Anda di halaman 1dari 8

Menyusun Abstrak Penelitian dalam 30

Menit
Penelitian
Oleh Admin Terakhir diperbarui 8 Jun 2018

Menyusun Abstrak Penelitian dalam 30 Menit


0 805
Share

Abstrak merupakan sebuah rangkuman atau ringkasan inti dari sebuah karya tulis ilmiah yang
sangat singkat. Abstrak ditulis untuk membantu seorang pembaca agar dapat dengan mudah dan
cepat untuk melihat tujuan dari penulisannya. Di dalam dunia akademik, tulisan pendek ini
digunakan oleh institusi/lembaga/organisasi pendidikan sebagai informasi awal atas sebuah
penelitian ketika dimasukkan dalam jurnal, konferensi, lokakarya, atau yang sejenisnya. Abstrak
ditempatkan pada bagian awal artikel ilmiah.
Penulisan abstrak yang baik perlu beberapa hal yang harus dipertimbangkan mengingat bagian
ini merupakan bagian artikel yang dibaca setelah judul. Sangatlah beralasan, dibaca atau
tidaknya suatu artikel ilmiah tergantung pada kesan yang diperoleh pembaca saat membaca
abstraknya. Menurut beberapa penulis mengemukakan bahwa bagian artikel yang paling sulit
dikerjakan adalah abstrak. Sebelum kita menulis abstrak, maka penting bagi pemula untuk
memahami konsep dasar tentang pembuatan abstrak dibawah ini.

Tujuan Pembuatan Abstrak

Ada beberapa tujuan pembuatan abstrak menurut Santoso (2009) A�antara lain :

Pertama. Melengkapi tulisan ilmiah seseorang.A�Salah satu unsur yang tidak bisa dipisahkan
dalam dunia akademik khususnya penelitian yakni abstrak. Seperti diawal paragraph disinggung
bahwa abstrak merupakan salah satu syarat dalam penerbitan karya ilmiah seperti jurnal, skripsi,
thesis atau disertasi dan lain-lain.

Kedua. Membantu memperoleh informasi penelitian.A� Abstrak memberikan informasi seputar


hasil penelitian yang telah dilakukan. Informasi itu dapat berupa tujuan penulisan, metode
penelitian, populasi, sampe dan hasil yang diperoleh. Dalam bagian ini penulis harus
menggunakan pemilihan bahasa yang baik agar mampu menarik para pembaca membuka lebih
jauh hasil penelitianya. Gambaran utama yang memang perlu diperhatikan.

Ketiga. Mengatasi kendala bahasa.A�Abstrak digunakan untuk mengatasa kendala bahasa


artinya bahasa yang digunakan dalam abstrak adalah kata yang mudah dipahami oleh pembaca.
Tidak ada istilah asing yang muncul.

Sifat-sifat Abstrak

Berdasarkan tujuan diatas maka kita pun perlu mengetahui sifat-sifat abstrak antara lain sebagai
berikut :

 Ringkas.A�Bahasa yang digunakan efektif dan efisien, penulis menghindari


pemborosan kata. Setiap unsur hendaknya diungkapkan dalam kalimat yang singkat dan
jelas, dengan demikian keseluruhan abstrak menjadi tidak terlalu panjang.

 Jelas.A�Pesan yang disampaikan dalam abstrak harus jelas maksud dan


tujuanya, tidak diperkenankan menggunakan bahasa yang ambigu atau multi tafsir

 Tepat.A�Pemilihan kata (diksi) yang baik dan tepat agar abstrak kita tepat
sasaran pada pembaca
 Berdiri Sendiri.A�Abstrak harus berdiri sendiri, memiliki tempa khusus yakni
dibagian awal setelah cover penelitian.

