Anda di halaman 1dari 11

Cara Penulisan Daftar Pustaka Harvard

Style
by deepublish 139,762 Views 5 Comments

321
SHARES
FacebookTwitter

Penulisan daftar referensi atau daftar pustaka dalam sebuah penulisan karya ilmiah (jurnal, tugas
akhir, tesis, disertasi, prosiding, laporan penelitian) menjadi hal yang penting untuk menyajikan
secara detail sumber-sumber informasi dalam sebuah tulisan. Dimana penulisan daftar pustaka
ternyata ada beberapa metode (style), diantaranya: (a) Turabian Style, (b) Harvard Style; (c)
Vancouver Style; (d) American Psychological Association (APA) Style; (e) Chicago Style; atau
(f) Kombinasi dari berbagai style. Masing-masing style penulisan sumber kutipan tersebut
memiliki keunggulan dan kelemahan, tetapi suatu style yang dipilih dan dianut harus diterapkan
secara konsisten. Salah satu style yang sering dipakai oleh para penulis, peneliti, dan berbagai
institusi pendidikan serta berbagai publikasi ilmiah adalah Harvard-APA Style. Gaya penulisan
daftar pustaka menurut APA (American Psychological Association) adalah gaya yang mengikuti
format Harvard.

Aturan Penulisan Daftar Pustaka Harvard-APA Style


Beberapa aturan dasar penulisan daftar pustaka dengan Harvard-APA Style yaitu:
1. Sumber kutipan yang dinyatakan dalam karya ilmiah harus ada dalam Daftar Pustaka,
dan sebaliknya.
2. Daftar pustaka tidak dibagi-bagi menjadi bagian-bagian berdasarkan jenis pustaka,
misalnya buku, jurnal, internet dan sebagainya.
3. Ditulis satu spasi, berurutan secara alfabetis tanpa nomor berdasarkan nama akhir
pengarang atau organisasi yang bertanggung jawab. Jika suatu referensi tidak memiliki
nama pengarang maka judul referensi digunakan untuk mengurutkan referensi tersebut
diantara referensi lain yang tetap diurutkan berdasarkan nama belakang pengarang.
4. Jika literatur ditulis oleh satu orang, nama penulis ditulis nama belakangnya lebih dulu,
kemudian diikuti singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah, dilanjutkan penulisan
tahun, judul dan identitas lain dari literatur/pustaka yang dirujuk.
5. Apabila ada beberapa karya yang ditulis oleh pengarang yang sama, urutkan berdasarkan
tanggal terbitnya (dimulai dari yang paling lama ke yang paling baru).
6. Jika seorang pengarang mengeluarkan beberapa karya dalam tahun publikasi yang sama,
maka diurutkan berdasarkan huruf kecil yang menyertai tanggal publikasi (contoh:
1988a, 1988b, 1988c, dst.).
7. Tanggal publikasi dituliskan setelah nama(-nama) pengarang.
8. Judul referensi dituliskan secara italic, jika daftar pustaka ditulis tangan maka judul
digarisbawahi.
9. Cara penulisan setiap daftar pustaka berbeda-beda, bergantung pada jenis literatur/
pustaka yang menjadi referensi.

Baca juga: Cara mendapatkan ISBN buku agar terhindar dari AGEN PENIPUAN!

Cara Penulisan Daftar Pustaka Harvard-APA Style

Pada dasarnya dalam pedoman Harvard-APA Style , penulisan daftar pustaka dipisahkan oleh
koma dan diakhiri dengan tanda titik. Sementara untuk judul sumber kutipan (sitasi)
menggunakan huruf kapital untuk setiap kata kecuali kata penghubung. Meskipun demikian,
terdapat beberapa perbedaan dalam penulisannya sebagai berikut:

1. Buku

Pola dasar penulisan referensi berjenis buku adalah:

Nama Belakang Pengarang, Inisial tahun terbit, Judul buku


(Edisi jika edisinya lebih dari satu), Tempat diterbitkan,
Penerbit.
Hal yang perlu diperhatikan adalah judul buku yang dituliskan secara italic dengan penggunaan
huruf kapital mengikuti standar penulisan kalimat. Jumlah pengarang yang boleh didaftarkan di
satu referensi maksimal berjumlah enam. Jika pengarang berjumlah lebih dari enam maka
pengarang ketujuh dan selanjutnya dituliskan sebagai et al.
Contoh:

Conley, D 2002, The daily miracle: an introduction to


Satu pengarang
journalism, Oxford University Press,New York.
Anna, N & Santoso, CL 1997, Pendidikan anak, edk 5, Family
Dua pengarang
Press, Jakarta.
Kotler, P, Adam, S, Brown, L & Armstrong, G 2003, Principles
Lebih dari dua of marketing, 2nd edn, Pearson
pengarang
Education Australia, Melbourne.
Tidak ada nama Computer Graphics Inter-Facing 1996, 3rd edn, Modern
pengarang technology Corporation, Minnepolis.

Simak pula: Mengapa naskah Anda sering ditolak penerbit? Inilah sebabnya!

2. Artikel jurnal

Penulisan untuk artikel jurnal yaitu,

Nama belakang pengarang, inisial Tahun Publikasi, Judul


artikel menggunakan tanda kutip tunggal, Nama jurnal
menggunakan format italic, Nomor volume (ditulis vol.),
Nomor halaman.
Contoh:

Hall, M 1999, ‘Breaking the silence: marginalisation of registered


Pengarang tunggal nurses employed in nursing homes’, Contemporary Nurse, vol. 8,
no. 1, hh. 232-237.
Davis, L, Mohay, H & Edwards, H 2003, ‘Mothers’ involvement
Dua pengarang in caring for their premature infants: an historical overview’,
Journal of Advanced Nursing, vol. 42, no. 6, hh. 578–86.
Wijaya, K, Phillips, M & Syarif, H 2002, ‘Pemilihan sistem
Lebih dari dua
penyimpanan data skala besar’, Jurnal Informatika Indonesia,
pengarang
vol. 1, no. 3, hh. 132-140.
‘Building human resources instead of landfills’ 2000, Biocycle,
Tanpa pengarang
vol. 41, no. 12, hh. 28-29.
Sementara, untuk penulisan jurnal online penulisannya adalah sama dengan jurnal full-text hanya
pada jurnal online setelah penulisan nomor volume jurnal (vol.) selanjutnya ditambahkan dengan
tanggal diakses dan alamat web. Adapaun penulisannya yaitu:

Birbeck, D & Drummond, M 2006, ‘Very young children’s body image: bodies and minds under
construction’, International Education Journal, vol. 7, no.4, dilihat 12 Desember 2006,
<http://iej.com>

3. Halaman Web

Penulisan daftar pustaka untuk artikel yang dikutip dari web polanya adalah:

Nama pengarang atau editor atau penyusun Tahun , Judul


Artikel (Italic), Nama lamam yang memuat, Tanggal akses,
Alamat web.
Contoh:

desJardins, M 1998, How to succeed in postgraduate study, Applied Ecology Research Group,
University of Canberra, dilihat 26 April 2001, <http://aerg.canberra.edu.au/jardins/t.htm>.
(Disarikan dari berbagai sumber).

Untuk penulisan daftar pustaka yang bersumber dari selain sumber di atas, dapat melihat
pedoman penulisan lebih lanjut di sini.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang teknik menulis anda dapat melihat Artikel-
artikel berikut:

1. Teknik Menulis | Pentingnya Revisi dalam Menulis Buku


2. Teknik Menulis (Draft) Buku Pertamamu
3. Teknik Menulis : Tiga Hambatan dalam Menulis Buku
4. Teknik Menulis Judul Buku Ilmu Komputer Supaya Diterima Penerbit Buku

———————————-

Semoga artikel ini bermanfaat! Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut, pelajari lebih
lanjut disini! Atau jika Anda punya masalah menulis, Anda dapat berKONSULTASI juga disini!

