Anda di halaman 1dari 23

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Kontrasepsi adalah upaya mencegah terjadinya kehamilan, upaya itu dapat
bersifat sementara dan dapat pula bersifat permanen. Penggunaan kontrasepsi
merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi fertilitas.
Pil KB termasuk metode yang efektif untuk mencegah kehamilan. Pil KB
adalah salah satu metode yang paling disukai karena kesuburan langsung kembali
bila penggunaan dihentikan. Bahkan pil KB dapat mengurangi resiko infertilitas
primer hingga 40%. Tingkat keandalan pil KB adalah yang paling tinggi diantara
semua metode kontrasepsi kecuali sterilisasi. Kegagalan hanya terjadi pada 1
orang diantara 1000 wanita selama pemakaian 1 tahun biasanya disebabkan
karena muntah atau lupa minum pil.
Semua wanita usia reproduksi bisa menggunakan pil KB, baik yang masih
remaja atau diatas 35 tahun. Pil KB tidak menimbulkan efek yang dapat
mengganggu kesehatan atau fungsi tubuh. Tapi, karena pil ini mengandung
hormon maka dapat menimbulkan perubahan pola haid, pusing, mual, perubahan
berat badan dan perubahan mood, meskipun akan hilang pada 3 bulan pertama
pemakaian.

B. TUJUAN PENULISAN
a. Tujuan Umum
Mahasiswa mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada Ny “N” usia
21 tahun dengan menggunakan pil KB.
b. Tujuan Khusus
Setelah melaksanakan asuhan kebidanan pada Ny “N” usia 21 tahun
maka diharapkan mahasiswa mampu :
1. Menjelaskan tentang teori KB dan melaksanakan pengkajian pada
ibu.
2. Menentukan identifikasi diagnosa dan masalah berdasarkan hasil
pengkajian.
3. Menentukan diagnosa dan masalah potensial.
4. Menentukan kebutuhan pemenuhan segera.
5. Membuat rencana / intervensi.
6. Melakukan tindakan sesuai intervensi.
7. Mengevaluasi hasil tindakan.

C. METODE PENULISAN
1. Anamnese / wawancara
Mengambil data dengan tanya jawab langsung pada klien.
2. Pemeriksaan
Melakukan pemeriksaan fisik untuk memperoleh data obyektif.
3. Praktek
Melaksanakan asuhan kebidanan atau menerapkan pengetahuan dan
ketrampilan kebidanan langsung pada klien.
4. Studi Pustaka
Mengkaji kepada klien dengan membaca sumber yang dapat
mendukung terlaksananya asuhan serta dapat membandingkan antara
teori dengan praktek.

D. SISTEMATIKA PENULISAN
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang.
B. Tujuan penulisan.
C. Metode penulisan.
D. Sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN TEORI
A. Landasan teori.
B. Konsep Manajemen Asuhan Kebidanan.

BAB III TINJAUAN KASUS


A. Pengkajian.
B. Identifikasi Diagnosa dan Masalah.
C. Masalah Potensial.
D. Pemenuhan Kebutuhan Segera.
E. Intervensi.
F. Implementasi.
G. Evaluasi.
BAB IV PEMBAHASAN
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
Daftar Pustaka
BAB II
TINJAUAN TEORI

A. LANDASAN TEORI
1. PENGERTIAN
Kontrasepsi adalah upaya mencegah terjadinya kehamilan, upaya ini
dapat bersifat sementara dan dapat pula bersifat permanen. Penggunaan
kontrasepsi merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi fertilitas ( Hanifa
Wiknjosastro, 1999 : 905 ).

2. JENIS
a. Monofasik
Pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif
estrogen / progestin dalam dosis yang sama, dengan 7 tablet tanpa
hormon aktif.
b. Bifasik
Pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif
esterogen / progestin dengan dua dosis yang berbeda, dengan 7 tablet
tanpa hormon aktif.
c. Trifasik
Pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif
esterogen / progestin dengan tiga dosis yang berbeda, dengan 7 tablet
tanpa hormon aktif.

3. EFEKTIFITAS
Memiliki efektifitas yang tinggi, bila digunakan setiap hari ( 1
kehamilan per 1000 perempuan dalam tahun pertama penggunaan ).

