Anda di halaman 1dari 6

1.

MORFOLOGI NYAMUK MANSONIA

Stadium telur Mansonia diletakkan saling berlekatan membentuk rakit

dengan bentuk telur lancip seperti duri. Biasanya telur Mansonia diletakkan di

balik permukaan tumbuhan air. Pada stadium larva Mansonia mempunyai siphon

berujung lancip dan berpigmen gelap.

Stadium pupa Mansonia mempunyai corong pernafasan seperti duri dan bentuk

segmen 10 juga seperti duri. Pada stadium dewasa Mansonia betina palpusnya lebih

pendek dari proboscis, sedang Mansonia jantan palpusnya lebih panjang dari

proboscis. Sisik sayapnya lebar dan asimetri. Ujung abdomen tumpul dan

terpancung. ( Gandahusada, Illahude, Wita Pribadi,1998 ).

Stadium larva Mansonia berbentuk panjang, langsing, tanpa kaki mirip larva

Aedes. Bernafas dengan siphon yang berbentuk pendek dan runcing yang menancap

pada tanaman air. Saat istirahat posisi vertikal kepala dibawah.

Stadium dewasa Mansonia yaitu sayap bercak-bercak besar dengan sisik warna

gelap dan terang bergantian, sedangkan nyamuk betina palpus maxiliaris lebih

pendek dari pada probocis.

Adapun ciri-ciri Nyamuk mansonia sebagai berikut:

a. Ciri-ciri jentik nyamuk Mansonia


1. Bentuk siphon seperti tanduk
2. Jentik nyamuk mansonia menempel pada akar tumbuhan air.
3. Pada bagian toraks terdapat stoot spine.
b. Ciri-ciri nyamuk Mansonia
1. Pada saat hinggap tidak membentuk sudut 90º
2. Bentuk tubuh besar dan panjang
3. Bentuk sayap asimetris.
4. Menyebabkan penyakit filariasis
5. Penularan penyakit dengan cara membesarkan tubuhnya.
Taksonomi Mansonia adalah sebagai berikut :

Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Class : Insecta
Ordo : Diptera
Genus : Mansonia

2. PERILAKU NYAMUK MANSONIA

Nyamuk Mansonia hidup secara nocturnal, berada di wilayah hutan dan rawa
endemik, lingkungan kotor dan area peternakan ikan yang tidak terpakai. Nyamuk
Mansonia bersifat agresif dan menghisap darah saat manusia berada dalam aktivitas
malam hari khususnya di luar rumah.

3. DAUR HIDUP NYAMUK MANSONIA

Mansonia juga mengalami metamorfosis sempurna seperti halnya nyamuk-

nyamuk anophelini, Aedes dan Culex. Telur diletakkan di balik permukaan daun

tumbuhan air, telur akan menetas setelah 2 sampai 4 hari menjadi larva yang selalu hidup

di dalam air. Untuk menjadi pupa Mansonia memerlukan waktu kira-kira 3 minggu. Dan

untuk tumbuh dewasa diperlukan waktu 1 sampai 3 hari.Setelah menjadi nyamuk dewasa,

nyamuk betina kemudian menghisap darah yang diperlukan untuk pembentukan telur.

Aktivitas nyamuk Anophelini sangat dipengaruhi oleh kelembaban udara dan

suhu. Umumnya nyamuk ini aktif menghisasp darah pada malam hari. Jarak terbangnya

biasanya 0,5-3 km, dapat dipengaruhi transportasi dan kencangnya angin. Berbeda

dengan nyamuk Anophelini, nyamuk Culicini ada yang mempunyai kebiasaan menghisap

darah pada malam hari saja ( Culex ), ada yang menghisap darah pada siang dan malam

hari ( Mansonia ) dan ada juga yang menghisap darah hanya siang hari ( Aedes ). Jarak

terbang Culicini biasanya pendek. (Gandahusada, Illahude, Wita Pribadi, 1998)


Ketika menggigit, alat penusuk masuk di bawah kulit hingga sumber darah dapat

disadap, pada waktu ini makanan dapat diambil dari pembuluh darah atau dari darah di

luar pembuluh.Air liur yang dimasukkan berulang dapat mengandung bahan yang

merangsang dilatasi kapiler atau memperlambat pembekuan. Beberapa gigitan nyamuk

hanya menyebabkan iritasi sedikit aja dan yang lain menyebabkan iritasi yang jelas.