Anda punya NASKAH? Tapi sering DITOTAK PENERBIT BUKU?


Atau Anda sudah TERBITkan BUKU? Tapi ROYALTI TAK SEBANDING dengan KERJA
KERAS Anda??
Ayo TERBITkan naskah Anda DISINI!

Dijamin TERBIT, dijamin GRATIS!

———————————-

Referensi:

 Penulisan Sumber Kutipan dan Daftar Pustaka (Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, Disertasi,
Dan Artikel Jurnal)Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (Stiesia) Surabaya,
http://siat.ung.ac.id/files/wisuda/2014-2-1-84205-431409014-abstraksi-
20012015024204.pdf (diakses 12 April 2016)

 Penulisan Daftar Pustaka Berdasarkan Harvard Format APA Style,


http://starbpkp.unsoed.ac.id/uploads/files/format%20daftar%20pustaka.pdf (diakses 12
April 2016)

 Panduan Penulisan Referensi Akademis Sistem Referensi Harvard


http://if.mipa.uns.ac.id/if/wp-content/uploads/2012/05/referensi-harvard.pdf (diakses 12
April 2016)

 Harvard Referencing (AGPS 6th Edition)


https://www.flinders.edu.au/slc_files/Documents/Blue%20Guides/Harvard%20Referenci
ng.pdf (diakses 12 April 2016)

[mag]

This post has been seen 168398 times.


(Visited 137,094 times, 11 visits today)
Pembaca Artikel: 115,759
https://penerbitdeepublish.com/daftar-pustaka-harvard-style/
Cara Menulis Daftar Pustaka Harvard Untuk PKM

Daftar pustaka digunakan sebagai referensi bilamana penulis


atau pembaca ingin melakukan review pada sumber yang
bersangkutan dengan tema buku.
Daftar pustaka yang dianjurkan pada PKM biasanya
menggunakan Harvard style.
yang mana format nya adalah sebagai berikut saya tuliskan dari
sumber BUKU dan INTERNET.

1. Diambil dari BUKU

Pengarang . Tahun . Judul . Kota Terbit : Penerbit .


Contoh 1 :
Judul Buku : Oh My Goodness
Pengarang : Yoris Sebastian
Tahun Terbit :2010
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Kota Terbit : Jakarta

Penulisan menjadi :
Sebastian,Yoris . 2016 . Oh My Goodness . Jakarta : PT.
Gramedia Pustaka Utama.
Contoh 2 :
Judul Buku : Generasi Langgas
Pengarang : Yoris Sebastian, Dilla Amran, dan Youthlab
Tahun Terbit :2016
Penerbit : Gagasmedia
Kota Terbit : Jakarta

Penulisan menjadi :

Sebastian,Yoris, dkk. 2016 . Generasi Langgas .Jakarta :


Gagasmedia

2. Diambil dari internet/web

Pengarang . “ Judul Artikel “ . ( Alamat web diakses Tanggal


bulan Tahun )
Catatan
- Kata “diakses” harus ditulis
- Penulisan web tanpa garis bawah
Contoh
Judul : Lereng Anteng
Pengarang : Naufal Fauzian Ramadhan
Alamat : http://nazirama.blogspot.co.id/
Diakses : 21 November 2016
Penulisan menjadi
Ramadhan , Naufal Fauzian . “ Lereng Anteng ” .
( http://nazirama.blogspot.co.id/ diakses 21 November 2016 )