4. MEKANISME KERJA
a. Menekan Ovulasi.
b. Mencegah Implantasi.
c. Lendir serviks mengental sehingga sulit dilalui oleh sperma.
d. Pergerakan tuba terganggu sehingga transportasi telur dengan
sendirinya akan terganggu pula.

5. KEUNTUNGAN
a. Resiko terhadap kesehatan sangat kecil.
b. Tidak mengganggu hubungan seksual.
c. Siklus haid menjadi teratur, banyaknya darah haid berkurang
( Mencegah anemia ), tidak terjadi nyeri haid.
d. Dapat digunakan jangka panjang selama perempuan masih ingin
menggunakannya untuk mencegah kehamilan.
e. Dapat digunakan sejak usia remaja hingga menopause.
f. Mudah dihentikan setiap saat.
g. Kesuburan segera kembali setelah penggunaan pil dihentikan.
h. Dapat digunakan sebagai kontrasepsi darurat.
i. Membantu mencegah :
- Kehamilan ektopik.
- Kanker ovarium.
- Kanker endometrium.
- Kista ovarium.
- Penyakit radang panggul.
- Kelainan jinak pada payudara.
- Dismenorea.
- Akne.

6. KETERBATASAN
a. Mahal dan membosankan karena harus menggunakaanya setiap hari.
b. Mual, terutama pada 3 bulan pertama.
c. Perdarahan bercak, terutama 3 bulan pertama.
d. Pusing.
e. Nyeri payudara.
f. Berat badan naik sedikit, tetapi pada perempuan tertentu kenaikan
berat badanjustru memiliki dampak positif.
g. Berhenti haid ( amenurhea ), jarang pada pil kombinasi.
h. Tidak boleh diberikan pada perempuan menyusui ( mengurangi
ASI ).
i. Pada sebagian keal perempuan dapat menimbulkan depresi dan
perubahan suasana hati, sehingga keinginan untuk melakukan
hubungan seks berkurang.
j. Dapat meningkatkan tekanan darah dan retensi cairan, sehingga
resiko stroke dan gangguan pembekuan darah pada vena dalam
sedikit meningkat. Pada perempuan usia > 35 tahun dan merokok
perlu hati-hati.
k. Tidak mencegah INS ( Infeksi Menular Seksual ), HBV, HIV / AIDS.

7. YANG DAPAT MENGGUNAKAN PIL KOMBINASI


a. Usia Reproduksi
b. Telah memiliki anak ataupun yang belum memiliki anak.
c. Gemuk atau kurus.
d. Menginginkan metode kontrasepsi dengan efektifitas tinggi.
e. Setelah melahirkan dan tidak menyusui.
f. Setelah melahirkan 6 bulan yang tidak memberikan ASI eksklusif,
sedangkan semua cara kontrasepsi yang dianjurkan tidak cocok bagi
ibu tersebut.
g. Pasca keguguran.
h. Anemia karena haid berlebihan.
i. Nyeri haid hebat.
j. Siklus haid tidak teratur.
k. Riwayat kehamilan ektopik.
l. Kelainan payudara jinak.
m. Kencing manis tanpa komplikasi pada ginjal, pembuluh darah, mata
dan saraf.
n. Penyakit tyroid, penyakit radang panggul, endometriosis atau tumor
ovarium jinak.
o. Menderita tuberculosis ( kecuali yang sedang menggunakan
Rifampisin ).
p. Varises vena.

8. YANG TIDAK BOLEH MENGGUNAKAN PIL KOMBINASI


a. Hamil atau dicurigai hamil.
b. Menyusui eksklusif.
c. Perdarahan pervaginam yang belum diketahui penyebabnya.
d. Penyakit hati akut ( Hepatitis ).
e. Perokok dengan usia > 35 tahun.
f. Riwayat penyakit jantung, stoke, atau tekanan darah > 180/110 mmHg.
g. Riwayat penyakit gangguan faktor pembekuan darah atau kencing
manis > 20 tahun.
h. Kanker payudara atau dicurigai kanker payudara.
i. Migrain dan gejala neurologik fakal ( epilepsi / riwayat epilepsi ).
j. Tidak dapat menggunakan pil secara teratur setiap hari.

