Anda di halaman 1dari 16

TUGAS MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN

PEMBUATAN PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN

DISUSUN OLEH

MUHAMAD MA’ARIF (2105016060009)

DIPLOMA III TEKNIK MESIN

SEKOLAH VOKASI

UNIVERSITAS DIPONEGORO

2018
BAB I

PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG RENCANA USAHA

Dalam era pembangunan dan perindustrian pada saat ini telah meningkatkan taraf hidup manusia,
akan tetapi pembangunan menjadi suatu dampak pencemaran air yang sangat menyolok. Sungai-
sungai dan sumber-sumber air banyak tercemar unsur kimia organik, non organik, logam berat, dan
sebagainya yang dapat membawa kerugian fatal bagi tubuh manusia. Air yang tercemar bukan saja
kehilangan daya detoksifikasinya untuk melancarkan metabolisme sel tubuh, tetapi juga merugikan
tubuh kita.

Timbulnya berbagai permasalahan diatas menjadikan jutaan masyarakat saat ini telah
membelanjakan uangnya hanya untuk mendapatkan air bersih untuk diminum sehari-harinya. Secara
singkat dapat dikatakan air memegang peranan penting dalam tubuh sehingga perlu diperhatikan
kebersihan dan higienitasnya.

Gambaran ringkasan cerita diatas bukan merupakan rahasia umum lagi untuk saat ini. Hampir
seluruh pelosok masyarakat mengetahui bahwa tubuh kita memerlukan air bersih yang sesuai dengan
metabolisme sel tubuh.

Tetapi yang dihadapi masyarakat saat ini adalah sulitnya untuk mendapatkan air bersih dengan
biaya murah dan dapat terjangkau.

Dengan adanya temuan baru beberapa tahun yang lalu tentang teknologi penyaringan air bersih
(air isi ulang) dengan investasi yang cukup murah dan dapat dijadikan sebagai home industri (usaha
mikro) dilokasi-lokasi permukiman saya berencana membuka usaha Depot Air Minum AS SYIFA’.
Harga jual produk otomatis sangat murah dibandingkan produk yang bermerek. Dan diperkirakan
permintaan akan produk air isi ulang akan terus meningkat sejalan dengan perkembangan
pengetahuan masyarakat tentang pentingnya air bersih untuk metabilosme sel-sel tubuh. Disamping
itu pemerintah sangat mendukung dengan adanya usaha ini “Masyarakat dapat hidup sehat dengan
biaya hidup ekonomi rendah”.

a. Pemilihan jenis usaha

Dari survey yang telah saya lakukan bahwa di daerah tersebut masih sedikit pengusaha yang
dilakukan untuk membuka tentang depot air minum. Dari hasil survey juga terdapat kurang lebih 2000
orang yang menetap di daerah tersebut. Hasil ini saya dapat dari seunsus penduduk yang bersumber
pada Badan Pusat Statistik Nasional. Dengan begitu banyaknya jumlah masyakarat yang menetap di
daerah tersebut dan minimnya pengusaha tentang depot air minum berkemungkinan besar untuk
mendapatkan keuntungan yang besar serta disisi lain dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan air
bersih.

b. Keadaan pasar yang masih terbuka

Dari hasil yang saya dapat menunjukan bahwa rata-rata penjualan perhari bisa mencapai 100
galon yang terjual dengan harga 5000 per galon dari hasil tersebut dapat kita kalkulasikan bahwa
usaha ini dmendapatkan keuntungan kurang lebih Rp. 500.000 perhari. Apabila selama satu bulan
maka mendapatkan Rp. 15.000.000 perbulan. Serta dikurangi biaya penuysutan kotor selama 1 bulan
untuk keperluan lainnya. Untuk perinciannya adalah sebagai berikut
Listrik : Rp. 500.000

Tenaga kerja untuk 3 orang : Rp.3000.000

Kebersihan : Rp.100.000

Restock : Rp. 4000.0000

Maka keuntungan bersih dari usaha tersebut adalah 15.000.000

7.600.000

7.400.000

Maka dari hasil tersebut dengan membuka usaha ini sangatlah menguntungkan.

