Anda di halaman 1dari 23

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Minyak goreng merupakan bahan yang sangat penting bagi kehidupan rumah
tangga. Penggunaan minyak goreng tidak hanya untuk skala rumah tangga, akan
tetapi penggunaannya juga untuk industri- industri kecil sampai industri dengan
skala besar, sehingga permintaan untuk minyak goreng sangat tinggi. Tingginya
kebutuhan terhadap minyak goreng berdampak terhadap limbah yang dihasilkan
dari penggunaan tersebut. Akan tetapi, banyak dari masyrakat yang masih
menggunakan minyak goreng yang telah digunakan berulang-kali bahkan lebih
dari 5 kali. Minyak yang telah digunakan beberapa kali sering disebut minyak
“Jelantah”. Penggunaan minyak jelantah sangatlah tidak disarankan. Karena,
dapat mengganggu lingkungan menyebabkan gangguan kesehatan juga.

Limbah minyak goreng perlu diolah agar tidak disalah gunakan serta
meminimalisasi limbah yang ada untuk dibuang ke lingkungan sekitar. Salah satu
cara pengolahan limbah minyak tersebut yaitu dengan menjadikannya shampoo.
Shampoo yang berbahan dasar minyak goreng memiliki peluang yang besar,
karena bahan dasar yang digunakan mudah untuk didapatkan. Selain itu, manfaat
dari pengolahan limbah ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi
masyarakat sekitar agar lebih produktif dan tidak konsumtif terhadap produk luar
negeri khususnya shampoo. Karena, di era pasar global seperti ini perlu adanya
kesadaran dan peningkatan kecintaan terhadap produk lokal untuk meningkatkan
kesadaran akan produk negeri. Melihat kenyataan tersebut Tim Pengusul
mengangkat judul “Upaya Pengurangan Limbah Minyak Goreng Melalui
Pemanfaatan Limbah Minyak Goreng Sebagai Shampoo” sebagai usulan Program
Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K).
1.2 RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan uraian diatas maka Tim Pengusul merumuskan masalah dalam


program kreativitas mahasiswa sebagai berikut:

1. Bagaimana cara pengolahan limbah minyak goreng agar dapat dijadiakan


shampoo?

2. Bagaiman peluang usaha yang dapat diperolah dari produk shampoo


berbahan dasar limbah minyak goreng ?

1.3 TUJUAN

Tujuan program kreativitas mahasiswa kewirausahan shampoo dari limbah


minyak goreng sebagai upaya pengurangan limbah minyak goreng adalah:

1. Meningkatkan kesadaran mahasiswa maupun masyarakat terhadap


pentingnya dilakukan pengolahan limbah-limbah yang dihasilkan oleh
masyarakat.

2. Mengetahui tahapan-tahapan dalam proses pengolahan limbah minyak


goreng menjadi shampoo.

3. Sebagai upaya untuk senantiasa menjaga lingkungan sekitar dari limbah-


limbah yang dihasilkan oleh masyarakat.

4. Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan akan produk


negeri.

5. Untuk meningkatkan produktivitas masyarakat serta mengurangi sikap


konsumtif terhadap barang produk asing.

1.4 KEUTAMAAN KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN


Permintaan terhadap minyak goreng semakin hari semakin tinggi. Hal ini

berdampak pada tingginya limbah minyak goreng yang dihasilkan, sehingga


dibutuhkan suatu pengolahan untuk mengolah limbah tersebut menjadi bahan
yang berguna. Pengolahan yang dapat dilakukan dari limbah tersebut yaitu
mengolah limbah tersebut menjadi shampoo.

Pengolahan limbah minyak goreng penting untuk dilakukan karena hal


tersebut dapat dijadikan upaya untuk mengurangi dampak dari limbah minyak
goreng jika dibuang ke lingkungan sekitar. Pengolahan limbah minyak goreng ini
membutuhkan dukungan dana berupa modal untuk dapat merealisasikan produk .
Produk ini dapat menghasilkan keuntungan, baik dari segi ekonomi maupun dari
segi keramahan terhadap lingkungan sekitar.
1.5 LUARAN YANG DIHARAPKAN.