9. WAKTU NILAI MENGGUNAKAN PIL KOMBINASI


a. Setiap saat selagi haid, untuk meyakinkan kalau perempuan tersebut
tidak hamil.
b. Hari pertama sampai hari ke – 7 siklus haid.
c. Boleh menggunakan pada hari ke – 8 , tetapi perlu menggunakan
metode kontrasepsi yang lain ( kondom ) mulai hari ke – 8 sampai
hari ke 14 atau tidak melakukan hubungan seksual sampai anda telah
menghabiskan paket pil tersebut.
d. Setelah melahirkan :
 Setelah 6 bulan pemberian ASI eksklusif.
 Setelah 3 bulan dan tidak menyusui.
 Pasca keguguran ( segera atau dalam waktu 7 hari ).
e. Bila berhenti menggunakan kontrsepsi injeksi dan ingin
menggantikan dengan pil kombinasi, pil dapat segera diberikan tanpa
perlu menungu haid.
B. KONSEP MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN
I. PENGKAJIAN
A. DATA SUBYEKTIF
1. Biodata
Nama : Ny “N”
Umur : 21 tahun.
Agama : Islam.
Pendidikan : SMP.
Pekerjaan :-
Penghasilan :-
Alamat : Langlang RW 01.
2. Alasan Datang
Ibu mengatakan ingin membeli pil KB.
3. Riwayat Kesehatan Lalu
Untuk mengetahui ada tidaknya penyakit yang pernah diderita ibu.
4. Riwayat Kesehatan Keluarga
Untuk mengetahui ada tidaknya penyakit menular dan menurun dari
anggota keluarga.
5. Riwayat Kesehatan Sekarang
Untuk mengetahui ada tidaknya penyakit yang sedang diderita oleh
ibu.
6. Riwayat Haid
Untuk mengetahui menarche, siklus haid, banyaknya haid yang
keluar, keluhan saat haid.
7. Riwayat Perkawinan
Untuk mengetahui ibu menikah berapa kali, usia waktu menikah
serta lamanya perkawinan.
8. Riwayat kehamilan, dan nifas yang lalu
a. Kehamilan : untuk mengetahui ibu periksa hamil dimana dan
berapa kali keluhan saat hamil, ibu diberi obat apa saat periksa
hamil.
b. Persalinan : unutk mengetahui ibu melahirkan secara normal atau
dengan tindakan, ibu melahirkan dimana dan ditolong siapa, ibu
melahirkan pada UK berapa, bayi lahir pada tanggal dan jam
berapa, jenis kelamin apa dan berat badan saat lahir berapa, pada
saat lahir bayi langsung maenangis atau tidak.
c. Nifas : untuk mengetahui keluhan ibu setelah melahirkan, ibu
langsung memberikan ASI kepada bayinya atau tidak.

9. Riwayat KB
Untuk mengetahui sebelumnya ibu pernah memakai KB apa, sudah
berapa lama ibu memakai KB tersebut.

10. Data Psiko, Sosial, Spiritual


Untuk mengetahui keadaan psikologis ibu, hubungan sosial ibu serta
untuk mengetahui agama dan kepercayaan ibu.

11. Pola Kebiasaan Sehari-hari


Untuk mengetahui pola nutrisi, istirahat, tidur, eliminasi, aktifitas,
kebersihan serta poal seksual ibu.