c. Pertimbangan teknologi yang digunakan

Dengan adanya teknologi sekarang untuk melakukan usaha ini sangat membantu dalam proses
kerjanya. Artinya dalam produksi teknologi yang digunakan sudah cukup untuk melakukan usaha
depot air minum ini.

d. Ketersediaan bahan baku

Untuk bahan baku sendiri kita hanya membutuhkan pasokan air bersih yang dibeli dari sumber
mata air. Biasanya dari hasil survey kita memilih air mineral dari pegunungan ungaran, selain dekat
dengan tempat usaha kualitas air yang digunakan masih memiliki standar yang baik untuk di
konsumsi.

e. Ketersediaan SDM

Kita mengambil dari tenaga dari lulusan minimal pendidikan SMP atau SMA dengan sistem
perekutan. Dimana kita mensosialisakian melalui media masa.

2. POTENSI YANG DIMILIKI


a. Pengalaman dalam bidang yang terkait

Untuk pengalaman sendiri kita peroleh dari teman dan saudara dimana dalam menjalankan bisnis
ini tidak perlu memiliki keahlian khusus. Yang diperlukan hanya sekedar kemauan dan keuletan serta
paham sedikit dalam mengatasi keuangan.

b. Jaringan dalam bidang yang terkait

Untuk jaringan sendiri kita peroleh dari teman yang juga memiliki usaha sejenis, serta memiliki
kenalan tentang perusahan air mineral dimana kita bisa bekerja sama dalam menjalankan usaha ini.
BAB II

PEMILIHAN TEMPAT USAHA

a. Kedekatan dengan bahan baku

Bisnis air minum isi ulang merupakan bisnis yang akan bisa survive dalam jangka panjang.
Walaupun bisnis ini belakangan cukup menjamur, jangan patah semangat untuk menekuninya, sebab
semua orang membutuhkan air, baik untuk minum ataupun keperluan kebutuhan yang lainnya.
Menngelola bisnis ini tidaklah terlalu sulit dan juga tidak membutuhkan tempat yang luas, yang
penting lokasinya strategis. Untuk bahan baku sendiri kita hanya mengandalkan dari sumber mata air.
Untuk jaraknya sendiri kita tempuh dari sumber mata air ke lokasi usaha kira-kira satu jam.

b. Kedekatan dengan pasar

Perbedaan harga antara depot yang satu dengan yang lainnya itu tidak signifikan. Bahkan bisa
dibilang bisnis ini mirip dengan jual voucer isi ulang, orang akan mencari tempat pengisian atau
tempat depot air isi ulang tertentu walaupun perbedaan harga air isi ulang bisa dikatakan tipis.

Langkah awal yang perlu dilakukan untuk menjalankan bisnis ini adalah menyediakan tempat di
lokasi strategis. Kemudian Saya harus mencari agen penyulingan dan juga perakitan alat pengisian
ulang air mineral. Dan juga meskipun display alat suling air Saya biasanya tampak jelas, namun tetap
perlu mempromosikannya agar masyarakat sekitar mengetahui keberadaan usaha Saya.

Untuk konsumen sendiri kita dapat hasil bahwa di sekitar area tempat usaha memiliki kurang
lebih 2000 orang dimana data kita ambil dari hasil sensus penduduk dari badan pusat statistik nasional
ditambah dengan pegawai ataupun mahasiswa yang magang di kost-kostan

c. Ketersediaan sumber air

Untuk ketersedian sumber air sendiri saya mengandalkan dari air PDAM

d. Ketersedian sumber listrik dan jaringan telepon

Untuk sumber listrik sangat terjangkau dan untuk telepon sendiri memiliki jaringan yang sangat
kuat sehingga untuk proses komunikasi sangat terjangkau.

e. Ketersediaan akses jalan

Untuk akses jalan sangat lancar sebab lokasi usaha berada di pnggir jalan raya.

