Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN KEMAJUAN

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


“TABAH HAKIKI” TAS LIMBAH YANG HAKIKI
BIDANG KEGIATAN
PKM KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan oleh :
Rachmat Nur Ibrahim; 153010157;2015
Rizal Maulana Sani; 153010147; 2015
Fikri Fitrahadi; 153010162;2015
Rinaldi Yoga Saputra; 153010135;2015
Muhammad Tito Indrianto; 163010067;2016

UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
2017
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI............................................................................................................................... i

BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang ............................................................................................................ 1

1.2 Prioritas Masalah ......................................................................................................... 2

1.3 Aspek Pasar dan Pemasaran ........................................................................................ 2

1.3.1 Target Pasar ......................................................................................................... 2

1.3.2 Posisi Pasar .......................................................................................................... 2

1.3.3 Lokasi Usaha ........................................................................................................ 3

1.3.4 Strategi Pemasaran ............................................................................................... 3

1.4 Keunikan Produk ........................................................................................................ 4

BAB II TARGET LUARAN ..................................................................................................... 5

BAB III METODE ..................................................................................................................... 6

3.1 Tahapan Kegiatan ........................................................................................................ 6

3.2 Aspek Manajemen Usaha ............................................................................................ 7

3.3 Proses Produksi ........................................................................................................... 8

BAB IV HASIL YANG DICAPAI ........................................................................................... 9

4.1 Perencanaan ................................................................................................................. 9

4.2 Proses Produksi ........................................................................................................... 9

4.3 Promosi dan penjualan .............................................................................................. 10

BAB V POTENSI HASIL ....................................................................................................... 11

5.1 Peningkatan kapasitas produksi ................................................................................ 11

5.2 Pemasaran dan distribusi produk............................................................................... 11

6 BAB VI ............................................................................................................................. 12

LAMPIRAN ............................................................................................................................. 12

i
TABEL PENGGUNAAN DANA

BUKTI - BUKTI KEGIATA

ii
DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Ketercapaian Tahap Perencanaan .............................................................................. 9


Tabel 4.2 Ketercapaian Proses Produksi .................................................................................. 10
Tabel 4.3 Ketercapain Tahap Promosi dan Penjualan ............................................................. 10

iii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Bagan Tahapan kegiatan ........................................................................................ 6


Gambar 3.2 Struktur Organisasi ................................................................................................ 7
Gambar 3.3 OPC Produk tote bag ............................................................................................. 8

iv
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kota Bandung merupakan salah satu penghasil tekstil terbesar di Indonesia, tercatat ada
92 industri tekstil di Kota Bandung (Kota Bandung Dalam Angka, 2016). Ini juga di dukung
dengan adanya Cigondewah Cloth Market, Pusat Tekstil Tamim, dan pusat perbelanjaan
tekstil lainya yang merupakan surga bagi penjahit, konveksi, maupun garmen.
Dengan banyaknya industri pengolahan tekstil tentu saja akan berbanding lurus dengan
limbah yang dihasilkan dari pengolahan tersebut. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah
kain perca. Kain perca adalah kain sisa guntingan yang berasal dari pembuatan pakaian,
kerajinan atau produk tekstil lainnya.
Dewasa ini di Indonesia tas jinjing atau dikenal dengan Tote Bag menjadi salah satu
jenis tas yang sedang Trend dikalangan remaja. Tote Bag menjadi pilihan alternatif karena
berbagai fungsinya. Dikalangan pelajar atau mahasiswa Tote Bag dijadikan sebagai tas
tambahan untuk buku - buku yang mereka bawa dan akan terlihat lebih fashionable dan
ramah lingkungan daripada menggunakan tas plastik.
Melihat sumber daya dan peluang pasar yang ada, kami bermaksud untuk
mengoptimalkan dengan membuat inovasi produk dengan mengubah barang yang tidak
berguna (limbah) menjadi sesuatu yang berguna dan memiliki value, sehingga meningkatkan
nilai jual. Produk yang akan kami buat adalah Tas Limbah jenis Tote Bag dengan bahan dasar
limbah kain perca yang kami beri nama “TABAH HAKIKI”.
Agar dapat diingat oleh konsumen kami berpikir bahwa perlu dibuatkan suatu merk
dagang untuk produk "TABAH HAKIKI". tujuanya untuk menambah value dari produk
kami, maka dari itu diputuskanlah bahwa merk dagang kami adalah "MERCH". kata
"MERCH" diambil dari kata merchandise yang memiliki arti bahwa produk yang kami buat
diciptakan sebagai mahakarya dan sebagai hadiah bagi konsumen. sejak itulah kami mulai
merancang/mendesain logo dari merch.
Sebenarnya usaha ini bukanlah jenis usaha yang baru, Maka dari itu kami ingin
mengembangkan produk ini dengan memberikan nilai tambah dan mengubah sistem
penjualan yang tadinya secara konvensional menjadi sistem online. Sehingga, memiliki
cakupan yang luas dan menjadi bentuk usaha yang berbeda dengan usaha sejenis yang sudah
ada terlebih dahulu dipasaran. Dengan demikian seiring berkembangnya usaha ini akan
mengakibatkan usaha yang berhubungan dengan produk “TABAH HAKIKI” ikut terkena

