Anda di halaman 1dari 3

TATALAKSANA HIPERTENSI ESENSIAL

(I10)

No. Dokumen :
No Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPT PUSKESMAS dr. Adnan Affandi Sofyan
CEMPAKA ARUM NIP. 19821103 201212 1 002

1. Pengertian Tatalaksana hipertensi adalah penanganan dan terapi terhadap pasien dengan kondisi
terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau diastolik ≥ 90 mmHg

2. Tujuan Sebagai acuan langkah-langkah tatalaksana dan penyelenggaraan pengendalian penyakit


hipertensi

3. Kebijakan
PMK No.5 Tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan
4. Referensi
Kesehatan Primer

5. Prosedur/Langkah- 1. Petugas memanggil pasien sesuai dengan nomor urut


langkah

2. Petugas melakukan anamnesa dengan menanyakan keluhan dan riwayat


penyakit (riwayat penyakit sekarang, riwayat penyakit dan pengobatan
sebelumnya, riwayat alergi)
3. Petugas melakukan pemeriksaan fisik diantaranya memeriksa bunyi jantung dan
irama jantung, suara paru, fungsi neurologis pasien jika didapatkan adanya
keluhan pada anggota gerak
4. petugas menegakan diagnosa dan klasifikasi hipertensi
5. petugas menyusun rencana layanan medis berupa rawat jalan
6. petugas menuliskan resep obat anti hipertensi sesuai dengan klasifikasi dan
kondisi pasien
7. petugas memberikan edukasi kepada pasien/keluarga (seperti penurunan berat
badan jika ada obesitas, pembatasan intake natrium, pola makan gizi seimbang,
aktifitas dan pola hidup yang sesuai bagi pasien hipertensi dan lain-lain)
8. petugas memberikan rujukan pemeriksaan penunjang/rujukan internal ke unit lain
jika perlu
9. petugas menetapkan target tekanan darah yang harus dicapai pasien dalam
observasi dua minggu dan meminta pasien untuk kontrol dalam 2 minggu
10. Secara berkesinambungan, dokter mencatat tanggal pemeriksaan, anamnesa,
pemeriksaan fisik, diagnosa/kode ICD 10, rencana layanan medis, pengobatan
dan edukasi yang diberikan

6. Hal-hal yang perlu Riwayat penyakit sekarang pasien


diperhatikan

7. Unit terkait Unit Pelayanan Medis


ss

8. Dokumen terkait Rekam medis


Format informed consent
Format resep

9. Rekaman historis No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl mulai diberlakukan


perubahan

TATALAKSANA HIPERTENSI ESENSIAL


(I10)
No. Dokumen :

No. Revisi :
DAFTAR Tanggal
:
Terbit
TILIK
UPT PUSKESMAS Halaman : 1/1
CEMPAKA ARUM

Tidak
berlaku
Langkah Kegiatan Ya Tidak

1 1.Apakah petugas Petugas memanggil pasien sesuai dengan


nomor urut

2 2. Apakah Petugas melakukan anamnesa dengan menanyakan


keluhan dan riwayat penyakit (riwayat penyakit sekarang, riwayat
penyakit dan pengobatan sebelumnya, riwayat alergi)

3 3.Apakah petugas mencatat hasil pemeriksaan di rekam medis?


4 1. Apakah petugas mengantarkan pasien beserta rekam medis
pasien ke dokter?
5 2.
6 Apakah petugas memasang duk steril?
7 Apakah petugas membersihkan luka dengan NaCl 0,9% ?
8 Apakah petugas melakukan anestesi dengan lidokain pada
jaringan sekitar luka?
9 Apakah petugas melakukan penjahitan lapis demi lapis dimulai
dari lapisan yang paling dalam?
10 Apakah setelah penjahitan selesai luka ditutup dengan kassa
steril?
11 Apakah petugas memberikan obat dan merencanakan waktu
kontrol (3 hari)?
12 Apakah alat-alat dibersihkan setelah tindakan?
13 Apakah petugas mencatat proses tindakan di rekam medis?

Ketua Audit Internal

(........................................)