f. Tidak mengganggu lingkungan

Untuk kesehatan lingkungan sangat tidak mengganggu, sebab dari usaha tersebut tidak
menghasilkan limbah yang berbahaya.
BAB III

PEMILIHAN JENIS USAHA

a. Faktor keuntungan

Dari hasil survey yang didapat bahwa secara umum usaha ini sangat menguntungkan sebab dari
hasil kalkulasi yang sudah ada di atas kurang lebih keuntungan yang didapat adalah 7.400.000.
dengan keuntungan tersebut sangatlah besar kemungkinan untuk meneruskan usaha depot air minum
ini.

b. Faktor penguasaan teknis

1. Lokasi

Lokasi usaha kami saat ini berada dalam tengah-tengah komplek yang jumlah Kepala Keluarga
(KK) + 2000 KK dan sekitar luar komplek banyak bangunan kavling yang sudah terisi serta penduduk
lama (Asli) yang berjumlah + 3000 KK.

Disamping itu diluar komplek banyak pabrik / perusahaan kecil yang memesan produk kami dan
permintaannya cukup tinggi. Jumlah permintaan air isi ulang berkisar 40 hingga 60 galon perhari atau
1500 galon perbulan dengan Harga Jual Rp 5.000 pergalon.diantar sampai ketempat.

2. Luas Produksi

Luas produksi depot air minum ini tidak banyak mengambil tempat.letak yang strategis didekat
perumasaan Komp.Emelindo Pagambiran ini. 3x4 m saja sudah bisa produksi gallon 100 galon
bahkan lebih perhari

3. Tata Letak

Tata letak produksi depot air minum ini sangatlah berbeda dengan tataan letak dengan pabrik tata
letak depot air minum isi ulang AS-SYIFA’ adalah

1. Satu tangki stenlis


2. Dua tangki, utama bahan baku air
3. Tiga saringan atom
4. Ruang kasir
5. Dua rak pengisian gallon
6. Dua pencuci gallon
7. Satu penggundar gallon
8. Satu alat ultra violet
9. Sembilan saringan kecil dan 3 saringan besar
10. Ruang istirahat
11. Didepan ruang tunggu untuk konsumen
c. Faktor pemasaran dan prospeknya

Untuk fakor pemasaran kita menggunakan jenis penyebaran melalui media massa dan MMT yang
dipasangkan di pinggir jalan untuk mengikat daya tarik konsumen. Serta unuk prospek kedepannya
sangat menguntungkan karena kebutuhan untuk air minum masyarakat sangatlah banyak apalagi di
kota kota besar. Khusunya di daerah yang saya jadikan untuk lokasi usaha.
d. Faktor bahan baku

Untuk bahan baku sendiri sangatlah mudah untuk didapat dan sangatlah penting untuk
menunjangnya jalannya usaha. Bahan bakunya sendiri mudah di dapat dan kontinyu artinya dapat
diperoleh dalam jangka panjang.

e. Faktor tenaga kerja

Untuk faktor tenaga kerja syarat minimal yang harus ditempuh adalah SMP atau SMA.dimana
tidak diperlukan keahlian khusus. Sehingga tenaga kerja yang didapat sangatlah mudah.

f. Faktor modal

1. Kebutuhan dana

Untuk modal tersedia kita dapat kalkulasi sebagai berikut

1. Sewa tempat : Rp. 5.500.000 per tahun


2. Mesin dan peralatan produksi

ama mesin Peralatan Merek Jumlah (unit) Harga satuan


Mesin Reverse 1 x Rp. 25.000.000 Rp. 25.000.000
Osmosis

Mesin Ozon 1 x Rp. 2.000.000 Rp. 2.000.000


Mesin Filter 2 x Rp. 2.500.000 Rp. 2.500.000
Tanki 500 liter 3 x Rp. 600.000 Rp. 1.800.000
Tanki 2 x Rp. 1.250.000 Rp. 2.500.000
Alumunium
Kran 6 x Rp. 40.000 Rp. 240.000
Pipa 12 x Rp. 40.000 Rp. 480.000
Rak 2 x Rp. 500.000 Rp. 1000.000
Alumunium
Dryer 2 x 1000.000 Rp. 2000.000
Jumlah Rp. 40.020.000

