Anda di halaman 1dari 7

Nama : Rizka Amalia

Kelas : IX – A
Hari & Tanggal : Kamis, 30-maret-2017

Makalah Lingkungan Sekolah

Kata Pengantar :
Puji dan syukur penulis ucapkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena
berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis bias menyelesaikan
makalah yang penulis berijudul “Kebersihan Lingkungan Sekolah”. . Tugas ini
ditujukan untuk memenuhi tugas bahasa indonesia di sekolah. Penulis
menyadari bahwa tugas tersebut masih banyak kekurangan baik dalam tuisan
maupun secara sistematik. Hal ini karena disebabkan oleh keterlibatan
pengetahuan dan wawasan penulis. Demikianlah semoga tugas ini dapat
memberikan manfaat bagi seluruh siswa-siswi si sekolah.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………………...1
DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………….2
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………………………………3
A. Latar Belakang Masalah…………………………………………………………………………3
B. Maksud dan Tujuan……………………………………………………………………………….3
BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………………………………………….4
A. Kebersihan Dilingkungan Sekolah…………………………………………………………..4
B. Jagalah Kebersihan Sekolah……………………………………………………………………4
C. Kebersihan Sekolah……………………………………………………………………………….4
BAB III PENUTUP…………………………………………………………………………………………….10
DAFTAR PUSAKA…………………………………………………………………………………………….13
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Seringkali kita mendengar slogan diberbagai temat terutama disekolah,


yang isisnya mengajak kita untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Akan tetapi slogan tadi tidak dipedulikan, slogan tadi fungsinya hanya
sebagai hiasan belaka tanpa ada isinya, padahal isi dari sebuah slogan
sangat penting bagi kita.

Tentu kita tidak mau sekolah kita menjadi kotor, kumuh dan penuh
dengan sampah. Disamping itu sampah yang kita buang sembarangan tadi
juga dapat mencemari lingkungan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas
dan juga dapat menyebabkan suasana belajar kita tidak nyaman.
Demi tercapainya lingkungan yang ASRI perlu diadakan tindakan-tindakan
yang bersifat mencegah dan mengatasi masalah yang ada. Tindakan-
tindakan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Guru selalu memberi contoh bila membuang sampah selalu di
tempatnya.
2. Guru wajib menegur dan menasehati siswa yang membuang sampah
sembarangan terutama pada saat siswa-siswi makan dan minum dalam
kelas, bungkusnya ditaruh dalam glodok bangku.
3. Mencatat siswa-siswi yang membuang sampah sembarangan pada buku
saku/ buku pelanggaran.
4. Membuat tata tertib baru yng isinya tentang pemberian denda terhadap
siswa sebesar Rp 2.000 setiap melanggar 1 tata tertib sekolah.

B. Maksud dan Tujuan


Dengan tindakan-tindakan ini maka kebersihan sekaligus kedisiplinan
akan tercapai, terutama tindakan nomor 4 yang paling bagus, karena siswa
mau melakukan pelanggaran ini tidak berani dan mau melakukan pelanggaran
itu juga tidak berani, karena kalau melakukan pelanggaran tersebut akan
didenda, pada akhirnya kebersihan dan kedisiplinan, kepatuhan siswa terhadap
tata tertibpun akan terjaga, selain itu juga dapat mengharumkan nama baik
sekolah, karena diakui oleh masyarakat sekitar sekolah bahwa anak disekolah
kita disiplin-disiplin dan patuh terhadap peraturan.
BAB II
PEMBAHASAN

Seringkali kita melihat murid-murid yang membuang sampah sembarangan.


Beberapa kali bapak ibu guru menasehati kepada murid-murid agar membuang
sampah pada tempatnya, akan tetapi apa kenyataannya? murid-murid tidak
mematuhinya.
Tentu kita sebagai warga sekolah tidak mau melihat sampah berserakan
dimana-mana. Sampah tadi juga dapat mencemari lingkungan sekolah baik di
dalam kelas maupun diluar kelas selain itu juga dapat menjadikan suasana
belajar kita tidak nyaman.

Demi tercapainya lingkungan yang bersih dan nyaman untuk belajar kita,
perlu sekali dilakukan tindakan yang bersifat mengajak kesadaran kita untuk
menjaga kebersihan dan bersifat mengatasi masalah di atas. Tindakan-
tindakan tersebut antara lain:
1. siswa diharapkan mempunyai kesadaran dari hati nuraninya sendiri
untuk menjaga kebersihan.
2. petugas piket harus membersihkan kelas serta lingkungan sekitar.
3. guru wajib menegur siswa yang membuang sampah sembarangan.
4. mencatat pada buku pelanggaran.
5. memberi sanksi tersendiri bagi siswa yang melakukan pelanggaran
terutama membuang sampah sembarangan.