1
dampak untuk terus berkembang sehingga nantinya diharapkan dapat menciptakan lapangan
pekerjaan baru.
Dari hasil pengamatan didaerah tempat tinggal kami, ternyata belum ada yang terjun
didalam usaha bisnis Tas Limbah ini. Selain itu, lokasi dimana kami tinggal saat ini sangat
dekat dengan sumber bahan baku, keramaian, dan pusat kerajinan sehingga memungkinkan
sekali usaha Tas Limbah ini akan berkembang dengan baik.

1.2 Prioritas Masalah


Masalah yang melatar belakangi usaha ini adalah :
1) Potensi pasar yang sangat baik seiring dengan sumber daya yang melimpah dan
permintaan pasar terhadap Tas Tote Bag.
2) Belum adanya usaha sejenis dilingkungan tempat kami tinggal

1.3 Aspek Pasar dan Pemasaran

1.3.1 Target Pasar


Target pasar kami adalah wanita yang mengikuti fashion trends dan menginginkan
tas Tote Bag yang unik dengan berbahan dasar limbah. Dengan demikian target pasar
adalah remaja akhir dan dewasa awal. Menurut Depkes RI (2009) masa remaja akhir
yaitu usia antara 17 – 25 tahun, sedangkan dewasa awal antara 26 – 35 tahun. Jadi
target pasar kami adalah usia antara 17 – 35 tahun. Menurut Badan Pusat Statistik
(BPS) pada tahun 2016 jumlah wanta usia antara 17 – 35 tahun berjumlah 31,19 juta
orang dari 258 juta populasi penduduk Indonesia. Di jawa barat terdapat 46.7 juta
penduduk pada tahun 2015 dan sekitar 16 juta orang yang berada pada usia 17 – 35
tahun. Dan di Kota Bandung terdapat 464.843 orang dari 2.481.469 orang penduduk
(Badan Pusat Statistik Kota Bandung, 2016). Artinya peluang pasar kami sangatlah
terbuka lebar untuk terjual jika kami menargetkan 300 unit pada bulan pertama dan 350
unit pada bulan – bulan berikutnya dan mungkin saja kami akan memproduksi lebih
banyak sesuai dengan permintaan pasar.

1.3.2 Posisi Pasar


Tagline dari “TABAH HAKIKI” adalah “Turn Scrap To Product” yang artinya
mengubah bahan sisa (limbah) menjadi suatu produk yang memiliki nilai tambah dan
meningkatkan nilai jual. Posisi pasar kami adalah ceruk pasar yakni melihat dari
keinginan pasar yang belum terlayani. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya
bahwa usaha ini bukanlah usaha yang baru, namun kami melihat ada peluang yang

2
tidak terlihat oleh yang lain, yaitu Tas Limbah dengan custom printing sehingga
konsumen bisa memesan tas dengan gambar yang diinginkan misalnya gambar dengan
keluarga, kekasih, atau lainya dengan motif yang unik. Dengan demikian membuat
usaha ini berbeda dengan usaha lainya.

