Anda di halaman 1dari 59

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 01

Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca


Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Persamaan dan Pertidaksamaan
Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu
variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait persamaan nilai mutlak bentuk linear
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep persamaan nilai mutlak bentuk linear dalam
menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai
mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk linear
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk linear

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi persamaan nilai mutlak bentuk linear
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan persamaan nilai mutlak
bentuk linear
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang persamaan nilai mutlak bentuk
linear
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah persamaan nilai mutlak
bentuk linear

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
persamaan nilai mutlak bentuk linear baik dalam bentuk visual
maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
persamaan nilai mutlak bentuk linear, baik dalam bentuk numerik,
aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi persamaan nilai
mutlak bentuk linear, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
persamaan nilai mutlak bentuk linear di buat dan kemudian meminta
siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya
dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk
linear disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi persamaan
nilai mutlak bentuk linear;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk linear
diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi persamaan
nilai mutlak bentuk linear beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi persamaan nilai mutlak bentuk
linear
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk linear

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 02
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Persamaan dan Pertidaksamaan
Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu
variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep persamaan nilai mutlak bentuk pecahan dalam
menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai
mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk pecahan

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan persamaan nilai mutlak
bentuk pecahan
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang persamaan nilai mutlak bentuk
pecahan
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah persamaan nilai mutlak
bentuk pecahan

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
persamaan nilai mutlak bentuk pecahan baik dalam bentuk visual
maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
persamaan nilai mutlak bentuk pecahan, baik dalam bentuk numerik,
aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi persamaan nilai
mutlak bentuk pecahan, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
persamaan nilai mutlak bentuk pecahan di buat dan kemudian
meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta
penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk
pecahan disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi persamaan
nilai mutlak bentuk pecahan;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi persamaan
nilai mutlak bentuk pecahan beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi persamaan nilai mutlak bentuk
pecahan
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 03
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Persamaan dan Pertidkasamaan
Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu
variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait persamaan nilai mutlak bentuk operasi
aljabar
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
dalam menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai
mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan persamaan nilai mutlak
bentuk operasi aljabar
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang persamaan nilai mutlak bentuk
operasi aljabar
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah persamaan nilai mutlak
bentuk operasi aljabar

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar baik dalam bentuk
visual maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar, baik dalam bentuk
numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi persamaan nilai
mutlak bentuk operasi aljabar, untuk diselesaikan secara individual
serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar di buat dan kemudian
meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta
penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk
operasi aljabar disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi persamaan
nilai mutlak bentuk operasi aljabar;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi
aljabar diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi persamaan
nilai mutlak bentuk operasi aljabar beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi persamaan nilai mutlak bentuk
operasi aljabar
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 04
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Persamaan dan Pertidaksamaan
Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu
variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear dalam
menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai
mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan pertidaksamaan nilai
mutlak bentuk linear
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang pertidaksamaan nilai mutlak
bentuk linear
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah pertidaksamaan nilai
mutlak bentuk linear

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear baik dalam bentuk visual
maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear, baik dalam bentuk
numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan
nilai mutlak bentuk linear, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear di buat dan kemudian
meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta
penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak
bentuk linear disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan nilai mutlak
bentuk linear
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 05
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Persamaan dan Pertidaksamaan
Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu
variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
dalam menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai
mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan pertidaksamaan nilai
mutlak bentuk pecahan
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang pertidaksamaan nilai mutlak
bentuk pecahan
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah pertidaksamaan nilai
mutlak bentuk pecahan

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan baik dalam bentuk
visual maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan, baik dalam bentuk
numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan
nilai mutlak bentuk pecahan, untuk diselesaikan secara individual
serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan di buat dan kemudian
meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta
penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak
bentuk pecahan disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk
pecahan diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan beserta
penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan nilai mutlak
bentuk pecahan
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 06
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Persamaan dan Pertidaksamaan
Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu
variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi
aljabar
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
dalam menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai
mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi
aljabar
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan pertidaksamaan nilai
mutlak bentuk operasi aljabar
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang pertidaksamaan nilai mutlak
bentuk operasi aljabar
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah pertidaksamaan nilai
mutlak bentuk operasi aljabar

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar baik dalam
bentuk visual maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar, baik dalam
bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan
nilai mutlak bentuk operasi aljabar, untuk diselesaikan secara
individual serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar di buat dan
kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik
beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak
bentuk operasi aljabar disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk
operasi aljabar diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar beserta
penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan nilai mutlak
bentuk operasi aljabar
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 07
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Pertidaksamaan
Rasional dan Irasional
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait pertidaksamaan rasional