Dengan tindakan-tindakan tersebut diharapkan mampu menyadarkan siswa


untuk menjaga kebersihan. Kebersihan berpengaruh besar tehadap kesehatan
maka dari itu kebersihan perlu dijaga.

“Bersih Pangkal Sehat” seringkali kita menjumpai slogan-slogan yang


berhubungan dengan kebersihan lingkungan. Slogan-slogan tersebut mengajak
kita untuk hidup bersih dan sehat, biasanya kita menjumpai slogan-slogan
tersebut di berbagai tempat terutama di sekolah diantaranya “bersih pangkal
sehat”, “kebersihan adalah sebagian dari iman”, “jagalah kebersihan”.
Akan tetapi slogan tersebut tidak kita pedulikan seperti hiasan belaka tanpa
kita laksanakan, contohnya masih banyak siswa yang membuang sampah
sembarangan, merobek-robek kertas di kelas, kalau buang air kecil tidak
disiram dan menimbulkan bau yang tidak sedap, selain itu juga masih ada lagi
contoh-contoh lain yang mencerminkan siswa tidak menjaga kebersihan.
Kita tidak maukan sekolah kita menjadi kotor,kumuh dan penuh dengan
sampah. Sampah-sampah tadi juga dapat mencemari lingkungan baik di dalam
kelas maupun di luar kelas, selain itu juga dapat menyebabkan suasana belajar
kita tidak nyaman akhirnya kita tidak konsentrasi dengan pelajaran yang
diberikan bapak/ibu guru.

Demi tercapainya lingkungan yang indah, sehat dan bersih kita sebaiknya
melakukan tindakan yang berswifat mengatasi masalah tersebut, tindakan
yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
1. melarang siswa membuang sampah sembarangan.
2. guru selalu memberi contoh membuang sampah pada tempatnya.
3. guru wajib menasehati siswa yang membuang sampah sembarangan.
4. mencatat pada buku pelanggaran.
5. memberi sanksi tersendiri terhadap siswa yang membuang sampah
sembarangan.
6. petugas piket pada hari itu juga membersihkan kelas dan lingkungan
sekitar.

Dengan tindakan-tindakan tersebut diharapkan mampu menyadarkan siswa


untuk menjaga kebersihan. Kebersihan berpengaruh besar tehadap kesehatan
maka dari itu kebersihan perlu dijaga.

A. KEBERSIHAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH


Sering kita melihat sampah berserakan di lingkungan sekolah. Padahal
setiap kelas sudah disiapkan tempat sampah, apakenyataannya? Masih banyak
siswa yang membuang sampah sembarangan, oleh karena itu dapat
menyebabkan lingkungan di sekitar kita menjadi kotor, kumuh, dan penuh
dengan sampah.

Tentu kita sebagai warga sekolah tidak mau hal demikian terjadi maka dari
itu perlu sekali diadakan tindakan yang mengatasi masalah tersebut. Tindakan-
tindakan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Dimohon kesadaran dari siswa untuk membuang sampah pada
tempatnya.
2. Mentaati peraturan sekolah agar sekolah kita bersih.
3. Petugas piket harus membersihkan kelas dan lingkungan di luar
kelas.
4. Memberi sanksi tersendiri bagi siswa yang membuang sampah
sembarangan.
Dengan tindakan tersebut di harapkan kesadaran siswa untuk menjaga
kebersihan.

B. JAGALAH KEBERSIHAN SEKOLAH


Di suatu lingkungan sekolah seringkali sebuah sekolah mengalami
permasalah tentang kebersihan. Hal ini disebabkan oleh para siswa yang
membuang sampah sembarangan.

Sekolah kita ini, seringklai bapak atau ibi guru memberi nasehat kepada kita
untuk membuang sampah pada tempatnya. Tapi masih ada siswa-siswi yang
bandel karena tidak membuang sampah pada tempatnya dan hal itu
menyebabkan pencemaran lingkungan di sekolah kita.
Salah satu ciri untuk mengatasinya dengan tindakan sebagai berikut :
1. Membuang sampah pada tempatnya.
2. Memberi sanksi tersendiri kepada yang melanggar.
3. Diadakannya lomba kebersihan untuk jum’at bersih.

Dengan demikian sekolah kita akan menjadi bersih dan indah jika di
pandang, juga bermanfaat bagi kita dan orang lain.

C. KEBERSIHAN SEKOLAH
Banyak slogan yang berbunyi “ jagalah kebersihan”, dan “kebersihan
sebagian dari iman” banyak kita temui disekitar sekolah, tapi seringkali kita
melihat sampah yang beserakan di sekitar sekolah.

Akan tetapi slogan tadi tidak di pedulikan oleh siswa . Oleh karena itu,
banyak sampah yang berserakan dan sampah tersebut menjadi sarang nyamuk
sehingga mengakibatkan ancaman bahaya demam berdarah.
Sebagai murid yang berbudi pekerti luhur kita harus sadar akan bahaya.