3. 3 unit motor bebek : Rp. 24.000.000


4. Modal kerja (pembelian gallon, air, tissue, sabun, dll) : Rp 5.000.000

jadi, Jumlah modal yang dibutuhkan = Rp74.520.000

Adapun sumber dana dalam membangun usaha ini adalah bersaal dari dana sendiri(bantuan keluarga)
dan pinjaman dari bank, yaitu:

1. Modal sendiri : Rp 34.520.000


2. Pinjaman dari bank : Rp 40.000.000
3. Total investasi : Rp.74.520.000

2. Sumber Dana

Bisnis ini didanai dari dua sumber pendanaan yaitu modal sendiri dan pinjaman. Dari modal
sendiri bisnis ini akan didanai sebesar 60% sedangkan dari pinjaman yaitu pinjaman akan medanai
bisnis ini sebesar 40%.
g. Faktor resiko

Bagi usaha yang sejenis tentunya akan berdampak pada meningkatnya persaingan. Bagi
distributor bahan baku utama air gunung akan menambah pangsa pasar mereka.

h. Faktor persaingan

Tentunya akan menimbulakan persaingan antara pengusaha lain. Sehingga untuk mengatasi hal
tersebut saya akan bersaing dalam kualitas produk yang dihasilkan sehingga persaingan yang didapat
merupakan persaingan secara bersih. Dan tentunya bisa meningkatkan jumlah konsumen yang
membeli produk saya.

i. Faktor fasilitas dan kemudahan

Tentunya fasilitas yang ada harus diberikan sebaik mungkin tentunya untuk kepuasan pelanggan
serta kami menyediakan antar jemput untuk memudahkan pelanggan atau konsumen agar dapat
mendapatan produk kami dengan mudah.

j. Faktor menejemen

1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan adalah merupakan proses manajemenyang menjelaskan cara yang harus dilakukan
organisasi dan cara terbaik melakukannya dalam pencapaian tujuan organisasi. Dalam melakukan
perencanaan organisasi bisnis ini menggunkan pendekatam Campuran.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian merupakan proses manajemen yang menjelaskan cara terbaik untuk mengatur
sumber daya dan aktivitas-aktivitas yang ada yang tercermin dalam struktur organisasi. Berikut
struktur organisasi usaha

CEO

MANAJEMEN
PSDM

KARYAWAN KARYAWAN KARYAWAN

Bagan organisasi tersebut dibuat agar memudahkan dalam hal kepemimpinan organisasi dan
dalam pembagian pekerjaan sesuai dengan divisi masing-masing. Disamping itu prmilihan struktur
organisasi fungsional mengingat bisnis ini merupakan bisnis tipe single industry.

3. Penggerakan (Actuating)

Actuating Merupakan proses manajemen yang terkait dengan penggerakan SDM dan
kepemimpinan. Pada bisnis ini nantinya karyawan akan diberikan pelatihan mulai dari proses
produksi, pelayanan, distribusi dan promosi. Gaya kepemimpinan yang akan diterapkan adalah
kepemimpinan yang bekerjasama (team work) yang menerima masukan dari karyawan.
4. Pengendalian (Controlling)

Pengendalian adalah proses manajemen yang terdiri dari aktivitas monitoring kinerja organisasi
utnuk memastikan terciptanya tujuan organisasi. Pada bisnis ini tugas pengendalian dilakukan oleh
bagian SDM dimana prestasi kerja ditunjukkan dengan tercapainya proyeksi penjualan yang telah
direncanakan pada awalnya.

k. Faktor lain-lain
BAB IV

MEMILIH BENTUK BADAN USAHA

Unit usaha ini yaitu berupa Perusahaan Perseorangan (PO). Karena usaha yang saya lakukan
sifatnya merupakan usaha sendiri dengan modal dan keutungan serta kerugian yang ditanggung
sendiri. Seluruh aktivitas yang timbul dalam pengelolaan menjadi tanggung jawab sendiri.
BAB V