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu
variabel
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan rasional bentuk linear
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan rasional bentuk linear dalam
menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional
satu variabel
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan rasional bentuk linear
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait pertidaksamaan rasional bentuk linear

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi pertidaksamaan rasional bentuk linear
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional
bentuk linear
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang pertidaksamaan rasional bentuk
linear
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah pertidaksamaan rasional
bentuk linear

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk linear baik dalam bentuk visual
maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
pertidaksamaan rasional bentuk linear, baik dalam bentuk numerik,
aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan
rasional bentuk linear, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk linear di buat dan kemudian
meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta
penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi pertidaksamaan rasional bentuk
linear disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk linear;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi pertidaksamaan rasional bentuk linear
diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk linear beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan rasional bentuk
linear
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan rasional bentuk linear

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 08
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Pertidaksamaan
Rasional dan Irasional
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait pertidaksamaan rasional

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu
variabel
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan rasional bentuk pecahan
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan rasional bentuk pecahan dalam
menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional
satu variabel
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan rasional bentuk pecahan
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait pertidaksamaan rasional bentuk pecahan

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi pertidaksamaan rasional bentuk pecahan
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional
bentuk pecahan
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang pertidaksamaan rasional bentuk
pecahan
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah pertidaksamaan rasional
bentuk pecahan

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk pecahan baik dalam bentuk visual
maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
pertidaksamaan rasional bentuk pecahan, baik dalam bentuk
numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan
rasional bentuk pecahan, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk pecahan di buat dan kemudian
meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta
penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi pertidaksamaan rasional bentuk
pecahan disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk pecahan;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi pertidaksamaan rasional bentuk pecahan
diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk pecahan beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan rasional bentuk
pecahan
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan rasional bentuk pecahan

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 09
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Pertidaksamaan
Rasional dan Irasional
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait pertidaksamaan rasional

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu
variabel
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan rasional bentuk operasi
aljabar
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan rasional bentuk operasi aljabar
dalam menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional
satu variabel
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan rasional bentuk operasi
aljabar
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait pertidaksamaan rasional bentuk operasi aljabar

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi pertidaksamaan rasional bentuk operasi aljabar
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional
bentuk operasi aljabar
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang pertidaksamaan rasional bentuk
operasi aljabar
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah pertidaksamaan rasional
bentuk operasi aljabar

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk operasi aljabar baik dalam bentuk
visual maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
pertidaksamaan rasional bentuk operasi aljabar, baik dalam bentuk
numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan
rasional bentuk operasi aljabar, untuk diselesaikan secara individual
serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk operasi aljabar di buat dan
kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik
beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi pertidaksamaan rasional bentuk
operasi aljabar disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk operasi aljabar;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi pertidaksamaan rasional bentuk operasi
aljabar diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi
pertidaksamaan rasional bentuk operasi aljabar beserta
penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan rasional bentuk
operasi aljabar
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan rasional bentuk operasi aljabar

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 10
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional
dan Irasional
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait pertidaksamaan irasional

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu
variabel
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan irasional bentuk linear
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan irasional bentuk linear dalam
menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional
satu variabel
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan irasional bentuk linear
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait pertidaksamaan irasional bentuk linear

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi pertidaksamaan irasional bentuk linear
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan pertidaksamaan irasional
bentuk linear
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang pertidaksamaan irasional bentuk
linear
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah pertidaksamaan irasional
bentuk linear

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
pertidaksamaan irasional bentuk linear baik dalam bentuk visual
maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
pertidaksamaan irasional bentuk linear, baik dalam bentuk numerik,
aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan
irasional bentuk linear, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
pertidaksamaan irasional bentuk linear di buat dan kemudian
meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta
penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi pertidaksamaan irasional bentuk
linear disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi
pertidaksamaan irasional bentuk linear;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi pertidaksamaan irasional bentuk linear
diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi
pertidaksamaan irasional bentuk linear beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan irasional bentuk
linear
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan irasional bentuk linear

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 11
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok : Pertidaksamaan Rasional dan
Irasional
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait pertidaksamaan irasional

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian pertidaksamaan rasional dan irasional satu
variabel
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan irasional bentuk pecahan
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan irasional bentuk pecahan dalam
menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional
satu variabel
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait ... pertidaksamaan irasional bentuk pecahan
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait pertidaksamaan irasional bentuk pecahan

