Anda di halaman 1dari 5

1.

Besaran Pokok & Turunan

BESARAN POKOK BESARAN TURUNAN


No Besaran Satuan (SI) Alat Ukur No Besaran Satuan (SI) Alat Ukur
1 Panjang Meter (m) Mistar, jangka sorong, mikrometer sekrup 1 Volume m3 Gelas ukur
2 Massa Kilogram (kg) Neraca dua lengan, neraca tiga lengan 2 Massa jenis kg/m3 Hidrometer
3 Waktu Sekon (s) Stopwatch 3 Kecepatan m/s Velocimeter
4 Kuat  arus  listrik Ampere (A) Amperemeter 4 Kelajuan m/s Spedometer
5 Suhu Kelvin (K) Termometer 5 Gaya N, kg m/s2 Neraca pegas atau dinamometer
6 Intensitas  cahaya Kandela (Cd) 6 Berat N Neraca pegas atau dinamometer
7 Jumlah  zat Mole (mol) 7 Tekanan Pa, N/m2 Barometer atau manometer
8 Energi J, kg m2/s2
2. Sifat-sifat campuran :
a. terbentuk dari dua jenis zat atau lebih b. masih memiliki sifat asal zatnya
c. perbandingannya sembarang/ tidak tetap d. dapat dipisahkan secara fisika
Campuran dibagi menjadi dua :
1. Campuran homogen adalah jenis campuran yang tidak bisa dibedakan zat yang bercampur di
dalamnya. Contoh campuran homogen adalah udara, sirup, dan teh manis.
2. Campuran heterogen adalah campuran yang tidak bisa bercampur dengan zat lain secara sempurna
dan masih bisa dipisahkan. Contoh campuran heterogen adalah air sungai dari campuran tanah dan
air, campuran pasir, semen, dan air, campuran gula dan kopi.
Campuran heterogen dibagi menjadi dua yaitu koloid dan suspensi.
a. Koloid adalah campuran antara zat yang hampir sama sifatnya. Contohnya campuran air dan susu,
campuran air dan cat, campuran awan dan udara.
b. Suspensi adlaah campuran kasar dan masih terlihat oleh mata. Contoh koloid adalah air dan minyak
yang tidak dapat bersatu, campuran kapur dengan air, dan campuran air sungai yang warnanya keruh.

3. Sifat – sifat larutan asam : Sifat – sifat larutan basa :


Rasa asam yang khas. Mempunyai rasa pahit
Perubahan warna lakmus dari biru menjadi merah. Perubahan warna lakmus dari merah menjadi biru.
Bereaksi dengan logam tertentu untuk menghasilkan H2 gas. Jika dilarutkan ke dalam air menghasilkan ion hidroksida (OH–)
Bereaksi dengan basa untuk membentuk garam dan air. Memiliki pH lebih dari 7.
Larutan asam dalam air menghantarkan arus listrik. Larutan basa dalam air menghantarkan arus listrik.
4. Model – model atom
5. Perubahan Fisika adalah perubahan zat yang tidak menghasilkan zat baru dan bersifat sementara.
Contoh: es mencair, lilin meleleh, pelarutan gula dalam air, dan lain-lain.
Perubahan Kimia adalah perubahan suatu zat yang terjadi karena reaksi kimia sehingga
menghasilkan suatu zat baru. Contoh: kertas dibakar menjadi abu, peristiwa perkaratan besi, dll.

6. Dampak penyalahgunaan zat aditif, zat adiktif, dan Psikotropika :


Mengurangi kemampuan darah dalam menyimpan oksigen,Mengakibatkan kanker, Menyebabkan
kesulitan dalam bernapas,Penurunan daya ingat, Menimbulkan semangat, Menimbulkan euphoria,
Berkeringat, Menghilangkan kepercayaan diri, Gangguan kebiasaan tidur, Gigi rapuh,gusi menyusut.

