Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN KEGIATAN LATIHAN MINGGUAN

BAB I
1. Latar Belakang

Gerakan Pramuka adalah sebuah wadah sebagai pengembangan diri seluruh anggota pramuka.
Sebagai tempat pengembangan diri anggota pramuka harus mendapatkan kegiatan-kegiatan yang
sifatnya mendidik.

Sebab pramuka adalah tempat menjalankan aktivitas bagi anggota pramuka. Hal ini berdasarkan
pada Program Pemerintah khususnya Pendidikan Luar Sekolah. Pramuka juga sekaligus
merupakan pendidikan non formal.

Pada dasarnya Gerakan Pramuka dalam pelaksanaannya menggunakan Prinsip Dasar Metodik
Kepramukaan. Gugus Depan sebagai ujung tombak tempat pembinaan jati diri anggota pramuka
merupakan kegiatan yang dapat dipertanggung jawabkan.

Kegiatan pramuka juga harus memiliki nilai pendidikan sehingga kegiatannya harus terencana.
Dipersiapkan secara matang dan bisa dilaksanakan dan dapat dinilai baik itu dari segi pendidikan
maupun kejiwaan.

Berdasarkan penjabaran rasional di atas, maka evaluasi pelaksanaan kegiatan sesuai dengan
program kerja Gugus Depan 01.008 – 01.009 Gunung Djati SMP Merah Putih dibuat dalam
bentuk laporan tertulis.Tujuan Kegiatan

Adapun tujuan penyusunan laporan Gugus Depan 01.008 – 01.009 Gunung Djati SMP Merah
Putih secara tertulis adalah untuk mengetahui hasil yang telah dicapai. Hasil laporan ini ditulis
berdasarkan pada pelaksanaan kegiatan latihan mingguan semester ganjil masa bakti 2014/2015.

1. Sasaran Kegiatan

Sasaran dari evaluasi pelaksanaan kegiatan latihan mingguan adalah anggota pramuka yang
tergabung dalam Gugus Depan 01.008 – 01.009 Gunung Djati SMP Merah Putih. Baik itu dari
golongan pramuka penggalang kelas 7 dan kelas 8 maupun penggalang inti yang terbentuk pada
kelas 7, 8 dan 9.

2. Manfaat Kegiatan

Adapun manfaat dilaksanakannya evaluasi semesteran yang dijelaskan ke dalam bentuk laporan
tertulis ini adalah untuk mengukur kemajuan Kepramukaan di lingkungan Gugus Depan 01.008
– 01.009 Gunung Djati SMP Merah Putih.

3. Pembiayaan Pelaksaan Kegiatan

Pembiayaan Pelaksaan Kegiatan Latihan Mingguan dibiayai oleh dana dari SMP Merah Putih
melalui alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
BAB II
Laporan Kegiatan Pengembangan Diri Kepramukaan

1. Materi, waktu, tempat dan kegiatan latihan


2. Materi

Materi latihan yang diberikan pada anggota pramuka adalah materi yang tercantum dalam
program kerja tahunan Gugus Depan 01.008 – 01.009 Gunung Djati SMP Merah Putih.

1. Waktu

Waktu pelaksanaan latihan disesuaikan dengan keadaan. Namun untuk kepastian kepastian
latihan hari efektif yang digunakan adalah Hari Jum’at sore pada pukul 15.00 WIB.

III

Tempat pelaksanaan latihan mingguan berada di SMP Merah Putih. Adapun setting lokasi
ditempatkan di lapangan dan ruang kelas.

1. Kegiatan

Pelaksaan kegiatn selalu diimbangi dengan unsur yang mendidik dan menghibur. Adapun
prosentasinya adalah 30% teori, 40% praktik, 20% permainan dan 10% kegiatan di luar
lingkungan Gugus Depan.

2. Hasil yang Dicapai

Hasil yang dicapai dari pelaksanaan latihan mingguan Gugus Depan 01.008 – 01.009 Gunung
Djati SMP Merah Putih cukup memuaskan. Di mana 65 % angggota pramuka mampu menerima
dengan baik materi yang diberikan oleh pembina.

Materi inipun mampu dan bisa mereka refleksikan ke dalam kehidupan sosial anggota pramuka.
Baik itu di lingkungan keluarga dan masyarakat maupun di lingkungan sekolah. Hal itu tentu
saja dengan tidak melupakan ajaran ataupun pendidikan moral yang telah diberikan oleh orang
tua.

Adapun 35% lagi adalah materi kegiatan kurang dapat diterima dengan baik oleh bebrapa
anggota pramuka. Hal ini disebabkan karena mengingat keterbatasan sarana dan juga prasarana
pendukung yang berkaitn dengan kegiatan latihan kepramukaan.

1. Hambatan dan Saran


2. Hambatan

Adanya kegiatan ini juga memiliki banyak sekali hambatan yang ditemui pada pelaksanaan
latihan mingguan Gugus Depan 01.008 – 01.009 Gunung Djati SMP Merah Putih. Hambatan-
hambatan tersebut adalah :
 Kurangnya semangat anggota pramuka untuk termotivasi mengenai kegiatan latihan
mingguan ini.
 Ada beberapa anggota pramuka yang mempunyai tempat tinggal yang jauh dari tempat
kegiatan latihan pramuka. Meskipun tempat latihan kegiatan adalah masih berada di
sekitar kawasan sekolah SMP Merah Putih
 Masih adanya beberapa anggota pramuka yang belum memahami betapa pentingnya
kegiatan kepramukaan dalam dunia pendidikan saat ini.
 Masih kurangnya dukungan dari orang tua kepada putra-putrinya untuk mengikuti
kegiatan pramuka. Masih ada beberapa orang tua yang berpikir bahwasannya dalam
benak mereka adalah pramuka itu merupakan kegiatan yang berbahaya. Ya, seperti
materi menjelajah di alam terbuka.

3. Saran

Adapun saran untuk penyelenggaraan kegiatan pramuka periode selanjutnya agar lebih baik
adalah :

 Memohon kepada seluruh wali kelas, agar mau memberi motivasi anak bimbingnya.
Motivasi ini patut diberikan agar para anak bimbingnya mau mengikuti kegiatan
kepramukaan. Sepatutnya wali kelas mau menjelaskan kepada anak didiknya tentang
seberapa pentingnya kegiatan pramuka dalam pembentukan jati diri yang sebenarnya.
 Mengharapkan adanya dukungan dari orang tua dalam pengembangan kegiatan
kepramukaan khususnya di kabupaten Waden.

BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan

Dari seluruh kegiatan latihan kepramukaan yang telah dijelaskan ke dalam bentuk laporan
tertulis ini. Maka dapat ditarik suatu kesimpulan, yakni :

1. Memandang bahwasannya perlu dibentuk kepengurusan Gugus Depan untuk masa bakti
tertentu. Hal ini diperlukan agar kinerja tenaga pendidik maupun kependidikan yang
terlibat dalam kepengurusan Gugus Depan lebih terorganisir keberadaanya.
2. Masih kurangnya sarana pendukung dalam kegiatan latihan kepramukaan.
3. Masih adanya siswa yang enggan untuk mengikuti kegiatan latihan kepramukaan
mingguan. Mereka masih belum memahami arti pentingnya kepramukaan dan
penerapannya dalam kehidupan sehari-harinya nanti.

2. Saran

Mengharapkan kepada semua pihak agar dapat membantu terlaksanannya kegiatan latihan
mingguan. Baik kepada pihak sekolah yang terlibat langsung maupun pihak orang tua melalui
wadah komite sekolah.

***