STUDI KELAYAKAN

1. Aspek pasar dan pemasaran

a. Identitas, jumlah, status dan wilayah

1. Untuk identtitas sendiri usaha yang saya rilis ini adalah jenis badan usaha yang berasaskan
Perusahan Perseorangan.
2. Jumlah dari usaha ini masih satu lokasi dimana untuk tatak letak yang digunakan masih
berada di lokasi yang strategis
3. Status
a. Badan Hukum
Unit usaha ini yaitu berupa Perusahaan Perseorangan (PO). Karena usaha yang saya
lakukan sifatnya merupakan usaha sendiri dengan modal dan keutungan serta kerugian
yang ditanggung sendiri. Seluruh aktivitas yang timbul dalam pengelolaan menjadi
tanggung jawab sendiri.
b. Tanda Daftar Perusahaan dan Surat Izin Usaha
Usaha kuliner ini nantinya memiliki ijin usaha dari dinas perindustrian dan perdagangan
dan akan terdaftar sebagai pelaku usaha makanan. Sesuai dengan UU Nomor 3 tahun
1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan. Perusahaan adalah setiap bentuk badan usaha
yang menjalankan setiap usaha yang bersifat tetap dan terus menerus didirikan, bekerja,
serta berkedudukan dalam wilayah negara IndAS-SYIFA’sia dengan tujuan memperoleh
keuntungan atau laba.
c. NPWP
Sebagai unit bisnis, saya juga akan mendaftarkan NPWP atas aktiva usaha saya ke
Departemen perpajakan setempat. NPWP merupakan nomor yang diberikan kepada wajib
pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda
pengenal diri atau identitas bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban
perpajakannya.
d. Bukti Diri
Unit usaha saya juga mempunyai buti diri mengenai kepemilikan usaha dan keterangan
lain yang berhubungan dengan Depot AS-SYIFA’
4. Wilayah
Untuk wilayah sendiri berada di lokasi yang sangat strategis sehingga untuk mendapatkan
keuntungan jauh lebih besar.
b. Perkiraan permintaan pasar

Pertumbuhan Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3


Perumahan 2.5 % 4.0 % 7.5 %
Warung warung makan 2.5 % 3.0 % 6.0 %

Kebutuhan ini merupakan peluang bisnis air minum isi ulang yang dapat kita manfaatkan
dengan membuka depot air minum isi ulang (OXY WATER). Menjalankan usaha ini bisa meraup
keuntungan yang besar, karena masyarakat banyak yang beralih menggunakan jasa depot pengisianair
isi ulang tersebut.
Segmen konsumen yang dibidik oleh Depot Air Minum Isi Ulang AS-SYIFA’ ada dua, yaitu
Pelanggan rumahan dan pelanggan warung makan.

1. Pelanggan rumahan secara umum memiliki ciri-ciri:


a. Meminta perhatian lebih dengan minta diantarkan langsung pada saat butuh
b. Tidak terlalu memperhatikan harga yang penting layanan dan kualitas yang baik
c. Kebutuhan dalam jumlah sedikit

2. Pelanggan warung makan memiliki ciri-ciri:


a. Tidak memiliki ketentuan harus diantarkan pada waktu tertentu
b. Meminta kelonggaran harga yang berada dibawah harga normal
c. Memiliki kebutuhan dalam jumlah relatif besar dan rutin

c. Situasi persaingan, kekuatan, kelemahan, dan identitas pesaing.

