Anda di halaman 1dari 7

BAHAN AJAR KIMIA UNSUR

“KELIMPAHAN UNSUR DI ALAM, UNSUR GOLONGAN GAS MULIA DAN HALOGEN”

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/Semester : XII/Genap
Hari/Tanggal : Minggu, 26 November 2017
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI-1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,responsif dan
pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI-3 : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI-4 : Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar
3.6 Menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisik dan sifat kimia, manfaat, dampak,
proses pembuatan unsur-unsur golongan utama (gas mulia, halogen, alkali dan alkali
tanah, periode 3) serta unsur golongan transisi (periode 4) dan senyawanya dalam
kehidupan sehari-hari.
4.6 Menalar dan menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat fisik dan sifat kimia, manfaat,
dampak, proses pembuatan unsur-unsur golongan utama (gas mulia, halogen, alkali dan
alkali tanah, periode 3) serta unsur golongan transisi (periode 4) dan senyawanya dalam
kehidupan sehari-hari.
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran PBL dengan menggali informasi dari berbagai sumber belajar,
berdiskusi, penyelidikan dan pengolahan informasi, diharapkan siswa memiliki rasa ingin tahu,
teliti dalam melakukan pengamatan, dan komunikatif dalam menyampaikan pendapat, menjawab
pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat menentukan kelimpahan unsur-unsur di alam,
menjelaskan kecenderungan sifat periodik unsur-unsur golongan gas mulia dan halogen,
menguraikan sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia unsur golongan gas mulia dan halogen, serta
menjelaskan manfaat, pembuatan dan dampak yang ditimbulkan unsur golongan gas mulia dan
halogen.
D. Uraian Materi
1. Kelimpahan Unsur di Alam
Sebagian besar unsur-unsur di alam terdapat sebagai senyawa, hanya sebagian kecil
yang terdapat sebagai unsur bebas. Bahan-bahan alam yang mengandung unsur atau
senyawa tertentu disebut mineral. Mineral yang digunakan/diolah secara komersil disebut
bijih.
Tabel 1.1 Contoh Mineral
Anion Mineral
Tidak ada Au, Ag, Pt, Cu, Bi, As, Sb, Os, Ir, Ru, Rh, Pd
Oksida Fe2O3, Fe3O4, Al2O3, SnO, SiO2
Sulfida CuFeS2, Cu2S, ZnS, PbS
Klorida NaCl, KCl
Karbonat CaCO3, MgCO3
Sulfat CaSO4.2H2O, MgSO4.7H2O
2. Gas Mulia
a. Sifat Gas Mulia
1) Gas mulia terdiri atas helium (He), neon (Ne), argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe)
dan radon (Rn).
2) Konfigurasi elektron gas mulia paling stabil sehingga sukar beraksi dengan unsur
lain, dan akibatnya di alam terdapat sebagai unsur monoatomik (unsur bebas)
3) Makin besar nomor atom jari-jari atomnya juga semakin besar
4) Dari atas ke bawah harga potensial ionisasinya semakin kecil
5) Dalam golongan, makin ke bawah terdapat kenaikan titik leleh, titik didih, dan kalor
penguapan. Ini menunjukkan bertambah besarnya gaya van der waals antara atom-
atom.
6) Radon merupakan unsur radioaktif
b. Senyawa Gas Mulia
Bartlett mereaksikan PtF6 dengan Xe, ternyata PtF6 dengan Xe dapat bereaksi pada
temperatur kamar membentuk XePtF6 yang berwujud padat dan berwarna merah.
c. Kegunaan Gas Mulia
1) Helium, digunakan sebagai cairan pendingin sebab mempunyai titik didih paling
rendah.
2) Neon, digunaka untuk lampu neon.
3) Argon, digunakan dalam pengelasan dan proses metalurgi suhu tinggi, gas argon
melindungi logampanas dari oksidasi udara. Untuk mengisi bola lampu listrik, gas
