Anda di halaman 1dari 2

Efek obat dan Status Gizi (Efek obat pada GIT)

Beberapa efek khusus obat pada status gizi, yaitu:

1. Perubahan asupan makanan akibat dari perubahan nafsu makan, perubahan pada
indera pengecapan dan penciuman, atau mual dan muntah.
2. Perubahan absorpsi zat gizi akibat perubahan pH dan motilitas saluran pencernaan,
penurunan aktivitas asam empedu, pembentukan kompleks obat dan makanan
sehingga mekanisme transportasi zat gizi pada usus menjadi tidak aktif atau terjadi
kerusakan mukosa saluran pencernaan.
3. Iritasi dan pendarahan pada saluran cerna.
4. Perubahan metabolisme dan ekskresi zat gizi.

A. Obat dan penurunan nafsu makan


Efek samping obat atau pengaruh obat secara langsung, dapat mempengaruhi nafsu
makan. Kebanyakan stimulan CNS dapat mengakibatkan anorexia. Efek samping obat
yang berdampak pada gangguan CNS dapat mempengaruhi kemampuan dan
keinginan untuk makan. Obat-obatan penekan nafsu makan dapat menyebabkan
terjadinya penurunan berat badan yang tidak diinginkan dan ketidakseimbangan
nutrisi.
Obat-obatan yang mempengaruhi nafsu makan:
Obat yang menekan nafsu makan Obat yang Meningkatkan Nafsu
Makan
Amfetamin dan senyawa yang Antidepresi
berhubungan Amitriptilin
Benzfetamin (Didrex) Anthisitamin
Fenfluramin (Pondimin) Astemizol (Hismanal)
Fenmetrazin (preludin) Siproheptadin (Pericatin
Fenipropanolamin (Dexatrim, Dimetapp,
Triaminic)
Antibiotik
Amfoterisin B (Fungizone)
Gentamisin (Garamycin)
Metronidazol (Flagyl)
Zivovudin (AZT)
Penghambat Karbonik anhidrase
Acetamozid (Diamox)
Diklorfenamid (Daranide)
Preparat digitalis
Metilfenidat (Ritalin)

B. Obat dan perubahan pengecapan/ penciuman


Banyak obat yang dapat menyebabkan perubahan terhadap kemampuan merasakan/
dysgeusia, menurunkan ketajaman rasa/ hypodysgeusia atau membaui. Gejala-gejala
tersebut dapat mempengaruhi intake makanan. Obat-obatan yang umum digunakan
dan diketahui menyabapkan hypodysgeusia seperti: obat antihipertensi (captopril),
antriretroviral ampenavir, antineoplastik cisplastin, dan antikonvulsan phenytoin.
C. Obat dan gangguan gastrointestinal
Obat dapat menyebabkan perubahan pada fungsi usus besar dan hal ini dapat
berdampak pada terjadinya konstipasi atau diare. Obat-obatan narkosis seperti kodein
dan morfin dapat menurunkan produktivitas tonus otot halus dari dinding usus. Hal
ini berdampak pada penurunan peristaltik yang menyebabkan terjadinya konstipasi.