Anda di halaman 1dari 2

Nama :Made Ayu Puspa Dewi

NIM :1702521016

“Peluang Kerja Perawat di Luar Negeri Khususnya di Jepang”

Jepang. Siapa yang tak kenal dengan Jepang? Negara yang terkenal dengan bunga
sakuranya yang indah yang menjadi pusat perhatian para wisatawan pada musim semi. Selain
terkenal dengan bunga sakuranya yang indah, Jepang juga dikenal sebagai Negara maju dimana
sumber daya manusianya (SDM) sangat andal di bidang teknologi. Aneka barang elektronik dan
robot banyak diciptakan di Jepang. Tak hanya itu, masyarakat Jepang terkenal memiliki standar
hidup yang lebih baik daripada masyarakat Negara berkembang seperti Indonesia. Kini,
masyarakat Jepang yang berusia lanjut memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Hal ini
nampaknya menimbulkan masalah tersendiri bagi Jepang, dimana antara suplai dan tenaga
perawat dalam negeri mengalami ketidakseimbangan. Untuk mengatasinya maka pemerintah
Jepang memutuskan untuk memasok tenaga perawat dari luar negeri. Meskipun tergolong
Negara maju, pada kenyataanya saat ini Jepang sangat kekurangan tenaga perawat, khususnya
yang mau bekerja di panti lansia. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan tenaga perawat dari luar
negeri meningkat pesat. Kondisi ini cukup menguntungkan bagi penghasil tenaga perawat seperti
Indonesia. Dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan Japan International Cooperation of
Welfare Services (JICWE LS), Advance Open and Interchange (AOI) Universal Hospital-
Kanagawa, dan Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnership
(AOTS) Tokyo Kenshu Center, Menkes RI, Prof. Dr. Nila F. Moeloek mengatakan bahwa tenaga
kerja Perawat Indonesia di Jepang sangat membanggakan.

Para perawat Indonesia yang bekerja di Jepang terdiri dari perawat medis (Kangoshi)
yang bekerja di Rumah Sakit dan perawat lansia / caregiver (Kaigofukusishi) yang bekerja di
Panti Lansia. Menurut Menkes, Jumat (14/17) para perawat tersebut merupakan aset bangsa yang
perlu terus didukung dan dikembangkan melalui berbagai kebijakan dan regulasi nasional,”
Director for Acceptance Support for Foreign Professional JICWELS, Presiden Rumah Sakit AOI,
serta Presiden AOTS sependapat dengan pernyataan Menkes dan mengharapkan agar semakin
banyak perawat Indonesia yang bekerja di Jepang di bawah kerangka Indonesia-Jepang
Economic Partnership Arrangement (IJ-EPA). Jepang membutuhkan banyak tenaga perawat dan
caregiver dari berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan terus meningkatnya jumlah
penduduk lansia di Jepang seiring dengan meningkatnya derajat kesehatan dan usia harapan
hidup masyarakat Jepang di masa mendatang.

Sejak tahun 2008, sebanyak 593 perawat dan 1.199 caregiver Indonesia yang di
antaranya 127 perawat dan 330 caregiver yang telah lulus ujian nasional Jepang telah
ditempatkan untuk bekerja di Jepang. Setiap tahun, Jepang menyediakan kuota sekitar 500 orang
perawat dan caregiver Indonesia untuk bekerja di Jepang. (Kemenkes, 2017). Untuk dapat
bekerja di Jepang tentu tidaklah mudah, para perawat harus melalui tahap seleksi terlebih dahulu
di Indonesia. Bagi mereka yang lulus seleksi, kemudian akan dilatih Bahasa Jepang di Indonesia
selama 6 bulan dan selanjutnya diberangkatkan ke Jepang. Di Jepang, selama 6 bulan mereka
dilatih lagi mengenai Bahasa dan budaya Jepang di lembaga pelatihan AOTS yang berada di
Tokyo, Nagoya dan Osaka, untuk selanjutnya ditempatkan di berbagai Rumah Sakit dan Panti
Lansia di seluruh Jepang. Menkes mendorong para perawat tersebut untuk tetap semangat dalam
belajar serta berjuang keras mendapatkan sertifikat kelulusan nasional Jepang. Dengan sertifikat
tersebut, peluang akan terbuka seluas-luasnya untuk peningkatan keahlian dan kesejahteraan.

Menurut catatan, gaji para perawat dan caregiver yang telah lulus ujian nasional Jepang
(Kangoshi dan Kaigofukushishi) akan meningkat 2-3 kali lipat dari besaran gaji yang diterima
sebelumnya. Persyaratan ujian nasional Jepang, berlaku bagi semua perawat yang bekerja di
Jepang, baik bagi perawat Jepang sendiri maupun perawat dari Luar Negeri seperti Indonesia,
Filipina dan Vietnam. “ Hal ini menjadi peluang yang bagus bagi perawat yang ingin bekerja di
luar negeri khususnya di Jepang,” ujar Sheny Fitriani dari Direktorat Pelayanan Penempatan
Pemerintah Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI)
Jakarta.

Sumber :

http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20170715/0721687/perawat-indonesia-
jepang-membanggakan/

https://duta.co/67635-2/

Beri Nilai