argon tidak bereaksi dengan filamen panas tetapi merupakan konduktor panas.
4) Kripton dan Xenon digunakan untuk lampu listrik.
5) Radon, digunakan sebagai sumber partikel alfa untuk pengobatan kanker (sifat
radioaktivitasnya).
d. Pembuatan Gas Mulia
Gas mulia dipisahkan dari udara dengan distilasi bertingkat udara cair.
3. Halogen
Unsur-unsur halogen (golongan VIIA) terdiri atas fluor (F), klor (Cl), brom (Br),
iodium (I), dan astatin (At). Di alam, halogen terdapat sebagai senyawa (karena sangat
reaktif) dan tidak ditemukan dalam keadaan bebas sehingga diberi nama halogen
(pembentuk garam).
a. Terdapatnya unsur-unsur halogen di alam.
1) Fluor terdapat dalam mineral fluorit (CaF2), kriolit (Na3AlF6) dan fluorapatit
(CaF2.3Ca3(PO4)2)
2) Klor terdapat dalam bentuk klorida.
3) Brom di alam terdapat dalam bentuk bromida, air laut mengandung bromida
sebagai MgBr2.
4) Iod terdapat dalam bentuk iodida yang terdapat dalam air laut, juga ditemukan
sebagai iodat (IO3-)yang bercampur dengan sendawa chili (NaNO3).
5) Astatin tidak terdapat di alam karena terbentuk radioaktif dalam waktu paro yang
relatif pendek.
b. Sifat-sifat halogen
1) Unsur halogen terdapat sebagai molekul diatomik (F2, Cl2, Br2, I2).
2) Semakin kebawah letaknya dalam SPU titik leleh dan titik didihnya makin tinggi,
pada suhu biasa F2 kekuningan, Cl2 hijau kekuningan, Br2 coklat, I2 ungu.
Sedangkan At bersifat radioaktif sehingga tidak ditemukan di alam.
3) Bersifat oksidator, sifat oksidator ke bawah semakin berkurang sehingga unsur
halogen hanya mampu mengoksidasi unsur dibawahnya.
4) Dapat bereaksi dengan logam membentuk garam.
5) Bilangan oksidasinya dalam senyawa bermacam-macam.
6) Dapat bereaksi dengan basa kuat.
c. Asam-Asam Halogen.
1) Asam halida (HX)
Sifat-sifat asam halida:
a) Berasap di udara, karena mudah mengembun bersama uap air.
b) HF – HCl – HBr – HI makin mudah teroksidasi menjadi unsur-unsurnya.
c) Titik didih HCl < HBr < HI < HF, HF memiliki titik didih tinggi karena
antarmolekul HF membentuk ikatan hidrogen.
d) HF dapat bereaksi dengan kaca (dapat untuk mengukir kaca).
e) HF dan HCl dapat diperoleh dengan cara mereaksikan garam halida dengan
H2SO4. Sedangkan HBr dan HI tidak dapat dibuat dengan cara ini karena HBr
dan HI yang terbentuk akan teroksidasi oleh H2SO4, sehingga dibuat dengan
mereaksikan garam bromida dan iodidanya dengan H3PO4.
2) Asam oksihalogen
Sifat-sifat asam oksihalogen:
a) Sifat asam makin kuat dengan bertambahnya atom O karena makin banyak
atom oksigen ikatan O-H makin polar sehingga makin mudah melepaskan H+
(asam makin kuat).
b) Asam oksihalogen merupakan oksidator kuat.
d. Pembuatan halogen.
1) F2 dan Cl2 dibuat dengan elektrolisis larutan atau leburan garamnya.
2) Br2 dibuat dengan mengasamkan air laut sampai pH 3,5 kemudian kedalamnya
dilewatkancampuran udara dan Cl2.
3) I2 dibuat dengan cara mereduksi BaIO3 dengan reduktor NaHSO3.
e. Kegunaan halogen dan senyawanyaa.
1) Fluor digunakan untuk membuat CF2Cl2, teflon. NaF digunakan untuk
mengawetkan kayu. HF digunakan untuk mengukir kaca.
2) Klor digunakan untuk membuat PVC, DDT. Kaporit (Ca(OCl)2) untuk
desinfektan/membunuh kuman. KCl untuk pupuk, NH4Cl untuk pengisi baterai,
ZnCl2 untuk bahan patri solder.
3) NaBr sebagai obat penenang saraf. Metil bromida sebagai zat pemadam
kebakaran. AgBr digunakan dalam fotografi.
4) I2 dalam alkohol (tingtur) sebagai obat luka. I2 untuk uji adanya amilum. NaI
digunakan untuk mencegah penyakit gondok.
E. Latihan Soal
1. Tentukanlah mineral-mineral yang mengandung anion-anion berikut:
a. Sulfida
b. Oksida
c. Karbonat
2. Bagaimanakah kecenderungan jari-jari atom unsur golongan gas mulia dalam sistem
periodik?
3. Jelaskan beberapa faktor yang menyebabkan gas mulia sukar bereaksi dengan gas lain?
4. Mengapa gas mulia bertindak sebagai gas monoatomik?
5. Jelaskan proses pembuatan unsur gas mulia!
6. Jelaskan manfaat dari unsur-unsur gas mulia dalam kehidupan sehari-hari!
7. Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan halogen sangat reaktif!
8. Hidrogen halida yang dilarutkan dalam air, akan membentuk larutan asam halida. Di
antara larutan asam halida, larutan manakah yang merupakan asam terkuat?Jelaskan!
9 Jelaskan manfaat dari unsur halogen dalam kehidupan sehari-hari!
10. Jelaskan proses pembuatan unsur bromin!
F. Kunci Jawaban
1. a. CuFeS2, Cu2S, ZnS, PbS
b. Fe2O3, Al2O3, SiO2
c. CaCO3, MgCO3
2. Jari-jari atom unsur golongan gas mulia dalam satu golongan semakin besar.
3. Karena sudah tercapai konfigurasi duplet dan oktet.
4. Karena sulitnya gas mulia berikatan dengan unsur lain.
5. Gas mulia dipisahkan dari udara dengan distilasi bertingkat udara cair.
6. Helium, digunakan sebagai cairan pendingin sebab mempunyai titik didih paling rendah.
Neon, digunaka untuk lampu neon. Argon, digunakan dalam pengelasan dan proses
metalurgi suhu tinggi, gas argon melindungi logampanas dari oksidasi udara. Untuk
mengisi bola lampu listrik, gas argon tidak bereaksi dengan filamen panas tetapi
merupakan konduktor panas. Kripton dan Xenon digunakan untuk lampu listrik. Radon,
digunakan sebagai sumber partikel alfa untuk pengobatan kanker (sifat radioaktivitasnya).
7. Konfigurasi elektron dengan sebuah elektron tak berpasangan pada konfigurasi
elektronnya memungkinkan halogen dengan mudah membentuk ikatan kovalen. Afinitas
elektronnya yang tinggi menyebabkan halogen mudah membentuk ion negatif dan
membentuk senyawa dengan berikatan ion.
8. Asam terkuat adalah HI, karena dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atom
semakin panjang sehingga ikatan antara H-I lemah dan akibatnya ion H+ semakin mudah
lepas.
9. Fluor digunakan untuk membuat CF2Cl2, teflon. Klor digunakan untuk membuat PVC,
DDT. KCl untuk pupuk, NH4Cl untuk pengisi baterai, ZnCl2 untuk bahan patri solder.
NaBr sebagai obat penenang saraf. Metil bromida sebagai zat pemadam kebakaran. AgBr
digunakan dalam fotografi. I2 dalam alkohol (tingtur) sebagai obat luka.
10. Br2 dibuat dengan mengasamkan air laut sampai pH 3,5 kemudian kedalamnya
dilewatkancampuran udara dan Cl2.
G. Pedoman Penskoran
1. Petunjuk Penilaian Soal Uraian
No Kriteria Penskoran
Bobot Nilai Akhir
Soal 2 4 6 8 10
1 10
2 10
3 10
4 10
5 10
6 10
7 10
8 10
9 10
10 10
Skor Maksmial =100
2. Rubrik Penilaian
Skor 2 Jika peserta tidak menjawab satupun pertanyaan yang diberikan
Jika peserta didik menjawab tidak sesuai dengan kajian teori pada bahan
Skor 4
ajar
Jika peserta didik menjawab tidak terlalu jelas/tepat dengan kajian teori
Skor 6
pada bahan ajar
Jika peserta didika mampu menjawab dengan jelas/mendekati kajian teori
Skor 8
pada bahan ajar
Jika peserta didik mampu menjawab dengan jelas/tepat sesuai dengan
Skor 10
kajian teori pada bahan ajar

H. Daftar Pustaka
1. Harnanto, A., Ruminten. (2009). Kimia SMA Kelas XII. Jakarta : Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional
2. Purba, M., Sunardi. (2012). Kimia SMA Kelas XII. Jakarta: Erlangga.

Makassar, 26 November 2017


Instruktur Peserta

Prof. Dr.Sudding, MS Wahyu Suhari, M.Pd


NRI. 0010361870474 17166318716085