Luaran yang diharapkan daengan PKM-K adalah meningkatkan kesadaran


mahasiswa akan pentingnya upaya untuk melestarikan lingkungan sekitar, dimulai
dari mengolah limbah-limbah yang dapat mencemari lingkungan menjadi bahan
atau barang yang dapat berguna. Meningkatkan jiwa berwirausaha
dikalangan mahasiswa sehingga nantinya dapat terbentuk pribadi yang gemar
berwirausaha.

1.6 KEGUNAAN

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan:

1. Bagi Tim Pengusul

Suatu kesempatan dan wadah penyalur kerativitas Tim Pengusul dalam


bidang kewirausahaan serta menambah pengetahuan, pengalaman dan
menumbuhan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Program Kretivitas
Mahasiswa Kewirausahaan ini juga dapat membuka wawasan mengenai
pemanfaatan limbah-limbah yang dihasilkan oleh sektor-sektor rumah tangga.

2. Bagi Mahasiswa

Meningkatkan kesadaran akan limbah-limbah yang dapat mencemari


lingkungan sekitar sehingga tumbuh jiwa untuk dapat mengolah limbah tersebut
ataupun dengan mengurangi penggunaan bahan/barang yang akan menjadi
limbah. Pengolahan yang dilakukan juga dapat membuka peluang usaha bagi
mahasiswa.

3. Bagi Masyarakat

Memperkenalkan produk yang memilki keunikan dari segi bahan dasar yang
digunakan yaut berasal dari limbah yang dihasilkan oleh masyarakat itu sendiri.
BAB II

GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1 Kondisi Umum Lingkungan

Limbah bekas minyak goreng yang tidak terpakai, memang menjadi masalah
dalam kehidupan sehari- hari. Namun, tidak banyak masyarakat yang menyadari
akan hal ini, karena dampak yang ditimbulkan belum terlalu signifikan. Fenomena
ini dapat diamati pada perilaku beberapa masyarakat khususnya di sekitar daerah
Malang Raya dan kota- kota besar lainnya. Hal ini dipicu karena banyaknya
warung di sepanjang jalan raya, dimana bahan utama pengolahannya
menggunakan minyak goreng. Minyak goreng yang baik biasanya diolah hanya
untuk 3 sampai 5 kali atau bahkan sekali dalam penggorengan. Namun,
dikarenakan perekonomian sedang melonjak, terkadang masyarakat tidak
memperdulikan kesehatan dengan tetap menggunakan bekas minyak goreng itu.
Bahkan, karena sering digunakannya minyak goreng tersebut, warna minyak
goreng yang tadinya jernih, menjadi agak sedikit hitam dan keruh. Tekstur yang
seperti itu sudah dianggap masyarakat sebagai limbah bekas minyak goreng yang
tidak terpakai dan pada akhirnya akan dibuang baik di cucian piring ataupun di
selokan. Hal demikian, bila dilakukan secara terus menerus, juga memberikan
dampak buruk bagi keseimbangan lingkungan. Karena, sifat minyak tidak bisa
bercampur dengan air sehingga tidak dapat didegradasi atau diuraikan.

Kandungan kimia minyak yang sudah menghitam dan keruh akan


mempengaruhi unsur hara tanah atau bahkan konsentrasi di udara serta adanya
kandungan karsinogenik yang berlebih. Sedangkan bagi masyarakat yang terus
menggunakan minyak goreng secara berulang- ulang, akan berdampak pada diri
sendiri, seperti, peningkatan lemak jenuh/ jahat yang pada akhirnya akan
mengalami penumpukan dalam tubuh.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka produk shampoo dari limbah


minyak goreng dikenalkan di tengah sektor pasar dengan harga yang dapat
dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat. Produk shampoo dari limbah
minyak goreng selain harganya ekonomis juga berguna untuk kesehatan rambut
dan mengurangi konsumsi yang berlebihan terhadap produk ciptaan luar negeri.