B. DATA OBYEKTIF
1. Pemeriksaan Umum
KU : Baik BB : ....kg
Kesadaran : Compos Mentis
TTV : TD : 110/80 mmHg
N : 84 x / menit
R : 24 x / menit
S : 36,5° C
2. Pemeriksaan Fisik
a. Inspeksi
Rambut : bersih, tidak rontok.
Wajah : Tidak pucat, tidak terdapat flek-flek pada pipi.
Mata : Simetris, kanjungtiva tidak anemis, sklera putih.
Hidung : Bersih, tidak ada sekret, tidak ada pernafasan
Cuping hidung.
Telinga : Simetris, tidak ada serumen, pendengaran baik.
Mulut : Lembab, tidak ada stomatitis. Lidah tidak pucat
Tidak ada caries gigi.
Dada : Tidak ada retraksi dinding dada.
Payudara : Simetris, bersih, putting susu menonjol.
Genatalia : Bersih, tidak ada oedema, tidak varises.
b. Palpasi
Kepala : Kulit kepala bersih, tidak teraba benjolan
Abnormal.
Leher : Tidak teraba pembesaran kelenjar tiroid dan vena
Jugularis.
Payudara : Tidak teraba, benjolan abnormal, tidak ada nyeri
Tekan.
Abdomen : Tidak ada nyeri tekan, tidak teraba pembesaran
Abnormal.
Ekstremitas : Tidak oedema, tidak ada varises.
c. Auskultasi
Dada : Tidak terdengar suara ronchi maupun wheezing.
d. Perkusi
Ekstremitas : Reflek patella ( + ).

II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH


Dx : P1001 Abooo umur 21 tahun dengan akseptor KB pil ulang.
Ds : Alasan ibu datang yang sesuai pada data subyektif.
Do : KU : Baik
Kesadaran : Compos mentis
90
TTV : TD : /60 – 130/90 mmHg
N : 70 – 90 x / menit
R : 16 – 24 x / menit
S : 36,5 – 37,5° C

III. MASALAH POTENSIAL


-

IV. PEMILIHAN KEBUTUHAN SEGERA


-

V. INTERVENSI
Dx : P1001 Abooo umur 21 tahun dengan akseptor KB pil ulang.
Tujuan : Memberikan informasi tentang cara minum pil KB.
KH : Ibu mengerti dan paham tentang cara minum pil KB yang
Benar.
Intervensi :
1. Beri tahu ibu tentang hasil pemeriksaan.
R : Ibu tahu tentang keadaan sekarang.
2. Jelaskan pada ibu cara minum pil KB.
R : Cara minum pil KB yang benar akan meningkatkan efektifitas
Kerja obat.
3. Jelaskan pada ibu tentang efek samping pil KB.
R : Untuk mengurangi kecemasan yang dirasakan oleh ibu.
4. Anjurkan ibu untuk segera kontrol jika ada keluhan.
R : Penanganan cepat akan menghindarkan timbulnya komplikasi
Yang berlanjut.
5. Anjurkan ibu untuk segera membeli pil sebelum telat.
R : Untuk menghindari kelalaian yang mungkin terjadi.

VI. IMPLEMENTASI
Dilakukan sesuai dengan intervensi.
VII. EVALUASI
Sesuai dengan implementasi yang telah dilakukan.
BAB III
TINJAUAN KASUS

