Anda di halaman 1dari 4

DAFTAR PUSTAKA

Achmadi, U.F. (2008). Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah. UI Press.


Jakarta

Andrew E. Sikula (2003), Tingkat Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan


Sumatera Utara. Medan

Anggraeni., & Dini Siti. (2011). STOP Tuberkulosis. Bogor: Cita Insan Madani.

Andriyani. 2010. Indeks Massa Tubuh (IMT). Dari


http://mettyandriyani.blogspot.com/2010/06/indeks-massa-tubuh-
imt.html [21 September 2014].

Aziz Alimul Hidayat (2007), Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah,
Jakarta : Salemba Medika.

Depkes RI, (2010), Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberculosis, Edisi 2,


Gardunas TB.

Dinkes Provinsi Sumatera Barat. (2015). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera


Barat Tahun 2015. Padang : Dinkes Provinsi Sumatera Barat.

Dinkes Kota Padang. (2015). Profil Kesehatan Kota Padang Tahun 2015.
Padang : Dinkes Kota Padang.

Effendy. 2004. Keperawatan Medikal Bedah. Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Endang, Saifuddin. (2009). Ilmu, Filsafat dan Agama. Surabaya. Bina Ilmu

Fatimah, S. (2008). Faktor Kesehatan Lingkungan Rumah yang Berhubungan


Dengan Kejadian TB Paru di Kabupaten Cilacap. Tesis. Program Pasca

Sarjana Universitas Diponegoro. Semarang. Diakses tanggal 17 November


2017

Gutawa, 2012. Gangguan Gizi Pada Penyakit TB. Dari


http://www.rshs.or.id/gizi-buruk-versus-penyakit-tb/ [16 September
2014].
Julianty, Pradono (2007 , Jurnal Ekologi Kesehatan. Vol.6 No.2 Agustus 2007
di akses tanggal 15 November 2017

Kemenkes RI. (2012). Program Pengendalian Tuberkulosis. Jakarta.

Kemenkes RI.(2014). Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Jakarta.

Kemenkes RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta :


Pusdatin.

Kemenkes RI.(2016). Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Jakarta.

Kemenkes RI. (2017). Modul Pelatihan Penanggulangan Tuberkulosis Bagi


Petugas Kesehatan difasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Kementrian

Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pengandalian Penyakit


dan Penyehatan Lingkungan, Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Infodatin: Tuberkulosis


Temukan Obati Sampai Sembuh. Jakarta: Pusadatin.

K.M.Z, Firdaus (2012). Pengaruh Peran Pengawas Menelan Obat (PMO)


Terhadap Keberhasilan Pengobatan TB Paru di Wilayah Kerja
Puskesmas Baki Sukoharjo. Diakses dari :
http://eprint.ums.ac.id/21949/BAB_I.pdf

Mansjoer, A. (2010). Kapita Selekta Kedokteran Edisi ketiga jilid kedua


cetakan pertama. FKUI: Jakarta.

Notoatmodjo, S. (2011). Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Rineka Cipta. (2010).


Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. (2007). Promosis
Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta. (2003).
Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Murtaningsih, Wahyono, B. (2010). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan


Kesembuhan Penderita Tuberkulosis Paru. Jurnal Kesehatan
Masyarakat. Diakses tanggal 15 November 2017

Muarif, Syamsul. (2010). Faktor yang Berhubungan antara Kesembuhan


Pengobatan TB Paru Dengan OAT Strategi DOTS di Puskesmas
Burneh Bangkalan. Jurnal di akses tanggal 15 November 2017
Prof. Dr. Sulianti Saroso,Situs Resmi RSPI - SS © 2003 - 2007 Rumah Sakit
Penyakit Infeksi, Jakarta.

Reviono. dkk (2013). Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) : Tinjauan


Epidemiologi dan Faktor Resiko Efek Samping Obat Anti Tuberkolosis.
Jurnal Fk Unpad di akses 20 November 2017.

Rimbi, N. (2014). Buku Cerdik Penyakit-Penyakit Menular. Yogyakarta: Saufa


Saryono.

Rusnoto. 2006. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru


pada usia dewasa. UNDIP: Surabaya.

Sarudji, D. (2010). Kesehatan Lingkungan. Bandung. Karya Putra Darwati

Sarwono (2007), Ilmu Penyakit Dalam., Jakarta : Yayasan Bina Pustaka


Sarwono Prawirahardjo.

Soemirat, Juli. (2009). Kesehatan Lingungan. Gadja Mada University Press

Sulianti. (2007). Tuberkulosis, diakses tanggal 10 November 2017.


www//http:infeksi.com.

Suyono, Slamet ( 2008). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta Pusat :
Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonsia.

Soeparman (2009). Buku Ajar Penyakit Dalam. Jakarta. Balai Penerbit FKUI.

Setiyaningsih, (2008) Program pengendalian penyakit dan penyehatan


lingkungan

Sibeua,W,H., & Pangabean, M. (2012). Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta : Reneka


Cipta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kombinasi ( Mixed Methods). Bandung :


Alfabdeta.
Sukmawati, Eldira. (2009). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesembuhan
Penderita Penyakit Tuberkulosis Di RSUD Ibnu Sina Kabupaten
Gersik. Jurnal diakses tanggal 15 November 2017

Suryo, 2010. Herbal Penyembuh Gangguan Sistem Pernapasan. PT. Bentang


Pustaka, Yogyakarta.

WHO, (2015), Global Tuberculosis Report.

WHO, (2016), Global Tuberculosis Report.

Widoyono. (2008). Penyakit Tropis Epidemologi, Penularan, Pencegahan dan


Pemberantasan. Jakarta Erlangga

Widayat, E. ( 2006). Pengaruh Karakteristik, Pengetahuan dan sikap Petugas


Pemegang Program Tuberkulosis Paru Puskesmas terhadap Penemuan
Suspek TB Paru di Kabupaten Blora. Tesis. Tidak Diterbitkan. Program
Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.