1.3.3 Lokasi Usaha


Lokasi usaha merupakan suatu hal yang sangat penting dan sangat menunjang bagi
berkembang atau tidaknya suatu usaha nantinya. Dalam menentukan lokasi usaha,
berikut ini adalah beberapa hal yang kami pertimbangkan:
1) Lokasi usaha strategis, berdekatan dengan keramaian dan merupakan pusat usaha
kuliner.
2) Lokasi dekat dengan kawasan sekolah, kos-kosan, kampus, kantor swasta, dan
agen kurir.Untuk itu, kami telah memilih lokasi tempat usaha yang terletak di Jl.
Geger Arum No.153. Sukasari, Bandung

1.3.4 Strategi Pemasaran


Strategi pemasaran yang kami lakukan adalah sebagai berikut :
1. Membuat nama merek dan produk yang unik sehingga membuat konsumen
penasaran dan tertarik untuk membeli produk.
2. Membuat produk Tote Bag dengan variasi motif yang unik.
3. Customize printing konsumen bisa memesan Tote Bag dengan gambar sablon
yang diinginkan, misal foto dengan kekasih dan lainya.
4. Memasarkan produk via web dan sosial media seperti facebook, twitter, dan
instagram. Pengenalan produk melalui media online kami rasa sangat efektif
karena jangkauannya yang luas dan banyaknya pengguna sosial media di era
globalisasi.
5. Membuka Stand di event – event seperti bazar, festival, dan event lainya.
Dengan membuka stand maka kami dapat berinteraksi dengan konsumen dan
menjelaskan keunggulan dari produk kami.
6. Sistem pemasaran online dan reseller/agen.
Sistem pemasaran yang kami gunakan adalah online sehingga kami tidak
menggunakan sistem transaksi konvensional (tidak membuka gerai). Semua
transaksi dilakukan secara online melalui akun official line, whatsapp, dan
instagram. Namun selain itu kami juga menggunakan sistem pemasaran
dengan pihak ke tiga yaitu reseller/agen. Dengan adanya reseller/agen,

3
cakupan pemasaran akan semakin luas karena siapa saja bisa menjadi
reseller/agen tanpa batasan wilayah. Reseller/agen diperbolehkan untuk
menentukan strategi pemasaran sendiri yang sesuai dengan karakteristik dan
kondisi pasar di wiliyahnya masing – masing. Dengan membuka
reseller/agen maka bisa dijadikan perantara produk kami dengan kosumen

1.4 Keunikan Produk


Produk harus unik karena konsumen akan
mencari produk yang unik. Dengan
memiliki keunikan produk maka akan
membuat keluar dari zona persaingan
dengan para kompetitor. Usaha “TABAH
HAKIKI ini mempunyai keunggulan
diantaranya:

1. Memiliki nama yang unik yaitu “TABAH HAKIKI” yang merupakan


singkatan dari Tas Limbah yang Hakiki. Limbah yang dimaksud adalah
limbah kain perca. Dengan nama yang unik tersebut tentu akan membuat
orang penasaran mengenai prdouk kami
2. Produk dikerjakan dengan menggunakan teknik jahit perca yaitu dengan
menggabungkan potongan-potongan kain yang dipola sehingga
menghasilkan motif yang unik.
3. Bisa customize printing sehingga konsumen bisa memesan Tote Bag dengan
gambar sablon yang diinginkan, misal foto dengan kekasih dan lainya.
4. Mengubah kain limbah perca yang tidak berguna menjadi produk yang
mempunyai nilai.