I. PENGKAJIAN
Tanggal 17 Desember 2009, pukul 15.30 WIB.
A. DATA SUBYEKTIF
1. Biodata
Nama Istri : Ny “N” Nama Suami : Tn. A
Umur : 21 tahun Umur : 23 tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Pendidikan: SMP Pendidikan : SMA
Pekerjaan : - Pekerjaan : Swasta
Alamat : Langlang RW 01 Penghasilan :  Rp 800.000,- /
Bulan.
2. Alasan Datang
Ibu mengatakan ingin membeli pil KB mikrodiol.
3. Keluhan utama ibu mengatakan mengeluh mual dan pusing saat
minum pil KB.
4. Riwayat Kesehatan Lalu
Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular ( paru-paru,
penyakit kuning ), penyakit menurun ( asma, tekanan darah tinggi,
kencing manis ), penyakit kronis ( penyakit jantung ).
5. Riwayat Kesehatan Keluarga
Ibu mengatakan di dalam keluarganya tidak ada yang menderita
penyakit menular ( paru-paru, penyakit kuning ), penyakit menurun
( asma, tekanan darah tinggi, kencing manis ), penyakit kronis
( penyakit jantung ).
6. Riwayat Kesehatan Sekarang
Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit menular ( paru-paru,
penyakit kuning ), penyakit menurun ( asma, tekanan darah tinggi,
kencing manis ), penyakit kronis ( penyakit jantung ).
7. Riwayat Haid
Menarche : 11 tahun
Banyak : Biasa ( sehari ganti pembalut 2-3 x )
Siklus haid : 30 hari
Gangguan :-
Lama haid : 7 hari
Mens terakhir : 10-12-2009
Ibu mengatakan setiap bulan menstruasinya rutin.
8. Riwayat Perkawinan
Menikah :1x
Usia waktu menikah : 15 tahun
Lama perkawinan : 6 tahun
9. Riwayat Kehamilan, Persalinan dan Nifas Lalu
a. Kehamilan
Ibu mengatakan periksa hamil di bidan sebanyak 8x, pada awal
kehamilan. Ibu mengeluh mual, muntah, pusing, pada saat periksa
ibu diberi vitamin dan obat tambah darah.
b. Persalinan
Ibu mengatakan melahirkan normal di bidan pada usia kehamilan
26 minggu, bayi lahir laki-laki dengan berat badan 3000 gram, saat
lahir, bayi langsung menangis, anak pertamanya sekarang berumur
5 tahun.
c. Nifas
Ibu mengatakan setelah melahirkan tidak ada gangguan,
perdarahan normal, ibu langsung menyusui bayinya.
10. Data Psiko, Sosial, Spritual
a. Psikologi : Ibu mengatakan memilih KB pil karena pilihan sendiri
dan suami, ibu memilih KB pil karena ibu merasa cocok dengan
KB pil.
b. Sosial : Hubungan ibu dengan suami dan keluarga baik. Suami
menyetujui ibu untuk mengikuti KB pil.
c. Spiritual : Ibu mengatakan beragama islam dan rajin beribadah, di
dalam agama islam tidak ada larangan untuk menggunakan KB pil.

11. Pola Kebiasaan Sehari-hari


a. Nutrisi
Ibu mengatakan makan 3x sehari dengan komposisi nasi, sayur, lauk
dan buah, ibu minum air putih 6-8 gelas / hari.
b. Istirahat tidur
Ibu mengatakan tidur siang selama 2 jam dari jam 13.00-15.00 dan
tidur malam selama 8 jam dari jam 21.00-05.00 ibu tidak ada
gangguan saat tidur.
c. Eliminasi
Ibu mengatakan BAB 1x / hari dan BAK 5-6x / hari, ibu tidak ada
gangguan dalam BAB dan BAK.
d. Aktifitas
Ibu mengatakan mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti
memasak, mencuci, menyapu.
e. Kebersihan
Ibu mengatakan mandi 2x sehari, ganti pakaian dan celana dalam
setiap kali habis mandi.
f. Seksual
Ibu mengatakan melakukan hubungan seksual 1-2 kali dalam
seminggu.

B. DATA OBYEKTIF
1 Pemeriksaan Umum
KU : Baik BB : 60 kg
Kesadaran : Compos mentis
TTV : TD : 110/80 mmHg
N : 84 x / menit
R : 24 x / menit
S : 36,5° C
2 Pemeriksaan Fisik
a. Inspeksi
Rambut : Bersih, tidak rontok.
Wajah : Tidak pucat, tidak terdapat flek-flek pada pipi.
Mata : Simetris, kanjungtiva tidak anemis, sclera putih.
Hidung : Bersih, tidak ada sekret, tidak ada pernafasan
Cuping hidung.
Telinga: Simetris, tadak ada serumen, pendengaran baik.
Mulut : Lembab, tidak ada stomatitis, lidah tidak pucat,
Tidak ada caries gigi.
Dada : Tidak ada retraksi dinding gigi.
Payudara : Simetris, bersih, puting susu menonjol.
Abdomen : Tidak ada luka bekas operasi.
Genetalia : Bersih, tidak ada oedema, tidak ada varises.
Ekstremitas : Tidak oedema, tidak varises.
b. Palpasi
Kepala : Kulit kapala bersih, tidak teraba benjolan
Abnormal.
Leher : Tidak teraba pembesaran kelenjar tiroid dan vena
Jugularis.
Payudara : Tidak teraba benjolan abnormal, tidak ada nyeri
Tekan.
Abdomen : Tidak ada nyeri tekan, tidak teraba pembesaran
Abnormal.
c. Auskultasi
Dada : Tidak terdengar suara ronchi maupun wheezing.
d. Perkusi
Ekstermitas : Reflek patela ( + ).
II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH
Dx : P1001 Abooo umur 21 tahun dengan akseptor KB pil ulang.
Ds : Ibu mengatakan ingin membeli pil KB mikrodiol.
Do : KU : Baik
Kesadaran : Compos Mentis
TTV : TD : 110/80 mmHg
N : 84 x / menit
R : 24 x / menit
S : 36,5° C
BB : 60 kg