Persaingan pada usaha air minum isi ulang diwilayah Padang ini terbilang cukup ketat, sebab
pemain diwilayah ini saja cudah cukup banyak ditambah lagi pemain dari luar yang juga masuk
semakin manambah ketatnya persiangan, namun demikian tuntutan pembeli terhadap kualitas
serta harga dari produk cukup menentukan dalam pemilihan produk. Konsumen target Depot Air
Minum Isi Ulang AS-SYIFA’ adalah seluruh lapisan masyarakat yang masih membutuhkan
konsumsi air minum isi ulang biasa.

d. Sistem Penjualan

Untuk sistem penjuakan sendiri saya menggunakan voucher dan antar jemput dimana dengan
menyediakan nomer telepon yang tertera pada pamflet atau MMT sehingga konsumen bisa dengan
mudah untuk mendapatkan produk saya.

e. Cara promosi

Cara promosi yang saya ambil dengan menyebarkan melalui media masa dan dengan memasang
MMT dan menyebarkan pamflet kepada masyarakat. Sehingga untuk mendapatkan keuntungan akan
lebih besar.

2. Aspek Teknis dan Teknologi

a. Lokasi
Lokasi usaha kami saat ini berada dalam tengah-tengah komplek yang jumlah Kepala
Keluarga (KK) + 2000 KK dan sekitar luar komplek banyak bangunan kavling yang sudah
terisi serta penduduk lama (Asli) yang berjumlah + 3000 KK. Disamping itu diluar komplek
banyak pabrik / perusahaan kecil yang memesan produk kami dan permintaannya cukup
tinggi. Jumlah permintaan air isi ulang berkisar 40 hingga 60 galon perhari atau 1500 galon
perbulan dengan Harga Jual Rp 5.000 pergalon.diantar sampai ketempat.
b. Luas Produksi
Luas produksi depot air minum ini tidak banyak mengambil tempat.letak yang strategis
didekat perumasaan Komp.Emelindo Pagambiran ini. 3x4 m saja sudah bisa produksi gallon
100 galon bahkan lebih perhari
c. Tata Letak
Tata letak produksi depot air minum ini sangatlah berbeda dengan tataan letak dengan pabrik
tata letak depot air minum isi ulang AS-SYIFA’ adalah
· Satu tangki stenlis
· Dua tangki, utama bahan baku air
· Tiga saringan atom
· Ruang kasir
· Dua rak pengisian gallon
· Dua pencuci gallon
· Satu penggundar gallon
· Satu alat ultra violet
· Sembilan saringan kecil dan 3 saringan besar
· Ruang istirahat
· Didepan ruang tunggu untuk konsumen
d. Proses produksi
Proses produksi merupakan kegiatan utama yang nantinya akan menghasilkan produk. Proses
produksi pada bisnis ini merupakan proses produksi yang bersifat continue dimana dalam
jangka pendek (1 tahun) saya akan memproduksi 50 galon tiap harinya.
e. Penggunaan Teknologi
Penggunaan teknologi bisa mempengaruhi keberhasilan suatu proyek. Misalnya teknologi
yang bagimana yang sebaiknya diterapkan dalam proyek. Bisnis ini termasuk bisnis yang
membutuhkan mesin canggih dalam memproses sehingga menjadikan air yang higenis dan
segar. Namun, teknologi yang digunakan berupa proses saringan air yang
berkualitas,penggunaan layanan Delivery sehingga perusahaan saya dapat dan menerima
pesanan produk melalui telpon ke depot.
f. Transformasi
Untuk alat transformasi sendiri saya menggunakan 1 motor bebek untuk antar jemput dari
produk saya selain itu juga untuk membeli kebutuhan tammbahan yang lainnya.

3. Aspek Manajemen
a. Perencanaan (Planning)
Perencanaan adalah merupakan proses manajemenyang menjelaskan cara yang harus
dilakukan organisasi dan cara terbaik melakukannya dalam pencapaian tujuan organisasi.
Dalam melakukan perencanaan organisasi bisnis ini menggunkan pendekatam Campuran.
b. Pengorganisasian (Organizing)
Pengorganisasian merupakan proses manajemen yang menjelaskan cara terbaik untuk
mengatur sumber daya dan aktivitas-aktivitas yang ada yang tercermin dalam struktur
organisasi. Berikut struktur organisasi usaha