7 May 0

Cara Penulisan Daftar Pustaka Harvard Style

Penulisan daftar referensi atau daftar pustaka dalam


sebuah penulisan karya ilmiah (jurnal, tugas akhir, tesis, disertasi, prosiding, laporan penelitian)
menjadi hal yang penting untuk menyajikan secara detail sumber-sumber informasi dalam
sebuah tulisan. Dimana penulisan daftar pustaka ternyata ada beberapa metode (style),
diantaranya: (a) Turabian Style, (b) Harvard Style; (c) Vancouver Style; (d) American
Psychological Association (APA) Style; (e) Chicago Style; atau (f) Kombinasi dari berbagai style.
Masing-masing style penulisan sumber kutipan tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan,
tetapi suatu style yang dipilih dan dianut harus diterapkan secara konsisten. Salah satu style yang
sering dipakai oleh para penulis, peneliti, dan berbagai institusi pendidikan serta berbagai
publikasi ilmiah adalah Harvard-APA Style. Gaya penulisan daftar pustaka menurut APA
(American Psychological Association) adalah gaya yang mengikuti format Harvard.

Aturan Penulisan Daftar Pustaka Harvard-APA Style

Beberapa aturan dasar penulisan daftar pustaka dengan Harvard-APA Style yaitu:

1. Sumber kutipan yang dinyatakan dalam karya ilmiah harus ada dalam Daftar Pustaka,
dan sebaliknya.
2. Daftar pustaka tidak dibagi-bagi menjadi bagian-bagian berdasarkan jenis pustaka,
misalnya buku, jurnal, internet dan sebagainya.
3. Ditulis satu spasi, berurutan secara alfabetis tanpa nomor berdasarkan nama akhir
pengarang atau organisasi yang bertanggung jawab. Jika suatu referensi tidak memiliki
nama pengarang maka judul referensi digunakan untuk mengurutkan referensi tersebut
diantara referensi lain yang tetap diurutkan berdasarkan nama belakang pengarang.
4. Jika literatur ditulis oleh satu orang, nama penulis ditulis nama belakangnya lebih dulu,
kemudian diikuti singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah, dilanjutkan penulisan
tahun, judul dan identitas lain dari literatur/pustaka yang dirujuk.
5. Apabila ada beberapa karya yang ditulis oleh pengarang yang sama, urutkan berdasarkan
tanggal terbitnya (dimulai dari yang paling lama ke yang paling baru).
6. Jika seorang pengarang mengeluarkan beberapa karya dalam tahun publikasi yang sama,
maka diurutkan berdasarkan huruf kecil yang menyertai tanggal publikasi (contoh:
1988a, 1988b, 1988c, dst.).
7. Tanggal publikasi dituliskan setelah nama(-nama) pengarang.
8. Judul referensi dituliskan secara italic, jika daftar pustaka ditulis tangan maka judul
digarisbawahi.
9. Cara penulisan setiap daftar pustaka berbeda-beda, bergantung pada jenis literatur/
pustaka yang menjadi referensi.

Cara Penulisan Daftar Pustaka Harvard-APA Style

Pada dasarnya dalam pedoman Harvard-APA Style , penulisan daftar pustaka dipisahkan oleh
koma dan diakhiri dengan tanda titik. Sementara untuk judul sumber kutipan (sitasi)
menggunakan huruf kapital untuk setiap kata kecuali kata penghubung. Meskipun demikian,
terdapat beberapa perbedaan dalam penulisannya sebagai berikut:

1. Buku

Pola dasar penulisan referensi berjenis buku adalah:

Nama Belakang Pengarang, Inisial tahun terbit, Judul buku (Edisi jika edisinya
lebih dari satu), Tempat diterbitkan, Penerbit.

Hal yang perlu diperhatikan adalah judul buku yang dituliskan secara italic dengan
penggunaan huruf kapital mengikuti standar penulisan kalimat. Jumlah pengarang yang
boleh didaftarkan di satu referensi maksimal berjumlah enam. Jika pengarang
berjumlah lebih dari enam maka pengarang ketujuh dan selanjutnya dituliskan
sebagai et al.