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi pertidaksamaan irasional bentuk pecahan
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan pertidaksamaan irasional
bentuk pecahan
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang pertidaksamaan irasional bentuk
pecahan
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah pertidaksamaan irasional
bentuk pecahan

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
pertidaksamaan irasional bentuk pecahan baik dalam bentuk visual
maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
pertidaksamaan irasional bentuk pecahan, baik dalam bentuk
numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan
irasional bentuk pecahan, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi
pertidaksamaan irasional bentuk pecahan di buat dan kemudian
meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta
penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi pertidaksamaan irasional bentuk
pecahan disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi
pertidaksamaan irasional bentuk pecahan;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi pertidaksamaan irasional bentuk pecahan
diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi
pertidaksamaan irasional bentuk pecahan beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan irasional bentuk
pecahan
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan irasional bentuk pecahan

Mengesahkan, Ende, Juli 2018


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 01
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Fungsi
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait funsi linear

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.5 Menjelaskan dan menentukan fungsi (terutama fungsi linear, fungsi kuadrat, dan fungsi
rasional) secara formal yang meliputi notasi, daerah asal, daerah hasil, dan ekspresi
simbolik, serta sketsa grafiknya
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait funsi linear
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep funsi linear dalam menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.5 Menganalisa karakteristik masing masing grafik (titik potong dengan sumbu, titik
puncak, asimtot) dan perubahan grafik fungsinya akibat transformasi f2(x), 1/f(x), |f(x)|
dsb
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait funsi linear
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait funsi linear

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi funsi linear
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan funsi linear
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang funsi linear
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah funsi linear

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi funsi
linear baik dalam bentuk visual maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
funsi linear, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi funsi linear,
untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam waktu
yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi funsi
linear di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah
yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang
terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi funsi linear disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi funsi linear;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi funsi linear diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi funsi
linear beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi funsi linear
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi funsi linear

Mengesahkan, Ende, Januari 2019


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 02
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Fungsi
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait fungsi kuadrat

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.5 Menjelaskan dan menentukan fungsi (terutama fungsi linear, fungsi kuadrat, dan fungsi
rasional) secara formal yang meliputi notasi, daerah asal, daerah hasil, dan ekspresi
simbolik, serta sketsa grafiknya
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait grafik fungsi kuadrat
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep grafik fungsi kuadrat dalam menyelesaikan
masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.5 Menganalisa karakteristik masing masing grafik (titik potong dengan sumbu, titik
puncak, asimtot) dan perubahan grafik fungsinya akibat transformasi f2(x), 1/f(x), |f(x)|
dsb
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait grafik fungsi kuadrat
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait grafik fungsi kuadrat
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi grafik fungsi kuadrat
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan grafik fungsi kuadrat
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang grafik fungsi kuadrat
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah grafik fungsi kuadrat

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi grafik
fungsi kuadrat baik dalam bentuk visual maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
grafik fungsi kuadrat, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun
kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi grafik fungsi
kuadrat, untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam
waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi grafik
fungsi kuadrat di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat
permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas
mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi grafik fungsi kuadrat disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi grafik
fungsi kuadrat;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi grafik fungsi kuadrat diajukan dan
diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi grafik
fungsi kuadrat beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi grafik fungsi kuadrat
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi grafik fungsi kuadrat

Mengesahkan, Ende, Januari 2019


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 03
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/
Materi Pokok :
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.5 Menjelaskan dan menentukan fungsi (terutama fungsi linear, fungsi kuadrat, dan fungsi
rasional) secara formal yang meliputi notasi, daerah asal, daerah hasil, dan ekspresi
simbolik, serta sketsa grafiknya
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait unsur-unsur grafik fungsi kuadrat
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep unsur-unsur grafik fungsi kuadrat dalam
menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.5 Menganalisa karakteristik masing masing grafik (titik potong dengan sumbu, titik
puncak, asimtot) dan perubahan grafik fungsinya akibat transformasi f2(x), 1/f(x), |f(x)|
dsb
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait unsur-unsur grafik fungsi kuadrat
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait unsur-unsur grafik fungsi kuadrat

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi unsur-unsur grafik fungsi kuadrat
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan unsur-unsur grafik fungsi
kuadrat
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang unsur-unsur grafik fungsi kuadrat
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah unsur-unsur grafik fungsi
kuadrat