2.2 Potensi Sumber Daya Dan Peluang Pasar

Bahan baku untuk membuat produk shampoo dari limbah minyak goreng
mudah didapat, karena selalu dipakai dalam kehidupan sehari- hari, khususnya
dari beberapa kalangan masyarakat yang rumahnya berdekatan satu sama lain.
Bekas minyak goreng itu juga bisa didapat dengan harga yang terjangkau di
beberapa warung yang ada di sekitar Universitas Negeri Malang.

Peluang untuk menembus berbagai segmentasi pasar mulai dari kalangan


bawah, menengah, bahkan sampai kalangan atas pun sangat menjamin. Sasaran
utama produk shampoo dari limbah minyak goreng terletak di beberapa tempat
yang ada di sekitar kota besar, seperti tempat penginapan, restaurant,maupun
tempat pijat refleksi. Karena, di tempat seperti itu membutuhkan produk yang
baru dan unik namun terjangkau sehingga para konsumen akan tertarik untuk
mencoba produk shampoo dari limbah minyak goreng ini.

2.3 Analisis Usaha

2.3.1 Analisis Aspek Pemasaran

Dengan pemanfaatan limbah minyak goreng ini, diharapkan dapat


memberikan peningkatan kemajuan perekenomian Indonesia serta sambutan baik
dari para konsumen. Karena, produk ini hadir dengan kemasan yang berbeda
dibandingkan produk yang lainnya.

2.3.2 Analisis Aspek Produksi/ Operasi

Sebagian pengerjaan dan pembuatan shampoo dari limbah minyak goring ini
dilakukan di dalam laboratorium untuk menjaga mutu dan kualitas demi
terjaminnya kandungan bahan yang ada di shampoo dari limbah minyak goreng.
Mesin dan alat yang digunakan terdapat di laboratorium yang sudah disterilisasi
sebelumnya. Bahan baku yang ada disesuaikan dengan kadar yang sudah
ditentukan.

2.3.3 Analisis Aspek Manajemen

Koordinasi tugas dan pemasaran diatur oleh Tim Pengusul. Untuk awal
pembuatan sistem manajemen dilaksanakan oleh keanggotaan sendiri tanpa
melibatkan beberapa karyawan atau pembantu lainnya.

2.3.4 Analisis Anggaran Biaya Pemakaian

Modal 10.565.000
Total biaya pembuatan shampoo 5.100.000
Total biaya peralatan 3.500.000
Total biaya perjalanan 450.000
Total biaya lain- lain 825.000
Total biaya keseluruhan 10.565.000
Sisa modal 0

2.3.5 Proyeksi Penjualan

Penjualan selama 3 bulan


200 botol (ukuran sedang) x 35.000 7.000.000
100 botol (ukuran kecil) x 25.000 2.500.000
Total Penjualan 9.500.000
Pembelian bahan selama 3 bulan
Biaya bahan baku X 125.000
Biaya bahan penolong 5.665.000
Total Biaya 5.790.000
Keuntungan Penjualan = Total Penjualan – Total Biaya
= 9.500.000 – 5.790.000
= 3.710.000

2.3.6 Proyeksi arus kas per 3 bulan

Nama Akun Bulan I Bulan II Bulan III


Modal Awal 10.565.000
Pendapatan 9.500.000
Pengeluaran (Pembelian 5.790.000
bahan baku dan bahan
penolong)
Pengeluaran (Peralatan dan 4.775.000
lain- lain)
Modal Akhir 9.500.000

2.3.7 Proyeksi Tingkat Pengembalian

Total Modal : 5.790.000


Harga per unit (ukuran sedang) : 35.000
Harga per unit (ukuran kecil) : 25.000
Pendapatan 3 bulan : 200 x 35.000 = 7.000.000
100 x 25.000 = 2.500.000
Total Pendapatan 9.500.000
Biaya 3 bulan 5.790.000
Keuntungan 3 bulan 3.710.000
BAB III

METODE PELAKSANAAN

Dalam pelaksanaan untuk memasarkan program usulan ini dapat dilakukan


dengan beberapa tahapan. Pada intinya tahapan ini dimulai dari persiapan,
pelaksanaan dan pengembangan produk yang ada akhirnya akan memberikan
dampak yang positif pada masyarakat dan ikut memajukan perekonomian
Indonesia. Tahapan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