Contoh:

Conley, D 2002, The daily miracle: an introduction to


Satu pengarang
journalism, Oxford University Press,New York.
Anna, N & Santoso, CL 1997, Pendidikan anak, edk 5, Family
Dua pengarang
Press, Jakarta.
Lebih dari dua Kotler, P, Adam, S, Brown, L & Armstrong, G 2003, Principles
pengarang of marketing, 2nd edn, PearsonEducation Australia, Melbourne.
Tidak ada nama Computer Graphics Inter-Facing 1996, 3rd edn, Modern
pengarang technology Corporation, Minnepolis.

1.
1.
1. Artikel jurnal

Penulisan untuk artikel jurnal yaitu,

Nama belakang pengarang, inisial Tahun Publikasi, Judul artikel menggunakan tanda
kutip tunggal, Nama jurnal menggunakan format italic,Nomor volume (ditulis vol.),
Nomor halaman.

Contoh:

Hall, M 1999, ‘Breaking the silence: marginalisation of registered


Pengarang tunggal nurses employed in nursing homes’, Contemporary Nurse, vol. 8,
no. 1, hh. 232-237.
Davis, L, Mohay, H & Edwards, H 2003, ‘Mothers’ involvement
Dua pengarang in caring for their premature infants: an historical overview’,
Journal of Advanced Nursing, vol. 42, no. 6, hh. 578–86.
Wijaya, K, Phillips, M & Syarif, H 2002, ‘Pemilihan sistem
Lebih dari dua
penyimpanan data skala besar’, Jurnal Informatika Indonesia,
pengarang
vol. 1, no. 3, hh. 132-140.
‘Building human resources instead of landfills’ 2000, Biocycle,
Tanpa pengarang
vol. 41, no. 12, hh. 28-29.

Sementara, untuk penulisan jurnal online penulisannya adalah sama dengan jurnal full-text hanya
pada jurnal online setelah penulisan nomor volume jurnal (vol.) selanjutnya ditambahkan dengan
tanggal diakses dan alamat web. Adapaun penulisannya yaitu:
Birbeck, D & Drummond, M 2006, ‘Very young children’s body image: bodies and minds under
construction’, International Education Journal, vol. 7, no.4, dilihat 12 Desember 2006,
<http://iej.com>.

1. Halaman Web

Penulisan daftar pustaka untuk artikel yang dikutip dari web polanya adalah:

Nama pengarang atau editor atau penyusun Tahun , Judul Artikel (Italic), Nama lamam
yang memuat, Tanggal akses, Alamat web.

Contoh:

desJardins, M 1998, How to succeed in postgraduate study, Applied Ecology Research Group,
University of Canberra, dilihat 26 April 2001, <http://aerg.canberra.edu.au/jardins/t.htm>.
(Disarikan dari berbagai sumber).

Untuk penulisan daftar pustaka yang bersumber dari selain sumber di atas, dapat melihat
pedoman penulisan lebih lanjut di sini.

Referensi:

 Penulisan Sumber Kutipan dan Daftar Pustaka (Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, Disertasi,
Dan Artikel Jurnal)Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (Stiesia) Surabaya,
http://siat.ung.ac.id/files/wisuda/2014-2-1-84205-431409014-abstraksi-
20012015024204.pdf (diakses 12 April 2016)

 Penulisan Daftar Pustaka Berdasarkan Harvard Format APA Style,


http://starbpkp.unsoed.ac.id/uploads/files/format%20daftar%20pustaka.pdf (diakses 12
April 2016)

 Panduan Penulisan Referensi Akademis Sistem Referensi


Harvardhttp://if.mipa.uns.ac.id/if/wp-content/uploads/2012/05/referensi-harvard.pdf
(diakses 12 April 2016)

 Harvard Referencing (AGPS 6th Edition)


https://www.flinders.edu.au/slc_files/Documents/Blue%20Guides/Harvard%20Referenci
ng.pdf (diakses 12 April 2016)

Artikel di atas diambil dari http://penerbitdeepublish.com

admin
Artikel