III. MASALAH POTENSIAL


-

IV. PEMENUHAN KEBUTUHAN SEGERA


-

V. INTERVENSI
Dx : P1001 Abooo umur 21 tahun dengan akseptor KB pil ulang.
Tujuan : Memberikan informasi tentang cara minum pil KB.
KH : Ibu mengerti dan paham tentang cara minum pil KB yang benar.
Intervensi :
1. Beritahu ibu tentang hasil pemeriksaan.
R : Ibu tahu tentang keadaanya sekarang.
2. Jelaskan pada ibu tentang cara minum pil KB.
R : Cara minum pil KB yang benar akan meningkatkan efektifitas kerja
Obat.
3. Jelaskan pada ibu tentang efek samping pil KB.
R : Untuk mengurangi kecemasan yang dirasakan oleh ibu.
4. Anjurkan ibu untuk segera kontrol jika ada keluhan.
R : Penanganan cepat akan menghindarkan timbulnya komplikasi
Berlanjut.
5. Anjurkan ibu untuk segera membeli pil sebelum telat.
R : Untuk menghindari kelalaian yang mungkin terjadi.

VI. IMPLEMENTASI
1. Memberitahu ibu tentang hasil pemeriksaan yaitu ibu dalam keadaan
sehat.
2. Menjelaskan ke ibu cara minum pil 1x / hari saat akan tidur, meski
menstruasi tetap diminum, jika lupa 1x maka hari besok harus minum
2x / hari tiap hari berikutnya tetap 1x / hari. Mengingatkan ibu jika
lupa dan ragu maka bisa menggunakan cara KB yang lain.
3. Menjelaskan pada ibu efek samping yang ditimbulkan yaitu perubahan
pola haid, perubahan mood, perubahan berat badan, pusing. Bagi ibu
yang menderita Hipertensi, varises dan jantung dianjurkan tidak
memakai KB hormon.
4. Menganjurkan ibu untuk kontrol segera jika ada keluhan untuk
menghindari timbulnya komplikasi berlanjut.
5. Menganjurkan ibu untuk segera membeli pil KB sebelum habis untuk
menghindari kelalaian yang mungkin terjadi.

VII. EVALUASI
Dx : P1001 Abooo umur 21 tahun dengan akseptor KB pil ulang.
S : Ibu mengatakan mengerti dan akan melakukan semua anjuran dari
Petugas kesehatan.
O : Ibu dapat menjawab semua pertanyaan dan petugas kesehatan.
A : P1001 Abooo umur 21 tahun dengan akseptor KB pil ulang post
Pembelian.
P : - Ingatkan ibu untuk minum pil teratur 1x / hari.
- Kontrol jika ada keluhan.
BAB IV
PEMBAHASAN

Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada Ny “N” umur 21 tahun akseptor


