Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH

PERAN SERTA WARGA NEGARA DALAM MENJAGA


PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

DI SUSUN OLEH
-JULISA -ISMUHU
-REYNDRA -RIFKI -MUSFADLY

X IPS 3
KATA PENGANTAR

Puja dan puji syukur saya haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan banyak
nikmat, taufik dan hidayah. Sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Peran serta
warga negara dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa” dengan baik tanpa ada halangan yang
berarti.
Makalah ini telah kami selesaikan dengan maksimal berkat kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak.
Oleh karena itu kami sampaikan banyak terima kasih kepada segenap pihak yang telah berkontribusi
secara maksimal dalam penyelesaian makalah ini.
Diluar itu, penulis sebagai manusia biasa menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan
dalam penulisan makalah ini, baik dari segi tata bahasa, susunan kalimat maupun isi. Oleh sebab itu
dengan segala kerendahan hati , kami selaku penyusun menerima segala kritik dan saran yang
membangun dari pembaca.
Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga makalah ini dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan
dan memberikan manfaat nyata untuk masyarakat luas.

DAFTAR ISI
Halaman Judul ......................................................................................................................... i
Kata Pengantar ....................................................................................................................... ii
Dafrat isi .................................................................................................................................. iii
A.Pengertian ......................................................................................................................... 1
B.Tujuan ................................................................................................................................. 2
C.Fungsi ................................................................................................................................. 3
D.Tugas .................................................................................................................................. 4
E.Peran .................................................................................................................................. 5
F.Manfaat .............................................................................................................................. 6
G.Faktor-faktor ................................................................................................................... 7
H.Upayah .............................................................................................................................. 8
I.Tokoh ................................................................................................................................. 9
J.Kesimpulan ...................................................................................................................... 10
K.Kesimpulan ...................................................................................................................... 11
G. Faktor-faktor Dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Negara Kesatuan Republik Indonesia dianugerahi wilayah yang luas dan kekayaan alam yang beraneka
ragam untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk, di indonesia
terdapat banyak etnis, suku, agama, dan budaya. Keadaan geografis Indonesia yang merupakan
wilayah kepulauan menyebabkan penduduk yang menempati satu pulau atau sebagian dari satu pulau
tumbuh menjadi kesatuan suku bangsa. Letak Indonesia diantara Samudra Indonesia dan Samudra
Pasifik serta diantara Benua Asia dan Australia, maka Indonesia berada di tengah-tengah lalu lintas
perdagangan.

Keutuhan wilayah sebuah negara sangat penting, karena keutuhan wilayah suatu negara sangat
menentukan berlangsung tidaknya pemerintahan suatu negara. Maka, semua negara berusaha untuk
menjaga keutuhan wilayahnya. Demikian juga dengan negara Indonesia yang selalu berusaha untuk
menjaga keutuhan wilayahnya termasuk di dalamnya pemerintah dan aparat keamanan untuk
bersama-sama dan bersatu padu menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia. Untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia diperlukan sikap-sikap:

Persatuan/kesatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh atau tidak terpecah-belah.
Persatuan/kesatuan mengandung arti “bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam
menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi.” Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia berarti
persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia. Persatuan itu didorong untuk mencapai
kehidupan yang bebas dalam wadah negara yang merdeka dan berdaulat.

Bangsa Indonesia memandang bahwa Indonesia sebagai wilayah dan bangsa merupakan satu kesatuan
yang bulat dalam segala bidang, tidak dapat dipecah-pecahkan. Daratan, lautan, alam, dan manusia
Indonesia yang tumbuh dan berkembang di atasnya adalah satu. Indonesia meskipun beragam suku
bangsa dan banyak pulau adalah merupakan satu kesatuan. Kesatuan inilah yang harus dijaga,
dipertahankan, dan dikembangkan secara baik. Prinsip-prinsip Persatuan dan Kesatuan
Bangsa antara lain :
1. Membina keserasian,keselarasan dan keseimbangan dalam berbagai lingkungan kehidupan
2. Saling mengasihi, membina, dan memberi antar sesama
3. Tidak menonjolkan perbedaan tetapi mencari kesamaan

Sebagai warga negara yang baik kita harus menjaga dan mengamalkan sikap persatuan dan kesatuan
baik di sekolah, kelurga, masyarakat, dan dalam berbangsa dan bernegara. Persatuan dan kesatuan
dapat memperkokoh ketahanan negara. Manfaat membina persatuan dan kesatuan bagi diri, keluarga,
masyarakat,bangsa dan negara diantaranya :
 Terwujudnya kehidupan yang serasi,selaras dan seimbang antar sesama
 Pergaulan antar sesama akan lebih rukun dan akrab
 Terwujudnya sikap saling mencintai dan saling membantu
 Dapat mengatasi semua perbedaan yang ada dengan penuh kesadaran
 Pembangunan nasional akan berjalan lebih baik dan lancar
 Pelaksanaan gotong royong akan dapat berjalan lancar dan baik

Untuk menjaga persatuan dan kesatuan setiap warga negara harus melaksanakan perilaku yang
mencerminkan persatuan dan kesatuan. Perilaku yang mencerminkan perwujudan persatuan dan
kesatuan dalam keluarga, sekolah, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara antara lain sebagai
berikut.