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi unsur-
unsur grafik fungsi kuadrat baik dalam bentuk visual maupun audio
visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
unsur-unsur grafik fungsi kuadrat, baik dalam bentuk numerik,
aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi unsur-unsur
grafik fungsi kuadrat, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi unsur-
unsur grafik fungsi kuadrat di buat dan kemudian meminta siswa
untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam
bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi unsur-unsur grafik fungsi kuadrat
disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi unsur-unsur
grafik fungsi kuadrat;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi unsur-unsur grafik fungsi kuadrat diajukan
dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi unsur-
unsur grafik fungsi kuadrat beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi unsur-unsur grafik fungsi kuadrat
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi unsur-unsur grafik fungsi kuadrat

Mengesahkan, Ende, Januari 2019


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 04
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Fungsi
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait fungsi rasional

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.5 Menjelaskan dan menentukan fungsi (terutama fungsi linear, fungsi kuadrat, dan fungsi
rasional) secara formal yang meliputi notasi, daerah asal, daerah hasil, dan ekspresi
simbolik, serta sketsa grafiknya
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait fungsi rasional
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep fungsi rasional dalam menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.5 Menganalisa karakteristik masing masing grafik (titik potong dengan sumbu, titik
puncak, asimtot) dan perubahan grafik fungsinya akibat transformasi f2(x), 1/f(x), |f(x)|
dsb
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait fungsi rasional
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait fungsi rasional

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi fungsi rasional
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan fungsi rasional
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang fungsi rasional
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah fungsi rasional

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi fungsi
rasional baik dalam bentuk visual maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
fungsi rasional, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun
kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi fungsi rasional,
untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam waktu
yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi fungsi
rasional di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat
permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas
mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi fungsi rasional disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi fungsi
rasional;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi fungsi rasional diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi fungsi
rasional beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi fungsi rasional
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi fungsi rasional

Mengesahkan, Ende, Januari 2019


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 05
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Komposisi dan Invers
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait komposisi fungsi

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.6 Menjelaskan operasi komposisi pada fungsi dan operasi invers pada fungsi invers serta
sifat-sifatnya serta menentukan eksistensinya
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait komposisi fungsi linear dan fungsi linear
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep komposisi fungsi linear dan fungsi linear dalam
menyelesaikan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.6 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi komposisi dan operasi invers
suatu fungsi
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait komposisi fungsi linear dan fungsi linear
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait komposisi fungsi linear dan fungsi linear
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi komposisi fungsi linear dan fungsi linear
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan komposisi fungsi linear dan
fungsi linear
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang komposisi fungsi linear dan
fungsi linear
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah komposisi fungsi linear dan
fungsi linear
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
komposisi fungsi linear dan fungsi linear baik dalam bentuk visual
maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
komposisi fungsi linear dan fungsi linear, baik dalam bentuk
numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi komposisi fungsi
linear dan fungsi linear, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi komposisi
fungsi linear dan fungsi linear di buat dan kemudian meminta siswa
untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam
bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi komposisi fungsi linear dan fungsi
linear disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi komposisi
fungsi linear dan fungsi linear;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi komposisi fungsi linear dan fungsi linear
diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi komposisi
fungsi linear dan fungsi linear beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi komposisi fungsi linear dan fungsi
linear
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi komposisi fungsi linear dan fungsi linear

Mengesahkan, Ende, Januari 2019


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 06
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/
Materi Pokok : Komposisi dan Invers
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait komposisi fungsi

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.6 Menjelaskan operasi komposisi pada fungsi dan operasi invers pada fungsi invers serta
sifat-sifatnya serta menentukan eksistensinya
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait komposisi fungsi linear dan fungsi kuadrat
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep komposisi fungsi linear dan fungsi kuadrat dalam
menyelesaikan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.6 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi komposisi dan operasi invers
suatu fungsi
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait komposisi fungsi linear dan fungsi kuadrat
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan masalah
terkait komposisi fungsi linear dan fungsi kuadrat

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi komposisi fungsi linear dan fungsi kuadrat
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan komposisi fungsi linear dan
fungsi kuadrat
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang komposisi fungsi linear dan
fungsi kuadrat
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah komposisi fungsi linear dan
fungsi kuadrat
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi
komposisi fungsi linear dan fungsi kuadrat baik dalam bentuk visual
maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
komposisi fungsi linear dan fungsi kuadrat, baik dalam bentuk
numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi komposisi fungsi
linear dan fungsi kuadrat, untuk diselesaikan secara individual serta
dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi komposisi
fungsi linear dan fungsi kuadrat di buat dan kemudian meminta siswa
untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam
bentuk tugas mandiri yang terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi komposisi fungsi linear dan fungsi
kuadrat disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi komposisi
fungsi linear dan fungsi kuadrat;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi komposisi fungsi linear dan fungsi kuadrat
diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi komposisi
fungsi linear dan fungsi kuadrat beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi komposisi fungsi linear dan fungsi
kuadrat
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi komposisi fungsi linear dan fungsi kuadrat

