Anda di halaman 1dari 4

FORMAT PENILAIAN KETERAMPILAN TENTANG PERAWATAN BAYI

DENGAN METODE KANGURU PRODI DIII KEPERAWATAN JURUSAN


KEPERAWATAN PALEMBANG

NAMA :
NIM :
TANGGAL UJIAN :

No LANGKAH KERJA Nilai

0 1 2

1. TAHAP PRAINTERAKSI
ALAT-ALAT YANG DIPERLUKAN :
1. Phantom bayi
2. Baju kanguru/kain panjang
3. Support binder/ikatan/pembalut penahan
4. Topi bayi
5. Baju bayi
6. Popok bayi
7. Kaos kaki bayi
8. Lap/handuk
9. Sabun
10.Air
TAHAP ORIENTASI

2. Berikan salam, identifikasi klien dan panggil klien dengan


namanya

3. Perkenalkan kepada keluarga bayi BBLR tentang PMK.


Jelaskan tujuan, manfaat dan prosedur melakukan
tindakkan pada klien dan keluarga.

4. Menginformasikan kepada ibu untuk membersihkan kuku


dan melepaskan semua perhiasaan dari jari dan tangan ibu
(untuk menghindarkan agar kuku tidak melukai bayi).

5. Kemudian sarankan kepada ibu untuk mensetrika terlebih


dahulu pakaian ibu dan bayi yang akan dikenakan (ini
dilakukan untuk mencegah kehilangan panas dengan
kontak langsung dengan benda yang dingin).

TAHAP KERJA

6. Cuci tangan.

7. Dan juga sarankan kepada ibu untuk mencuci tangan


dengan menggunakan sabun dan air mengalir lalu
mengeringkannya (tindakan ini untuk mencegah infeksi).

8. Beersihkan dada dan perut ibu (pastikan dada dan perut


ibu dalam keadaan bersih dan dianjurkan untuk mandi
setiap hari).

9. Siapkan bayi
- Bersihkan bayi, periksa bayi apakah bayi BAK/BAB
jika iya maka bersihkan dan keringkan terlebih dahulu.
- Pasangkan popok, topi yang hangat, kaos kaki
- Pakaikan baju tanpa lengan, bagian depan terbuka (suhu
ruangan 22-24°C).

10. Kenakan baju dengan metode kanguru


Key point :
“Mulai dengan memasukkan tangan kiri dan selanjutnya
tangan kanan”.
11. Posisikan bayi sejajar dengan payudara (kepala dan badan
bayi bersentuhan dengan tubuh klien).

10. Tekan perlahan dagu bayi dan arahkan keputing susu


klien, hingga bayi mencari puting susu.

11. Kancingkan baju kanguru dan sebaiknya sesuaikan dengan


ukuran bayi.
12. Letakkan bayi didada ibu
Key point :
“Bayi diletakkan diantara payudara dengan posisi tegak.
Dada bayi menempel ke dada ibu. Kepala bayi dipalingkan
kesisi kanan atau kiri dengan sedikit tengadah. Posisikan
bayi dengan siku dan tungkai tertekuk (dalam posisi
kodok) atau atur dengan posisi yang senyaman munkin”.
13. Atur posisi bayi
Key point :
“Sebaiknya dada bayi berada disekitar epigastrium (ulu
hati) ibu. Dengan cara ini bayi dapat melakukan
pernafasan perut karena nafas ibu dapat merangsang bayi”.

14. Pakai pembalut penahan atau kain untuk mengikat bagian


bawah
Key point :
“Ikatkan kain dengan kuat. Pada beberapa jenis baju
kanguru, bagian bawahnya terdapat tali untuk mengikat
agar bayi tidak jatuh”.

15. Periksa ulang kancing, ikatan tali pinggang serta


kenyamanan bayi
Key poin :
“Kancing dan ikat bagian bawah baju dengan
kain/selendang serta perhatikan posisi bayi sehingga
mudah untuk bernafas”.

16. Metode kanguru dengan kain panjang :

- Letakkan bayi didada ibu


- Atur posisi senyaman munkin (sama seperti poin 12-13)
- Amankan (fiksasi) posisi bayi dengan menggunakan
kain panjang yang dililitkan melingkari tubuh ibu dari
bahu ke arah pinggang
- Putar sebanyak 2x
- Buat simpul yang kuat dibelakang leher (bahu bagian
belakang)

17. Setelah selesai tindakan, cuci tangan kembali.

TAHAP TERMINASI

18. Mengevaluasi respon klien terhadap tindakan yang


diberikan

19. Dokumentasikan dan akhiri kegiatan

JUMLAH