Penerapan Analisis Usaha Diagram SIPOC Strategi Pemasaran dan


dan Analisa SWOT Pengembangan

Peningkatan persentase Masyarakat yang


penurunan minyak goreng produktif

3.1 Penerapan Analisis Usaha dan Analisa SWOT

Penerapan Analisis Usaha dilakukan untuk menguji kelayakan usaha,


walaupun sebelumnya sudah dilakukan. Namun, pada percobaan pertama,
ditemukan ada beberapa kelemahan. Jadi, pada percobaan penerapan kedua
diharapkan kelemahan yang ada dapat diatasi. Sedangkan di dalam analisa SWOT
(Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat) terbagi menjadi 2 faktor. Di
antaranya adalah :

1. Faktor Internal

 Opportunity

Kesempatan yang dimaksudkan yaitu kesempatan untuk mendapatkan tempat


di hati para konsumen. Selain merupakan produk yang unik, di samping itu
shampoo dari limbah minyak goreng juga bermanfaat untuk menekan peningkatan
limbah minyak goreng baik di kalangan rumah tangga maupun pabrik besar.

 Threat

Ancaman yang didapat dari para pesaing. Karena, produk produk shampoo
dari minyak goreng ini akan menjadi produk yang baru di segmentasi pasar.
Sehingga aka ada banyak pesaing yang sudah ada lebih dahulu ketimbang dengan
produk shampoo dari limbah minyak goreng dan sudah mendapat respon baik dari
para konsumen.

2. Faktor Eksternal

 Strength
Kekuatan dari produk shampoo dari limbah minyak goring ini adalah dari
bahan utama pembuatan dan manfaat yang dihasilkan. Bahan utama pembuatan
produk ini didapatkan dengan mudah di lingkungan sekitar, karena digunakan
dalam kehidupan sehari- hari.

 Weakness

Kelemahannya adalah ketika kurangnya pemahaman para konsumen tentang


shampoodari limbah minyak goreng. Karena, biasanya para konsumen cenderung
menyukai sesuatu yang sudah lama mereka gunakan dan mungkin akan merasa
baru dengan adanya produk ini.

3.2 DIAGRAM SIPOC

Supplier Input
Process Output
Customer

 Supplier

Sasaran sebagai pemasok dari ini adalah beberapa mahasiswa UM dan remaja
sekolah.

 Input

Bahan baku yang dipakai adalah sisa bekas minyak goreng dalam kehidupan
sehari- hari di sekitar warung- warung di jalan. Karena, kebanyakan sisa bekas
minyak goreng yang dipakai terkadang dibuang secara percuma.

 Process

Proses pembuatan shampoo dari limbah minyak goreng meelalui beberapa


tahapan. Awal pengerjaannya dilakukan di laboratorium agar kualitas dan mutu
terjamin serga harga terjangkau kualitas global.

 Output

Produk yang dihasilkan berupa produk Shampo dari bekas minyak goreng
yang tidak terpakai serta beberapa waktu ke depan, juga akan dikembangkan
secara inovasi dan kreasi.

 Customer
Sasaran utama konsumen shampoo dari limbah minyak goreng adalah
kalangan yang tinggal di kota- kota besar maupun beberapa tempat seperti, hotel,
salon spa, maupun beberapa tempat rujukan lainnya.

3.3 Strategi Pemasaran dan Pengembangan

Strategi pemasaran dapat dilakukan melalui komunikasi secara langsung


dengan cara sebagai berikut.

 Dengan berjualan di wilayah sekitar Universitas Negeri Malang dan Malang


Raya.

 Mendirikan beberapa tempat/ stand di acara tertentu untuk mengenalkan
produk shampoo dari limbah minyak goreng ke khalayak masyarakat.

 Kerjasama internal dengan beberapa ukm kecil serta teman- teman baik di
kampus maupun di luar kampus.

Berikut ini kami paparkan beberapa strategi secara tidak langsung yang akan
dilakukan antara lain sebagai berikut.

