Anda di halaman 1dari 3

BAB 6

1. Mengapa pembuatan keputusan seringkali digambarkan sebagai inti pekerjaan


manajer?
Jawab : Pengambilan keputusan sangat penting dalam manajemen dan merupakan
tugas utama dari seorang pemimpin (manajer). Pengambilan keputusan (decision
making) diproses oleh pengambilan keputusan (decision maker) yang hasilnya
keputusan (decision).
2. Bagaimana budaya organisasi dapat mempengaruhi cara manajer membuat
keputusan?
Jawab :
3. Semua dari kita membawa bias dalam keputusan yang kita buat. Apakah keburukan
dari memiliki bias? Apakah ada keuntungan memiliki bias? Jelaskan. Apakah
implikasinya dalam pembuatan keputusan manajerial?
Jawab :
keburukan memiliki bias :
 Terlalu percaya diri
 Gratifikasi segera
 Efek jangkar
 Persepsi selektif
 Konfirnasi
 Pembingkaian
 Ketersediaan
 Representasi
 Ketidakteraturan
 Biaya tertanam
 Melayani diri sendiri
 Pengamatan

Keuntungan : manajer menghindari pengaruh negatif dari kesalahan dan bias


keputusan tersebut dengan cara menyadarinya dan kemudian tidak
menggunakannya.

Implikasi pembuatan keputusan manajerial :

Proses pembuatan keputusan


 Pendekatan pengambilan keputusan
 Rasionalitas
 Rasionalitas terikat
 Intuisi
 Kesalahan dan bias pembuatan keputusan
 Keputusan
 Memilih alternatif terbaik
- Memaksimalkan
- Memuaskan
 Implementasi
 Evaluasi
 Gaya pembuatan keputusan
 Gaya berpikir linier
 Gaya berpikir nonlinier
 Kondisi pembuatan keputusan
 Kepastian
 risiko
 ketidakpastian
 jenis masalah dan keputusan
 terstruktur dan terprogram dengan baik
 tak terstruktur dan tak terprogram
4. Apakah Anda menyebutkan diri Anda sendiri berpikir linear atau nonlinear? Apakah
implikasinya bagi pemilihan jenis organisasi di mana Anda hendak bekerja?
Jawab :
Gaya berpikir linear, yang dicirikan oleh preferens orang untuk menggunakan data
dan fakta eksternal serta memproses informasi ini secara rasional, berpikir logis untuk
memandu keputusan dan tindakannya.
5. “Apabila manajer semakin sering menggunakan komputer dan perangkat lunak,
mereka akan lebih mampu mebuat keputusan yang rasional”. Apakah anda setuju
dengan pernyataan ini? Mengapa?
Jawab : ya setuju, karena dengan menggunakan komputer atau perangkat lunak lebih
mudah, cepat, dan praktis dengan mengerjakan pekerjaan. Dan lebih mudah
mendpatkan informasi untuk manajer.
6. Bagaimana manajer dapat memadukan pedoman untuk membuat keputusan yang
efektif di dunia dewasa ini dengan model pembuatan keputusan? Rasionalitas dan
rasionalitas terikat? Atau dapatkah manajer tidak melakukan ini? Jelaskan.
Jawab :
Pedoman membuat keputusan yang efektif :
 Memahami perbedaan budaya
 Mengetahui kapan waktu untuk keluar
 Menggunakan proses pembuatan keputusan yang efektif
 Membangun organisasi yang dapat menemukan hal yang tak terduga dan
beradaptasi secara cepat lingkungan yang berubah

Rasionalitas, pembuat keputusan yang rasional akan sangat objektif dan logis.

Rasionalitas terikat, Pendekatan yang lebih realistik untuk menjelaskan bagaimana manajer
membuat keputusan adalah konsep rasionalitas terikat, yang menyatakan bahwa manajer
membuat keputusan yang rasional namun terbatas (terikat) oleh kemampuannya memproses
informasi.

Manajer sangat perlu melakukan berbagai pedoman, rasionalitas dan rasionalitas terikat agar
memudahkan pekerjaan manajer dan cepat memproses informasi.

7. Apakah ada perbedaan antara keputusan yang salah dan keputusan yang buruk?
Mengapa manajer yang baik kadang kala membuat keputusan yang salah? Keputusan
yang buruk? Bagaiamana manajer dapat meningkatkan keterampilan membuat
keputusan?
Jawab :