CEO

MANAJEMEN
PSDM

KARYAWAN KARYAWAN KARYAWAN

Bagan organisasi tersebut dibuat agar memudahkan dalam hal kepemimpinan organisasi dan
dalam pembagian pekerjaan sesuai dengan divisi masing-masing. Disamping itu prmilihan
struktur organisasi fungsional mengingat bisnis ini merupakan bisnis tipe single industry.
c. Penggerakan (Actuating)
Actuating Merupakan proses manajemen yang terkait dengan penggerakan SDM dan
kepemimpinan. Pada bisnis ini nantinya karyawan akan diberikan pelatihan mulai dari proses
produksi, pelayanan, distribusi dan promosi. Gaya kepemimpinan yang akan diterapkan
adalah kepemimpinan yang bekerjasama (team work) yang menerima masukan dari
karyawan.
d. Pengendalian (Controlling)
Pengendalian adalah proses manajemen yang terdiri dari aktivitas monitoring kinerja
organisasi utnuk memastikan terciptanya tujuan organisasi. Pada bisnis ini tugas pengendalian
dilakukan oleh bagian SDM dimana prestasi kerja ditunjukkan dengan tercapainya proyeksi
penjualan yang telah direncanakan pada awalnya.
e. Upah
Untuk upah sendiri diambil dari penghasilan selama satu bulan yang kemudian di
kalkulasikan sesuai dengan kebutuhan.

4. Aspek ekonomi dan Keuangan

a. Modal

1. Kebutuhan dana

Untuk modal tersedia kita dapat kalkulasi sebagai berikut

5. Sewa tempat : Rp. 5.500.000 per tahun


6. Mesin dan peralatan produksi

ama mesin Peralatan Merek Jumlah (unit) Harga satuan


Mesin Reverse 1 x Rp. 25.000.000 Rp. 25.000.000
Osmosis

Mesin Ozon 1 x Rp. 2.000.000 Rp. 2.000.000


Mesin Filter 2 x Rp. 2.500.000 Rp. 2.500.000
Tanki 500 liter 3 x Rp. 600.000 Rp. 1.800.000
Tanki 2 x Rp. 1.250.000 Rp. 2.500.000
Alumunium
Kran 6 x Rp. 40.000 Rp. 240.000
Pipa 12 x Rp. 40.000 Rp. 480.000
Rak 2 x Rp. 500.000 Rp. 1000.000
Alumunium
Dryer 2 x 1000.000 Rp. 2000.000
Jumlah Rp. 40.020.000

7. 3 unit motor bebek : Rp. 24.000.000


8. Modal kerja (pembelian gallon, air, tissue, sabun, dll) : Rp 5.000.000

jadi, Jumlah modal yang dibutuhkan = Rp74.520.000

Adapun sumber dana dalam membangun usaha ini adalah bersaal dari dana sendiri(bantuan keluarga)
dan pinjaman dari bank, yaitu:

4. Modal sendiri : Rp 34.520.000


5. Pinjaman dari bank : Rp 40.000.000
6. Total investasi : Rp.74.520.000

2. Sumber Dana

Bisnis ini didanai dari dua sumber pendanaan yaitu modal sendiri dan pinjaman. Dari modal
sendiri bisnis ini akan didanai sebesar 60% sedangkan dari pinjaman yaitu pinjaman akan medanai
bisnis ini sebesar 40%.