Di Lingkungan Keluarga
 Saling mencintai sesama anggota keluarga
 Mengakui keberadaan dan fungsi tiap-tiap anggota keluarga
 Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa salira
 Tidak memaksakan kehendak orang lain
 Adanya keterbukaan antar anggota keluarga
Di Lingkungan Sekolah
 Membersihkan lingkungan bersama-sama
 Menjenguk salah satu warga yang sakit
 Bekerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan.
 Saling menghormati orang yang berbeda agama, tidak membeda- bedakan suku.
 Bergotong royong membangun lingkungan sekitar.
Di Lingkungan Masyarakat
 Hidup rukun dengan semangat kekeluargaan antarwarga masyarakat
 Setiap warga masyarakat menyelesaikan masalah sosial secara bersama-sama
 Bergaul dengan sesama warga masyarakat tidak membedakan-bedakan suku, agama, ras,
ataupun aliran
 Menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam bergaul antarsuku bangsa
 Mengadakan bakti sosial di lingkungan masyarakat
Di Lingkungan Negara
 Mendahulukan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan
 Memberikan kesempatan yang sama kepada suku bangsa untuk memperkenalkan kesenian
daerahnya ke daerah lainnya.
 Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa
 Memberikan kesempatan yang sama kepada semua daerah untuk mengembangkan
kebudayaan daerah lainnya
Agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga semua warga negara harus menghindari tindakan-
tindakan yang dapat memecah persatuan dan kesatuan. Berikut ini contoh perilaku yang tidak
mencerminkan persatuan dan kesatuan:
 Saling melempar tanggung jawab dalam membersihkan lingkungan
 Tidak peduli terhadap keadaan lingkungan sekitar
 Tidak mau ikut ronda karena alasan sibuk dengan pekerjaan
 Hanya berteman dengan yang seagama atau yang sesuku saja
 Mementingkan diri sendiri/ tidak mau bekerja sama
H. Upaya Dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Hal yang harus kita tanggulangi dalam rangka mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia adalah ancaman. Ancaman adalah setiap upaya dan kegiatan, baik dari dalam negeri maupun
luar negeri yang dinilai mengancam atau membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara,
dan keselamatan segenap bangsa.
Bagaimana agar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terjaga? Salah satu caranya
adalah kita sebagai warga negara berpartisipasi dalam upaya menjaga keutuhan wilayah dan bangsa
Indonesia. Berpartisipasi artinya turut serta atau terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dapat menjaga
keutuhan wilayah dan bangsa Indonesia.
Untuk turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia diperlukan sikap-sikap:
1. Cinta tanah air
Sebagai warga negara Indonesia kita wajib mempunyai rasa cinta terhadap tanah air. Cinta tanah
air dan bangsa dapat diwujudkan dalam berbagai hal, antara lain:
a. Menjaga keamanan wilayah negaranya dari ancaman yang datang dari luar maupun dari dalam negeri
b. Menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
c. Mengolah kekayaan alam dengan menjaga ekosistem guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.
d. Rajin belajar guna menguasai ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin untuk diabdikan kepada negara.
2. Membina persatuan dan kesatuan
Pembinaan persatuan dan kesatuan harus dilakukan di manapun kita berada, baik di lingkungan
keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara. Tindakan yang menunjukkan usaha membina
persatuan dan kesatuan, antara lain:
a. Menyelenggarakan kerja sama antar daerah.
b. Menjalin pergaulan antarsuku bangsa.
c. Memberi bantuan tanpa membedakan suku bangsa atau asal daerah.
d. Mempelajari berbagai kesenian dari daerah lain.
e. Memperluas pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
f. Mengerti dan merasakan kesedihan dan penderitaan orang lain, serta tidak mudah marah atau
menyimpan dendam.
g. Menerima teman tanpa mempertimbangkan perbedaan suku, agama, maupun bahasa dan kebudayaan
3. Rela Berkorban
Sikap rela berkorban adalah sikap yang mencerminkan adanya kesediaan dan keikhlasan
memberikan sesuatu yang dimiliki untuk orang lain, walaupun akan menimbulkan penderitaan bagi diri
sendiri. Dalam pengertian yang lebih sederhana, rela berkorban adalah sikap dan perilaku yang
tindakannya dilakukan dengan ikhlas serta mendahulukan kepentingan orang lain dari pada kepentingan
diri sendiri. Sikap rela berkorban ditunjukkan dengan cara membiasakan merelakan sebagian
kepentingan kita untuk kepentingan orang lain atau kepentingan bersama. Partisipasi dalam menjaga
keutuhan NKRI dapat dilakukan dengan hal-hal sebagai berikut:
a. Partisipasi tenaga
b. Partisipasi pikiran