilaian tersebut.
- Wawancara secara acak dengan guru dan waka kurikulum.
- Persentase dihitung dari jumlah guru yang melaporkan dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan
100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
-
Melaporkan hsl penilaian kepribadian
No. Nama Guru siswa kpd guru Pend.Kewarganegaraan Keterangan
Melaporkan Tidak melaporkan
1
2
3
dst
Jumlah
Persentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan “Keberadaan laporan hasil penilaian kepribadian siswa
kpd guru Pend.Kewarganegaraan ”

Instrumen
175. Ketua program keahlian mengkoordinasikan pelaksanaan: (1) ulangan tengah semester, (2) ulangan akhir
semester, dan (3) ulangan kenaikan kelas.
A. Ketua program keahlian mengkoordinasikan pelaksanaan ulangan (1), (2), dan (3)
B. Ketua program keahlian mengkoordinasikan pelaksanaan (2) dan (3)
C. Ketua program keahlian mengkoordinasikan pelaksanaan ulangan (1) dan (3)
D. Ketua program keahlian hanya mengkoordinasikan pelaksanaan ulangan (3)
E. Tidak pernah mengkoordinasikan pelaksanaan ulangan

Juknis
175. Jawaban dibuktikan adanya koordinasi panitia ulangan (bukti Surat Keputusan kepala sekolah/madrasah atau
ketua program keahlian tentang kepanitiaan ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester, jadwal
ulangan, dan berita acara atau notulen rapat koordinasi ulangan semester dan daftar hadir).

Data Pendukung
175. Koordinasi ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.
Pelaksanaan*
No. Bentuk/jenis koordinasi
Ya Tidak
1 Ulangan tengah semester
2 Ulangan akhir semester
3 Ulangan kenaikan kelas
Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom “ya” atau “tidak”

Asesor
- Adanya SK Panitia Ulangan Umum Tengah Semester dan Akhir Semester dari Kepala Sekolah.
- Adanya Program Kerja Panitia
- Adanya jadwal pelaksanaan
- Adanya berkas arsip soal
- Adanya dokumen kegiatan koordinasi (Undangan, daftar hadir, notulen rapat dan atau berita acara
rapat) Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
Tambahan
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian
bukti
Sekolah menerapkan penilaian hasil belajar berupa ulangan harian, Tidak ada
4.1
ulangan tengah semester, ulangan semester, dan ulangan kenaikan Sesuai SNP tambahan
kelas. bukti

Instrumen
176. Sekolah/madrasah dan program keahlian menentukan kriteria kenaikan kelas melalui rapat.
A. Menentukan kriteria melalui rapat dewan guru
B. Menentukan kriteria melalui rapat dengan perwakilan guru-guru mata pelajaran
C. Menentukan kriteria melalui rapat dengan wali kelas saja
D. Menentukan kriteria melalui rapat pimpinan sekolah
E. Hanya ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah

Juknis
176. Jawaban dibuktikan dengan berita acara rapat dan hasil rapat (notulen rapat).

Data Pendukung
176. Penentuan kriteria kenaikan kelas.
No. Acara Tanggal rapat Jumlah yang hadir Hasil putusan rapat

1 Penentuan kriteria 22
13 Juni 2014 Kriteria kenaikan kelas
kenaikan kelas

Asesor:
- Adanya dokumen rapat untuk menentukan kriteria kenaikan kelas untuk sistem paket atau kriteria
program pembelajaran untuk system SKS, (Undangan, daftar hadir, notulen)
- Adanya dokumen kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran
- Periksa daftar hadir rapat (Rapat dewan guru, atau hanya perwakilan guru atau hanya dengan wali kelas
saja atau hanya rapat pimpinan sekolah saja)

Instrumen
177. Sekolah/Madrasah menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak;
kewarganegaraan dan kepribadian; estetika; serta jasmani, olahraga, dan kesehatan.
A. Menentukan nilai akhir melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh guru
B. Menentukan nilai akhir melalui rapat dewan guru tanpa mempertimbangkan hasil penilaian oleh guru
C. Menentukan nilai akhir tanpa melalui rapat dewan guru tetapi mempertimbangkan hasil penilaian oleh
guru
D. Menentukan nilai akhir oleh wali kelas
E. Hanya ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah

Juknis
177. Jawaban dibuktikan dengan surat undangan, berita acara rapat, dan hasil rapat (notulen rapat).

Data Pendukung
177. Penentuan nilai akhir kelompok mata pelajaran.