 Melalui pamflet, brosur, baliho yang dapat dipasang di jalanan atau


disebarkan.

 Mengenalkan produk melalui berbagai jaringan sosial yang ada. Seperti
facebook, twitter, instagram dan jejaring lainnya.

 Menggelar acara tunggal pameran produk.

 Mengikutsertakan produk pada proposal kegiatan PMW dan Business Plan.

 Mengikuti kegiatan Pusat Pengembangan Kewirausahaan Mahasiswa (P2KM).
 Menciptakan kreasi produk dengan tidak menghilangkan keaslian produk.

 Mengikutsertakan pada jurnal Internasional.


3.4 Peningkatan persentase penurunan minyak goreng

Diharapkan dengan adanya program usulan produk shampoo dari limbah


minyak goreng ini dapat memberikan dampak positif. Yaitu, peningkatan
persentase penurunan minyak goreng sebagai salah satu sampah masyarakat
yang mencemari.

3.5 Masyarakat yang produktif


Setelah masyarakat mengetahui manfaat dari sisa minyak goreng yang
dipakai, maka masyarakat akan menjadi lebih produktif. Yaitu, dengan menjadi
produsen bahan baku untuk dijual dan diolah lebih lanjut menjadi shampoo yang
pada akhirnya akan menghasilkan keuntungan ekonomis bagi kedua belah pihak.
BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya

No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)


1. Peralatan Penunjang 3.500.000
2. Bahan habis pakai 5.100.000
3. Perjalanan 450.000
4. Lain- lain 825.000
JUMLAH 10.565.000
Justifikasi anggaran terlampir

4.2 Jadwal Kegiatan

Bulan
No. Jadwal kegiatan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Persiapan pembuatan
1.
produk.
2. Pembuatan produk.
Pengujian analisis Usaha
3.
dan Analisa SWOT produk.
4. Perumusan diagram SIPOC.
Penyebaran brosur dan
5.
pamphlet.
Proses pengembangan
6. produk
melalui E-
Commerce.
7. Perluasan publikasi produk.

8. pengembangan
inovasi serta kreasi
produk.
Penjualan produk dengan
9.
kreasi dan inovasi baru.
Proses pengikutsertaan
Program ini di kancah
10.
pasar nasional dan global
(ASEAN).
Monitoring dan evaluasi
11.
serta penyusunan laporan
LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota Kelompok, Dosen Pembimbing

BIODATA KETUA PKM-K

A.Identitas Diri
1. Nama Lengkap Miftahul Hasanah
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi S1 Kimia
4. NIM 150332601433
5. Tempat dan Tanggal Lahir Ponorogo, 17 April 1997
6. Email Miftahull97@gmail.com
7. No. Telepon/HP 085785789241

B. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA
SMPN 01 SMAN 1
SDN
Nama Slahung Slahung
Menggare
Institusi
Jurusan - - IPA
Tahun
Masuk- 2003-2009 2009-2012 2012-2015
Lulus

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi
salah satu persyaratan dalam pengajuan proposal Program Kreativitas
Mahasiswa Kewirausahaan.

Malang, 21 Mei 2018


Pengusul

(Miftahul Hasanah)
Biodata Anggota 1
A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Mimma Amalia
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi S1 Kimia
4. NIM 150332601326
5. Tempat dan Tanggal Lahir Jember , 17 Mei 1997
6. Email azzahramimma@yahoo.co.id
7. No. Telepon/HP 085708697071

D. Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA
Nama SDN Ajung SMPN 1
SMAN 2 Jember
Institusi 2 Kalisat
Jurusan - - IPA
Tahun
Masuk- 2003-2009 2009-2012 2012-2015
Lulus

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan proposal Program Kreativitas Mahasiswa
Kewirausahaan.