4
BAB II

2 TARGET LUARAN

Target luaran yang ingin dicapai dalam melaksanakan progam kreativitas mahasiswa ini
diantaranya adalah sebagai berikut:

1) Mengubah sesuatu yang tidak berguna (limbah) menjadi sesuatu yang berguna dan
memiliki nilai tambah sehingga meningkatkan nilai jual.
2) Terciptanya produk Tas dengan jenis Tote Bag yang menggunakan bahan dasar
limbah kain perca.
3) Membantu pemerintah dalam upaya pelestarian lingkungan dengan menggunakan
limbah sebagai bahan dasar pembuatan produk.
4) Mendapatkan keuntungan finansial dari kegiatan usaha.
5) Mendirikan usaha mandiri yang mampu membuka peluang kerja dan mengangkat
perekonomian masyarakat.
6) Melatih kemampuan mahasiswa untuk mengembangkan minat dan kemampuan
berwirausaha.

5
BAB III

3 METODE

3.1 Tahapan Kegiatan


Pada proses bisnis tote bag ini dibagi kedalam tiga tahapan utama yaitu perencanaan,
proses produksi,promosi dan penjualan. Untuk lebih detailnya dapat dilihat pada
flowchart 3.1 berikut:

TAHAPAN PROSES
BISNIS

PEMASARAN &
PERENCANAAN PROSES PRODUKSI
PENJUALAN

DESIGN
PEMBELIAN BAHAN PEMBUATAN SAMPLE PEMBUATAN MEDIA
ANALISIS PASAR REVISI ANGGARAN (PERANCANGAN MENCARI SUPPLIER PRODUKSI MASAL PROMOSI PENJUALAN
BAKU (PROTOTYPE) SOSIAL
PRODUK)

Gambar 3.1 Bagan Tahapan kegiatan

Tahapan – tahapan utama diatas terdiri dari beberapa tahapan rincian. Berikut
merupakan penjelasan dari tahapan tersebut :

1. Perencanaan

Pada tahap perencanaan ini membahas segala hal yang diperlukan untuk
memproduksi tote bag kain perca dimulai dari analisis pasar, revisi anggaran, design
rancangan produk dan supplier bahan baku. berikut adalah rincian dari tahapan tersebut :

a. Analisis pasar dilakukan untuk menentukan posisi dari produk kami dan
menentukan posisi produk kami di masyarakat.
b. Revisi anggaran dilakukan karena pada saat pengajuan proposal yang awalnya
dana yang dibutuhkan adalah sebesar Rp 11.455.000 namun yang disetujui
hanya sebesar Rp.8.000.000 sehingga kami melakukan justifikasi anggaran
kembali.
c. Proses design dilakukan untuk mendapatkan rancangan awal produk yang
ingin diproduksi agar menarik minat konsumen.
d. Mencari supplier bahan baku yang berkualitas.

6
2. Proses Produksi

Pada tahapan ini dimulai dengan pembuatan sampel pertama tote bag dengan
melakukan pengkombinasian kain perca sehingga menghasilkan motif yang unik dan
menarik kemudian dilakukan produksi massal.

3. Promosi dan penjualan

Pemasaran produk dilakukan secara offline dan online. Untuk penjualan online kami
membuka official account di Lazada,BukaLapak, dan Shoppe. Sedangkan untuk
penjualan offlline kami bekerjasama denga toko souvenir dan beberapa reseller
khususnya di daerah Bandung agar semakin mengenal produk kami.

3.2 Aspek Manajemen Usaha


STRUKTUR ORGANISASI

GENERAL MANAGER
RACHMAT NUR IBRAHIM

FINANCE MANAGER MARKETING MANAGER PRODUCTION MANAGER HRD


FIKRI FITRAHADI RIZAL MAULANA SANI RINALDI YOGA SAPUTRA MUHAMMAD TITO I

RESELLER Operator SUPPLIER

Gambar 3.2 Struktur Organisasi

Deskripsi tugas General Manager, Finance Manager, Marketing Manager, Production


Manager, dan HRD dijelaskan pada lampiran 3. Production Manager membawahi Operator
dan Supplier. Operator bertugas untuk melaksanakan proses produksi, melaksanakan tugas
yang diberikan oleh manager, dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh manager.
Supplier adalah pemasok bahan baku untuk berjalanya kegiatan usaha dan berhubungan
langsung dengan Production Manager. Selanjutnya dibawah Marketing Manager adalah
reseller/agen. Reseller bertugas sebagai perantara antara TABAH dengan konsumen.