Mengesahkan, Ende, Januari 2019


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 07
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Komposisi dan Invers
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait invers fungsi

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.6 Menjelaskan operasi komposisi pada fungsi dan operasi invers pada fungsi invers serta
sifat-sifatnya serta menentukan eksistensinya
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait invers fungsi
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep invers fungsi. dalam menyelesaikan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.6 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi komposisi dan operasi invers
suatu fungsi
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait invers fungsi
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait invers fungsi

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi invers fungsi
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan invers fungsi
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang invers fungsi
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah invers fungsi

D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.

b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi invers
fungsi baik dalam bentuk visual maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
invers fungsi, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi invers fungsi,
untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam waktu
yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi invers
fungsi di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah
yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang
terstruktur

c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi invers fungsi disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi invers
fungsi;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi invers fungsi diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi invers
fungsi beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi invers fungsi
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi invers fungsi

Mengesahkan, Ende, Januari 2019


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 08
Satuan Pendidikan : SMK Katolik Muktyaca
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/2
Materi Pokok : Rasio Trigonometri
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait rasio trigonometri pada segitiga siku-siku

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah
3.7 Menjelaskan rasio trigonometri (sinus, cosinus, tangen, cosecan, secan, dan cotangen) pada
segitiga siku-siku
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait rasio trigonometri pada segitiga siku-siku
dengan bilangan tripel phythagoras
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep rasio trigonometri pada segitiga siku-siku dengan
bilangan tripel phythagoras dalam menyelesaikan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan
4.7 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan rasio trigonometri (sinus,
cosinus, tangen, cosecan, secan, dan cotangen) pada segitiga siku-siku
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait rasio trigonometri pada segitiga siku-siku
dengan bilangan tripel phythagoras
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan
masalah terkait rasio trigonometri pada segitiga siku-siku dengan bilangan tripel
phythagoras
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan
dalam menjelaskan materi rasio trigonometri pada segitiga siku-siku dengan
bilangan tripel phythagoras
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan rasio trigonometri pada
segitiga siku-siku dengan bilangan tripel phythagoras
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang rasio trigonometri pada segitiga
siku-siku dengan bilangan tripel phythagoras
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah rasio trigonometri pada
segitiga siku-siku dengan bilangan tripel phythagoras
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)

E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)

F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket
3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal,
nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2. Kegiatan Inti
a. Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari
guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik
dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok;
3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi perbedaan pendapat
baik dengan guru maupun teman sejawatnya;
4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan sungguh-sungguh semua
informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari
semua informasi yang diberikan.
b. Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi rasio
trigonometri pada segitiga siku-siku dengan bilangan tripel
phythagoras baik dalam bentuk visual maupun audio visual;
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi
yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi
rasio trigonometri pada segitiga siku-siku dengan bilangan tripel
phythagoras, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan
yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri,
depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman
sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi rasio
trigonometri pada segitiga siku-siku dengan bilangan tripel
phythagoras, untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan
dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi rasio
trigonometri pada segitiga siku-siku dengan bilangan tripel
phythagoras di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat
permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas
mandiri yang terstruktur
c. Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya
ketika ada informasi terkait materi rasio trigonometri pada segitiga
siku-siku dengan bilangan tripel phythagoras disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When,
Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi rasio
trigonometri pada segitiga siku-siku dengan bilangan tripel
phythagoras;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang
diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman
terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang)
sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu
permasalah terkait materi rasio trigonometri pada segitiga siku-siku
dengan bilangan tripel phythagoras diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam
menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi
dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan
atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi rasio
trigonometri pada segitiga siku-siku dengan bilangan tripel
phythagoras beserta penyelesaiannya

3. Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh
untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual
maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

H. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya

2. Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi rasio trigonometri pada segitiga
siku-siku dengan bilangan tripel phythagoras
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta
penyelesaiannya terkait materi rasio trigonometri pada segitiga siku-siku dengan
bilangan tripel phythagoras

Mengesahkan, Ende, Januari 2019


Kepala SMK Katolik Muktyaca Ende,, Guru Mata Pelajaran

Agnes Palang Bolen, S.Pd, M.Hum Yosep Wetang Tukan,S.Pd


( Sr. Stanisia, CIJ ) NIP : -