Malang, 21 Mei 2018


Pengusul

(Mimma Amalia)
Biodata anggota 3
A.Identitas Diri

1. Nama Lengkap Dwi Sulistyaningrum


2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi S1 Kimia
4. NIM 150332601426
5. Tempat dan Tanggal Lahir Blitar, 28 Juli 1995
6. Email dwisulisdwi62@gmail,com
7. No. Telepon/HP 081279802516

B.Riwayat Pendidikan

SD SMP SMA S1
SDI SMPN 8 SMAN 21
Nama Institusi Kardinamassa Blitar Bandung MIPA
SDN
Karangtengah 3 SMPN 51 SMAN 4
Blitar Bandung Blitar
Jurusan - - IPA KIMIA
Tahun Masuk- 2002-2007 2008-2010 2011-2012 2015
Lulus 2007-2008 2010-2011 2013-2015

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi
salah satu persyaratan dalam pengajuan proposal Program Kreativitas
Mahasiswa Kewirausahaan.

Malang, 21 Mei 2018


Pengusul

(Dwi Sulistyaningrum)
Biodata Anggota 4

A.Identitas Diri
1. Nama Lengkap Halimatus Sa’diyah
2. Jenis Kelamin Perempuan
3. Program Studi S1 Kimia
4. NIM 150332605024
5. Tempat dan Tanggal Lahir Bangkalan, 20 Agustus 1996
6. Email halimatus290@gmail.com
7. No. Telepon/HP 08980308329

B.Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA S1
MAN
SDN Wonokerto Gondangle
Nama Institusi 02 MTsN gi MIPA
Malang III
Jurusan - - IPA KIMIA
2015-
Tahun Masuk- 2003-2009 2009-2012 2012-2015 sekarang
Lulus

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi
salah satu persyaratan dalam pengajuan proposal Program Kreativitas
Mahasiswa Kewirausahaan.

Malang,21 Mei 2018


Pengusul

(Halimatus S.)
Biodata Dosen Pembimbing

A.Identitas Diri

1. Nama Lengkap Dr. Aman Santoso, M.Si


2. Jenis Kelamin Laki-Laki
3. Program Studi Kimia
4. NIDN 0010116507
5. Tempat dan Tanggal Lahir Blitar, 10 November 1965
6. Email aman.santoso.fmipa@um.ac.id
7. No. Telepon/HP 081559959691

B.Riwayat Pendidikan

S1 S2 S3
Nama Institusi IKIP MALANG Universitas Universitas
Gadjah Mada Brawijaya
Jurusan Pendidikan Kimia Teknik Kimia
Kimia
Tahun Lulus 1990 1998 2010

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi
salah satu persyaratan dalam pengajuan proposal Program Kreativitas
Mahasiswa Kewirausahaan.

Pembimbing

Dr. Aman Santoso, M.Si

NIP. 196511101992031006
Lampiran 2

Justifikasi Anggaran Kegiatan

A. Peralatan Penunjang
Justifikas Harga
i
Material Kuantitas Satuan Total
Pemakaian
(Rp)
1 buah 5 kali 100.000 500.000
Sewa Lab
1 perangkat 5 kali 100.000 500.000
Sewa Alat-Alat
2 buah 10 kali/motor 75.000 1.500.000
Sewa motor
5 buah 5 kali/buah 10.000 250.000
Sewa jas lab
1 buah 3 bulan 250.000 750.000
Sewa kios
3.500.000
SUB TOTAL

B. BAHAN
Justifikasi Harga
Material Kuantitas Total
Pemakaian satuan (Rp)
Limbah
minyak 5000 125.000
Bahan dasar
goring 25 Liter
Padatan
KOH 5 Kg
Surfaktan 75.000 375.000
emal TD 5 Kg
50.000 250.000
Air
murni 10 Liter
5000 50.000
Bahan tambahan Sodium
saat pengolahan Benzoat 2 Kg 45.000 135.000
Zat Esential,
penambah
aroma seperti
 Tea tree 5 Kg
 Lavender 85.000 425.000
95.000 475.000
Jirigen
25 buah 10.000 250.000
Barang-barang minyak
yang digunakan Drum
2 buah 150.000 300.000
saat pengolahan penyimpanan
Botol plastik 200 10.000 2.000.000
ukuran
Tempat unutk
sedang dan
mengemas
kecil 100 5.000 500.000
Alat yang
tidak diduga-
duga seperti:
Alat-alat yang
Sendok, - - 500.000
dibutuhkan saat
corong
pengolahan
batang
pengaduk dll.
Masker
50 5000 250.000
Sarung
60 7500 450.000
Alat-alat tangan
keselamatan kerja Lap
20 5000 100.000