7
3.3 Proses Produksi
M-02
Puring M-01
UT (100 cm x 100 cm) Kain Perca
UP (30 cm x 80 cm) UP (30 cm x 80 cm)
Q=1 Q=1

5“ Pembuatan Pola 5'’ Penggabungan kain


0-6 0-1
0% ( Meja Pola) 0% (Mesin Jahit)

5“ Pembuatan Pola
2'’ Pemotongan 0% 0-2
0%
0-7
(Meja Potong) ( Meja Pola)

2'’ Pemotongan
0-3
0% (Meja Potong)

1.5'’ Penyetrikaan
0-4
0% (Meja Strika)

2.5" Obras
0-5
0% (Mesin Obras)

Bahan Tambahan

2" Ass- 1
Assembling 1
0% (Mesin Jahit)

Pemeriksaan
1" (Meja Kerja)
I-1
0%

1" Packing
0-8 (Meja Kerja)
0%

Penyimpanan

Gambar 3.3 OPC Produk tote bag

8
BAB IV

4 HASIL YANG DICAPAI

4.1 Perencanaan
Pada tahapan perencanaan ini membahas segala persiapan dalam melakukan proses
bisnis tote bag kain perca ini. Sampai saat ini ketercapain dalam tahap perencanaan ini dapat
dilihat pada tabel 4.1 berikut :

Tabel 4.1 Ketercapaian Tahap Perencanaan

No Kegiatan Capaian Biaya terpakai Keterangan


1. Melakukan Analisis Pasar 100% Rp.0 Memeberi Nama
sebelum memulai produksi Merk Dagang
“MERCH”
2. Melakukan Revisi anggaran 100% Rp.0 Melakkukan Revisi
anggaran dengan dan
yang disetujui
Kemenristekdikti
3. Merancang design 100% Rp. 0 logo, hangtag, label
woven damask, satin
printing, stiker, dan
zipper bag
5. Mencari supplier bahan baku 100% Rp.0 Hangtag, label woven
damask, satin
printing, dan zipper
bag, stiker
6 Pembelian Bahan Baku 100% Rp. 2.700.000 Hangtag, label woven
damask, satin
printing, dan zipper
bag

4.2 Proses Produksi


Pada tahapan Proses Produksi ini membahas mengenai hasil yang telah dicapai untuk
membuat produk tote bag. Untuk melihat hasil yang telah dicapai dari tahapan proses
produksi dapat dilihat pada tabel 4.2 berikut:

9
Tabel 4.2 Ketercapaian Proses Produksi

No Kegiatan Capaian Biaya Terpakai Keterangan


1. Pembuatan 50% - Masih dalam proses
Sample produksi
2. Produksi 0% - Menunggu hasil sample
Masal

4.3 Promosi dan penjualan


Pada tahapan promosi dan penjualan tote bag ini dilakukan secara offline dan
online.berikut merupakan Ketercapaian dalam hal promosi dan penjualan yang dapat dilihat
pada Tabel 4.3 berikut :

Tabel 4.3 Ketercapain Tahap Promosi dan Penjualan

No Kegiatan Capaian Biaya terpakai Ket


1. Membuka online store 100% Rp.0 Mebuka online
store di
Lazada,Bukalapak
dan Shopee
2. Promosi 0% Rp.0 Hadir di event
Bazzar, pameran
seni dan festival.
3 Penjualan 0% Rp.0 Menunggu
produksi massal

4.4 Resume
NO TAHAPAN PERSENTASE
1 Perencanaan 100%
2 Produksi 25%
Promosi dan
3 33,33%
Penjualan
TOTAL 52.77 %

10
5 BAB V

6 POTENSI HASIL

5.1 Peningkatan kapasitas produksi


Untuk memenuhi banyaknya permintaan dari konsumen, kami berencana untuk
meningkatkan kapasitas produksi Dengan menambah fasilitas produksi kami berupa mesin
jahit dan penambahan jumlah tenaga kerja.Selain itu, kami juga akan terus mengembangkan
motif – motif baru yang unik agar dapat menarik lebih banyak lagi konsumen.