No. Acara Tanggal rapat Jumlah yang hadir Hasil putusan rapat

1 Penentuan nilai akhir 16 mei 2014 22 Hasil nilai akhir


kelompok mata pelajaran

Asesor
- Adanya dokumen rapat untuk menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak
mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika serta jasmani, olahraga dan kesehatan (srt
undangan ,daftar hadir, notulen rapat dan berita acara keputusan rapat.
- Periksa daftar hadir peserta rapat dan notulen rapat untuk mengetahui komponen-komponen yang
mengikuti rapat tersebut.

Instrumen
178. Sekolah/madrasah menyelenggarakan ujian semester sesuai Prosedur Opersional Standar (POS).
A. Memiliki POS dan dilaksanakan sesuai POS
B. Memiliki POS tetapi tidak dilaksanakan sesuai POS
C. Menyelenggarakan ujian tetapi tidak memiliki POS
D. Menyelenggarakan ujian hanya oleh masing-masing guru E. Tidak menyelenggarakan ujian

Juknis
178. Jawaban dibuktikan dengan berita acara penyelenggaraan ujian semester sesuai dengan Prosedur
Operasional Standar (POS).
Data Pendukung
178. Jenis dokumen prosedur opersional standar (POS) ujian semester
No Jenis dokumen Ada* Tidak ada*

1 Berita acara

2 Prosedur Opersional Standar


Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom “Ada” atau “Tidak ada”

Asesor
- Yang dimaksud dengan Ujian Semester adalah Ujian Akhir/Ujian Sekolah - Adanya POS Ujian Sekolah
- Adanya Jadwal Ujian
- Adanya criteria kelulusan
- Adanya dokumen Kegiatan antar lain : daftar hadir peserta, berita acara penyelenggaraan daftar hadir
pengawas dll.

Instrumen
179. Program keahlian menyampaikan hasil penilaian dan penjelasan setiap akhir semester kepada
orang tua/wali siswa.
A. Menyampaikan hasil penilaian dan penjelasan kepada orangtua/wali siswa, dan siswa yang
bersangkutan
B. Menyampaikan hasil penilaian dan penjelasan kepada orangtua/wali siswa tanpa siswa yang
bersangkutan
C. Menyampaikan hasil penilaian dan penjelasan kepada siswa yang bersangkutan
D. Menyampaikan hasil penilaian tanpa penjelasan kepada orangtua/wali siswa
E. Menyampaikan hasil penilaian tanpa penjelasan kepada siswa bersangkutan

Juknis
179. Jawaban dibuktikan dengan undangan kepada wali murid, daftar hadir orang tua, jurnal kemajuan dan buku
laporan hasil belajar siswa.

Data Pendukung
179. Laporan hasil penilaian setiap akhir semester.
No. Dokumen Ada* Tidak ada*

1 Undangan

2 Daftar hadir

3 Jurnal kemajuan

4 Buku laporan hasil


Keterangan: * Isilah tanda ceklis ( ) pada kolom “Ada” atau “Tidak ada”

Asesor
- Adanya dokumen pembagian raport ( undangan, daftar hadir dan notulen)
- Adanya buku laporan hasil belajar ( buku raport)
- Wawancara secara acak pada siswa dan wali kelas, dan waka kurikulum

Instrumen

180. Sekolah/madrasah melaporkan pencapaian hasil belajar siswa kepada Dinas Pendidikan Provinsi atau
Kanwil Kemenag.
A. Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa kurang dari 20 hari setelah akhir semester
B. Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa antara 21 — 40 hari setelah akhir semester
C. Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa antara 41 — 60 hari setelah akhir semester
D. Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa antara 61 — 80 hari setelah akhir semester E.
Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa lebih dari 80 hari

Juknis
180. Jawaban dibuktikan dengan tanda terima dari Dinas Pendidikan Provinsi untuk SMK atau Kanwil Kementerian
Agama untuk MAK.

Data Pendukung
180. Laporan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil
Kemenag.

No. Tanggal pelaksanaan Ujian Tanggal pelaporan Selisih hari

Asesor
- Adanya bukti arsip laporan hasil belajar kepada dinas terkait (US4 berita acara dll.)
- Adanya buku ekspedisi pengiriman laporan kepada dinas terkait atau bukti lainnya, periksa tanggal
pengiriman dan penerimaannya.

Instrumen
181. Sekolah/madrasah dan program keahlian menentukan kelulusan sesuai pedoman ketentuan kelulusan
siswa dari satuan pendidikan.
A. Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dewan guru
B. Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dengan perwakilan guru-guru mata pelajaran
C. Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dengan wali kelas saja
D. Menentukan kelulusan siswa melalui rapat pimpinan sekolah/madrasah
E. Hanya ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah

Juknis
181. Pedoman ketentuan kelulusan siswa adalah:
1)menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
2)memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran
agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata
pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan; 3)lulus ujian
sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan 4) lulus Ujian
Nasional.
Jawaban dibuktikan dengan buku I pedoman KTSP pada Program Keahlian, dokumen rapat yang dihadiri oleh
guru mata pelajaran, wali kelas, ketua program keahlian, dan kepala sekolah/ madrasah.

