Anda di halaman 1dari 8

LATAR BELAKANG BERDIRINYA USAHA

Mahalnya biaya kesehatan yang harus di tanggung oleh masyarakat membuat mereka
mengabaikan bagaimana menjaga kesehatannya. Salah satunya pada penderita penyakit diabetes
mellitus dimana mereka harus rutin merawat lukanya agar tidak menjalar kemana-mana maupun
terjadi komplikasi. Sekali perawatan di rumah sakit bisa menghabiskan biaya hingga ratusan ribu,
bagi masyarakat dengan ekonomi yang menengah ke atas pastinya bukan masalah yang besar. Tapi
bagaimana dengan masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.
Pada tahun 2012, seorang perawat yang baru saja lulus beberapa tahun yang lalu memiliki
pemikiran kritis mengenai hal bagaimana dia bisa praktik tetapi tanpa mengeluarkan modal.
Sehingga dia bersama rekannya berusaha untuk bisa menjalin kerja sama dengan pihak PKPU (Pos
Keadilan Peduli Ummat) untuk membuka pelayanan kesehatan khususnya perawatan luka. Dan
akhirnya pihak PKPU menerima kerja sama dengan baik dan bersedia untuk mendirikan sebuah
klinik di daerah Semarang. Sehingga Klinik PKPU yang akan di jalankan ini nantinya, di harapkan
mampu membantu pelayanan kesehatan khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu yaitu
dengan biaya yang murah dapat memberikan pelayanan standar klinik. PKPU sendiri adalah suatu
lembaga sosial yang mengumpulkan dana melalui zakat, infaq, dan shodakoh kemudian dana
tersebut di gunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial yaitu salah satunya dengan pendirian klinik
PKPU.

1.6 BARANG/JASA YANG DITAWARKAN


- Pengobatan Gratis
- Perawatan Luka
- Pemeriksaan Umum
- Konsultasi Kesehatan
- Pemeriksaan Kehamilan & KB
- Khitan
- Perawatan Kolostomi, dan lain-lain

1.7 KONSEP PENGEMBANGAN USAHA


Konsep pengembangan usaha klinik PKPU yaitu dengan memberikan pelayanan
kesehatan yang murah dengan konsep beramal untuk menolong saudara kita yang sedang
membutuhkan pertolongan. Sistem penghasilan bagi hasil antara pihak PKPU yang menyediakan
tempat dan alat-alat medis dengan tenaga kerja yang bekerja di klinik PKPU.

BAB II
PRODUK DAN PEMASARAN
2.1 JENIS-JENIS DAN DISKRIPSI PRODUK/JASA
- Pengobatan Gratis
Pengobatan gratis bagi masyarakat yang kurang mampu. Karena di klinik PKPU mempunyai misi
untuk selalu beramal kepada orang yang membutuhkan.
- Perawatan Luka
Klinik perawatan luka di PKPU ini melayani berbagai pelayanan perawatan mulai dari luka ringan
hingga luka yang sudah kronis. Pelayanan yang di berikan sesuai dengan standar klinik. Beberapa
luka yang sering di tangani diantaranya perawatan luka pada penderita Diabetes mellitus,
perawatan luka bakar, luka vaskularisasi, luka dengan abses, dan lain-lain.
- Pemeriksaan Umum
Pemeriksaan umum di klinik meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, pengecekan tekanan
darah dan dapat dilakukan oleh dokter secara langsung maupun perawat. Selain itu juga memeriksa
pasien yang datang dengan keluhan penyakit yang ringan seperti batuk, pilek, diare, gatal-gatal
dan lain-lainya untuk semua usia yang berobat ke klinik PKPU.
- Konsultasi Kesehatan
Konsultasi kesehatan ini bisa terjadi antara dokter dengan perawat maupun dengan pasien. Jika di
klinik dokter tidak ada di tempat sedangkan pada saat itu ada pasien yang datang maka perawat
akan menghubungi dokter untuk berkonsultasi sekiranya tindakan kolaborasi atau obat-obatan apa
yang cocok untuk di berikan kepada pasien dengan keluhan-keluhan yang di sampaikan dan setelah
pemeriksaan yang dilakukan perawat. Kemudian konsultasi mengenai penyakit yang di derita
pasien misalkan makanan yang boleh dimakan maupun yang tidak boleh dimakan.
- Pemeriksaan Kehamilan & KB
Pemeriksaan perkembangan janin yang sedang di kandung dan penggunaan alat kontrasepsi yang
tepat.
- Khitan
Klinik PKPU menyediakan pelayanan khitan untuk bayi perempuan maupun anak laki-laki yang
sudah siap untuk di khitan. Bagi pasien yang ingin di khitan bisa langsung datang ke klinik.
- Perawatan Kolostomi
Kolostomi merupakan suatu pembukaan luka dari usus besar (colon) yang keluar dari abdomen,
yang lukanya harus mendapatkan perawatan yang intensif agar tidak terjadi infeksi. Klinik ini juga
melayani jasa perawatan luka kolostomi sehingga pasien tidak perlu datang ke rumah sakit karena
pelayanan di klinik PKPU juga sesuai standar rumah sakit.