Sabun 5 5000 25.000


Alat-alat yang
Sikat 10 7000 70.000
dibutuhkan saat
Korek api 5 2000 10.000
bekerja di lab
5.790.000
SUB TOTAL

C. PERJALANAN
Justifikasi Harga
Material Kuantitas Total
Pemakaian Satuan (Rp)
Bensin 5 liter/
Perjalanan untuk Konsumsi motor 10.000 100.000
Membeli bahan- selama 1 kali/ orang
bahan. perjalanan 10.000 50.000
Bensin 10 liter per
Konsumsi motor 10.000 200.000
Perjalanan untuk
selama 2 kali/orang
pemasaran.
perjalanan 10.000 100.000
450.000
SUB TOTAL
D. Lain-Lain
Harga
Justifikasi
Material Kuantitas Satuan Total
Pemakaian
(Rp)
Surat 5 lembar
peminjaman 1000 5000
Print
lab
Untuk 10 buah
memasang 10.000 100.000
Lakban
spanduk
Untuk 20 buah
menempel 5000 100.000
Solatip
pamflet
Untuk 1 lusin
pembukuan
jumlah
10.000 120.000
Buku pemasukan
dan
penegluaran
- -
Keperluan yang - 500.000
tidak terduga-duga
825.000
SUB TOTAL

Jumlah Total Keseluruhan: Rp. 10.565.000


Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

Nama/NIM Progam Studi Bidang Alokasi Uraian Tugas


Ilmu Waktu
Miftahul
Hasanah S1 Kimia Kimia 5-6 jam 1. Mengoordinir
/150332601433 Dalam
Pembagian
tugas anggota
2. Merancang
dalam seluruh
Aspek
Pembuatan
produk serta
pemasarannya.
3. Ikut dalam
Pembuatan
produk.
Dwi
Sulistyaningrum S1 Sastra 5-6 jam 1. Merancang
/150332601426 Pendidikan Inggris Dalam
Bahasa Pemasaran
inggris Produk
2. Membuat
metode rencana
Pemasaran
Produk
3. Menegmbangka
n pemasar
dengan e-
Commerce
4. Ikut dalam
Pembuatan
Produk

Mimma 1. Ikut dalam


Amalia/ Pembelian
150332601326 bahan-bahan
produk.
2. Mendesain
merek dari
produk.
3. Ikut dalam
Pembuatan
Produk
4. Ikut dalam
pemasaran ke
target penjualan
Halimatus
Sa’diyah S1 Kimia Kimia 4-5 jam 1. Mendesain
/150332605024 spanduk, brosur
dan pamphlet
2. Bertanggung
jawab dalam
Pelabelan
Produk
3. Membeli
bahan-bahan
Pembuatan
4. Ikut dalam
Pembuatan
Produk

Miftahul
Hasanah/ S1 Kimia Kimia 4-5 jam 1. Bertanggung
150332601433 jawab dalam
hal promosi
2. Melakukan
Penyebaran
brosur serta
Pamphlet
3. Ikut dalam
Pembuatan
Produk
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)
Jl. Semarang 5, Malang 65145 ● Telp. (0341) 551-312
Laman: www.um.ac.id

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA

Yang bertanda tangan dibawah ini:


Nama : Miftahul Hasanah
NIM : 140332605633
Program Studi : S1 Kimia
Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM-K saya yang berjudul:


UPAYA PENGURANGAN LIMBAH MINYAK GORENG MELALUI
PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK GORENG SEBAGAI
SHAMPOO, yang diusulkan untuk tahun anggaran 2018 bersifat original
dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,
maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-
benarnya.

Malang, 21 Mei 2018


Mengetahui
Wakil Dekan III Ketua Pelaksana Kegiatan,

(Dr. Fatchur Rahman, M.Si) (Miftahul Hasanah)


NIP. 196512081991031005 NIM. 150332601433