Data Pendukung
181. Rapat Penentuan kelulusan siswa.

Jumlah yang Jumlah tidak Hasil putusan


No. Acara Tanggal rapat
hadir hadir rapat

1 Rapat Penentuan 20 Mei 2014 22 - kelulusan


kelulusan

Asesor
- Adanya dokumen rapat kelulusan siswa( undangan, daftar hadir dan notulen)
- Keberadaan daftar hadir diperlukan untuk menentukan keikutsertaan rapat berdasarkan komponen yang
ditentukan, yaitu : diikuti seluruh dewan guru, perwakilan guru, wali kelas, pimpinan sekolah atau hanya
kepala sekolah.
- Adanya criteria kelulusan siswa
- Adanya data nilai ujian dari seluruh peserta ujian
- Adanya berita acara rapat kelulusan
- Adanya laporan kelulusan (US4)
Peserta rapat Jumlah Ketersediaan kriteria Hasil putusan
No. Acara Tgl rapat
1 2 3 4 5 hdr tdk kelulusan rapat
1 Rapat
Kelulusan
2
dst
Catatan:
1. diikuti seluruh dewan guru,
2. perwakilan guru,
3. wali kelas,
4. pimpinan sekolah atau hanya
5. kepala sekolah.

Instrumen
182. Sekolah/madrasah menyerahkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) setiap siswa yang
mengikuti Ujian Nasional (UN).
A. Menyerahkan SKHUN kurang dari 7 hari setelah diterima dari Dinas Pendidikan/Kanwil Kemenag
Provinsi
B. Menyerahkan SKHUN antara 8-14 hari setelah diterima dari Dinas Pendidikan/Kanwil
Kemenag Provinsi
C. Menyerahkan SKHUN antara 15-21 hari setelah diterima dari Dinas Pendidikan/Kanwil
Kemenag Provinsi
D. Menyerahkan SKHUN antara 22-35 hari setelah diterima dari Dinas Pendidikan/Kanwil
Kemenag Provinsi
E. Menyerahkan SKHUN lebih dari 35 hari setelah diterima dari Dinas Pendidikan/Kanwil
Kemenag Provinsi

Juknis
182. Jawaban dibuktikan dengan tanda terima Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) semua siswa yang
mengikuti ujian nasional.

Data Pendukung
182. Penerbitan dan penyerahan surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN).

No. Tanggal pengumuman hasil UN Tanggal penyerahan SKHUN Jumlah Siswa yang
mengambil

1 20 Mei 2014 18

Asesor
- Adanya bukti berita acara penerimaan dan dokumen SKHUN
- Adanya bukti tgl penerbitan dan penyerahan surat SKHUN
Usul : tanggal penyerahan SKHUN direkomendasikan dihitung dari sejak tanggal penerimaan SKHUN dari
Provinsi.

Instrumen
183. Sekolah/madrasah menerbitkan dan menyerahkan ijazah kepada setiap siswa yang telah lulus.
A. Kurang dari 7 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas. Pendidikan/ Kandepag
B. Antara 8 — 14 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas Pendidikan/ Kandepag
C. Antara 15 — 21 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas Pendidikan/ Kandepag.
D. Antara 22 — 28 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas Pendidikan/ Kandepag
E. Lebih dari 28 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas Pendidikan/ Kandepag

Juknis
183. Jawaban dibuktikan dengan tanda terima telah menyerahkan ijazah siswa yang lulus dari satuan pendidikan.

Data Pendukung
183. Penerbitan dan penyerahan ijazah.

No. Tanggal blanko diterima Tanggal penyerahan Ijazah Jumlah Siswa yang
mengambil

1 18

Asesor
- Adanya berita acara penerimaan blanko ijazah.
- Adanya bukti dokumen penyerahan ijazah/US6.
- Untuk menghitung Persentase dibuat rekapitulasi seperti berikut:
- Jumlah Lulusan :………………. Orang
Tgl Penerimaan Tgl Penyerahan Ceklis yg
No. Selisih hari Kattegori
Blanko Ijazah Ijazah sesuai
1 ≤ 7 hari
7 s.d. 14 hari
14 s.d. 21 hari
21 s.d 28 hari
≥ 28 hari
Catatan : Asesor menghitung dari US6.

Instrumen

184. Sekolah/madrasah dan/atau program keahlian menggunakan hasil Ujian


Nasional (UN) SMP/MTs/ Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Program
Paket B sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru.
A. Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B dan seleksi masuk secara transparan sebagai bahan
pertimbangan penerimaan siswa baru
B. Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B secara transparan sebagai bahan pertimbangan
penerimaan siswa baru
C. Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B dan seleksi masuk secara tidak transparan
sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru
D. Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B secara tidak transparan sebagai bahan
pertimbangan penerimaan siswa baru
E. Tidak menggunakan UN SMP/MTs/Paket B sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa
baru
Juknis
184. Jawaban dibuktikan dengan dokumen persyaratan penerimaan siswa baru.