b. Struktur pembiayaan

Untuk struktur pembiayaan

Listrik : Rp. 500.000

Tenaga kerja untuk 3 orang : Rp.3000.000

Kebersihan : Rp.100.000

Restock : Rp. 4000.0000

Lain-lain : Rp. 2.500.000

Cicilan pinjaman ke Bank : Rp. 2.000.000

Transportasi : Rp. 500.000

Maka keuntungan bersih dari usaha tersebut adalah 15.000.000

12.600.000

Rp 2.400.000

5. Aspek Yuridis
a. Badan Hukum
Unit usaha ini yaitu berupa Perusahaan Perseorangan (PO). Karena usaha yang saya
lakukan sifatnya merupakan usaha sendiri dengan modal dan keutungan serta kerugian
yang ditanggung sendiri. Seluruh aktivitas yang timbul dalam pengelolaan menjadi
tanggung jawab sendiri.
b. Tanda Daftar Perusahaan dan Surat Izin Usaha
Usaha kuliner ini nantinya memiliki ijin usaha dari dinas perindustrian dan perdagangan
dan akan terdaftar sebagai pelaku usaha makanan. Sesuai dengan UU Nomor 3 tahun
1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan. Perusahaan adalah setiap bentuk badan usaha
yang menjalankan setiap usaha yang bersifat tetap dan terus menerus didirikan, bekerja,
serta berkedudukan dalam wilayah negara IndAS-SYIFA’sia dengan tujuan memperoleh
keuntungan atau laba.
c. NPWP
Sebagai unit bisnis, saya juga akan mendaftarkan NPWP atas aktiva usaha saya ke
Departemen perpajakan setempat. NPWP merupakan nomor yang diberikan kepada wajib
pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda
pengenal diri atau identitas bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban
perpajakannya.
d. Bukti Diri
Unit usaha saya juga mempunyai buti diri mengenai kepemilikan usaha dan keterangan
lain yang berhubungan dengan Depot AS-SYIFA’

6. Aspek pemilihan Lokasi dan Usaha

a. Lokasi

Untuk lokasi sendiri saya berada dijalan Jalan Kintelan Baru NO. 31 RT 03 RW 02 Kelurahan
Bendungan Kecamatan Gajah Mungkur Semarang. Dimana lokasi tersebutt sangat stragis karena
berada di tempat yang dapat dijangkau oleh masyarat luas dan berada di lingkungan yang asri serta
banyak tempat yang menyewakan kost sehingga peluang untuk mendapatkan keuntungan akan lebih
besar. Dan untuk bahan baku sendiri saya menggunakan air dari pegunungan Ungaran dan untuk
bahan baku yang lain saya bisa mengambil dari pasar atau toko yang ada. Sedangkan untuk biaya
transportasi sudah termasuk kedalam kalkulasi sebelumnya yaitu Rp. 500.000

b. Analisis Dampak Lingkungan

 Adanya peningkatan ekonomi masyarakat khususnya para karyawan.


 Adanya lowongan lapangan pekerjaan baru.
 Bisnis ini tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, karena tidak
menimbulkan limbah berbahaya terhadap lingkungan.

7. Pemilihan tenaga kerja

a. Syarat tenaga kerja

 Minimal lulusan SMP atau SMA


 Laki-laki
 Loyal pada perusahaan
 Mempunyai SIM
 Jujur dan tanggung jawab

b. Cara mencari tenaga kerja

Untuk mencari tenaga kerja saya lakukan dengan menyiarkan melalui media massa, MMT dan
media sosial serta dengan mencamtukan lowongan pekerjaan di koran.
BAB VI

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Dari penjelasan usaha depot air minum tadi bahwa usaha ini sangat meyakinkan dimana air
merupakan vital sumber kehidupan manusia ,air berasal dari dalam bumi yang di mafaatkan untuk
kepentingan manusia .semakin berkembangnya zaman dan serba praktis , dan banyaknya air yang
tercemar oleh kontimasi bahan kimia dan sampah yang membuat air menjadi tak layak untuk di
konsumsi. Badan manusia terdiri dari sekitar 65 % air. Kehilangan air cukup banyak dapat
berakibat fatal atau bahkan mengakibatkan kematian. Setiap hari manusia memerlukan 2,5 - 3 liter
air untuk minum dan makan

B. SARAN

Berdasrkan kesimpulan bahwa Air yang ada di bumi umumnya tidak dalam keadaan murni
(H20), melainkan mengandung berbagai bahan baik terlarut maupun tersuspensi, termasuk
mikroba. Oleh karena itu sebelum dikonsumsi, air harus diolah terlebih dahulu untuk menghilangkan
atau menurunkan kadar bahan tercemar sampai pada tingkat yang aman. Jadi minum lah air yang
sehat,segar,higenis dan terjamin mineral nya