5.2 Pemasaran dan distribusi produk


Salah satu strategi pemasaran kami selanjuttnya ialah dengan membawa produk tote
bag ini daerah masing – masing anggota untuk memperluas pemasaran dan memperkenalkan
produk tote bag kain perca ini. Sehingga kami dapat lebih mengevaluasi menganai kualitas
produk dan penerimaan produk kami di daerah masing – masing anggota .Selain itu kami
akan melakukan pemasaran secara langsung dengan hadir die event – event industry kreatif,
budaya, dan produk UMKM guna memeperluas promosi dalam memperkenalkan produk
kami.

11
7 BAB VI

8 RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA


Rencana kami untuk pencapaian yang akan datang adalah dengan melakukan inovasi
terhadap produk kami dengan menambahkan motif – motif yang baru serta variasi dari tote
bag produk kami agar lebih menarik. Selain itu kami terus berusaha meningkatkan pelayanan
kami dengan melakukan perbaikan sistem pemesanan tote bag yang lebih praktis dengan
menggunakan sistem pembayaran offline maupun online. Salah satu rencana yang kami
pertimbangkan adalah metode pembayaran offline melalui Indomaret, Alfamaret, dll.

Demi tetap berlangsunya bisnis tote bag kain perca ini kami berencana untuk
menjalin kerjasama dengan supplier – supplier kami untuk tetap menjaga kualitas dari
produk kami untuk memastikan bahwa bahan baku kain perca kami selalu ada dan tersedia
kapanpun kami butuhkan.

Pada saat ini kami berencana untuk mengajukan hak paten untuk produk tote bag
kami agar terhindar dari pembajakan produk kreativitas dan memastikan produk kmi berada
di lindungan hukum yang berlaku.

Dalam segi pemasaran dan promosikami berencana ingin memasukkan produk kami
ke Dpeartement Store sepeti Matahari, Transmart dll agar produk kami semakin dikenal luas
oleh masyarakat dan pangsa pasar yang semakin tinggi. Serta mengikuti event – event seperti
pameran seni, bazzar, dan festival produk – produk kreativitas.

LAMPIRAN

12
Lampiran 1

Hasil revisi justifikasi anggaran kegiatan

1. Peralatan penunjang
Justifikasi Jumlah
Material Volume Harga Satuan
Pemakaian Biaya (Rp)
Untuk kegiatan
Kios 2 bulan Rp. 650.000 1.300.000
usaha
SUB TOTAL (Rp) 1.300.000

2. Bahan Habis Pakai


Justifikasi Harga Jumlah
Material Volume
Pemakaian Satuan (Rp) Biaya (Rp)
Kain Perca Bahan Dasar 100 kg 5.000 500.000
Kain Puring Pelapis Dalam 150 kg 7.500 1.125.000
Kancing Aksesoris 40 kg 3.000 120.000
Hangtag Label 500 pcs - 750.000
Woven Damask Label 100 lusin - 650.000
Satin Printing Label 500 lusin - 1.350.000
Stiker Label 200 pcs 1000 200.000
Zipper Bag Packing 100 pcs - 200.000
SUB TOTAL (Rp) 4.895.000

3. Perjalanan
Justifikasi Harga Jumlah
Material Volume
Perjalanan Satuan (Rp) Biaya (Rp)
Mencari supplier
Survey bahan baku untuk pengadaan - 300.000 300.000
bahan baku
SUB TOTAL (Rp) 300.000
4. Lain – lain
Justifikasi Harga Jumlah
Material Volume
Perjalanan Satuan Biaya (Rp)