Data Pendukung
184. Penerimaan siswa baru.
No. Mekanisme seleksi penerimaan siswa baru yang digunakan

1 Memiliki SKHUN dan Ijazah

2 Berkelakuan Baik

3 Sehat Jasmani dan Rohani

4 lolos tes

Asesor
- Adanya Pedoman PSB.
- Adanya Dokumen kelengkapan dan persyaratan pendaftaran (SKHUN SMP/Mts/Paket B, dokumen
pengumpulan dan pengolahan nilai).
- Adanya bukti dokumen pelaksanaan seleksi dilaksanakan secara transparan
(pembobotan dll,untuk menentukan nilai sesuai dengan instrumen) -
Adanya Daftar siswa yang diterima dan yang tidak diterima - Adanya
Dokumen laporan kegiatan PSB.
Ketentuan tes
Mekanisme seleksi penerimaan siswa baru yang
No. Tidak Ket.
digunakan Menggunakan
menggunakan
1 Hasil UN SMP transparan
2. Hasil UN SMP dan Tes
3 Hasil UN SMP dan tes tetapi tdk transparan
4. Hasil UN SMP tetapi tdk transparan
5. Tdk Menggunakan hasil UN SMP

Instrumen
185. Program keahlian melaksanakan uji kompetensi siswa sesuai kompetensi keahliannya melibatkan pihak
lain yang terkait.
A. Melibatkan pihak Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) atau asosiasi profesi yang sesuai dengan kompetensi
keahlian
B. Melibatkan pihak perusahaan atau industri yang sesuai dengan kompetensi keahlian
C. Melibatkan guru produktif dari satuan pendidikan lain yang sesuai dengan kompetensi
keahlian
D. Melibatkan guru produktif dalam satuan pendidikan sendiri
E. Tidak melaksanakan uji kompetensi

Juknis
185. Pilihan Jawaban Opsi A.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen berita acara penilaian, dokumen penilaian dan sertifikat dari LSP sesuai
kompetensi keahlian yang terakreditasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Pilihan Jawaban Opsi B.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen berita acara penilaian, dokumen penilaian dan sertifikat dari satuan
pendidikan yang ditandatangani bersama dengan perusahaan atau industri dan telah memiliki MoU.
Pilihan Jawaban Opsi C dan D.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen berita acara penilaian, dokumen penilaian dan sertifikat dari satuan
pendidikan yang ditandatangani oleh penilai dan kepala satuan pendidikan.

Data Pendukung

185. Keterlibatan pihak DU/DI, lembaga sertifikasi atau asosiasi profesi yang sejenis pada uji kompetensi.

Tanggal
pelaksanaan
uji
No. Pihak yg terlibat* kompetensi Jumlah siswa yang di uji

LSP ……………..........................
1

Perusahaan/Industri ..............
...........................................
2 ...........................................

3 Guru SMK ……………………………...


..........................................
..........................................

4 ..........................................

A. Asesor
- Dokumen pelaksanaan rapat Uji Kompetensi ( undangan , surat tugas/surat tugas dari pihak luar, daftar
hadir,notulen dll.)
- Dokumen pelaksanaan Uji Kompetensi (jadwal, soal, daftar penguji ekternal dari LSP,Assosiasi
Profesi,atau DU/DI dan penguji internal, tempat dll.)
- Dokumen hasil uji kompetensi ( meliputi :daftar nilai UK, sertifikat UK dll.) Usulan: Nilai A, jika
melibatkan guru dan LSP; atau Asosiasi Profesi
Nilai B, jika melibatkan guru dan DU/DI tempat prakerin di sekolah
Nilai C, jika melibatkan Guru dan DU/DI sewaktu prakerin; di DU/DI Nilai D, jika
melibatkan DU/DI;
Nilai E, Jika melibatkan guru saja.
Keterlibatannya
No. Pelaksanaan Uji Kompetensi dengan melibatkan. Ket.
ada tdk
1 DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Guru, dan diketahui BNSP.
2. DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),dan Guru
3 DU/DI atau Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Guru
4. DU/DI
5. Tidak melibatkan berbagai pihak (hanya Guru).

Catatan:
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti

Dokum MoU, program, dan


Uji Kompetensi dilaksanakan bekerja sama Tidak ada
dokumen pelak Uji Kompetensi
4.6 dengan industri/institusi pasangan skala tambahan
(Bukan tambahan/ Wajib
internasional bukti
adanya )