 Objektif.A� Apa yang ditulis dalam asbtrak sudah seharusnya sama dengan hasil
penelitian yang kita lakukan. Tidak diperkenankan merubah data atau hasil penelitian.
Sampaikan apa adanya didalam abstrak tersebut. Abstrak harus bersifat informatif dan
deskriptif, artinya setiap informasi yang terkandung pada abstrak tersebut harus
berdasarkan fakta. sangat tidak diperkenankan untuk mencantumkan informasi yang tidak
ada faktanya yang jelas dalam isi artikel pada suatu abstrak.

Aturan Penulisan

Menurut beberapa referensi mengungkapkan bahwa format penulisan abstrak adalah sebagai
berikut.

 Awal kalimat merupakan kata benda.

 Terdiri dari maksimal 250 kata, diluar kata depan dan kata sambung.

 Dalam bentuk satu paragraf.

 Menggunakan spasi 1.

 Menggunakan huruf Times New Roman.

 Terdapat kata kunci yang terdiri dari maksimal 5 kata dan disusun secara alfabet.

 Ditulis sebelum bab pendahuluan.

 Rata kiri-kanan.

 Ditulis dengan huruf Times New Roman ukuran 12 pt.

Konten Abstrak

Setidaknya ada empat cakupan isi yang ada didalam abstrak penelitian diantarnya :

 Masalah utama yang diteliti dan ruang lingkupnya.

 Metode yang digunakan

 Hasil yang diperoleh.


 Kesimpulan utama dan saran yang diajukan (bila ada).

Menulis Abstrak dalam 30 menit

Pertama. Tahap persiapan.

Untuk menulis abstrak dalam waktu singkat (30 menit) ada beberapa hal yang perlu disiapkan,
Misalnya, Bab I Pendahuluan, Bab III Metode Penelitian dan Bab V Penutup.

 Pada Bab I Pendahuluan kita mengambil/mengkopi tujuan penelitian untuk


dimasukan dalam abstrak.

 Pada Bab III Metodologi Penelitian. Kita dapat mengambil data seperti metode
penelitian (kuantitatif/kualitatif), teknik pengambilan data (angket, kuesioner, obervasi,
wawancara) dan jumlah populasi sampel penelitian.

 Bab V Penutup. Kita dapat mengambil hasil penelitian, tidak perlu melihat lagi
Bab IV Pembahasan lagi.Mempersiapkan dan melaksanakan proses ini memerlukan
waktu sekitar 5 menit.

Kedua. Tahap indentifikasi

Sebagai Peneliti, anda semestinya fokus penelitian dijelaskan secara singkat agar pembaca
memahami apa yang diamati oleh seorang peneliti di dalam penelitiannya.

Contoh :

Salah satu metode yang sering diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
(PKn) yaitu metode sosiodrama. Metode ini menekankan pada penguasaan bahan pembelajaran
melalui pengembangan imajinasi, daya ekspresi dan penghayatan siswa. Proses ini memakan
waktu sekitar 5 menit. Jumlah kata yang digunakan hanya 25

Ketiga, penulis perlu menggambarkan secara jelas desain penelitian yang dilakukan dalam proses
pencarian jawaban atau solusi atas persoalan yang diangkat di dalam penelitiannya. Desain
langkah penyelesaian masalah ini oleh mahasiswa lazim dikenal dengan istilah Metode
Penelitian.

Contoh :

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pengaruh sosio drama terhadap
peningkatan hasil belajar siswa kelas lima yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data
dilakukan deangan observasi, wawancara, dokumentas dan pemberian evaluasi berupa tes
tertulis. Proses ini memakan waktu sekita 5 menit. Jumlah kata yang digunakan sebanyak 34
Keempat, selanjutnya penulis menjelaskan hasil temuannya kepada pembaca. Beberapa peneliti
menganggap hasil temuan yang diungkap tidak perlu mengungkap pembahasan yang dilakukan
karena hal itu justru akan membuat pengulangan isi tulisan. Jelas maksudnya karena bagian
pembahasan temuan penelitian juga diurai di dalam bagian kesimpulan.