7. Gerak Lurus
1. Gerak lurus beraturan (GLB) : gerak benda yang lintasannya garis lurus dgn kecepatan tetap.

2. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak suatu benda yang lintasannya berupa garis lurus dengan kec

2.Gerak lurus berubah beraturan (GLBB)


a. GLBB dipercepat contoh : gerak benda jatuh bebas dan gerak benda menuruni bidang miring

b. GLBB diperlambat contoh : gerak benda vertikal ke atas dan gerak benda horizontal dalam
permukaan kasar (tanah, pasir)

Contoh soal :
Perhatikan gambar hasil rekaman ticker timer sebagai berikut!

Grafik (v –t) berikut yang melukiskan gerak benda tersebut ditunjukkan oleh ….

Pembahasan
Di baca dari kanan ke kiri (lihat arah gerak F), tampak bahwa jarak antara titik-titik makin dekat
(GLBB diperlambat), kemudian jarak antara titik makin jauh (GLBB dipercepat) Jawab : B
8. Percepatan “ Besarnya percepatan yang dialami benda berbanding lurus dengan gaya total
yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama dengan
arah gaya total yang bekerja padanya.”
a = percepatan (m/s2)
∑F = gaya total (N)
m = massa benda (kg)

9. Energi mekanik : jumlah dari energi potensial dan energi kinetik. E m = E p + E k


Energi potensial : energi yang dimiliki suatu benda karena memiliki ketinggian tertentu dari tanah.
Energi potensial ada karena adanya gravitasi bumi. E p = m × g × h
Energi kinetik : energi yang dimiliki suatu benda karena geraknya. Energi kinetik dipengaruhi oleh
massa benda dan kecepatannya. E k = 1/ 2 × m × v 2

10. Konversi Suhu

11. Tekanan Hidrostatis

12. Pesawat Sederhana


Tuas 1 : pemotong kuku, tang, gunting, linggis, dan jungkat-jungkit.
Tuas 2 : gerobak beroda satu, alat pemotong kertas, alat pemecah kemiri, dan pembuka tutup botol.
Tuas 3 : sekop, penjepit roti, stappler, dan pinset.
Bidang Miring : kapak, pisau, obeng, sekrupjalan di pegunungan
Katrol tetap adalah tiang bendera, kerekan timba sumur , dan kerekan sangkar burung.
Katrol bebas ini sering digunakan tukang utk mengangkat barang pada bagunan bertingkat tinggi

13. Akibat rotasi bumi Akibat revolusi bumi


Terjadinya siang dan malam. Terjadinya gerak semu tahunan matahari
Terjadinya perbedaan lamanya waktu siang dan
Terjadinya gerak semu harian matahari malam
Terjadinya perbedaan waktu di berbagai tempat
di bumi Terjadinya pergantian musim

14. Urutan organisasi kehidupan


Molekul-sel-jaringan-organ-organisme-populasi-komunitas-ekosistem-bioma

15. Komensalisme : Hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang keduanya tidak diuntungkan
juga tidak dirugikan. Contohnya anggrek menempel pada tanaman lain
Mutualisme : Hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang saling menguntungkan.
Contohnya kerbau dan jalak
Parasitisme: Hubungan timbal balik antara dua makhluk hidup yang satu diuntungkan dan yang l
ain dirugikan. Contohnya benalu yang menempel pada tanaman lain

16.

17. Ginjal : urea, kreatinin, dan amonia melalui urine


Kulit : keringat
Hati : menetralkan racun & merombak sel drh mrh
Paru2 : karbondioksida

18.

19. Sistem gerak


20. Enzim

21.

22.

23. 1. Jml no ruang benda + bayangan = 5


2. Semua bayangan di depan cermin : nyata & terbalik
Semua bayangan di belakang cermin: maya & tegak
3. Bila nmr ruang bayangan lbh besar , maka bayangan diperbesar
Bila nmr ruang bayangan lbh kecil, maka bayangan diperkecil