Gigitan biasa diikuti dengan eritem, pembengkakan dan rasa gatal. Reaksi alergi segera

disebabkan karena kerentanan terhadap antigen multiple dari air liur dan reaksi lambat

disebabkan oleh toksin yang bekerja lambat (Harold W. Brown, 1979 ).

A. Siklus Hidup Nyamuk Mansonia


1. Telur diletakan saling berdekatan membentuk rakit dibawah permukaan
daun tanaman air
2. Larva memiliki kait (saw) untuk mengambil O2 pentil pernapasan
3. Pupa terompet runcing keras dan kuat untuk menusuk akar tanaman
4. Dewasa ada rambut (bristel) di depan spirakel femur hind dengan 3-5 gelang yang
teratur urat-urat sayap dilengkapi dengan scale sayap yang luas, asimetris gelap
terang.

Gambar tahapan nyamuk mansonia:

Tahap Gambar Ciri - ciri

Telur •Dark brown,Berada dibawah


permukaan daun atau
tumbuhan , Berbentuk spindle
, menirus dihujung .Berbentuk
, spine bagi memudahkan ia
melekat pada tumbuhan dan
Tersusun dalam bentuk
rosette.
Larva Mempunyai sifon yang
pendek

· Sifon bentuk kon yang


tajam, bergerigi di hujung

· Tiada gigi pekten

· Sepasang comb teeth

Pupa Mempunyai trumpet yang


panjang dan bergerigi

Nyamuk Sayap kaki dan badan dilitupi


Dewasa susunan warna gelap

·Memberikan dusty
appearance

B. Peranan Nyamuk Mansonia Dalam Bidang Kesehatan

Nyamuk mansonia berperan penting sebagai pengganggu yaitu sifatnya yang


antropofilik, nokturnal, eksofagik, mengganggu tidur atau aktivitas manusia di luar
rumah sewaktu malam dan juga sebagai vektor filariasis: Filariasis malayi, disebabkan
oleh Brugia malayi.

Vektor penyakit yang dibawa oleh Mansonia yang paling sering ditemui adalah
filariasis (vektor penyakit cacing). Filariasis merupakan penyakit akibat nematoda
jenis Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan Brugia timori. Penyakit ini ditularkan
melalui nyamuk (vektor utama penularan filariasis di daerah perkotaan adalah
oleh Culex quinguefasciatus dan di daerah pedesaan vektornya dapat dari berbagai
spesies Anopheles seperti An. aconitus dan An. bancrofti) yang menghisap darah
seseorang yang telah tertular sebelumnya. Darah yang terinfeksi dan mengandung larva
dan akan ditularkan ke orang lain pada saat nyamuk yang terinfeksi menggigit atau
menghisap darah orang tersebut.

4. TEMPAT PERKEMBANGBIAKAN / HABITAT


Nyamuk mansonia berasosiasi dengan rawa-rawa, sungai besar di tepi hutan
atau dalam hutan, larvae dan pupa melekat dengan sifonnya pada akar - akar
ranting tanaman air,seperti enceng gondok, teratai, kangkung, dan sebagainya .
Bersifat zoofilik, eksofagik , eksofilik , nokturnal.
Larva nyamuk ini bernapas dengan memenetrasikan akar tanaman air seperti
enceng gondok,kangkung,atau tanaman air lainnya. Nyamuk mansonia selain
menularkan penyakit chikungunyajuga menularkan penyakit encephalitis,filariasis
terutama di wilayah Kalimantan.

Anda mungkin juga menyukai