Contoh :

Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa: (1). Metode sosiodrama mampu meningkatkan
hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas VA� di SDN 1 Ciputat Kecamatan
Ciawigebang Kabupaten Kuningan. Hasil belajar siswa rata-rata pada kondisi awal adalah 64.
Setelah penelitian prestasi belajar mampu diperbaiki menjadi 75,20. (2). Nilai t hitung adalah
sebesar a��8.043 dengan signifikan 0.000. karena nilai signifikan 0.000 < 0.05 maka dapat
disimpulkan bahwa Ho ditolak, artinya rata-rata nilai pre-tes dan pos tes tidak sama atau berbeda.
dengan demikian dapat dinyatakan bahwa Ha diterima. Proses ini memakan waktu sekitar 10
menit. Jumlah kata yang digunakan sebanyak 117

Tahap terakhir, bagian kesimpulan dan review

Bagian ini tetap mendapatkan perhatian penting sebagai bagian akhir dari paragraf. Pada bagian
ini kadangkala sejumlah peneliti menyisipkan rekomendasi penelitian namun tanpa pembahasan
atau uraian yang panjang. Lebih lanjut, tidaklah lazim sebuah abstrak diisi oleh nama si
penulis serta para pembimbing tulisannya, apalagi hal itu ditulis dalam huruf cetak tebal.

A�Contoh

Jadi dapat disimpulkanbahwa ada Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap PrestasiA� Siswa
Pada Mata Pelajaran Pkn Di SDN 1 Ciputat Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan
Tahun 2017. Proses ini memakan waktu kurang dari 5 menit. Jumlah kata yang digunakan
sebanyak 24

Naaha�� mudah bukan? Penulis menyadari bahwa membuat abstrak penelitian memang tidak
bisa diselesaikan dalam satu kali penulisan. Sama halnya dengan penulisan esei (essay),
penulisan abstrak juga memerlukan latihan agar bisa menciptakan hasil tulisan yang baik.
Tulisan ini hanya bentuk opini dan motivasi agar kita terus berkembang kearah yang lebih baik
lagi. Aldy Nurcahya

Abstrak PenelitianCara Membuat AbstrakCara Mudah Membuat AvstrakpenelitianPersiapan


Pembuatan abstrak
0 805
Share
Admin

Lyceum.id merupakan situs pengembangan budaya dan ilmu pendidikan terlengkap menyajikan
kajian filsafat, pendidikan, sosial, agama, sastra dan budaya, ekonomi dan bisnis, kesehatan dan
gaya hidup

Prev Post

Menakar UU Ormas Dalam Mengatasi Radikalisme Agama

Next Post

5 Makanan Yang Dilarang Beredar di Beberapa Negara. Apa alasannya?

Semua
Anda mungkin juga berminat
Penelitian

Cara Membuat Notasi Ilmiah

Penelitian

Cara Menyusun Abstrak dalam Penelitian

Penelitian

Cara Menyusun Daftar Pustaka

 Komentar

 Komentar Facebook

Connect with:

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.


Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru

Mengurai Kegagalan Islam Politik di Indonesia| Part – 1

Polemik TGB. Muhammad Zainul Majdi dalam Pertikaian Politik Nasional

Seni Sebagai Awal Kelahiran Bangsa

Arwah Nakhoda Desa

Kapal itu Akhirnya Tenggelam

Kajian Isu-isu Global-Soal Ujian IPS IAIN Semester IV

Populer

Wolipop

Makna dan Rahasia Dibalik Pria Memegang Atau Mengusap…

Ali Alamsyah 2 tahun lalu 5


Pendidikan Karakter

Pengertian, Tujuan dan Fungsi Pendidikan Karakter


aceplutvi 2 tahun lalu 0
Penelitian

Cara Menyusun Proposal Penelitian

Admin 2 tahun lalu 0