Penyakit DBD/demam berdarah dan seharusnya kita juga harus menjaga


kebersihan lingkungan sekolah. Maka dari itu untuk mencapai lingkungan
sekolah yang bersih adapun cara-caranya, yaitu sebagai berikut:
1. Kita harus membuang sampah pada tempatnya
2. Didakannya lomba kebersihan atau jum’at bersih.
3. Guru wajib mengigatkan karena siswa menganggap kebersihan itu
sepele.
4. Memberi sanksi/dicatat pada buku saku.
Dengan uraian diatas semoga murid menyadari akan manfaat kebersihan.
Kebersihan juga dapat meningkatkan konsentrasi belajar kita dan bila kita
menjaga kebersihan insyaallah wabah penyakit demam berdarah tidak
menyerang kita.

BAB III
PENUTUP

 MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH


Factor kebersihan adalah salah satu factor yang memicu semangat
belajar kita oleh karena itu kebersihan harus dijaga. Tapi apakenyataannya?
Lingkungan disekitar kita kumuh, kotor dan penuh dengan sampah, apa
penyebabnya? Para siswa membuang sampah tidak pada tempatnya.
Adapun slogan- slogan yang mengajak kita untuk hidup bersih,
diantaranya yang berbunyi “buanglah sampah pada tempatnya”, “bersih itu
indah”, “kebersihan adalah sebagian dari iman”, “bersih pangkal sehat”.
Slogan-slogan tersebut adalah contoh slogan yang mengajak kita untuk
menjaga kebersihan.

Demi tercapainya lingkungan yang bersih, rapi dan indah maka perlu
dilakukan tindakan yang dapat menciptakan lingkungan yang ASRI. Adapun
caranya yaitu :
1. Membuang sampah pada tempatnya.
2. Guru wajib mengingatkan murid kalau membuang sampah
sembarangan.
3. Guru wajib menegur dan menasehati siswa yang membuang sampah
sembaranga.

Dengan uraian diatas sehendaknya kita sadar akan kebersiahan sekolah,


karena kebersihan sekolah sebagai factor yang dapat mendorong
konsentrasi belajar kita.

 Kebersihan Dilingkungan Sekolah


kebersihan di lingkungan sekolah adalah salah satu factor yang
mendorong kita untuk lebih semangat lagi dalam kegiatan belajar, oleh
karena itu kebersihan harus di jaga, akan tetapi apa kenyataannya..???
lingkungan sekolah kotor, kumuh dan penuh dengan sampah. Apa
penyebab lingkungan menjadi lebih kotor, kumuh dan penuh dengan
sampah..??? para siswa membuang sampah sembarangan, juga merobek-
robek kertas didalam kelas, kalau makan jajan di tempat A,B, maupun C
membuang bungkusnya di tempat tersebut dan selain itu para siswa
terutama anak laki-laki kalau membuang air kecil tidak di siram.

Demi terciptanya lingkungan yang indh dan sehat adapun cara


mengatasinya yaitu sebagai berikut:
1. Membuang sampah pada tempatnya
2. Mengadakan lomba kebersihan
3. Memberi sanksi bagi siswa yang membuang sampah sembarangan.
4. Menyiram air seni kalau setelah buang air kecil.

Dengan demikian diharapkan kesadarannya untuk menjaga kebersihan


lingkungan terutama lingkungan sekolah.

 Kerapihan
Kita sering melihat siswa yang melanggar aturan-aturan sekolah seperti
kerapian dalam memakai baju, baju dikeluarkan dan tidak memakai rompi.
Pelanggaran tersebut adalah salah satu yang membuat siswa-siswa sekolah
kita tidak tertib.

Pelanggaran tersebut sering kita lihat pada teman-teman kita yang


nakal. Tentu kita tidak ingin pelanggaran tersebut terjadi.Anak yang suka
melakukan pelanggaran tersebut adalah anak yang tidak suka kerapian.
Agar tindakan pelanggaran diatas tidak terjadi maka perlu dilakukan
tindakan sebagai berikut:
1. siswa harus memasukkan bajunya
2. guru harus menegur dan menasehati siswa yang melakukan
pelanggaran tersebut
3. guru wajib mencatat pada buku pelanggaran.
4. siswa harus memakai rompi pada jadwal yang telah ditentukan.

DAFTAR PUSTAKA
* Departemen Pendidikan Nasional, 2006. Pendidikan Lingkungan, Jakarta
* Departemen Pendidikan Nasional, 2006. Pendidikan Lingkungan
* Ensklopedia, Hubungan Pribadi dan Lingkungannya
* Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Amelia, Desi Anwar, Surabaya
sumber : hqsa.blogspot.com