2.2 HARGA JUAL


Pemeriksaan Umum : Rp. 10.000 – 50.000

Perawatan luka kecil : Rp. 5000 – 50.000


Perawatan luka sedang : Rp. 50.000 – 100.000
Perawatan luka pembedahan : Rp. 100.000 - 300.000
Perawatan luka kronis :Rp. 300.000 – 500.000
Khitan : Rp. 300.000

2.3 TARGET KONSUMEN


Target konsumen usaha ini adalah masyarakat umum dari semua usia, khususnya masyarakat
penderita Diabetes Mellitus dan Kolostomi di daerah semarang dan sekitarnya, Ibu hamil, bayi,
anak-anak yang mempunyai keluhan-keluhan penyakit seperti batuk, pilek, demam, gatal-gatal
dan lain-lain.

2.4 JANGKAUAN PEMASARAN


Pasien di klinik PKPU selain masyarakat dari semarang juga ada pasien yang datang dari berbagai
daerah diantaranya Ambarawa, Salatiga, Ungaran, Solo, Mranggen, Demak, Purwodadi.

2.5 PETA PERSAINGAN USAHA


Untuk sekarang ini, klinik PKPU tidak memiliki klinik persaingan yang khusus karena letaknya
yang strategis dan masih minimnya pendirian klinik-klinik khususnya klinik perawatan luka yang
di dirikan secara mandiri di daerah sekitar Semarang.
2.6 STRATEGI PEMASARAN
Memberikan pelayanan prima setara rumah sakit dengan biaya yang murah. Selain itu semua
tenaga kerjanya selalu menerapkan komunikasi teraupetik kepada pasien, sehingga pasien merasa
nyaman dalam menjalani pengobatan dan tertarik untuk melakukan perawatan di klinik PKPU.

BAB III
PRODUKSI DAN MANAJEMEN KEUANGAN
3.1 ALAT DAN BAHAN MODAL YANG DIPUNYAI
Alat-alat kesehatan sesuai standar klinik
- Gunting
- Kassa
- Tensi
- Timbangan
- Alat pengecekan gula darah dan asam urat
- Spuit
- Alat-alat bedah minor, dan lain-lain

3.2 BAHAN BAKU YANG DI PERLUKAN UNTUK PROSES PRODUKSI


- Salep
- Amphul
- Betadine
- Larutan NaCl
- Obat-obatan, dan lain-lain

3.3 SUMBER BAHAN BAKU


Untuk sumber bahan baku Klinik PKPU mendapatkan suplay dari pihak PKPU. Setiap bulan alat-
alat kesehatan maupun obat-obatan akan di list dan disetor ke pihak PKPU kemudian pihak PKPU
yang mensuplay-nya kembali.

3.4 KAPASITAS PRODUKSI


Kapasitas produksi tergantung banyaknya pasien yang datang berobat ke klinik PKPU, per hari
pasien yang datang kira-kira 10-15 pasien, dengan keluhan penyakit yang berbeda-beda. Klinik
buka dari hari senin-jumat jam 14.00-17.00 WIB

3.5 KEBUTUHAN TENAGA KERJA


- Dokter : Sebagai tenaga kerja yang mengatasi permasalahan penyakit yang ada di dalam atau keluhan
penyakit yang kronis, konsultasi pasien, dan pemberian resep obat-obatan.
- Perawat : Perawat yang melakukan penanganan seperti pembersihan luka diabetes mellitus maupun luka
kolostomi, pengecekan tekanan darah dan tindakan lainnya.
- Farmasi : Farmasi bertugas untuk meracikkan obat yang telah di resepkan oleh dokter.

3.6 MEDIA TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI


Untuk media dan komunikasi ada telepon kabel dan mobil ambulans yang memudahkan
masyarakat untuk penanganan yang darurat.

3.7 PERHITUNGAN HARGA PRODUKSI DAN HARGA JUAL DALAM SATU SIKLUS
Harga biaya pelayanan mengikuti perubahan harga alat-alat medis dan obat-obatan yang di
gunakan. Jika harganya naik, maka harga pelayanan juga naik agar klinik tidak mengalami
kerugian. Namun kenaikan harga ini juga menyesuaikan dengan keadaan masyarakatnya, jika
masyakarakat yang kurang mampu maka akan mendapatkan subsidi dari pihak PKPU sehingga
mendapatkan pelayanan dengan biaya yang masih terjangkau.

3.8 PERHITUNGAN LABA/RUGI


Dalam usaha ini, pengelola tidak pernah mengalami kerugian karena mereka memberikan
pelayanan di bidang jasa. Dan semua alat-alat medis dan obat-obatan di danai oleh pihak PKPU.
Semua tindakan yang dilakukan sudah diperhitungkan dalam pemakaiannya.