KB pil mikrodiol ulang didapatkan bahwa tidak terjadi kesenjangan antara teori
dan kasus, sehingga penulis dapat melakukan asuhan kebidanan pada Ny “N”
dengan baik.
Dari teori teori disebutkan bahwa pil KB meruapakan alat KB untuk
mencegah kehamilan dengan efektifitas yang sangat tinggi, mengandung hormone
esterogen/progesteron yang aktif dan ada pula 7 pil hormone yang tidak aktif
digunakan bila ibu menstruasi hanya sebagai vitamin. KB pil ini harus diminum
1x tiap ahrinya, apabila telat maka besok harus minum 2x, tetapi hari selanjutnya
kembali diminum 1x/hari.
Di lihat dari praktek dan teori, ditemukan kesamaan bahwa ibu yang dengan
benar minum pil KB maka efektifitas kerja sangat baik, pil ini bisa diminum
kapan saja selama ibu tidak hamil. Tetapi bila ada kelalaian maka resiko sangat
tinggi. Karena KB pil itu kesuburan akan segera kembali setelah ibu berhenti
minum.
Sehingga dalam pelaksanaan Asuhan Kebidanan ini, ibu di anjurkan untuk
rutin minum obatnya 1x/hari, mengetahui cara mengurangi efek samping yang
ditimbulkan dari KB hormonal ini, selalu sedia pil KB di buat prsediaan di rumah.
Jika ibu masih ragu bisa menggunakan metode KB lain seperti kondom. Apabila
ada keluhan ibu diharapkan segera datang ke pelayanan kesehatan.
BAB V
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dari pengkajian yang telah dilakukan pada Ny “N” usia 24 tahun dengan
akseptor KB pil ulang harus dengan menyeluruh dalam memberikan konseling.
Konseling mengenai efek samping dan penggunaan KB pil agar ibu kooperatif
dalam pemeriksaan .

B. SARAN
1. Bagi Instansi
Diharapkan instasi dapat menyediakan berbagai referensi laporan
asuhan kebidanan untuk menambah wawasan tentang berbagai macam kasus
di lapangan.
2. Bagi Mahasiswa
 Diharapkan Mahasiswa dapat membuat dokumentasi asuhan kebidanan.
 Diharapkan Mahasiswa memiliki referensi (buku acuan)
 Diharapkan Mahasiswa mengetahui dan melaksanakan asuhan kebidanan
pada akseptor KB pil ulang.
3. Bagi Klien
 Di harapkan klien mampu memahami dan mengerti dengan jelas
keadaannya
 Diharapkan klien mengetahui dan mau mempraktekan cara mengatasi
kenaikan berat badan yang dialaminya.
DAFTAR PUSTAKA

Fakultas Kedokteran UI. 2006. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kotrasepsi.


Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur keharat ALLAH SWT karena atas segala
rahmatNya, penulis dapat menyelesaikan penyusunan “Asuhan Kebidanan pada
Ny “N” umur 21 tahun dengan akseptor KB PIL ULANG di BPS Yulida Ti’ani 17
Desember 2009”.
Asuhan kebidanan ini disusun sebagai pemenuhan tugas Praktek Klinik
Kebidanan yang diselenggarakan oleh Politeknik Kesehatan dr. Soepraoen Malang
Prodi Kebidanan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.
Dalam penyusunan Asuhan Kebidanan in tidak terlepas dari bimbingan dan
asuhan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis tidak lupa mengucapkan
terima kasih kepada :
1. dr. Chaidir Karnanda, Sp. OG, selaku Direktur Poltekkes R.S. dr.
Soepraoen Malang
2. dr. Prabowo, Sp. OG, selaku Ka Prodi Kebidanan Poltekkes R.S. dr.
Soepraoen Malang yang telah memberikan izin dan kesempatan kepada
penulis untuk melaksanakan Praktek Klinik Kebidanan.
3. Hj. Sudarti, S. ST, selaku pembimbing institusi yang telah membimbig
penulis.
4. Yulida Ti’ani, S. ST, selaku pembimbing Klinik di BPS Yulida Ti’ani
desa Lang-Lang, Singosari
Penulis menyadari bahwa asuhan kebidanan ini masih jauh dari sempurna,
untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak yang dapat
memperbaiki kualitas asuhan kebidanan ini. Harapan penulis semoga laporan ini
dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.

Malang, Desember 2009

Penulis
ASUHAN KEBIDANAN
Pada Ny ”N” P1001 Ab000 UMUR 21 TAHUN
DENGAN AKSEPTOR KB PIL ULANG
DI BPS YULIDA TI’ANI, S.ST
17 DESEMBER 2009

Di Susun Oleh :
ESKA PRIMA VIATIN
NIM : 07.2.076

POLITEKNIK KESEHATAN RS dr. SOEPRAOEN


PROGRAM STUDI KEBIDANAN
MALANG
2009