13
Kelengkapan
Administrasi - 300.000 300.000
administrasi
Untuk
Promosi dan pemasaran mengenalkan - 1.000.000 1.000.000
produk
Nota Bukti transaksi Rp. 90.000 180.000
SUB TOTAL (Rp) 1.480.000

RESUME ANGGARAN BIAYA

NO JENIS PENGELUARAN BIAYA (RP)


1 Peralatan Penunjang 1.300.000
2 Bahan Habis Pakai 4.895.000
3 Perjalan untuk survey dan membeli bahan 300.000
baku
4 Lain – lain 1.480.000
JUMLAH 7.975.000

Dana Disetujui Rp. 8.000.000


Anggaran Biaya Rp. 7.975.000
Sisa Kas Rp. 25.000

Lampiran 2

Resume Penggunaan Dana

14
No. Kegiatan Biaya Terpakai
1. Membuat Label woven damask di Label Bagus
sebanyak 100 lusin dengan ukuran 2,5 x 5 cm dengan
Rp.400.000
total harga Rp. 650.000, namun dibayarkan dahulu
untuk DP sebesar 400.000
2. Melakukan pembayaran DP sebesar Rp. 1.000.000 dari
total Rp. 1.350.000 untuk pembelian satin printing Rp 1.000.000
ukuran 10 x 2 cm dari gudang label bandung
3. Melakukan pemesan zipper bag ke kobestory sebanyak
Rp.174.000
100 pcs dengan total harga Rp.174.000
4. Melakukan pembayaran sebesar Rp. 750.000 untuk
pembelian black hangtag ivory 900 gr sebanyak 500 pcs Rp. 750.000
kepada CV. Arja Cipta Jaya.
5. Rp.174.000
Membuat 200 pcs stiker di Bandung Stiker

TOTAL Rp.2.700.000

Lampiram 3

Tabel Gant Chart

15
Bulan April Mei Juni Juli
Kegiatan
Minggu ke 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Rapat dengan Dosen pembimbing
21-Apr
membahas tentang rencana strategis
Pembentukan merk dari TABAH
24-Apr
HAKIKI yaitu Merch
Pembahasan tentang filosofi Merch dan
7 Mei
dasar pemberian nama Merch
Pembuatan design hangtag,woven
22 Mei
damask, stiker, dan satin printing
Mencari supplier untuk pembuatan label
dan stiker dan bag dan Membuat Label
woven damask di Label Bagus
sebanyak 100 lusin dengan ukuran 2,5 x 23 Mei
5 cm dengan total harga Rp. 650.000,
namun dibayarkan dahulu untuk DP
sebesar 400.000
Melakukan pembayaran sebesar Rp.
750.000 untuk pembelian black hangtag
24 Mei
ivory 900 gr sebanyak 500 pcs kepada
CV. Arja Cipta Jaya.
Menerima hangtag sebanyak 500 pcs
8 Juni
dari CV. Arja Cipta Jaya

Melakukan pembayaran DP sebesar


Rp. 1.000.000 dari total Rp. 1.350.000
untuk pembelian satin printing ukuran 10
x 2 cm dari gudang label bandung & 20 Juni
melakukan pemesan zipper bag ke
kobestory sebanyak 100 pcs dengan
total harga Rp.174.000 & Membuat
200 pcs stiker di Bandung Stiker
Melakukan pelunasan sisa
pembayaran pembuatan woven 23 Juni
damask di Label Bagus
Stiker diterima & Woven Damask
25 Juni
diterima
menerima zipper bag dari
29 Juni
kobestory
pembuatan sample untuk TABAH
HAKIKI dimulai dengan membuat
1 Juli
sample jahitan perca untuk
pengkombinasian perca
sample jahitan perca sudah
4 Juli
diterima
Pembuatan akun online shop
seperti tokopedia, shopee dan 6 Juli
bukalapak

Lampiran 4

Dokumentasi Kegiatan

16
17
18