BAB IV
MANAJEMEN PENGELOLAAN
1.1 STRUKTUR MANAJEMEN PENGELOLAAN
milik Klinik : PKPU memiliki wewenang dalam penyediaan tempat, alat medis, dan obat-obatan.
gelola : Iqbal Nurrohman Amd. Kep bertugas untuk melakukan pemberian pelayanan, pengawasan,
kontrol terhadap segala yang berhubungan dengan klinik PKPU yang telah dirintis
aga Kerja : Memberikan pelayanan kepada pasien-pasien yang datang berobat ke klinik PKPU.

1.2 SUMBER DAYA PENGELOLA


Alumni mahasiswa keperawatan yang ingin mengembangkan kemampuan dalam perawatan luka.
Sedangkan untuk dokter dan farmasi menerima dari lamaran pekerjaan yang tersedia maupun
rekan yang ingin bergabung di klinik PKPU.

1.3 PROSPEK USAHA KE DEPAN


Kedepannya Bapak Iqbal mempunyai rencana untuk dapat bergabung dengan pelayanan kesehatan
BPJS. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat dan
dapat membuka cabang di berbagai daerah.

1.4 TANTANGAN DAN HAMBATAN


Tantangan dan hambatan yang dialami adalah klinik PKPU belum bisa bergabung dengan BPJS.

1.5 STRATEGI PENGEMBANGAN KE DEPAN


Klinik PKPU mematangkan rencana dan berusaha untuk memenuhi persyaratan agar mampu
bergabung dengan BPJS secepatnya.

BAB V
ANALISA SINTESA
5.1 NILAI-NILAI USAHA YANG DITERAPKAN
Dalam menjalankan usaha klinik PKPU, Bapak Iqbal telah menerapkan nilai-nilai kewirausahaan
diantaranya :
- Iklas : Apapun yang kita lakukan, lakukanlah secara iklas sehingga akan membawa berkah dan
rizkipun akan datang dengan sendirinya.
- Sabar : Dalam menjalani hidup, kita harus selalu bersabar dengan ujian ataupun masalah yang
sedang kita hadapi karena yakinlah bahwa Allah tidak akan memberikan ujian kepada umatnya
melebihi kemampuannya. Sehingga kita harus selalu bersabar dalam menjalankan usaha yang
sedang kita rintis meskipun pasti ada halangannya.
- Bekerja cerdas : Dalam berwirausaha sebaiknya kita mampu menerapkan bekerja dengan cerdas
dengan pemikiran, ide, atau gagasan yang sempurna. Dengan begitu dalam berwirausaha kita tidak
harus capek untuk mendapatkan penghasilan karena dengan ide kita saja mampu mendatangkan
penghasilan.

5.1 KELEBIHAN USAHA


Kelebihan dari Klinik PKPU sebagai berikut :
- Memberikan pelayanan standar klinik seperti rumah sakit dengan biaya yang murah.
- Memiliki mobil ambulans sendiri, sehingga mampu membantu pasien untuk antar-jemput ke
klinik karena keadaan yang darurat.
- Tempat usaha sudah sangat strategis.

5.2 KEKURANGAN USAHA


Kekurangan dari Klinik PKPU sebagai berikut :
- Belum adanya cabang dari Klinik PKPU, sehingga untuk mendapatkan perawatan pasien harus
datang ke Klinik PKPU di daerah Jl. Ngesrep Barat 1 No. 17 Kel. Tinjomoyo Kec. Banyumanik,
Semarang.
- Klinik hanya buka Senin-Jumat jam 14.00-17.00 WIB sehingga klien harus benar-benar datang
tepat waktu, agar tidak terlalu banyak mengantri.
- Belum bergabungnya dengan pelayanan BPJS dan Jamkesmas, maupun asuransi.

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Wirausaha adalah orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah
organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut. Klinik PKPU merupakan salah satu peluang
usaha yang dapat dimanfaatkan untuk berwirausaha, guna dapat memberikan pelayanan kesehatan
standar klinik dengan biaya yang terjangkau. Dari hasil observasi kami, jelas sekali, bahwa usaha
berdirinya klinik PKPU tersebut sangat membantu bagi alumni mahasiswa keperawatan karena
tidak selamanya mereka harus bekerja di rumah sakit. Dengan begitu jelas bahwa wirausaha
merupakan peluang kerja yang diciptakan bagi siapa saja yang ingin betul – betul mau berusaha.

B. SARAN
Dengan adanya laporan ini, diharapkan untuk para pembaca khususnya alumni mahasiswa
keperawatan agar tidak mengenal kata putus asa dan selalu berusaha keras dalam menjalani usaha.
Karena seorang perawat tidak selalu harus bekerja di rumah sakit tetapi dengan memanfaatkan
peluang usaha yang ada disekitar maka kita dapat membantu sebagian orang untuk mendapat
pelayanan dengan biaya yang terjangkau. Dan mendapatkan pendapatan yang sesuai dengan
pelayanan yang kita berikan.